Tag: sorbansantri

  • Harmonis Dan Selaras PH – Mabin GP Ansor Kecamatan Mojosari

    Harmonis Dan Selaras PH – Mabin GP Ansor Kecamatan Mojosari

    Sorbansantri.com – Untuk Mempererat tali silaturahmi dan Kekeluargaan antara Pengurus Harian (PH) PAC GP Ansor kecamatan Mojosari dan MABIN (Majelis Pembina) GP Ansor kecamatan Mojosari mengadakan Silaturahmi dan Halal bi Halal

    Pada hari Rabu malam (26 Mei 2021) di kediaman Kyai Yahya Musyafa’ Dusun Gelang,Desa Mojosulur,Mojosari.yang dihadiri oleh 7 PH dari 13 Anggota PH dan 6 MABIN dari 10 MABIN.

    Menurut Samsul Ma’arif sebagai Ketua PAC GP Ansor Mojosari dalam Sambutanya,mengatakan “Bahwa Ansor hari ini harus bisa menjawab tantangan zaman. Geliat ekonomi harus ditumbuh kembangkan, jejaring dan hubungan Ansor harus lebih luas dan terbuka. Barisan harus semakin solid. Jalur Dakwah dikuatkan untuk mewarnai dan memberikan semangat positif pada masyarakat” Lanjut Samsul Ma’arif dalam sambutanya “Aktifitas dunia maya juga harus bisa dikuasai oleh kader Ansor sebagai ikhtiar menyebarkan nilai2 Ahlussunah Waljamaah, Ukhuwah Bashariyah dan Ukhuwah Islamiyyah. Keberadaan Majelis Pembina bukan hanya diatas kertas, harus selalu bersinergi dan harmonis. Agar Ansor saat ini mampu menjawab tantangan zaman

    SORBANSANTRI.COM
    Keakraban antar PH dan MABIN GP Ansor Mojosari

    SORBANSANTRI.COM

    Kyai Yahya Musyafa’ Salah satu Mabin,dawuh “Ansor berpotensi sangat besar untuk berkarya dan berkreasi,karna Ansor beranggotakan Pemuda pemuda NU yang semangatnya tinggi untuk terus berjuang.” Lanjut Kyai Yahya dalam dawuhnya “Ansor harus punya sumber perekonomian/dana sendiri untuk mendorong gerak dalam ber-organisasi,karna kalau tidak ada materi maka organisasi tidak akan bisa berjalan”

    Agenda Silaturahmi dan Halal bi Halal PH dan MABIN GP Ansor kecamatan Mojosari berjalan dengan harmonis dan keakraban.MABIN sangat mendukung penuh program yang sudah berjalan dan yang masih dalam tahap perencanaan.

    Acara ditutup denga Do’a oleh Kyai Yahya,dan agenda Silaturahmi PH dan MABIN ini akan dilaksanakan rutin 3 bulan sekali. (Anwar-sorban)

  • Warga NU Jetis Gelar Sholat Gerhana Bulan

    Warga NU Jetis Gelar Sholat Gerhana Bulan

    Sorbansantri.com – Warga Nahdliyyin perum Canggu Permai Jetis Mjk , pada tgl 26 Mei menggelar acara sholat gerhana bulan .

    Acara tersebut dilaksanakan penuh hikmad dengan di ikuti sekitar 150 jamaah tentunya dalam situasi pandemi tetap melaksanakan protokol kesehatan .

    Sholat gerhana yang pelaksanaanya di masjid Al Muttaqin tersebut bertindak sebagai imam dan khotib KH Khoyyun S.pd yang juga selaku suriyah NU Canggu .

    SORBANSANTRI.COM
    Jamaah sholat Gerhana

    Dalam khotbahnya beliau menyampaikan hikmah gerhana serta bagaimana umat Islam dalam menyikapinya . Diantara nya Gerhana adalah fenomena alam yang menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah yang tidak ada kaitannya dengan kejadian atau mitos mitos di masyarakat selama ini .

    Juga anjuran kepada umat muslim untuk memperbanyak istighfar , sodaqoh , dzikir di kala ada kejadian fenomena alam seperti gerhana bulan saat ini agar lebih dekat dengan Tuhanya .

