
Kategori: Berita Utama
Liputan Sorban Santri mengenai berita terkini dan terpenting baik dari dalam maupun luar negeri
-

SANG PEMBELA RASULULLAH AL MUSTOFA SAW MATI DI TALI GANTUNG
SORBAN SANTRI-Lebih kurang 6 Juta Kaum Muslimin Iringi Jenazah ‘Sang Pembela Nabi . Namanya As Syarif Muhammad Mumtaz Husain Al Qodiri Rahimahullah, seorang tentara Pakistan pengawal Hakim.Sang mujahid ini telah membunuh Hakim Wilayah Pinjab Negara Pakistan 10 tahun yg lalu bernama Salman Tatsir.Karena sang Hakim mencela dan menghina Rosulullah secara terang- terangan didepan publik dan di depan Para Tentara.Si hakim mengatakan bahwa undang-undang Pakistan yang menegaskan bahwa hukuman bagi orang yg menghina Rosulullah adalah hukuman mati merupakan undang-undang gelap harus diamandement, lalu dia pun mencaci maki dan menghina Rosulullah. Spontan Muhammad Mumtaz Husin dengan gagah berani berdiri dan membunuh sang Hakim dengan tembakan 40 peluru timah bertubi-tubi, Karena tidak rela Nabinya dihina.Setelah pembunuhan itu pemerintah Pakistan memenjarakannya dan memvonis hukum gantung. Eksekusi hukuman mati telah dilaksanakan hari senin yang lalu 20 Jumadal Ula 1437 H atau 29 Februari 2016.Sang Pecinta Rosulullah ini dibawa dari tempat gantungannya dalam keadaan tersenyum. Subhanallah…!!!Karena sebelumnya sering bermimpi bertemu Rosulullah didalam penjara.Diperkirakan sekitar 6 juta kaum Ahlussunnah Wal jam’ah shufiyah al asyairah wal maturidi dari penjuru Pakistan berduyun -duyun telah menyolati jenazahnya beberapa hari kemarin. Selamat bertemu Sang Kekasih di surga Ya Syahidal Isyqi Bi Rosulillah…! Sampaikan salam rinduku pada baginda al mustofa saw ya habibi..! Katakan padanya hadirlah kedalam mimpiku sang pendosa tegar ini walau hanya 10 saat.. Aku terlalu rindukannya..! (ABI SORBAN) -

Lazisnu MWCNU Bangsal mojokerto dan Himmatun Ayat Menyantuni 74 Yatim/Dhuafa’
SORBAN SANTRI ~Setelah satu minggu yang lalu LAZISNU MWC Kecamatan Bangsal & PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto ‘berkoalisi” dalam menyantuni 105 orang terdampak covid 19, hari Kamis kemarin tanggal 29 oktober 2020 atau tanggal 12 Rabiul awal 1442 H bertepatan dengan momen Maulid Nabi Muhammad Saw, LAZISNU MWC kecamatan Bangsal kembali “berkoalisi” dengan HIMMATUN AYAT (Himpunan Muslim Penyantun Anak Yatim) cabang Kabupaten Mojokerto dalam memberikan santunan kepada 74 anak yatim dan dhuafa.

Acara Santunan 74 Yatim & Dhuafa’dalam rangka Hari Santi 2020& Maulid Nabi
Kali ini acara santunan tersebut dikemas dalam acara memperingati hari santri 2020 sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini selain dihadiri 74 anak yatim dan dhuafa juga dihadiri oleh jajaran MUSPIKA Kecamatan Bangsal antara lain Bapak Sugeng Nuryadi, SIP. MM, selaku camat Bangsal, Bapak Kapten Infantri Mujiono selaku Danramil Bangsal yang diwakili oleh bapak Siswanto, bapak karsono selaku kepala Desa sidomulyo, Bapak H Anton selaku kepala Desa Bangsal, Bapak H Lukman Hakim MSI selaku ketua Tanfidziyah dan jajaran pengurus harian MWC NU Kecamatan Bangsal.

