Tag: banjir

  • Tim Bagana Tabanan Bali Berhasil Temukan Anak yang Tenggelam

    Tim Bagana Tabanan Bali Berhasil Temukan Anak yang Tenggelam

    Bali, InfokomBanserNU- Bersama Tim SAR dan Aparat setempat, Tim Banser Tanggap Bencana (Bagana) Satkorcab Tabanan turut membantu mencari Dhimas, Siswa MTs Al-AMin Tabanan yang diketahui tenggelam di sungai Tanggulan Kamis (2/1) pukul 01.00 Wita. Tidak mudah untuk mencari anak tersebut, mengingat sungai Tanggulan terkenal berpalung berbahaya, dan berarus deras. Namun dengan doa dan ikhtiar bersama, Sahabat Musthofa dibantu sahabat Bagana lainya yaitu Sahabat Roni, Ridwan, Rendra dan Fauzi, berhasil menemukan anak tersebut pada pukul 17.15 Wita.

    “Alhamdulillah berkat doa bersama dan ikhtiar, yang menemukan jenazah Almarhum Dhimas (Siswa MTs Al-Amin) adalah seorang anggota BANSER BAGANA SATKORCAB TABANAN bernama Musthofa, Seorang penyelam yang TIDAK menggunakan alat selam. SALUT…” Kata Amron Sudarmanto, Kasi Bimas Islam Kemenag Kab.Tabanan sekaligus Penasehat PW Ansor Bali melalui Whatsapp group Ansor Bali.

    SORBANSANTRI.COM
    Proses evakuasi korban oleh tim SAR setelah sebelumnya jenazah diangkat oleh Tim Bagana

    Aksi dari sahabat Musthofa dan sahabat-sahabat Bagana tersebut, mendapatkan apresiasi yang besar dari masyarakat, ketua PW Ansor Bali, Yunus Naim turut menyampaikan ucapan terimakasih dan berdoa untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

    “Alhamdulillah sudah ditemukan. Semoga keluarganya tabah dalam menghadapinya (cobaan ini). Terima kasih kepada sahabat-sahabat Ansor Banser yang tanggap dan peduli lingkungan.” ujar H. Yunus Naim.

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Musthafa bersama ketua PW Ansor Bali dan tim Banser PW Bali

    Menurut Kasetma Banser Provinsi Bali, Nanang Setiabudi, Sahabat Musthofa memang sudah biasa mencari ikan di sungai arus deras. Beliau juga seorang Banser yang militan dan istrinya merupakan seorang Denwatser yang lulus diklatsar Karangasem Bali.

    “Sahabat Musthofa anggota Banser Satkoryon Kediri Tabanan memang suka mancing di Sungai Arus Deras. Istrinya juga seorang Denwatser yang lulus diklatsar Karangasem,” tandasnya.

    Dengan keberanian sahabat Musthofa dan Tim Bagana Tabanan, yang mempertaruhkan nyawanya di sungai arus deras demi mencari anak yang tenggelam semoga menjadi motivasi dan ghiroh bagi kita semua untuk membantu sesama. (ansor bali)

  • BANSER WANAREJA GERAK AKTIF DALAM BANJIR TARISI

    BANSER WANAREJA GERAK AKTIF DALAM BANJIR TARISI

    SORBANSANTRI.COM

    Sorban Santri- Hujan deras yang mengguyur Desa Tarisi Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap yang terjadi pada Hari Sabtu, 14 Nopember 2020. Dan mulai tanggal 16-17 air datang dengan jumlah besar yang mengakibatkan banjir dibeberapa Desa di Kecamatan Wanareja Cilacap. Ketinggian air sekitar 30-70 cm yang menggenang di Dusun Cikaronjo, Rangkasan dan Sidadadi (14/11/2020).

    Banjir yang terjadi kali ini dikarenakan saluran irigasi tidak lancar dan tersumbat di wilayah BBWSC BANJAR dan MENGANTI, yang berakibat terjadinya bencana banjir di 3 Dusun tersebut dengan jumlah warga yang terdampak sekitar 1000 jiwa yang rata-rata mata pencahariannya ternak ikan di kolam.

