Kategori: Politik

Berita Sorban Santri seputar kegiatan politik, kebijakan pemerintah, dan perkembangan politik di dalam dan luar negeri.

  • Anies Baswedan Ungkap Alasan Enggan Bergabung dengan Partai Politik: “Semua Kubu Tersandera Kekuasaan”

    Anies Baswedan Ungkap Alasan Enggan Bergabung dengan Partai Politik: “Semua Kubu Tersandera Kekuasaan”

    Berita Video

    Jakarta, Sorban Santri — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkapkan alasannya untuk tidak bergabung dengan partai politik manapun dalam waktu dekat. Menurut Anies, seluruh partai politik saat ini sedang “tersandera oleh kekuasaan,” sehingga membuatnya ragu untuk melibatkan diri.

    “Kalau masuk partai, pertanyaannya partai mana yang sekarang tidak tersandera kekuasaan? Jangankan dimasuki, mencalonkan saja terancam,” ungkap Anies dalam sebuah siaran live streaming di akun YouTube-nya pada Jumat (30/8/2024).

    Pernyataan ini mengundang perhatian publik, mengingat spekulasi yang berkembang terkait langkah politik Anies pasca-tidak menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Kendati demikian, Anies tidak menyebut secara rinci partai politik mana saja yang dia anggap telah tersandera kekuasaan. Sikapnya ini seakan menunjukkan ketidakpercayaan terhadap seluruh spektrum partai politik yang ada saat ini.

    Pernyataan ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai arah politik Anies ke depan. Sementara banyak pihak yang mengharapkan Anies akan segera menentukan afiliasi politiknya, pernyataan terbaru ini justru menunjukkan ketidakpastian dan mungkin kekecewaan terhadap kondisi politik di Indonesia saat ini.

    Pernyataan Anies ini berpotensi memicu diskusi lebih lanjut tentang dinamika kekuasaan dan keberanian partai politik dalam menghadapi tekanan dari berbagai pihak. Sebagai figur yang sering disebut-sebut akan mencalonkan diri dalam pemilu mendatang, sikap tegas Anies untuk tidak tergesa-gesa dalam menentukan pilihan politiknya menambah babak baru dalam peta politik nasional.

    Sumber: YouTube Anies Baswedan
    Tanggal: 30 Agustus 2024

    @beritasorban Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, kembali menjadi sorotan publik. Dalam siaran live streaming di YouTube pada Jumat, 30 Agustus 2024, Anies mengungkapkan alasannya enggan bergabung dengan partai politik manapun saat ini. Ia menyatakan bahwa seluruh partai politik sedang 'tersandera oleh kekuasaan,' sehingga sulit baginya untuk menentukan pilihan. Meski tidak menyebutkan partai secara spesifik, pernyataan ini jelas memperlihatkan ketidakpuasan Anies terhadap situasi politik Indonesia saat ini. Dengan pemilu yang semakin dekat, banyak pihak bertanya-tanya, ke mana langkah politik Anies selanjutnya? Akankah ia tetap berjuang di luar partai atau justru menemukan jalur alternatif untuk melanjutkan kiprahnya? Simak terus berita terkininya hanya di wp.sorbansantri.com. #AniesBaswedan #PolitikIndonesia #PartaiPolitik #Kekuasaan #SorbanSantri #fyp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Protes Bangladesh Langsung: PM Sheikh Hasina Mengundurkan Diri, Pemerintah Sementara Belum Mengambil Alih

    Protes Bangladesh Langsung: PM Sheikh Hasina Mengundurkan Diri, Pemerintah Sementara Belum Mengambil Alih

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Dhaka, Bangladesh – Sheikh Hasina, Perdana Menteri Bangladesh, telah mengundurkan diri dan meninggalkan negara tersebut setelah menghadapi protes mematikan selama berminggu-minggu. Keputusan ini datang setelah gelombang demonstrasi yang melanda negara itu, dipimpin oleh mahasiswa yang memprotes kuota pekerjaan pemerintah dan meluas menjadi gerakan antipemerintah nasional.

    Dalam pidato resmi yang disiarkan ke seluruh negeri, Kepala Angkatan Bersenjata, Jenderal Waker-Uz-Zaman, mengumumkan bahwa pemerintahan sementara akan segera dibentuk. Jenderal Zaman meminta masyarakat untuk mempercayai militer dalam mengembalikan ketenangan dan stabilitas di Bangladesh.

    Ribuan pengunjuk rasa dilaporkan telah menyerbu kediaman resmi Hasina di Dhaka. Suasana di ibu kota berubah menjadi perayaan besar-besaran dengan banyaknya orang turun ke jalan untuk merayakan pengunduran diri ini.