    Takmir masjid al Muttaqin selaku penyelenggara dalam kegiatan tersebut berharap umat Islam di lingkungan Canggu permai terus semangat dan istiqamah di dalam beribadah terutama sholat gerhana seperti saat ini . Dan diantara salah satu tujuan di selenggarakan nya sholat gerhana kali ini untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT (Supar sorban)

  • HALAL BI HALAL DAN UPGREDING ;PROVOST BANSER MOJOKERTO RAYA

    HALAL BI HALAL DAN UPGREDING ;PROVOST BANSER MOJOKERTO RAYA

    SORBANSANTRI.COM – Untuk mempererat tali silaturrahmi dan belajar barsama tentang Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) antar anggota PROVOST BANSER maka jajaran CPB (Corps Provost Banser) se Mojokerto Raya mengadakan kegiatan HALAL BI HALAL dan UPGREDING di Pondok Pesantren Asy’ Ariyah Jolotundo,Trawas, Mojokerto pada hari minggu (23-5-21) pukul 9 pagi.

    Acara ini di selenggarakan bertujuan untuk bersilaturrahmi antar anggota juga belajar bareng tentang materi tentang tugas dan fungsi seorang Provost sesuai PO (Peraturan Organisasi) yang ada dengan mendatangkan pemateri dari Jajaran Pengurus SATKORWIL Banser Jawa Timur dan Jajaran Pengurus SATKORNAS Banser Pusat.

    SORBANSANTRI.COM
    Saling memaafkan,usai acara Halal bi Halal

    Dalam acara Halal bi Halal ini di ikuti oleh seluruh anggota Provost Banser Mojokerto Raya (Kabupaten dan Kota) tampak hadir juga ketua PCNU mojokerto, ketua PC GP ANSOR Kabupaten Mojokerto dan Kota, Kasatkorcab Banser kabupaten dan kota Mojokerto, Kasatsus Provost Banser Kabupaten dan Kota Mojokerto, ketua MWC NU Trawas, pengasuh Pondok Pesantren ASYAR’IYAH Jolotundo Kyai Mansyur dan seluruh ketua PAC GP ANSOR se Mojokerto raya.

    Sambutan Gus Ali Nasih selaku ketua PC GP ANSOR Kab.Mojokerto mengatakan “Provost Banser adalah jajaran tertinggi dalam ke-Banseran maka apabila menemui suatu hal tentang permasalahan organisasi selesaikanlah secara musyawarah dan agar selalu berkordinasi dengan ketua PC GP ANSOR dan Kasatkorcab terlebih dahulu jangan sampai bertindak dan bergerak sendiri tanpa ada kordinasi dengan yang lainnya” lanjut beliau “Menjadi seorang Provost sebagai penegak Nawa Prasetya Banser harus benar benar paham bagaimana cara mendisiplinkan pasukan dan bagaimana cara mengingatkan ketika bertugas di lapangan agar tidak terjadi diskomunikasi atau kesalah pahaman antara Provost dan pasukan Banser lain yang bukan Provost”

    Ketua PCNU MOJOKERTO yang di sampaikan oleh Kyai Adhim,mengatakan “kita dalam menjalankan sebuah organisasi ada tiga pilar yang harus kita pegang, pilar yang pertama adalah kekuatan IDIOLOGI di topang dengan cara doa dan ilmu, yang ke dua kekuatan EKONOMI karena tidak mungkin sebuah organisasi bisa berjalan tanpa adanya perekonomian baik secara pribadi maupun secara kelembagaan, dan pilar yang ketiga ialah kekuatan BUDAYA kita sebagai generasi organisasi ke NU an harus bisa melestarikan budaya dan amaliyah kita jangan sampai hilang dan sirna tergerus oleh factor perubahan jaman di era modern atau hilang terpengaruh oleh orang orang lain” masih menurut kyai Adhim “kita dalam berorganisasi harus saling kerjasama tidak boleh berjalan sendiri sendiri apalagi saling menjatuhkan satu dengan yang lainnya, kita juga harus siap bila ada yang mengkeritik dari siapapun dalam tanda kutip kritik yang secara membangun demi kemajuan organisasi, di dalam jiwa kerjasama di situlah tersimpan pertolongan ALLAH SWT.

