Tag: Solidaritas Palestina

  • Berikut Daftar 125 Produk Pro Israel yang Diharamkan MUI

    Berikut Daftar 125 Produk Pro Israel yang Diharamkan MUI

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Belakangan ini, seruan untuk memboikot produk-produk yang mendukung Israel kembali bergema di media sosial. Hal ini semakin kuat dengan adanya fatwa terbaru dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa yang dikeluarkan ini memberikan panduan tegas mengenai produk yang perlu dihindari oleh masyarakat Indonesia.

    MUI mengeluarkan fatwa haram bagi produk yang mendukung agresi Israel terhadap Palestina. Fatwa ini tercantum dalam Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Pejuang Palestina. MUI menegaskan bahwa mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel adalah wajib, sementara mendukung penjajah Israel dalam membantai Palestina adalah haram.

    Dukungan terhadap Israel, baik secara langsung maupun tidak langsung, dinyatakan haram. Salah satu bentuk dukungan tidak langsung kepada Israel adalah melalui pembelian produk dari produsen yang berafiliasi dengan Israel. Untuk membantu masyarakat lebih selektif dalam memilih produk, berikut adalah daftar 125 produk yang sebaiknya dihindari:

    Kosmetik dan Skincare:

    1. Revlon
    2. Maybelline
    3. L’Oreal
    4. Garnier
    5. Citra
    6. Pond’s
    7. Glow and Lovely
    8. Bath & Body Works
    9. Bobbi Brown
    10. Chanel
    11. Estee Lauder
    12. Fenty Beauty by Rihanna
    13. Herbal Essences
    14. Kerastase
    15. The Ordinary
    16. La Mer
    17. La Roche-Posay
    18. Lancome
    19. Lux
    20. Olay
    21. Sephora
    22. Tiffany & Co.
    23. YSL Beauty
    24. Vaseline
    25. SK-II
    26. Love Beauty and Planet
    27. Simple

    Obat/Kesehatan:

    1. Sangobion
    2. Vicks
    3. Neurobion
    4. Seven Seas
    5. Dolo-Neurobion
    6. Iliadin
    7. Hemobion
    8. Cavit-D3

    Sabun Mandi:

    1. Lifebuoy
    2. Lux
    3. Dove

    Shampoo:

    1. Clear
    2. Sunsilk
    3. Tresemme
    4. Head & Shoulders
    5. Pantene
    6. Rejoice
    7. Herbal Essence
    8. Dove Shampoo

    Pasta Gigi:

    1. Oral-B
    2. Pepsodent
    3. Closeup

    Deodoran:

    1. Rexona
    2. Dove Deodorant
    3. AXE Deodorant

    Perawatan Bayi:

    1. Zwitsal
    2. Pampers
    3. Johnson’s

    Pembalut:

    1. Kotex

    Alat Cukur:

    1. Gilette

    Detergen:

    1. Molto
    2. Rinso
    3. Downy
    4. Vanish

    Sabun Cuci Piring:

    1. Sunlight

    Pembersih dan Pewangi Ruangan:

    1. Ambipur
    2. Wipol
    3. Vixal
    4. Super Pell
    5. Stella

    Susu:

    1. SGM
    2. Milo
    3. Ovaltine
    4. Bear Brand
    5. Dancow
    6. Lactogrow
    7. Cerelac
    8. Batita
    9. Goodnes

    Produk Minuman:

    1. Buavita
    2. Nutriboost
    3. Minute Maid
    4. Mizone
    5. Lipton

    Produk Teh:

    1. Sari Wangi

    Produk Kopi:

    1. Nescafe
    2. Starbucks Coffee at Home

    Produk Minuman Berkarbonasi:

    1. Coca-Cola
    2. Sprite
    3. Fanta
    4. Pepsi

    Es Krim:

    1. Cornetto
    2. Feast
    3. Magnum
    4. Paddle Pop
    5. Seru!
    6. Wall’s
    7. Viennetta

    Penyedap/Bumbu Dapur:

    1. Bango
    2. Jawara
    3. Royco
    4. Kraft
    5. Carnation

    Kategori Snack:

    1. Kit Kat
    2. Cadbury
    3. Pringles
    4. Oreo
    5. Wall’s
    6. Lays
    7. Koko Krunch
    8. Belvita
    9. Biskuat
    10. Ritz
    11. Kraft
    12. Doritos
    13. Milo Bar
    14. Gold Corn Flakes
    15. Honey Star

    Rumah Makan Siap Saji:

    1. Burger King
    2. Dunkin’ Donuts
    3. KFC
    4. McDonald’s
    5. Popeyes
    6. Pizza Hut
    7. Papa John’s Pizza
    8. Starbucks
    9. Subway
    10. Dunkin’ Donuts

