Tag: corona

  • Gus Yaqut : SIAP MENERJUNKAN BASADA dan HUSADA LAWAN CORONA

    Gus Yaqut : SIAP MENERJUNKAN BASADA dan HUSADA LAWAN CORONA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN Infokom | Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau sering di sapa Gus Yaqut menyatakan siap menerjunkan relawan, untuk menangani virus corona.

    Gus Yaqut segera menerjunkan relawan setelah mendapat izin dari pemerintah.

    Gus Yaqut mengatakan, segera menerjunkan relawan setelah mendapat izin dari pemerintah dan GP Ansor mendukung langkah pemerintah dalam percepatan penanganan corona. Relawan kata dia akan sangat membantu, selain keterlibatan dari ilmuwan hingga pakar virus yang tengah membantu memberantas corona.

    Para relawan dapat bekerja melakukan sosialisasi penanganan virus hingga membantu pelayanan di bidang medis.

    Relawan bisa ditempatkan untuk membantu dalam bidang pelayanan komunikasi, publikasi, sosialisasi ke masyarakat, menjadi contact person non-teknis, berhubungan dengan jejaring kemitraan relawan di tingkat pusat, daerah, regional, maupun internasional. Selain itu, bisa juga mengkoordinir rapat-rapat, mensupport pelayanan data base, dll,” kata beliau. ( ansor cilongok)

    #AnsorMelawanCorona

     
     
