Penulis: Sorban Santri

  • Panitia Konfercab GP Ansor Kabupaten Mojokerto Wacanakan Pakta Integritas Bebas Money Politic

    Panitia Konfercab GP Ansor Kabupaten Mojokerto Wacanakan Pakta Integritas Bebas Money Politic

    Sorbansantri. Com – Konferensi Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Mojokerto resmi dihelat pada hari Minggu 12 Desember 2021 mendatang di Wisma PC NU Kabupaten Mojokerto.

    Sederet nama tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) belakangan disebut-sebut bakal mewarnai Konfercab ke-XVIII bertema Konsisten Mengawal Kiai dan NKRI ini.

    Di antara nama-nama tersebut adalah M. Syukron Fahmi (Gus Fahmi), putra pengasuh Pondok Pesantren (PP) Salafiyah Al Mishbar Mojokerto KH Chusaini Ilyas; Wabup Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barraa), putra pengasuh PP Amantul Ummah Mojokerto KH Asep Saifuddin Chalim; Muhammad Mahbubullah (Gus Mahbub) dari Pacet; dan incumbent M. Ali Nasikh (Gus Ali).

    Namun, tujuh hari menjelang konferensi sebagai roda tertinggi organisasi badan otonom (Banom) NU untuk melahirkan pemimpin baru ini, belakangan juga santer beberapa kader lain. Seperti Ketua PAC GP Ansor Mojosari Samsul Ma’arif, dan pengurus PC GP Ansor Muhammad Ali Rohmat.

    ”Masih sangat dinamis, memang. Sebenarnya banyak kader-kader potensional kabarnya diproyeksikan sebagai kandidat bakal calon. Cuma, finalnya seperti apa, kita lihat di Konfercab nanti,” ujar sumber internal PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Minggu (5/12/2021).

    Para kader, baik di lingkungan GP Ansor maupun Banser menilai, kemunculan nama-nama tokoh muda dan kader tersebut adalah hal yang wajar. Menyusul, dari deretan nama tersebut, mereka dianggap telah memenuhi persyaratan sebagai modal pencalonan. Seperti pernah menjabat di kepengurusan PAC/PC dan atau dalam PC NU selama 3 tahun. Serta telah menjalani masa pengkaderan hingga jenjang Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) bagi anggota Ansor, atau setara Susbalan bagi anggota Banser.

    Sehingga, langkah berikutnya, bacalon tinggal mengantongi rekomendasi dari Pengurus Anak Cabang (PAC) atau Ranting (setingkat desa/kelurahan).

    Ketua Panitia Konfercab PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto ke-XVIII M. Anshor Ibnu Ridho mengungkapkan, panitia masih akan merumuskan tata tertib (tatib) dan persyaratan Konfercab. Seperti yang diamanahkan dalam peraturan organisasi (PO) hasil Konferensi Besar (Konbes).

    ”Kami sudah membentuk tim perumus untuk merumuskan itu (tatib dan persyaratan),” katanya. Dari wacana perumusan itu, lanjut Anshor, sejauh ini memang sudah ada ketentuan dan persyaratan yang nantinya turut dipenuhi bacalon, sebelum ditetapkan sebagai calon.

    Tak kalah penting adalah perihal persyaratan mengantongi rekomendasi dari PAC dan Ranting. Mengacu pada PO, terang dia, jika dalam satu kabupaten/kota terdapat 11 hingga 20 PAC, maka bacalon wajib memegang/diusung oleh minimal 3 rekomendasi PAC.

    Selebihnya, untuk kabupaten/kota yang wilayahnya tercatat terdapat 101 ranting ke atas, setidaknya bacalon juga harus mendapat dukungan minimal 20 ranting.

    ”Kalau mengacu daerah lain memang begitu. Nah, di Kabupaten Mojokerto nantinya seperti apa, tim perumus yang akan mematangkan itu,” tandasnya. Dalam catatan PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, sejauh ini, diketahui terdapat 18  PAC dengan jumlah 314 ranting.

    ”Dengan demikian, bila mengacu hal tersebut, maka syaratnya adalah bacalon harus didukung minimal 3 PAC plus 20 Ranting,” tegas dia. Itu pun, lanjut Anshor, panitia tetap mempertimbangkan nilai akreditasi PAC dan Ranting. Bagi PAC yang mengantongi nilai akreditasi A, secara otomatis memiliki 2 hak suara.