Nampak Camat Bangsal, Danramil, Kepala Desa dan Pengurus MWC Bangsal hadir dalam acara
Selain dihadiri oleh jajaran muspika Kecamatan Bangsal acara santunan 74 anak yatim dan dhuafa ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan pondok pesantren Al hasyimi selaku tuan rumah, Pengurus Himmatun Ayat Kabupaten Mojokerto, pengurus PC Lazisnu Kabupaten Mojokerto dan juga tokoh-tokoh masyarakat aghniya’ yang sudah memberikan sodaqohnya untuk acara santunan 74 anak yatim dan dhuafa’ ini.

Nampak Camat Bangsal didampingi Danramil memberikan santunan secara simbolis

Tidak ketinggalan Pengurus Lazisnu MWC Kec. Bangsal membagikan sembako

Pengurus Himmatun Ayat & Ketua Lazisnu MWC Kec. Bangsal membagikan uang santunan
Koalisi bersama PC LAZISNU MWC Kec. Bangsal dan HIMMATUN AYAT ini bertujuan untuk lebih memberikan bobot santunan kepada anak yatim dan dhuafa, selain uang juga dibagikan sembako berkat kerjasama kedua organisasi yang sama2 bergerak dalam Santunan Yatim & Dhuafa’ ini. PC LAZISNU MWC Kecamatan Bangsal menggerakkan mesin organisasinya untuk sambang ke para aghniya’ dalam rangka menjemput shodaqoh mereka dan alhamdulillah sambutan para aghniya’ yang sangat antusias itu akhirnya bisa terkumpul shodaqoh lebih dari Rp 5.000.000 untuk diwujudkan beras 3 kg, minyak 1 liter dan gula 1 kg dan santunan berupa uang yang sejumlah Rp60.000 per masing-masing anak dari Yaysan HIMMATUN AYAT (Himpunan Muslim Penyantunan Anak Yatim). Tidak ketinggalan juga sumbangan dari PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto, selain mem back up acara santunan, para pengurus PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto yang turut hadir secara full team juga membagikan sandal untuk anak yatim dan dhuafa sebagai pelengkap dari santunan tersebut.

Pengurus PC Lazisnu Kab. Mojokerto membagikan Santunan

Kegembiraan Anak-anak berfoto bersama setelah acara

Kegembiraan Anak-anak Yatim & Dhuafa’Himmatun Ayat saat acara
Akhirnya dengan penuh keceriaan 74 buat anak yatim dan dhuafa pulang dengan membawa santunan yang diberikan. Semua kegembiraan mereka ini semoga dibalaskan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada para aghniya’ semuanya sehingga rezeki para aghniya’ semakin banyak dan barokah, Amin ya robbal alamin. Barokalloh…
By: H. Subhan / sodikin sorban
-

SILATUROHIM KADER PENGGERAK NU ANGKATAN Ke-46 di PP. AL HASANIYAH KEDAWON
SORBAN SANTRI- Tak ada hentinya ihtiyar para kader militan Brebes untuk lebih tajam lagi dalam pergerakan dalam bingkai khidmah kepada Bangsa & jam’iyyah tercinta NU.Dengan tema “Penguatan Militansi KADER PENGGERAK NAHDLATUL ULAMA” acara pada hari ahad 25 oktober-pun diselenggarakan.Nampak perwakilan dari PWNU Jateng yaitu Gus Hudalloh & Gus Sholah beserta rombongan didampingi oleh KH. M. Aqsho selaku ketua tanfidziyyah PCNU Brebes, KH. Aminuddin Masyhudi selaku Rois Syuriyyah PCNU Brebes besert para pengurus PCNU yang lain.Ragam sambutan dari pengurus PWNU & PCNU lebih menitik beratkan pada pentingnya niat dalam berkhidmah kepada para masyayih NU, selalu berbuat kemaslahatan untuk ummat dan menekankan pentingnya ber-kartanu, sensus warga NU dengan sistem SISNU. (PC NU BREBES) -

