Tag: banjir

  • Waspada Bencana, Ini Tips Agar Terhindar dari Bahaya Alam di Kawasan Pacet Mojokerto

    Waspada Bencana, Ini Tips Agar Terhindar dari Bahaya Alam di Kawasan Pacet Mojokerto

    Pacet, Sorbansantri.com — Kawasan Pacet, Mojokerto, dikenal dengan keindahan alamnya, namun juga memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana seperti longsor, banjir, dan tanah bergerak, terutama saat musim penghujan. Menyusul kejadian longsor besar di jalur Pacet–Cangar, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

    FPRB menyampaikan bahwa bencana tidak dapat sepenuhnya dihindari, tetapi dampaknya bisa diminimalkan melalui edukasi, kesiapsiagaan, dan tindakan preventif sejak dini.

    Dalam berbagai kesempatan, FPRB terus menekankan pentingnya memahami tanda-tanda alam sebagai langkah awal penyelamatan diri.

    “Seringkali tanda-tanda seperti suara gemuruh, retakan tanah, atau air sungai yang berubah keruh diabaikan. Padahal itu pertanda harus segera evakuasi,” terang FPRB dalam keterangan resminya.

    FPRB juga mencatat bahwa lebih dari 70% korban bencana di kawasan Pacet berhasil selamat berkat kesiapsiagaan dan evakuasi mandiri sebelum tim penyelamat tiba, membuktikan pentingnya edukasi masyarakat.

    Berikut beberapa langkah penting yang disarankan oleh FPRB agar masyarakat dan pengunjung di kawasan Pacet tetap aman:

    1. Kenali Daerah Rawan

    Pelajari peta wilayah rawan longsor dan banjir. FPRB rutin melakukan sosialisasi dan pemasangan papan peringatan di area-area berisiko.

    2. Perhatikan Tanda Alam

    Waspadai gejala seperti retakan tanah, pohon miring, atau suara gemuruh. Segera evakuasi ke tempat aman jika tanda-tanda tersebut muncul.

    3. Pantau Informasi Cuaca

    Selalu cek prakiraan cuaca, terutama sebelum bepergian melalui jalur rawan bencana. Hindari perjalanan saat hujan deras atau cuaca ekstrem.

    4. Siapkan Tas Siaga Bencana

    Persiapkan tas darurat yang berisi air minum, makanan instan, obat-obatan, senter, power bank, dokumen penting, dan peluit.

    5. Ikuti Arahan Petugas

    Patuhi semua instruksi dari petugas atau relawan FPRB dalam situasi darurat. Jangan memaksa melewati jalur yang sudah dinyatakan berbahaya.

    6. Lestarikan Lingkungan

    Berpartisipasilah dalam menjaga lingkungan, seperti menanam pohon dan menjaga kebersihan sungai, untuk mengurangi risiko bencana.


    Dengan langkah-langkah ini, FPRB Mojokerto berharap masyarakat Pacet dan sekitarnya dapat lebih siap menghadapi bencana alam, serta membangun budaya sadar bencana di tengah-tengah kehidupan sehari-hari.

    Mari kita tingkatkan kewaspadaan, jaga alam, dan saling menjaga keselamatan bersama.

  • Tragedi Banjir dan Lahar di Sumatra Barat: 28 Meninggal Dunia

    Tragedi Banjir dan Lahar di Sumatra Barat: 28 Meninggal Dunia

    wp.sorbansantri.com – Sabtu malam (11/5) menjadi malam yang penuh dengan tragedi di Sumatra Barat ketika hujan lebat memicu banjir bandang dan lahar, menewaskan sedikitnya 28 orang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik, menyatakan bahwa korban jiwa kemungkinan akan terus bertambah karena empat orang masih belum ditemukan.

