Kategori: Peristiwa

kejadian atau kejadian yang terjadi dalam suatu periode waktu tertentu. Peristiwa dapat berupa apa pun, mulai dari peristiwa alam seperti gempa bumi atau badai, peristiwa politik seperti pemilihan umum atau demonstrasi, peristiwa sosial seperti perayaan budaya atau kampanye amal, hingga peristiwa kehidupan sehari-hari seperti pernikahan atau kelahiran. Peristiwa seringkali menjadi fokus liputan berita karena relevansinya dengan kehidupan masyarakat dan potensinya untuk memberikan informasi yang penting atau menarik bagi orang banyak.

  • 3 Hari Menuju On Eternal Patrol

    3 Hari Menuju On Eternal Patrol

    Rabu, 24 April 2021 (02.30 WITA)

    “Ingat, satu kesalahan kecil saja yang kita lakukan bisa berakibat fatal. Periksa semua bagian dari yang terbesar hingga bagian yang terkecil. Bahkan satu ring baut saja yang terlepas bisa mengantarkan kapal selam ini menuju dasar laut. Faham?!”

    “Faham Komandan!”

    Suara lantang dari Letkol Laut Heri Oktavian mengawali apel yang dilakukan pada pagi buta diatas geladak kapal selam. Apel tersebut merupakan apel terakhir sebelum dilakukan penyelaman KRI Nanggala-402 pada latihan penembakan senjata strategis TNI AL 2021. Letkol Heri yang ditunjuk sebagai komandan KRI Nanggala mempimpin langsung penyelaman dalam rangka misi latihan tembak torpedo kepala perang.

    Tersisa waktu tiga puluh menit sebelum kapal selam Nanggala melakukan penyelaman. Lima puluh dua orang yang mengikuti misi bersama Letkol Heri sibuk mempersiapkan semuanya. Seluruh pasukan berada pada porsinya masing-masing. Mereka terbagi menjadi lima regu dimana masing-masing regu beranggotakan sepuluh hingga sebelas orang. Dibagian Kabin torpedo, Susanto yang dipercaya sebagai penanggung jawab teknis sedang sibuk memeriksa semua bagian sesuai intruksi yang diberikan oleh Letkol Heri. Semua terlihat baik-baik saja dan siap digunakan untuk melaksanakan misi, maka misi pun dimulai.

    ………………………………………….

    Rabu, 24 April 2021 (03.00 WITA)

    “Lapor komandan, semua persiapan telah selesai dilakukan, KRI Nanggala-402 siap menjalankan misi, laporan selesai.”

    “Laksanakan!”

    “Siap laksanakan”

    Laporan tersebut menjadi penanda keberangkatan kapal Nanggala melakukan penyelamannya. Perlahan namun pasti kapal selam Nanggala mulai ditelan dinginnya air laut perairan Bali. Semua crew kapal langsung bergegas keposisi masing-masing untuk melaksanakan tugasnya. Dalam waktu singkat Letkol Heri sudah membawa kapal menuju kedalaman tiga belas meter, Titik ideal dimana peluncuran torpedo akan dilakukan. Dari atas kapal induk, para prajurit yang lain menyaksikan proses penyelaman Nanggala secara perlahan sembari berdoa semoga misi ini akan berhasil tanpa ada kendala.

    Peluncuran torpedo seharusnya dijadwalkan dilakukan pada pukul 03.46 WITA. Kapal induk sudah memberikan kepada KRI Nanggala untuk melakukan tembakan. Namun dari pengamatan para Rider tim penjejak, tidak ada respon apapun yang terlihat dari KRI Nanggala. Tim penjejak langsung memberikan laporan kepada kapal induk, Kapal induk pun tahu bahwa ada kejanggalan yang terjadi pada misi penyelaman kapal tersbut, Namun belum diketahui pasti apa penyebab KRI Nanggala tidak memberi respon. Semua masih berifikir positif mungkin penyebabnya hanyalah radar komunikasi yang bermasalah.

    ………………………………………….

    Rabu, 24 April 2021 (03.30 WITA)

    “Izin melapor kondisi darudat, telah ditemukan retakan pada lambung kapal bagian kabin torpedo dengan diameter retakan 30cm. Air mulai masuk menggenangi kabin, kami regu empat masih mencoba menambal lubang tersebut.”

    Semua yang tengah berada diposisi masing-masing dikejutkan dengan teriakan bernada cemas dari susanto melalui walkie talkie yang tersambung ke sound pengeras suara. Hal itu membuat semua orang yang ada juga merasakan kecemasan yang dialami oleh susanto. Semuanya tau retakan sebesar itu sudah sangat mampu membawa KRI Nanggala pada kondisi terburuknya. Seketika semua ilmu yang dipelajari oleh para anggota selama belasan tahun lenyap begitu saja ditelan kegelisahan. Terlihat raut ketakutan dari wajah mereka semua, namun tidak dengan Letkol Heri sang komandan kapal.

    “Disini Komandan Heri, semuanya dengarkan intruksi saya dan laksanakan dengan baik. Regu lima silahkan keluar dari kabin generator, dan tutup pintu dengan knock ganda darurat, pastikan air yang ada pada kabin torpedo tidak sampai masuk kedalam ruang generator. Apapun yang terjadi generator harus tertap dalam keadaan menyala. Jika sudah langsung menuju kabin logistik dan bertemu dengan para anggota yang lain disana”

    “Siap laksanakan, intruksi diterima”

    “Regu empat cepat tinggalkan kabin torpedo menuju kabin logistik. Tunggu sampai regu lima berada disana. Regu tiga persiapkan diri, begitu regu lima dan regu empat sudah berada di kabin logistik, segera tutup pintu dengan knock ganda darurat. Sembari menunggu amankan semua perbekalan dan dokumen yang bisa diselamatkan menuju kabin utama.”

