Blog

  • 🧹 Mengatasi Masalah CORS pada Gambar di Flutter Web dengan Laravel sebagai Proxy

    🧹 Mengatasi Masalah CORS pada Gambar di Flutter Web dengan Laravel sebagai Proxy

    Latar Belakang

    Dalam pengembangan SorBan Naga versi Web, salah satu kendala yang sering muncul adalah gambar eksternal yang gagal dimuat karena masalah CORS (Cross-Origin Resource Sharing). Ini biasanya terjadi ketika gambar di-load langsung dari domain lain (CDN, storage pihak ketiga, dsb.), dan server tujuan tidak mengizinkan akses dari asal domain kita.

    Masalah ini terutama berdampak pada Flutter Web, yang sangat ketat terhadap aturan CORS saat merender gambar atau file dari server yang berbeda domain.


    Solusi: Laravel sebagai Proxy Gambar

    Untuk mengatasi hal ini, kita akan membuat proxy sederhana di Laravel, yang bertindak sebagai perantara antara aplikasi Flutter Web dan sumber gambar eksternal. Tujuannya adalah agar gambar diakses seolah-olah berasal dari server kita sendiri, sehingga tidak diblokir oleh kebijakan CORS browser.


    Langkah-langkah Implementasi

    🛠️ 1. Tambahkan Route Proxy di Laravel (web.php)

    Buka file routes/web.php di proyek admin panel Laravel kamu, lalu tambahkan route berikut:

    use Illuminate\Support\Facades\Http;
    
    Route::get('/image-proxy', function () {
        $url = request('url');
        if (!$url) {
            abort(400, 'Missing url parameter');
        }
    
        $response = Http::withHeaders([
            'User-Agent' => 'Laravel-Image-Proxy'
        ])->get($url);
    
        return response($response->body(), $response->status())
            ->header('Content-Type', $response->header('Content-Type'))
            ->header('Access-Control-Allow-Origin', '*');
    });

    Penjelasan:

    • Route ini menerima parameter url dari frontend.
    • Laravel akan mengambil gambar dari URL tersebut secara backend (server-side).
    • Gambar dikembalikan ke frontend dengan header yang mengizinkan CORS.

    🧩 2. Modifikasi Pemanggilan Gambar di Flutter Web

    Buka file lib/common/widgets/custom_image.dart, lalu:

    🔁 Ganti baris pemanggilan gambar (misalnya baris ke-27) menjadi:

    '${AppConstants.baseUrl}/image-proxy?url=$image',

    Ini akan membuat gambar dimuat melalui proxy Laravel, bukan langsung ke CDN.

    🔭 Tambahkan import berikut jika belum ada:

    import 'package:sorbannaga/util/app_constants.dart';

    AppConstants.baseUrl harus berisi domain backend Laravel kamu, contoh: https://admin.sorbannaga.com


    🗪 3. Build dan Uji Aplikasi

    Setelah perubahan dilakukan:

    • Jalankan perintah:flutter build web
    • Deploy hasil build ke server hosting/web kamu.
    • Uji di browser: gambar seharusnya kini tampil tanpa error CORS.

    🔍 Contoh Visual

    Untuk referensi visual dan struktur kode yang dimaksud, kamu bisa melihat gabmar berikut:

    SORBANSANTRI.COM

    📝 Catatan Tambahan

    • Pastikan backend Laravel kamu bisa mengakses internet (jika CDN eksternal memerlukan koneksi luar).
    • Gunakan metode ini hanya untuk gambar atau file publik — proxy ini tidak cocok untuk konten yang membutuhkan autentikasi.

    Penutup

    Dengan menerapkan metode image proxy di Laravel, kamu bisa menghindari masalah CORS pada Flutter Web dengan cara yang sederhana, aman, dan efisien. Solusi ini cocok digunakan dalam modul eCommerce, ojek (BanJek), farmasi, dan modul lain di ekosistem SorBan Naga yang membutuhkan pemuatan media lintas domain.

