Tag: sorbansantri

  • INTRUKSI SEMUA WARGA NU KUASAI INDEX MEDSOS

    INTRUKSI SEMUA WARGA NU KUASAI INDEX MEDSOS

    Viralkan

    Perintah Langsung dari KETUA
    UMUM PBNU Prof.Dr.KH Said Aqil Siradj MA.

    Generasi Muda NU mari
    bersama-sama Kita Rapatkan
    Barisan Merebut Medan Tempur Medsos.
    kalau kita tidak kuasai Medan Tempur Medsos, ” KITA KALAH”

    Sudah Saatnya NU
    Berdiri Tegak Melawan Badai..

    Sudah Saatnya NU
    Jadi Barometer Perpolitikan Nasional…

    Sudah Saatnya NU
    Bergerak Selaras Seperti alam..

    Sudah Saatnya NU
    Beranjak Dari Pertapakannya…

    →Diam Tak Selamanya Emas!

    Kalau Bukan Kita Siapa Lagi…
    Kalau Tidak Sekarang Kapan Lagi..

    Wong NU Tunjukanlah Warna Hijaumu,
    Rawe Rawe Rantas, Malang Malang Tuntas…!!!


    Banyak yang tidak paham apa itu Cyber War, sehingga ketika kita berusaha melawan upaya serangan dari kelompok Radikal yang ingin mengganti Ideologi Pancasila, dan memecah belah bangsa dengan penggiringan opini betapa buruknya kebijakan pemerintah kita, dan berusaha melawan mereka yang berusaha menggembosi NU dengan segala macam fitnahnya dan pembusukan dari dalam melalui orang yang merasa paling NU se Nusantara.

    Kita acapkali mendapat
    Nyinyiran dan sindiran dari
    kelompok yang sok bijak dengan mengatakan,
    Mana akhlaq NUmu, mana Akhlaq Aswajamu.

    Perlu kalian ketahui,
    kami tidak usah diajari bagaimana tentang Akhlaq yang baik, dan bagaimana Akhlaq yang buruk.

    Karena kami tidak sedang berkomunikasi dengan seorang Guru, Ulama dan Ustadz,

    Tapi kami sedang berhadapandengan segerombolan preman bayaranyang sengaja dibentuk untuk menyerang via Media sosial yang mempunyai visi & misi merusak dan menghancurkan Negara ini.

    SORBANSANTRI.COM

    SEBARKAN…

    Sampaikan kepadaWarga Nahdliyyin yang lainnya.

    Sumber :Abi Bilqis

    #InfokomMojokerto

  • BAKSOS PENGOBATAN BANSER HUSADA (BASADA) KAB.MOJOKERTO

    BAKSOS PENGOBATAN BANSER HUSADA (BASADA) KAB.MOJOKERTO

    Gondang, Cyberaswaja.online- Satuan Khusus Barisan Ansor Serbaguna Husada (BASADA) Kab.Mojokerto bersama BANSER HUSADA dari Surabaya Mengelar BAKSOS dengan Pemeriksaan dan Terapi, serta menangani keluhan penyakit, bekerja sama dengan Ponpes Kursi Biru di Dusun Wewe Desa Bening Kecamatan Gondang, Kab.Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Baksos BASADA di Ponpes Kursi Biru

    Bertempat di Ponpes Kursi Biru, acara dibuka mulai pukul 06:30 WIB ini mendapatkan respon baik oleh masyarakat sekitar untuk berobat. Namun Sebelumnya kegiatan Baksos dimulai, anggota BASADA terlebih dahulu melakukan Do’a, agar diberikan kelancaran, manfaat mulai awal hingga akhir. 29/12/2019.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Jenis pelayanan Baksos BASADA
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Registrasi Peserta Baksos BASADA

    Kerjasama Baksos BASADA memberikan pelayanan pengobatan diantaranya; Pemeriksaan dan Terapi, cek gula darah, cek asam urat, cek tekanan darah, totok wajah, pijat refleksi, terapi bekam, gurah, saturasi oksigen, bioelektrik, hypnoterapi.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Proses pelayanan pengobatan Baksos BASADA