    “Siap laksanakan, regu tiga menerima perintah”

    Semua bahu membahu melaksanakan perintah yang diberikan oleh Letkol Heri. Kemudi diserahkan kepada Mayor Eko selaku wakil nahkoda. Mayor Eko ditugaskan membawa kapal kepermukaan dengan tetap menajaga kesetabilan kapal agar tidak melakukan gerakan maneuver mendadak. Letkol Heri sendiri langsung pergi ke ruangan pribadinya dan memanggil Letda Adhi untuk membahas kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

    Lettu Imam Adi adalah orang yang bertugas dibagian elektronika deteksi, semua seluk beluk tentang kapal ini telah ia ketahui. Lettu adi mempunyai perhitungan yang akurat yang bisa dipercaya sebagai pengambil kebijakan.

    Setelah berhadapan dengan Letkol Heri, Lettu adi langsung cekatan menjelaskan keadaan kapal secara detail. Dengan nada tergetar mencoba mengendalikan diri, ia mulai menjelaskan semuanya.

    “Saat ini air sudah mulai memasuki lambung kapal dibagian kabin torpedo. Ada waktu sekitar 7 jam untuk kabin torpedo benar-benar terisi air hingga penuh. Selama itu tekanan air menuju ruang generator masih bisa dikatan aman. Untuk kapal keluaran tahun 1980an seperti Nanggala ini, generator tidak akan mampu menyuplai tenaga baling-baling untuk bisa kembali naik ke permukaan dengan kondisi lambung tengah terisi air. Opsi yang paling bisa diambil adalah menghemat energi generator agar bisa digunakan untuk tetap memancarkan sonar agar kapal ini bisa ditemukan. ini juga bisa menambah ketersediaan oksigen di kapal ini menjadi lebih lama lagi. Tapi itu artinya kita harus mamatikan baling-baling dan membiarkan kapal ini tenggelam lebih dalam lagi. Yang bisa kita lakukan hanyalah menunggu bantuan dari permukaan datang. Bagaimana komandan, silahkan dipertimbangkan?”

    Letkol Heri hanya menatap dengan tatapan serius tanpa memberikan jawaban apapun. Perawakan gagahnya tak dapat menyembunyikan kebimbangan yang tergurat pada raut wajahnya. Sejenak Letkol Heri terdiam. Setelah menghela nafas panjang letkol heri berkata dengan nada berat dan suara lemas.

    “Yha sudah, jika memang itu yang terbaik mari kita lakukan. Semoga kita semua selalu dalam Rahman Rahimnya Tuhan yang maha Esa.”

    ………………………………………….

    Rabu, 24 April 2021 (05.15 WITA)

    Helikopter yang diterbangkan dari KRI I Gusti Ngurah Rai selama sekitar satu jam tidak mendapatkan hasil apapun, Citra deteksi visual yang dicari tak kunjung ditemukan. Jika mengikuti prosedur yang telah terjadwalkan seharusnya KRI Nanggala sudah kembali ke permukaan pada pukul 05.15 WITA. Namun Hingga helikopter mendarat, tak ada tanda-tanda kapal selam tersebut menampakkan dirinya.

    “Lakukan prosedur Sublook!”

    Perintah Kapten KRI I Gusti Ngurah Rai kepada semua pasukan. Itu artinya KRI Nanggala benar-benar tenggelam dan harus segera dilakukan tindakan penyelamatan. Semua berjibaku dengan waktu melakukan upaya pencarian dengan semua pasukan yang ada pada latihan tersebut. Kapal, Helikopter, Penyelam, semua tenaga yang ada dikerahkan untuk bisa sesegera mungkin menemukaan koordinat lokasi tenggelamnya kapal.

    Sekitar satu jam melakukan pencarian dengan tidak kunjung menemukan titik terang, akhirnya tepat pada pukul 06.46 WITA status ditingkatkan menjadi Submiss. Submiss diambil manakala sublook tak dapat memastikan keselamatan kapal selam yang hilang, tetapi masih diragukan apakah sudah tenggelam atau tidak karena buktinya belum ada. Pada fase submiss, pencarian skala penuh dilakukan.

    Mulai detik itu semua armada Angkatan Laut diterjunkan untuk membantu pencarian. Tak kurang dari enam belas kapal terlibat dalam pencarian Nanggala. Semuanya berjuang tanpa patah semangat mencoba mencari keberadaan kapal yang di juluki “Sang Monster Bawah Laut”

    ………………………………………….

    Rabu, 24 April 2021 (07.08 WITA)

    “Kira-kira sampai kapan oksigen yang kita punya dapat bertahan?”

    Letkol heri bertanya kepada Lettu Adi.

    “Jika generator listrik masih bisa terjaga dalam keadaan menyala, maka kita masih mempunyai cadangan oksigen selama 72 jam. Itu artinya kita bertahan hingga hari Sabtu jam 3 pagi.”

    Setelah mengucapkan terimakasih, Letkol Heri langsung pergi menuju ruang kendali untuk memonitor semua keadaan yang ada dalam kapal.

    Letkol Heri mulai melakukan monitoring kepada semua regu yang ada. Regu lima, empat, dan tiga sudah berhasil mengisolasi aliran air agar tidak merangsek masuk ke kabin lainnya.

    Selanjutnya semua orang yang ada di KRI Nanggala diberikan intruksi untuk langsung berkumpul menuju kabin utama. Bersamaan dengan itu, perlahan namun pasti Nanggala mulai turun lebih dalam lagi dan lagi.