SANTUNAN 105 ORANG TERDAMPAK COVID-19 oleh Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal mojokerto
SORBAN SANTRI ~Meskipun saat ini Kabupaten Mojokerto sudah memasuki zona oranye, namun masih banyak sekali warga Mojokerto yang terdampak Covid-19. Tim Lazisnu yang mengetahui hal ini, berinisiatif untuk memberikan santunan berupa beras dan uang. Memang santunan ini tidak seketika membebaskan warga dari dampak Covid ini, namun setidaknya bisa memberikan kebahagiaan, kegembiraaan, senyuman, dan terus memberikan semangat kepada mereka, warga yang terdampak Covid-19.
Pada momen hari santri kemarin, Kamis tanggal 22 Oktober 2020 dengan membawa semangat “Hari Santri” tim Lazisnu MWC kecamatan Bangsal yang baru sebulan dilantik sebagai pengurus lazis, bergerak cepat bersama-sama dengan pengurus PC Lazisnu, mengunjungi 3 titik di Kecamatan Bangsal untuk memberikan santunan kepada 105 orang terdampak Covid-19. Adapun 3 titik tersebut adalah di Dusun Kauman, Desa Sidomulyo, dan Desa Tinggarbuntut.
Santunan dimulai dari titik pertama yaitu di Musholla Baitul Maghfiroh RT 03 Dusun Kauman, didepan rumah salah satu pengurus Lazisnu MWC Bangsal, bapak Siddiq Bagus, SHI, sebanyak 35 warga yang terdampak Covid-19 menerima bantuan dari pengurus Lazisnu. Seperti nampak pada foto-foto dibawah ini.
Pengurus PC Lazisnu & MWC Kec. Bangsal befoto bersama warga setelah santunan

Pengurus Lazisnu MWC kec. Bangsal sedang memberi santunan beras dan uang
Berikutnya tim Lazisnu bergerak menuju titik kedua yaitu di Pondok Pesantren Al-Hasyimi, di Desa Sidomulyo Kecamatan Bangsal untuk memberikan santunan kedua kepada 35 orang warga Desa Sidomulyo yang tersampak Covid-19. Acara santunan di Pondok Pesantren Al-Hasyimi ini juga dihadiri Bapak Karsono selaku kepala desa sidomulyo dan juga bapak kepala KUA Kecamatan Bangsal, Bapak H. Baharudin, S.Pd.i. dibawah ini adalah foto ketika Bapak H. Baharudin mewakili tim Lazisnu memberikan sumbangan ke warga, beliau didampingi oleh Bapak Karsono selaku Kepala Desa Sidomulyo, H Rofi Ketua PC Lazisnu Kabupaten Mojokerto, Bapak H Shof Subkhan SE selaku ketua Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal.

Kepala KUA Kecamatan Bangsal Mewakili Tim Lazisnu memberikan santunan

Ketua Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal Mewakili Tim Lazisnu memberikan santunan
Yang terakhir adalah santunan 35 warga Desa Tinggarbuntut yang dilaksanakan dirumah Bapak Hj Ulil Shouma yang juga merupakan salah satu pengurus Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal. Acara ini juga dihadiri oleh Bapak Baihaqi selaku Sekertaris MWC Kecamatan Bangsal.

Pengurus Lazisnu berfoto bersama Warga yg diberi santunan

Santunan Warga Di Desa Tinggarbuntut, Di Rumah H. Ulil Shouma
Alhamdulillah serangkaian acara Santunan kepada 105 orang terdampak Covid-19 ini berjalan lancar, dengan pengawalan Banser MWC kec. Bangsal dan kekompakan team Lazisnu PC & MWC kecamatan Bangsal, warga terlihat sangat antusias dan merespons dengan penuh syukur. Semoga ke depan team Lazisnu bisa meneruskan program santunan dengan baik dan bisa menambah jumlah warga yang disantuni…
By: H. Shof Subkhan, SE / H. Alim sorban
-