     
  • CORONA(PAGEBLUG) DAN RADEN ARYA KEMUNING

    CORONA(PAGEBLUG) DAN RADEN ARYA KEMUNING

    SORBAN Infokom–Kaisar Ming mengirim utusan kepada Nusantara, meminta bantuan untuk mengatasi wabah penyakit di China.
    Wabah penyakit dulu di sebut “PAGEBLUG” artinya berjatuhan. Yaitu wabah yang menyebabkan banyak korban berjatuhan.Konon pada masa Majapahit juga pernah terjadi PAGEBLUG akibat ambisi membuat pusaka tak tertandingi yang menggegerkan dunia siluman. Tujuannya adalah untuk menyatukan Nusantara (kisah di balik Sumpah Palapa). Efeknya energi – energi negatif menyerang warga, namun dapat di redam dengan keris pusaka sabuk inten.SORBANSANTRI.COMCORONA juga disinyalir dari efek pembuatan senjata nuklir pemusnah masal.Jika memang benar adanya, dua kasus di atas memiliki akar masalah yang sama yaitu KESEIMBANGAN ALAM.Sunan Ampel menerima utusan khusus dari Kaisar Ming – China.
    Oleh karena permintaan dari raja (Kaisar Ming) Wali Songo bermusyawarah dan hasil keputusannya adalah mengirim Syekh Syarif Hidayatullah. Karena beliau adalah seorang wali sekaligus seorang raja, yaitu Raja Cirebon. Karena seorang raja mesti mengerti etika kerajaan.Raja Syarif Hidayatullah yang dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati berangkat ke Cina sendirian tanpa pengawalan. Beliau langsung terjun ke masyarakat karena kondisi darurat wabah dan langsung mengatasi pageblug dengan metode doa, air, syahadat dan rempah rempah seadanya.Kaisar Ming mendengar kabar bahwa ada tabib sakti yang dapat mengobati segala penyakit hanya dengan doa dan rempah – rempah seadanya. Padahal di China gudangnya tabib.Kaisar Ming mengundang tabib Syarif Hidayatullah ke kerajaan. Kaisar menyiapkan siasat dan pertanyaan jebakan untuk menguji beliau. Syekh Syarif Hidayatullah tidak diperlakukan sebagai mana seorang Raja melainkan seorang tabib, karena Kaisar Ming belum mengetahui bahwa Syekh Syarif Hidayatullah adalah Raja Cirebon.Kaisar Ming mendandani putrinya bernama Ong Tien sebagai mana orang hamil, perutnya diganjal dengan bokor kuningan (semacam bejana berbahan kuningan)Di depan para petinggi kerajaan Kaisar Ming bertanya kepada Syekh Syarif Hidayatullah. Jika benar kamu orang hebat, coba tebak kandungan putriku apakah anaknya laki -laki atau perempuan?
    Syekh Syarif Hidayatullah yang ilmunya sudah “Kun fayakun” menunjuk perut putri Ong Tien dan menjawab “laki – laki”.
    Sontak Syekh Syarif di tertawakan dan dipermalukan karena seisi kerajaan tau bahwa putri Ong Tien masih gadis hanya saja di dandani seperti orang hamil. Syekh Syarif dipersilahkan pulangSyekh Syarif bertolak ke Cirebon di antar oleh orang yang bersimpati kepadanya karena melihat kinerjanya di masyarakat dalam mengentaskan wabah. Dalam perjalanan pulang Perahu Syekh Syarif tiba tiba disergap bajak laut Mongol di pimpin Patih Keling. Mongol saat itu memang terkenal angkatan lautnya. Patih Keling yang dikalahkan Syekh Syarif bersumpah bahwa dirinya dan anak keturunannya akan mengabdi kepada Syekh Syarif dan keturunannya.
    Di cirebon, abdi dalem keturunan Patih Keling dikenal dengan sebutan “Elang”Di China Kaisar Ming mengadakan pesta seakan akan baru memenangkan sebuah permainan, tapi tiba-tiba Kaisar Ming kebingungan karena ternyata putri Ong Tien benar – benar hamil. Kaisar Ming rapat dengan para petinggi kerajaan akan nasib putrinya dan siapa yang harus jadi suaminya.
    Sementara itu utusan Kaisar Ming tiba membawa surat balasan dari Indonesia yang isinya bahwa Indonesia telah mengirim Raja Cirebon, bernama Syarif Hidayatullah untuk mengatasi pageblug di China.AAMMBYAARRR… kowe Miiiingg… Ming!!!Penyesalan dan rasa malu tak terkira yang ada di benak Kaisar Ming. Bagaimana tidak?
    Syekh Syarif telah mengatasi wabah namun Kaisar tidak berterima kasih. Tidak menghormatinya sebagaimana seorang raja, Bahkan ia mempermalukan dan menjebaknya dalam permainan tebak tebakan yang imbasnya putri Ong Tien benar – benar hamil. Lalu siapa yang harus jadi suaminya? Siapa ayah dari cucunya?
    Ah… Andai saja Syekh Syarif bukan seorang Raja….Kaisar Ming mengirim Putri Ong Tin beserta para pasukan dengan 500 perahu yang berisi perbekalan, pakaian, perabotan, perhiasan dsb. sebagai permohonan maaf sekaligus permohonan agar Syekh Syarif Hidayatullah sudi menikahi Ong Tien putrinya. Akhirnya Putri Ong Tien menikah dengan Syekh Syarif Hidayatullah dan anaknya dikenal dengan nama Raden Arya Kemuning.Pada jaman kenabian “Kun Fayakun” terjadi melibatkan Roh Kudus (Jibril) kemudian lahirlah Isa Al Masih putra Maryam.
    Pada jaman Wali Songo “Kun Fayakun” terjadi melibatkan Syekh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) kemudian lahirlah Raden Arya Kemuning.Segala fasilitas dan kenikmatan kita sekarang ini tidak lepas dari doa dan jasa para leluhur kita. Maka selipkanlah doa dalam tawasul kepada leluhur kita sebagai rasa syukur.Untuk para leluhur IndonesiaLahum, al fatihah…..Rahayu kamulyaning Djagad 🙏🙏🙏

  • MENYIKAPI CORONA Do’a Gus Baha’ yang disampaikan di PP Al Hikam Depok

    MENYIKAPI CORONA Do’a Gus Baha’ yang disampaikan di PP Al Hikam Depok

    SORBAN Infokom | 15 Maret 2020

    “Yang ada adalah nasib-nasiban”
    Kalau pas Allah pakai Ghafur-Nya, ya aman.
    Kalau pas Allah pakai ………-Nya, ya tidak aman.
    *Makanya di sini pentingnya doa :

    اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَأَعُوذُ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

    Ya Allah,
    Saya berlindung semoga dengan ridha-Mu saya terbebas dari benci-Mu, dan semoga dengan ampunan-Mu saya berlindung dari siksa-Mu, dan saya berlindung dengan dzat-Mu dari dzat-Mu (juga). (kita hanya bisa berlindung dari Allah dengan kekuatan Allah sendiri), Saya tidak bisa menghitung pujian-pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau telah memuji diri-Mu sendiri.

