Blog

  • Hujan Deras di Pacet, Pohon Tumbang dan Longsor Ancam Wilayah Gondang

    Hujan Deras di Pacet, Pohon Tumbang dan Longsor Ancam Wilayah Gondang

    BERITA VIDEO

    Pacet, Mojokerto – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pacet sejak pukul 12.00 WIB, Jumat (6/12/2024), mengakibatkan sejumlah insiden di Desa Sajen, tepatnya di Dusun Podorejo. Tingginya curah hujan memicu tumbangnya pohon dan longsor di beberapa titik, sehingga memerlukan tindakan cepat untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.

    Cak Gusi dan Kang Baim, personel Baznas Tanggap Bencana (BTB), bergerak cepat menangani situasi ini. Keduanya memeriksa kondisi saluran air serta memantau debit Sungai Kromong yang terus meningkat akibat curah hujan tinggi. “Kami fokus memastikan saluran air tetap lancar dan memantau risiko banjir, khususnya di wilayah bawah seperti Gondang,” ujar Cak Gusi.

    Di lokasi, tim BTB bersama warga dan aparat desa berhasil membersihkan pohon tumbang yang menghalangi akses jalan. Langkah antisipasi juga dilakukan dengan membersihkan aliran air dan memberikan tanda peringatan di area rawan longsor.

    Hingga berita ini diturunkan, hujan deras masih mengguyur Kecamatan Pacet dan sekitarnya. Warga diminta tetap waspada, terutama yang berada di daerah rawan banjir dan longsor. Cak Gusi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi situasi darurat agar bantuan cepat dapat diberikan.

    Sorban Santri terus memantau perkembangan situasi di Kecamatan Pacet dan sekitarnya. Mari tetap waspada dan utamakan keselamatan bersama. (AI Sorban)

    @beritasorban Hujan deras mengguyur Kecamatan Pacet, Mojokerto, sejak pukul 12.00 WIB, Jumat, 6 Desember 2024. Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan terjadi longsor di Desa Sajen, Dusun Podorejo. Kang Baim dari Baznas Tanggap Bencana turun langsung ke lokasi untuk memeriksa saluran air dan debit Sungai Kromong yang terus meningkat. Hingga saat ini, hujan deras masih mengguyur, membuat warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir, terutama di daerah bawah seperti Gondang. Tim gabungan bersama warga terus bekerja menangani dampak bencana dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Pantau terus informasi terkini hanya di SorbanSantri.com. Jangan lupa untuk tetap waspada, laporkan situasi darurat, dan utamakan keselamatan. #HujanDerasPacet #BTBTanggapBencana #PacetSiaga #LongsorMojokerto #WaspadaBanjir #fyp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Korlantas Polri Tegaskan Alasan SIM dan STNK Tak Bisa Berlaku Seumur Hidup

    Korlantas Polri Tegaskan Alasan SIM dan STNK Tak Bisa Berlaku Seumur Hidup

    BERITA VIDEO

    Sorbansantri.com – Korlantas Polri memberikan penjelasan tegas terkait wacana masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) seumur hidup. Menurut Brigjen Pol Yusri Yunus, SIM memiliki fungsi krusial sebagai bukti kompetensi dan persyaratan keamanan berkendara, berbeda dengan KTP yang hanya berfungsi sebagai kartu identitas.

    Yusri menjelaskan, kondisi kesehatan fisik dan mental seseorang dapat berubah, sehingga pengujian secara berkala dianggap penting untuk memastikan kelayakan pengemudi di jalan raya.

    “Kenapa ambil SIM harus diuji? Karena ada kompetensi di situ,” tegasnya.

    Namun, usulan ini tetap mengundang perdebatan. Salah satu anggota DPR, Sarifuddin Sudding, menyebut bahwa masa berlaku seumur hidup dapat meringankan beban masyarakat, seperti halnya KTP.

    Apa Pendapat Anda?

    1. Apakah Anda setuju dengan alasan Korlantas Polri bahwa SIM harus diperbarui secara berkala demi memastikan kompetensi pengemudi?
    2. Bagaimana menurut Anda jika masa berlaku SIM disamakan dengan KTP? Apakah akan lebih mempermudah atau justru meningkatkan risiko di jalan?
    3. Apakah Anda merasa proses perpanjangan SIM saat ini sudah efektif, atau ada aspek yang perlu diperbaiki?

    Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan mari diskusikan lebih lanjut!

    @beritasorban Pernah bertanya kenapa SIM dan STNK nggak bisa berlaku seumur hidup seperti KTP? Menurut Korlantas Polri, alasan utamanya adalah demi keselamatan kita semua. SIM bukan hanya dokumen identitas, tapi bukti bahwa kita memenuhi syarat kesehatan dan kompetensi berkendara. Kesehatan fisik dan mental kita bisa berubah setiap tahun. Karena itu, pengujian berkala penting untuk memastikan kita tetap layak membawa kendaraan di jalan raya. Bayangkan kalau kompetensi ini diabaikan, risikonya bisa fatal! Meski ada usulan agar SIM berlaku seumur hidup, Korlantas Polri menegaskan, keamanan dan keselamatan di jalan harus jadi prioritas utama. Setuju nggak? Yuk, share pendapat kamu! #SIMBerkala #KeamananBerkendara #STNKdanSIM #UjiKompetensiPengemudi #AmanDiJalan #foryoupage❤️❤️ ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Apa Itu Partai Coklat yang Disebut Yoyok Saat Rapat Menhan?

    Apa Itu Partai Coklat yang Disebut Yoyok Saat Rapat Menhan?

    BERITA VIDEO

    Jakarta, SorbanSantri.com – Istilah Partai Coklat menarik perhatian publik setelah disinggung oleh anggota DPR RI Fraksi NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, dalam rapat kerja Komisi I DPR bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Agus Subiyanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2024). Yoyok menyampaikan kekhawatirannya terkait netralitas TNI dan menyebut istilah ini di tengah pembahasan penyimpangan dalam pelaksanaan pemilu.

    Partai Coklat: Apa Maksudnya?

    Dalam rapat tersebut, Yoyok menyoroti perlunya tindakan tegas TNI terhadap berbagai kasus penyimpangan dalam pemilu, seperti politik uang, kampanye hitam, dan lainnya. Di sela-sela pernyataannya, ia menyebut isu Partai Coklat, yang ia kaitkan dengan fenomena politik terkini.

    “Di media ini lagi kencang-kencangnya katanya ada partai baru, Partai Coklat. Enggak mungkin kalau kita enggak tahu,” ucap Yoyok.

    Yoyok mengkritik netralitas TNI yang dianggapnya terlalu pasif, terutama jika dihadapkan dengan penyimpangan pemilu. Ia meminta TNI untuk berani bertindak tegas, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

    Hubungan dengan Simpatisan Jokowi

    Istilah Partai Coklat ternyata tidak hanya disebut oleh Yoyok. Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga menggunakan istilah ini dalam konteks berbeda. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Hasto menyebut Partai Coklat sebagai istilah yang merujuk pada simpatisan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Menurut Hasto, simpatisan ini memiliki peran strategis dalam Pilkada 2024, didukung oleh langkah-langkah Jokowi yang dinilai sebagai upaya membangun kekuatan politik baru setelah masa jabatannya berakhir.

    “Pak Jokowi melakukan begitu banyak penempatan strategis sebelum lengser, seperti penunjukan Pak Listyo Sigit sebagai Kapolri. Ini adalah bagian dari upaya membangun kerajaan politik dengan menempatkan orang-orang terdekatnya di berbagai posisi penting,” ujar Hasto.

    Ia menambahkan bahwa strategi Jokowi mencakup mobilisasi simpatisan yang disebut sebagai Partai Coklat untuk memenangkan Pilkada 2024 di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Utara dan Jawa Tengah.

    Kritik terhadap Praktik Politik Kekuasaan

    Hasto juga menyebut bahwa Jokowi telah mengintervensi politik lokal untuk memastikan keberhasilan kandidat yang memiliki hubungan dekat dengannya. Ia menilai tindakan ini mengkhianati prinsip negara republik yang seharusnya menjunjung tinggi kompetisi politik yang sehat.

    “Mobilisasi Partai Coklat terlihat jelas di berbagai daerah, seperti Boyolali, Sumatera Utara, hingga Jakarta. Ini menunjukkan bagaimana pengaruh kekuasaan dimanfaatkan untuk memperluas pengaruh politik pribadi,” tambahnya.