MASJID AGUNG JAMI’ KOTA MALANG membaca QUNUT NAZILAH saat Pandemi covid-19
SORBAN JETIS ~Masjid AGUNG JAMI’ KOTA MALANG dengan bangunan megah dan mewah serta berhadapan langsung dengan alun alun kota malang yang di kelilingi pohon pohon besar membuat suasana masjid AGUNG JAMI’ KOTA MALANG semakin bikin hati jamaahnya tentram dan tenang
Di masa pandemi covid-19 ini masjid AGUNG JAMI’ KOTA MALANG ada yang beda di saat melaksanakan sholat wajib, selain di laksanakan secara berjamaah takmir masjid juga membaca QUNUT NAZILAH serta menerapkan protokol kesehatan, menghimbau jamaah mencuci tangan sebelum masuk area masjid, memakai masker dan menjaga jarak saat melaksanakan sholat
Ustadz MISBACHUL MUNIR di dampingi sesepuh dan jamaah Menurut keterangan ustadz MISBACHUL MUNIR salah satu imam besar masjid saat di temui team SORBAN mengatakan “selama pandemi covid-19 ini masjid AGUNG JAMI’ KOTA MALANG selalu membaca QUNUT NAZILAH di saat sholat wajid dengan berjamaah, dan sudah kami lakukan sejak bulan maret serta akan teros kami lakukan sampai pandemi covid-19 benar benar selesai, dengan harapan kami pandemi covid-19 ini segera berakhir di seluruh dunia dan kita semua bisa beribadah dengan lebih tenang
Ustadz MISBACHUL MUNIR juga menjelaskan QUNUT NAZILAH di lakukan apabila ada musibah besar yang menimpa manusia seperti kekeringan, kelaparan, di serang wabah penyakit dll, amaliyah ini banyak sekali hadits yang dapat di jadikan pedoman, beliau juga menyarankan generasi muda NU harus tau dasar hukum Qunut Nazilah (alim sorban)
-

lirik dan lagu mars Hari Santri Nasional

SORBAN SANTRI- Peringatan Hari Santri Nasional ditetapkan sejak tahun 2015 oleh Presiden Jokowi. Sehingga pada tahun ini bertepatan dengan perayaan yang ke 5. Hari Santri Nasional 2020 kali ini mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Kuat” Dalam memperingati Hari Santri Nasional 2020 tidak jarang para santri dan pesantren menyanyikan lagu mars Hari Santri.
Berikut ini adalah lirik dan lagu mars Hari Santri Nasional 2020:
22 Oktober 45- Resolusi jihad panggilan jiwa
Santri dan ulama tetap setia
Berkorban pertahankan IndonesiaSaat ini kita telah merdeka
Mari teruskan perjuangan ulama
Berperan aktif dengan dasar pancasila
Nusantara tanggungjawab kitaHari santri, hari santri, hari santri
hari santri bukti cinta pada negeri
Ridho dan rahmat dari Ilahi
NKRI harga matiAyo santri, ayo santri, ayo santri
Ayo ngaji dan patuh pada kyai
Jayalah bangsa jayalah negara
Jayalah pesantren kitaMari bersiap kita berangkat
Ke pesantren dengan penuh semangat
Raih cita-cita luruskan niat
Mengabdi tuk kemaslahatan umatHari santri, hari santri, hari santri
hari santri bukti cinta pada negeri
Ridho dan rahmat dari Ilahi
NKRI harga matiAyo santri, ayo santri, ayo santri
Ayo ngaji dan patuh pada kyai
Jayalah bangsa jayalah negara
Jayalah pesantren kitaJayalah bangsa negara
Jayalah Indonesia
Jayalah Indonesia(abi sorban)
#sorbansantrinu
-