    @beritasorban

    Tragedi Banjir dan Lahar di Sumatra Barat: 28 Meninggal Dunia sorbansantri sumbar banjir tragedi #fypシ゚viral

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri
    TikTok Sorban Santri

    Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang adalah wilayah yang paling parah terkena dampak banjir tersebut. Di Kabupaten Agam, hujan deras melampaui batas sehingga air sungai dari Gunung Marapi meluap, membawa batu-batu besar dan menciptakan aliran baru yang menghantam pemukiman di sekitarnya, kata Budi Perwira Negara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam.

    “Karena intensitas hujan yang sangat tinggi, jalur baru terbentuk dengan sendirinya,” ungkap Budi kepada wartawan Halbert Caniago yang melaporkan untuk BBC News Indonesia. “Banjir ini juga disertai dengan material batu besar dari Gunung Marapi.”

    Tidak hanya korban jiwa, namun ada juga 16 orang yang mengalami luka-luka dari beberapa kecamatan di Kabupaten Agam. Sedikitnya 110 rumah warga, tempat usaha, dan satu sekolah tergenang air, sementara tiga rumah lainnya dilaporkan terbawa arus banjir. Budi menyebut bencana ini sebagai yang “paling parah” dalam beberapa dekade terakhir di Kabupaten Agam.

    Laman: 1 2

  • Khutbah Jum’at: Kabar Gembira Bagi Orang yang Sabar dalam Menerima Musibah

    Khutbah Jum’at: Kabar Gembira Bagi Orang yang Sabar dalam Menerima Musibah

    SORBANSANTRI.COM

    اَلْحَمْدُ للهِ الْمَوْجُوْدِ أَزَلًا وَأَبَدًا بِلَا مَكَانٍ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ الْأَتَمَّانِ الْأَكْمَلَانِ، عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ، أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْقَدِيْرِ الْقَائِلِ فِيْ مُحْكَمِ كِتَابِهِ: إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

    Jamaah shalat Jum’at yang dirahmati Allah.

    Alhamdulillah. Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah azza wajalla dzul Jalali wal ikram yang telah memberikan kita nikmat yang tiada batas. Nikmat hidup, nikmat sehat dan utamanya nikmat Iman dan Islam. Dengan nikmat iman dan Islam, kita kuat dalam melaksanakan ketaatan pada Allah SWT. Marilah kita gunakan nikmat ini dengan melaksanakan ketaatan dan ketakwaan sampai akhir hayat kita.

    Jama’ah yang dikasihi Allah

    Ujian, musibah atau bencana tak henti-hentinya kita saksikan. Baik itu penyakit, kematian, kelaparan, virus pandemi, banjir, gempa atau aktivitas gunung berapi. Bencana alam melanda diberbagai wilayah. Hal ini adalah bagian dari sunnatullah atau hukum-hukum Allah sebagai ujian bagi kaum yang beriman sehingga Allah memberikan mereka rahmat dan ampunan.

    Allah berfirman:

    وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَٰتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُهْتَدُونَ

    Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S Al-Baqarah 155-157)

    Allah memberikan musibah dalam rangka untuk menebus dosa bagi kaum yang beriman.

    وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ (الشورى: ٣٠)

    “Dan musibah apa pun yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan dosa kalian sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahan kalian)” (QS asy-syura: 30)

    Musibah bagi kaum beriman adalah ujian atau teguran. Bukanlah adzab apalagi laknat. Musibah yang melanda kaum beriman adalah tanda kasih sayang Allah. Jika Allah mencintai suatu kaum maka Allah akan memberikannya musibah untuk mengangkat derajat mereka pada derajat yang lebih tinggi.

    إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ، وَإِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ، فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا، وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ (رَوَاهُ التِّرْمِذِيّ)

    “Sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui musibah yang besar pula. Apabila Allah ta’ala mencintai suatu kaum maka Allah akan menimpakan musibah kepada mereka. Barangsiapa yang ridha maka Allah meridhainya. Dan barangsiapa yang tidak ridha maka Allah murka kepadanya (HR at-Tirmidzi).

    مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)

    “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan pada dirinya, maka Allah akan menimpakan musibah kepadanya” (HR al-Bukhari).

    Karenanya, semakin tinggi derajat seseorang maka semakin berat musibah yang Allah kenakan kepadanya.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    أَشَدُّ النَّاسِ بَلَاءً الْأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ، يُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ (رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَأَحْمَدُ وَابْنُ حِبَّانَ)

    “Orang yang paling berat bala’ dan musibahnya adalah para nabi, lalu orang-orang yang berada di bawah derajat mereka lalu orang-orang yang berada di bawah derajat mereka, seseorang diuji dengan bala’ sesuai dengan kadar kekuatannya memegangteguh agama” (HR at-Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Hibban).

    Sebagai sesama muslim, tugas kita bersama adalah memberikan hal yang positif bagi saudara kita yang terkena musibah. Memberikan bantuan dalam bentuk doa atau materi. Yang wafat agar mendapat ampunan dari Allah sehingga Husnul Khatimah mendapat tempat yang mulia disisi Allah. Yang terkena musibah agar diberikan kesabaran dan keteguhan iman. Kondisi pulih sedia kala dan dalam senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Yang tidak terkena bencana hendaknya selalu waspada bahwa musibah akan menemuinya kapan saja.

    Tidak ada hamba yang luput dari musibah. Semua akan diuji oleh Allah sesuai dengan kadar kesanggupannya. Musibah atau ujian atau cobaan beragam bentuknya tak sebatas hanya bencana alam atau kematian saja. Kemiskinan, ekonomi yang sulit, maraknya pencurian, anak-anak yang sulit dinasihati hingga keretakan rumah tangga adalah bagian dari ujian yang Allah berikan untuk menguji hamba-Nya yang bertakwa.

    Sebagai sesama muslim, tidak sepatutnya berprasangka buruk pada Allah dan manusia sehingga mengkaitkan musibah sebagai adzab dan laknat. Tugas kita untuk selalu berprasangka baik kepada Allah dan manusia. Bukan untuk menghakimi. Adzab dan laknat hanya Allah berikan kepada hamba-Nya yang kufur, yang ingkar atau tidak melaksanakan syariat Islam.

    Perintah untuk selalu berprasangka baik dan larangan berprasangka buruk terhadap manusia diantaranya:

    إِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا ۚ
    ”Prasangka itu tidak mendatangkan kebenaran apa pun.” (Yunus: 36)

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ

    ”Hai orang-orang yang beriman, jauhilah memperbanyak prasangka, karena sebagian prasangka itu dosa.” (Al-Hujurat: 12)

    إياكم والظنَّ فإنَّ الظن أكذَبُ الحديثِ

    ”Takutlah kalian berprasangka, karena ia merupakan sedusta-dusta perkataan.” (HR. Tirmidzi).

    أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

    Khutbah 2

    الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ ثُمَّ الْحَمْدُ لِلَّهِ. أَشْهَدُ أنْ لآ إلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيّ بعدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ. اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ والقُرُوْنَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ اللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

    (abi sorban)

  • NU PEDULI bergerak! PCNU Kab. Pasuruan yang digawangi relawan LPBI NU dan Banser Ansor

    NU PEDULI bergerak! PCNU Kab. Pasuruan yang digawangi relawan LPBI NU dan Banser Ansor

    SORBANSANTRI.COM

    Pasuruan, wp.sorbansantri.com – Banjir Sungai Rejoso (kali lanang) Pasuruan, berdampak pada beberapa desa di seputar desa Rejoso Lor, Desa Patuguran. Juga desa2 lainnya.

    Sudah beberapa hari ini air meluber dan menggenangi rumah warga dengan variasi ketinggian 20-100 cm. Sedikitnya sekitar 4800 Kepala Keluarga terdampak.

