Penulis: Sorban Santri

  • Setiap Bidah Sesat?

    Setiap Bidah Sesat?

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-
    Setiap Bidah Sesat? Ya, karena hadisnya memang berbunyi Kullu bidatin dhalalah. Setiap Bid’ah adalah sesat. Tidak ada Bid’ah Hasanah atau bidah yang dianggap baik. Anda ikut Nabi apa ikut kyai? Kalau ikut Nabi setiap bidah adalah sesat. Hanya para kyai yang membagi ada Bid’ah Hasanah / terpuji dan Bid’ah Sayyiah / tercela.
    Itu menurut mereka. Nyatanya Syekh Bin Baz dan Syekh Ustaimin juga membagi Bid’ah Lughawiyah (secara bahasa) dan Bid’ah ‘Adiyah (secara tradisi). Ada juga yang membagi Bid’ah Diniyah (dalam agama) dan Bid’ah Dunyawiyah (dalam urusan dunia).
    Lho, ternyata mereka menerima pembagian Bid’ah versi ulama mereka dan menolak pembagian ulama kita. Ya kita tanyakan balik: “Ikut Nabi apa ikut para Syekh itu?”
    Kajiannya malam ini ini FB Aswaja Muda. (abi sorban)
    SUMBER KH MA’RUF KHOZIN
  • DIMANAKAH POSISI MUI SAAT INI?

    DIMANAKAH POSISI MUI SAAT INI?

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kehadiran majelis Ulama Indonesia dirasakan sudah patut dipertanyakan lagi, sebab sudah ada kementrian agama yg menjadi wadah lintas agamanya, sedangkan Ormas2 Islam yg berbeda mazhabnya sudah ada sejak dahulu.
    Sebut saja PBNU dan Muhammadiyah atau Persis dan lain sebagainya, ditengarai sering terjadi salah penafsiran antara MUI dengan induk ormas2 Islam yang ada, maka sebaiknya keberadaannya patut ditinjau ulang dan dipertanyakan lagi, bahwa mereka sesungguhnya mewakili kelompok yang mana, dan dari unsur apa?
    Pada dasarnya, sesuai dengan tugasnya, MUI membantu pemerintah dalam melakukan hal-hal yang menyangkut kemaslahatan umat Islam, seperti mengeluarkan fatwa dalam kehalalan sebuah makanan, penentuan kebenaran sebuah aliran dalam agama Islam, dan hal-hal yang berkaitan dengan hubungan seorang muslim dengan lingkungannya.
    Mantan Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini menyatakan tidak semua pihak mendukung keberadaan MUI. Ada juga yang tidak menghendaki MUI berperan penting dalam kehidupan bangsa, termasuk dalam urusan politik.
    “Di negeri ini ada kelompok yang sangat mendukung keberadaan dan kinerja MUI, tetapi ada pula kelompok yang tidak menginginkan MUI eksis,” kata Hajriyanto. Yang pernah dipercaya menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 1993 – 1998 itu.
    Senada dengan itu, bahkan Almarhum Gus Dur juga pernah berpendapat, organisasi ulama tersebut sudah terbiasa mengeluarkan fatwa secara serampangan, terutama terkait dengan fatwa aliran sesat. “Makanya, MUI bubarin sajalah kalau caranya begini. MUI kan hanya satu dari sekian ormas Islam. Oleh karena itu, jangan gegabah mengeluarkan pendapat. Karena hal itu bisa membuat kesalahpahaman semakin melebar,” katanya. Bagi Gus Dur, sikap MUI semacam itu ikut memicu timbulnya radikalisme dan fundametalisme di Indonesia.
    Bahkan kebijakan MUI sdh tidak lagi sejalan dengan PBNU sbgmn yg disampaikan Ketua Umumnya yaitu KH. Said Aqil Siradj, Sehingga ancaman mundurnya sekjen MUI ini dirasakan bertolak belakang dengan pemberlakuan sertifikasi bagi penceramah yang dikeluarkan kementrian agama, yang tentunya didukung oleh para Ormas islam besar yang ada. Penulis : Andi Salim
  • PESANTREN NU DI BOGOR TETAP PENUH SEMANGAT KIBARKAN BENDERA NU