    TNI dan Peran dalam Pemilu

    Dalam konteks ini, Yoyok menegaskan bahwa TNI harus mengambil peran aktif dalam menjaga kejujuran dan keadilan pemilu. Ia berharap netralitas TNI tidak menjadi alasan untuk berdiam diri jika terjadi penyimpangan yang jelas di depan mata.

    “Kalau ada penyimpangan, tangkap. Jangan biarkan demokrasi berjalan brutal seperti sekarang,” tegas Yoyok.

    Pernyataan ini mencerminkan keresahan terhadap dinamika politik Indonesia yang semakin kompleks menjelang Pilkada 2024. Istilah Partai Coklat menjadi simbol dari diskusi tentang integritas, netralitas, dan pengaruh kekuasaan dalam sistem demokrasi.


    Ikuti berita terkini lainnya hanya di SorbanSantri.com.

    @beritasorban Isu Partai Coklat mencuri perhatian publik usai disebut oleh anggota DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, dalam rapat bersama Menhan. Istilah ini juga pernah digunakan Hasto Kristiyanto untuk menggambarkan simpatisan Jokowi yang dinilai aktif memobilisasi kekuatan di Pilkada 2024. Yoyok mempertanyakan netralitas TNI dalam menghadapi penyimpangan pemilu seperti politik uang dan kampanye hitam. Di sisi lain, Hasto mengkritik Jokowi yang disebut membangun kekuatan politik seperti kerajaan, dengan menempatkan orang-orang terdekatnya di posisi strategis. Apakah istilah Partai Coklat ini menggambarkan realitas politik Indonesia saat ini? Mari kita bahas lebih lanjut dan wujudkan demokrasi yang jujur dan adil. #partaicoklat #pilkada2024 #fypシ゚ ♬ suara asli Sorban Santri
  • Waketum Gerindra Sesalkan Pernyataan Gus Miftah yang Hina Penjual Es Teh, Publik Desak Evaluasi

    Waketum Gerindra Sesalkan Pernyataan Gus Miftah yang Hina Penjual Es Teh, Publik Desak Evaluasi

    BERITA VIDEO

    Jakarta, wp.sorbansantri.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Budisatrio Djiwandono, menyayangkan pernyataan kontroversial yang dilontarkan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana alias Gus Miftah. Pernyataannya yang dianggap menghina penjual es teh di sebuah pengajian di Magelang, Jawa Tengah, menuai kecaman luas dari masyarakat.

    Budi menyebutkan perlunya evaluasi terhadap pernyataan yang berpotensi memicu kegaduhan publik. Ia juga menegaskan bahwa masukan dari masyarakat terkait desakan agar Gus Miftah mundur akan dipertimbangkan.
    “Kami serahkan keputusan-keputusan kalau ada, kita terima sebagai masukan dan kritik yang baik dari masyarakat,” ujar Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12).

    Kejadian ini bermula dari potongan video yang viral di media sosial, di mana Gus Miftah mengolok seorang penjual es teh dengan perkataan yang dianggap tidak pantas. Dalam video tersebut, ia berkata:
    “Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak enggak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual), g**k. Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah, takdir).”*

    Setelah video itu viral, kecaman publik berdatangan, menuntut Gus Miftah untuk meminta maaf dan menunjukkan sikap yang lebih bijak sebagai pejabat publik.

    Merespons situasi ini, Gus Miftah melalui sebuah video menyatakan telah meminta maaf secara langsung kepada penjual es teh yang bersangkutan. Ia mengklaim bahwa pernyataannya tersebut hanyalah candaan.
    “Oleh karena itu, atas candaan kepada yang bersangkutan saya akan meminta maaf secara langsung. Mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya,” ungkapnya.

    Selain itu, Gus Miftah juga mengaku telah mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya. Ia diminta untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di depan publik.
    “Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum,” tambahnya.

    Insiden ini menjadi peringatan penting bagi pejabat publik agar menjaga sensitivitas dalam berkomunikasi, terutama di tengah masyarakat yang heterogen. Publik kini menanti langkah selanjutnya, termasuk apakah evaluasi terhadap posisi Gus Miftah akan dilakukan oleh pihak terkait.


    Berita ini ditulis oleh tim Sorban Santri. Tetap pantau berita terkini di SorbanSantri.com untuk informasi terbaru seputar isu nasional dan keagamaan.