Mengaji Kepada Kiai Fuad Jazuli, Ploso

Foto KH Fuad Jazuli SORBAN SANTRI- Sudah menjadi kebiasaan saya setiap Hari Santri menulis sekilas catatan saya berguru kepada para kiai di Ploso. Periode pertama menulis tentang KH Nurul Huda Jazuli dan kedua tentang KH Zainuddin Jazuli. ابقاهما الله بالسلامة والعافية.Tahun ini tentu giliran adik beliau berdua, KH Fuad Jazuli. Tulisan kali ini berbeda dengan tulisan-tulisan sebelumnya. Saat menulis pun mata saya penuh air mata, di leher terasa berat menahan tangis. Sebab hari ini bersamaan dengan 7 hari wafat beliau namun saya belum bisa ziarah dan takziah ke Pondok Ploso, Kediri.Saya menjadi santri di Ploso sejak 1994. Saat itu saya menjumpai para kiai sedang tinggi-tingginya semangat mengaji disertai kesehatan yang prima. Jarang kami temukan Kiai Zainuddin Jazuli libur ngaji Taqrib sore hari. Bisa dihitung dalam setahun atau nyaris tidak ada liburnya Kiai Nurul Huda Jazuli dari ngaji Sahih Bukhari di sore hari dan Tafsir Jalalain setelah Maghrib.Kecuali saat Yai Zainuddin melaksanakan ibadah haji maka lebih dalam 1 bulan pengajian beliau digantikan sementara oleh adik beliau, Yai Fuad Allahu yarhamhu. Di situlah pertama kali saya mengikuti pengajian beliau. Kalau sowan kepada beliau sudah diantar oleh Abah saya saat pertama kali mondok.Bagi para santri pemula seperti saya terasa cocok ngaji kepada Yai Fuad, cara bacanya pelan, ada nada khas, memiliki retorika, kadang lafaz diulang lagi, setelah diberi penjelasan beliau bertanya: “Mpun tam (selesai), Gus?”, baru beliau melanjutkan bacaan berikutnya.Pada sebuah kesempatan saat beliau ngaos, dengan bahasa Jawa beliau dawuh: “Ngaji Fathul Qarib niki luwih gampang timbangan maen skak. Menawi skak tasih mikir, Gus. Moco Fathul Qarib mpun boten perlu mikir”. Artinya: “Ngaji kitab Fathul Qarib ini lebih mudah dari pada catur. Kalau catur masih perlu mikir berat. Kalau baca kitab Fathul Qarib tidak perlu mikir”, tentu maksud beliau adalah motivasi agar kita rajin belajar dan membiasakan membaca kitab.Sayangnya saya tidak bisa mengaji lebih banyak kepada beliau kecuali Ramadhan, karena saya keburu boyong pada 2002. Dan Yai Fuad ini menggantikan Yai Zainuddin mengaji Fathul Qarib setelah Yai Zainuddin mencapai usia uzur dalam membaca kitab, dan alhamdulilah hingga saat ini beliau dikaruniai panjang umur. (ABI SORBAN) -