    PESANTREN NU DI BOGOR TETAP PENUH SEMANGAT KIBARKAN BENDERA NU

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Ini adalah pesantren Siti Dhumillah yang terletak di kampung cijeruk tajurhalang bogor, selama ini Depok dan bogor menjadi pusat pengikut wahhabi itu efek dari menjamurnya pendatang dari timur tengah yang bermukim di bogor, salah satunya di kawasan megamendung bogor, disini sempat viral karna mencuatnya kasus kawin kontrak hingga prostitusi syariah, selama ini bogor menjadi salah satu daerah paling banyak yang berpaham wahhabi, banyak teman-teman menilai ini karna banyak masyarakat yang masih islam abangan, NU, Muhammadiyah sudah jelas memiliki amaliyah dan struktur kepengurusan, juga memiliki kepentingan bagi masyarakat dan negara, disini banyak sekali ustadz-ustadz dadakan, banyak sekali habib-habib palsu, majelis-majelis tanpa guru yang di danai para wahhabi.
    Banyak sekali pesantren NU disini, di kota maupun di pelosok daerah, dari jonggol, hingga ke pedalaman perbatasan sukabumi dan Cianjur, tetapi masih kurang menunjukkan identitas ke-NU an nya, dan tidak sengaja ternyata saya berteman dengan salah seorang kyai yang memiliki kepengurusan pesantren Siti Dhumillah ini, pesantren ini GRATIS, Pesantren ini memasang puluhan bendera NU di halaman depan, menunjukkan kebanggaan tersendiri menjadi bagian dari Pejuang Pendidikan masyarakat berbasis Nahdlatul Ulama, dalam hati kami seolah berkata, “ya itulah panji kami, berwarna hijau berlambang tali jagat” kami tidak takut, kami tidak gentar, termasuk pada mereka yang kerap bertakbir tapi untuk tindakan yang brutal, bengis,
    Jayalah NU, Jayalah Nusantaraku…!
    – Haddi VJB
  • Makna Azaliy dan Abadiy

    Makna Azaliy dan Abadiy


    SORBAN SANTRI-
    Kajian Aqidah Aswaja

    • Azaliy itu semakna dengan al qodiim / al Qidam yang bermakna tak bermula atau tak memiliki permulaan, hanya Allah-lah yang azaliy alias qodiim
    • Azaliy bukan bermakna zaman azaliy sebagaimana banyak orang keliru memaknainya
    • Abadiy itu semakna dengan dengan al Baqo’ yang bermakna kekal abadi tak mengalami rusak, berubah dan tak mengalami sirna, Allah Tuhan kita bersifat abadiy/ al baqo’
    • Kalau dikatakan surga dan neraka itu kekal abadiy maka jawablah bahwa keduanya kekal abadiy karena dikehendaki kekal oleh Allah ta’ala dan keduanya mesti memiliki permulaan dudalam wujudnya (tidak azaliy)
    • Dan kita ummat manusia tak lah memiliki sifat azaliy/ al qodiim tak juga memiliki sifat abadiy / al baqo’
    Allah berfirman:
    منها خلقناكم وفيها نعيدكم ومنها نخرجكم تارة أخرى
    Maknanya:
    Saking bumi kami menciptakan kalian, lan ing bumi kami kembalikan kalian lan saking bumi kami keluarkan kalian sekali lagi (hari kebangkitan)
    Q.S. Toha 55
    Foto atas Ketua Tanfidziyyah dan Rois Syuriyyah PCNU Brebes beserta rombongan men-sholati KH. Nasrudin Tarsyudi Pengasuh PONPES AL FALAH MODERN Jatirokeh Brebes  (PC NU Brebes)
    Semoga khusnul khootimah, lahul faatihah…
  • Layakkah Kita Ikuti Kata-Kata Ulama Gadungan Seperti Tengku Zulkarnain?

    Layakkah Kita Ikuti Kata-Kata Ulama Gadungan Seperti Tengku Zulkarnain?

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Baru-baru ini, wacana mengenai pembubaran Front Pembela Islam (FPI) menguat di masyarakat. Seturut dengan itu, beberapa pihak pun memberikan respon.

    Diantara mereka yang terus menerus membela FPI adalah Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnaen.