    @beritasorban "Kabar mengejutkan datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama, Gus Miftah, yang viral karena pernyataannya terhadap seorang penjual es teh. Dalam sebuah pengajian di Magelang, Gus Miftah melontarkan kata-kata yang dianggap menghina, memicu kecaman luas dari masyarakat. Wakil Ketua Umum Gerindra, Budisatrio Djiwandono, menyayangkan insiden ini dan menyerukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang. Gus Miftah telah meminta maaf langsung kepada pedagang es teh yang bersangkutan dan mengklaim ucapannya hanyalah candaan. Namun, ia juga mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet untuk lebih bijak dalam berucap. Kasus ini menjadi peringatan penting bagi pejabat publik agar menjaga sensitivitas di depan masyarakat. Akankah ada tindak lanjut dari desakan publik agar Gus Miftah mundur? Kita tunggu perkembangan selanjutnya." #gusmiftah #gerinda #estehviral #fypviralシ ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Baznas Tanggap Bencana Gelar Pelatihan: Fokus Pendirian Tenda dan Penanganan Patah Tulang

    Baznas Tanggap Bencana Gelar Pelatihan: Fokus Pendirian Tenda dan Penanganan Patah Tulang

    Trawas, Mojokerto, Sorbansantri.com – Dalam menghadapi potensi curah hujan tinggi di awal tahun 2024, Baznas Tanggap Bencana (BTB) menggelar pelatihan outdoor di Hotel Newstart, Trawas, Mojokerto, pada Selasa, 3 Desember 2024. Pelatihan ini dirancang untuk membekali relawan dengan keterampilan mendirikan tenda darurat dan penanganan korban patah tulang, yang dipandu oleh Bapak Saiful Anam, seorang instruktur berpengalaman dari LPBI NU Kabupaten Mojokerto.

    Fokus Pelatihan: Teknik Darurat yang Efektif

    Peserta pelatihan diberikan dua materi utama:

    • Pendirian Tenda Darurat: Teknik mendirikan tenda secara efisien dan stabil di berbagai kondisi lapangan.
    • Penanganan Korban Patah Tulang: Simulasi penanganan menggunakan alat sederhana seperti kayu dan kain, memastikan korban mendapat pertolongan pertama yang tepat.

    Dalam arahannya, Saiful Anam menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam situasi darurat. “Setiap tindakan kecil bisa menyelamatkan nyawa. Dengan pelatihan ini, kami berharap para relawan lebih siap menghadapi bencana,” ujarnya.

    Antusiasme Peserta

    Pelatihan ini diikuti oleh puluhan relawan dari berbagai daerah di Mojokerto. Salah satu peserta, Bang Gipo, mengungkapkan pengalamannya, “Saya sangat terinspirasi dengan pelatihan ini. Ilmu yang kami dapatkan sangat aplikatif dan berguna untuk kondisi darurat. Kami jadi lebih percaya diri untuk membantu masyarakat.”

    Komitmen Baznas Tanggap Bencana

    Baznas Tanggap Bencana terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesiapsiagaan bencana. Pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya preventif dan edukasi masyarakat adalah kunci untuk meminimalkan dampak bencana.

    “Kami berkomitmen untuk selalu hadir, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam upaya mitigasi. Pelatihan ini adalah salah satu bentuk dukungan kami kepada relawan,” jelas perwakilan BTB.

    Mojokerto Siap Hadapi Tantangan Alam

    Dengan pelatihan ini, Baznas Tanggap Bencana berharap masyarakat Mojokerto semakin siap menghadapi tantangan alam di tahun baru. Dukungan dari relawan yang terlatih, seperti Bang Gipo dan peserta lainnya, menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai risiko bencana.

    Ikuti terus berita dan kegiatan inspiratif hanya di wp.sorbansantri.com, media yang menyuarakan aksi nyata untuk umat. ( AI SORBAN)

  • BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan Relawan BAZNAS TANGGAP  BENCANA (BTB)

    BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan Relawan BAZNAS TANGGAP  BENCANA (BTB)

    Mojokerto, SorbanSantri.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto, di bawah kepemimpinan Gus Zamroni Ahmad, sukses menyelenggarakan Pelatihan Dasar Relawan Penanggulangan Bencana (BTB) pada 2-3 Desember 2024. Pelatihan yang diikuti 60 relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) ini berlangsung di New Start Hotel, Trawas, Mojokerto.

    Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. “Pelatihan ini adalah upaya konkret untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan BPBD Kabupaten Mojokerto dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh. Kami ingin memastikan relawan memiliki keterampilan yang mumpuni untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

    Kegiatan ini mencakup materi tentang mitigasi bencana, teknik evakuasi, pertolongan pertama, hingga pengelolaan posko darurat. Peserta juga melakukan simulasi untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari.

    Bapak Sukir, salah satu peserta yang merupakan perwakilan dari Kecamatan Pacet, mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya setelah mengikuti pelatihan ini. “Pelatihan ini memberikan banyak ilmu dan pengalaman baru. Kami jadi lebih siap menghadapi situasi darurat di wilayah kami,” ungkapnya.

    Pelatihan ini juga menjadi ajang sinergi antara para relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto. Dengan kolaborasi yang erat, diharapkan relawan BAZNAS Tanggap Bencana dapat menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi potensi bencana alam.

    Gus Zamroni Ahmad berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas relawan dan memperkuat sinergi lintas lembaga demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Mojokerto,” tutupnya.

    (AI SORBAN)

  • Penjelasan FSGI soal Kenaikan Gaji Guru yang Diumumkan Prabowo, Ini Bedanya Antara ASN dan Non-ASN

    Penjelasan FSGI soal Kenaikan Gaji Guru yang Diumumkan Prabowo, Ini Bedanya Antara ASN dan Non-ASN

    BERITA VIDEO

    Jakarta – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memberikan tanggapan terkait rencana kenaikan gaji guru yang diumumkan oleh calon presiden Prabowo Subianto. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif untuk meningkatkan kesejahteraan guru, namun FSGI menekankan perlunya perhatian terhadap perbedaan antara guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN.

    Ketua Umum FSGI, Retno Listyarti, menyebut bahwa kenaikan gaji untuk guru ASN dan non-ASN memiliki tantangan berbeda. “Guru ASN memiliki skema gaji yang diatur langsung oleh pemerintah melalui APBN, sedangkan guru non-ASN, terutama yang bekerja di sekolah swasta, bergantung pada kebijakan yayasan atau lembaga tempat mereka bekerja,” jelas Retno dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/11).

    Kenaikan Gaji Guru ASN
    Untuk guru ASN, kenaikan gaji yang dijanjikan Prabowo dianggap lebih realistis karena dapat diintegrasikan ke dalam anggaran negara. Pemerintah memiliki kendali penuh atas penyesuaian gaji ini, termasuk dengan mempertimbangkan inflasi dan kebutuhan hidup layak.

    “Guru ASN juga berpotensi mendapatkan tunjangan tambahan seperti tunjangan profesi guru (TPG) dan tunjangan kinerja. Namun, perlu dipastikan bahwa proses pencairannya tidak terhambat, seperti yang sering terjadi selama ini,” kata Retno.

    Kenaikan Gaji Guru Non-ASN
    Berbeda dengan guru ASN, guru non-ASN memiliki posisi yang lebih rentan. Menurut data FSGI, banyak guru honorer dan guru swasta yang masih menerima gaji jauh di bawah upah minimum regional (UMR).

    “Kenaikan gaji untuk guru non-ASN perlu disertai regulasi yang mengikat, misalnya melalui subsidi langsung dari pemerintah atau insentif khusus bagi yayasan yang menaikkan gaji guru,” ujar Retno. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar kebijakan ini tidak hanya menjadi janji politik semata.

    Harapan dan Tantangan
    FSGI berharap kebijakan ini tidak hanya berfokus pada angka kenaikan gaji, tetapi juga pada upaya peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan. “Kesejahteraan guru harus berjalan seiring dengan pengembangan kompetensi mereka, agar dampaknya terasa langsung pada peserta didik,” tambah Retno.

    Di sisi lain, pengamat pendidikan Indra Charismiadji mengingatkan bahwa janji kenaikan gaji ini harus didukung oleh rencana anggaran yang matang. “Jangan sampai ini hanya menjadi janji kampanye tanpa implementasi nyata,” tegasnya.

