Tag: sosial media

  • Raih 1000 Klik dalam Sebulan Setelah 2 Tahun Non-Aktif

    Raih 1000 Klik dalam Sebulan Setelah 2 Tahun Non-Aktif

    wp.sorbansantri.com , Mojokerto – Setelah dua tahun non-aktif, situs berita Sorbansantri.com kembali diluncurkan pada 14 April 2024 dan berhasil meraih 1000 klik hanya dalam waktu satu bulan. Prestasi ini menjadi viral dan membawa kebanggaan tersendiri bagi redaksi Sorban Santri, menunjukkan bahwa semangat dan dedikasi tim redaksi tidak pernah pudar.

    Abi Tsani, SEO Sorban Santri, menyatakan bahwa pencapaian ini memberikan dorongan besar bagi tim untuk terus berinovasi dan berkontribusi di dunia digital. “Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, ini adalah hasil kerja keras dan komitmen seluruh tim untuk menyajikan konten berkualitas yang relevan bagi pembaca,” ujarnya.

    Gus Mahbub, Dewan Penasehat Sorban Santri, menegaskan pentingnya santri untuk melek perkembangan sosial di masyarakat, terutama dalam media sosial. “Santri harus melek pada perkembangan sosial di masyarakat, terutama dalam sosial media. Prestasi ini menunjukkan bahwa Sorbansantri.com mampu bangkit dan beradaptasi dengan perubahan zaman setelah dua tahun non-aktif,” kata Gus Mahbub.

    Sorbansantri.com hadir kembali dengan semangat baru untuk menyajikan berita seputar kehidupan santri dan masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Mojokerto. Dengan pencapaian ini, Sorbansantri.com semakin termotivasi untuk terus menyajikan konten yang bermanfaat dan menginspirasi.

    Keberhasilan ini juga merupakan bentuk apresiasi dari para pembaca yang setia mendukung dan mengunjungi Sorbansantri.com. Tim redaksi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas konten dan memperluas jangkauan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari informasi yang disajikan.

    Dengan semangat baru dan dukungan dari para pembaca, Sorbansantri.com siap untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia digital, khususnya dalam bidang pemberitaan yang informatif dan mendidik. (AI Sorban)

    https://youtube.com/shorts/OvMLfL3DDC0?si=gcBzVuoDO4ej8ZhD
  • Dr. Fahrudin Faiz M,Ag : “ORANG JAWA NENEK MOYANG KITA !!” Saat mengisi Materi Ngaji Filsafat Mojokerto

    Dr. Fahrudin Faiz M,Ag : “ORANG JAWA NENEK MOYANG KITA !!” Saat mengisi Materi Ngaji Filsafat Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Gerakan Pemuda ansor (GP Ansor) Kota Mojokerto menggelar kegiatan ngaji filsafat pada tanggal 6 Mei 2002 Kabupaten Mojokerto Yang menghadirkan Pemateri Dr. Fahrudin Faiz M.Ag, yang merupakan Intelektual Muslim dan Dosen UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta Menjadi Motivator di Sosial Media.

    Dalam kegiatan ini melibatkan kurang lebih 200 partisipan yang terdiri dari organisasi Gerakan Pemuda ansor pengurus cabang Kota Mojokerto, pelajar se-kabupaten Mojokerto, kaum muslimin di Kabupaten Mojokerto, dan para penggemar Ustadz Fachrudin di sosial media, Selain itu kegiatan ngaji filsafat ini juga mendapatkan pengawalan khusus dari barisan serbaguna Banser dari Kota Mojokerto yang mengamankan jalannya kegiatan ini.

    Kegiatan digelar di PENDOPO KALAM AKSARA LAMPAHAN (depan GOR Dinas Pendidikan , Kecamatan Sooko , Kabupaten Mojokerto) , Rangkaian kegiatan ini dimulai dari pukul 7 malam sampai pukul 21 malam kegiatan pun dipimpin pembukaan oleh moderator,kemudian di lanjut dengan sambutan-sambutan , disusul dengan puncak acara inti yakni Pengisian materi oleh Dr. Fahrudin Faiz, dan trakhir ditutup dengan dialog tanya jawab dengan penonton setempat.

