Blog

  • Ben-Gvir Serukan kepada Tentara IDF Bunuh Warga Gaza yang Menyerah

    Ben-Gvir Serukan kepada Tentara IDF Bunuh Warga Gaza yang Menyerah

    wp.sorbansantri.com – Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu kontroversi dengan seruannya kepada Tentara IDF untuk ‘membunuh’, bukan menangkap, warga Palestina yang menyerah di Gaza. Ben-Gvir mempertanyakan perlunya penahanan massal warga Palestina selama serangan militer di Gaza dan menyatakan bahwa beberapa tawanan bisa saja “dibunuh” bukan ditangkap.

    Dalam pernyataannya, Ben-Gvir menyoroti jumlah penangkapan yang dianggapnya berbahaya bagi para prajurit, sementara kepala staf militer, Herzi Halevi, menegaskan bahwa mereka yang menyerah akan ditangkap, bukan ditembak.

    Ben-Gvir juga menuai kritik karena seruan agar warga Palestina yang ditahan dieksekusi dan permintaannya agar tentara menembak perempuan dan anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Dia adalah mantan anggota gerakan rasis Kahane dan telah dihukum karena keyakinan radikalnya.

    Komentar kontroversial Ben-Gvir ini menjadi sorotan dalam konteks ketegangan yang terus berlanjut antara Israel dan Palestina, menimbulkan perdebatan tentang etika dalam konflik bersenjata.

    (Sumber: Middle East Monitor)


  • Ta’lim Muta’allim: Keutamaan Ilmu

    Ta’lim Muta’allim: Keutamaan Ilmu

    Fasal 1 Pengertian Ilmu Dan Fiqih Serta Keutamaannya

    وشرف العلم لايخفى على أحد إذ هو المختص بالإنسانية لأن جميع الخصال سوى العلم، يشترك فيها الإنسان وسائر الحيوانات: كالشجاعة والجراءة والقوة والجود والشفقة وغيرها سوى العلم.

    وبه أظهر الله تعالى فضل آدم عليه السلام على الملائكة، وأمرهم بالسجود له.

    وإنما شرف العلم بكونه وسيلة الى البر والتقوى، الذى يستحق بها المرء الكرامة عند الله، والسعادة والأبدية، كما قيل لمحمد بن الحسن رحمة الله عليهما شعرا:

    تعـلـم فــإن الـعلـم زيـن لأهــلــه وفــضـل وعــنـوان لـكـل مـــحامـد

    وكــن مـستـفـيدا كـل يـوم زيـادة من العـلم واسـبح فى بحـور الفوائـد

    تـفـقـه فإن الـفــقـه أفــضـل قائـد الى الــبر والتـقـوى وأعـدل قـاصـد

    هو العلم الهادى الى سنن الهدى هو الحصن ينجى من جميع الشدائد

    فـإن فـقيــهـا واحــدا مــتـورعــا أشـد عـلى الشـيطـان من ألـف عابد

    (والعلم وسيلة إلى معرفة: الكبر، والتواضع، والألفة، والعفة، والأسراف، والتقتير، وغيرها)، وكذلك فى سائر الأخلاق نحو الجود، والبخل، والجبن، والجراءة. فإن الكبر، والبخل، والجبن، والإسراف حرام، ولايمكن التحرز عنها إلا بعلمها، وعلم ما يضادها، فيفترض على كل إنسان علمها.

    وأما حفظ ما يقع فى الأحايين ففرض على سبيل الكفاية، إذا قام البعض فى بلدة سقط عن الباقين، فإن لم يكن فى البلدة من يقوم به اشتركوا جميعا فى المأثم، فيجب على الإمام أن يأمرهم بذلك، ويجبر أهل البلدة على ذلك.

    قيل: إن العلم ما يقع على نفسه فى جميع الأحوال بمنزلة الطعام لابد لكل واحد من ذلك.

    وعلم ما يقع فى الأحايين بمنزلة الدواء يحتاج إليه (فى بعض الأوقات).

    وعلم النجوم بمنزلة المرض، فتعلمه حرام، لأنه يضر ولاينفع، والهرب عن قضاء الله تعالى وقدره غير ممكن.