    Atas kejadian ini, NU PEDULI bergerak. PCNU Kab. Pasuruan yang digawangi relawan LPBI NU, bersama Banser Ansor mendirikan Dapur Umum yang terletak di area Masjid Al Baka Rejoso Pasuruan.

    Sudah beberapa hari ini DU didirikan, dan membagikan nasi bungkus sedikitnya 2000 per hari.

    Rabu, 19 Januari, kondisi banjir bertambah. Sehingga Poslap NU PEDULI Kab. Pasuruan memperbanyak pasokan nasi bungkus. Tak hanya itu, kapasitas sekitar Kab pasuruan juga dikerjakan untuk membantu evakuasi warga.

    Relawan LPBI NU Kab. Mojokerto pada selasa sore mencoba koordinasi dg LPBI NU Kab. Pasuruan, dan pada akhirnya LPBI NU Kab. Mojokerto memutuskan memberangkatkan relawan dan beberapa alat yang dibutuhkan.

    Bekerja sama dg FPRB Kab. Mojokerto didukung oleh BPBD Kab. Mojokerto memberangkatkan 8 peraonil, dua armada, tiga perahu karet serta dua dus lauk pauk.

    Sesampainya di Poslap NU PEDULI, di Rejoso, kami koordinasi dan membagi tugas. Keesokan harinya relawan dan segala alat yang dibawa, diturunkan di desa Rejoso Lor untuk membantu evakuasi warga.

    “Sampai sore hari kita bantu evakuasi warga dengan perahu karet, dibantu relawan lokal, serta kawan2 dari PDSI Jatim, RPAI Mojokerto, juga TSA dan Semar. ” Kata Anam Ketua LPBI NU Kab. Mojokerto.

    Banjir kali ini merupakan kejadian bencana terbesar dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. ( anam LPBI NU )

  • hujan lebat mengguyur ngoro membuat arus jalan raya lumpuh total

    hujan lebat mengguyur ngoro membuat arus jalan raya lumpuh total

    Sorbansantri.com — Hujan lebat yang mengguyur di kawasan daerah kecamatan ngoro dan sekitarnya pada hari selasa malam (7-12-21) mengakibatkan banjir di berbagai daerah, selain efek dari hujan yang itensitasnya sangat lebat sehingga membuat debit air meluap dan sungai yang ada di kawasan ngoro tidak bisa terkendali dan terjadilah luapan air yang mengalir ke rumah warga dan jalan raya.

     

    Efek dari luapan banjir tersebut mengakibatkan sebagian jalan raya nasional atau jalan utama yang menghubungkan kabupaten mojokerto dengan pasuruan macet total karena air yang meluap ke jalan raya sangat deras sekali, contohnya di wilayah dusun ngetrep desa sedati yang mengalami dampak yang sangat parah, banyak para pengendara baik roda 2 maupun roda 4 memilih berbalik arah mencari jalan alternatif lain karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan.

     

    Menurut Erick warga ngetrep yang kami temui di lokasi banjir mengatakan, “niki wau udane deres pas waktu mahrib nyampek manton isya’ mboten terang terang, sehinggo lepen seng enten ngetrep niki meluap mboten ngatasi nampani toyo dugi kawasan NIP sehinggo toyone amber ten dalan”

     

    ” Ini tadi hujan lebat yang turun pada waktu mahrib sampai setelah isya’ tidak reda reda sehingga sungai yang ada di ngetrep ini meluap tidak mampu menampung air yang dari kawasan NIP, sehingga air meluap ke jalan raya” tandasnya

     

     

    Di tempat yang sama kami menemui warga yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan ” ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama alias sudah langganan bila setiap hujan lebat pasti sungai meluap dan banjir, ini di karenakan sungai yang ada di daerah sumber waru ukurannya terlalu kecil tidak sebanding dengan sungai yang ada di ngetrep sedati yang lebar sehingga ketika hujan lebat air meluap ke jalan raya dan dampaknya pasti banjir” pungkasnya