    Di tambahkan oleh Kyai Mansyur dalam Mauidho Hasanah beliau tidak banyak berkata Cuma menceritakan kisah dan teladan seorang panglima perang Diponegoro, maka sebagai seorang BANSER harus bisa meniru dan menteladani seperti beliau, baik di dalam hal semangat berjuangnya dan hal lainnya.

    Tepat pukul 11.00 wib Acara Halal bi Halal selesai dengan di tutup doa oleh KYAI NUR HASAN

    Contributor (HASAN Sorban – NGORO)

  • KONFERANCAB PAC GP ANSOR GEDEG MOJOKERTO 2021-2023

    KONFERANCAB PAC GP ANSOR GEDEG MOJOKERTO 2021-2023

    Sorbansantri.com — Pimpinan Anak Cabang GERAKAN PEMUDA ANSOR Kecamatan Gedeg Mojokerto menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab), untuk memilih ketua PAC GP GEDEG massa khidmat 2021-2023 yang di laksanakan di Masjid Al-Barokah Desa Jerukseger pada hari minggu (23/05/2021).

    Dengan dihadiri oleh perwakilan PC GP ANSOR Mojokerto, serta ketua Ranting GP Ansor Se-Kecamatan Gedeg, juga nampak tamu undangan pengurus MWC NU Gedeg, kepala desa jeruk seger, Muspika Gedeg,

    Protokol kesehatan tetap dijalankan dalam kegiatan kali ini yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, dengan mengusung tema “Kebersamaan dan kekompakan menuju kesuksesan”, menurut ketua panitia sahabat GALIH CANDRA KIRANA, Tema ini diambil dengan harapan siapapun yang terpilih dan yang akan memimpin harus tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan, agar mampu mewujudkan apa yang telah di cita-citakan bersama.

    Gus YUNUS selaku Sekretaris PC GP Kabupaten Mojokerto menuturkan “Ansor bukan hanya sekadar organisasi belaka, Namun Ansor adalah organisasi keramat yang merupakan amanah dari muassis nahdlatul ulama, untuk turut serta menjaga keamanan dan ketentraman NKRI, jadi jangan pernah ada keraguan sedikitpun apabila sudah masuk di GP Ansor, yakini bahwa inilah adalah ikhtiar memperjuangkan NU”.

    Dalam sidang pleno penjaringan calon Ketua terdapat 3 kandidat yakni sahabat KUSWANTO, sahabat GALIH, sahabat DAVID, Setelah melewati proses pemilihan, terpilih dan ditetapkan Ketua periode 2021-2023 yakni Sahabat KUSWANTO.

    setelah di tetapkan menjadi ketua terpilih Gus KUSWANTO memberikan sambutan “Amanah ini merupakan sesuatu yang berat, namun akan ringan apabila kita semua guyub rukun, bersama-sama menciptakan PAC GP Ansor Gedeg yang lebih berkembang dan maju. Jangan hanya mengandalkan perintah dari BPH. Mari bekerjasama demi kemajuan organisasi kita, serta minta doanya biar saya bisa berkhidmat di ANSOR NU dengan iklas lahir batin”

    Beliau juga mengharapkan semua kader ANSOR Gedeg menjadi kader yang militan untuk mengamalkan, menjaga, melindungi dan melestarikan ajaran ahli sunah wal jamaah serta menjaga keutuhan NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. (alim sorban)

  • Kebersamaan Dan Persatuan NU Dengan Banomnya,Untuk Mempererat Dan Memperkokoh Organisari

    Kebersamaan Dan Persatuan NU Dengan Banomnya,Untuk Mempererat Dan Memperkokoh Organisari

    Sorbansantri.com – Jalinan Sowan dan Silaturahmi dalam Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sangat dijunjung tinggi dan terjaga dengan baik sampai saat itu,seperti contohnya yang ada di MWC NU Kecamatan Mojosari.