    Dalam penyampaian materi nya pada waktu dialog dengan penananya, Dr. Fahrudin Faiz memberi pernyataan bahwa “Orang Jawa Itu nenek moyang kita maka dari itu jangan sampai jadi orang Jawa yang hilang Jawa nya” , pernyataan dilontarkan ke jamaah yang mendengarkan karena ketika di zaman ini banyak orang Jawa yang yang hilang akan asal-usul nya sebagai orang Jawa.

    Dr Fahrudin Faiz menceritakan panjang yang mengandung hikmah yang mengenai orang Jawa , juga mengupas problematika sehari-hari di zaman yang saait ini sedang marak banyaknya Orang Jawa yang kehilangan asal-usulnya sebagai orang Jawa. Hal ini diutarakan dokter Fahrudin untuk menyadarkan Para Jamaah yang ikut serta mengaji filsafat, mengingat karena forum dialog ini lebih menekankan saling belajar dan sharing satu sama lain.

    Selain bercerita Hikma , Dr. Fahrudin juga memberi motivasi – motivasi kepada jamaah yang turut hadir dalam kegiatan ngaji filsafat kali ini, dan di penghujung acara moderator menyampaikan kesimpulan dari Pemateri kemudian acara selesai berjalan dangen lancar. (Feri D.S)

  • Ngeri, Kiamat Kuantum Sudah di Depan Mata

    Ngeri, Kiamat Kuantum Sudah di Depan Mata

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.comMendengar kata kiamat, individu mana sih yang gak merasakan ngeri?ditambah dosa-dosa karena suka membantah orang tua hehee.

    Tapi disini yang akan kita bahas bukan kiamat seperti yang kita pelajari disekolah gan, kiamat kuantum adalah sebuah keadaaan di mana file rahasia yang sudah dienkripsi tiba-tiba bisa dibuka.

    File terenkripsi itu dapat dibuka oleh komputer kuantum yang bekerja sangat berbeda dari komputer-komputer pada umumnya. Secara teori, mesin komputer kuantum dapat bekerja berkali-kali lipat daripada mesin komputer kita saat ini, cepat banget lah pokoknya.

    SORBANSANTRI.COM
    Perusahaan Jerman Q.ant, merancang fasilitas pemrosesan data optik untuk teknologi kuantum

    Saking cepatnya, komputer kuantum mampu dihadapkan dengan masalah yang super kompleks, seperti mencoba mendekripsi data dengan miliaran percobaan hanya dalam hitungan detik.

    Komputer biasa jika ingin mendekripsi data yang sama seperti komputer kuantum memerlukan waktu yang sangat lama bahkan bertahun-tahun untuk bisa membuka data yang terenkripsi.

    Komputer kuantum ini awalnya diciptakan untuk memecahkan segala macam masalah bagi umat manusia. Namun secara tidak langsung juga memberikan dampak buruk dimasa yang akan datang.
    Beberapa negara besar seperti Amerika, Cina, Rusia dan Inggris, bekerja sama untuk mengembangkan komputer kuantum super cepat ini dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan strategis dunia maya di masa yang akan datang.
    Setiap hari nya data yang kita miliki seperti transaksi perbankan, aktivitas sosial media, belanja online, semuanya sudah tersimpan dan terenkripsi di sebuah penyimpanan data yang dinamakan bank data, komputer kuantum kapan saja dapat mencuri data ini dan memecahkan kode enkripsi dengan sangat cepat.
    Melihat ini sebagai ancaman yang nyata serta biaya penelitian yang sangat mahal, raksasa teknologi seperti Google, Microsoft, Intel, dan IBM sedang mengerjakan solusi pencegahan terhadap ancaman dekripsi komputer kuantum.
    Para ilmuan saat ini terus mengkampanyekan kriptografi pasca-kuantum yang sedang berlangsung di Institut Sains dan Teknologi Nasional AS (NIST) di Washington DC. Tujuannya adalah untuk menetapkan strategi pertahanan standar yang akan melindungi industri, pemerintah, akademisi dan infrastruktur nasional kritis lainnya dari bahaya kiamat kuantum.
    Ngeri banget ya sahabat-sahabat komputer kuantum ini, komputer dirumah saiya aja buat nonton youtube udah lumayan panas, apalagi disuruh dekripsi data dengan miliaran percobaan, BISA MELEDAK. (abi tsani)
  • WAHABI KUASAI PEMERINTAHAN INDONESIA DAN BUBARKAN NU