     

    Kita berharap dari pemerintah agar supaya berkordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mengevaluasi dan meninjau lokasi yang ada untuk mencari alternatif dan solusi agar bila setiap hujan lebat tidak sampai mengakibatkan banjir lagi, karena dampak dari banjir tersebut selain arus lalu lintas antar provinsi menjadi lumpuh total juga berimbas pada dampak perekonomian warga sekitar. (Hasan sorban)

    Sorbansantri.com — Hujan lebat yang mengguyur di kawasan daerah kecamatan ngoro dan sekitarnya pada hari selasa malam (7-12-21) mengakibatkan banjir di berbagai daerah, selain efek dari hujan yang itensitasnya sangat lebat sehingga membuat debit air meluap dan sungai yang ada di kawasan ngoro tidak bisa terkendali dan terjadilah luapan air yang mengalir ke rumah warga dan jalan raya.

    Efek dari luapan banjir tersebut mengakibatkan sebagian jalan raya nasional atau jalan utama yang menghubungkan kabupaten mojokerto dengan pasuruan macet total karena air yang meluap ke jalan raya sangat deras sekali, contohnya di wilayah dusun ngetrep desa sedati yang mengalami dampak yang sangat parah, banyak para pengendara baik roda 2 maupun roda 4 memilih berbalik arah mencari jalan alternatif lain karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan.

    Menurut Erick warga ngetrep yang kami temui di lokasi banjir mengatakan, “niki wau udane deres pas waktu mahrib nyampek manton isya’ mboten terang terang, sehinggo lepen seng enten ngetrep niki meluap mboten ngatasi nampani toyo dugi kawasan NIP sehinggo toyone amber ten dalan”

    ” Ini tadi hujan lebat yang turun pada waktu mahrib sampai setelah isya’ tidak reda reda sehingga sungai yang ada di ngetrep ini meluap tidak mampu menampung air yang dari kawasan NIP, sehingga air meluap ke jalan raya” tandasnya

    Di tempat yang sama kami menemui warga yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan ” ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama alias sudah langganan bila setiap hujan lebat pasti sungai meluap dan banjir, ini di karenakan sungai yang ada di daerah sumber waru ukurannya terlalu kecil tidak sebanding dengan sungai yang ada di ngetrep sedati yang lebar sehingga ketika hujan lebat air meluap ke jalan raya dan dampaknya pasti banjir” pungkasnya

    Kita berharap dari pemerintah agar supaya berkordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mengevaluasi dan meninjau lokasi yang ada untuk mencari alternatif dan solusi agar bila setiap hujan lebat tidak sampai mengakibatkan banjir lagi, karena dampak dari banjir tersebut selain arus lalu lintas antar provinsi menjadi lumpuh total juga berimbas pada dampak perekonomian warga sekitar. (Hasan sorban)

  • DISTRIBUSI PWNU JAYAPURA BERSAMA BANSER PEDULI BENCANA BANJIR KEEROM

    DISTRIBUSI PWNU JAYAPURA BERSAMA BANSER PEDULI BENCANA BANJIR KEEROM

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Minggu, 14 Februari 2021. Jajaran PWNU beserta Banser Jayapura mengirimkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di kabupaten Kerom Papua. Ada 20 personil Banser dan 30 pengurus PWNU Jayapura yang telah siap mengirimkan bantuan yang rencananya akan disalurkan ke korban dampak banjir di Arso 7 Arso 1 distrik Arso Barat dan PIR 1 distrik Arso.

    “Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh kita semua, akan bisa bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir”, kata Gus Adip yang didampingi korlap Sahabat Sori dalam giat amal tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    Selain dikumpulkan di kantor PWNU Jayapura, dana bantuan iuran warga juga dikumpulkan di dua titik pos pendistribusian. Pos pertama di Masjid Baiturrohmah Kampung Yanamaa Arso Keerom sebagai tempat pendistribuasian wilayah Arso 7, Arso PIR 1 dan pos kedua berada di Masjid Fisabilillahyang nantinya akan langsung dikirim menggunakan mobil MWC NU Arso Barat.