    Protes yang awalnya dipicu oleh kebijakan kuota pekerjaan pemerintah ini telah menyebabkan kemarahan di seluruh negeri, terutama di kalangan mahasiswa. Para demonstran telah menuntut keadilan atas kematian sekitar 300 orang yang dilaporkan tewas dalam bentrokan dengan aparat keamanan selama beberapa minggu terakhir.

    Situasi di Bangladesh masih tegang, dan masyarakat internasional mengamati dengan seksama perkembangan terbaru ini. Belum ada kepastian mengenai siapa yang akan memimpin pemerintahan sementara, sementara kekosongan kekuasaan menimbulkan kekhawatiran akan ketidakstabilan politik lebih lanjut.

    Para pengamat menilai bahwa keputusan Sheikh Hasina untuk mundur adalah respons atas tekanan masif dari masyarakat yang menginginkan perubahan. Keberhasilan gerakan protes ini dianggap sebagai salah satu titik balik penting dalam sejarah politik Bangladesh.

    SorbanSantri.com akan terus memantau situasi dan memberikan pembaruan terbaru tentang perkembangan di Bangladesh. (AI Sorban)

    @beritasorban Sheikh Hasina, Perdana Menteri Bangladesh, telah mengundurkan diri setelah menghadapi protes besar-besaran yang dipimpin oleh mahasiswa. Protes ini dipicu oleh kebijakan kuota pekerjaan pemerintah dan berkembang menjadi gerakan antipemerintah yang meluas. Dalam pidatonya, Kepala Angkatan Bersenjata, Jenderal Waker-Uz-Zaman, mengumumkan pembentukan pemerintahan sementara dan meminta masyarakat untuk mempercayai militer dalam mengembalikan ketenangan. Ribuan pengunjuk rasa telah menyerbu kediaman Hasina di Dhaka, sementara perayaan terjadi di jalan-jalan ibu kota. Protes tersebut telah menyebabkan kematian sekitar 300 orang dalam bentrokan dengan aparat keamanan. Pengunduran diri Hasina dianggap sebagai respons terhadap tekanan dari masyarakat yang menginginkan perubahan. Situasi di Bangladesh masih tegang, dan dunia internasional mengamati perkembangan ini dengan cermat. Ikuti terus pembaruan terbaru hanya di wp.sorbansantri.com. #Sheikh Hasina mengundurkan diri #Protes Bangladesh #Pemerintah sementara #Jenderal Waker-Uz-Zaman #Gerakan antipemerintah #Demonstrasi mahasiswa #Kuota pekerjaan pemerintah #Krisis politik Bangladesh #fypシ゚viral ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Gempar! Hasyim Asy’ari Dipecat Tidak Hormat oleh Jokowi dari Jabatan Ketua KPU

    Gempar! Hasyim Asy’ari Dipecat Tidak Hormat oleh Jokowi dari Jabatan Ketua KPU

    Berita Video

    JAKARTA, SorbanSantri.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memberhentikan tidak hormat Hasyim Asy’ari sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) masa jabatan 2022-2027. Pemberhentian ini diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) No. 73 P tanggal 9 Juli 2024.

    “Menindaklanjuti Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan sesuai dengan UU No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, Presiden telah menandatangani Keppres No. 73 P tanggal 9 Juli 2024 tentang pemberhentian dengan tidak hormat saudara Hasyim Asy’ari sebagai Anggota KPU masa jabatan tahun 2022-2027,” kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, dalam keterangannya pada Rabu (10/7/2024).

    Sebelumnya, DKPP memberhentikan Hasyim Asy’ari dari jabatannya sebagai Ketua KPU akibat terbukti melanggar kode etik. Keputusan ini muncul setelah Hasyim terbukti melakukan tindak asusila terhadap CAT, Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag, Belanda.

    Dalam putusannya, Ketua Majelis Sidang DKPP, Heddy Lugito, mengabulkan seluruh permohonan dari pengadu. “Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku ketua merangkap anggota KPU terhitung sejak putusan ini dibacakan,” ujar Heddy Lugito di ruang sidang DKPP, Jakarta, pada Rabu (3/7/2024).

    Majelis DKPP juga meminta Presiden Jokowi untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak putusan dibacakan. “Memerintahkan Bawaslu mengawasi pelaksanaan putusan ini,” tambahnya.