    Ia menganggap FPI ini adalah aset bangsa Indonesia, oleh karenanya sudah selayaknya diberikan surat keterangan terdaftar oleh pemerintah.

    Mendengari itu, apakah kita lantas percaya? Mengingat rekam jejak Tengku Zulkarnain sendiri yang banyak cacatnya.

    Bagaimana tidak, meskipun mengaku sebagai ulama, banyak kelakuan Tengku Zulkarnain yang tidak terpuji. Bahkan dia kerap membuat pernyataan kontroversial yang terbukti salah di masyarakat.

    Ada beberapa kasus yang menunjukan Tengku Zulkarnain tak pantas disebut ulama. Diantaranya,

    Pertama, Tengku Zulkarnain memfitnah bahwa pemerintah telah membuat pasal yang akan melegalkan perzinahan. Dalam Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS), Ustadz Tengku mengatakan pemerintah akan menyediakan kondom bagi pemuda atau pelajar yang ingin melakukan zina.

    Hal ini jelas keliru dan fitnah karena dalam RUU tersebut tidak ada pasal sebagaimana diucapkan Ustadz Tengku Dzulkarnain.

    Kedua, Januari lalu, Tengku Zulkarnain menyebarkan hoaks tentang tujuh kontainer surat suara yang telah dicoblos. Fitnah yang disebarkan Ustadz Tengku Dzulkarnain belakangan terbukti tidak benar.

    Setelah diklarifikasi, Ustadz Tengku menyebut cuitannya di twitter sebagai permintaan klarifikasi.

    Ketiga, sering mengungkapkan ujaran kebencian di media sosial. Sebagai wakil dari MUI, seharusnya Tengku Zulkarnain bisa memberikan teladan dengan mengeluarkan perkataan yang baik dan tidak asal bicara.

    Keempat, Tengku Zulkarnain sering salah dalam memberikan pengajian agama. Beberapa kesalahan itu di antaranya, salah mentashrif kata “kafir”.

    Kemudian menyebut bahwa tembakau berasal dari kencing iblis. Setelah dilakukan analisa, ternyata hadis yang digunakan adalah hadis palsu atau hadis tertolak. Sebagai ulama seharusnya, Ustadz Tengku bisa lebih berhati-hati bicara agama.

    Setelah beberapa kasus di atas, sekarang Tengku Zulkarnain membela mati-matian FPI agar lepas dari tuntutan masyarakat agar dibubarkan. Ini mungkin akan menjadi kesalahannya untuk kesekian kali.

    Ia sesumbar mau ikut mendampingi FPI yang jelas-jelas menjadi ormas radikal dan anarkis.

    Wajar saja ia berlaku demikian, karena sejatinya dia menjadi bagian dari kelompok pembenci pemerintahan Presiden Jokowi. Sehingga sangat wajar bila ingin terlihat sebagai pahlawan FPI yang berada di garis terdepan melawan Pemerintah.

    Itulah kelakuan Tengku Zulkarnain, seorang bermulut kasar dan berkelakuan bejat namun mengaku sebagai ulama.(abi sorban)
    (SUMBER KOLAM NALAR)