    “ Mohon doa semoga dalam pelaksanaannya nanti bisa berjalan lancar dan maanfaatnya bisa lansung dirsakan oleh korban banjir di kabupaten Kerom Papua . (Budi WXXV – sorban)

  • BANSER HUSADA BAKSOS PENGOBATAN KORBAN BANJIR

    BANSER HUSADA BAKSOS PENGOBATAN KORBAN BANJIR

    Cyberaswaja.online| Sooko. Dalam rangka meringankan para korban dampak banjir yang berlangsung pada awal bulan Februari 2020 lalu di salah satu Desa Kecamatan Sooko Kabupuaten Mojokerto, SATUAN KHUSUS BANSER HUSADA ( SATSUS HUSADA ) menggelar Bakti Sosial (Baksos).

    Pada kesempatan baksos kali ini, SASTUS BASADA bersama Biro Satsus lainnya ditingkatan Satuan Kordinasi Cabang Barisan Ansor Serba Guna (SATKORCAB BANSER) Kabupaten Mojokerto, bergerak mendatangi Dusun Tempuran Desa Bekucuk, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto untuk melaksanakan pengobatan Gratis. (11/02/2020).

    FOTO: Baksos Banser Husada korban banjir
    Foto: Kanan: Moch. Sokib Wakasatkorcab Banser bersama Banser Husada Kab.Mojokerto di Balai Desa Bekucuk-Sooko

    Kasatsus BASADA Kabupaten Mojokerto, mengatakan bahwa kegiatan ini sudah tugas kita semua menjadi Banser, kita laksanakan sesuai Instruksi Satu Komando dari Panglima tertinggi kita, yaitu ketua GP Ansor kabupaten Mojokerto, dan sebelumnya kita sudah koordinasi dengan pemerintahan setempat dan berkomunikasi dengan baik.

    “Pelaksanaan Baksos ini kita dilaksanakan pagi, mulai pukul 08:00-14:00 WIB, dan bertempat di Balai desa Bekucuk, dan sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan pemerintahan setempat, dan alhamdulillah kegiatan ini mendapatkan respon cukup baik sekali oleh warga yang terdampak banjir”. Ucapnya sahabat Sabarudin Selaku Kepala Satsus Basada.

    FOTO: Baksos Banser Husada korban banjir
    Foto: Baksos Pengobatan Banser Husada korban banjir peserta Emak-Emak Muslimat

    foto: Banser Husada pengobatan kepada korban banjir
    Foto: Baksos Pengobatan Banser Husada korban banjir

    Wakasatkorcab Banser Kabupaten Mojokerto mengatakan, bukan hanya Satsus BASADA saja yang telah terjun disini, sebelumnya sudah dilaksanakan oleh PC NU, beserta Banom-Banomnya diantaranya, BAGANA (Banser Tanggap Bencana), LBPI dan relawan-relawan lain untuk membantu evakuasi atas banjir yang terjadi.

    “Satsus Basada Baksos mengobati korban banjir, dan sebelumnya awal kejadian banjir, Banser Tanggap Bencana  (BAGANA) sudah terjun dahulu untuk membantu evakuasi bersama relawan-relawan yang lainnya”. Tegas Moch.Sokib selaku Wakasatkorcab Banser kab.Mojokerto.

    Bantuan Sosial berupa pengobatan diberikan BASADA, bermacam-macam, mulai dari pijat, tensi darah, bekam, terapi dan lain-lain, dan diberikan Gratis kepada warga yang sudah antri sejak pagi hari.

    “Pengobatan yang kita berikan diantaranya, tensi darah, pijat, bekam, terapi dan lain-lain, ini dilakukan oleh anggota Basada yang sudah mengikuti pelatihan-pelatihan sebelumnya, artinya mereka sudah punya skill dan kompetensi”. Tegas sahabat Basori Wakabiro Basada.