    Di ruang kabin utama yang berukuran tak lebih dari 8 x 11 meter, berdesakan raut wajah putus asa dari semua orang yang ada disana. Semua sudah mempunyai asumsi tak akan ada yang bisa selamat dari kapal ini. Namun merek mencoba menghibur diri satu sama kain seakan tidak terjadi apa-apa.

    “Bagaimana ini ndan, anakku masih kecil-kecil”

    Celetuk salah seorang diantara mereka yang sudah tak bisa membohongi diri akan ketakutannya.

    “Kalau masih kecil yha dirawat sampai besar toh, Pertanyaanmu aneh aneh saja.

    Tenang saja Letkol Heri itu orang yang cerdas, kita semua pasti akan selamat. Kita tunggu saja sebentar, mungkin Letkol Heri masih memikirkan rencana.”

    Lettu Adi mencoba menenangkan. Selain dikenal karena pengetahuanya dalam hal kapal selam, Ia juga dikenal sebagai seorang motivator yang handal manakala memberi semangat rekan-rekannya ketika melaksanakan misi. Susanto terlihat begitu santai dan yakin bahwa mereka semua akan selamat. Bahkan ia masih sempat-sempatnya membagikan roti dan beberapa cemilan kecil kepada semua yang ada disana seakan tidak terjadi apa-apa.

    “Ayo ndan, sarapan ndan sarapan ndan! Mumpung masih pagi. Jarang-jarang loh kita bisa sarapan sepagi ini, biasanya sampek jam sebelas siang masih dijemur dilapangan”

    Melihat Lettu Adi yang begitu yakinnya bahwa semua baik-baik saja dan bahkan masih sempat-sempatnya membagikan makanan, membuat para anggota yang lain pun kembali mempunyai harapan. Mereka semua mulai memakan roti yang dibagikan dan bisa berbincang-bincang ringan.

    Muncul senyum simpul dari wajah susanto ketika melihat rekan-rekannya terpatik semangat sehingga sedikit tenang. Ia merasa senang kerena suasana kapal sudah tidak semencekam sebelumnya. Dalam senyumnya sebetulnya Lettu Adi menyembunyikan perasaan yang selama beberapa hari ini terus menghantuinya. Susanto teringat perbincangan terakhir bersama istri dan juga anaknya.

    ………………………………………….

    Senin, 19 April 2021 (11.05 WIB)

    “Enggak….! Enggak boleh! Pokoknya ayah gak boleh pergi”

    Teriak lantang dari aska, seorang bocah 2,5 tahun yang hendak melarang ayahnya Lettu Adi untuk berangkat bertugas dalam misi penyelaman bali. Bahkan azka mencoba mengunci sang ayah didalam kamar dan berusaha menutup pintu agar ayahnya tidak keluar dari dalam kamar.

    Astri sang istri hanya bisa tersenyum sembari merekam video anaknya yang terus menerus menangis melarang ayahnya untuk pergi bertugas. Padahal biasanya ketika dipamiti aska hanya biasa saja dan tak pernah melarang-larang seperti itu.

    “Mas, aska kok gitu banget ya sama kamu, padahal biasanya juga ditinggal biasa aja.”

    Ujar sang istri.

    “Yha mungkin dia masih kangen dek, aku kan jarang dirumah. Sekalinya dirumah paling yha Cuma sebentar-sebentar. Diusia aska yang menginjak umur 2,5 tahun ini, wajar kalau dia lagi seneng-senengnya nangkrot di ayahnya. Ini Cuma misi latihan kok dek, ndak akan lama.”

    “Emang berapa lama mas misinya?”

    “Ndak bisa dipastikan dek, tapi yang jelas waktu terlama penyelaman yang bisa dilakukan Cuma 3 hari. Kalau semuanya lancer ndak sampai sehari yha misi sudah selsai. Doakan saja semuanya lancer”

    “Amin mas…. Aku mau nidurin aska dulu, kamu hati-hati yhah mas!”

    “Iya dek, mas berangkat dulu. Jagain azka yang bener Assalamualaikum”

    “Waalaikum salam”

    Percakapan itu adalah percakapan singkat terakhir yang dilakukan Lettu Adi dengan istrinya Astri ketika hendak berangkat. Setelahnya Adi langsung berangkat menuju markas, disepanjang jalan Adi mendengarkan penyanyi kesukaannya Sujiwo Tedjo dengan hedset yang ia kenakan.

    ………………………………………….

    Rabu, 24 April 2021 (08.32 WITA)

    Letkol Heri menyerahkan kemudi Nanggala kepada Mayor eko dan 2 orang nahkoda lainnya. kemudian ia berlalu menuju kabin utama menemui semua pasukan armadanya. Dalam sekejap sauna riuh yang ada dikabin utama seketika langsung hening lantaran kedatangannya. Dikondisi seperti itu wibawa Letkol heri masih terlihat gagah dan masih mempunyai kharsima dimata para bawahannya.

    “Selamat pagi”

    “Selamat pagi komandan”

    Semua menjawab serentak ucapan Letkol Heri, Semuanya kompak kecuali satu orang Lettu Adi.

    “Pagi pagi pagi Luar biasa….”

    Lettu adi jutru merespon dengan jawaban khas yel yel penyemangat ketika di pelatihan. Dan hal itu membuat Letkol Herri kembali mengulangi kalimatnya.

    “Selamat Pagi”

    “Pagi pagi pagi Luar biasa….”

    Kali ini semua kompak menjawab dengan teriakan semangat seperti yang dilakukan oleh Lettu Adi.