    Diantaranya beberapa nama masyarakat yang mengikuti kegiatan Baksos Pengobatan BASADA, Bpk. Puji dari desa Bening (pengobatan bio Elektrik), Mas,Johar Demak Jateng (totok wajah.totok.punggung), Cak Narto.wono giri jateng (gurah mata,gurah hidung), bapak Saikhu dari Desa Sasap Kecamatan Sooko (gurah hidung/mata), H.Zaenal Arifin Kades Jatidukuh pengobatan Bio Elektrik, Ibu.Hj.miftah Desa Wonoploso (konsultasi). Ibu Nunuk Kecamatan Watu Tulis Sidoarjo (konsultasi), B.Purati Dsn.Tlasih Desa tawar Kecamatan Gondang (konsultasi), Bapak Ulil Millah H.S (ruqyah), bapak NURI dusun BACEM Desa Bening Kecamatan Gondang (TOTOK PUNGGUNG), dan masih banyak peserta lainnya.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Salah satu jenis Pengobatan oleh BASADA

    Berkaitan dengan tujuan Baksos oleh Banser Husada ini, ia menjelaskan, “Membatu masyarakat dalam memberikan pelayanan pengobatan Gratis, dan untuk administrasi se ikhlasnya” tegas, sahabat Ali Alif anggota BASADA Cabang Kab.Mojokerto ini. (WG/Infokom)

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Do’a Sebelum dan sesudah Baksos
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA melakukan Pengobatan Terapi
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA dalam Baksos Pengobatan
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA Baksos Kesehatan kepada Masyarakat
  • Pengajian GUS MIFTAH di Pungging Mojosari

    Pengajian GUS MIFTAH di Pungging Mojosari

    Infokom Banser NU – Minggu, 29 Desember 2019. Diujung tahun 2019 ini Gus miftah hadir di acara maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di Pungging Mojosari Mojokerto. Ribuan jama’ah dari berbagai penjuru Kabupaten Mojokerto hadir dalam pengajian tersebut.

    Gus miftah hadir pukul 21.00 wib dengan dikawal deretan ratusan Banser Kabupaten Mojokerto sampai menuju panggung. Selain dari BANSER juga ada TNI-POLRI dalam pengamanan.

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Ppz-vdBx90A[/embedyt]

    Pengunjung sangat riuh dengan hadirnya Gus Miftah. Dimulai dengan yel yel banser beliau memulai acara tersebut. Menambah riuh acara tersebut.

    Sebebenarnya pada saat pengajian, Gus Miftah tidak suka adanya pedagang asongan yang berkeliaran di area jama’ah pengajian. Tetapi masih saja ada kejadian tersebut.

    Saat ini acara tersebut masih berlangsung… Bersambung..

    (infokom banser NU)

  • Gus Miftah Mengguncang Bumi Pungging Mojokerto Bersamaan Dengan ULTAH Deddy Corbuzier

    Gus Miftah Mengguncang Bumi Pungging Mojokerto Bersamaan Dengan ULTAH Deddy Corbuzier

    Mojosari, InfokomBanserNU- Suasana meriah di Pungging Mojokerto baersamaan dengan hadirnya Tokoh Ulama’ NU sekaligus da’i Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah adalah  pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta. Ia merupakan keturunan ke-9 Kiai Ageng Hasan Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo.

    Alhamdulillah acara berjalan lancar, gerimis bukan menjadi penghalang untuk jama’ah yang ingin mendengarkan Ceramah dan Tausyiah beliau. Banyak sekali yang hadir dari luar daerah seperti Trawas Mojokerto Pacet Trowulan dan sekitarnya.

    Dalam acara tersebut ternyata bersamaan dengan ULTAH sahabat Gus Miftah yang sekarang Mu’alaf Siapa lagi kalu bukan Deddy Corbuzier. Beliau mengucapkan selamat Ulang Tahun bersama jama’ah pengajian dan berharap supaya anak Deddy Corbuzier mendapatkan Hidayah dari Alloh dan Rambut Botaknya biar cepat tumbuh, kata Gus Miftah sekaligus diaminkan oleh para jama’ah yang hadir.