    فينبغى لكل مسلم أن يشتغل فى جميع أوقاته بذكر الله تعالى والدعاء، والتضرع، وقراءة القرآن، والصدقات [الدافعة للبلاء] [والصلاة] ، ويسأل الله تعالى العفو والعافية فى الدين والآخرة ليصون الله عنه تعالى البلاء والآفات، فإن من رزق الدعاء لم يحرم الإجابة. فإن كان البلاء مقدرا يصيبه لامحالة، ولكن يبر الله عليه ويرزقه الصبر ببركة الدعاء.

    اللهم إذا تعلم من النجوم قدرما يعرف به القبلة، وأوقات الصلاة فيجوز ذلك

    وأما تعلم علم الطب فيجوز، لأنه سبب من الأسباب فيجوز تعلمه كسائر الأسباب. وقد تداوى النبى عليه السلام،

    وقد حكى عن الشافعى رحمة الله عليه أنه قال: العلم علمان: علم الفقه للأديان، وعلم الطب للأبدان، وما وراء ذلك بلغة مجلس.

    وأما تفسير العلم: فهو صفة يتجلى بها المذكور لمن قامت هى به كما هو. والفقه: معرفة دقائق العلم مع نوع علاج. قال أبو حنيفة رحمة الله عليه: الفقه معرفة النفس ما لها وما عليها. وقال: ما العلم إلا للعمل به، والعمل به ترك العاجل الآجل.

    فينبغى للإنسان أن لايغفل عن نفسه، ما ينفعها وما يضرها، فى أولها وآخرها، ويستجلب ما ينفعها ويجتنب عما يضرها، كى لايكون عقله وعمله حجة فيزداد عقوبة، نعوذ بالله من سخطه وعقوبه.

    وقد ورد فى مناقب العلم وفضائله، آيات وأخبار صحيحة مشهورة لم نشتغل بذكرها كى لايطول الكتاب.

    B. Keutamaan Ilmu

    Tidak seorang pun yang meragukan akan pentingnya ilmu pengetahuan, karena ilmu itu khusus dimiliki umat manusia. Adapun selain ilmu, itu bisa dimiliki manusia dan bisa dimiliki binatang. Dengan ilmu pengetahuan Allah Ta’ala mengangkat derajat Nabi Adam as. Di atas para malaikat. Oleh karena itu, malaikat di perintah oleh Allah agar sujud kepada Nabi Adam as.

    Ilmu itu sangat penting karena itu sebagai perantara (sarana) untuk bertaqwa. Dengan taqwa inilah manusia menerima kedudukan terhormat disisi Allah, dan keuntungan yang abadi. Sebagaimana dikatakan Muhammad bin Al-Hasan bin Abdullah dalam syairnya : “Belajarlah! Sebab ilmu adalah penghias bagi pemiliknya. dia perlebihan, dan pertanda segala pujian, Jadikan hari-harimu untuk menambah ilmu. Dan berenanglah di lautan ilmu yang berguna.”

    Belajarlah ilmu agama, karena ia adalah ilmu yang paling unggul. Ilmu yang dapat membimbing menuju kebaikan dan taqwa, ilmu paling lurus untuk di pelajarai. Dialah ilmu yang menunjukkan kepada jalan yang lurus, yakni jalan petunjuk. Tuhan yang dapat menyelamatkan manusia dari segala keresahan. Oleh karena itu orang yang ahli ilmu agama dan bersifat wara’ lebih berat bagi setan daripada menggoda seribu ahli ibadah tapi bodoh.

    C. Belajar Ilmu Akhlaq

    Setiap orang islam juga wajib mengetahui/mempelajari akhlak yang terpuji dan yang tercela, seperti watak murah hati, kikir, penakut, pemberani, merendah diri, congkak, menjaga diri dari keburukan, israf (berlebihan), bakhil terlalu hemat dan sebagainya. Sifat sombong, kikir, penakut, israf hukumnya haram. Dan tidak mungkin bisa terhindar dari sifat-sifat itu tanpa mengetahui kriteria sifat-sifat tersebut serta mengetahui cara menghilangkannya. Oleh karena itu orang islam wajib mengetahuinya.

    Asy-Syahid Nasyiruddin telah menyusun kitab yang membahas tentang akhlak. Kitab tersebut sangat bermutu, dan perlu dibaca. Karena setiap orang wajib memelihara akhlaknya.