DARI 5 KRITERIA KELOMPOK NU INI, KITA MASUK YANG MANA?
SORBAN SANTRI- KH. Manarul Hidayat wakil ro’is PBNU pernah mengatakan dalam ceramahnya bahwa, ktriteria orang NU itu ada 5 (lima).
1. Kelompok yang tidak tahu apa itu NU, tapi suka sama NU. Kelompok ini tidak tahu Bagaimana itu NU, apa yang dilakukan NU, tidak mengerti apa itu NU tetapi mereka senang terhadap NU. Bahkan singkatan NU Nahdlotul Ulama’ itu mereka ada yang tahu dan tidak tahu. Akan tetapi kalau ditanya kamu itu dari mana sih ? mereka menjawab NU.
2. Kelompok yang tahu tentang NU. Bagaimana NU itu, apa saja yang dikerjakan NU, mereka tahu. Akan tetapi kelompok ini tidak mau peduli tentang NU. Dan mereka tahu kalau NU itu berlandaskan Ahlussunnah wal jama’ah, mereka tahu ciri-ciri NU seperti apa. Tetapi mereka gak mau tahu NU mau maju atau jatuh, mereka tidak peduli. Tetapi kelompok ini jika dikatakan tidak NU, mereka tidak mau dan mengaku NU.
3. Kelompok yang hanya memanfaatkan kebesaran NU. Kelompok ini tahu persis NU itu seperti apa, akan tetapi NU mereka gunakan untuk kepentingan pribadi. Mereka manfaatkan NU untuk kepentingan bukan untuk khidmat pada organisasi NU. Kelompok yang seperti ini berpegang pada NU untuk hidup, bukan Hidup untuk NU. Mereka lebih mengutamakan kepentingan pribadi dari pada berkhidmat untuk NU.
4. Kelompok yang nyata nyata benci dengan NU. Kelompok seperti ini berani menentang NU, bahkan mengkafirkan amaliyah NU. Akan tetapi kalau kelompok ini dikatakan bukan NU mereka tidak terima dan tetap mengaku NU dengan tujuan mencari keselamatan karena mereka sadar kalau NU itu mayoritas.
5. Kelompok yang didoakan mbah kyai Hasyim dan dianggap santri oleh mbah kyai Hasyim. Kelompok yang seperti ini dengan pengetahuannya tentang NU itu seperti apa, NU itu mempunyai kegiatan apa, NU itu mempunyai amalan apa, mereka benar-benar menjalankan dan mengamalkan. Artinya mereka berkhidmat di NU tanpa pamrih, tulus dan ikhlas. Kelompok yang seperti ini cuma bertujuan untuk kemaslakhatan ummat dan yang difikir itu ummat bukan yang lain. Seperti nanti dapat imbalan apa, nanti memperoleh apa, dll. Kelompok seperti ini tidak peduli ada di struktural atau non struktural, dicatat jadi pengurus atau tidak di organisasi NU, mereka hanya bertekat menghidupkan Amaliyah NU, Kegiatan NU, menjaga ideologi NU.
Semoga kita termasuk golongan yang nomor 5 (lima) dan diakui menjadi santrinya mbah hasyim asy’ari.. Aamiin Ya Robbal’alamiin.. Al-Fatikhah.. (abi sorban)
-

LAZISNU MWCNU JETIS MOJOKERTO MEMBANTU WARGA TERDAMPAK COVID-19
SORBAN JETIS ~ Dampak covid-19 banyak warga yang perekonomiannya bermasalah oleh karena itu LAZISNU MWCNU Jetis mojokerto yang di ketua oleh Ustadz MAHMUD BUKHORI langsung bergerak cepat, guna untuk membantu warga yang terdampak covid-19 dengan menyantuni para dhuafa dan yatim piatu serta memberikan bingkisan sembako

Ustadz MAHMUD BUKHORI bersama yatim piatu dan dhuafa Menurut Ustadz MAHMUD BUKHORI bahwa “LAZISNU MWCNU JETIS sudah beberapa kali menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak covid-19, kali ini kami menyalurkan bantuan di warga desa bendung jetis mojokerto (19/10/20), acara kami laksanakan di TPQ BABUS SALAM dusun belik, yang kami mulai pukul 16:00wib dan sebelum waktu sholat magrib acara sudah selesai, dengan menghadirkan yatim dan dhuafa sekitar 20”

Prosesi penyerahan bantuan 
Prosesi penyerahan bantuan Di dalam sambutannya beliau mengharapkan selain bisa membantu perekonomian mereka sekaligus kami juga memperkenalkan pada masyarakat tentang keberadaan LAZISNU MWCNU JETIS karena masih banyak warga masyarakat yang kurang memahami.

Ustadz MAHMUD BUKHORI di dampingi
H. Habib dan H. KhojainSelain dari pengurus LAZISNU MWCNU JETIS nampak hadir juga ketua tanfidziyah NU bendung H. HABIB, karena beliau sangat pendiam, saat di konfermasi team SORBAN hanya berkata “LAZISNU LUAR BIASA DAN BAROKAH”
by: alim sorban