    Sedangkan yang memegang nilai B hanya mendapat jatah 1 suara. ”Yang nilainya C dan seterusnya, tetap kami undang sebagai peserta. Nantinya, mereka sekadar memiliki hak menyampaikan saran-pendapat. Dan tidak memiliki hak suara,” paparnya.

    Ketentuan lain yang tak kalah pentingnya adalah faktor usia. Anshor menegaskan, dalam PO, bacalon yang dipastikan running nanti usianya maksimal menginjak 40 tahun, 11 bulan, 31 hari, atau tidak lebih dari 41 tahun saat hari H Konfercab.

    ”Selain persyaratan tadi, kami juga mewacanakan pakta inegritas bagi bacalon,” tambahnya.

    Pakta integritas tersebut, jelas dia, berisi bacalon diajak menaruh komitmen untuk menjauhi hal-hal negatif yang tidak mencederai Konferencab dan marwah organisasi.

    Seperti tidak menggunakan money politics (politik uang) atau cara lain sejenisnya. ”Wacana kita seperti itu. Semacam pakta integritas, begitu,” papar Anshor.

    Tak sekadar meramaikan bursa. Sepekan menjelang pencalonan, kandidat yang berpeluang maju, kini  dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan pengurus PAC dan Ranting. Silaturahmi yang dijalin bukan saja demi menuju suksesi pencalonan. Malainkan, sekaligus sebagai sarana kader, khususnya tingkat PAC dan Ranting untuk mengetahui visi-misi bacalon. Demi menjaga ghirah kebaikan GP Ansor Kabupaten Mojokerto ke depan.

    Ketua PW GP Ansor Jawa Timur (Jatim) Syafiq Syauqi (Gus Syafiq) menandaskan, Konfercab merupakan marwah tertinggi organisasi GP Ansor. Maka, lanjut putra almarhum KH Amanullah, pengasuh PP Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, ini, baiknya dimanfaatkan betul oleh para kader.

    Dengan turut menyukseskan Konfercab demi mengembangkan kaderisasi dan membesarkan organisasi lebih baik. ”Meskipun saya yakin, di era kepimpinan Gus Ali (M. Ali Nasikh), dalam penoropongan kami, kaderisasinya cukup berhasil dan masif,” tegas Gus Syafiq kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

    Dengan demikian, dalam Konfercab nanti, pihaknya meyakini akan melahirkan banyak kader potensional dan tokoh muda NU Kabupaten Mojokerto. ”Tidak kalah pentingnya adalah, khidmat dan komitmen bacalon untuk membesarkan GP Ansor, menjaga marwah ke-NU-an, kiai, dan NKRI,” pungkas Gus Syafiq.

    Tags; Ansor Ansor Mojokerto

  • Hukum Modin Merawat Jenazah Non Muslim

    Hukum Modin Merawat Jenazah Non Muslim

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Pada sesi tanya jawab pelatihan perawatan jenazah oleh Dinas Sosial Kota Surabaya, ada seorang Modin yang bertanya tentang pemulasaraan jenazah Non Muslim karena permintaan keluarga yang kebanyakan Muslim.

    Soal hubungan Muslim dan Non Muslim sudah ada ketentuan. Bila dalam hal ibadah dan akidah maka sudah jelas “Lakum Dinukum Wa Liya Din” (bagi kalian agama kalian dan bagiku agamaku). Namun bila hubungan interaksi sosial, jual beli, bertetangga, pertemanan dan sebagainya maka boleh sebagaimana Al-Mumtahanah 7.

    Merawat jenazah non muslim ini masuk ke ranah mana? Bagi ulama yang membawa ke ranah sosial tentu membolehkan, seperti yang dijelaskan dalam Fikih Syafi’iyah:

    ﻓﻲ ﻏﺴﻞ اﻟﻜﺎﻓﺮ ﺫﻛﺮﻧﺎ ﺃﻥ ﻣﺬﻫﺒﻨﺎ ﺃﻥ ﻟﻠﻤﺴﻠﻢ ﻏﺴﻠﻪ ﻭﺩﻓﻨﻪ ﻭاﺗﺒﺎﻉ ﺟﻨﺎﺯﺗﻪ ﻭﻧﻘﻠﻪ اﺑﻦ اﻟﻤﻨﺬﺭ ﻋﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ اﻟﺮﺃﻱ ﻭﺃﺑﻲ ﺛﻮﺭ ﻭﻗﺎﻝ ﻣﺎﻟﻚ ﻭﺃﺣﻤﺪ ﻟﻴﺲ ﻟﻠﻤﺴﻠﻢ ﻏﺴﻠﻪ ﻭﻻ ﺩﻓﻨﻪ