    Butuh bantu buat deploy atau test implementasinya? Tim teknis SorBan Santri siap bantu. Gas terusss! 🐉🔥

  • UMKM Hebat, BanJek Kuat! SorBan Naga Hadirkan E-Commerce Lokal Bertagline “Tradisi Terjaga, Belanja Lebih Berdaya”

    UMKM Hebat, BanJek Kuat! SorBan Naga Hadirkan E-Commerce Lokal Bertagline “Tradisi Terjaga, Belanja Lebih Berdaya”

    Slogan: Tradisi Terjaga, Belanja Lebih Berdaya

    Mojokerto, 25 Juni 2025 – Dalam upaya memperkuat ekonomi lokal melalui transformasi digital, platform e-commerce SorBan Naga resmi diluncurkan di Mojokerto. Dengan slogan “Tradisi Terjaga, Belanja Lebih Berdaya”, SorBan Naga mengajak pelaku UMKM dan pengemudi ojek lokal BanJek (Sorban Ojek) untuk bergabung dan tumbuh bersama dalam ekosistem perdagangan berbasis digital.

    SorBan Naga hadir sebagai ruang bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan harian dari produk lokal, serta memesan layanan antar melalui driver BanJek—semuanya dalam satu aplikasi dan website yang mudah diakses.


    Digitalisasi yang Tetap Akar Pada Tradisi

    Platform ini dikembangkan dengan semangat menjaga nilai-nilai kearifan lokal sambil mendorong kemajuan usaha kecil. “Kami percaya bahwa kemajuan teknologi harus berdampingan dengan pelestarian budaya. Lewat SorBan Naga, produk lokal tidak hanya bertahan, tapi naik kelas,” ujar tim pengembang.


    Peluang Bergabung untuk UMKM dan Driver Lokal

    SorBan Naga saat ini membuka kesempatan besar bagi:

    • Pelaku UMKM: Untuk menjual produk makanan, kerajinan, sembako, fashion, dan lain-lain.
    • Calon mitra BanJek: Untuk memberikan layanan transportasi & pengantaran dalam kota/kabupaten.

    🔗 Daftar mitra & UMKM di:
    👉 https://admin.sorbannaga.my.id/


    Akses Mudah via Web & Aplikasi

    Pengguna kini dapat langsung mengakses layanan melalui:

    🌐 Website pelanggan (untuk belanja):
    👉 https://sorbannaga.my.id/

    📱 Aplikasi Android & iOS (versi beta):
    👉 https://shorturl.at/UeZmM


    Komitmen untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan

    Dengan menghadirkan sistem pemesanan online berbasis lokasi, SorBan Naga tidak hanya memudahkan konsumen, tapi juga meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro dan pengemudi lokal secara signifikan.

    “Kami ingin UMKM Mojokerto dan sekitarnya dapat bersaing secara digital, tanpa harus meninggalkan karakter lokal mereka,” ujar koordinator program.


    Tentang SorBan Naga

    SorBan Naga adalah platform e-commerce lokal berbasis Mojokerto yang dikembangkan untuk mendukung UMKM, layanan antar lokal (BanJek), dan digitalisasi perdagangan berbasis komunitas. Diperkuat oleh teknologi modern, platform ini mengedepankan inklusivitas dan keberpihakan pada ekonomi rakyat.


    📩 Kontak Media:
    Tim Media SorBan Naga
    📧 info@sorbannaga.my.id
    🌐 https://sorbannaga.my.id


    #SorBanNaga #UMKMNaikKelas #BanJek #TradisiTerjagaBelanjaBerdaya #MarketplaceLokal #DigitalisasiUMKM #MojokertoBangkit

  • Deklarasi Pesantren Ramah Santri: Komitmen Bersama PMII dan Gawagis Nusantara

    Deklarasi Pesantren Ramah Santri: Komitmen Bersama PMII dan Gawagis Nusantara

    Kediri, wp.sorbansantri.com – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) bersama Arus Informasi Santri (AIS) Nusantara dan para gawagis se-Jawa Timur dan Jawa Tengah menggelar silaturahmi bertajuk sarasehan dengan tema “Pesantren Ramah Sebab Islam Itu Rahmah”.

    Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (23/06/2025) di Pondok Pesantren Al Amin, Ngasinan, Kota Kediri, Jawa Timur, dan dihadiri oleh kurang lebih 100 guru, pengasuh, serta pegiat pesantren dari berbagai perwakilan pondok pesantren di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

    Selain menjadi ajang silaturahmi antar gawagis, forum ini juga melahirkan sebuah komitmen penting melalui deklarasi “Pesantren Ramah Santri”. Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyulloh Cokro, dalam sambutannya menegaskan bahwa PMII siap menjadi jembatan antara pesantren dan pemerintah.

    “PMII siap menjadi jembatan antara pesantren dan pemerintah. Kami akan follow up rekomendasi ini kepada Kementerian Agama, KemenPPPA, dan stakeholder terkait agar menjadi program konkret,” tegasnya di hadapan para peserta.

    Komitmen tersebut akan diikuti dengan tiga langkah strategis. Pertama, melalui advokasi kebijakan dengan membawa poin-poin deklarasi ke dalam dialog bersama Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama. Kedua, dengan membentuk tim pendampingan khusus yang bertugas membantu pesantren dalam menerapkan sistem perlindungan terhadap santri. Ketiga, melakukan kolaborasi riset bersama AISNU dan NU Circle guna mengkaji model pesantren ramah anak berbasis bukti ilmiah.

    “Ini bukan sekadar deklarasi. Butuh regulasi pendukung seperti Standar Operasional Prosedur (SOP) Pesantren Ramah Anak yang bisa diadopsi Kemenag,” tambahnya.

    Ia juga menegaskan bahwa pesantren harus menjadi ruang aman yang didukung oleh transparansi dan keterlibatan aktif semua pihak. Ia juga meminta bahwa pesantren tidak boleh hanya menutupi masalah, tapi harus berbenah bersama. Pesantren harus menjadi ruang aman bagi santri, didukung oleh semua pihak, termasuk instansi terkait.

    “Pesantren adalah rumah kedua bagi masyarakat, khususnya santriwan santriwati, yang memberikan ruang aman sekaligus sentrum pemikiran untuk peradaban yang akan datang.”

    Gus Farid selaku tuan rumah juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pesantren.

    “Ekspektasi masyarakat terhadap pesantren sangat tinggi. Sedikit kesalahan bisa berdampak besar pada trust mereka. Jika terus terjadi, tren orang tua memondokkan anaknya bisa menurun,” ujarnya.

    Ia mengingatkan bahwa permasalahan di satu pesantren bisa mempengaruhi citra pesantren secara keseluruhan. “Masyarakat tidak memandang golongan pesantren. Ketika ada masalah di satu tempat, seluruh pesantren ikut terdampak.”

    Dalam forum tersebut, Gus Ferhadz dari Sarang, Jawa Tengah, menyampaikan bahwa isu kurangnya keramahan pesantren berasal dari berbagai faktor.

    “Masalah ini kompleks, berasal dari internal maupun eksternal. Kita perlu evaluasi bersama,” ucapnya.

    Sementara itu, Gus Fahmi dari Pesantren Al-Falah Ploso, Jawa Timur, menambahkan bahwa setiap pesantren menghadapi tantangan berbeda, termasuk fenomena “Gus-Gusan” yang sedang ramai diperbincangkan.

    “Solusinya sederhana: kembali mengaji dan giat menyiarkan ngaji. Pesantren harus tetap menjadi pusat ilmu, bukan sekadar simbol.”

    Kak Ulinnuha, Koordinator Nasional AISNU, juga menekankan pentingnya peran ruang digital dalam membangun citra positif pesantren.

    “Kami berharap pesantren muda bisa memperbaiki diri dan menunjukkan bahwa pesantren adalah tempat teraman, ternyaman, dan terbaik untuk tumbuh kembang santri—terutama di dunia digital.”

    Sebagai penutup, Gus Fatah Wahab selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa agenda ini tidak akan berhenti sampai di Kediri.

    “Acara ini tidak akan hanya berhenti sampai di sini, tapi juga akan kita konsolidasikan hingga nantinya pesertanya tidak hanya meliputi Jatim dan Jateng, tapi bisa ke seluruh Indonesia,” ungkapnya penuh semangat.