    Daftar di atas hanyalah sebagian dari produk-produk yang berafiliasi dengan Israel. Semoga kita bisa lebih bijak dalam memilih produk yang kita konsumsi dan mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Mari tunjukkan solidaritas kita dengan tindakan nyata, salah satunya adalah dengan memboikot produk-produk tersebut. (AI Sorban)

    @beritasorban Seruan boikot produk-produk pro Israel kembali menggema di media sosial setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terbaru. Dalam Fatwa Nomor 83 Tahun 2023, MUI menegaskan bahwa mendukung penjajah Israel, baik langsung maupun tidak langsung, hukumnya haram. Pembelian produk yang berafiliasi dengan Israel termasuk dalam dukungan tidak langsung. MUI mendorong masyarakat untuk menghindari 125 produk yang mendukung agresi Israel, termasuk merek-merek terkenal di kategori kosmetik, makanan, minuman, dan banyak lagi. Produk seperti Revlon, Coca-Cola, dan McDonald's masuk dalam daftar ini. Mari tunjukkan solidaritas kita dengan Palestina melalui tindakan nyata, salah satunya dengan memboikot produk-produk tersebut. Ayo, dukung Palestina dan hentikan agresi Israel! #BoikotProdukIsrael #FatwaMUI #SolidaritasPalestina #DukungPalestina #StopAgresiIsrael #ProdukHaram #foryoupage #fyp #breakingnews ♬ suara asli Sorban Santri
  • Mahasiswa AS Tantang Perang Israel di Gaza

    Mahasiswa AS Tantang Perang Israel di Gaza

    Berita Video

    Amerika Serikat, Sorbansantri.com – Ketika perang Israel di Gaza berlanjut, gelombang kuat aktivisme mahasiswa melanda universitas-universitas di seluruh Amerika Serikat. Dari New York hingga California, mahasiswa secara serentak menuntut diakhirinya konflik dan menyerukan divestasi dari perusahaan yang mendapatkan keuntungan dari perang tersebut. Kampus-kampus di AS, yang memiliki sejarah panjang dalam aktivisme, kini menjadi pusat ketegangan dan pembangkangan.

    Gerakan ini tidak hanya mencerminkan solidaritas terhadap warga Gaza tetapi juga menyoroti perlawanan terhadap kebijakan luar negeri AS yang dianggap mendukung agresi Israel. Para mahasiswa berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran, memprotes di kampus-kampus, dan menyebarkan kesadaran melalui media sosial. Mereka mendesak universitas untuk memutuskan hubungan dengan perusahaan yang terkait dengan militer Israel dan berkomitmen pada prinsip-prinsip keadilan sosial.

    Namun, aktivisme ini tidak tanpa konsekuensi. Banyak mahasiswa menghadapi penangguhan, pengusiran, dan bahkan penangkapan. Meskipun demikian, mereka tetap teguh dalam keyakinan bahwa mereka berada di sisi yang benar dari sejarah.

    Dalam edisi terbaru Talk to Al Jazeera, kami menyelidiki demonstrasi yang kuat ini untuk mengeksplorasi advokasi, perbedaan pendapat, dan seruan untuk perubahan kebijakan. Kami berbicara dengan para pemimpin mahasiswa, aktivis, dan akademisi untuk memahami apa yang memotivasi gerakan ini dan bagaimana mereka melihat masa depan perjuangan mereka.

    Sorotan:

    • Gelombang Aktivisme: Mahasiswa di seluruh AS menentang perang Israel di Gaza.
    • Divestasi: Seruan untuk memutuskan hubungan dengan perusahaan yang mendapat untung dari konflik.
    • Konsekuensi: Mahasiswa menghadapi penangguhan, pengusiran, dan penangkapan.
    • Advokasi dan Perbedaan Pendapat: Eksplorasi mendalam dalam Talk to Al Jazeera.
    @beritasorban

    Gelombang aktivisme mahasiswa melanda universitas-universitas di seluruh AS, menentang perang Israel di Gaza. Dari New York hingga California, mereka menuntut diakhirinya konflik dan menyerukan divestasi dari perusahaan yang mendapatkan keuntungan darinya. Kampus-kampus kini menjadi pusat pembangkangan, dengan mahasiswa menghadapi penangguhan dan penangkapan. Dalam edisi Talk to Al Jazeera, kami menyelidiki demonstrasi ini, mengeksplorasi advokasi, perbedaan pendapat, dan seruan untuk perubahan kebijakan. Mahasiswa yakin mereka berada di sisi yang benar dari sejarah, meskipun menghadapi konsekuensi berat. #StudentActivism #EndTheWar #DivestNow #SolidarityWithGaza #CampusProtests #JusticeForPalestine #fyp #fypp #fypage #foryoupage

    ♬ suara asli – Sorban Santri