    Adapun mempelajari amalan agama yang dikerjakan pada saat tertentu seperti shalat zenajah dan lain-lain, itu hukumnya fardhu kifayah. Jika di suatu tempat/daerah sudah ada orang yang mempelajari ilmu tersebut, maka yang lain bebas dari kewajiban. Tapi bila di suatu daerah tak ada seorangpun yang mempelajarinya maka seluruh daerah itu berdosa. Oleh karena itu pemerintah wajib memerintahkan kepada rakyatnya supaya belajar ilmu yang hukumnya fardhu kifayah tersebut. Pemerintah berhak memaksa mereka untuk mereka untuk melaksanakannya.

    Dikatakan bahwa mengetahui/mempelajari amalan ibadah yang hukumnya fardhu ain itu ibarat makanan yang di butuhkan setiap orang. Sedangkan mempelajari amalan yang hukumnya fardhu kifayah, itu ibarat obat, yang mana tidak dibutuhkan oleh setiap orang, dan penggunaannya pun pada waktu-waktu tertentu.

    Sedangkan mempelajari ilmu nujum itu hukumnya haram, karena ia diibaratkan penyakit yang sangat membahayakan. Dan mempelajari ilmu nujum itu hanyalah sia-sia belaka, karena ia tidak bisa menyelamatkan seseorang dari taqdir Tuhan.

    Oleh karena itu, setiap orang islam wajib mengisi seluruh waktunya dengan berzikir kepada Allah, berdo’a, memohon seraya merendahkan diri kepadaNya, membaca Al-Qur’an,dan bersedekah supaya terhindar dari mara bahaya.

    Boleh mempelajari ilmu nujum (ilmu falaq) untuk mengetahui arah kiblat, dan waktu-waktu shalat.

    Boleh pula mempelajari ilmu kedokteran, karena ia merupakan usaha penyembuhan yang tidak ada hubungannya dengan sihir, jimat, tenung dan lain-lainnya.Karena Nabi juga pernah berobat.

    Imam Syafi’I rahimahullah berkata, “ilmu itu ada dua, yaitu ilmu piqih untuk mengetahui hukum agama, dan ilmu kedokteran untuk memelihara badan.”

    E. Definisi Ilmu

    Ilmu ditafsiri dengan : Sifat yang dimiliki seseorang, maka menjadi jelaslah apa yang terlintas di dalam pengertiannya. Fiqih adalah: Pengetahuan tentang kelembutan-kelebutan ilmu. Ujar Abu Hanifah : Fiqih adalah pengetahuan tentang hal-hal yang berguna, yang berbahaya bagi diri seseorang. Ujarnya lagi : Ilmu itu hanya untuk diamalkannya, sedang mengamalkan di sini berarti meninggalkan orientasi demi akhirat.

    Maka seyogyanya manusia jangan sampai lengah diri dari hal-hal yang bermanfaat dan berbahaya di dunia dan akhirat. Dengan demikian dia akan mengambil mana yang bermanfaat dan menjauhi mana yang berbahaya, agar supaya baik akal dan ilmunya tidak menjadi beban pemberat atas dirinya dan menambah siksanya. Kita berlindung kepada allah dari murka dan siksanya.

    Dalam masalah kebaikan keistimewaan dan keutaman ilmu itu, banyaklah ayat-ayat al-quran dan hadis-hadis shahih dan masyhur yang mengemukakannya. Namun kali ini tidak kami kedepankan, agarlah uraian kitab ini tidak terlalu berkepanjangan.

  • Kontroversi Bea Cukai: Tagihan Puluhan Juta Rupiah untuk Barang Kiriman Luar Negeri Memicu Kontroversi

    Kontroversi Bea Cukai: Tagihan Puluhan Juta Rupiah untuk Barang Kiriman Luar Negeri Memicu Kontroversi

    wp.sorbansantri.com – Direktorat Jenderal Bea Cukai menjadi sorotan publik setelah sejumlah warganet mengungkapkan pengalaman mereka ditagih bea masuk yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah atas barang kiriman dari luar negeri.

    Salah satu kasus yang mencuat adalah pembelian sepatu oleh Radhika Althaf seharga Rp10,3 juta yang kemudian dikenakan bea masuk sebesar Rp31,8 juta. Hal ini menimbulkan polemik terkait penegakan aturan bea masuk yang dinilai tidak proporsional.