    Menanggapi hal ini, Presiden Jokowi menyatakan pemerintah menghormati kewenangan DKPP dalam memutuskan. “Pemerintah menghormati kewenangan DKPP dalam memutuskan,” kata Jokowi di RSUD Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (4/7/2024). Jokowi juga memastikan Pilkada serentak 2024 akan berjalan dengan baik meskipun Hasyim dicopot dari jabatannya. “Dan pemerintah juga akan memastikan bahwa Pilkada dapat berjalan dengan baik, lancar, jujur, dan adil,” tegas Jokowi. (AI Sorban)

    @beritasorban Presiden Joko Widodo resmi memberhentikan tidak hormat Hasyim Asy'ari dari jabatannya sebagai Ketua KPU masa jabatan 2022-2027. Keputusan ini tertuang dalam Keppres No. 73 P tanggal 9 Juli 2024, menindaklanjuti putusan DKPP yang menemukan Hasyim melanggar kode etik karena tindak asusila. Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menyampaikan bahwa pemberhentian ini sejalan dengan UU Pemilu No. 7 Tahun 2017. Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah menghormati keputusan DKPP dan memastikan Pilkada serentak 2024 tetap berjalan lancar, jujur, dan adil. Dalam sidang yang digelar DKPP, Hasyim Asy'ari terbukti melakukan pelanggaran terhadap CAT, anggota PPLN Den Haag. Majelis DKPP meminta Presiden untuk melaksanakan putusan ini paling lambat 7 hari sejak dibacakan dan memerintahkan Bawaslu untuk mengawasi pelaksanaannya. Tetap update dengan berita terbaru! #HasyimAsyari #PresidenJokowi #DKPP #KPU #Pemilu2024 #Pilkada2024 #breakingnews #fypシ゚viral ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pacet Keluarkan Surat Edaran Sikap Politik Tahun 2024

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pacet Keluarkan Surat Edaran Sikap Politik Tahun 2024

    Berita Video

    Pacet, wp.sorbansantri.com 28 Juni 2024 — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pacet mengeluarkan surat edaran penting terkait sikap politik menjelang tahun politik 2024. Surat bernomor 154/MWC/A.II/L.11.14/VI/2024 ini menekankan pentingnya persatuan, persaudaraan, ketenangan, dan keharmonisan di tengah situasi politik yang memanas.

    Dalam edaran tersebut, MWC NU Kecamatan Pacet menekankan bahwa persatuan dan persaudaraan antarumat harus dijaga dengan baik. Mereka menghimbau agar setiap individu dan kelompok tetap menjaga ketenangan dan keharmonisan demi menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

    Selain itu, ada instruksi khusus kepada pengurus dan pimpinan organisasi NU untuk mensosialisasikan pesan-pesan ini kepada umat. Mereka diharapkan dapat memberikan rasa nyaman dan keyakinan yang benar kepada masyarakat, sehingga situasi politik tidak mengganggu kehidupan sehari-hari dan hubungan sosial di lingkungan sekitar.

    Surat edaran ini ditutup dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dan harapan agar seluruh elemen organisasi NU dapat bekerja sama dalam mencapai tujuan yang telah diamanatkan.

    Dengan dikeluarkannya surat edaran ini, MWC NU Kecamatan Pacet menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah tahun politik yang penuh tantangan. (AI Sorban)

    @beritasorban Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pacet mengeluarkan surat edaran nomor 154/MWC/A.II/L.11.14/VI/2024 yang berisi sikap politik mereka untuk tahun 2024. Surat ini menekankan pentingnya persatuan, persaudaraan, ketenangan, dan keharmonisan di tengah situasi politik yang memanas. Dalam surat tersebut, MWC NU Kecamatan Pacet menginstruksikan kepada pengurus dan pimpinan organisasi NU untuk mensosialisasikan dan memberikan rasa nyaman serta keyakinan yang benar kepada umat. Mereka berharap seluruh elemen organisasi NU bekerja sama dalam menjaga situasi tetap kondusif dan damai. Edaran ini ditutup dengan ucapan terima kasih dan harapan agar semua pihak dapat berpartisipasi dalam mencapai tujuan yang diamanatkan. Dengan langkah ini, MWC NU Kecamatan Pacet berkomitmen menjaga kedamaian dan persatuan di tengah tahun politik yang penuh tantangan. #SikapPolitikNU2024 #PersatuanDanPersaudaraan #KetenanganDiTahunPolitik #NUKecamatanPacet #HarmoniDalamPolitik #FYP #foryoupage ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Virus IDOLA Kian Menyebar di Kab. Mojokerto: Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi Dijagokan Masyarakat untuk Pilkada 2024

    Virus IDOLA Kian Menyebar di Kab. Mojokerto: Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi Dijagokan Masyarakat untuk Pilkada 2024

    Berita Video

    Mojokerto, Sorbansantri.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, fenomena politik yang disebut sebagai “Virus IDOLA” semakin menyebar di Kabupaten Mojokerto. Fenomena ini merujuk pada popularitas dua tokoh, Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi, yang semakin kuat di kalangan warga masyarakat dan Nahdliyin setempat.