    Telah dijelaskan dalam Mazhab Syafi’i bahwa memandikan dan mengafani jenazah orang kafir serta mengantar ke kuburan adalah boleh. Ibnu Munzir mengutipnya dari pengikut rasional dan Abu Tsaur. Sementara menurut Malik dan Ahmad adalah tidak boleh (Al-Majmu’, 5/153). (KH ma’ruf Khozin)

  • PELATIHAN TERAPI BEKAM OLEH BASADA (BARISAN ANSOR HUSADA) WRINGINANOM

    PELATIHAN TERAPI BEKAM OLEH BASADA (BARISAN ANSOR HUSADA) WRINGINANOM

     

    Sorbansantri.com — Barisan Ansor serbaguna Husada (basada) dari satkoryon wringinanom melakukan pelatihan terapi bekam pada hari sabtu(04/12/2021) di kantor MWC NU Wringinanom Gresik.

    Acara di mulai ba’da sholat isya’ dengan melibatkan 4,personil anggota Banser Husada untuk melatih sahabat sahabat Banser satkoryon wringinanom yang mau meningkatkan keahlian khusus yaitu terapi bekam.

    Sahabat Banser Reno Andrianto selaku ketua BASADA Wringinanom menginformasikan bahwa pelatihan kali ini bertujuan untuk mengasah skil dan menambah ilmu baru kepada sahabat sahabat Banser Wringinanom mengenai terapi bekam dan nantinya akan di rekut menjada anggota BASADA.

    Beliau juga menjelaskan karena selama ini kalau mengadakan baksos di sekitar wilayah selalu melibatkan BASADA dari luar kota, dengan latihan ini nanti secara otomatis jumlah personil BASADA Wringinanom akan bertambah, maka kalau mengadakan baksos lagi cukup dari anggota sendiri.

    Sahabat SISWANTO selaku kasatma mendukung sekali untuk pelatihan kali ini, dikarenakan bisa menambah anggota BASADA yang ada di satkoryon wringinanom dan bisa maksimal sewaktu bakti sosial di tengah tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kami (khususnya BASADA wringinanom).

    Beliau juga harapkan nantinya BASADA bisa berperan aktif di sela sela acara keagamaan dan Kemasyarakatan, supaya masyarakat tahu bahwa Banser ada Banser husada khusus untuk kesehatan serta semoga bisa bermanfaat. (Dikin sorban)

  • Forum Mantan Ketua PAC GP Ansor se-Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Damai*i

    Forum Mantan Ketua PAC GP Ansor se-Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Damai*i

    Sorbansantri. Com – Konferensi Cabang GP Ansor Kabupaten Mojokerto sedianya akan dilaksanakan pada 12 Desember 2021. Perhelatan 4 tahunan ini menjadi momentum untuk mengusung kader-kader terbaiknya untuk menahkodai organisasi kedepannya.

    Dalam mensukseskannya, proses demi prosesnya harus dipastikan berjalan secara aman, damai, jurdil sesuai aturan organisasi yang berlaku.
    Forum Mantan Ketua (FMK) PAC GP Ansor se-Kabupaten Mojokerto mengadakan pertemuan yang bertujuan untuk mengawal dan mensukseskan acara konferensi PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, (4/12/2021) di Desa Ketemasdungus Kecamatan Puri, di rumah sahabat Sobirin selaku koordinator FMK.
    Dalam diskusi tersebut menyepakati beberapa beberapa poin diantaranya:
    1. Turut serta dalam mengawal dan mensukseskan Konferensi Cabang GP Ansor Kab Mojokerto tahun 2021
    2. Mengajak seluruh kader ansor se-Kab mojokerto ikut mensukseskan Konferensi Pimpinan Cabang GP Ansor sesuai peraturan organisasi yang berlaku
    3.menghimbau kepada seluruh kader Ansor untuk tidak melakukan money politik, kecurangan, fitnah adu domba sesama kader Ansor
    4.Memilih pemimpin sesuai hati nurani.
    Menurut sahabat Sobirin menyatakan bahwa dengan adanya deklarasi ini di harapkan Acara Konferensi GP Ansor bisa sukses.
    “Dengan pertemuan deklarasi ini, kami berharap Konferensi berjalan sukses”, ujarnya.