  • SorBan Naga Optimistis Hadapi Dominasi Tokopedia-Shopee, Tawarkan Pendekatan Berbasis Hati UMKM

    SorBan Naga Optimistis Hadapi Dominasi Tokopedia-Shopee, Tawarkan Pendekatan Berbasis Hati UMKM

    PACET – SorbanSantri.com | Di tengah persaingan ketat industri e-commerce Indonesia yang didominasi oleh raksasa seperti Tokopedia dan Shopee, SorBan Naga hadir dengan strategi berbeda: mendekatkan diri ke hati UMKM dan masyarakat lokal.

    Dalam sebuah percakapan internal yang beredar di kalangan tim penggerak SorBan Naga, diungkapkan analisa bahwa dua pemain besar e-commerce nasional saat ini sedang memasuki fase politik bisnis, yang dapat membuka peluang bagi platform lokal berbasis kecamatan seperti SorBan Naga untuk berkembang.

    “Saat keduanya masuk pada arus politik global apalagi berkaitan dengan finansial, yang bertahan adalah e-commerce buatan anak negeri sendiri. Naaah, untuk itu SorBan Naga dimulai dari sekarang,” ujar salah satu pendiri SorBan Naga. Ia menyebutkan bahwa 4–5 tahun ke depan akan menjadi masa penentu pertumbuhan startup lokal ini.

    Strategi yang kini diusung SorBan Naga sangat jelas: meraih hati pelaku UMKM dan membangun ekosistem kepercayaan berbasis lokal. Namun demikian, tim juga menyadari bahwa SorBan Naga bukan sekadar platform jual beli barang, melainkan berfokus pada jasa dan pelayanan.

    Salah satu alasan keyakinan pendirinya adalah masih minimnya e-commerce buatan anak negeri yang benar-benar berani tampil di tengah persaingan platform global dan nasional. “Karena di Indonesia belum ada e-commerce buatan anak negeri yang berani tampil,” tegasnya.

    Menanggapi potensi ancaman dari para kompetitor besar, ia menyatakan, “Lawannya nggak main-main lo! Tokopedia dan Shopee. Tapi SorBan Naga unggul dalam hal status dibanding mereka. Seharusnya kita jaga sampai masa itu tiba.”

    Penutup dari percakapan tersebut mencerminkan semangat dan keistiqomahan tim:
    “BISMILLAH… YAKIN, MLAKU BENER, ISTIQOMAH… InsyaAllah.”

    SorBan Naga hadir bukan sekadar untuk ikut-ikutan tren digital, tetapi sebagai representasi gerakan ekonomi lokal yang menempatkan tradisi, kedekatan sosial, dan pemberdayaan sebagai ruh utama. Dengan slogan “Tradisi Terjaga, Belanja Lebih Berdaya”, SorBan Naga bukan hanya nama, tetapi juga harapan besar masyarakat Pacet dan sekitarnya.

    #banjek #sorbanojek #sorbannaga #sorbansantri #umkmdigital #umkmdigital #ecommercesorban #ecommercelokal #ecommercekecamatan #appsorbannaga #godigital #ecommercenaga #sahabatUMKM

  • SMK Raden Patah Kota Mojokerto: Jejak Keemasan STM NU Favorit Era 90-an

    SMK Raden Patah Kota Mojokerto: Jejak Keemasan STM NU Favorit Era 90-an

    KOTA MOJOKERTO, wp.sorbansantri.com — Di balik nama besar Nahdlatul Ulama (NU), banyak lembaga pendidikan berdiri kokoh menjadi pilar keilmuan dan moralitas generasi muda. Salah satu yang paling berpengaruh di Kota Mojokerto adalah SMK Raden Patah, yang dulu dikenal sebagai STM Raden Patah. Sekolah ini lahir di bawah naungan yayasan NU, dan telah menjadi rujukan utama pendidikan vokasi sejak akhir abad ke-20.

    Didirikan oleh KH. Achyat Chalimy, pendiri Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Kota Mojokerto, STM Raden Patah menjelma menjadi sekolah kejuruan favorit pada era 1990-an. Dalam satu periode tahun ajaran, sekolah ini bisa menampung hingga 20 kelas dalam tiga jurusan unggulan:

    1. Listrik (L) – 6 kelas
    2. Mesin (M) – 13 hingga 18 kelas
    3. Bangunan Gedung (BG) – 1 kelas

    Berkat daya tarik kurikulum terapan dan reputasi sebagai sekolah teknis yang disiplin, STM Raden Patah menjadi magnet pendidikan bagi masyarakat Mojokerto dan sekitarnya, khususnya kalangan nahdliyyin.