    “Itu Baru namanya prajurit. Disaat apapun juga, dalam kondisi apapun juga, tetap harus menjaga api semangat perjuangan para pahlawan terdahulu. Apakah semuanya dalam keadaan sehat dan lengkap?”

    “Siap lengkap Komandan”

    Letkol Heri kemudian mempersilahkan semuanya duduk sesantai mungkin karena ada hal yang perlu disampaikan dan harus ditangkap dengan baik oleh para angggota yang ada disana, kesalahan sekecil apapun akan membuat semua skema yang telah dirancang oleh Letkol Heri berantakan. Letkol Heri pun mulai menjelaskan.

    “Kita sekarang berada di kedalaman Dua ratus meter dan masih akan terus bertambah kedalamannya. Menurut data statistik kedalaman laut Bali berkisar antara Tujuh ratus hingga Sembilan ratusan meter. Saya mengambil kebijakan paling menguntungkan yang bisa kita dapatkan. Turbin baling-baling sengaja saya perintahkan untuk dimatikan. Hal itu akan memperpanjang durasi selam kita.”

    Kurang lebih Satu jam Letkol Heri menjelaskan semua rencananya, resiko yang dihapi, hingga kemungkinan terburuk yang akan dialami. Letkol heri memerintahkan beberapa pasukan menjadi pasukan penanda yang bertugas mengirimkan kode morse kepada pasukan yang ada di permukaan. Kode morse dikirimkan dengan memukul mukul tembok kapal menggunakan benda tumpul agar nantinya getarannya mampi ditangkap oleh para regu pencari yang menggunakan penangkap gelombang getaran.

    “Meskipun kapal ini mempunyai sonar tapi itu tidak lah cukup. Kita tetap harus memberikan kode bahwa kita masih dalam keadaan baik-baik saja. Setiap Empat puluh menit sekali kode morse itu harus terus menerus di kirimkan. Faham?”

    “Siap Faham Komandan”

    Kemudian Letkol Heri juga memerintahkan semua anggota untuk mengosongkan barang-barang yang ada di kabin logistik untuk dipindahkan ke kabin utama. Hal itu dilakukan guna menjaga bobot Nanggala agar tetap seimbang antara bagian belakang dan belakang. Karena jika nantinya masa air sudah memenuhi kabin bagian belakang, dan bobot bagian depan tidaklah sebanding dengan masa air, secara otomatis kapal akan mendongak keatas dan jomplang kebelakang.

    “Kita harus tetap menjaga posisi kapal agar tetap horizontal sampai ke dasar laut.”

    Letkol Heri juga memerintahkan semua anggota tetap menjaga kebugaran fisiknya agar jika sewaktu-waktu dibutuhkan mereka masih dalam keadaan siap siaga. Langkah Lettu adi yang membagikan makanan kepada rekan-rekannya mendapat pujian dari Lettu Heri. Langkah itu dianggap tepat guna menjaga stamina dan tenaga para anggota sehingga jika waktunya sudah tiba tenaga itu mampu membantu mereka menyelamatkan diri manakala regu penyelamat telah menemukan KRI Manggala.

    “Apakah Ada yang ditanyakan?”

    “Mohon izin bertanya komandan, berapa lama kita harus menunggu rider pencari untuk bisa menemukan kita? Jika terlalu lama dikhawatirkan cadangan oksigen kita tidak cukup untuk menunggu selama itu. Jika diperbolehkan saya akan merangsek keluar dengan celah yang ada di dalam kabin torpedo. Saya akan berenang kepermukaan untuk mengirimkan koordinat lokasi dan mencari bantuan. Kemampuan berenang saya dapat diandalkan komandan.”

    Letda Susanto sang penanggung jawab teknis menawarkan diri untuk mencoba mencari bantuan ke permukaan.

    “Tidak perlu, saya tidak meragukan kemampuan berenangmu, tapi hal itu tidak akan berguna jika mengahapi tekanan pada kedalaman dua ratusan. Yang ada kamu akan terseret arus dan kembali kedalam lambung kapal, atau bahkan kemungkinan terburuk kamu akan terjebak pusaran hingga kehabisan nafas. Hal itu juga akan membahayakan rekan-rekanmu.”

    “Lantas apa yang bisa saya lakukan untuk membantu komandan? Saya siap mempertaruhkan nyawa jika memang dibutuhkan”

    Sembari tersenyum, Letkol Heri menepuk pundak Letda Susanto seraya berkata:

    “JIKA MEMANG ADA PRAJURIT YANG HARUS GUGUR DALAM MISI INI, MAKA HANYA AKU LAH ORANGNYA.”

    Semuanya menatap wajah berwibawa komandan dengan tatapan berkaca-kaca. Bahkan ada beberapa orang yang tak kuasa membendung air matanya.

    “Tapi tenanglah. Tidak aka ada yang gugur dalam misi ini. Semuanya akan selamat. Percayalah kepada komandanmu ini”

    Letkol Heri kembali berucap mantap dengan senyum sumringah khas yang ia miliki. Tak ada gurat ketakutan ataupun kegelisahan, yang ada hanya raut wajah optimis penuh keyakinan. Hal itupun langsung menyulut semua prajurit yang lain kembali bersemangat. Setelahnya Letkol Heri memimpin semua anggotanya untuk berdoa.

    Semuanya larut dalam keheningan. Semuanya khusu’ memanjatkan doa pengharapan sembari membayangkan wajah orang-orang yang dicintainya. Suasana begitu tenang tanpa ada suara sedikitpun. Tak ada suara apapun yang terdengar kecuali isak tangis sesenggukan yang sesekali menggemah dalam Kabin KRI Nanggala di bawah permukaan air laut yang kian lama kian gelap.