    Itulah potongan pengajian yang diadakan di PP Al-Hikam Depok dalam menyikapi virus tersebut.

    (semoga kita semua dihindari dari virus tersebut… Aamiin Ya Rob’al’alamiin)

    (lebih…)

  • NU, GP ANSOR DAN BANSER, CANGGU-JETIS BERBAGI BERSAMA ANAK YATIM DAN KAUM DHUAFA

    NU, GP ANSOR DAN BANSER, CANGGU-JETIS BERBAGI BERSAMA ANAK YATIM DAN KAUM DHUAFA

    Cyberaswaja.online|Jetis. Pengkaderan dan  Regenerasi ditindak lanjuti GP Ansor Ranting Canggu dengan melaksanakan Program Rutin Bulanan yaitu Majelis Dzikir dan Sholawat (Majlis Dzikir dan Sholawat) MDS tingkat ranting yang dilaksanakan di Masjid Al Muttaqin Perum Canggu Permai pada Rabu Malam berjalan dengan hikmat , meriah dan sukses yang di hadiri oleh kurang lebih 200 (dua ratus) jamaah termasuk 4 group banjari dari Canggu. 5/02/2020.

    GP Ansor Ranting Canggu dengan melaksanakan Program Rutin Bulanan yaitu Majelis Dzikir dan Sholawat
    FOTO: GP Ansor Ranting Canggu Rutin Bulanan Majelis Dzikir dan Sholawat

    Pelaksanaan Kegiatan MDS kali ini juga untuk menunjukkan bahwa masjid Al Muttaqin masjidnya warga NU bukan yang selama ini di tengarai banyak pihak bahwa masjid Al Muttaqin tempat paham paham tertentu yang tidak sesuai dengan Pancasila .

    kita harus memagari/membentengi anak anak kita generasi muda dari paham paham yang radikal. Dan menjadikan Masjid Al Muttaqin sebagai tempat atau basisnya paham ahlisunnah wal jamaah. Ucapnya Alim selaku ketua RW 04 ini.

    Kegiatan rutinan ini disambut baik dan didukung oleh Tamir masjid, “pentingnya ajaran ahlussunnah wal jamaah khususnya ajaran Mbah Hasim dan siap menjadikan masjid Al Muttaqin menjadi sentral siar Islam Aswaja”. Ucapnya Ketua Tamir Masjid Al-Muttaqin .

    GP Ansor Ranting Canggu dengan melaksanakan Program Rutin Bulanan yaitu Majelis Dzikir dan Sholawat
    FOTO: GP Ansor Ranting Canggu Program Rutin Bulanan yaitu Majelis Dzikir dan Sholawat

    Rutinan yang dilaksanakan Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor mengembangkan ke gerenasi selanjutnya, agar amaliyah-amaliyah NU tetap terjaga dan diamalkan.

    “Kita bertekad terus memperjuangkan serta memperkenalkan Amaliyah NU kepada Generasi Muda baik di wilayah Canggu dan juga Perumahan Permai Canggu melalui kegiatan GP ANSOR”. Tegas Gus Darto selaku Ketua Ranting GP Ansor Canggu.

     

    Kegiatan Rutinan GP ANSOR melalui lembaga Majlis Dzikir dan Solawat ini, tidak hanya pembacaan sholawat, namun dilaksankan Program dengan memberikan Santunan Kepada Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa, pada kesempataan kali ini, diberikan 17 (tujuh belas) anak Yatim Piatu serta 9 (sembilan) Kaum Dhuafa dengan bentuk pembagian  sembako.

    GP Ansor Ranting Canggu dengan melaksanakan Program Rutin Bulanan yaitu Majelis Dzikir dan Sholawat
    FOTO : GP Ansor Ranting Canggu Santuni Anak Yatim
    GP Ansor Ranting Canggu dengan melaksanakan Program Rutin Bulanan yaitu Majelis Dzikir dan Sholawat
    Foto: Ketua Ranting NU Santuni Anak Yatim
    GP Ansor Ranting Canggu dengan melaksanakan Program Rutin Bulanan yaitu Majelis Dzikir dan Sholawat
    Foto; Ta’mir Masjid Al-Muttaqin berbagi bersama anak yatim
    GP Ansor Ranting Canggu dengan melaksanakan Program Rutin Bulanan yaitu Majelis Dzikir dan Sholawat
    Foto; Rijalul Ansor Canggu berbagi bersama anak yatim 

    Bersholawat dan saling berbagi bersama ini kepada Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa mendapatkan dukungan oleh ketua Ranting NU Canggu, kegiatan rutin bulanan GP ANSOR ini melalui Lembaga Majlis Dzikir Dan Sholawat mari kita laksanakan, sebagai Wujud menjaga amaliyah NU serta berdo’a demi kedamaian NKRI.