    Dengan dinamika ini, FSGI mengajak semua pihak untuk mengawal kebijakan tersebut agar tidak hanya menjadi janji manis menjelang Pemilu 2024. Guru, baik ASN maupun non-ASN, diharapkan benar-benar merasakan manfaat dari kebijakan tersebut jika Prabowo terpilih sebagai presiden.

    @beritasorban

    “Federasi Serikat Guru Indonesia atau FSGI menyambut baik rencana kenaikan gaji guru yang diumumkan oleh Prabowo Subianto. Namun, FSGI menekankan perbedaan signifikan antara guru ASN dan non-ASN. Guru ASN lebih berpeluang merasakan kenaikan karena gaji mereka diatur melalui APBN, sedangkan guru non-ASN, seperti guru honorer dan swasta, bergantung pada kebijakan yayasan yang sering kali masih membayar di bawah UMR. FSGI mengingatkan, agar kebijakan ini tidak hanya menjadi janji politik. Selain kenaikan gaji, guru juga butuh pengembangan kompetensi dan regulasi yang melindungi kesejahteraan mereka. Semua pihak diimbau untuk mengawal kebijakan ini demi pendidikan Indonesia yang lebih baik.” KenaikanGajiGuru GuruASNdanNonASN Prabowo2024 FSGI KesejahteraanGuru PendidikanIndonesia #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri

  • Angin Kencang Terjadi di Mojokerto, Ini Dampaknya di 4 Kecamatan

    Angin Kencang Terjadi di Mojokerto, Ini Dampaknya di 4 Kecamatan

    BERITA VIDEO

    Mojokerto, 29 November 2024 – Angin kencang melanda wilayah Mojokerto pada Kamis malam (28/11/2024), mengakibatkan sejumlah kerusakan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Mojosari, Dlanggu, Puri, dan Trowulan. Fenomena ini terjadi secara tiba-tiba disertai hujan deras, memicu kekhawatiran warga setempat.

    Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mojokerto, angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik jalan utama, merusak jaringan listrik, serta mengakibatkan kerusakan ringan hingga berat pada puluhan rumah warga. Di Kecamatan Mojosari, angin menumbangkan setidaknya lima pohon besar yang menghalangi akses jalan protokol.

    “Kami telah menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk membersihkan pohon tumbang dan memastikan jalur transportasi kembali normal. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Kepala BPBD Mojokerto, Arif Wibowo.

    Dampak di Empat Kecamatan

    1. Mojosari:
      Beberapa atap rumah warga beterbangan, dan aliran listrik di beberapa kawasan sempat padam selama lima jam.
    2. Dlanggu:
      Dua tiang listrik roboh, menyebabkan pemadaman di desa-desa sekitar. Para petani juga melaporkan kerusakan pada tanaman padi akibat hujan lebat yang menyertai angin kencang.
    3. Puri:
      Satu sekolah dasar mengalami kerusakan pada bagian atap, sehingga kegiatan belajar-mengajar terpaksa dihentikan sementara.
    4. Trowulan:
      Sejumlah situs peninggalan sejarah dilaporkan tertutup oleh dahan dan ranting pohon, namun tidak ada kerusakan permanen pada situs tersebut.

    Imbauan Pemerintah

    Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang susulan. Warga yang tinggal di sekitar pohon besar atau bangunan rentan diharapkan segera melapor kepada aparat setempat jika terjadi kondisi membahayakan.

    “Kami juga mengingatkan warga untuk tidak keluar rumah jika tidak mendesak selama cuaca ekstrem berlangsung,” tambah Arif.

    Hingga pagi ini, BPBD dan dinas terkait masih terus melakukan penanganan di lokasi-lokasi terdampak, dengan prioritas memulihkan fasilitas umum dan bantuan logistik untuk warga yang terdampak parah.