  • GUS DUR IKU ALIM ALIME WONG PALING ALIM JAMAN IKI

    GUS DUR IKU ALIM ALIME WONG PALING ALIM JAMAN IKI

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Sejak masih remaja, nama Gus Dur mulai akrab. Namun, pengetahuan Shuniyya hanya sebatas bahwa Gus Dur adalah cucu Hadlrotusy Syaikh Hasyim Asy’arie, pendiri NU. Dan saat itu dikenal sebagai orang yang kritis berani melawan pemerintahan Orde Baru yang dikenal otoriter. Akibatnya, banyak berita miring tentang figur Gus Dur.
    Sering sekali Shuniyya dibuat kebingungan bagaimana bisa perilaku seorang Gus, keturunan darah biru “premium edition” pesantren bisa aneh dan nyleneh. Tidak pernah ada contoh seperti itu sebelumnya. Namun, Shuniyya hanya bisa diam saja. Hingga akhirnya beliau KH Abdurrahman Wahid menjadi Presiden Indonesia.
    Sebagai Presiden, tentu saja menjadi sorotan publik. Segala perilaku, gerak, apalagi statemen beliau selalu saja bisa kita ikuti dimana-mana. Melihat hal ini, lama-lama Shuniyya merasa tidak nyaman. Akhirnya, bertanya kepada guru Shuniyya, Simbah Kyai Iskandar Jogja almarhum (wafat tahun 2007).
    “Mbah, Gus Dur itu kan Kyai, tapi kok perilakunya seperti itu ya, aneh tur nganeh-anehi,”
    Mbah Yai Is tersenyum. Beliau menjawab, “Aslinya, Gus Dur itu tidak aneh. Kita saja yang tidak nutut ilmunya, sehingga memandang beliau aneh…. Seandainya orang seperti simbah ini ada seribu, diikat dikumpulkan jadi satu, ilmunya tidak ada sekuku hitamnya Gus Dur… Gus Dur iku alim-alime wong paling alim jaman iki,”
    Shuniyya kaget setengah mati mendengar jawaban ini. Rasa malu dan kagum bercampur jadi satu. Penasaran juga, dan entah kenapa, menjadi sebuah kerinduan untuk bisa langsung bermuwajahah dengan Gus Dur. Saat itu juga, Shuniyya mohon doa dan restu dari Mbah Yai supaya bisa bertemu dengan Gus Dur dan belajar dari beliau.
    Doa Mbah Yai Is dikabulkan Gusti Allah. Tahun 2001 beberapa bulan setelah beliau tidak menjadi Presiden, pada suatu acara di Jogja, Shuniyya berhasil ketemu Gus Dur. Subhanallah… Tidak ada kata yang bisa melukiskan kebahagiaan waktu itu. bertemu dengan sealim-alimnya manusia paling alim di jaman ini.
    Pertemuan dengan Gus Dur menjadi lebih instensif setelah Shuniyya hijrah ke Jakarta pada bulan Mei 2005 hingga berangkatnya beliau ke rofiqul a’la pada 30 Desember 2009.
    Walau sekejap pertemuan itu, namun tali rasa yang dijalin, sebagai guru, orangtua,kekasih, pecinta Gus Dur tidak akan pudar dan cerita ini akan Shuniyya turunkan kepada anak cucu.
    Berangkatnya Gus Dur ke rofiqul a’la menjadi ayat dan hikmah yang luar biasa. Yakni, terjalinnya silaturahim dengan keluarga, murid dan pecinta beliau di seantero dunia… (Syarif Hidayatulloh Al Dadapani)
    I Love u mbah Wali Gus Dur
    Ila ruhi Mbah Wali Gus Dur wa zawjatihi wa dzurriyahitihi wa furu’ihi wa silsilatihi wa muridihi wa muhibbihi ya Allah… wa muhibbihi ya Allah … wa muhibbihi ya Allah… syaiun lillahi lana wa lahumul Fatihah…
    Shuniyya Ruhama
  • JIHAD ngaJI aHADan LDNU KAB. MOJOKERTO

    JIHAD ngaJI aHADan LDNU KAB. MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama’ yang berperan sebagai pelaksana kebijakan Nahdlatul Ulama’khususnya yang berkaitan dengan bidang dakwah yang menganut faham ahlussunnah wal jamaah Kab. Mojokerto, menyelenggarakan acara JIHAD (ngaJIaHADan) di Masjid “Riyadlus Sholikhin” Dusun Paras Desa Kembang Belor Kec. Pacet Kab. Mojokerto.

    Acara JIHAD tersebut dihadiri 1600 Jama’ah serta tamu Undangan yang berasal dari Kabupaten Mojokerto. Satkoryon Banser Pacet menurunkan 20 an BALANTAS dalam acara yang digelar di Masjid “Riyadlus Sholikhin” Paras Kembang Belor.