    Ikfina, yang dikenal sebagai sosok dengan pengalaman dan integritas tinggi, dan Sya’dulloh Syahrofi, yang memiliki dukungan kuat dari kalangan Nahdliyin, dianggap sebagai pasangan ideal untuk memimpin Mojokerto ke depan. Keduanya mendapatkan banyak dukungan dari berbagai lapisan masyarakat yang menginginkan perubahan positif dan kemajuan di kabupaten ini.

    Dalam berbagai kesempatan, warga Mojokerto mengungkapkan harapan mereka agar Ikfina dan Sya’dulloh dapat membawa angin segar dalam pemerintahan lokal. “Kami percaya mereka bisa membawa perubahan nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar salah satu warga yang ditemui di kegiatan jagongan politik .

    Selain itu, banyak yang berpendapat bahwa kombinasi pengalaman Ikfina dan dukungan basis Nahdliyin yang dimiliki Sya’dulloh Syahrofi merupakan kekuatan besar yang mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Mojokerto.

    Dengan semakin dekatnya Pilkada 2024, antusiasme masyarakat terhadap pasangan Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi terus meningkat. Mereka berharap pasangan ini dapat memenangkan hati pemilih dan membawa perubahan yang diharapkan di Kabupaten Mojokerto. (AI Sorban)

    @beritasorban Menjelang Pilkada 2024, Virus IDOLA semakin merebak di Kabupaten Mojokerto. Fenomena ini menggambarkan popularitas Ikfina dan Sya'dulloh Syahrofi yang terus meningkat di kalangan warga dan Nahdliyin setempat. Ikfina, dikenal dengan integritas dan pengalamannya, serta Sya'dulloh Syahrofi yang memiliki dukungan kuat dari Nahdliyin, dijagokan sebagai pasangan ideal untuk memimpin Mojokerto ke depan. Dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat menggarisbawahi harapan besar mereka untuk perubahan positif dan kemajuan. Dengan semakin dekatnya Pilkada, antusiasme terhadap pasangan ini terus memuncak, mencerminkan keinginan masyarakat untuk pemerintahan yang lebih baik. #Pilkada2024 #Mojokerto #Ikfina #SyadullohSyahrofi #VirusIDOLA #MojokertoBersatu #NahdliyinMojokerto #fyp #fypdong #foryoupage ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Gus Dulloh Menjelma Sebagai IDOLA Bagi Kader Ansor Kab. Mojokerto

    Gus Dulloh Menjelma Sebagai IDOLA Bagi Kader Ansor Kab. Mojokerto

    Berita Video

    Mojokerto, Jawa Timur – Pada Senin, 24 Juni 2024, di ndaleman Sooko, Mojokerto, para mantan pengurus Ansor dan Banser mengadakan pertemuan penting. Acara ini dihadiri oleh Gus Dulloh, atau Sya’dulloh Syarofi, yang saat ini digadang-gadang sebagai calon Wakil Bupati Mojokerto 2024 berpasangan dengan Ikfina Fahmawati. Kehadirannya semakin memperkuat dukungan dari para kader Ansor Kabupaten Mojokerto.

    Gus Dulloh telah lama dikenal sebagai figur yang militan dan khidmat dalam Nahdlatul Ulama (NU). Dedikasinya terhadap organisasi ini menjadikan dia sosok yang di IDOLA kan oleh kader Ansor. Dalam pertemuan tersebut, Gus Dulloh memberikan pesan kuat kepada para hadirin, “Kalau sudah mempercayakan amanah kepada saya, ya harus mau bertanggung jawab juga menjaga amanah tersebut, jangan setelah terwujud malah ditinggal tidak diawasi.”

    Para mantan pengurus Ansor dan Banser yang hadir di acara tersebut mengadakan diskusi dan rembukan yang membuahkan hasil dengan nama “Ansor Banser Ngiblat Ngulon”. Inisiatif ini menegaskan arah perjuangan dan visi mereka yang didasari semangat Gus Dulloh.

    Para peserta pertemuan merasa optimis bahwa Gus Dulloh akan membawa perubahan positif. Mereka percaya bahwa pengalaman dan militansi Gus Dulloh akan menjadi modal berharga dalam memimpin dan membangun Kabupaten Mojokerto menuju masa depan yang lebih baik.

