Pengurus Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto melaksanakan Pelantikan Pengurus Badan Semi Otonomnya yaitu Lembaga Majelis Dzikir Dan Sholawat Rijalul Ansor, Jajaran Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser, Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah Ansor (LKMSA), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Serta Rapat Kerja.
Pada agenda tersebut dilaksanakan dimulai hari Sabtu – Ahad 7-8 Desember 2019 bertempat di Padepokan Sawung Nalar Jl.Semeru Patok Picis Kecamatan Klakah Kabupaten Malang, di area Padepokan atau Pondokan model panggung kayu dengan suasana yang dingin sejuk tersebut juga tempat untuk rehabilitasi pemuda narkoba. Di pembukaan Pelantikan dan Rapat Kerja tersebut Sambutan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Dlanggu Sahabat Ach. Charis menyampaikan bahwa Ruhnya sebuah kepengurusan organisasi adalah merencanakan dan menjalankan program kerja, kepada sahabat-sahabat pengurus yang baru saja saya dilantik dan sudah mengucapkan sumpah janji maka harus kita kerjakan apapun nantinya yang kita rencanakan dan diputuskan dipermusyawaratan ini, dihadiri juga dari Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kab.Mojokerto Sahabat Mokhamad Yunus pada sambutannya berpesan kita datang dengan berharap barokah dari para muassis Nahdlatul Ulama muassis GP Ansor yg mendirikan organisasi ini adalah dengan riyadloh ikhtiar tentunya tidak dengan asal-asalan sehingga sejarah membuktikan dari organisasi ini bisa kita sebut organisasi yang keramat. juga kita hadir disini ditempat yang mubarokah ini, maka berangkat kita berharap barokah ditempat yg barokah dengan menghasilkan yang barokah.
Hasil dari beberapa rencana program kerja unggulan adalah Majelis dzikir dan kajian dan diskusi kitab kuning dengan kemasan Ngaji-Kaji sambil ngopi bareng bersama Rijalul Ansor dengan mendiskusikan peristiwa atau permasalahan terupdate yg terjadi disekitar kita dan ramai diperbincangkan di medsos dengan diskusi tanya jawab yang diurai atau dijawab dengan mengkaji dari kitab kuning dan sanad yang jelas. punpula dari lembaga perekonomian dan pelatihan memunculkan program iuran donatur dan dari anggota untuk dikumpulkan sebagai awal untuk modal usaha organisasi serta pelatihan budidaya ulat sutra yang tentu hasilnya nanti untuk pengembagan kewirausahaan anggota dan organisasi.
Harapan besar bagi seluruh pengurus untuk masa khidmat PAC GP Ansor Kecamatan Dlanggu Kab.Mojokerto agar kegiatan dan rancangan program kerja ini bisa membawa manfaat khususnya untuk seluruh anggota GP Ansor , warga NU dan umumnya masyarakat. dan pada akhir kegiatan tersebut ditutup dengan doa oleh Gus Najib selaku Pengurus Rijalul Ansor Kecamatan Dlanggu.




Gondang, Tradisi dan Amaliyah Amaliyah NU yang Harus tetap dijaga dan di amalkan, seperti kegiatan Haul pendiri TPQ Nurul Huda ke 25 dan Haul Sesepuh Desa Kemasan Tani yang diketahui sudah menjadi agenda Tahunan diadakannyaDiketahui pada hari Sabtu, 7 Desember 2019 Agenda Haul di Isi Dengan Seni Hadrah ISHARI, meriahnya kegiatan dengan Mengundang ISHARI Se Kecamatan Gondang.Adapun pada hari Minggu, 8 Desember 2019 dilanjutkan pada pagi hari ada acara Khotmil Qur’an, kemudian setelah Maghrib diisi acara Tahlil Bersama Masyarakat sekitar. Pada saat memasuki waktu isya’ pentas seni oleh santri TPQ Nurul Huda.
Acara inti dari Haul yaitu Pengajian atau ceramah agama Yang di isi oleh, Ulama Ulama NU, diantaranya:1. Oleh Hj. Li’izzah Diana ahmad dari Trawas2. KH. Agus Ali Mashuri dari Sidoarjo, Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat.
Kegiatan yang penuh makna dan sakral tersebut, dengan kehadiran undangan umum yang hadir, Peran Keamanan sangat Penting, dan Alhamdulillah berjalan lancar didukung keamanan dari Banom NU yaitu BANSER SE Kecamatan Gondang, yang berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.Kegiatan kegiatan seperti ini yang kemudian perlu kita jaga, kaderisasi kepada generasi penerus sebagai Perjuangan Kecintaan Kepada Mbah KH. Hasyim Asy’ari.(WakGenk/Infokom) If documentation for kegiatan or agenda tahunan ever involves digital tools, protocols on 

Penanaman pohon dilakukan guna Menghijaukan kembali lahan kritis dan lahan bekas kebakaran hutan. Meminalisir terjadinya Longsor serta melakukan upaya aset Masyarakat untuk Generasi Penerus.