    ………………………………………….

    Rabu, 24 April 2021 (10.58 WITA)
    “Komandan, air terlah memenuhi kabin torpedo. Raung logistik Sepertinya akan…” To be continued

    Tiga Hari Menuju On Eternal Patrol oleh : Muhammad Ani Ridhoi

  • Ranting NU Canggu bertahlil untuk syuhada NANGGALA 402

    Ranting NU Canggu bertahlil untuk syuhada NANGGALA 402

    Sirabansantri.com — Jamaah mushola BAITUL MUTTAQIN desa Canggu Jetis Mojokerto mendoakan para syuhada KRI NANGGALA 402 yang telah di nyatakan gugur dengan tahlil bersama, acara di laksanakan setelah sholat teraweh yang di pimpim langsung oleh ketua tanfidziyah ranting NU Canggu H. ALIM SODIKIN pada hari senin (26/04/2021).

    Semua jamaah dengan khusuk membaca tahlil tidak ada yang bergurau dan berharap dengan sungguh sungguh untuk semua para korban supaya di mulyakan ALLOH SWT.

    H. ALIM SODIKIN menyatakan “kegiatan ini sebagai salah satu bentuk bahwa kami semua ikut berbela sungkawa atas kejadian ini dan mendokan semoga semua amal ibadah beliau beliau di terima dan segala kesalahannya di ampuni oleh ALLOH SWT, Khusnul khotimah, serta semua keluarga yang di tinggalkan di berikan kesabaran, ketabahan, kekuatan iman, selamat dunia akhirat”.

    Beliau juga menginformasikan bahwa mushola, masjid NU yang ada di canggu semua di harapkan untuk melaksanan doa bersama untuk semua korban dan keluarga yang di tinggalkan, dan sudah ada beberapa mushola dan masjid yang siap bahkan sudah melakukan tahlil dan doa bersama, bahkan rencananya dari banom dan lembaga ranting NU, ANSOR, IPNU, IPPNU, PAGARNUSA juga akan melakukan doa bersama.

    Beliau juga mengingatkan bagi semua yang akan melakukan doa bersama agar tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan sampai niat yang baik tapi pelaksanaanya kurang baik. (Dikin sorban)

  • HARLAH GP ANSOR KE – 87 : PAC NGORO GELAR BAGI BAGI TAKJIL DI KAWASAN INDUSTRI

    HARLAH GP ANSOR KE – 87 : PAC NGORO GELAR BAGI BAGI TAKJIL DI KAWASAN INDUSTRI

    Sorbansantri.com – Mojokerto. Demi memeriahkan hari lahir Gerakan Pemuda ANSOR yang ke 87 (1934-2021), PAC GP ANSOR kecamatan Ngoro kabupaten Mojokerto yang di ketuai oleh sahabat GUS SAUFI S.Kom melakukan giat bhakti sosial dengan cara membagikan takjil kepada setiap pengendara yang lewat di kawasan pintu keluar NIP (NGORO INDUSTRI PERSADA)

    Acara di laksanakan pada Sabtu sore (24-04-21) pukul 16.00 wib, dengan tujuan untuk menyemarakkan dan memeriahkan hari lahir Gerakan Pemuda Ansor yang KE 87, dalam acara ini di hadiri oleh para anggota dari semua lembaga yang ada di naungan ANSOR diantara ada BANSER, RIJALUL ANSOR, yang ada di seluruh kecamatan Ngoro.

    Menurut ketua PAC GP ANSOR sahabat Saufi “acara ini terlaksana berkat kerjasama dan kekompakan dari para anggota dari semua lembaga yang ada, mereka saling patungan/iuran seiklasnya lalu kita kumpulkan jadi satu kita belanjakan untuk kebutuhan takjil yang kita bagi bagi tadi sore” masih kata sahabat Saufi “semoga acara ini tidak berhenti di sini saja kita upayakan menjadi program tahunan karena melihat manfaat dan antusias respon dari masyarakat yang begitu mendukung maka acara seperti ini kita lestarikan ketika di bulan suci Ramadhan, karena rata rata masyarakat yang ada di wilayah Ngoro itu di dominasi oleh warga pendatang.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Acara berlangsung secara singkat kira kira 30 menit dengan pengamanan ketat dari para anggota kesatuan khusus Satkoyon Banser Ngoro yang di pimpin oleh sahabat API’IN sebagai Kasatkoryon, (Hasan Ngoro Sorban)

  • AKHIRUSSANAH = Pentingnya Ajaran “NU” Pada Anak-anak usia Dini

    AKHIRUSSANAH = Pentingnya Ajaran “NU” Pada Anak-anak usia Dini

    Sorbansantri.com – Hari Sabtu malam,tanggal 10 April 2021
    Kegiatan Akhirussanah untuk menyambut bulan suci Ramadhan
    Di TPQ DARUL MUQODAS
    Jorong Trimulya 3 Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat

    Pukul 21.00 WIB Kegiatan dimulai dengan pembacaan Al Qur’an oleh santri TPQ Darul Muqodas serta wali murid dari santri serta jam’iyah MWC Kecamatan Timpeh.
    Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua PC GP ANSOR (Age Kurniawan) serta Sekretaris (John Indra),juga melibatkan PAC GP Ansor dan Jajaran Banser Timpeh.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam pelaksanaan Akhirussanah ini dihadiri juga oleh Ketua Tanfidziah PCNU Dharmasraya KH. Nurkholidin sekeligus memberikan Tausiah,pada tausiah KH. Nurkholidin menitipkan pesan “agar supaya orang tua menitipkan anak anaknya dalam belajar Al Qur’an,dan harus tau dimana anak akan belajar Al Qur’an” lanjut beliau “orang tua harus tahu shanat keilmuan dari ustad ataupun ustazah yang mengajar. Agar ilmu yang didapat lebih berkah dan bermanfaat”

    semuanya harus Lebih diutamakan supaya anak anak kita mondok di pesantren pesantren dibawah bimbingan Nahdlatul Ulama (NU). John sorban