    WAHABI KUASAI PEMERINTAHAN INDONESIA DAN BUBARKAN NU

    InfokomBanserNU-

    Saat Ini Media Sosial Salah Satu Tempat Paling Efektif Menyebarkan Paham Yang Cukup Mudah,Murah & Efisien.

    Jika Para Pemuda NU Ingin Membuat Satu Acara Pengajian Memerlukan Proses Panjang, Mulai Dari Membentuk Panitia, Mencari Dana, Mencari Event Organizer, Membangun Panggung, Menyebarkan Pamflet Atau Undangan Belum Tentu Ramai Dan Memberikan Sebuah Paham Pada Masyarakat Di Zaman Sekarang Yang Super Sibuk, Tapi Jika Para Nahdliyin Membentuk Komunitas, Untuk Membuat Chanel Dan Jaringan Dakwah Khususnya di Dunia Digital, Medsos Dan YouTube Dan Lainnya, Masyarakat Yang Mungkin Awalnya Tidak Terlalu Paham NU, Kapan Waktu Akan Mengerti Sebuah Pemahaman ISLAM Yang Moderat, Sejuk Dan Penuh Rahmat Yang NU Bawa.

    NU Harus Menjadi Pelopor Persaudaraan, Penggerak Perdamaian, Untuk Semua Golongan, Jangan Sampai Kelompok-kelompok Yang Tidak Jelas Menyuarakan Suara Umat Islam Indonesia, Menyebarkan Paham Yang Menimbulkan Kegaduhan, Perpecahan Dan Kehancuran.

    Maka Dari Itu. Saat Ini Sudah Saatnya Para Pemuda NU, Menyuarakan Islam Yang Ramah, Sejuk Dan Moderat Ala Aswaja An-Nahdliyah.

    Perlu Di Catat Perekrutan Calon-calon lSlS itu 75-80% Melalui Media Sosial.Dan Itu Kesalahan Kita Semua Yang Selama Ini Diam Dan Membiarkan Orang-orang Yang Dangkal Pemahamannya Tentang Islam Tapi Berani Menyuarakan Islam.

    Channel-channel Hijrah Mereka Dengan Ratusan Ribu Hingga Jutaan Folowernya Siap Menjelma Menjadi Agen Kampanye Politik Dadakan Demi Ambisi Khilafah Palsunya, Siapa Yang Tidak Sejalan Dengan Mereka Akan Di Fitnah Habis-habisan, Dengan Propaganda Anti Islam & Isu-isu Yang Untuk Menjatuhkan & Membunuh Karakter Lawan Politiknya.

    Militansi Mereka Sangat Solid. Sangat Terstruktur Di Bidang Media, Satu Artikel Hanya Butuh Waktu Satu Dua Jam Untuk Viral & Menyebar Di Seluruh Beranda Medsos,

    Seperti Fanspage Tere Liye, Yang Menjadi Agen Kampanye Dadakan Padahal Tema Fanspagenya Adalah Kata-kata Motivasi, Hijrah, Saya Pernah Mencoba Diskusi Dengan Tere Liye, Agar Tidak Terlibat Di Panggung Politik Menggunakan Fanspagenya, Hanya Saja Dia Menghindar Dan Memilih Memblokir Saya, Padahal Saya Cukup Dekat & Mengenal Dia Dari Awal Perjuangan Di Komunitas Hijrah & Komunitas Penulis.