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=zDcmZz9G8Vk[/embedyt]

    Acara berlangsung sangat meriah dan diharapkan Acara seperti itu banyak diadakan di Mojokerto dan sekitar sebagai bentuk Cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan menghidupkan sendi-sendi ahlussunnah wal jama’ah. Dan acara tersebut berakhir dengan kawalan yang bagus serta rapi oleh sahabat-sahabat Banser Mojokerto pada pukul 23.00 WIB.
    (InfokomBanserNU)

    #BANSER…..JAYA

    #INFOKOM MOJOKERTO

  • MENJAMURNYA USTADZ GADUNGAN PENYEBAB UMAT MABUK AGAMA

    MENJAMURNYA USTADZ GADUNGAN PENYEBAB UMAT MABUK AGAMA

    Infokom Banser NU –

    Oleh: Ahmad Ishomuddin

    Saya membaca satu ayat al-Qur’an atau hadits Nabi terkadang butuh waktu lama untuk bisa memahami dengan benar makna-maknanya, sehingga oleh karena takut salah memahami baik arti, makna, dan maksudnya saya perlu menelaah penafsiran tentang ayat atau hadits itu dari berbagai kitab tafsir atau kitab syarh (yang menjelaskan) hadits, bahkan saya tidak segan untuk bertanya kepada para ahlinya atau dengan senang hati mendiskusikannya.

    Saya rasakan memang untuk mampu memahami ajaran agama dengan benar dan mantap itu butuh banyak hal, seperti beragam ilmu yang berkaitan dengannya, kecerdasan, kesabaran, kegigihan, tempat bertanya, teman diskusi yang tepat, dan butuh waktu yang relatif lama. Sedang untuk mengamalkannya amat diperlukan keteladanan dan bimbingan yang terus menerus dari para ahlinya.

    Terus terang, selamanya saya tidak mau pernah percaya kepada pemahaman ajaran agama dari siapa saja yang memeroleh ilmu agamanya secara instan dan diperoleh dari nara sumber yang tidak jelas. Saya tidak mudah percaya kepada setiap orang yang ucapannya banyak keliru, argumentasinya tidak kokoh, lebih-lebih bila berisi cercaan kepada orang-orang berilmu (ulama) atau siapa saja, dan perilakunya tidak layak diteladani. Saya amat bersyukur tidak pernah mendapatkan ilmu agama dari mereka itu.

    Kini keadaan telah mencemaskan dan memprihatinkan. Betapa berserakan dan dengan mudah dijumpai seseorang yang tidak jelas kepada siapa ia pernah belajar agama tidak pula diketahui telah berapa lama ia pernah mengaji, dan keilmuannya pun tidak dikenal telah teruji, tiba-tiba telah berjuluk “ustadz”, dan bahkan anehnya baru saja ia menjadi “muallaf” yang isi ceramahnya hanya menghujat ajaran agama lama yang pernah dianutnya. Mungkin ia pikir ternyata ceramah agama bisa menjadi profesi baru yang pantas ditekuni karena menjadi ladang “rizki” yang menjanjikan untuk memenuhi hajat hidup dirinya. Mungkin orang yang waras merasa heran dan tak habis pikir, mengapa banyak orang mau bermakmum mengikuti para “ustadz” itu dengan segala kefanatikannya?

    Saya mengamati saat ini bahwa dunia keberagamaan umat Islam sudah surplus penceramah agama karena siapa saja boleh biacara apa saja tentang agama. Semua mau bicara, tidak ada lagi yang mau mendengarnya dengan seksama. Sungguh telah nyata ada banyak kekacauan di dalam kita beragama sehingga “para pemabuk agama” itu benar-benar mengganggu keharmonisan hidup bersama kita.

    Banyak orang telah “mabuk agama” karena porsi keberagamaan yang mereka telan telah over dosis, menelan apa saja informasi tentang apa saja yang dianggapnya berbau agama tanpa kadar yang pas, tanpa seleksi dan tanpa petunjuk dari orang yang memiliki spesialisasi dan punya otoritas dalam bidang agama. Banyak sekali “ustadz gadungan” yang melakukan mal praktek di bidang sosial keagamaan, sebagaimana mereka yang bukan dokter mengaku sebagai dokter yang berpraktek “menipu” dengan mengobati para pasiennya.