  • PCNU MOJOKERTO MEMBAGIKAN SUBSIDI DARI RUMAH SAKIT SAKINAH

    PCNU MOJOKERTO MEMBAGIKAN SUBSIDI DARI RUMAH SAKIT SAKINAH

    Sorbansantri.com – pengurus PCNU Kab Mojokerto melakukan turba dan silaturohim ke MWCNU dan Ranting NU sekabupaten Mojokerto secara bergilir, pada kesempatan kali ini hari selasa (06/04)2021) jam 13:00Wib adalah waktunya Zona utara kali yang meliputi MWCNU JETIS, MWCNU GEDEG, MWCNU KEMLAGI, MWCNU DAWAR BLANDONG, masing masing MWCNU di wakili 3 pengurus dan ketua ranting seMWCNU masing masing, yang di laksanakan di kantor MWCNU Jetis lantai dua.

    SORBANSANTRI.COM

    Di sampaikan oleh GUS TAUFIQ selaku sekertaris PCNU di hadapan semua yang hadir bahwa tujuan dari turba dan silaturohim ini ada beberapa poin, pertama adalah pencairan subsidi ke organisasi NAHDLATUL ULAMA dari tingkat MWCNU dan ranting NU bahkan sampai pembuatan atau pengadaan papan nama di tiap tiap anak ranting NU, yang semuanya dari rumah sakit SAKINAH, untuk sistem pencairan di jelaskan oleh bendahara PCNU yaitu H. REZA PAHLEVI, pencairan di berikan melalui BMT NUSANTARA MOJOPAHIT, untuk MWCNU mendapat 10juta dan ranting NU masing masing 1.5juta, di cairkan menjadi dua tahap.

    Tujuan yang kedua adalah tentang kartanu yang di sampaikan oleh H. SHOBIRIN selaku ketua team kartanu PCNU, bahwa proses pembuatan kartanu agak terkendala karena adanya pandemi covid-19, masih banyak dari warga NU yang belum mendaftarkan diri karena keadaan pandemi dan di usahakan aplikasi secara online di bulan romadhan tahun ini sudah bisa di gunakan, untuk saat ini data yang sudah masuk adalah 114.740 dan masih masih banyak yang mengantri untuk pencetakan kartanu.

    Dalam sambutanya KH. ABDUL ADZEM ALWI selaku ketua PCNU meminta doa kepada seluruh yang hadir biar semua pengurus di berikan kesehatan lahir batin dan umur yang panjang supaya terus berkhidmat kepada NU serta berharap semua pengurus untuk menjaga kerukunan dan kekompakan dalam berkhidmat ke organisasi, beliau juga mengharapkan uang warga NU , uang khas jamaah tahlil, masjid masjid yang berada di bendahara, supaya di tabungkan di BMT karena kita sudah punya BMT NUSANTARA MOJOPAHIT yang nantinya akan bisa membantu warga NU.

    SORBANSANTRI.COM
    Pembagian beras organik hasil bibit dan pupuk organik pcnu mojokerto

    Sebelum acara di tutup ada pembagian beras, beras yang di bagikan kepada masing masing MWCNU, menurut KH. ABDUL ADZEM ALWI adalah hasil dari ladang yang mengunakan bibit dan pupuk organik produksi PCNU Kab Mojokerto, dengan harapan para petani warga NU untuk mengunakan bibit dan pupuk organik produksi PCNU karena dari uji coba yang telah di lakukan hasilnya lebih maksimal. (Dikin sorban)

  • BANSER Mojosari : “Ber-Khitmad Menjaga Keutuhan NKRI Serta Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama”

    BANSER Mojosari : “Ber-Khitmad Menjaga Keutuhan NKRI Serta Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama”

    Sorbansantri.com – Mojokerto. Semangat perjuangan BANSER untuk terus Membentengi dan Menjaga Keutuhan NKRI serta menjaga kerukunan antar umat beragama sudah tidak diragukan lagi kesetiaannya.

    Seperti yang di buktikan oleh jajaran BANSER Satkoyon Mojosari.siap selalu dalam mengemban tugas dari kesatuannya pada kegiatan PAM di hari Jum’at Agung,yaitu Peringatan Isa Al-Masih 2021 pada hari Jum’at pagi tanggal 2 April 2021 di 5 Gereja di Kec.Mojosari,Kab.Mojokerto. dan dilanjutkan pada hari Minggu pagi tanggal 4 April 2021.

    Dimana dalam Pengamanan ini adalah permintaan langsung dari Kompol Heru Purwandi, S.H (Kapolsek Kec.Mojosari) dan dari pengurus Gereja di Kec.Mojosari.selain BANSER bersama dengan Polri dan TNI dalam pengaman,juga ada dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas.