    sumber

    • Haddi VJB
    Eks Pengurus Komunitas Hijrah
    Yang Kini Berkhidmah Bersama NU

    Nahdliyin Online

  • Abu Janda, Indonesia Membutuhkannya

    Abu Janda, Indonesia Membutuhkannya

    sorbanpeduli.com – Permadi Arya atau yang akrab disapa dengan Abu Janda adalah sosok pegiat media sosial yang telah mengabdikan dirinya untuk bangsa Indonesia ini dalam melawan dan membasmi intoleran dan radikalisme di media sosial.
    Ancaman bunuh, pemenggalan kepala, hingga bullyan sudah menjadi sarapan sehari-hari baginya. Ia yang memilih zona tak nyaman dalam kehidupannya, itu yang membuat salut saya dan semua pejuang yang menghendaki Indonesia ini tetap merah putih, tetap Pancasila dan tetap dalam kebhinekaan.
    Eksistensi Abu Janda dalam proteksinya untuk bangsa Indonesia tidak kita ragukan. Dia punya khas dalam melawan segala bentuk intoleran dan radikalisme. Tentunya ada upaya melemahkannya. Dia harus tetap ada laksana benteng penyelamat. Dari banyak pernyataannya ia telah banyak membantu bangsa Indonesia ini bangkit, mengajak untuk bersemangat menjaga NKRI hingga menetralisir akun-akun sosial yang melakukan propaganda untuk memecah belah Indonesia.
    Apa yang terjadi dalam 2 hal tentang dugaan rasisme terhadap Natalius Pigai adalah hal yang dipaksakan belaka. Kata evolusi tidaklah bermaksud pada teori Darwin, tapi evolusi yang mencakup perubahan. Adapun perubahan itu maknanya luas. Abu Janda sendiri telah menjelaskan bahwa evolusi di sini artinya perubahan pada pemikiran. Ya sebagaimana kita ketahui bahwa Natalius terkadang juga berlebihan dalam status-statusnya di media sosial.
    Kemudian masalah penyebutan Islam adalah agama arogan dalam satu statementnya bukanlah merujuk pada ajarannya atau entitas Islam itu sendiri. Tapi sejatinya adalah fokus memfilterisasikan sikap keberagamaan seorang muslim yang intoleran. Karena lanjutan dari pernyataannya adalah ada orang Islam yang mengharamkan kebaya, mengharamkan sedekah laut dll.
    Nah, apa yang disebutkan oleh Permadi Arya ini sangat bagus dan alhamdulillah viral pula. Yang ia katakan benar ada pola Islam yang dibawa itu sampai mengharamkan wayang, keris, beduk, marhabanan, maulid, Isra’ Mi’raj dsb. Bahkan mengkafirkan yang tak sepaham dengan mereka yang merasa Islamnya paling benar. Itulah sebabnya ia katakan tidak ramah jadinya.
    Di Alquran pun sendiri disebutkan misalnya dalam surat Al-Adiyat ayat 6, “Sesungguhnya manusia itu ingkar.” Ayat tersebut mengindikasikan bahwa kata manusia itu disebutkan secara umum tapi dimaknai khusus, artinya tidak semua manusia yang ingkar. Begitu pula ketika disebutkan Islam Arogan bukanlah keseluruhan Islam yang ajarannya rahmatan lil ‘alamin tapi Islam yang telah terpolarisasi di tangan muslim yang tidak menempatkan makna Islam sebagai agama damai sesuai definisi etimologinya. Seperti cara beragama wahabi dll.
    Ini merupakan kritik konstruktif sejatinya supaya jangan hiperbolik beragama sehingga membutakan nurani dan menghambat kecerdasan. Sebagaimana disebutkan dalam Alquran Surat An-Nisa’ ayat 171, “Janganlah kamu berlebih-lebihan dalam beragama.”
    Saya sampaikan teruslah berjuang mas Permadi Arya seperti pahlawan yang terus mempertahankan benteng NKRI ini dari kadrun, intoleran dan radikalisme. (kang salim)
  • Pemuda Ini Tak Hafal Ayat Kursi, Tapi Berani Mengkafirkan Polisi

    Pemuda Ini Tak Hafal Ayat Kursi, Tapi Berani Mengkafirkan Polisi

    wp.sorbansantri.com – Media sosial kembali dihebohkan dengan video seorang pria yang diamankan polisi karena diduga karena sebut polisi kafir.