    Saat itu, sekolah ini dipimpin oleh seorang ulama dan pendidik yang kharismatik, KH. Drs. Ansor Cholil dari Magersari, Kota Mojokerto. Di bawah kepemimpinannya, STM Raden Patah tidak hanya mengembangkan kecakapan teknis, tetapi juga mengakar kuat dalam nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

    Di ajang Cerdas Cermat antar sekolah, STM Raden Patah memiliki rival abadi yang tak kalah kuat: SMA Tanura Nusa Harapan (TNH) Kota Mojokerto, yang dikenal luas lewat seragam khasnya — jas hijau.

    Kini, meski telah berubah nama menjadi SMK Raden Patah, semangat dan warisan perjuangan para pendirinya tetap hidup. Sekolah ini masih menjadi salah satu pilar pendidikan vokasi NU di Kota Mojokerto, mencetak generasi yang siap kerja dan tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah.

    Sebagaimana pepatah mengatakan, “Jangan lupakan jasa ulama,” begitulah jejak panjang SMK Raden Patah terus dikenang dan dijaga oleh generasi penerusnya.

  • Warung & UMKM Bisa Go Digital Tanpa Biaya, Tim Ini Siap Datangi Anda!

    Warung & UMKM Bisa Go Digital Tanpa Biaya, Tim Ini Siap Datangi Anda!

    PACET, Sorbansantri.com – Kabar gembira bagi pelaku UMKM, pemilik toko, dan warung di Kecamatan Pacet! Kini hadir SorBan Naga, platform e-commerce asli buatan anak negeri yang siap membantu usaha lokal naik kelas. Dengan semangat “Tradisi Terjaga, Belanja Lebih Berdaya”, SorBan Naga mengajak semua pelaku usaha untuk bergabung dan mulai jualan secara online — tanpa biaya layanan alias GRATIS!

    Tidak hanya gratis, bergabung dengan SorBan Naga juga memberikan banyak keuntungan:

    • Promo dan diskon menarik bagi pembeli untuk meningkatkan penjualan.
    • Tampilan aplikasi lokal yang mudah digunakan dan ramah bagi semua kalangan.
    • Dukungan penuh dari tim SorBan Naga yang siap membantu proses digitalisasi usaha Anda.

    “SorBan Naga dibangun dengan semangat pemberdayaan lokal dan kemandirian digital. Kami ingin menjadi jembatan antara pelaku usaha tradisional dengan pasar online yang lebih luas,” ujar tim dari Banyu Cloud Server dan Sorban Santri, yang menjadi pionir pengembang aplikasi SorBan Naga.

    Aplikasi Resmi Diluncurkan 6 Juni 2025 (Idul Adha 1446 H)

    Peluncuran resmi aplikasi SorBan Naga dijadwalkan pada 6 Juni 2025, bertepatan dengan perayaan Idul Adha 1446 H. Momen ini dipilih sebagai simbol pengorbanan dan kebangkitan ekonomi lokal, dengan harapan aplikasi ini dapat menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun kemandirian ekonomi di Kecamatan Pacet.

    Siapa yang Bisa Bergabung?

    • UMKM yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, pakaian, hingga pertanian.
    • Toko kelontong, minimarket lokal, hingga warung pinggir jalan.
    • Pelaku usaha rumahan yang ingin memperluas pasar secara digital.

    Bagaimana Cara Daftarnya?

    Cukup isi formulir pendaftaran di link berikut:
    👉 https://forms.gle/T41wnv1xXMqqEVHT6

    📌 Kesulitan dalam pengisian data atau unggah produk?
    Tenang, tim SorBan Naga siap dengan senang hati datang langsung ke lokasi usaha Anda untuk membantu proses pendaftaran dan digitalisasi — tanpa dipungut biaya.

    Catatan: Saat ini, layanan hanya tersedia untuk wilayah Kecamatan Pacet, Mojokerto.

    Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk membawa usaha Anda ke level berikutnya. Daftar sekarang dan jadi bagian dari gerakan ekonomi lokal yang lebih berdaya bersama SorBan Naga!

    Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Customer Service SorBan Naga di 0851 6863 3279
    atau kunjungi situs resmi: https://sorbannaga.my.id

    @beritasorban "Warga Mojokerto, ada kabar luar biasa! Kini warung, toko, dan UMKM bisa jualan online… tanpa biaya layanan sama sekali!" "Inilah SorBan Naga, e-commerce lokal buatan anak negeri yang akan resmi diluncurkan pada 6 Juni 2025, bertepatan dengan Idul Adha 1446 Hijriah. Cukup isi formulir online, dan daganganmu bisa tampil di aplikasi! Bingung cara daftar? Upload produk? Tenang… Tim SorBan Naga siap datang langsung ke tempatmu dan bantu semuanya secara gratis!" "Spesial peluncuran, ada diskon gede-gedean dan gratis ongkir tanpa minimal order! Belanja makin hemat, dagangan makin laris!" "Ayo, daftarkan tokomu sekarang! Klik link di Diskripsi Ayo bergerak bersama SorBan Naga – Belanja Lebih Berdaya! Tradisi Terjaga!" Sorbansantri.com melaporkan! Suara Santri, Suara Hati. #fy ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Bupati Mojokerto Dijadwalkan Hadiri Pelatihan Juleha MUI Kabupaten Mojokerto

    Bupati Mojokerto Dijadwalkan Hadiri Pelatihan Juleha MUI Kabupaten Mojokerto

    MOJOKERTO, wp.sorbansantri.com Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mojokerto akan menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) pada Sabtu, 17 Mei 2025, bertempat di Aula Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Desa Kalipuro, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

    Acara ini akan diikuti oleh 250 peserta dari berbagai elemen keagamaan dan pendidikan, termasuk MUI Kecamatan, MWCNU, PC Muhammadiyah, PC LDII, DPC Juleha, pondok pesantren, serta santri senior dari PP. Sabilul Muttaqin sebagai tuan rumah.

    Dalam susunan acara, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. dijadwalkan hadir dan memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan secara resmi. Kehadiran beliau diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap penguatan sistem jaminan halal di Mojokerto.

    Rangkaian acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MUI, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan Ketua Umum MUI Kabupaten Mojokerto Drs. KH. Cholil Arphaphy, MM.

    Materi pelatihan akan berlangsung hingga siang hari, dengan penyampaian Fikih Halal oleh KH. Masrihan Asy’ary, sosialisasi program RENDANGMU oleh Lazismu Jawa Timur, serta teori dan praktik penyembelihan halal dari DPW Juleha Jawa Timur.

    Sekretaris Umum MUI Kabupaten Mojokerto, KH. Su’ud Amin, M.Pd.I, menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan mencetak juru sembelih halal yang profesional, paham syariat, dan mampu menjawab tantangan industri halal modern.

    Acara akan ditutup dengan salat Dzuhur berjamaah dan ramah tamah antara peserta dan panitia.

  • Pelatihan JULEHA Dimajukan, MUI Mojokerto Terbitkan Ralat Undangan

    Pelatihan JULEHA Dimajukan, MUI Mojokerto Terbitkan Ralat Undangan

    Mojokerto — SorbanSantri.com

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mojokerto resmi mengeluarkan surat ralat pelaksanaan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) yang semula dijadwalkan pada Ahad, 18 Mei 2025, dimajukan menjadi Sabtu, 17 Mei 2025.

    Informasi ini tertuang dalam surat resmi bernomor 047/MUI/KAB.MJK/V/2025 yang diterbitkan pada 12 Mei 2025. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Mojokerto, KH. A. Cholil Arphaphy, MM, dan Sekretaris Umum KH. Su’ud Amin, M.Pd.I.

    Pelatihan akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Desa Kalipuro, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

    Surat ralat ini ditujukan kepada para Ketua MUI Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto, MWCNU, PC Muhammadiyah, PC LDII, DPD JULEHA Kabupaten Mojokerto, serta pondok pesantren se-Kabupaten Mojokerto.