    FOTO: Baksos Banser Husada korban banjir
    Foto: Baksos Banser Husada Balai Desa Bekucuk

    baksos basada
    Foto: Banser Husada pengobatan kepada korban banjir

    foto: Banser husada pengobatan kepada korban banjir
    Foto: Banser Husada Tensi Darah kepada korban banjir

    foto: Banser Husada pengobatan kepada korban banjir
      foto: Banser Husada pengobatan kepada korban banjir

    baksos basada
    foto: Banser Husada pengobatan kepada korban banjir

    foto: Banser Husada pengobatan kepada korban banjir

    Foto: Banser Husada pengobatan kepada korban banjir

    Perlu diketahui, Bahwasannya Kaderisasi masing-masing Kecamatan se Kabupaten Mojokerto, alhamdulillah sudah terbentuk. Kehadiran Banser dalam kegiatan-kegiatan sosial agama, tampil dengan sesuai instruksi pimpinannya.

    Semoga banjir yang berada di wilayah Kabupaten Mojokerto ini cepat, surut dan masyarakat kembali melakukan rutinitas seperti biasanya. (wg/Infokom)

    nb: mohon maaf apabila salah tulis nama dan gelar dan tempat.
  • BANJIR DI DUSUN TEMPURAN DAN BEKUCUK

    BANJIR DI DUSUN TEMPURAN DAN BEKUCUK

    InfokomBanserNU- Pagi hari cuaca mendung dan sebagian berkabut, Banser tanggap bencana berkoordinasi
    dengan ketua Tagana untuk mendirikan Dapur umum untuk memasak nasi bungus ± 1200 bungkus dan membantu evakuasi warga terdampak dilokasi banjir diwilayah Kec. Sooko Kab. Mojokerto. Banjir Luapan Sungai Avour Watudakon terjadi di 2 Dusun yaitu Dusun. Tempuran dan Dusun Bekucuk. Banjir ini terjadi hari Minggu, 02 Februari 2020 dini hari tepat pada pukul  06.00 WIB.

    Adapun berbagai tempat yang telah terendam banjir diwilayah tersebut yaitu:
    Di Wilayah Dusun.Tempuran:

    • Di Jalan Dusun Tempuran tergenang air dengan ketinggian ± 30 – 50 cm
    • Halaman Balai Desa Tempuran tergenang air dengan ketinggian ± 40 – 50 cm
    • Fasum 1 gereja tergenang air dengan ketinggian ± 30 – 40 cm
    • Fasum Sdn Tempuran tergenang air dengan ketinggian ± 30 – 40 cm
    • Dan dibeberapa rumah terdampak genangan air dengan ketinggian ± 20 – 40 cm 63KK(209 jiwa)

    Di Wilayah Dusun. Bekucuk:

    • Di Jalan Dusun Bekucuk tergenang air dengan ketinggian ± 50 – 55 cm
    • Dan di beberapa rumah terdampak genangan air dengan ketinggian ± 35 – 50 cm 4KK (1822 jiwa)

    Di Area Persawahan/Lahan:

    Dusun Tempuran
    -Lahan Padi 11 Ha
    -Lahan Tebu 20 Ha

    Dusun Bekucuk
    -Lahan Padi 40 Ha
    -Lahan Tebu 5 Ha

    Selanjutnya Banser tanggap bencana melakukan distribusi nasi bungkus kepada warga terdampak banjir bersama TAGANA dan Karang Taruna setempat.

    (RED.ABI)

  • Basada Kab. Mojokerto Giat Baksos dibencana banjir

    Basada Kab. Mojokerto Giat Baksos dibencana banjir

    wp.sorbansantri.com – Satsus basada PC Mojokerto mengadakan bakti sosial didaerah yg kena dampak banjir di dusun bekucuk ds tempuran kec sooko kab Mojokerto banyak relawan disana dr BNPB, DAMKAR dan lain2 disitu juga ada dapur umum juga.