    Saat ini betapa mudah dijumpai beberapa “ustadz gadungan” yang dengan seenaknya menjelaskan agama dengan mengutip sepenggal ayat al-Qur’an dengan cara baca yang salah, baik tajwid maupun makhraj-nya, dengan terjemah yang sangat keliru, dengan tafsiran berdasarkan hawa nafsu, dan bahkan dengan berani melakukan tahrif (perubahan) baik terhadap lafal, makna, bahkan terhadap redaksinya.

    Semua keburukan di bidang sosial keagamaan kita itu terjadi karena kebodohan dari “sang ustadz” dan para pengikutnya yang tidak disadari dan penyakit arogansi (kesombongan) yang tidak pernah diobati. Ia tersesat dan menyesatkan pemahaman agama umat, sehingga penampilan wajah keberagamaan kita menjadi sangar, menakutkan, jauh dari keselamatan, kasih sayang, dan keberkahan. Keberagamaan dalam bimbingan para “ustadz gadungan” itu bukan membawa manusia memasuki wilayah kemaslahatan, tetapi justru menjerumuskan umat manusia ke dalam lembah kerusakan. Beragama dengan ilmu, cara, dan arahan dari “ustadz” yang keliru itu senyatanya bukan menyelesaikan masalah kemanusiaan, tetapi justru menjadi masalah bagi hubungan kemanusiaan.

    #HubbulWathonMinalIman

    (Abdul Jalal)

  • NU DAN BANOMNYA TIDAK TERDAFTAR DI KEMENDAGRI KATA MUNARMAN

    NU DAN BANOMNYA TIDAK TERDAFTAR DI KEMENDAGRI KATA MUNARMAN

    Infokom Banser NU- Tagar #TernyataNUtidakpunyaSKT lagi digaungkan oleh Ormas yang tidak mau memperpanjang SKT.
    Munarman mengatakan NU dan Banom-banomnya ternyata hampir tidak terdaftar di Kemendagri.
    Rupanya Munarman lagi menggali kuburnya sendiri, yang kau tabrak itu NU, Lawanmu tak sebanding Bung, Salah Pilih Lawan kau Bung.

    SORBANSANTRI.COM
    foto cnn: munarman

    Perlu diketahui, Nahdlatul Ulama (NU) berdiri sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan konsisten mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    SORBANSANTRI.COM
    Perlu diketahui NU juga diakui keberadaannya, diakui sejarahannya.
    SK bahwa NU tidak perlu mendaftar lagi sebagai ormas.

    #HubbulWathonMinalIman
    #NahdlatulUlama
    #NKRI

     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
  • KISAH PENUH HIKMAH, Kiai Kok Gak Meyakinkan!

    KISAH PENUH HIKMAH, Kiai Kok Gak Meyakinkan!

    Infokom Banser NU – Muktamar NU, di Yogyakarta, 1989. Almaghfurlah KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudz, dengan penampilannya yang (sangat) sederhana mau memasuki gedung acara. Beliau, seperti orang biasa, berpakaian seadanya, datang tepat waktu bahkan sebelum acara dimulai.

    Sebelumnya, Banser yang menjadi penjaga gedung telah diberi kabar bahwa Kiai Sahal bakal rawuh. Dalam bayangan Banser yang sama sekali belum pernah bertemu Maestro Fiqh Sosial itu, Kiai Sahal adalah sosok kiai yang gagah, dikawal para pendereknya, lengkap dengan asesoris Kiai dan memakai sorban melilit di kepala.

    Begitu Kiai Sahal rawuh dengan penampilannya yang bersahaja dan ingin masuk, Banser curiga dan mencegat Kiai Sahal. “Bapak siapa gih?” tanya Seorang Banser. “Saya Sahal..” Si Banser menatap lekat-lekat pria di depannya, dari ujung kaki hingga pucuk kepala. Kesimpulannya, Seseorang di depannya ini bukanlah Kiai Sahal Mahfudz. “Wong kiai kok penampilannya nggak meyakinkan begitu.!” batinnya. “Maaf, tapi Mungkin Bapak bisa menunggu di luar gedung dulu ya Pak…” si Banser ini bermaksud mengusir Kiai Sahal dengan halus.