    SORBANSANTRI.COM
    Tashiyah oleh KH.Sholeh Qomad Mojosari

    SORBANSANTRI.COM

    Pada hari Minggu malam tanggal 23 Mei 2021 yang berlokasi di kantor MWC NU Pekukuhan-Mojosari Kab.Mojokerto Jajaran MWC NU yang di ketuai oleh KH. Nawawi mengadakan kegiatan “Istighosah dan Halal Bi Halal” bersama Banom Banom NU (Muslimat,Fatayat,Ansor,IPNU,IPPNU,Pagar Nusa,dll),yang ada di Kecamatan Mojosari.

    Kegiatan ini selalu di adakan setiap bulan Syawal atau Lebaran Idul Fitri. Seperti yang dikatakan oleh KH. Nawawi selaku Ketua MWC NU “Kegiatan ini rutin kita adakan setiap tahun di bulan Syawal,selain untuk saling memaafkan juga untukempererat silaturahmi dan kekeluargaan antara NU dan Banom Banomnya.

    Hadir juga dalam acara tersebut KH.Sholeh Qomad dan tamu undangan dari Polsek,Koramil Kecamatan Mojosari serta DPRD kabupaten Mojokerto. Serta turut hadir Banser dalam acara tersebut. Dan Bansee Balantas yang siap serta sigap dalam pengamanan pengaturan Lalu Lintas di sekitarnya,karena lokasi kantor MWC NU berada di pinggir jalan raya. (Anwar-Sorban)

  • 300 Santri Mojokerto ; Kembali Menimba Ilmu Agama Ke Lirboyo

    300 Santri Mojokerto ; Kembali Menimba Ilmu Agama Ke Lirboyo

    Sorbansantri.com. Terdapat kegiatan yang Lain di halaman kantor PCNU Kabupaten Mojokerto pada Minggu siang (23 Mei 2021) yaitu rombongan orang mulai dari yang anak anak sampai yang tua,yang jumlahnya mencapai ratusan.

    Mereka tak lain dan tak bukan adalah Santriwan dan Santriwati PP. Lirboyo,Kediri dari seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Mojokerto beserta orang tua dan keluarganya. Dimana para orang tua ini mengantar anak anaknya yang akan bersama-sama kembali ke Pondok Pesantren Lirboyo untuk menuntut ilmu setelah sekitar hampir 2 bulan libur di bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

    SORBANSANTRI.COM
    Persiapan Santri kembali ke PP. Lirboyo, Kediri

    SORBANSANTRI.COM

    Kegiatan ini yang di gagas dan dipromotori oleh PC HIMASAL (Pengurus Cabang Himpunan Alumni Santri Lirboyo) Kabupaten Mojokerto. Dengan Jumlah 300 Santri dengan menggunakan kendaraan armada 5 Bis untuk Santri dan 3 mobil Elf untuk wali murid yang mau mengantarkan anak anaknya.

    Bapak Sokhib Salah satu Pengurus yang kami wawancarai Mengatakan “agenda kegiatan ini sudah 2 tahun ini diadakan yaitu mulai dari kepemimpinan Kyai Haji Adhm Alwi sebagai ketua PC NU Kabupaten Mojokerto” lanjutnya lagi dalam wawancara”santri santri ini juga waktu liburan (sekitar 2 Minggu sebelum bulan Ramadhan) juga di jemput oleh pihak PC HIMASAL , setelah jadwalnya masuk maka diadakan pemberangkatan bersama ke Pondok Pesantren Lirboyo”

    Rombongan dilepas dan diberangkatkan oleh Kyai Haji Adhm Alwi sebagai ketua PC NU Kabupaten Mojokerto dan doa bersama supaya dalam perjalanan selamat sampai tujuan dan dalam menempuh pendidikan mendapat ilmu yang Berkah dan Barokah. (Anwar-sorban)