    “kita selaku bapaknya Ansor, mendukung penuh kegiatan ini, ada santunan anak yatim dan kaum dhuafa ini, kita tanamkan kepada generasi selanjutnya agar tetap dipertahankan melalui program GP ANSOR ini, insya Allah pada kegiatan selanjutnya kita tambah dengan menambah wawasan Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah yang diisi oleh kyai”. Ucapnya Abah Alim, selaku Ketua Ranting NU Canggu.

    Rutinan Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor ini, juga berjalan tertib dan aman dengan kawalan dan keamanan BANSER Canggu dalam pelaksanaan tugasnya, sebagai Garda Terdepan ketika dilapangan. (wg/Infokom).

    nb: mohon maaf apabila ada penulisan nama dan gelar.

  • Sholat Jumat Online di Sejumlah Negara Selama Pandemi Corona

    Sholat Jumat Online di Sejumlah Negara Selama Pandemi Corona

    wp.sorbansantri.com- Pandemi corona membuat sejumlah aspek kehidupan berubah. Termasuk yang terkait dengan praktik ibadah keagamaan. Ritual di tempat ibadah dibatasi agar tak ada perkumpulan yang berpotensi menularkan virus corona. Salah satu yang terdampak adalah pelaksanaan salat Jumat.

    Sejumlah masjid harus menerapkan protokol ketat untuk pelaksanaan Jumatan. Bahkan, ada yang sampai meniadakan shalat Jumat untuk sementara waktu.

    Namun, ada juga komunitas muslim yang menyiasati pandemi dengan melaksanakan ibadah online. Termasuk, praktik salat Jumat atau Jumatan online yang sudah dilaksanakan di sejumlah negara.

    Salah satu yang disebut-sebut pertama kali menggelar salat Jumat online adalah komunitas muslim di Finlandia. Imam Ramil Belyaev dari Komunitas Muslim Finlandia menggelar Jumatan melalui siaran langsung via Facebook.

    Ajakan untuk mengikuti salat Jumat online itu pun sudah digaungkan Imam Ramil sepekan sebelum pelaksanaan. “Salat Jumat selanjutnya akan dilaksanakan online,” tulis Ramil di akun Facebook pribadinya.

    Shalat Jumat online yang digagas Imam Ramil Belyaev itu sempat diwartakan Daily Sabah, akhir Maret 2020 lalu. Dalam beritanya, Daily Sabah menyebut, Imam Ramil menggelar salat Jumat online karena masjid-masjid di Helsinki and Jarvenpaa ditutup akibat pandemi. Ramil pun menilai, salat Jumat online menjadi solusi. Itu karena, bagi umat Muslim, salat Jumat merupakan kewajiban.

    “Imam tersebut mengatakan bahwa ide melaksanakan salat jumat di rumah awalnya diusulkan, akan tetapi komunitas kemudian mengandalkan teknologi modern dengan menggunakan siaran langsung secara online,” tulis Daily Sabah.

    Pada momen tersebut, Belyaev mengklaim ada 60 jemaah yang ikut dalam salat Jumat online yang dilaksanakan pada 3 April 2020 itu. Layaknya Jumatan di masjid, tetap ada khutbah sebelum shalat berjamaah online itu digelar.

    Tak hanya di Finlandia, komunitas muslim di Princeton University, Inggris, pun melakukan praktik serupa. Bahkan dalam situs resminya, Princeton University mengajak komunitas Muslim untuk salat Jumat online via aplikasi Zoom.

    “Rutin setiap minggu pada Jumat hingga Jumat, 26 Juni 2020. Bergabunglah bersama kami untuk melaksanakan gathering Jumatan online di https://princeton.zoom.us/j/602996198,” tulis situs resmi Princeton University.