    Menurut Keterangan dari Komandan Imam Khoderi sebagai Kepala Satuan Banser Tingkat Rayon (Kasatkoryon) yang kami wawancarai,mengatakan “Kami(BANSER) siap dimintai bantuan kapanpun dan di manapun berada untuk menjaga serta melindungi Negeri ini,dan Kami siap bersinerji bersama Polri-TNI untuk NKRI”

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Lanjut Imam Khoderi dalam wawancara “Kami juga akan terus selalu menjaga kerukunan antar umat beragama,demi untuk tercapai serta mewujudkan Persatuan dan Kesatuan di Negara INDONESIA tercinta kita ini” (Anwar-Sorban)

  • Merajut kebersamaan MWCNU JETIS beserta LEMBAGA dan BANOM Ziaroh wali jatim

    Merajut kebersamaan MWCNU JETIS beserta LEMBAGA dan BANOM Ziaroh wali jatim

    Sorbansantri.com — setelah pengurus MWCNU JETIS MOJOKERTO di lantik awal bulan maret kemarin, seluruh pengurus MWCNU dan perwakilan BANOM, LEMBAGA, melakukan ziarah ke makam pengurus MWCNU yang telah tiada dan di lanjut ziaroh wali 9 jawa timur pada hari kamis (01/04/2021)

    SORBANSANTRI.COM

    Sekitar 130 jamaah berkumpul di MI FATHUL ULUM desa KUPANG dengan mengendarai 2 bus dan 2 mini bus, jam 14:00 semua kendaraan di berangkatkan

    H. USAIL S.Pd.i selaku ketua tanfidyah MWC NU Jetis menginformasikan bahwa kegiatan ziaroh kali ini di ikuti oleh pengurus dan perwakilan dari LEMBAGA, BANOM seMWCNU JETIS dengan harapan bisa merajut ukhuwah diantara sesama pengurus baik Banom, lembaga beserta jajaran di semua tingkatannya, selain itu kami juga mengharapkan untuk menyamakan misi untuk maju ke depan.

    SORBANSANTRI.COM
    Saat jamaah berziarah

    Beliau juga sempat berkata dengan tegas “perjuangan NU yang tidak lain adalah Li i’laai kalimatillah orep-orep tinggalane poro kyai, berjuang bersama, maju terus, semangat menyongsong 100 tahun Nahdlatul Ulama, maju 1 abad NU semakin bermartabat dan bermanfaat”

    Tak lupa beliau mengucapkan terima kasih kepada bapak2 Pengurus Ranting NU, PAC MUSLIMAT, PAC FATAYAT, PAC GP ANSOR , BANSER, PAC IPNU/IPPNU dan LEMBAGA MWCNU, utamanya Bpk. HADI FATHUR ROHMAN dan Bpk H. EDI IKHWANTO atas peran setianya dlm acara GIAT ZIARAH
    Semoga menjadi wasilah diakuinya panjenengan sedoyo menjadi santyinya para muassis NU dan santrinya mbah Hasyim Asy’ri yg dido’a kan sugih dunyo akhirat, tentrem rumah tanggae, Barokah anak putune dan khusnul khotimah.

    SORBANSANTRI.COM
    H. MASLIHUL AMIN ketua LESBUMI MWCNU JETIS

    H MASLIHUL AMIN selaku ketua LESBUMI MWCNU JETIS menyampaikan pendapatnya ke team sorban “acara ziaroh kali ini menguatkan kembali rasa kebersamaan, persatuan dan ghirroh ke NU an yg semakin tinggi, serta meneladani perjuangan para pendahulu, terutama para wali 9 di tanah jawa khususnya, sehingga kami selaku pengurus MWCNU, BANOM, LEMBAGA tidak pernah mengenal halangan dan rintangan serta maju teros tanpa lelah” kata beliau sambil mengepalkan tangan. (Dikin sorban)

  • *PENGAJIAN UMUM DAN PERESMIAN MUSHOLLA AS-SHOHEH DESA SEDATI KEC NGORO KAB MOJOKERTO*

    *PENGAJIAN UMUM DAN PERESMIAN MUSHOLLA AS-SHOHEH DESA SEDATI KEC NGORO KAB MOJOKERTO*

    Sorbansantri.com-Demi meningkatkan keimanan dalam hal ibadah warga Desa Sedati RT 04/05 merenofasi tempat ibadah (Mushola As-Shoheh) yang direhap total sehingga tampak menjadi bangunan yang mewah, dengan tujuan agar para jama’ah bisa menjadi nyaman dan bersemangat dalam beribadah apalagi sebentar lagi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan biasa para warga pada antusias berbondong bondong untuk melaksanakan ibadah sholat Taraweh.

      Tepat hari Rabu malam (31/3) Mushollah As-Shoheh di resmikan dan Di wakaf kan kepada warga lingkungan sekitar musholla, yang awalnya milik perseorangan kini sudah menjadi milik warga umum.
    
        Tampak hadir dalam acara pengajian ini para Kyai kyai NU banom NU, jajaran pemerintahan desa sedati khususnya pak Lurah, Kyai Nur Wahid pimpinan yayasan pondok Masyitoh juga kyai Nurul Huda dari bangil Pasuruan sebagai pembicara atau Mauidhotul Hasanah.
    
          Menurut panitia pelaksana kyai Abdul Manaf mengatakan "<em>sengaja musholla ini di rehab secara total agar para jama'ah bisa melaksanakan ibadah sholat  lebih khusu' </em>lagi karena tempatnya sudah tampak mewah dan memadai tidak seperti bangunan yang sebelumnya, masih menurut kyai Manaf beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada para semua pihak yang ikut mensukseskan acara ini.
    
         Sambutan yang kedua disampaikan oleh kepala desa Sedati Bapak Alwi mengatakan "<em>kita wajib merasa bersyukur sudah mempunyai bangunan musholla yang bagus mudah2an dengan adanya musholah ini kita bisa semakin tekun untuk beribadah kepada Allah apalagi musholla ini sudah di wakaf kan kepada warga jadi mari kita pergunakan untuk beribadah secara khusu"'</em>, sebelum acara pengajian di mulai kepala desa Sedati membuka acara meresmikan musholla tersebut.
    