    Dalam keterangan resminya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa sejumlah kasus yang viral di media sosial tersebut telah diselesaikan. Sri Mulyani menyoroti indikasi under invoicing oleh perusahaan jasa titipan (PJT) yang menyebabkan perbedaan harga yang diberitahukan dengan harga sebenarnya, sehingga petugas Bea dan Cukai melakukan koreksi dalam penghitungan bea masuk dan pajak.

    Salah satu kasus yang menonjol adalah hibah 20 unit alat belajar untuk penyandang tunanetra yang ditagih bea masuk sebesar Rp361 juta. Menurut Sri Mulyani, barang tersebut ditetapkan sebagai Barang Tidak Dikuasai (BTD) karena proses pengurusan tidak dilanjutkan oleh pihak yang bersangkutan tanpa keterangan.

    Mengenai kasus ini, Sri Mulyani memerintahkan Bea dan Cukai untuk bekerjasama dengan stakeholders terkait demi penyelesaian yang cepat, tepat, dan efektif serta memberikan kepastian kepada masyarakat.

    Pihak-pihak terkait seperti Radhika Althaf yang mengalami tagihan bea masuk yang tinggi dan Rizal Muhammad Zaid yang mengurus hibah alat belajar tunanetra dari Korea Selatan, masih menunggu kejelasan terkait penyelesaian kasus mereka. Mereka juga berharap adanya transparansi dan kejelasan dalam proses penanganan bea masuk oleh pihak Bea dan Cukai.(AI Sorban)

  • Gunung Ruang Erupsi, Status Naik Jadi Awas: Masyarakat Diminta Waspada

    Gunung Ruang Erupsi, Status Naik Jadi Awas: Masyarakat Diminta Waspada

    wp.sorbansantri.com – Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, kembali erupsi pada pagi hari ini, Selasa (30/4). Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status gunung ini naik dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).

    PVMBG mencatat dua erupsi terjadi pada hari ini, pukul 01.15 WITA dan pukul 02.35 WITA. Erupsi pertama menghasilkan kolom abu dengan tinggi mencapai 2 kilometer dari puncak kawah, terlihat berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan mengarah ke utara.

    Akibat erupsi tersebut, langit di Kota Manado masih gelap bahkan hingga pukul 08.00 WITA. Sejumlah warga mengaku kaget dan agak takut karena kondisi langit yang gelap dan tidak terlihat matahari.

    “Matahari tak terlihat, terasa mencekam,” ujar Linda, warga Kecamatan Mapanget.

    Masyarakat di sekitar Gunung Ruang diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat kawah aktif gunung ini demi keamanan bersama. (AI Sorban)

  • GUS BAHA DAN KYAI PEROKOK BERAT

    GUS BAHA DAN KYAI PEROKOK BERAT

    Kenangan terbaik saya di dunia itu, ketika pernah didatangi kiai tua yang (mungkin) sudah mau meninggal, ketika waktu MUI mengharamkan rokok, dia bertanya (hukum merokok) kepada saya,” tutur Gus Baha .

    Tradisi kiai-kiai desa memang unik.

    Masyarakat atau kiai kampung ketika mendapatkan sebuah fatwa dari pusat organisasi Islam, meski berafiliasi dgn organisasi itu, mereka tak akan mengikutinya langsung.

    Mereka lebih mengikuti guru mengaji mereka ketimbang fatwa dari pusat .

    Misalnya, santri Mbah Maemun Zubair tentu akan lebih memilih fatwa Mbah Moen daripada fatwa MUI pusat.

    Begitu juga santri Habib Luthfi akan mengikuti fatwa beliau .

    “Gus, MUI itu kan mengharamkan rokok, sekali Jenengan mengatakan itu haram, saya tidak akan merokok Gus, tapi saya mau bercerita terlebih dahulu, saya itu kiai, sudah tua, ndeso lagi,” ujar kiai itu .

    “Iya Mbah, sudah terlihat kok,” timpal Gus Baha diikuti tawa jemaah .

    “Hiburan saya itu ya ketika setelah salat Isya itu ngobrol dan merokok dgn teman-teman mondok dulu di pojok musala Gus, kemudian mencocokkan nasib ketika pas mondok dahulu.

    Karena di pagi hari takut istri, pekerjaan saya ya yg sebisa yg dilakukan di siang hari.