    Dengan dukungan yang kuat dari para kader Ansor, Gus Dulloh diharapkan dapat mewujudkan visi dan misinya untuk Mojokerto. Kepercayaan yang diberikan oleh para kader menunjukkan bahwa Gus Dulloh tidak hanya dilihat sebagai seorang pemimpin, tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda yang ingin melihat Mojokerto berkembang dan berprestasi. (AI Sorban)

    @beritasorban "Kalau sudah mempercayakan amanah kepada saya, ya harus mau bertanggung jawab juga menjaga amanah tersebut, jangan setelah terwujud malah ditinggal tidak diawasi," kata Gus Dulloh. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan "Ansor Mojokerto Ngiblat Kulon," yang menegaskan arah perjuangan mereka. Dukungan kuat dari kader Ansor diharapkan dapat membantu Gus Dulloh dan Ikfina Fahmawati membawa kemajuan dan keberkahan bagi Kabupaten Mojokerto. #IDOLA #GusDulloh #IkfinaDulloh #AnsorMojokerto #MojokertoBerkah #PemimpinMilitan #NU #NgiblatKulon #KaderAnsor #fyp #fypシ゚viral #fyyyyyyyyyyyyyyyy ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Ngumpul di Lesehan Sejuk Sendi: Gus Dulloh dan Sorban Santri Siap Berjuang untuk Mojokerto

    Ngumpul di Lesehan Sejuk Sendi: Gus Dulloh dan Sorban Santri Siap Berjuang untuk Mojokerto

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Pada Minggu, 16 Juli 2024, sebuah pertemuan hangat dan penuh semangat terjadi di Lesehan Sendi Sejuk, Warung Pak Toni (Fpr forum perjuangan rakyat), Pacet Mojokerto. Gus Dulloh, atau Sya’dulloh Syarofi, yang merupakan Wakil Ketua 2 Tanfidziyah PC NU Kabupaten Mojokerto sekaligus putra dari KH. Chusain Ilyas, mengadakan pertemuan dengan sahabat Sorban Santri, yang sebagian besar anggotanya adalah sahabat Ansor dan Banser. Pertemuan ini bukan hanya untuk menikmati hidangan khas seperti pakis dan kulup slada, tetapi juga menjadi momen penting dalam kancah politik Kabupaten Mojokerto.

    Dalam suasana yang penuh keakraban, Bupati Mojokerto saat ini, Ikhfina Rahmawati, secara resmi mengumumkan bahwa Gus Dulloh akan menjadi calon wakil bupati yang akan mendampinginya pada Pilkada mendatang. Langkah ini diambil setelah melihat potensi dan kontribusi besar Gus Dulloh dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan di Mojokerto.

    Gus Dulloh, yang merasa terhormat dengan kepercayaan yang diberikan untuk dipercaya sebagai calon wakil Bupati Kab. Mojokerto, menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk bekerja sama demi kemajuan Mojokerto. “Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan dan siap berkolaborasi dengan Bu Ikhfina untuk kesejahteraan masyarakat Mojokerto,” ujarnya.

    Selain pengumuman penting ini, pertemuan juga difokuskan pada diskusi dengan sahabat Sorban Santri yang di komandoi oleh Muhammad Mahbubulloh (Gus Mahbub), yang kebanyakan anggotanya adalah sahabat Ansor dan Banser Kab. Mojokerto serta pemuda Pacet Mojokerto. Mereka berbicara tentang berbagai isu dan rencana yang akan dijalankan ke depan. Acara ini juga berfungsi sebagai momen refreshing dan rekreasi sebelum Hari Raya Idul Adha 1445 H, memperkuat kebersamaan dan semangat kekeluargaan di antara anggota.

    “Pertemuan ini bukan hanya tentang politik, tetapi juga tentang mempererat persaudaraan dan merencanakan masa depan bersama. Kami siap mendukung penuh langkah Gus Dulloh dan Bupati Ikhfina untuk Mojokerto yang lebih baik,” kata salah satu anggota Banser yang hadir.

    Dengan diumumkannya Gus Dulloh sebagai calon wakil bupati, sahabat Sorban Santri menunjukkan dukungan penuh dan siap bekerja sama dalam mendukung pasangan ini di Pilkada mendatang. Harapan besar terletak pada kolaborasi ini, yang diharapkan dapat membawa inovasi dan kemajuan bagi Kabupaten Mojokerto.

    Pertemuan di Lesehan Pak Toni ini menjadi saksi awal dari perjalanan baru dalam politik Mojokerto, menggabungkan kepemimpinan Gus Dulloh dan Bupati Ikhfina Rahmawati dengan dukungan kuat dari sahabat Sorban Santri. Ke depan, sinergi ini diharapkan mampu membawa perubahan yang signifikan dan berdampak positif bagi seluruh masyarakat Mojokerto.