    Di dalam gedung, panitia ketar-ketir menunggu Kiai Sahal yang tidak juga hadir. Salah seorang panitia akhirnya bertanya ke Banser, Kok Kiai Sahal belum rawuh? Apa tadi ndak ada seseorang bernama Kiai Sahal mau masuk. “Ya, Kang. Ada, tadi. Orangnya biasa saja. Kayaknya sih bukan Kiai. Lha wong penampilannya saja kaya gitu, juga ndak pakai sorban di kepalanya..” .
    “Aduh, mati aku.! ” sahut panitia yang langsung melesat pergi mencari Kiai Sahal di sekitar gedung dan menemukannya duduk santai bersama penjual dawet! “Lha wong tadi nggak boleh masuk sama Banser dan diminta nunggu di sekitar gedung, ya wis. Saya manut sama Banser.” jawab Kiai Sahal sambil tersenyum.
    Khususon ilaa Kiai Sahal Mahfudz, Lahu al-Faatihah

    #alanumedia #alanu #ala_nu

  • BADAN AMAL YANG TERINDIKASI UNTUK DANA TERORIS

    BADAN AMAL YANG TERINDIKASI UNTUK DANA TERORIS

    wp.sorbansantri.com – Dalam video tersebut telah dijelaskan secara detail tentang badan amal yang terindikasi untuk radikal. Tujuannya agar rakyat Indonesia tahu kira-kira kemana mereka akan sedekahkan harta mereka, banyak ditemukan di markas para pemberontak di distrik al-Kalasa, Aleppo timur kelompok extrimis islam.

    [su_youtube url=”https://youtu.be/zFosWZ9AlsE”]

    Dibulan Desember 2016 bantuan tidak sampai ke warga, melainkan ditumpuk di gudang milik pemberontak di Aleppo. Dalam salah satu kotak logistik terlihat jelas tulisan “Indonesian Humanitarian Relief Terkait hal tersebut, Matori dari IHR yang dihubungi Beritasatu.com, Senin (26/12), mengakui pihaknya memang mengirim bantuan berupa bahan kebutuhan pokok buat warga Aleppo. “Kami tidak tahu kalau bantuan itu jatuh ke pemberontak,” katanya.

     

    Hal tersebut menjadi tanda tanya besar sebagaian warga,khususnya Indonesia ” masa tidak tau dana tersebut digunakan kesiapa dan untuk apa sih?” Salah satu tokoh yang pro terhadap kelompok radikal di Suriah adalah ustaz Bachtiar Nasir. Ustaz Bachtiar Nasir adalah sosok yang bertanggung jawab dalam aksi 4 November 2016 dengan membawa nama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI. Kini lulusan Universitas Islam Madinah ini menjadi dewan pembina GNPF-Ulama.

    berikut badan amal dan bantuan yang berasal dari indonesia dalam Video tersebut.

    1. Aksi Cepat Tanggap (ACT)
    2. Indonesia Humanitarian Relief (IHR)
    3. Sinergi Foundation (SF)
    4. Forum Indonesia Peduli Suriah (FIPS)
    5. Sahabat Al Aqsha (SA)
    6. Rumah Zakat (RZ)
    7. IHH (Insani Yardim Vakfi)
    8. Yufid TV/Radio Rodja
    9. Peduli Muslim
    10. Misi Medis Suriah (MMS)
    11. Dana Peduli Umat Daarut Tauhid
    12. ………….

    -=== Sumber Tanggapan Berita ====
    https://youtu.be/ALy8gt22BUY
    https://youtu.be/pXc_NJAnOOM
    https://bit.ly/2QHC71G
    https://bit.ly/2NjVR9M
    https://bit.ly/35JyT1S
    https://bit.ly/3874QTN
    https://bit.ly/35OZ6wo
    https://bit.ly/36IzrGF

  • Pemuda Ini Tak Hafal Ayat Kursi, Tapi Berani Mengkafirkan Polisi

    Pemuda Ini Tak Hafal Ayat Kursi, Tapi Berani Mengkafirkan Polisi

    wp.sorbansantri.com – Media sosial kembali dihebohkan dengan video seorang pria yang diamankan polisi karena diduga karena sebut polisi kafir.

    Dalam video yang dibagikan akun twitter @Aalembur tersebut, memperlihatkan seorang pria yang bertelanjang dada diamankan oleh sejumlah polisi berseragam lengkap.