    Untuk mengahadapi musibah yang terjadi di Dusun Cikaronjo, Rangkasan dan Sidadadi, maka komandan Balantas dan komandan Bagana satkaryon x 26 Desa Tarisi kecamatan wanareja kabupaten Cilacap, menurunkan sedikitnya 100 personil anggota Banser untuk bersinergi dengan ibu ibu muslimat, IPPNU IPNU, FATAYAT untuk berbaur dengan UPT BPBD MAJENANG BABINSA serta KEPOLISIAN membantu serta mengamankan korban bencana banjir tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    komandan Eko dan komandan BALANTAS Muhammad SUBAWEH

    Dalam proses evakuasi warga, Banser Satkoryo x 26 Wanareja membuat 3 posko untuk warga yang terdampak. Banyak sekali yang diperlukan untuk tiap-tiap posko tersebut untuk keperluan korban seperti selimut, bahan makananan, serta obat-obatan.

    Harapan sebagian besar warga Tarisi untuk kedepannya agar saluran irigasi di wilayah BBWSC BANJAR dan MENGANTI benar-benar diperhatikan dalam pengelolaannya dengan harapan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.” kata salah seorang warga yang kolam ikannya ikut habis karena banjir, yang sampai sekarang belum selesai evakuai musibah banjir.

    Mudah-mudahan sahabat sahabat Banser dan siapa saja yang ikut membantu musibah banjir di Desa Tarisi Kecamatan Wanareja – Cilacap ini, diberikan kesehatan dan kekuatan dalam giat tersebut.. Aamin Ya Robbal’alamiin. (abi sorban)

  • Kisah Terciptanya Hewan Babi, Tikus, dan Kucing di Kapal Nabi Nuh

    Kisah Terciptanya Hewan Babi, Tikus, dan Kucing di Kapal Nabi Nuh

    SORBANSANTRI.COM

    SorBan Santri- Ketika kapal Nabi Nuh masih berada diatas air ketika banjir besar. Kapal masih berlayar diatas air tanpa mengetahui kemana arah untuk dituju. Kerana tujuan semata hanya untuk menyelamatkan diri dari bencana air banjir tersebut. Malangnya, segala kotoran yang dibuang oleh para binatang membuat keadaan dikapal menjadi tambah bermasalah. Sehingga banyak menimbulkan penyakit bagi anak kapal yang tinggal didalamnya. Nabi Nuh hanya melihat dan diam dan menyerahkan urusan ini kepada Allah SWT. Nabi Nuh lalu bermohon agar dibukakan jalan keluar dari permasalahan ini.

    Maka Malaikat Jibril menemui Nabi Nuh dan memerintahkannya untuk mengusap dahi seekor gajah. Setelah arahan itu disampaikan maka Nabi Nuh AS mengusap dahi seekor gajah yang ada didepannya. Atas Kuasa Allah SWT maka keluarlah sepasang babi dari belalai gajah yang diusapkannya. Semua anak kapal yang menyaksikan tampak keheranan dengan peristiwa ajaib tersebut. Maka babilah yang akan menyapu bersih seluruh kotoran yang ada dikapal tersebut. Karena demikian itu adalah makanannya. Tampak Nabi Nuh lega masalah yang dihadapinya selesai.

    Malangnya,iblis telah menyusup didalam kapal bahtera yang dihuni oleh Nabi Nuh dan para pengikutnya. Lantas iblis membuat onar didalam kapal. Dia mengusapkan bagian belakang tubuh babi tersebut, lalu muncullah dari hidung babi tersebut sepasang tikus. Tikus tersebut menggigit-gigit papan papan dan barang-barang yang ada didalam kapal.

    “Dari mana sebab datangnya semua ini, sehingga semua barang-barang yang ada dikapal habis dan rusak” ucap Nabi Nuh keheranan. Maka Jibril mendatangi beliau dan memberitahukannya, bahwa yang melakukan ini semua adalah akibat iblis. Lantas Jibril menyampaikan kepada Nabi Nuh agar mengusap bagian belakang tubuh harimau. Maka Nabi Nuh mengusap bagian belakang tubuh harimau. Ketika Nabi Nuh mengusapnya maka keluarlah sepasang kucing yang kemudian segera memburu tikus-tikus yang ada didalam kapal. Begitulah Sejarah penciptaan babi, kucing, dan tikus di bumi.(abi sorban)