    Dengan semangat kebersamaan dan dukungan yang kokoh dari sahabat Ansor dan Banser, Gus Dulloh siap menghadapi tantangan dan membawa Mojokerto menuju masa depan yang lebih baik. Bersama-sama, mereka akan bekerja keras untuk kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Mojokerto. (AI SorBan) #GusDulloh2024 #SorbanSantri #MojokertoBangkit #AnsorBanser

    @beritasorban Pada Minggu, 16 Juli 2024, di Lesehan Sendi Sejuk, Warung Pak Toni (Fpr forum perjuangan rakyat), Pacet Mojokerto, Gus Dulloh, putra KH. Chusain Ilyas, bertemu dengan Sahabat Sorban Santri yang kebanyakan diisi oleh sahabat Ansor Banser (SorBan) dan Pemuda Pacet Mojokerto. Pertemuan hangat ini bukan hanya untuk menikmati hidangan khas seperti pakis dan kulup slada, tetapi juga menjadi momen penting dalam politik Mojokerto. Bupati Ikhfina Rahmawati mengumumkan Gus Dulloh sebagai calon wakil bupati untuk Pilkada mendatang. Gus Dulloh yang juga Wakil Ketua 2 Tanfidziyah PC NU Mojokerto, menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk memajukan Mojokerto. Dukungan penuh dari Sahabat Sorban Santri menjadi pilar kuat bagi pasangan ini. Dengan kebersamaan dan semangat kekeluargaan, mereka siap membawa perubahan positif dan inovasi untuk Kabupaten Mojokerto. #GusDulloh2024 #SorbanSantri #MojokertoBangkit #PilbupMojokerto #AnsorBanser #KebersamaanUntukKemajuan #fypp #foryou ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Bersama Ikfina dan Gus Dulloh: Melangkah Menuju Kemajuan Mojokerto

    Bersama Ikfina dan Gus Dulloh: Melangkah Menuju Kemajuan Mojokerto

    Berita Video

    Mojokerto, SorbanSantri.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengusung pasangan Ikfina Fahmawati dan Sa’dulloh Syarofi atau Gus Dulloh sebagai calon bupati dan wakil bupati Mojokerto dalam Pilkada Mojokerto 2024. Dilansir dari Mojokerto.disway.id, deklarasi dan pemberian rekomendasi tersebut berlangsung di Warung Selo Adji, Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak, Trowulan, Mojokerto, pada Rabu (5/6/2024).

    Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, mengungkapkan bahwa surat keputusan DPP PKB mengenai pencalonan ini bertanggal 3 Juni 2024 dengan nomor 29668/DPP/01/VI/2024. “Surat tersebut ditandatangani oleh Sekjen DPP PKB dan Ketua Umum DPP PKB, yang mengesahkan keduanya untuk melanjutkan perjuangan dan melakukan komunikasi politik,” ujarnya.

    Prestasi Ikfina dalam Kepemimpinan

    Anik menjelaskan bahwa PKB memilih pasangan ini berdasarkan kaidah fiqih, dengan tujuan memberikan kemajuan, kesejahteraan, dan manfaat bagi masyarakat. Dalam 3,5 tahun masa kepemimpinannya, Ikfina telah membawa Mojokerto maju dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 2,44 persen, melebihi rata-rata nasional dan Jawa Timur. “Itu angka yang sangat signifikan, di mana IPM merupakan variabel penting dalam kesuksesan pembangunan,” jelas Anik.

    Selain itu, Ikfina juga berhasil meningkatkan pelayanan sosial dasar seperti kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan, meskipun pertumbuhan ekonomi sempat minus 1,11 persen akibat pandemi COVID-19. “Ikfina mampu membalikkan keadaan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,41 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Jawa Timur. Hari ini nasional 5,2 dan Jatim 4,82 tetapi Mojokerto mampu menghadirkan 6 persen lebih,” tambahnya.

    Anik menambahkan bahwa angka kemiskinan di Mojokerto turun dari 10 persen menjadi 9,8 persen dalam kurun waktu 3 tahun, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional dan Jawa Timur. “Ada penurunan 0,77 persen dalam kurun 3 tahun. Ini juga di bawah nasional berada di angka 10, Jatim 11,9 persen, Mojokerto mampu di bawah 10 persen. Oleh karena itu, PKB memilih Ikfina sebagai calon bupati untuk melanjutkan pembangunan di Mojokerto,” imbuhnya.

    Dukungan dan Harapan

    Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa rekomendasi dari DPP PKB ada dua tahap, satu penetapan tahap pertama ditandatangani Desk Pilkada, dan yang kedua final ditandatangani ketum dan sekjen. “Untuk yang Trowulan sudah ditandatangani ketum maupun sekjen dan sudah final,” jelasnya.

