Tag: Uighur

  • MAKLUMAT KETUA UMUM PBNU

    MAKLUMAT KETUA UMUM PBNU

    InfokomBanserNU- Ingat, 2 bulan yang lalu dubes AS di Jakarta datang ke kantor PBNU untuk membujuk agar NU ‘bersuara’ terhadap ‘penindasan Muslim Uyghur oleh pemerintah China’. Tapi PBNU menolaknya.* Dan bukan Amerika namanya kalau diam saja saat dikecewakan.

    Sekarang media Amerika mencoba memfitnah NU. Tentu saja atas pesanan penguasa di Washington.

    Ada tiga tujuan atas fitnah dari wall street Journal ke NU:

    1. Menyerang China.
    2. Membuat kisruh Indonesia.
    3. Mendiskreditkan Ormas Islam yang Moderat.

    Kalau sekiranya 85 juta warga NU itu mau patroli di medsos, Insya Allah tidak ada yang berani menghina Habaib dan Kyai NU, karena setiap mereka bikin hoax akan langsung dicounter balik dengan bertubi-tubi oleh para Nahdliyin. Serangan baliknya akan seperti munculnya laron melihat cahaya benderang dimalam hari.

    HAYU TURUN GUNUNG.

    Kalau bukan kita siapa lagi.
    Ayo rapatkan barisan sahabat.
    Warganet satu untuk NKRI.

    #HubbulWatonMinal_iman
    #SatuKomandoBersamaNKRI

    (NU Benteng NKRI)

  • Cara Kadrun Bikin HOAX Muslim Uighur untuk Cari Donasi

    Cara Kadrun Bikin HOAX Muslim Uighur untuk Cari Donasi

    InfokomBanserNU- Netizen pemilik akun twitter @LuwitaEmilly878 kembali membongkar hoax yang dibikin dan disebar gerombolan kadal gurun (kadrun) tentang isu muslim Uighur yang digambarkan sedang di zalimi oleh pemerintah Cina.

    Dalam gambar hoax tersebut tampak gambar truk dengan narasi Cina membunuh muslim Uighur, padahal gambar aslinya itu adalah minuman yang tumpah dari botol yang pecah.

    “Kiriman bang @Dennysiregar7 Di facebook liat gmn kadrun bikin hoax ttg isu muslim uighur 😂 😂 pdhl yg bner tumpahan minuman dsar pekok bikin gorengan bwt cari donasi,” ujar @LuwitaEmilly878.

    Cuitan @LuwitaEmilly878 kemudian mendapat komentar dari pengguna twitter lainnya.

    @Dewata_01: Hahahaha dasar vangke, ntar ayam di potong di edit juga, dasar kadrun

    @Feryans14432158: Kadrun ini,selalu memanfaatkan situasi yang menguntungkan mereka,ada saja gerakannya untuk mempengaruhi dan menghasut rakyat Indonesia,Padahal banyak lagi hal hal baik yang bisa di buat,selain membuat Demo dan akhirnya membuat kerusuhan. (redaksi infokom ansor banser mojokerto)

  • [KLARIFIKASI] Penjelasan terkait foto-foto yang diklaim sebagai perlakuan kejam pemerintah China di kamp konsentrasi Muslim Uighur

    [KLARIFIKASI] Penjelasan terkait foto-foto yang diklaim sebagai perlakuan kejam pemerintah China di kamp konsentrasi Muslim Uighur


    .
    Tidak ada satupun foto yang diunggah oleh sumber adalah kejadian yang benar-benar perlakuan pemerintah Cina di kamp konsentrasi muslim Uighur .
    .
    Penjelasan ada disetiap foto. Artikel panjang, baca sampai selesai, dan sikapi dengan bijaksana!
    .

    Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

    Kategori : KLARIFIKASI

    Belakangan ini kembali viral foto-foto yang diklaim sebagai bentuk kekejaman pemerintah China terhadap komunitas muslim di kamp konsentrasi di Uighur.

    Sumber : https://perma.cc/A6ZB-QECU , https://perma.cc/BY5B-9GUM , https://perma.cc/XDH2-FVD9 (Arsip)

    =============================================

    PENJELASAN

    Pemeriksaan fakta terkait klaim dan foto-foto yang diunggah oleh sumber klaim tersebut dilakukan oleh Tim CekFakta Tempo.

    1. Pria yang ditangkap oleh dalam foto ini adalah Huang Hu, kepala sebuah taman kanak-kanak di Cina. Ia dibawa oleh petugas untuk dieksekusi dalam rapat umum di Zhanjiang, sebuah kota di provinsi Guangdong, Cina, yang berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan. Huang dieksekusi karena telah meracuni 70 anak di sekolah saingannya. Foto ini diambil pada 3 Januari 2003 oleh Agence France-Presse (AFP).