    Acara berjalan khidmat dan ditutup dengan doa oleh sahabat Sholekuddin mantan Ketua PAC GP Ansor Kutorejo.

    (Harir,Anwar – Sorban)

  • HARLAH SORBAN SANTRI KE 2, MENUAI DERETAN PRESTASI

    HARLAH SORBAN SANTRI KE 2, MENUAI DERETAN PRESTASI

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sudah 2 Tahun usia Sorban Santri yang berdiri sejak 4 Desember 2019. Dalam perjalanannya memang banyak cobaan dan hambatan baik itu waktu,peralatan serta sarana dan prasarana yang diperlukan untuk syiar didunia maya baik itu websitte dan penyiaran kegiatan Aswaja.

    Akan tetapi dengan keadaan sedemikian rupa, sudah banyak prestasi yang telah diperoleh antara lain Sorban Peduli yaitu memberikan santunan kepada janda-janda pejuang NU di kab. Mojokerto. Dan ditanggal 22 Oktober 2021 Sorban Santri meraih penghargaan dalam pemecahan rekor MURI dipenyiaran Live Streaming terbanyak di Hari Santri dan piagam tersebut di berikan melalui RMI PBNU Pusat.

    Acara Harlah Sorban Santri ke-2 itu diadakan dimarkas besarnya villa Affan bin Yoosoof pacet mojokerto yang dimulai dari pukul 15.00 wib. Dalam acara tersebut banyak pembahasan kajian problematika organisasi serta diadakan kaderisasi sahabat sorban yang dilanjut dengan kisi-kisi langkah kedepan dalam mengawal Aqidah Annahdliyah di dunia Maya. Dan terakhir membahas peranan Sorban Santri dalam pra konferensi PC GP Ansor kab. Mojokerto 2021.

    Dalam harlah tersebut dihadiri oleh sahabat-sahabat sorban serta ketua PC GP Ansor kab. Mojokerto  gus Ali M. Nasih. Yang dalam kesempatan ini tim sorban sempat bertanya pada beliau tentang konferensi PC GP Ansor 2021. ” Sampai pada saat ini masih belum ada calon untuk konferensi tanggal 12 Desember nanti”. kata gus ali.

    Peranan sorban santri sebagai Opini Publik hingga sarana sengawasan, sosisalisasi dan penghubung dari pusat ke bawah, memang sangat dibutuhkan mengingat NU adalah organisasi besar dan wajib hukumnya bagi kader NU untuk menjaga marwah kemurnian organisasi. (abi sorban)

  • DARI JALAN JONGKOK DAN MERAYAP, ERICK THOHIR IKUTI SELURUH RANGKAIAN PENDIDIKAN DI BANSER

    DARI JALAN JONGKOK DAN MERAYAP, ERICK THOHIR IKUTI SELURUH RANGKAIAN PENDIDIKAN DI BANSER

    SORBANSANTRI.COM
    Erick Thohir melakukan jalan jongkok dalam diklatsar di Sekolah Citra Alam, Jakarta

    wp.sorbansantri.com – “Ini suatu penghormatan luar biasa yang tidak terhingga buat saya karena bisa menjadi keluarga besar Banser,” kata Erick saat Penyegaran dan Pembaretan Banser Provinsi DKI Jakarta seperti dikutip dari rilis.

    Erick menyatakan kerap berdiskusi dengan keluarga besar Banser dalam meningkatkan dan menjaga Indonesia. Upaya itu merupakan tujuan mulia dan berguna bagi generasi mendatang. 

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Minggu (28/11). Erick mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar di Sekolah Citra Alam, Jakarta. 

    SORBANSANTRI.COM
    Menteri BUMN rela merayap untuk mengikuti pelatihan banser

    Banser, menurutnya,  selama ini telah berkomitmen untuk Indonesia dengan menjunjung tinggi keberagaman dan perbedaan. “Dengan keberagaman kita, perbedaan kita, itulah kekuatan kita. Bahkan itu masuk ke darah kita. Kita harus pastikan NKRI adalah harga mati,” kata Erick.