    PKB juga berharap partai lain ikut mendukung pasangan Ikfina dan Gus Dulloh. Sejauh ini, sudah ada komunikasi dengan Golkar, PDIP, Perindo, dan PKS. Alasan mengusung Ikfina adalah karena kepemimpinan sebelumnya belum mencapai lima tahun penuh akibat pandemi COVID-19, sehingga banyak visi misi yang belum terwujud.

    “Dengan percepatan pada 2024-2029, kami harapkan visi misi yang belum terpenuhi itu bisa terwujud,” tandas Abdul Halim.

    Dengan demikian, PKB berharap pasangan Ikfina dan Gus Dulloh dapat membawa perubahan positif dan melanjutkan pembangunan di Mojokerto, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

    Tetaplah bersama SorbanSantri.com untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Pilkada Mojokerto dan perkembangan politik lainnya. ( AI Sorban )

    @beritasorban Dalam Pilkada Mojokerto 2024, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengusung Ikfina Fahmawati dan Gus Dulloh sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati. Dengan rekomendasi dari DPP PKB, Ikfina dan Gus Dulloh siap menjalani perjuangan politik. Mereka menerima deklarasi dan rekomendasi di Warung Selo Adji, Mojokerto, dalam sebuah acara yang dihadiri oleh banyak pihak. Keputusan ini didasari oleh kinerja Ikfina yang dinilai berhasil membawa Mojokerto lebih maju, meskipun dihadapkan pada tantangan pandemi COVID-19. PKB berharap pasangan ini dapat melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mojokerto. Ikuti terus SorbanSantri.com untuk update terkini seputar Pilkada Mojokerto dan perkembangan politik lokal lainnya. #PKB #PilkadaMojokerto #IkfinaFahmawati #GusDulloh #Mojokerto #Pemilu2024 #SorbanSantri #foryoupage #fypage #breakingnews ♬ suara asli Sorban Santri
  • PKB Umumkan Ikfina – Gus Dulloh Masuk Daftar 35 Nama untuk Pilkada 2024

    PKB Umumkan Ikfina – Gus Dulloh Masuk Daftar 35 Nama untuk Pilkada 2024

    Berita Video

    SorbanSantri.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menetapkan 35 nama calon untuk diusung dalam Pilkada 2024, baik untuk Pemilihan Bupati maupun Wali Kota. Nama-nama ini termasuk Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat ini, dan Eva Dwiana, Wali Kota Bandar Lampung.

    “Sampai detik ini, sudah kita verifikasi dan finalkan 35 nama untuk Kabupaten/Kota se-Indonesia. Tinggal menunggu format KPU,” kata Ketua Desk Pilkada PKB, Abdul Halim Iskandar, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (3/6/2024).

    Halim juga menyebutkan bahwa dari 288 calon kepala daerah yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan (UKK), belum ada satu nama pun yang diputuskan untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub). Saat ini, proses pendalaman masih berlangsung.

    Berikut adalah 35 nama yang diusung PKB untuk Pilkada 2024:

    1. Nanda Indira Bastian (Pesawaran, Lampung)
    2. Eva Dwiana (Kota Bandar Lampung, Lampung)
    3. Nuruddin Amin (Jepara, Jawa Tengah)
    4. Fadia Arafiq (Pekalongan, Jawa Tengah)
    5. Ony Anwar Harsono (Ngawi, Jawa Timur)
    6. Eri Cahyadi (Kota Surabaya, Jawa Timur)
    7. Ikfina Fahmawati (Mojokerto, Jawa Timur)
    8. Nanik Endang R. (Magetan, Jawa Timur)
    9. Anna Mu’awanah (Bojonegoro, Jawa Timur)
    10. Rini Syarifah (Blitar, Jawa Timur)
    11. Raden Bagus Fattah Jasin (Pamekasan, Jawa Timur)
    12. Warsubi (Jombang, Jawa Timur)
    13. Thoriqul Haq (Lumajang, Jawa Timur)
    14. Habib Hadi Zainal Abidin (Kota Probolinggo, Jawa Timur)
    15. Louise Lucky Taolin (Malaka, NTT)
    16. Umbu Lili Pekuwali (Sumba Timur, NTT)
    17. Simeon Thobias Pally (Alor, NTT)
    18. Frederick Edwin (Kutai Barat, Kalimantan Timur)
    19. Madri Pani (Berau, Kalimantan Timur)
    20. Karolin Margaret Natasa (Landak, Kalimantan Barat)
    21. Iman Suramenggala (Bulungan, Kalimantan Utara)
    22. Andi M. Akbar Mattawang Djuarzah (Nunukan, Kalimantan Utara)
    23. Wempi W. Mawa (Malinau, Kalimantan Utara)
    24. Khairul (Kota Tarakan, Kalimantan Utara)
    25. Chaidir Syam (Maros, Sulawesi Selatan)
    26. Darmawangsyah Muin (Gowa, Sulawesi Selatan)
    27. Ady Ansar (Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan)
    28. Hadianto Rasyid (Kota Palu, Sulawesi Tengah)
    29. Sulianti Murad (Banggai, Sulawesi Tengah)
    30. Timotius Kaidel (Kepulauan Aru, Maluku)
    31. Ikram Umasugi (Buru, Maluku)
    32. Ruben Yason Rumboisano (Waropen, Papua)
    33. Maximus Tipagau (Mimika, Papua Tengah)
    34. Kristosimus Yohanes Agawemu (Mappi, Papua Selatan)
    35. Untung Tamsil (Fakfak, Papua Barat)