    @beritasorban

    “Angin kencang melanda wilayah Mojokerto pada Kamis malam, menyebabkan kerusakan di empat kecamatan: Mojosari, Dlanggu, Puri, dan Trowulan. Pohon tumbang dan jaringan listrik terganggu, sementara puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Di Mojosari, lima pohon besar tumbang, menghalangi akses jalan utama. Sementara di Dlanggu, tiang listrik roboh, memadamkan aliran listrik ke beberapa desa. Kerusakan juga terjadi di Puri, di mana satu sekolah dasar mengalami kerusakan atap, dan di Trowulan, dahan pohon menutupi beberapa situs bersejarah. BPBD Mojokerto telah bergerak cepat menangani dampak bencana ini, termasuk membersihkan jalan dan memulihkan fasilitas umum. Meski tidak ada korban jiwa, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang mungkin terjadi lagi. Jangan lupa, utamakan keselamatan Anda dan keluarga. Sorban Santri melaporkan langsung dari Mojokerto.” AnginKencangMojokerto BencanaAlam BPBDMojokerto CuacaEkstrem TanggapDarurat Mojosari Dlanggu Puri #Trowulan #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
  • Gus Dullah: Putra Kiai Sepuh yang Siap Maju di Pilkada Mojokerto 2024 dengan Restu Ayahanda

    Gus Dullah: Putra Kiai Sepuh yang Siap Maju di Pilkada Mojokerto 2024 dengan Restu Ayahanda

    BERITA VIDEO

    Sa’dullah Syarofi bin Chusain Ilyas, yang akrab disapa Gus Dullah, adalah sosok yang tidak hanya dikenal sebagai putra kiai sepuh, tetapi juga sebagai tokoh yang sudah lama berkontribusi dalam memberikan ilmu kepada masyarakat. Kini, Gus Dullah mengambil langkah besar dengan memutuskan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mojokerto 2024.

    Sebagai anak dari KH. Husaein Ilyas, seorang kiai sepuh yang telah lama dikenal sebagai guru dan pembimbing umat, Gus Dullah mengemban amanah besar dalam membawa nilai-nilai keagamaan dan sosial yang diwariskan oleh sang ayah. Namun, kali ini, ia memutuskan untuk mengambil peran yang lebih besar dalam kancah politik daerah.

    Keputusan Gus Dullah untuk maju dalam Pilkada Mojokerto 2024 bukanlah keputusan yang diambil dengan sembarangan. Dalam langkah besar ini, ia siap mempertaruhkan nama baik ayahnya, KH. Husaein Ilyas, yang telah lama dikenal sebagai sosok yang sangat dihormati di kalangan masyarakat dan pesantren. Gus Dullah menyadari bahwa nama besar ayahnya menjadi salah satu aset berharga yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

    Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan, Gus Dullah menegaskan bahwa niatnya untuk maju dalam Pilkada Mojokerto bukanlah untuk sekadar berambisi pribadi, melainkan untuk melanjutkan perjuangan ayahnya dalam membangun masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tanah Mojokerto. Ia juga mengungkapkan bahwa langkah ini diambil setelah mendapatkan restu penuh dari ayahnya, KH. Husaein Ilyas.

    “Dengan segala doa dan restu yang saya terima dari ayahanda, saya merasa yakin untuk maju dalam Pilkada Mojokerto. Saya tidak akan main-main dalam langkah ini. Saya bertekad untuk mengabdi kepada masyarakat Mojokerto dengan sepenuh hati, membawa perubahan yang positif, dan menegakkan nilai-nilai yang telah diajarkan oleh ayah saya,” ungkap Gus Dullah dengan penuh keyakinan.

    Gus Dullah dikenal luas sebagai sosok yang bijaksana, memiliki wawasan keagamaan yang luas, dan selalu dekat dengan masyarakat. Pengalamannya yang panjang dalam dunia pendidikan dan dakwah memberikan fondasi yang kuat baginya untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya memperhatikan kepentingan politik, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.

    Dengan restu ayahnya yang sangat dihormati, Gus Dullah kini bertekad untuk membawa perubahan di Mojokerto dengan visi yang jelas, yaitu mewujudkan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis. Masyarakat Mojokerto kini menantikan apakah Gus Dullah dapat mengukir sejarah baru dalam Pilkada 2024 dan mewujudkan harapan mereka untuk masa depan yang lebih baik.