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

        Memasuki acara inti pengajian umum yang disampaikan oleh Al-Mukarramah Kyai Nurul Huda dari Pasuruan dalam Mauidhotul menerangkan tetang "<em>pentingnya kita bersyukur kepada Allah dalam keadaan apapun dan di manapun terutama bisa melaksanakan ibadah secara aman dan nyaman tidak seperti di negara lain yang sedang di landa konflik"</em>
    
          Tepat pukul 22.00 acara selesai dan di tutup dengan doa yang di pimpin oleh Kyai Abdul Wahid Rozak. (<em>Hasan-Anwar Sorban</em>)
    
  • Kapolsek – NU Kutorejo Gelar Silaturahmi Bahas Dinamika di Tengah Masyarakat

    Kapolsek – NU Kutorejo Gelar Silaturahmi Bahas Dinamika di Tengah Masyarakat

    Sorbansantri.com-Mojokerto-Menyikapi problematika dan dinamika kemasyarakatan ditengah masyarakat, Kapolsek Kecamatan Kutorejo AKP Hery Susanto, SH gelar silaturahmi di kediaman Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Gus Hadi Prawiro Negoro, Senin (29/03/2021), hadir juga dalam silaturahmi tersebut Ketua MWC NU Kutorejo Abah Khasan, Ketua PAC GP Ansor Kutorejo Gus Saifuddin beserta jajarannya.

       Pertemuan yang berlangsung secara singkat tersebut, membahas mengenai dinamika kemasyarakatan yang terjadi akhir-akhir ini khususnya kejadian terorisme di Gereja Katedral-Makasar (28/03/2021) yang memakan beberapa korban.
    

    AKP Hery Susanto, SH mengajak kepada elemen masyarakat khususnya organisasi Nahdlatul Ulama yang memiliki basis besar di wilayah kutorejo untuk ikut serta dalam menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat (KAMTIBMAS) di wilayah Kecamatan Kutorejo.
    Kami memohon dan mengajak secara bersama-sama kepada Pengurus NU untuk ikut serta dalam menjaga KAMTIBMAS di Kecamatan Kutorejo, karena NU memiliki peran penting di dalam masyarakat “, ujar Hery Susanto.
    Selain itu, kita juga terus bekerjasama dalam mengantisipasi isu-isu yang berkembang saat ini, sehingga kondisi KAMTIBMAS yang ada di wilayah Kecamatan Kutorejo ini bisa kondusif ”, tambahnya.
    MWC NU Kutorejo, Abah Hasan Juga menyambut inisiatif baik dari penuturan Kapolsek Kutorejo AKP Heri Susanto, SH dengan terus menjalin koordinasi dan komunikasi intens terkait hal tersebut.
    Menyikapi isu-isu yang terjadi, insya Allah NU Kutorejo beserta GP Ansor, Banser siap untuk ikut serta dalam menjaga KAMTIBMAS di wilayah Kutorejo ”, ungkap Abah Hasan, Ketua MWC NU Kutorejo.

        Dalam kesempatan itu Gus Hadi Prawiro Negoro juga menuturkan akan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.
    

    Kita ini selalu siap kapanpun untuk membantu aparat keamanan/ kepolisian untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban yang ada di masyarakat ”, ungkap pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Simbaringin.
    kesiapan kita ini karena bentuk kecintaan kita terhadap tanah air, kita dilahirkan disini, hidup disini, mati disini, kiamat juga disini, maka harus bagi kita terus merasa memiliki dan menjaga tanah air ini ”, tambah Gus Hadi menuturkan tentang Cinta Tanah Air.

    Komitmen untuk ikut serta dalam menjaga KAMTIBMAS di wilayah Kutorejo juga didukung oleh PAC GP Ansor Kutorejo dan Banser.
    Kami dari PAC GP Ansor Kutorejo, Banser dan segenap jajaran berkomitmen untuk ikut serta mendukung langkah dari pak Kapolsek dalam menjaga KAMTIBMAS di Kutorejo dengan menginstruksikan kepada anggota Ansor maupun Banser untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ”, ungkap Gus Saifuddin Ketua PAC GP Ansor Kutorejo. (hr-Psg/Anwar Sorban)

  • 5 Orang Menjadi Korban, Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi di 2021

    5 Orang Menjadi Korban, Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi di 2021

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Ada korban akibat kejadian ini.

    Tampak kobaran api akibat ledakan masih menyala di sekitar lokasi. Selain itu, tampak potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian.

    Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

    Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan menilai jelang pilpres 2024 eskalasi teror akan semakin tinggi.

    Menurut Ken, radikalis juga marah karena saat ini sumber dana mereka dibekukan oleh PPATK sehingga pergerakan mereka sedikit terbatasi.

    Tapi hal ini tidak menyurutkan langkah mereka untuk mencari dana, sekarang mereka aktif menyebarkan penggalangan bantuan lewat media sosial sepeeti whatsapp, facebook, instagram, twitter dll.

    Biasanya lewat group group mereka langsung chat pribadi dan menawarkan proposal dan profil organisasi mereka.

    Mereka juga berani pasang iklan jor joran di media sosial untuk penggalangan dana sosial untuk kepentingan kelompok mereka walaupun dengan dalih pembangunan dan sumbagan tempat ibadah di nasional dan negara di timur tengah, bahkan mereka siap jemput bola ke rempat para donatur.

    Ken berharap msyarakat lebih baik langsung menyerahkan bantuan kepada yang berhak dan membutuhkan agar dapat meminimalisir bantuan kepada kelompok radikal, jangan sampai kita malah ikut membantu jaringan radikal menjadi besar.

    Sumber