Tag: takfiri

  • Menjadi Muslim Moderat di Era Milenial

    Menjadi Muslim Moderat di Era Milenial

    wp.sorbansantri.com – Islam adalah agama moderat. Agama yang menolak paham ekstrimisme dan liberalisme. Moderat dalam istilah Arab disebut Wasathiy atau Wasathiyah. Wustha berarti tengah dan wasith berarti netral atau tidak memihak salah satunya. Konsep Wasathiyah berarti konsep moderasi beragama.

    Landasan moderasi beragama, tercatat dalam Al-Qur’an sebagaimana ayat:

    وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَٰكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِّتَكُونُوا۟ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًاۗ وَمَا جَعَلْنَا ٱلْقِبْلَةَ ٱلَّتِى كُنتَ عَلَيْهَآ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يَتَّبِعُ ٱلرَّسُولَ مِمَّن يَنقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِۚ وَإِن كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى ٱلَّذِينَ هَدَى ٱللَّهُۗ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَٰنَكُمْۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِٱلنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ

    Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) ”umat pertengahan” agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu (berkiblat) kepadanya melainkan agar Kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia. (Q.S Al-Baqarah: 143)

  • TAKFIRI SELALU MEMBENCI NU

    TAKFIRI SELALU MEMBENCI NU

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Masih pada suasana lebaran, ketika hati yang seharusnya kembali bersih, ucapan yang seharusnya semakin santun, masih ada saja orang-orang yang tampilannya islami tapi justru ucapannya jauh dari sikap umat islam itu sendiri, Naudzubillah…

    Di media sosial semua berhak menyampaikan apa saja, akan tetapi seharusnya itu di sampaikan dengan lisan yang baik, jauh dari rasisme yang tentunya akan melukai perasaan orang lain,

    beberapa jam setelah menunaikan ibadah sholat ied, kami menemukan sebuah komentar yang sungguh menyakitkan hati, dimana guru bangsa, wali Allah, presiden RI ke-4 Alm.Gusdur (Allah yarham) yang semasa hidupnya di hibahkan kepada kemanusiaan dengan bakti dan bukti sejarah yang nyata, di rendahkan sebegitu rendahnya oleh salah satu akun bernama Inah Nada, setelah kami cek profil akun tersebut sudah bisa di pastikan pemilik akun tersebut dari kalangan pendukung politik yang kecewa/ sakit hati, tampilannya yang tertutup bercadar menambah daftar hitam dimana banyak oknum-oknum bercadar namun lisannya begitu hina, seperti tidak berpendidikan, tidak mencerminkan wajah islam yang sejuk, santun dan menghargai sesama manusia,

    Akun tersebut masih aktif, jika ada yang berkenan dari teman-teman kami baik dari Ansor, banser, Gusdurian, maupun lembaga pemuda NU lainnya bersedia untuk tabayyun sebaiknya melalui proses hukum agar tidak terjadi main hakim sendiri

    Akun pelaku: https://www.facebook.com/inah.nanda.3

    Semoga kita semua dalam Lindungan Allah, semoga kita di jauhkan dari sifat benci,dengki, dendam juga lisan-lisan yang di benci Allah SWT.

    – Haddi VJB

    #NahdliyinOnline