    Hiburan saya ya hanya seperti tadi itu Gus,” ujar kiai tadi .

    “Kalau itu diharamkan Gus, saya tidak bakalan punya hiburan, harta dunia tidak punya (banyak), satu-satunya (hiburan) ya hanya itu Gus.

    Saya itu kiai (kampung) Gus, mau menonton dangdut ya tidak pantas” kata Gus Baha menirukan kyai kampung .

    “Sudah Mbah, untuk Jenengan halal,” jawab Gus Baha .

    Gus Baha menjelaskan bahwa tipe orang itu jangan sampai diberi fatwa haram merokok, karena hukum merokok sendiri memang masih menjadi ikhtilaf atau perbedaan diantara para ulama.

    Untuk kondisi kiai tadi, Gus Baha memperbolehkannya merokok daripada ia mencari hiburan nonton dangdut yg unsur mudaratnya lebih besar .

    Apa yg diceritakan Gus Baha tentu menjadi pelajaran bagi para ulama atau ustad.

    Bahwa dalam memberikan fatwa, seseorang tak boleh asal mengeluarkan fatwa di depan publik atau jemaah tanpa mengetahui kondisi si penanya karena suatu fatwa tak bisa menjadi solusi mutlak masalah orang lain. (AI Sorban)

  • Pertanyaan Jaksa ICC ke Staf Rumah Sakit Al-Shifa dan Nasser: Terkait Penemuan Kuburan Massal

    Pertanyaan Jaksa ICC ke Staf Rumah Sakit Al-Shifa dan Nasser: Terkait Penemuan Kuburan Massal

    wp.sorbansantri.com – Jaksa Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengarahkan fokus penyelidikan mereka ke arah staf Rumah Sakit Al-Shifa dan Nasser di Jalur Gaza. Dilaporkan bahwa penyelidik ICC tengah memeriksa staf dari kedua rumah sakit yang rusak akibat konflik, di mana kuburan massal telah ditemukan.

    Menurut sumber-sumber yang tidak ingin diidentifikasi karena sensitivitas subjek, penyelidik ICC telah mengumpulkan kesaksian dari pekerja medis yang pernah bertugas di Al-Shifa dan Nasser. Pejabat Palestina sebelumnya melaporkan penemuan kuburan massal di area tersebut setelah penarikan pasukan Israel.

    Kendati demikian, detail lebih lanjut tentang pemeriksaan ini masih dirahasiakan, dengan alasan kekhawatiran akan keselamatan saksi potensial. Salah satu sumber menyebutkan bahwa peristiwa di dua rumah sakit ini kemungkinan akan menjadi bagian dari penyelidikan ICC terhadap kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, genosida, dan agresi.

    Minggu lalu, kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan kekejutan mereka atas laporan penemuan kuburan massal di Al-Shifa dan Nasser. Mereka menegaskan pentingnya perlindungan khusus terhadap fasilitas medis sesuai hukum internasional.

    Sementara itu, Kantor jaksa ICC menolak untuk memberikan komentar mengenai detail operasional penyelidikan yang sedang berlangsung, dengan alasan keselamatan korban dan saksi harus diutamakan. (AI Sorban)

  • Kisah Inspiratif Kapten Timnas U-23: Rizki Ridho, Dari Lapangan Hijau ke Sujud Agung

    Kisah Inspiratif Kapten Timnas U-23: Rizki Ridho, Dari Lapangan Hijau ke Sujud Agung

    Profil Rizki Ridho: Rizki Ridho, kapten Timnas U-23 Indonesia yang berbakat dan religius, telah mengukir prestasi gemilang di dunia sepak bola. Lahir pada 15 Mei 2001, Rizki Ridho bukan hanya menjadi panutan di lapangan, tetapi juga dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan yang tinggi.

    Berita: Setelah Menjadi Pemain Terbaik, Rizki Ridho Sujud Agung Sebagai Imam

    Usai membawa Timnas U-23 Indonesia meraih kemenangan gemilang, Rizki Ridho, kapten yang memiliki dedikasi luar biasa, menggelar aksi luar biasa di luar lapangan. Tak berhenti pada prestasi sepak bola, Rizki Ridho memimpin sujud agung sebagai imam sholat, menginspirasi tim dan penggemar sepak bola di seluruh negeri.