  • Menakar Militansi NU di Medsos

    Menakar Militansi NU di Medsos

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Dalam beberapa tahun terakhir ini, militansi NU di medsos terus meningkat. Hal ini sebagai bentuk perlawanan gelombang radikalisme yang kian tumbuh dinegeri ini. Mulai dari radikalisme Wahabi hingga radikalisme eks-HTI.
    Dulu medsos dikuasai oleh golongan minhum. Baik situs online, channel youtube hingga fanspage. Setiap kita mencari konten Islam pasti muncul media milik mereka, sangat sulit untuk mencari website NU hingga channel youtube. Tak jarang warga NU yang awam tentang Islam bisa dipastikan nyasar kemedia mereka. Selain masih sangat minimnya jumlah dan konten milik NU juga masih kalah canggih dengan media kelompok radikal.
    Kini, hal itu tidak berlaku lagi. Dakwah NU bisa menjadi penyeimbang bahkan melesat pesat. Warga NU tak kesulitan lagi mencari media dakwah kaum Nahdliyin. Warga NU bisa mudah mengakses media dakwah sesuai dengan minat mereka. Ketika kita mencari konten Islam dengan menyertakan kata kunci NU atau Aswaja, insyaAllah media NU akan muncul atau kita bisa langsung berkunjung kemedia NU yang sudah kita kenal.
    Facebook dan WA grup juga menjadi media dakwah yang penting bagi kaum nahdliyin. Menjadi media berbagi ilmu dari para pakar Aswaja atau media silaturahim menjaga militansi NU dari bani minhum sehingga konten yang menyesatkan dapat segera ditepis. Konten yang provokatif dapat segera tumpas.
    Peranan kader muda NU menjadi kata kunci bagi kemajuan dakwah NU dimedsos. Ada kekuatan dahsyat yang dimiliki generasi muda Nahdliyin sehinggga bangkit menguasai media sosial. Tumbuh subur akun-akun dakwah baru, channel youtube yang kian pesat dengan teknologi kekinian hingga tak kalah pentingnya, dukungan dari tokoh sepuh dan ulama senior NU. Beliau-beliau terus memacu semangat agar generasi NU terus bangkit dan bangkit menguasai media demi menjaga akidah Aswaja di bumi Nusantara dan menjaga kedaulatan NKRI.
    Solidnya militansi NU di medsos, menjadi kekuatan besar menghadang kelompok radikal. Konten Wahabi yang menyesatkan penuh tuduhan-tuduhan ngawur dapat langsung dijawab dengan hujjah Aswaja yang kokoh. Konten kaum Khilafah yang penuh provokasi, narasi hoax anti NKRI dan berita palsu dapat langsung dilayani dengan klarifikasi dan dalil-dalil yang gamblang.
    Dengan kekuatan seperti itu, kaum Wahabi tak akan bisa mewahabikan Nusantara dan kaum Khilafah tak akan bisa menumbangkan NKRI. Proyek mereka akan selalu gagal. Kekuatan kaum Khilafah kian lumpuh dengan ditetapkannya sebagai ormas terlarang seperti PKI dan kekuatan Wahabi kian surut dengan tampilnya para pakar Aswaja muda yang gigih dengan semangat membara. Namun tentunya, kedua kelompok ini tetap diwaspadai karena mereka akan terus menyebarkan ajarannya kepada kaum awam.
    Tanda akan bangkitnya generasi muda ini telah diisyarakatkan oleh Gus Dur pada tahun 2005 bahwa anak muda NU akan bangkit 10 tahun lagi. Kita akan panen. Mereka akan kalah dengan anak muda kita. Isyarat wali Gus Dur benar-benar nyata. NU menguasai dunia.