    Melalui ralat ini, Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Mojokerto berharap seluruh pihak terkait dapat memperhatikan perubahan jadwal tersebut guna kelancaran kegiatan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan sertifikasi juru sembelih halal di Mojokerto. (Red Agus HR)

  • Hubungkan Akun Shopee dengan SeaBank, Biar Keuangan Gak Ribet! Bonus Menanti!

    Hubungkan Akun Shopee dengan SeaBank, Biar Keuangan Gak Ribet! Bonus Menanti!

    SORBANSANTRI.COM Di era digital seperti sekarang, mengatur keuangan itu kudu cerdas. Salah satu caranya? Hubungkan akun Shopee kalian langsung ke SeaBank! Gak cuma bikin transaksi jadi lebih mudah dan cepat, tapi juga bantu kamu memisahkan antara kebutuhan harian dan tabungan masa depan.

    Gak mau ribet urus top up saldo ShopeePay? Atau sering bingung atur pengeluaran? SeaBank solusinya! Dengan integrasi langsung ke Shopee, kamu bisa nikmati kemudahan transaksi, histori keuangan yang rapi, dan yang pasti: bonus saldo nunggu kamu!

    🎁 Cara Dapetin Bonusnya:

    1. Buka rekening SeaBank lewat tautan ini: Klik di sini
    2. Gunakan kode referral: FSMDY5
    3. Ikuti petunjuk verifikasi dan selesaikan pembukaan rekening.

    📌 Ingat ya! Syarat dan Ketentuan berlaku. Jadi pastikan kamu baca baik-baik di aplikasi sebelum klaim bonusmu.

    💡 Dan yang paling penting, biasakan transaksi pakai QRIS! Tinggalkan kartu kredit—biaya tinggi dan bunga mencekik bukan ciri anak muda cinta negeri. Dengan QRIS, transaksi lebih cepat, aman, dan dukung gerakan digitalisasi keuangan nasional.

    Kalau kamu cinta Indonesia, yuk mulai dari cara belanjamu!
    SeaBank-in aja!

  • QRIS vs Mastercard: Pertarungan Strategi di Medan Pembayaran Digital

    QRIS vs Mastercard: Pertarungan Strategi di Medan Pembayaran Digital

    Sorbansantri.com Dunia pembayaran digital Indonesia tengah menjadi medan pertempuran sengit antara dua kekuatan besar: QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan Mastercard. Keduanya mengusung strategi berbeda untuk menguasai pasar yang kian tumbuh pesat, seiring lonjakan transaksi non-tunai pasca pandemi.

    Didukung penuh oleh Bank Indonesia, QRIS tampil agresif dengan strategi “serangan gerilya”. Fokusnya adalah merangkul pedagang kecil, UMKM, hingga warung tradisional. Dengan biaya transaksi murah dan kemudahan implementasi, QRIS menjelma menjadi standar pembayaran wajib di banyak sektor.

    Di sisi lain, Mastercard mengusung “serangan presisi”. Mengandalkan nama besar dan jaringan internasional, Mastercard lebih membidik segmen premium: korporat, ekspatriat, dan transaksi berskala besar. Penawaran reward eksklusif, keamanan tingkat tinggi, serta kemudahan bertransaksi lintas negara menjadi andalan mereka.

    “QRIS mendorong inklusi keuangan di akar rumput, sedangkan Mastercard mempertahankan tahta di ranah premium dan internasional,” ujar seorang analis keuangan kepada Sorbansantri.com.

    Namun, keduanya juga memiliki tantangan. QRIS masih harus memperkuat sistem keamanannya dan memperluas akseptasi internasional. Sementara itu, Mastercard menghadapi tekanan untuk beradaptasi dengan tren pembayaran mikro yang berkembang pesat.

    Dalam jangka pendek, QRIS diprediksi akan terus memperluas dominasi di transaksi domestik kecil, sedangkan Mastercard mempertahankan kekuatannya di transaksi besar dan luar negeri. Tetapi dalam jangka panjang, persaingan ini bisa memicu inovasi yang lebih besar demi kenyamanan pengguna.

    Pertanyaannya, siapakah yang akhirnya akan memimpin di medan perang pembayaran digital Nusantara?

    (Tim Sorbansantri.com)