    SORBANSANTRI.COM
    Pelaksanaan apel satkoryon Banser Pacet sebelum kegiatan pelayanan dan pengamanan

    Adapun kajian yang diperoleh dalam acara pengajian ahadan (JIHAD) adalah:

    1. Ibadah adalah merupakan buahnya ilmu dan faedahnya umur.
    2. Ibadah tampa dengan ilmu mardudun ( di tolak) sedangkan umur tampa di gunakan untuk ibadah tidak ada manfaatnya.
    3. Ibadah merupakan sarana seseorang menjadi kekasihnya Allah.
    4. Ciri seseorang yg mulia dan agung di sisi Allah adalah rajin beribadah
    5. Hidup yang selalu pasrah kepada Allah akan senantiasa tenang.
    6. Sebagai manusia syariatnya tetap berusaha dan ihtiyar walaupun pada hakekatnya semua kehendak Allah. Contoh orang yg sakit tetap berusaha berobat untuk sembuh tapi ingat bukan obat atau dokder yg membuat sembuh melaikan Allah swt.
    7. Tidak semua doa yg kita panjatkan di kabulkan Allah di dunia , tapi yakin semua akan di tetimakan kelak di akhetat. Seandainya semua doa manusia di ijabah sekaligus yakin kehidupan manusia akan rusak dan hancur.

    Semoga kegiatan LDNU dalam acara Ngaji Ahadan (JIHAD) dapat istiqomah dan menjadi sumber ilmu serta silaturrokhim antar jama’ah dan kiai di Kabupaten Mojokerto. Aamiin Ya Robbal’alamiin… (abi SORBAN)

  • BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH

    BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada dasarnya memiliki ideologi yang mirip dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka sama-sama setuju dengan konsep NKRI Bersyariah, yang notabene implementasi paham khilafah.

    Keyakinan bahwa PKS memiliki agenda yang sama dapat dilihat dari apresiasinya pada rekomendasi Ijtima Ulama ke-IV yang digelar oleh PA 212.

    Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Presiden PKS, Sohibul Iman. Ia menaruh hormat atas terselenggaranya Ijtima Ulama yang ke-IV berikut dengan hasilnya.

    Dengan apresiasi tersebut, PKS sebenarnya sedang mencitrakan dirinya sebagai pendukung setia agenda ‘ulama’ versi mereka. Hal ini agar mereka mendapatkan dukungan suara dari PA 212 dan para kroni-kroninya pada Pemilu mendatang.

    Dengan bergabung, mereka berada di barisan yang sama untuk membenci pemerintahan Presiden Jokowi. PKS jelas ingin merangkul dan bekerja sama dengan para penyelenggara Ijtima Ulama, seperti PA 212, FPI dan HTI.

    Tujuan mereka bergabung itu hanya satu, yaitu demi menjatuhkan pemerintah dan mendirikan agenda mereka untuk menegakkan khilafah di Indonesia.

    Di sisi lain, apresiasi PKS di atas juga merupakan wujud nyata dukungan mereka agar ditegakkannya khilafah. Karena Ijtima Ulama ke-IV lalu sepakat untuk mewujudkan NKRI Bersyariah, atau kata lain, khilafah islamiyah.

    Inilah mengapa kita semakin hilang hormat kepada PKS. Mereka kini telah mengasong agenda khilafah dengan politik menebarkan propaganda, kebencian dan fitnah. (abi sorban)

    Jangan mau tertipu!

  • SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS AGENDAKAN LATIHAN GABUNGAN DI TIAP-TIAP PAC

    SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS AGENDAKAN LATIHAN GABUNGAN DI TIAP-TIAP PAC

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Semakin maraknya penyakit moral merupakan BENCANA NON ALAM dan sebagai warga yang cinta akan budaya dan negara maka, SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS mengadakan Latihan Gabungan antara BANSER HUSADA (BASADA) dan BADAN ANSOR ANTI NARKOBA (BANAAR) dengan harapan akan adanya peningkatan kualitas dan kemampuan dalam menanggapi keadaan sekarang dan masa depan.

    Kegiatan tersebut bisa berjalan dengan sangat baik sampai tingkat PAC karena koordinasi yang baik antara SATKORCAB KAB. BANYUMAS dengan Pemerintahan setempat dalam hal ini KECAMATAN sehingga semua agenda dalam kegiatan LATBER (latihan bersama) sukses di laksanakan.