    Erick mengatakan, Indonesia masih menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19, baik sektor kesehatan maupun ekonomi. Erick menyebut kolaborasi menjadi kekuatan dalam keluar dari krisis ini dan mampu menjadi pemenang.

    Oleh karena itu, Banser dinilai terus menggarap bagaimana masyarakat pada umumnya mendapatkan kesempatan untuk naik kelas. “Tidak hanya secara ekonomi, tapi naik kelas sebagai kebangsaan yang bersatu,” kata Erick. 

    Dalam acara tersebut, Kepala Satuan Koordinasi Nasional Banser Hasan Basri Sagala bertindak sebagai pembina upacara saat melantik Erick. Tak berbeda dengan calon anggota lain, Erick pun menjalani sejumlah ujian seperti jalan jongkok, merayap, mencari baret, dan meneriakan yel-yel.(katadata sorban)

  • TERLALU…. Reuni 212 Tahun Ini Membuktikan Mereka Gak Punya Empati*

    TERLALU…. Reuni 212 Tahun Ini Membuktikan Mereka Gak Punya Empati*

    COPAS….!!
    Alifurrahman – Seword

    Sorbansantri. Com. Bagi saya, kelompok 212 ini adalah sekumpulan orang-orang yang tak punya hati dan maunya menang sendiri. Pokoknya kepentingan sendiri yang didahulukan, tidak peduli dengan hak orang lain. Mau menang sendiri.

    Jika sebelumnya mereka hanya terlihat menutup jalan demi kepentingan demo, hari ini mereka semakin ditunjukkan keburukannya.

    Rencana acara reuni 212 tahun ini memang terbilang yang paling buruk. Karena Rizieq ditangkap, Munarman ditangkap, dan donatur sudah tidak bisa lagi kirim logistik ke rekening para demonstran. Apalagi, kotak amal yang selama ini dicurigai adalah bagian dari biaya pergerakan juga sudah ditumpas habis dan diamankan.

    Sontak panitia 212 terlihat kelabakan. Pemilihan tempat acara reuni sudah mirip seperti pemilihan lokasi balapan formula e. Pindah-pindah dan tidak jelas.

    Semula mereka akan menggelar reuni di Monas. Tapi karena tidak diijinkan dan Monas belum dibuka untuk umum, maka mereka pindah ke patung kuda. Tapi di sana lokasinya tidak terlalu luas. Dan di sana pun mereka tidak dapat ijin juga.

    Sebagai antisipasi, mereka menyiapkan tempat yang lebih aman. Yakni di pesantren adzzikra. Pesantren milik almarhum Arifin Ilham.

    Pemilihan tempat ini sudah dilakukan jauh hari. Meski adzzikra bukan di Jakarta, tapi itu lebih logis dan masuk akal dijadikan tempat acara reuni. Karena memang massa terbanyak peserta 212 ada di Bogor.

    Mengingat mereka sekarang juga tidak mendapat logistik, tidak dapat bus gratis, tidak dapat amplop dan nasi bungkus, maka kalau diselenggarakan di Bogor pasti akan menghemat anggaran.

    Ibaratnya, kalau acara diselenggarakan di Jakarta, massa dari Bogor mungkin akan banyak yang berhalangan hadir. Tapi kalau dilaksanakan di Bogor, mereka lebih mudah datang. Jalan kaki pun sampai.

    Akhirnya, untuk pertama kalinya, reuni 212 terlihat tidak berdaya. Sampai mereka harus menyiapkan tempat alternatif.

    Padahal secara isu, mestinya sekarang lah waktu yang tepat bagi mereka untuk berkumpul dalam jumlah besar. Mestinya sekarang lah mereka marah dan berdemo besar-besaran. Karena Rizieq ditangkap, Munarman ditangkap, bahkan MUI dihajar habis oleh densus 88.

    Tapi rencana reuni malah terlihat melempem. Tidak ada gairah. Tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya.

    Dari sini dapat kita simpulkan bahwa mereka sebenarnya tidak peduli dengan Rizieq Munarman atau siapapun itu. Jadi meski semua pimpinannya sudah ditangkap polisi, kalau tidak ada uang logistik, maka mereka tidak akan datang. Lalu taqdir Tuhan itu memang kadang unik. Entah ini kebetulan atau tidak, anak dari almarhum Arifin Ilham, Ameer Adzikra meninggal dunia di usia yang sangat muda. 20 tahun.