    Pengumuman ini menunjukkan komitmen PKB dalam memastikan calon-calon terbaik untuk Pilkada 2024. (AI Sorban)

    @beritasorban Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan 35 calon untuk Pilkada 2024, termasuk Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, dan Eva Dwiana, Wali Kota Bandar Lampung. "Sampai detik ini, sudah kita verifikasi dan finalkan 35 nama untuk Kabupaten/Kota se-Indonesia. Tinggal menunggu format KPU," kata Abdul Halim Iskandar, Ketua Desk Pilkada PKB. Di Mojokerto, Jawa Timur, Ikfina Fahmawati akan berpasangan dengan Sa’dulloh Syarofie, putra KH Chusaini Ilyas. Halim juga menyebut belum ada satu nama pun yang diputuskan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub). Nama lain yang diusung termasuk Nanda Indira Bastian (Pesawaran, Lampung), Nuruddin Amin (Jepara, Jawa Tengah), dan Louise Lucky Taolin (Malaka, NTT). PKB menunjukkan komitmennya dalam memastikan calon terbaik untuk Pilkada 2024. #Pilkada2024 #PKB #Ikfina Fahmawati #Gus Dulloh #PilkadaMojokerto #PilkadaJatim #PilkadaLampung #PilkadaNTT #PilkadaKalimantan #PilkadaSulawesi #PilkadaPapua #fyp #foryoupage #fypシ゚viral ♬ suara asli Sorban Santri
  • Tok! Gus Dulloh Maju Pilkada Mojokerto Bersama Ikfina Fahmawati

    Tok! Gus Dulloh Maju Pilkada Mojokerto Bersama Ikfina Fahmawati

    Berita Video

    wp.sorbansantri.com – Sering mengenakan atribut banser!! Beliau adalah Sa’dulloh Syarofi, atau Gus Dulloh, putra dari KH Husein Ilyas, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Mishbar di Mojokerto, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Wakil Bupati Mojokerto mendampingi Ikfina Fahmawati. Keputusan ini didorong oleh perintah para sesepuh. “Saya mendapat perintah dari para sesepuh. Maju atau tidak, kalau ada keputusan running, saya running,” ujarnya pada Kamis (30/5).

    Gus Dulloh menjelaskan bahwa restu dari sesepuh telah diterima, meski belum ada deklarasi resmi. Keputusan ini adalah titah dari ayahandanya, Kiai Husein Ilyas, yang baru kali ini memberikan izin kepadanya setelah dua tawaran sebelumnya. Ia menegaskan bahwa negosiasi antar sesepuh bukan soal materi, tetapi komitmen untuk kemaslahatan masyarakat Mojokerto.

    Sementara itu, Ikfina Fahmawati menyatakan bahwa deklarasi masih menunggu petunjuk dari para kiai. “Untuk deklarasi, kami tunggu petunjuk dari para kiai. Mohon doanya, yang penting progres berjalan pelan tapi pasti,” tambahnya. (red)

    @beritasorban Gus Dulloh menjelaskan bahwa restu dari sesepuh telah diterima, meski belum ada deklarasi resmi. Keputusan ini adalah titah dari ayahandanya, Kiai Husein Ilyas, yang baru kali ini memberikan izin kepadanya setelah dua tawaran sebelumnya. Ia menegaskan bahwa negosiasi antar sesepuh bukan soal materi, tetapi komitmen untuk kemaslahatan masyarakat Mojokerto. #GusDulloh #IkfinaFahmawati #PilkadaMojokerto #SesepuhNU #PesantrenAlMishbar #KemaslahatanMasyarakat #MojokertoBerduet #KiaiHuseinIlyas #foryou ♬ suara asli Sorban Santri