    SORBANSANTRI.COM
    SMA MAARIF NU 1 KEMRANJEN Desa Sirau Kec Kemranjen Banyumas

    Harapan seluruh anggota yang mewakili dari setiap satkoryon sadar betul degan kondisi pandemi covid 19. Dan untuk BANAAR bisa menyadari bahaya narkoba dan selalu koordinasi degan pihak terkait untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

    Untuk masalah lokasi kegiatan, SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS memilih tempat-tempat pendidikan agar muncul sinergi yang baik antara sekolah dan BANSER, yang mana sekarang ini sudah menjamur sekolah-sekolah yang sudah terpapar faham khilafah dengan tujuan mengganti sistem bernegara.

    Waktu dan pelaksanaan Latihan Gabungan ini sudah teragendakan dengan sistem pembagian zona di satkorcab banser kab. banyumas.

    1. ZONA 1 Ahad, 30 Agustus 2020, untuk PAC/SATKORYON : lumbir, wangon, jatilawang dan rawalo yang bertempatkan SMP Diponegoro 5 Wangon.
    2. ZONA 2 Ahad, 6 September 2020, PAC/SATKORYON : Kebase, Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak yang bertempatkan di SMA MA’ARIF NU Kemranjen.
    3. ZONA 3 Ahad, 13 September 2020, PAC/SATKORYON : Somagede, Banyumas, Kalibagor yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Kalibagor.
    4. ZONA 4 Ahad, 20 September 2020, PAC/SATKORYON : Sokaraja, Kembaran, Sumbang, Baturaden, yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Kembaran.
    5. ZONA 5 Ahad, 27 September 2020, PAC/SATKORYON : pwt utara, pwt timur, pwt selatan, pwt barat, dan Patikraja yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Patikraja.
    6. ZONA 6 Ahad, 4 Oktober 2020, PAC/SATKORYON : Kedungbanteng, Karanglewas, Cilongok dan Purwojati yang bertempatkan di MTs MA’ARIF NU 2 CILONGOK.
    7. ZONA 7 Ahad 11 Oktober 2020, PAC?SATKORYON : Ajibarang, pekuncen, dan gumelar yang bertempatkan di SMK MA’ARIF NU 2 AJIBARANG.

    Appresiasi yang sangat bagus buat SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS, tetap semangat, 1 komando, istiqomah dalam berkhidmat pada Ahlussunnah wal Jama’ah NU setia dan menjaga NKRI. (sholeh)

  • CARAKA MALAM DTD BANSER DI GONDANG MOJOKERTO

    CARAKA MALAM DTD BANSER DI GONDANG MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kali ini PC GP Ansor Kab. Mojokerto mengadakan DTD ( DIKLATSAR + PKD) yang pertamakali diadakan dimasa Pademi covid-19. tepatnya di Dusun Pamotan Desa Bening Kecamatan Gondang Kab. Mojokerto. Sebanyak 77 peserta dan 8 perwakilan banser mojokerto kota yang ikut dalam DTD ( DIKLATSAR + PKD) yang berasal dari berbagai daerah.

    Diklat Ansor Banser yang di mulai Hari Jum’at – Minggu, Tanggal 4 – 6 September 2020 itu menanamkan materi-materi dasar yang ada di kegiatan Ansor dan Banser seperti Keaswajaan, Keansoran, kebanseran, baris berbaris, lalulintas, dan penanganan bencana yang diharapkan jadi bekal awal sebagai Ansor dan Banser.

    Caraka malam yang diadakan di Hari Minggu dini hari itu dimulai pukul 00.00 wib sampai 06.00 wib dengan rute jalan dari Dusun Sukomangu Dusun Wewe Dusun Bening Dusun Urung-urung, dusun Bacem, Dusun Pamotan dan terakhir Balai Desa Bening. Dalam kegiatan caraka malam, fokus berfikir, mental dan kekuatan peserta benar-benar diuji setelah mendapatkan materi dan pelatihan yang dimulai sejak pertamakali dimulai.

    perwakilan satsus BASADA ( banser husada ), BALANTAS (banser lalulintas),BAGANA (banser tanggap bencana) hadir dan siap mengawal dalam acara caraka malam yang diadakan saat DTD gondang. Dengan permulaan Apel dan Intruksi dari Kasatkorcab Banser Mojokerto H. Moh Yunus dan Ketua GP Ansor Kab. Mojokerto Gus Ali Muhammad Nasih, semua personil mendengarkan dengan seksama agar acara caraka malam tersebut bisa dilaksanakan dengan baik. (abi sorban)