    Ameer meninggal karena sakit liver beberapa hari sebelum acara reuni 212.

    Sekarang pesantren Adzikra sedang dalam suasana duka. Para pengurus pesantren akhirnya menolak acara reuni 212 diadakan di pesantren. Surat ini secara jelas disampaikan kepada satgas dan panitia reuni.

    Namun karena mereka ini mungkin emang ga punya hati, atau ga punya perasaan, mereka masih ngotot untuk menggelar acara kumpul-kumpul di masjid Adzikra.

    Modusnya, acara reuni akan diganti dengan doa bersama untuk kepergian Ameer Adzikra. Luar biasa! benar-benar tak tau malu dan tak punya otak.

    Karena alasan itu hanya akal-akalan saja agar mereka bisa kumpul-kumpul.

    Pada dasarnya mereka tidak peduli dengan wafatnya Ameer Adzikra. Mereka juga tidak peduli dengan keluarga yang ditinggal. Cerita ini persis seperti para pendukung Ahok yang meninggal dunia di Jakarta dan tidak boleh dishalatkan di masjid. Persis. Mereka hanya peduli pada kepentingan pribadi dan politiknya, tidak peduli dengan kondisi dan mental orang sekelilingnya.

    Kalau mereka waras. Mestinya tak perlu menunggu surat pemberitahuan dari pesantren. Mestinya mereka secara reflek membatalkan acara di pesantren Adzikra. Kalaupun mereka mau mendoakan Ameer, ya mestinya sudah datang kemaren. Bukan menunggu momen 212.

    Tapi ya sekali lagi, dasarnya mereka ga punya otak dan perasaan, maka mereka hanya fokus pada kepentingan dan hajatnya sendiri, masalah orang lain lagi sedih dan sebagainya, kelompok 212 tidak peduli sama sekali.

    Jadi pada akhirnya siapapun pendukung 212 mereka akan habis dilalap oleh pengurusnya, bahkan saat Riziq si tahanpun mereka tidak peduli sama sekali.

    BEGITULAH KURA-KURA

    (Tole Sorban) – RN

  • LAUNCHING WEBSITE RESMINYA, PC GP ANSOR KAB. MOJOKERTO LANGSUNG MELAKUKAN PENDATAAN ANGGOTA

    LAUNCHING WEBSITE RESMINYA, PC GP ANSOR KAB. MOJOKERTO LANGSUNG MELAKUKAN PENDATAAN ANGGOTA

    SORBANSANTRI.COM
    Mojokerto, wp.sorbansantri.com
    – PC GP Ansor kab. Mojokerto launching website resminya ansorkab. Mojokerto.com pada tanggal 1 Desember 2021. Selain sebagai wadah dan pusat informasi kalangan Ansor Banser di kab. Mojokerto, website tersebut juga tersedia fitur SIGAP ANSOR yaitu pendataan  form pendaftaran Anggota Ansor khusus Mojokerto.(1/12)

    Dalam organisasi besar seperti Ansor, pendataan anggota memang harus dilakukan agar bisa mudah mengontrol serta memetakan anggota di masing-masing wilayah. Mengingat Ansor di kab. Mojokerto itu luas yang terdiri dari 16 Pimpinan Anak Cabang yakni : Gondang, Jetis, Kemlagi, Sooko, Trowulan, Ngoro, Dawarblandong, Kutorejo, Gedeg, Jatirejo, Puri, Pacet, Pungging, Mojosari, Dlanggu dan Trawas.

    Pengumpulan dan pengamanan database anggota Ansor, PC. GP Ansor kab. Mojokerto mempercayakan rumahweb sebagai penyimpanan data. Dan untuk kedepannya semua anggota Ansor Banser di kab. Mojokerto khususnya akan dibuatkan KTA Anggota Ansor.(abi sorban)

  • NGAJI RUTIN SELOSOAN  NGORO SELAIN AJANG CARI ILMU JUGA AJANG SILATUROHIM ANTAR KADER

    NGAJI RUTIN SELOSOAN NGORO SELAIN AJANG CARI ILMU JUGA AJANG SILATUROHIM ANTAR KADER

     

    Sorbansantri.com — Pengurus MWCNU Ngoro Mojokerto yang di gerakan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Ngoro untuk melestarikan budaya dan amaliyah Annahdliyah khususnya ngaji kitab kuning rutin tiap hari selasa yang bertempat di gedung MWCNU Ngoro.