    Saya merekomendasikan untuk sahabat yang ingin mendalami ajaran Aswaja-NU secara kaffah dan tidak tersesat dalam belantara fesbuk, bisa mengikuti akun fesbuk atau fanspage tokoh-tokoh dan ulama muda NU. Kita akan mendapatkan pengetahuan yang luas tentang NU. Ini hanya beberapa saja, tokoh muda NU yang saya kenal sangat aktif dimedsos (fesbuk) menghadang kelompok Wahabi dan HTI. Beliau-beliau ini selain aktif menulis di fesbuk juga aktif menulis buku dan kitab. Diantaranya:
    1. Kiai Ahmad Ishomuddin, dosen dan Rois Syuriyah PBNU. Alamat Prov. Lampung.
    2. Kiai Ma’ruf Khozin, Ketua Aswaja Center Jatim dan penulis buku produktif tentang dalil-dalil dan hujjah Aswaja.
    3. Kiai Yusuf Suharto, tokoh senior Aswaja juga penulis buku produktif. Jatim.
    4. Kiai Nadirsyah Hosen, dosen dan penulis buku produktif, Ketua PCINU Australia dan New Zealand.
    5. Kiai Rijal Mumazziq Z, aktif menulis tentang sejarah dan pemikiran NU. Rektor INAIFAS, Jember.
    5. Kiai Ulil Albab Djalaluddin, Pakar Aswaja. Ketua Aswaja Center Jateng.
    6. Kiai Ainur Rofiq Al Amin, dosen. Mantan pengurus HTI. Aktif menulis kelemahan narasi HTI baik dimedsos maupun buku.
    7. Kiai Ajengan Ayik Heriansyah, Mantan HTI. Aktif membela NKRI dan membongkar narasi bobrok HTI. Ketua LDNU Jabar.
    8. Kiai Abdulloh Faizin. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Balagh, Lamongan. Juga penulis produktif buku hujjah Aswaja-NU.
    9. Kiai Muhammad Syamsudin, penulis produktif diwebsite NU. Pengasuh PP. Hasan Jufri, Jatim.
    10. Kiai Asnawi Ridwan, tokoh Aswaja Jatim.
    11. Kiai Ach Dhofir Zuhry, Pakar filsafat Islam. Pendiri Sekolah Tinggi Filsafat Al-Farabi. Pengasuh Pesantren Luhur Baitul Hikmah, dan Pendiri Madzhab Kepanjen Malang. Juga produktif menulis buku.
    12. Kiai Taha Ahmadmun (Ahmad Muntaha), Tokoh dan pakar Aswaja Muda Magelang.
    13. Ustdz Brama Kumbara (UBK), Pendakwah yang getol menyuarakan perjuangan NU. Bogor.
    14. Kang Sumanto Al Qurtuby, Aktif menulis Antropologi dan Sejarah. Dosen Antropologi Islam di King Fahd, Saudi. Pengikut aliran NU Garis Lucu karena tulisan-tulisannya yang kocak namun cerdas.
    Dan masih banyak lagi tokoh atau ulama NU yang aktif dimedsos, para gus, para ning yang belum saya tulis tak terhitung jumlahnya yang punya andil besar dan ikhlas mengabdi, militansinya tak diragukan lagi dalam memperjuangkan NU.
    Diperkuat lagi komunitas-komunitas muda NU yang aktif dimedsos diantaranya komunitas HWMI (Hubbul Wathon Minal Iman), GMNU (Generasi Muda NU), GMNU-CT (Generasi Muda NU Cyber Team), PIN (Pejuang Islam Nusantara), BIN (Balayudha Islam Nusantara) dan lain-lain. Komunitas muda NU ini juga punya andil besar dalam membela NU dan NKRI.
    Marilah kita jaga persatuan demi kejayaan NU dan NKRI. Saling mendukung dan mengisi untuk kemenangan NU. Ikut andil menjadi bagian dari santri NU, santri Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Jayalah terus NU, Jayalah NKRI.
    (Ditulis oleh Suryono Zakka, Aswaja Sumsel)
  • Tradisi KUPATAN pada Masyarakat JAWA Di Hari Ke-7 Di Bulan Syawal