    @beritasorban Sa’dullah Syarofi bin Chusain Ilyas, atau yang akrab disapa Gus Dulloh, adalah putra KH. Husaein Ilyas, kiai sepuh yang telah lama mengabdikan hidupnya untuk menebar ilmu agama di Mojokerto. Kini, Gus Dulloh mengambil langkah besar dengan maju dalam Pilkada Mojokerto 2024. Langkah ini bukan keputusan main-main. Gus Dulloh dengan tegas menyatakan bahwa ia siap mempertaruhkan nama besar sang ayah, KH. Husaein Ilyas, yang begitu dihormati masyarakat. “Dengan restu dan doa ayahanda, saya bertekad maju. Ini bukan ambisi pribadi, tetapi amanah untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Mojokerto,” ujarnya. Berbekal pengalaman dalam dakwah dan pendidikan, Gus Dulloh hadir dengan visi membangun Mojokerto yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis. Akankah keberanian dan tanggung jawabnya mampu membawa Mojokerto ke arah yang lebih baik? Warga Mojokerto menantikan jawabannya di Pilkada 2024. #Gusdulloh #ikfinafahmawati #pilkadamojokerto #viral #fyppppppppppppppppppppppp ♬ suara asli – Sorban Santri

  • Korban Tewas Serangan Israel di Gaza Mencapai 44.176 Orang, Termasuk 17.492 Anak-anak

    Korban Tewas Serangan Israel di Gaza Mencapai 44.176 Orang, Termasuk 17.492 Anak-anak

    BERITA VIDEO

    Gaza, 25 November 2024 – Konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok bersenjata Palestina telah menyebabkan jumlah korban tewas di Gaza melonjak secara dramatis. Menurut laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza, hingga saat ini, jumlah korban jiwa akibat serangan udara dan serangan darat Israel telah mencapai 44.176 orang. Dari jumlah tersebut, 17.492 di antaranya adalah anak-anak, yang menyoroti dampak tragis konflik ini terhadap generasi muda Palestina.

    Serangan intensif yang dimulai sejak awal Oktober 2024 telah mengakibatkan kehancuran besar di seluruh wilayah Gaza. Infrastruktur vital seperti rumah sakit, sekolah, dan fasilitas air bersih hancur, sementara populasi sipil terus menghadapi kondisi yang semakin memprihatinkan. Banyak korban berasal dari keluarga yang terjebak dalam serangan udara yang tak terhitung jumlahnya, dengan sedikit perlindungan dari serangan tersebut.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta kelompok hak asasi manusia internasional telah mengecam serangan ini dan mendesak agar segera dihentikan. Mereka menyoroti bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil dan korban jiwa yang terus meningkat merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang mengatur perlindungan terhadap warga sipil dalam konflik bersenjata.

    Di tengah krisis ini, banyak anak-anak terjebak dalam reruntuhan bangunan, kehilangan keluarga mereka, dan menderita trauma psikologis yang mendalam. Pusat-pusat medis di Gaza melaporkan kewalahan dengan jumlah pasien yang terus meningkat, sementara pasokan obat dan peralatan medis semakin terbatas.

    Keprihatinan internasional juga terus berkembang seiring dengan upaya diplomatik yang semakin intensif untuk menghentikan kekerasan dan mencapai gencatan senjata. Namun, hingga saat ini, perundingan masih menemui jalan buntu, sementara penduduk Gaza terus berjuang untuk bertahan hidup di tengah kekerasan yang tak berkesudahan.

    PBB dan organisasi internasional lainnya terus menyerukan penghentian kekerasan dan akses kemanusiaan yang lebih besar untuk membantu mereka yang terkena dampak, khususnya anak-anak dan keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Namun, tantangan untuk mencapai gencatan senjata yang permanen tetap besar, dengan ketegangan yang terus meningkat di wilayah tersebut.

    @beritasorban

    Serangan brutal Israel di Gaza telah merenggut 44.176 nyawa, dengan 17.492 di antaranya adalah anak-anak. Selama beberapa bulan terakhir, warga sipil Palestina terjebak dalam kekerasan yang terus meningkat, sementara infrastruktur penting hancur. Anak-anak Gaza, yang seharusnya menjalani masa depan cerah, kini harus menghadapi kenyataan tragis kehilangan orang tua dan rumah mereka. Dunia internasional semakin khawatir akan dampak kemanusiaan yang terus memburuk. Saat ini, dunia harus bersatu untuk menghentikan kekerasan ini dan memberikan perlindungan serta bantuan kepada mereka yang terdampak. Sudah saatnya kita berbicara untuk Gaza, untuk perdamaian, dan untuk masa depan anak-anak mereka. GazaUnderAttack StopTheViolence SaveTheChildren PeaceForGaza HumanRights EndTheWar ChildrenOfGaza GazaCrisis SaveGaza #StopIsraelAttacks #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri