Blog

  • Bukti Perundungan Mahasiswa PPDS Undip Dokter Aulia Risma yang Diserahkan Kemenkes ke Polda Jateng

    Bukti Perundungan Mahasiswa PPDS Undip Dokter Aulia Risma yang Diserahkan Kemenkes ke Polda Jateng

    BERITA VIDEO

    5 September 2024

    Semarang, wp.sorbansantri.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia telah resmi menyerahkan bukti perundungan yang dialami oleh mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip), Dokter Aulia Risma, kepada Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng). Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mempercepat proses penyelidikan dan penegakan hukum terhadap kasus yang telah menarik perhatian publik.

    Bukti yang diserahkan berupa rekaman suara, pesan teks, dan dokumentasi lain yang mengindikasikan adanya tindakan perundungan oleh beberapa oknum senior terhadap Dr. Aulia Risma selama menjalani pendidikan spesialis di Undip. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan bahwa bukti-bukti tersebut diharapkan dapat membantu kepolisian dalam mengungkap kebenaran dan memastikan adanya sanksi tegas bagi pelaku perundungan.

    “Kami berharap kasus ini dapat ditangani secara adil dan transparan. Kemenkes mendukung sepenuhnya upaya penegakan hukum dan akan terus memantau perkembangan penyelidikan ini,” ujar Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/9).

    Kasus perundungan yang dialami Dr. Aulia Risma telah menjadi sorotan publik setelah ia melaporkan berbagai bentuk intimidasi, tekanan mental, dan perlakuan tidak menyenangkan dari beberapa seniornya di PPDS Undip. Akibat perundungan tersebut, Dr. Aulia Risma mengalami trauma psikologis yang cukup mendalam dan sempat mengajukan pengunduran diri dari program pendidikan yang sedang dijalaninya.

    Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menyambut baik penyerahan bukti dari Kemenkes dan berjanji akan segera memprosesnya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. “Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap bukti yang diserahkan serta memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan,” jelas Ahmad Luthfi.

    Sejumlah pihak, termasuk rekan-rekan sejawat Dr. Aulia Risma dan berbagai organisasi mahasiswa, telah menyatakan dukungan mereka terhadap korban dan menuntut agar kasus ini ditangani dengan serius. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di institusi pendidikan kedokteran mana pun di Indonesia.

    Sementara itu, pihak Undip melalui perwakilannya menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan aparat kepolisian dan Kemenkes dalam menyelesaikan kasus ini. Mereka juga berjanji untuk memperbaiki sistem internal agar kasus perundungan seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.

    Kasus ini diperkirakan akan menjadi ujian penting bagi dunia pendidikan kedokteran di Indonesia, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh mahasiswa.

    @beritasorban

    Bukti Perundungan Mahasiswa PPDS Undip Dokter Aulia Risma yang Diserahkan Kemenkes ke Polda Jateng “Perundungan di lingkungan pendidikan kembali mencuat ke permukaan, kali ini dialami oleh Dr. Aulia Risma, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Diponegoro. Kementerian Kesehatan baru saja menyerahkan bukti-bukti perundungan yang dialaminya kepada Polda Jawa Tengah, termasuk rekaman suara dan pesan teks yang menggambarkan intimidasi dari senior-seniornya. Kasus ini menarik perhatian publik, dengan berbagai pihak mendesak adanya penegakan hukum yang adil dan transparan. Kementerian Kesehatan menegaskan dukungannya dalam penyelidikan ini, dan kepolisian berjanji akan segera memproses bukti yang diterima. Dukungan untuk Dr. Aulia terus mengalir, dengan harapan agar kasus ini menjadi pelajaran penting bagi institusi pendidikan, khususnya di bidang kedokteran, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan.” KeadilanUntukAuliaRisma StopPerundungan PPDSUndip DukungKorbanPerundungan #TegakkanHukum #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
  • Di Mana Kaesang? Awalnya Akan Iringi Pendaftaran ke KPU hingga KPK Tak Tahu Keberadaannya

    Di Mana Kaesang? Awalnya Akan Iringi Pendaftaran ke KPU hingga KPK Tak Tahu Keberadaannya

    BERITA VIDEO

    Jakarta, 3 September 2024 – Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, kembali menjadi sorotan publik setelah keberadaannya tidak diketahui pada hari penting pendaftaran calon peserta pemilihan umum di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kaesang sebelumnya dijadwalkan untuk hadir dan mengiringi pendaftaran bersama partai yang dipimpinnya. Namun, ketidakhadirannya memicu spekulasi dan pertanyaan di berbagai kalangan.

    Sejak pagi, awak media dan sejumlah pendukung telah menunggu di depan kantor KPU dengan antusias untuk menyaksikan kedatangan Kaesang. Namun, hingga sore hari, ia tak kunjung menampakkan diri. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Kaesang seharusnya menjadi salah satu tokoh utama dalam acara tersebut, namun sampai saat ini keberadaannya masih menjadi tanda tanya.

    Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, mengonfirmasi bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi terkait alasan ketidakhadiran Kaesang. “Kami belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Kaesang atau partai terkait,” ujar Hasyim kepada wartawan. Sementara itu, partai yang diharapkan didampingi oleh Kaesang juga belum memberikan pernyataan resmi.

    Lebih menarik lagi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengaku tidak mengetahui keberadaan Kaesang saat ini. Juru bicara KPK, Ali Fikri, menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki informasi tentang lokasi Kaesang meskipun namanya sempat dikaitkan dalam beberapa isu publik baru-baru ini. “Kami tidak memiliki data atau informasi terkait keberadaan Kaesang Pangarep. Itu di luar lingkup kami,” jelas Ali Fikri.

    Situasi ini memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Beberapa netizen berspekulasi bahwa Kaesang mungkin sedang melakukan perjalanan atau urusan mendesak lainnya. Sementara yang lain mempertanyakan apakah ketidakhadirannya terkait dengan isu politik atau masalah lainnya.

    Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Kaesang masih belum terungkap. Publik dan media masih menunggu kejelasan terkait alasan ketidakhadirannya, mengingat pentingnya perannya dalam proses politik yang sedang berlangsung.

    Dengan ketidakpastian ini, pertanyaan “Di mana Kaesang?” terus menjadi teka-teki yang menarik perhatian banyak pihak. Masyarakat berharap akan ada klarifikasi resmi dari pihak terkait dalam waktu dekat.

    @beritasorban Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, tiba-tiba menjadi pusat perhatian setelah tidak muncul dalam acara pendaftaran calon peserta pemilu di KPU, padahal sebelumnya dijadwalkan akan hadir dan mengiringi partainya. Publik pun bertanya-tanya, di mana sebenarnya Kaesang? Ketua KPU mengaku belum mendapat informasi resmi, sementara KPK pun menyatakan tidak tahu keberadaannya. Spekulasi pun bermunculan di media sosial, mulai dari urusan pribadi hingga isu politik. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi terkait keberadaan Kaesang. Semua mata kini tertuju untuk mencari jawaban atas pertanyaan besar, ‘Di mana Kaesang?’ #DiManaKaesang #KaesangHilang #Pemilu2024 #KaesangPangarep #KPU #PolitikIndonesia #KaesangDicari #BeritaTerbaru #PendaftaranPemilu #fyp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Pemogokan Umum Guncang Israel: Tuntutan Gencatan Senjata dan Pembebasan Tawanan Menguat

    Pemogokan Umum Guncang Israel: Tuntutan Gencatan Senjata dan Pembebasan Tawanan Menguat

    BERITA VIDEO

    Sorbansantri.com – Pemogokan umum pada hari Senin telah mengganggu industri, layanan, dan pendidikan di seluruh Israel. Tuntutan bagi pemerintah untuk menyetujui kesepakatan gencatan senjata dan membawa pulang tawanan yang tersisa dari Gaza semakin meningkat.

    Pemogokan ini, yang diserukan oleh serikat buruh terbesar di Israel, Histadrut, merupakan yang pertama sejak perang di Gaza dimulai pada bulan Oktober. Aksi ini dirancang untuk melumpuhkan sektor ekonomi, termasuk perbankan dan layanan kesehatan, serta menutup bandara utama dan institusi pendidikan.

    Tindakan ini dipicu oleh penemuan pada hari Minggu mengenai enam dari 250 tawanan yang diambil oleh Hamas pada 7 Oktober. Sekitar 100 orang telah dibebaskan di bawah gencatan senjata pada bulan November, sementara beberapa lainnya telah meninggal dunia.

    Ribuan orang menggelar demonstrasi besar pada hari Minggu, menuntut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata yang akan membawa pulang para tawanan yang tersisa. Kedua belah pihak, Israel dan Hamas, saling menyalahkan karena menghalangi tercapainya kesepakatan tersebut.

    Sementara itu, Presiden AS Joe Biden dilaporkan sedang mengupayakan kesepakatan yang disebut oleh sumber-sumber AS sebagai “final,” dalam upaya terbaru untuk meningkatkan tekanan di wilayah tersebut. (AI Sorban)

    @beritasorban Pemogokan umum hari ini mengguncang Israel. Serikat buruh terbesar negara itu, Histadrut, menyerukan aksi untuk menekan pemerintah menyetujui kesepakatan gencatan senjata dan membawa pulang tawanan dari Gaza. Pemogokan ini menutup bandara, menghentikan layanan publik, dan melumpuhkan ekonomi. Aksi ini dipicu oleh penemuan terbaru tentang enam tawanan yang diambil oleh Hamas. Sementara itu, Presiden AS Joe Biden dilaporkan tengah mengupayakan kesepakatan yang disebut ‘final’ untuk mengakhiri kebuntuan ini. Tekanan terhadap Perdana Menteri Netanyahu semakin kuat, dengan ribuan warga Israel turun ke jalan menuntut perdamaian. Akankah ini menjadi titik balik bagi konflik berkepanjangan antara Israel dan Hamas? #PemogokanIsrael #TuntutanGencatanSenjata #BebaskanTawanan #KrisisGaza #IsraelProtes #PerdamaianUntukSemua #foryou ♬ suara asli – Sorban Santri
  • SMK Thoriqul Ulum Pacet Mulai PSG: Latih Siswa TKJ, TBS, dan TSM Terjun ke Dunia Kerja

    SMK Thoriqul Ulum Pacet Mulai PSG: Latih Siswa TKJ, TBS, dan TSM Terjun ke Dunia Kerja

    BERITA VIDEO

    Pacet, Sorban Santri — SMK Thoriqul Ulum Pacet memulai Program Praktek Sistem Ganda (PSG) untuk siswa-siswi dari tiga jurusan unggulannya: Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Tata Busana (TBS), dan Teknik Sepeda Motor (TSM) pada Senin, 2 September 2024. Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung di lapangan dan meningkatkan keterampilan siswa dalam dunia kerja.

    Para siswa jurusan TKJ ditempatkan di beberapa lokasi strategis, seperti Kecamatan Mojosari, Mojokerto, dan Pacet. Sementara itu, siswa jurusan TBS melaksanakan praktik kerja di kawasan Pacet dan juga di sekolah mereka sendiri. Sedangkan siswa jurusan TSM ditempatkan di berbagai bengkel di Pacet, Made, Centong, Mojosari, dan Wates.

    Pihak sekolah telah melakukan koordinasi yang intensif dengan berbagai tempat usaha dan industri setempat untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat belajar siswa. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengalaman yang didapatkan siswa selama PSG benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini.

    “Program ini kami siapkan agar para siswa dapat merasakan langsung atmosfer kerja di dunia nyata. Mereka diharapkan mampu mengembangkan keterampilan teknis dan soft skills yang dibutuhkan di lapangan,” ujar salah satu pengajar SMK Thoriqul Ulum Pacet.

    Dengan dimulainya program PSG ini, diharapkan siswa-siswi SMK Thoriqul Ulum Pacet akan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja setelah lulus nanti, serta memiliki keterampilan praktis yang diperlukan oleh industri.

    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi wp.sorbansantri.com dan ikuti perkembangan terbaru seputar dunia pendidikan.

    @beritasorban SMK Thoriqul Ulum Pacet telah memulai Program Praktek Sistem Ganda atau PSG bagi siswa-siswi jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, Tata Busana, dan Teknik Sepeda Motor. Mulai Senin, 2 September 2024, para siswa ditempatkan di berbagai lokasi di Kecamatan Mojosari, Pacet, dan Mojokerto untuk jurusan TKJ, sementara jurusan TBS melakukan praktik di Pacet dan di sekolah. Untuk jurusan TSM, siswa ditempatkan di bengkel-bengkel di Pacet, Made, Centong, Mojosari, dan Wates. Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan berbagai tempat usaha setempat untuk menjadi tempat praktik siswa, dengan tujuan melatih keterampilan langsung di lapangan. Program ini diharapkan mampu menyiapkan siswa menjadi tenaga kerja yang terampil dan siap menghadapi tantangan industri. Ikuti terus perkembangan dunia pendidikan di wp.sorbansantri.com! #SMKThoriqulUlumPacet #PraktekKerjaLapangan #PSG2024 #PendidikanVokasi #SiapKerja #fyp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Anies Baswedan Ungkap Alasan Enggan Bergabung dengan Partai Politik: “Semua Kubu Tersandera Kekuasaan”

    Anies Baswedan Ungkap Alasan Enggan Bergabung dengan Partai Politik: “Semua Kubu Tersandera Kekuasaan”

    Berita Video

    Jakarta, Sorban Santri — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkapkan alasannya untuk tidak bergabung dengan partai politik manapun dalam waktu dekat. Menurut Anies, seluruh partai politik saat ini sedang “tersandera oleh kekuasaan,” sehingga membuatnya ragu untuk melibatkan diri.

    “Kalau masuk partai, pertanyaannya partai mana yang sekarang tidak tersandera kekuasaan? Jangankan dimasuki, mencalonkan saja terancam,” ungkap Anies dalam sebuah siaran live streaming di akun YouTube-nya pada Jumat (30/8/2024).

    Pernyataan ini mengundang perhatian publik, mengingat spekulasi yang berkembang terkait langkah politik Anies pasca-tidak menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Kendati demikian, Anies tidak menyebut secara rinci partai politik mana saja yang dia anggap telah tersandera kekuasaan. Sikapnya ini seakan menunjukkan ketidakpercayaan terhadap seluruh spektrum partai politik yang ada saat ini.

    Pernyataan ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai arah politik Anies ke depan. Sementara banyak pihak yang mengharapkan Anies akan segera menentukan afiliasi politiknya, pernyataan terbaru ini justru menunjukkan ketidakpastian dan mungkin kekecewaan terhadap kondisi politik di Indonesia saat ini.

    Pernyataan Anies ini berpotensi memicu diskusi lebih lanjut tentang dinamika kekuasaan dan keberanian partai politik dalam menghadapi tekanan dari berbagai pihak. Sebagai figur yang sering disebut-sebut akan mencalonkan diri dalam pemilu mendatang, sikap tegas Anies untuk tidak tergesa-gesa dalam menentukan pilihan politiknya menambah babak baru dalam peta politik nasional.

    Sumber: YouTube Anies Baswedan
    Tanggal: 30 Agustus 2024

    @beritasorban Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, kembali menjadi sorotan publik. Dalam siaran live streaming di YouTube pada Jumat, 30 Agustus 2024, Anies mengungkapkan alasannya enggan bergabung dengan partai politik manapun saat ini. Ia menyatakan bahwa seluruh partai politik sedang 'tersandera oleh kekuasaan,' sehingga sulit baginya untuk menentukan pilihan. Meski tidak menyebutkan partai secara spesifik, pernyataan ini jelas memperlihatkan ketidakpuasan Anies terhadap situasi politik Indonesia saat ini. Dengan pemilu yang semakin dekat, banyak pihak bertanya-tanya, ke mana langkah politik Anies selanjutnya? Akankah ia tetap berjuang di luar partai atau justru menemukan jalur alternatif untuk melanjutkan kiprahnya? Simak terus berita terkininya hanya di wp.sorbansantri.com. #AniesBaswedan #PolitikIndonesia #PartaiPolitik #Kekuasaan #SorbanSantri #fyp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Ironi Penolakan BANSER oleh Raja-Raja Bali saat Apel Kesetiaan di Tengah Muktamar PKB

    Ironi Penolakan BANSER oleh Raja-Raja Bali saat Apel Kesetiaan di Tengah Muktamar PKB

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Pada hari-hari terakhir ini, muncul kejadian yang cukup mengundang perhatian publik, terutama dalam lingkup keagamaan dan politik. BANSER, yang dikenal sebagai sayap paramiliter Nahdlatul Ulama (NU) dengan semangat perjuangan kemanusiaan tanpa mengenal golongan, ras, atau afiliasi politik, justru mengalami penolakan dari raja-raja Bali saat menggelar Apel Kesetiaan beberapa hari yang lalu.

    Kegiatan yang seharusnya menjadi wujud komitmen BANSER terhadap NKRI ini malah menjadi kontroversi. Ironisnya, Apel Kesetiaan ini diadakan bertepatan dengan pelaksanaan Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Bali, yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat Apel Kesetiaan tersebut berlangsung. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa kurangnya koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi penyebab utama gesekan antara BANSER dan pihak-pihak setempat.

    Seharusnya, sebagai organisasi yang sudah dilatih dengan kedisiplinan tinggi dan kepekaan terhadap situasi di lapangan, BANSER mampu mengantisipasi dampak atau efek dari kegiatan yang mereka lakukan, terutama jika berpotensi menimbulkan konflik dengan pihak lain. Namun, kenyataannya, instruksi untuk menggelar Apel Kesetiaan ini seolah dilakukan secara tiba-tiba, tanpa perencanaan yang matang. Hal ini terbukti dari perintah mendadak untuk memulangkan BANSER yang baru saja tiba di Bali.

    Kejadian ini menjadi sorotan, terutama di tengah memanasnya hubungan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PKB, dua entitas yang memiliki ikatan historis dan emosional yang kuat. Penolakan ini, selain menyiratkan adanya ketidakharmonisan antara kedua belah pihak, juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana BANSER, sebagai bagian dari NU, dapat mempertahankan netralitasnya di tengah situasi politik yang semakin kompleks.

    Publik kini menanti langkah selanjutnya dari BANSER dan NU dalam menyikapi situasi ini, serta bagaimana mereka akan menjaga komitmen terhadap prinsip-prinsip perjuangan yang selama ini mereka junjung tinggi. (AI Sorban)

    @beritasorban BANSER yang dikenal dengan semangat perjuangan kemanusiaan tanpa memandang ras atau politik, mengalami penolakan dari raja-raja Bali saat menggelar Apel Kesetiaan. Ironisnya, acara ini bertepatan dengan Muktamar PKB yang hanya berjarak tidak terlalu jauh. Tanpa koordinasi yang baik, kegiatan BANSER ini justru menimbulkan gesekan, bahkan perintah untuk memulangkan pasukan BANSER dilakukan secara tiba-tiba. Di tengah memanasnya hubungan PBNU dan PKB, kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang netralitas dan komitmen BANSER. Bagaimana tanggapan mereka? #BANSER #ApelKesetiaan #RajaBali #MuktamarPKB #fyppppppppppppppppppppppp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Mubes Alim Ulama Bangkalan Serukan Amanah Bangkalan: Menuju Muktamar Luar Biasa PBNU

    Mubes Alim Ulama Bangkalan Serukan Amanah Bangkalan: Menuju Muktamar Luar Biasa PBNU

    Berita Video

    Sorbansantri.com, Bangkalan, 18 Agustus 2024 — Sejumlah ulama dan kiai kharismatik dari Jawa Timur berkumpul dalam Musyawarah Besar (Mubes) Alim Ulama yang diadakan di Bangkalan pada hari Minggu, 18 Agustus 2024. Pertemuan ini diadakan untuk menyikapi dinamika dan polemik yang sedang melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir-akhir ini. Dengan suasana yang penuh keprihatinan, para ulama sepakat untuk mengeluarkan sebuah deklarasi penting yang dikenal sebagai “Amanah Bangkalan.”

    Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh ulama terkemuka seperti Kiai Haji Marzuki Mustamar, Kiai Haji Salam Sohim, Kiai Haji Jazuli, dan beberapa ulama lainnya yang dikenal luas di kalangan Nahdliyin. Mereka menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap berbagai persoalan yang melanda PBNU, baik dari sisi internal maupun eksternal.

    Tujuh Poin Penting Amanah Bangkalan

    Dalam “Amanah Bangkalan,” para ulama menyuarakan tujuh poin utama yang dianggap krusial untuk menyelamatkan organisasi NU dari krisis yang tengah berlangsung:

    1. Pelanggaran Terhadap AD/ART dan Moral Organisasi: PBNU hasil Muktamar Lampung dituding telah melakukan pelanggaran berat terhadap konstitusi organisasi, aturan-aturan dasar, dan moral berorganisasi. Pelanggaran ini dianggap telah merusak prinsip-prinsip dasar NU.
    2. Politik Praktis yang Melanggar Khitthah 1926: Para ulama menuding PBNU terlibat dalam politik praktis yang tidak sesuai dengan Khitthah 1926, yang seharusnya menjadi panduan utama bagi organisasi.
    3. Pembentukan Presidium Penyelamat NU: Mubes sepakat untuk membentuk Presidium Penyelamat Organisasi NU yang akan bertugas mempersiapkan Muktamar Luar Biasa (MLB) untuk merombak total kepengurusan PBNU saat ini.
    4. Koordinasi dan Konsolidasi dengan Ulama dan Pengasuh Pesantren: Presidium ini akan mengkoordinasikan dan mengonsolidasikan amanah ini kepada para ulama, pengasuh pesantren, serta pengurus NU di seluruh Indonesia dan dunia.
    5. Penyelenggaraan Forum Lanjutan: Mubes juga menyepakati perlunya diselenggarakan forum lanjutan untuk mencari solusi cepat dan tepat atas berbagai masalah yang terjadi di tubuh NU.
    6. Langkah Strategis untuk Penyelamatan NU: Para ulama memberikan mandat kepada Presidium NU untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam menyelamatkan organisasi ini.
    7. Sekretariat Presidium di Denanyar, Jombang: Sekretariat Presidium Penyelamat NU akan ditempatkan di Kasepuhan Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

    Polemik Nasab Habib dan Sejarah NU

    Selain isu internal, polemik terkait nasab Habib Balawi dan sejarah NU menjadi sorotan dalam pertemuan ini. Persoalan ini dinilai telah menimbulkan konflik yang signifikan di kalangan Nahdliyin, terutama di tingkat akar rumput. PBNU dianggap tidak serius dalam menangani polemik ini, sehingga memperuncing perpecahan di antara warga NU yang pro dan kontra terhadap para habib.

    Terkait dengan polemik ini, para ulama mengingatkan bahwa NU memiliki tanggung jawab moral untuk menyelesaikan masalah ini dengan bijaksana agar tidak terjadi konflik horizontal di kalangan umat Islam di Indonesia.

    Menuju Muktamar Luar Biasa

    Deklarasi “Amanah Bangkalan” ini menegaskan bahwa Muktamar Luar Biasa (MLB) adalah jalan yang harus ditempuh untuk menyelamatkan NU dari krisis. Jika MLB benar-benar terlaksana, maka besar kemungkinan seluruh jajaran pengurus PBNU akan dirombak total dan digantikan dengan kepengurusan yang baru.

    Sebagai kader dan warga NU, kita berharap agar polemik ini dapat diselesaikan dengan baik demi menjaga keutuhan dan masa depan Nahdlatul Ulama. Semoga amanah para kiai sepuh ini dapat membawa NU kembali ke jalan yang benar, sesuai dengan Khitthah 1926 dan nilai-nilai luhur organisasi.

    Wallahu a’lam bish-shawab. (AI Sorban)

    @beritasorban Mubes Alim Ulama di Bangkalan, Jawa Timur, memunculkan 'Amanah Bangkalan'sebuah seruan penting yang menyerukan Muktamar Luar Biasa untuk menyelamatkan NU dari krisis yang melanda. Sejumlah ulama sepuh, seperti Kiai Haji Marzuki Mustamar dan Kiai Haji Salam Sohim, menuding PBNU telah melakukan pelanggaran berat terhadap AD/ART dan Khitthah 1926. Lebih dari itu, polemik terkait nasab Habib Balawi dan sejarah NU semakin memperuncing perpecahan di tubuh NU. Presidium Penyelamat NU dibentuk untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis menuju perubahan besar. Simak terus perkembangan terbarunya hanya di SorbanSantri.com! #AmanahBangkalan #MuktamarLUARBIASA #PenyelamatNU #UlamaJawaTimur #PolemikPBNU #Khittah1926 #NUBerbenah #fyppppppppppppppppppppppp #foryoupage ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Gebyar Sholawat dan Pengajian Meriahkan Puncak HUT RI-79 di Pacet Nggapuk

    Gebyar Sholawat dan Pengajian Meriahkan Puncak HUT RI-79 di Pacet Nggapuk

    Berita Video

    Gebyar Sholawat Semarakan Peringatan HUT RI-79

    Pada tanggal 19 Agustus 2024 mendatang, warga Pacet Nggapuk, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto akan memasuki acara puncak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79. Setelah menyelenggarakan dua kegiatan sebelumnya yaitu lomba-lomba dan malam tasyakuran pada tanggal 16 Agustus, acara puncak ini akan dimeriahkan dengan gebyar sholawat dan pengajian.

    Kolaborasi Istimewa Majlis Bronto Sholawat dan Gus Zudi Sarwojati

    Gebyar sholawat ini diprediksi akan menarik banyak pengunjung. Hal ini dikarenakan adanya kolaborasi istimewa antara Majlis Bronto Sholawat asal Mojokerto dan Gus Zudi Sarwojati dari Jombang. Majlis Bronto Sholawat dikenal dengan kemampuan mereka dalam menyuguhkan sholawat yang menyejukkan hati, sementara Gus Zudi Sarwojati adalah seorang penceramah yang terkenal dengan kepiawaiannya dalam mengurai hikmah dan nasehat.

    Persiapan Matang untuk Acara Puncak

    Untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para hadirin, panitia telah menyiapkan layar lebar serta panggung yang spektakuler. Hal ini dimaksudkan agar pengunjung dapat menikmati sajian sholawat dan pengajian dengan nyaman. Antusiasme warga Pacet Nggapuk akan peringatan HUT RI-79 ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi antarwarga, sekaligus menambah semangat kebangsaan. (AI Sorban).

    @beritasorban Pada tanggal 19 Agustus 2024, warga Pacet Ngagapuk, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, akan merayakan puncak peringatan HUT RI ke-79 dengan penuh semangat. Setelah sukses menggelar lomba pada tanggal 16 Agustus dan malam tasyakuran yang khidmat, acara puncak akan diisi dengan Gebyar Sholawat dan pengajian. Yang istimewa, acara ini akan menghadirkan duet Majlis Bronto Sholawat asal Mojokerto dengan pengajian oleh Gus Zudi Sarwojati dari Jombang. Dengan layar lebar dan panggung megah yang disiapkan, acara ini diprediksi akan ramai dan memberikan pengalaman spiritual serta hiburan yang luar biasa bagi semua yang hadir. Jangan lewatkan momen bersejarah ini, mari bersama meriahkan HUT RI ke-79! #fypdong ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Ketegangan Iran dan Israel: Diplomasi Panas Menuju Konfrontasi Skala Besar

    Ketegangan Iran dan Israel: Diplomasi Panas Menuju Konfrontasi Skala Besar

    Memanasnya Hubungan Iran dan Israel

    Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat dengan intensitas yang makin mengkhawatirkan. Baru-baru ini, seorang diplomat Tel Aviv menyatakan bahwa konfrontasi skala besar dengan Iran tampaknya tak terhindarkan. Dalam wawancaranya dengan Newsweek, utusan khusus Kementerian Luar Negeri Israel, Fleur Hassan-Nahoum, mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk segera mengambil tindakan langsung terhadap Republik Islam itu.

    Retorika yang Menciptakan Suasana Berat

    Hassan-Nahoum menyebutkan bahwa retorika Iran telah menciptakan ‘suasana yang sangat berat di Israel’. Kekhawatiran akan kemungkinan perang telah mencapai titik di mana Hassan-Nahoum yakin Iran dan sekutunya telah memenangkan perang psikologis. Ia pun berpendapat bahwa Washington harus bertindak segera demi perubahan rezim di Iran dengan menargetkan infrastruktur nuklir negara itu menggunakan teknologi yang hanya dimiliki AS.

    Pembunuhan Ismail Haniyeh dan Eskalasi Konflik

    Hubungan antara Iran dan Israel semakin memanas setelah pembunuhan pemimpin milisi bersenjata Palestina, Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran. Iran menuding Israel sebagai dalang di balik pembunuhan ini dan bersumpah akan memberikan pembalasan yang serius. Eskalasi hubungan ini menambah ketegangan baru di wilayah Timur Tengah, dengan kekhawatiran bahwa panasnya hubungan kedua rival ini akan memancing perang besar di dunia Arab.

    Kemitraan Iran-Rusia dan Strategi AS

    Iran telah banyak berinvestasi dalam memperkuat infrastruktur militer dan nuklirnya serta memperluas persenjataan ofensif dan defensif. Hubungan kemitraan dengan Rusia juga semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di bidang pertahanan. Namun, Hassan-Nahoum berpendapat bahwa kemunduran Rusia dalam perang Ukraina saat ini menjadi hambatan bagi Moskow untuk melindungi Iran dari serangan AS. Ini dinilai sebagai momen kritis bagi AS untuk bertindak, dengan strategi yang diharapkan bisa menarik dukungan internasional untuk menstabilkan kawasan.

  • Malam Bari’an: Tradisi Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Malam 17 Agustus

    Malam Bari’an: Tradisi Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Malam 17 Agustus

    Pengenalan Tradisi Bari’an

    Bari’an adalah sebuah tradisi yang diadakan pada malam 17 Agustus untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Meskipun tidak seterkenal acara resmi seperti upacara bendera dan perlombaan 17-an, Bari’an memiliki arti khusus bagi masyarakat yang merayakannya.

    Makna dan Sejarah Bari’an

    Bari’an biasanya dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di pedesaan. Tradisi ini dimulai malam hari pada tanggal 16 Agustus dan berlangsung hingga dini hari tanggal 17 Agustus. Bari’an adalah bentuk syukuran dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Dalam acara ini, masyarakat biasanya menggelar doa bersama, makan makanan tradisional, dan mengenang perjuangan pahlawan.

    Bari’an dan Kebersamaan

    Keindahan dari tradisi Bari’an terletak pada kebersamaan yang tercipta di dalamnya. Kegiatan ini mengajak seluruh warga, dari anak-anak hingga orang tua, untuk berkumpul dan merayakan bersama. Dalam kebersamaan ini, terjalin ikatan yang lebih kuat antar anggota masyarakat, serta diwariskan nilai-nilai patriotisme kepada generasi muda.

    Pertimbangan di Masa Kini

    Di masa kini, pelaksanaan Bari’an menghadapi tantangan yang cukup berat terutama dalam hal menjaga tradisi agar tetap relevan di era modern. Meskipun demikian, dengan pencermatan dan penyesuaian, Bari’an tetap dapat dipertahankan sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap sejarah dan kebudayaan bangsa.

    Dengan memahami dan merayakan tradisi Bari’an, kita dapat menghidupkan kembali semangat perjuangan yang diwariskan oleh para pahlawan serta meningkatkan rasa kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Semoga tradisi ini terus hidup dan menjadi bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan RI dalam tahun-tahun mendatang.