    Tradisi KUPATAN pada Masyarakat JAWA Di Hari Ke-7 Di Bulan Syawal

    Sorbansantri.com- Mojokerto.Tradisi atau budaya orang Jawa khususnya jawa timur di hari ke-7 setelah Idul Fitri yaitu bancaan/syukuran ketupat dan lepet yang di bawa ke musholla dan masjid,orang Jawa menyebutnya RIYOYO KUPAT(Lebaran Ketupat). Dengan tujuan untuk bersedekah setelah merayakan kemenangan di bulan yang Fitri.

    Seperti yang ada di desa Pagerwojo kecamatan Perak kabupaten Jombang, tradisi ini sudah di lakukan sejak dulu dari turun temurun yang diwariskan oleh nenek moyang kita.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM
    Suasana Kupatan masyarakat di Desa Pagerwojo,Perak,Jombang

    SORBANSANTRI.COM

    Sejarah ketupat konon adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran Idul Fitri.

    Arti Kata Ketupat dalam filosofi Jawa,memiliki makna khusus.
    Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari : NGAKU LEPAT dan LAKU PAPAT.
    Ngaku Lepat artinya MENGAKUI KESALAHAN.
    Laku Papat artinya EMPAT TINDAKAN.

    NGAKU LEPAT.
    Tradisi sungkeman menjadi implementasi Ngaku Lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa. Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.

    LAKU PAPAT.
    1. LEBARAN.
    2. LUBERAN.
    3. LEBURAN.
    4. LABURAN.

    LEBARAN
    Sudah usai,
    menandakan berakhirnya waktu puasa.

    LUBERAN
    Meluber atau melimpah,
    ajakan bersedekah untuk kaum miskin.
    Pengeluaran zakat fitrah.

    LEBURAN
    Sudah habis dan lebur.
    Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis
    karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.

    LABURAN
    Berasal dari kata labur,
    dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air
    maupun pemutih dinding.
    Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.

    FILOSOFI KUPAT – LEPET
    KUPAT
    Kenapa mesti dibungkus JANUR ?
    Janur, diambil dari bahasa Arab ” Ja’a nur ” (telah datang cahaya ).
    Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat HATI manusia.
    Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti
    KUPAT YANG DIBELAH,
    pasti isinya putih bersih,
    hati yang tanpa iri dan dengki.
    Kenapa?
    Karena hatinya sudah dibungkus CAHAYA (ja’a nur).

    LEPET
    Lepet = silep kang rapet.
    Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita KUBUR/TUTUP YANG RAPAT.
    Jadi setelah ngaku lepet,
    meminta maaf,
    menutup kesalahan yang sudah dimaafkan,
    jangan diulang lagi,
    agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya KETAN DALAM LEPET. (Hasan sorban-Ngoro)

  • PAC GP Ansor Ngoro Mendampingi Ikrar *MU’ALAF YUGO PRIHATANTO *

    PAC GP Ansor Ngoro Mendampingi Ikrar *MU’ALAF YUGO PRIHATANTO *

    Sorbansantri.com – Alhamdulillah di hari nan Fitri ini kita ketambahan saudara baru seiman dan seagama tepat hari Senin,tanggal 17 Mei 2021,di Masjid Agung Kota Mojokerto saudara kita yang bernama Yugo Prihatanto dengan alamat perum Gempol Citra asri menyatakan ikrar untuk menjadi seorang Mualaf (memeluk agama Islam) yang awalnya beragama Kristen, hal ini dilakukan kan dengan setulus hati tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

    SORBANSANTRI.COM
    Proses Ikrar untuk masuk agama Islam

    Acara ikrar dilaksanakan di masjid Agung Al-Fattah kota Mojokerto, yang memimpin ikrar beliau adalah Kyai Haji Asaduddin Mudzakir Ma’ruf (Imam Masjid Agung Kota Mojokerto) dengan didampingi oleh empat orang saksi di antaranya Gus Paiman, Gus Gufron, Gus Hafidh dan saudara Sony, dari keempat saksi tersebut adalah merupakan kan anggota PAC GP Ansor dan Banser kecamatan Ngoro kabupaten Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Proses Penandatanganan sebagai Mu’alaf

    SORBANSANTRI.COM
    Meminta restu dan berkah kyai Husain Ilyas

    Dalam acara prosesi ikrar tampak hadir ketua PAC GP ANSOR kecamatan Ngoro Gus Saufi, Kasatkoryon BANSER kec Ngoro sahabat Api’in dan juga para anggota Ansor yang lainnya, menurut Yugo selaku mualaf yang kami temui beliau mengatakan “puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas nikmat yang diberikan sehingga beliau mendapat hidayah bisa masuk agama Islam tanpa ada yang memaksa”, masih kata Yugo “saya tertarik masuk agama Islam karena saya tinggal di kawasan perumahan yang mayoritas penduduknya beragama Islam, sehingga setiap hari terdengar suara adzan dari masjid hati bergetar dan merasa nyaman ketika mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca di masjid dekat tempat saya”

    Keinginan untuk memeluk agama Islam sebenarnya sudah lama tapi membutuhkan proses yang panjang sehingga membutuhkan waktu yang tepat untuk memulai niat baik tersebut, nah di saat yang tepat ketemulah sahabat-sahabat Ansor sehingga mendapat support dan Arahan agar segera berikrar supaya Islamnya semakin yakin dan melekat di dalam hati diantar lah ke tempat Kyai Asaduddin Mudzakir Ma’ruf.

    Di tempat terpisah menurut ketua PAC GP Ansor kecamatan Ngoro beliau merasa bangga telah bertambahnya saudara baru yang seiman dan seagama yang didasari dengan niat tulus memeluk agama Islam yang awalnya beragama Kristen, mudah-mudahan sahabat yugo selalu mendapat ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga bisa bergabung di kegiatan-kegiatan keagamaan khususnya ketika di kegiatan ke-Ansoran.

    Harapan dari Yugo agar sahabat-sahabat Ansor dan Banser selalu setia mendampingi dan membimbing mengarahkan ke dalam hal-hal yang bersifat positif lebih-lebih mau mengajaknya ke dalam kegiatan keagamaan, dia juga berjanji akan mencari seorang ustaz untuk senantiasa belajar memperdalam ilmu-ilmu agama Islam.

    Acara prosesi ikrar berjalan singkat sekitar 20 menit yang dipimpin langsung oleh Kyai Haji asaduddin Mudzakir Ma’ruf dan berakhir dengan ditandainya proses penyerahan sertifikat sebagai syarat mutlak dan resmi menjadi seorang Muslim.

    Setelah acara selesai sang mualaf diantar oleh sahabat sahabat GP Ansor ke rumah Romo Kyai Husein Ilyas untuk mendapat doa restu juga sekaligus mengharap barokahnya. (Hasan sorban-ngoro)

  • Pemuda GKJW Bersama Banom NU Mojokerto Bagi Bagi Takjil Dan Buka Bersama

    Pemuda GKJW Bersama Banom NU Mojokerto Bagi Bagi Takjil Dan Buka Bersama

    Sorbansantri.com – Mojokerto,Pemuda GKJW Mojosari Mojokerto,Jalin kegiatan Silahturahmi dengan bagi-bagi takjil dan buka bersama dengan Banom NU Mojokerto di Simpang Tiga jalan Raya Taman Lalu Lintas Mojosari-Mojokerto,pada hari Senin sore (10 Mei 2021) di simpang 3 Taman Lalu Lintas Mojosari.

    Dimulai pada Pukul 17.00 Wib, proses pembagian takjil dilakukan di Jalan Simpang Tiga Taman Mojosari Mojokerto, yang di gelar oleh pemuda GKJW , Gusdurian Mojokerto bersama Banon NU (PC IPNU IPPNU Mojokerto , dan PAC IPNU IPPNU MOJOSARI & KUTOREJO). kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Prosesi pembagian takjil pun disambut antusias oleh pengendara mobil dan motor yang melewati Simpang Tiga Taman mojosari tersebut .

    SORBANSANTRI.COM
    Pembagian Takjil di area Taman Lalu Lintas Mojosari

    SORBANSANTRI.COM

    M.Diky Candra Ketua IPNU Kec.Mojosari menyampaikan ” kegiatan ini sangat positif bagi kita semua , di samping kita menjaga tali silahturahmi juga kita bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitar, meskipun kita berbeda keyakinan soal Agama tetap kita harus bisa menjaga hubungan kita antar Agama, sesuai apa yang ada di Pancasila” .

    Selesai pembagian takjil,dilanjut dengan berbuka puasa bersama disalah satu Rumah pemuda GKJW sebagai tuan rumah, seusai buka bersama kegiatan disambut dengan ramah tamah.

    Kegiatan selesai pukul 18.30 , dengan harapan bersama semoga jalinan silaturahmi ini berjalan di tahun yang akan datang sehingga makin eratnya jalinan kekeluargaan antar umat beragama.

    Jurnalis : Feri dwi sukamto – (Anwar Sorban)