    Sumber : https://s.id/97cij ; https://imgur.com/UqMGI8l

    1. Foto ini diambil pada 25 Juli 2011 dalam sebuah sidang yang menghukum Lai Changxing, pendiri Yuanhua Group, terkait skandal penyelundupan pada 2000.

    Sumber : https://s.id/97g6O ; https://imgur.com/G7S2C64

    1. Foto ini memperlihatkan polisi anti huru-hara Cina yang menghadang seorang wanita beretnis Uighur yang berunjuk rasa di Urumqi, Xinjiang, Cina, pada 7 Juli 2009. Protes tersebut dilakukan setelah petani di Xinjiang ditahan karena berjuang untuk mendapatkan kembali tanahnya yang disita.

    Sumber : https://s.id/97moZ ; https://imgur.com/WyZLTpv


    1. Foto ini memperlihatkan salah satu aksi teatrikal oleh para praktisi Prancis di salah satu distrik terbesar di Cina pada 17 Juli 2004. Aksi teatrikal itu digelar untuk mendemonstrasikan penganiayaan terhadap pengikut Falun Gong yang dilakukan oleh kelompok Jiang. Rezim Jiang menyiksa pengikut Falun Gong agar mereka melepaskan keyakinannya. Metode penyiksaan seperti yang diperagakan dalam foto ini disebut “tiger bench”.

    Sumber : https://s.id/97nSt ; https://imgur.com/AAcG0n3


    1. Foto ini memperlihatkan dua pencuri anjing yang babak belur dipukuli massa di bagian barat daya Provinsi Guizhou, Cina, pada November 2015.

    Sumber : https://s.id/97p39 ; https://imgur.com/K9D22KI


    1. Foto ini memperlihatkan Zheng Shoujun, salah satu penganut Falun Gong, yang sedang memperagakan penyiksaan yang dialaminya pada 2004. Penyiksaan itu terjadi saat Shoujun berada di kamp kerja paksa Zhangshi di Kota Shenyang, Cina. Penganut Falun Gong mengalami penyiksaan setelah dilarang oleh oleh pemerintah Cina. Metode penyiksaan seperti yang ditunjukkan dalam foto ini disebut “chicken with a twisted neck.”

    Sumber : https://s.id/97qGh ; https://imgur.com/SUt2wms


    1. Foto ini adalah foto aksi protes pengungsi asal Iran di Inggris, Abas Amini, pada 27 Mei 2003. Amini yang merupakan seorang penyair politik ini melakukan aksi protes tersebut karena pemerintah Inggris akan mengembalikannya ke Iran. Dia pun mengklaim akan dieksekusi jika dikembalikan ke negaranya. Sebelumnya, dia telah menghabiskan waktu enam tahun di dalam penjara serta disiksa.

    Sumber : https://s.id/97wfO ; https://imgur.com/ACHQBBy


    1. Foto ini memperlihatkan tindakan represi oleh otoritas Cina terhadap Wang Shuangyan, seorang penganut Kristen Protestan, yang menjadi salah satu delegasi Kongres Dunia ke-3 tentang Evangelisasi di Cape Town, Afrika Selatan, pada Oktober 2010. Partisipasi para delegasi itu dilarang oleh polisi Cina.

    Sumber : https://s.id/97yDe ; https://imgur.com/gp1RBHD


    1. Foto ini memperlihatkan polisi Cina yang mendorong para wanita Uighur yang melakukan protes di sebuah jalan di Urumqi, Xinjiang, Cina, pada 7 Juli 2009. Ratusan warga Uighur berunjuk rasa setelah kerabat mereka ditahan oleh pihak berwenang.

    Sumber : https://s.id/97zPZ ; https://imgur.com/wHWovo4


    1. Foto ini adalah foto aksi teatrikal seorang wanita yang memperlihatkan penganiayaan terhadap para pengikut Falun Gong di Cina. Aksi itu dilakukan di Lapangan Xinyi dekat Taipei 101, Taiwan, pada 20 Juli 2008.

    Sumber : https://s.id/97BfY ; https://imgur.com/aK1lBUz


    1. Foto ini diambil pada 20 April 2001 ketika seorang tahanan wanita dibawa oleh petugas untuk dieksekusi. Sebelumnya, wanita tersebut dijatuhi hukuman mati dalam rapat umum di Beijing, Cina.

    Sumber : https://s.id/97CMZ ; https://imgur.com/hG7tXgu


    1. Foto ini adalah foto Presiden Cina, Xi Jinping, ketika memeriksa senjata yang digunakan oleh petugas anti huru-hara dalam kunjungan ke kantor polisi di Kashgar, Xinjiang, Cina, pada 28 April 2014.

    Sumber : https://s.id/99-uT ; https://imgur.com/ZzWWNNf


    1. Foto ini merupakan foto penangkapan seorang pria yang membawa pisau di jalanan di Guangdong, Cina, pada 24 Mei 2012. Pria itu menggunakan pisau yang dibawanya untuk melukai dirinya sendiri. Dia juga mengejar orang-orang yang lewat. Pria itu diduga memiliki gangguan mental.

    Sumber : https://s.id/97Ox6 ; https://imgur.com/5Eivo8e


    Kesimpulan: Berdasarkan pemeriksaan fakta ini, narasi yang menyertai foto-foto di atas, bahwa foto-foto itu adalah foto-foto perlakuan pemerintah Cina di kamp muslim Uighur, merupakan narasi yang menyesatkan.

    REFERENSI
    https://cekfakta.tempo.co/fakta/528/fakta-atau-hoaks-benarkah-ini-foto-foto-perlakuan-pemerintah-cina-di-kamp-muslim-uighur
    https://turnbackhoax.id/?s=uighur
    https://imgur.com/a/0KBNw2Y

  • Kasus Uighur, PP GP Ansor Minta Klarifikasi atas Lahan Minyak dan Gas di Xinjiang

    Kasus Uighur, PP GP Ansor Minta Klarifikasi atas Lahan Minyak dan Gas di Xinjiang

    Cyberaswaja.online, Mojokerto – Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, tudingan persekusi yang dialami etnis muslim Uighur di Xinjiang tersebut diduga berlatar belakang ekonomi.  Menurut Yaqut, berdasar data yang diperoleh pihaknya dan kemudian diolah, kasus yang menimpa etnis Uighur di Xinjiang ini tak lain soal penguasaan lahan saja. Isu agama, budaya dan lainnya, lanjut Yaqut, membuat motif aslinya tampak kabur, dan membuat kasus menjadi semakin rumit. “Dari data yang kita peroleh, di Xinjiang itu ada beberapa blok migas, sumur gas, dan pipa gas. Bahkan dalam catatan kita pernah ditawarkan 30 blok migas di tahun 2017. Semua bloknya onshore (di daratan). Jadi, berita tentang etnis muslim Uighur dengan segala bumbunya seperti ditulis The Wall Street Journal, saya kira perlu ada klarifikasi. Jangan-jangan ini hanya soal ingin menguasai lahan di Xinjiang yang kaya akan sumber daya alam saja,” tandas Gus Yaqut, sapaan akrab Ketum GP Ansor ini, Senin (16/12/2019). Sebab itu, kata Gus Yaqut, GP Ansor memilih bersikap hati-hati. Namun demikian dia mendesak adanya klarifikasi yang cepat sekaligus tepat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tiongkok. Begitu juga Kementerian Luar Negeri RI mengenai hal ini. Lalu sama-sama mendiskusikan apa yang bisa dan sebaiknya Indonesia lakukan untuk menciptakan perdamaian dunia, termasuk di Xinjiang. Dijelaskan, kasus etnis muslim Uighur tersebut adalah masalah geopolitik. Politisasi terhadap kasus ini, yakni Islam vs Tiongkok, ujarnya, justru membuat komplikasi dari kasus yang sudah rumit tersebut. Ditambah dengan konstelasi politik hari ini yang cenderung berwujud sebagai “neo cold war geopolitics di mana ada benturan politik ekonomi dan ideologi antara Barat (Amerika) dan Timur (Tiongkok).  Di sisi lain, kata Gus Yaqut, GP Ansor memahami bahwa Tiongkok memiliki kepentingan untuk mengundang dan memperkuat hubungan (engagement) dengan para stakeholders dan key opinion leaders dari seluruh negara di dunia. Tujuannya untuk melihat masalah Uighur, termasuk tokoh NU, Muhammadiyah, akademisi, dan lainnya. “Ansor juga dapat memahami bagaimana Amerika dan aliansinya melalui semua kanalnya bersuara untuk kepentingan dan keuntungan mereka, termasuk Wall Street Journal (WSJ) yang membeberkan laporan terkait hal ini, tapi di saat bersamaan mempromosikan layanan subscribe untuk jadi pembacanya,” tutup ketum PP GP Ansor ini.  sumber : https://www.timesindonesia.co.id/read/news/243342/kasus-uighur-pp-gp-ansor-minta-klarifikasi-atas-lahan-minyak-dan-gas-di-xinjiang
    #PP GP ANSOR  #UIGHUR  #XINJIANG