    Dalam video yang dibagikan akun twitter @Aalembur tersebut, memperlihatkan seorang pria yang bertelanjang dada diamankan oleh sejumlah polisi berseragam lengkap.

    “Bilang polisi kafir…Ayat kursi aja ga tau ..wajar pak..gurunya hanya ngajarin satu kata .tak biiiiiir,” tulis akun twitter @Aalembur seperti dikutip pada Jumat (25/12/2020).

    Kemudian, salah satu polisi berbicara kepada pria itu dan menyuruhnya untuk membacakan ayat kursi.
    “Ayat kursi coba, coba baca ayat kursi,” kata polisi kepada pria tersebut.

    https://twitter.com/i/status/1341563755012837383

    Pria tersebut tidak langsung menjawab pertanyaan dari polisi, ia tampak menundukkan kepala sembari memegangi baju yang kemudian ia sampirkan di tubuhnya.

    “Nggak hafal pak,” jawab pria tersebut kemudian.

    Sontak polisi menyayangkan jawaban pria itu, bahkan polisi memarahinya dengan menanyakan maksud dari penyebutan kafir terhadap polisi itu apa. Bahkan di antara mereka sempat terjadi perdebatan.

    “Waduuuuh, kamu bilang polisi kafir,” kata polisi.

    “Saya tidak mengkafirkan kok pak,” jawab pria tersebut.

    “Saya juga Islam, yang menilai kita itu Allah bukan kamu, apa kamu bilang kafir-kafir maksud kamu apa?” Ujar polisi lagi.

    Melihat unggahan video ini, warganet sontak bereaksi dan memicu kritikan komentar yang beragam.

    “Mereka kemungkinan Orang bayaran harian + Atribut utk melakuakan Aksi, Pendana tertawa2 dirumah.Orator aksi Ratusan juta modal Koar2 sambil pakaian ala2 Timur tengah,sdgkan mereka KLUTIK pecahan + Nasi Bungkus,” tulis akun @supari_yanto.

    “Mrk suka mencaci kapir …blj dari siapa ya ??” Tulis akun @MrsRache***.

    “Sudah aku duga mereka cuma tameng2 hidup yang dikorbankan. Alibinya standar2 saja, hanya sbg penyusup yang tidak diakui…!” Kata akun @Aries***.

    “Tak heran bila mereka amat mudah dipengaruhi….” Kata akun @SubhanE***.
    “Ini contoh murid atau pengikut nya, ajaran sesat dari junjungan nya,” kata akun @RazkaF***.

    (red)

  • Pesan Al-Habib Umar Bin Hafidz Tentang Sosmed

    Pesan Al-Habib Umar Bin Hafidz Tentang Sosmed

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- “Gunakan sosial-media untuk hal-hal yang bermanfaat.

    Jadikanlah televisi, handphone, internet, dan alat-alat lainnya sebagai pelayan dan pembantu untuk agamamu.

    Jika tidak, alat-alat itu akan menghancurkan dirimu, sedangkan engkau malah tertawa (karena tidak menyadarinya,) ia akan merusak hatimu, akalmu, akhlakmu, dan fikiranmu tanpa kau sadari.

    Engkau tertawa bahagia padahal alat-alat itu telah merusak hal-hal yang paling berharga yang kau miliki.”

    Al-Habib Umar Bin Hafidz

    يالله بالتوفيق حتى نفيق ونلحق الفريق⁣

    Mudah-mudahan kita mendapat taufiq sehingga kita bisa di golongkan dengan orang-orang sholeh.

    Aamiin.
    .

    Credit: Ulama Nusantara