    Antusiasme masyarakat sangat banyak hingga penerapis nya hampir ngak bisa minum dan ngemil…. Yg paling banyak yg dialami pasien adalah sakit linu kram gringingen boyok sakit dan msh banyak lagi dan dlm penangannya dgn cara terapi listrik.

    Pijat, totok syaraf becam dan dgn ridho ALLAH ada juga dgn rukiyah lan doa masyarakat setelah diterapi adan perubahan dan sembuh alhamdulillah berkat doa2 dr muazis2 NU dan pendiri NU terutama mbah HASYM ASHARI, WAHAB HASBULLAH dan masih banyak lagi karena sebelum kita menangani kita berdoa kepada beliau beliau dalam baksos tersebut juga dihadiri oleh sahabat Reno dan bunda Erma dr kab gresik yg tulus dan ikhlas utk membantu giat tersebut dan kasatkoryon nya pun ikut menyambangi digiat baksos yg diadakan pd tgl 10 januari 2021 yang dimulai dr pagi sampai jam 15 : 00 wib.. (pryanto sorban)

  • BANSER HUSADA BAKSOS BENCANA BANJIR

    BANSER HUSADA BAKSOS BENCANA BANJIR

    Cyberaswaja.online|DawarBlandong. Masuk Tahun 2020, bersamaan dengan Musim Hujan yang melanda berbagai daerah, di sejumlah desa di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Salah satu daerah yang terdampak banjir diantaranya adalah dusun Balong, Desa Banyulegi. Disini banyak 19 rumah warga terendam banjir setinggi 60 hingga 70 cm. Tak hanya rumah, banjir juga merendam area persawahan yang berada sebagian wilayah kecamatan Dawarblandong. (7/1/2020) GERAKAN PEMUDA ANSOR, melalui SATUAN KHUSUS BANSER HUSADA (SATSUS BASADA), melakukan BAKSOS kepada warga setempat. Dusun Balong tempatnya, yang terdampak banjir, berada di desa Banyu Legi Kecamatan Dawar.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Posko Basada di Rumah Warga Dusun Balong
    “Kegiatan Baksos BASADA ini sifatnya Sosial dari Ansor Banser kepada warga masyarakat sekitar yang terdampak banjir, dengan memberikan bantuan pengobatan” tegas sahabat Sobarudin Kepala SATSUS BASADA Kabupaten Mojokerto. (9/1/2020) Kegiatan berupa pengobatan diantaranya: Bekam, Tensi Darah, Pijat Refleksi, pengobatan Alternatif, dan sebagainya ini di Mulai pukul 10:00 WIB sampai selesai.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Tensi Darah warga yang berobat
    “Kabiro Basada Mojokerto, melaksanakan kegiatan sosial ini dengan biaya pengobatan gratis kepada warga yang berobat hanya infaq seikhlasnya, kita awali pengobatan ini dengan berdo’a bersama begitu selesai kita tutup dengan do’a”. Ungkap Sahabat Alif anggota Basada.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pengobatan BEKAM
    Kasatkorcab Banser Mojokerto, H.M.Yunus. Beserta jajarannya Mengapresiasi kegiatan Biro Biro Banser yang ada di Strukturnya tersebut berjalan dengan baik, Melalui Wakilnya menyampaikan.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pijat Refleksi dan alternatif
    “Kita Bersyukur atas Semua Biro Banser yang ada sekarang, sudah terbentuk, berjalan baik. Harapan besar kita memberikan terbaik untuk Organisasi dengan terus Belajar serta Satu Komando Berjuag dibawah bendera NU”. Tegas Sahabat M. Shokib Waka Banser Mojokerto.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Posko Satsus Basada
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Salam Biro Basada, Ngopi Kebersamaan