    Rutinan kali ini selasa(30/11/2021) di mulai seperti biasanya yaitu ba’da sholat isya’ yang di ikuti oleh pengurus MWCNU, LDNU, serta lembaga dan banom banom NU yang ada di Ngoro.

    Gus Abdun Nafi’ selaku ketua LDNU Ngoro menginformasikan bahwa kegiatan ngaji rutin ini selain untuk menambah ilmu tentang keagamaan juga sebagai ajang silaturohim antar pengurus dari semua kader NU yang ada di ngoro.

    Selain itu beliau juga menegaskan rutinan ini juga sebagai sarana kirim doa kepada para muassis NU dan keluarga para jamaah yang hadir serta mengajak jamaah untuk menjaga supaya rutinan ini bisa istiqomah sampai generasi anak cucu dan mudah mudahan sampai akhir jaman.

    “acara rutinan ini selain untuk silaturrahmi mari kita gunakan untuk bermunajat kepada allah karena di dalam rutinan ini kita tidak ngaji kitab saja akan tetapi kita isi dengan istighosah dan kirim doa buat para muassis NU dan kususnya keluarga kita, beliau juga berharab mudah mudahan acara rutinan ini bisa langgeng dan istiqomah sampai generasi anak cucu kita lebih lebih ila yaumil qiyamah” tegas beliau

    Kali ini yang mengisi kajian kitab Lubabul Hadist adalah KH Jawawi Anwar, di bab ke 39 membahas tentang rintihan dan jeritan para ahli kubur ketika di alam barzah.

    Para jamaah dengan tekun dan khusu’ mendengarkan kajian kitab kuning ini sampai tepat pukul 21:00wib di tutup dengan doa.(hasan sorban,)

  • 4 NAMA MUNCUL DIBURSA PIMPINAN CABANG GP ANSOR KAB. MOJOKERTO 2021

    4 NAMA MUNCUL DIBURSA PIMPINAN CABANG GP ANSOR KAB. MOJOKERTO 2021

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Konferensi pemilihan ketua PC GP Ansor kab. Mojokerto akan segera dilaksanakan bulan Desember 2021. Hal ini memang perlu dilakukan karena mengingat Ansor adalah Banom dari organisasi besar yang mana diwajibkan untuk melaksanakan kaderisasi organisasi.

    Melalui dari beberapa sumber group-group WhatsApp serta obrolan hangat dikalangan Ansor kab. Mojokerto. Ada beberapa nama yang dipercayai untuk bisa memimpin Ansor kab. Mojokerto kedepan.

    SORBANSANTRI.COM

    Berikut deretan nama yang muncul dalam bursa kepemimpinan PC GP ANSOR KAB. MOJOKERTO:

    • Muhammad Mahbubulloh

    Biasa dipanggil dengan sapaan Gus Bub, beliau adalah putra KH. Mubayyin Syafi’i pengasuh PP. Al-falah Pacet Mojokerto. 

    Beliau giat dalam gerakan kader NU baik BANOM dan lembaga ditingkat kabupaten dan kecamatan. Saat ini beliau menjabat sekretaris RMI NU kab. Mojokerto.

    • Ali M.Nasih

    Biasa dipanggil dengan sapaan Gus Ali, beliau saat ini menjabat sebagai ketua PC GP Ansor kab. Mojokerto. Dalam masa kepemimpinan beliau banyak perbaikan untuk perekonomian Ansor seperti NUtrisi dll.

    • Samsyul Ma’arif

    Saat ini menjabat sebagai ketua PAC GP ANSOR MOJOSARI. Selain berdedikasi tinggi beliau
    Menjalankan organisasi sesuai dengan aturan dan PO serta
    Membangun agar supaya lebih baik dan sukses

    • Muhammad Al-Barra

    Beliau saat ini menjabat sebagai wakil bupati kab. mojokerto yang pada kesempatan kemarin beliau telah mengikuti PKL yang diadakan oleh PC Kab. Mojokerto.

    Itulah kabar yang diperoleh redaksi sorban santri dari masing-masing PAC GP Ansor yang ada di kab. Mojokerto… bersambung (kok becik sorban)