    Laman: 1 2

  • Waspadai! Nobar Piala Asia U-23 Tanpa Izin MNC Dilarang, Ini Tips Nonton Laga Tim Garuda dengan Legal dan Aman

    Waspadai! Nobar Piala Asia U-23 Tanpa Izin MNC Dilarang, Ini Tips Nonton Laga Tim Garuda dengan Legal dan Aman

    wp.sorbansantri.com – Dalam pengumuman hak eksklusif AFC U-23 Asian Cup 2024, MNC Group menciptakan kehebohan di kalangan warganet dengan salah satu larangannya yang mengejutkan. Dilansir dari laman X @FaktaSepakBola pada Minggu (28/04), poin larangan nomor 02 (i) menjadi sorotan utama yang memicu perbincangan di media sosial.

    “Pelarangan kegiatan on air, kegiatan off air, termasuk nonton bareng (nobar),” begitulah isi poin larangan tersebut yang menyebutkan larangan penyelenggaraan nobar Piala Asia U-23 2024 tanpa izin resmi dari MNC Group.

    Larangan ini terutama menyoroti penyelenggaraan nobar untuk pertandingan Timnas Indonesia U-23 yang sedang berlaga di turnamen AFC U-23 Asian Cup 2024, terutama jika dilakukan dengan tujuan komersial.

    MNC Group, sebagai pemegang hak siar resmi turnamen ini di Indonesia, memiliki hak eksklusif untuk menyiarkan dan mendistribusikan pertandingan secara legal. Larangan tersebut diberlakukan untuk mencegah pelanggaran hak siar dan penggunaan komersial yang tidak sah.

    Dampak dari larangan ini membuat banyak pihak berpikir ulang tentang cara menonton pertandingan Piala Asia U-23 secara bersama-sama dengan teman-teman. Sorbansantri.com pun memberikan beberapa tips untuk menonton dengan cara yang legal dan aman.

    Laman: 1 2

  • Perang Israel di Gaza: Protes Mahasiswa AS Menguat di Tengah Tekanan Gencatan Senjata

    Perang Israel di Gaza: Protes Mahasiswa AS Menguat di Tengah Tekanan Gencatan Senjata

    wp.sorbansantri.com – Serangan Israel baru-baru ini di Rafah, Gaza, telah menewaskan sedikitnya tujuh warga Palestina, meningkatkan jumlah korban tewas akibat serangan bom yang tak kenal lelah pada hari lain menjadi 27. Sedikitnya 10 korban merupakan anak-anak.

    Pejabat Hamas, Khalil al-Hayya, menyatakan bahwa kelompok Palestina sedang meninjau proposal gencatan senjata baru dari Israel, sementara Menteri Luar Negeri Israel mengatakan bahwa rencana invasi ke Rafah akan “ditangguhkan” jika kesepakatan pertukaran tawanan tercapai.

    Lebih dari 100 mahasiswa ditahan di Amerika Serikat dalam gelombang penangkapan baru saat protes pro-Palestina melanda kampus-kampus universitas di sana.

    Sedikitnya 34.388 warga Palestina telah tewas dan 77.437 terluka dalam serangan Israel terhadap Gaza sejak 7 Oktober. Jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas pada 7 Oktober adalah 1.139, dengan puluhan orang masih ditahan di Gaza. (AI Sorban)

  • Gibran Rakabuming Raka Disambut Meriah di Acara Halalbihalal PBNU!

    Gibran Rakabuming Raka Disambut Meriah di Acara Halalbihalal PBNU!


    wp.sorbansantri.com
    – Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, tiba dengan penuh kehormatan di acara halalbihalal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PBNU, Jakarta. Kedatangannya disambut oleh Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, dengan penghormatan khusus menggunakan karpet merah.

    Gibran, yang mengenakan kemeja krem dan peci hitam, tiba sekitar pukul 13.00 WIB. Suasana di lokasi terlihat meriah dengan tenda ornamen berwarna putih hijau di pintu masuk dan panggung tertutup di halaman depan Kantor PBNU.

    Tidak hanya disambut oleh Yahya Cholil Staquf, Gibran juga bertemu dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Kehadiran Gibran juga diantisipasi oleh Prabowo Subianto, beberapa menteri kabinet Indonesia maju, dan duta besar negara sahabat.

    Laman: 1 2