    “Bilang polisi kafir…Ayat kursi aja ga tau ..wajar pak..gurunya hanya ngajarin satu kata .tak biiiiiir,” tulis akun twitter @Aalembur seperti dikutip pada Jumat (25/12/2020).

    Kemudian, salah satu polisi berbicara kepada pria itu dan menyuruhnya untuk membacakan ayat kursi.
    “Ayat kursi coba, coba baca ayat kursi,” kata polisi kepada pria tersebut.

    https://twitter.com/i/status/1341563755012837383

    Pria tersebut tidak langsung menjawab pertanyaan dari polisi, ia tampak menundukkan kepala sembari memegangi baju yang kemudian ia sampirkan di tubuhnya.

    “Nggak hafal pak,” jawab pria tersebut kemudian.

    Sontak polisi menyayangkan jawaban pria itu, bahkan polisi memarahinya dengan menanyakan maksud dari penyebutan kafir terhadap polisi itu apa. Bahkan di antara mereka sempat terjadi perdebatan.

    “Waduuuuh, kamu bilang polisi kafir,” kata polisi.

    “Saya tidak mengkafirkan kok pak,” jawab pria tersebut.

    “Saya juga Islam, yang menilai kita itu Allah bukan kamu, apa kamu bilang kafir-kafir maksud kamu apa?” Ujar polisi lagi.

    Melihat unggahan video ini, warganet sontak bereaksi dan memicu kritikan komentar yang beragam.

    “Mereka kemungkinan Orang bayaran harian + Atribut utk melakuakan Aksi, Pendana tertawa2 dirumah.Orator aksi Ratusan juta modal Koar2 sambil pakaian ala2 Timur tengah,sdgkan mereka KLUTIK pecahan + Nasi Bungkus,” tulis akun @supari_yanto.

    “Mrk suka mencaci kapir …blj dari siapa ya ??” Tulis akun @MrsRache***.

    “Sudah aku duga mereka cuma tameng2 hidup yang dikorbankan. Alibinya standar2 saja, hanya sbg penyusup yang tidak diakui…!” Kata akun @Aries***.

    “Tak heran bila mereka amat mudah dipengaruhi….” Kata akun @SubhanE***.
    “Ini contoh murid atau pengikut nya, ajaran sesat dari junjungan nya,” kata akun @RazkaF***.

    (red)

  • Tim Banser Tanggap Bencana LPBI-NU Mojokerto

    Tim Banser Tanggap Bencana LPBI-NU Mojokerto

    Pacet, Infokom Banser NU- Peristiwa hari ini Jumat legi 27 Desember 2019, Terjadi kecelakaan lalu lintas di Tikungan Gotean Desa Pacet Mojokerto. Korban bernama Masrirotul fauziah berasal dari Bulak Banteng Surabaya dan sekarang sudah berada di RS Sumber Glagah Pacet Mojokerto.

    Dalam musim penghujan dan liburan Natal Tahun Baru, KASATSUS BAGANA SATKORCAB BANSER KAB. MOJOKERTO Sahabat KASIYANTO , menghimbau pada anak buahnya untuk siaga di jalur cangar sampai liburan selasai antisisipasi besok, minggu dan malam tahun baru sampai tanggal 1 Januari 2020. Saat ini intensitas hujan tinggi, dr jam 14.00 wib  sampai berita ini ditayangkan ( pukul 18.00 wib ).

    Beliau adalah salah satu Pahlawan kemanusiaan dan Relawan tak Kenal Lelah oleh Tim Banser Tanggap Bencana ( BAGANA | LPBI-NU ) Mojokerto, peduli terhadap nasib umat manusia tanpa memandang suku, bangsa, agama dan golongan.

    SORBANSANTRI.COM
    KASIYANTO | KASATSUS BAGANA SATKORCAB BANSER KAB. MOJOKERTO

    Dalam hati penulis bangga dan salut terhadap sahabat sahabat yang telah melaksanakan Nawa Prasetya Banser tersebut. 

    NAWA PRASETYA DAPAT DILIHAT DISINI

    video aksi BAGANA memadamkan kebakaran hutan di pacet

    Semangat terus berjuang sahabat, kami selalu mendukung dan bersama sahabat sahabat.

    (RED. Infokom Banser NU)