    Di Princeton, salat Jumat online tersebut digelar pertama kali pada 10 Januari 2020. Dalam catatan Princeton University, salat Jumat online di sana telah berlangsung selama 25 pekan.

    Sementara di Amerika Serikat, salat Jumat online dilaksanakan oleh Islamic Cultural Center of Northern California (ICCNC). Dalam situs resminya, ICCNC juga menampilkan undangan untuk mengikuti salat Jumat online.

    “Sampai pandemi covid-19 terkendali, shalat Jumat akan dilaksanakan setiap Jumat pukul 13.30 via Zoom,” tulis ICCNC.

    Shalat Jumat online ICCNC ini pun masih terus dilaksanakan hingga sekarang. Dalam agenda ICCNC, Jumatan via aplikasi Zoom itu masih tetap dijadwalkan pada Jumat ini, 8 Januari 2021. (abi sorban)

     

  • Vaksin yang Siap Disuntikkan ke Warga Indonesia dan Harganya

    Vaksin yang Siap Disuntikkan ke Warga Indonesia dan Harganya

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Infografis/Vaksin Covid-19/Edward Ricardo

    Jakarta, CNBC Indonesia – Demi menuju hidup yang normal, Indonesia semakin agresif untuk memborong vaksin virus corona.

    Baru-baru ini, pemerintah berhasil mengamankan komitmen pengadaan 40 juta dosis vaksin Covid-19. Ini merupakan kesepakatan antara Bio Farma dan Sinovac Biotech China yang disaksikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir.

    Lantas berapa harga vaksin Covid-19 di Indonesia?

    Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengatakan pengadaan vaksin Covid-19 Sinovac merupakan strategi jangka pendek pemerintah dan untuk kondisi darurat saat ini. Namun untuk jangka panjang pemerintah akan mengedepankan vaksin merah putih.

    Berdasarkan kerja sama yang telah ditandatangani dengan Sinovac, pemerintah akan membayar US$8 per dosis untuk bahan baku. Pada tahun depan harga bahan baku ini berkisar US$6 hingga US$7 per dosis.

    “Ini bahan baku karena kita ingin belajar memproduksi vaksin, tidak hanya istilahnya terima vaksin yang sudah jadi,” ujar Erick Thohir dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2020).

    “Perhitungan awal kami, vaksin ini untuk harganya US$25 (Rp 365 ribu) hingga US$30 (Rp 438 ribu) per orang. Namun Bio Farma sedang menghitung ulang berapa harganya. Nantinya satu orang akan disuntik dua kali dengan jeda 2 minggu,” terang Erick Thohir.

    Erick Thohir menambahkan pihaknya juga mengusulkan ada dua skema dalam vaksinasi massal. Yakni vaksin gratis kepada peserta BPJS Kesehatan dan vaksinasi mandiri bagi sebagian masyarakat yang berpenghasilan tinggi. Hal ini agar tidak membebani keuangan negara.

    Informasi saja, vaksin merah putih adalah vaksin Covid-19 yang dikembangkan dengan strain lokal Indonesia. Pengembangan bibit vaksin ini sedang dijalankan oleh Lembaga Molekuler Eijkman.

    Bila sesuai rencana uji klinis ke manusia vaksin merah putih akan dilakukan semester II-2021 dan produksi massal vaksin dilakukan pada 2022.(dru)

    *sumber cnbcindonesia.com

  • Kaderisasi GP Ansor telah dimulai di Wonosobo Jawa Tengah

    Kaderisasi GP Ansor telah dimulai di Wonosobo Jawa Tengah

    SORBANSANTRI.COMSORBAN SANTRI – Sabtu Minggu, 27-28 Juni 2020, berlokasi di SMA Ma’arif Wadaslintang
    Wonosobo Jawa Tengah dilangsungkan Simulasi Diklat Banser Masa Pandemi. Meski disebut simulasi, Diklat ini dilaksanakan dengan materi pengkaderan yang standar dengan beberapa penyesuaian, terutama terkait protokol Covid-19.Sebelum tiba di lokasi, 25 peserta calon kader GP Ansor dipersyaratkan dalam : kondisi sehat, membawa masker, membawa peralatan makan, minum, sholat dan mandi sendiri, serta membawa hand sanitizer.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Panitia sendiri tentu saja menyiapkan juga sabun cuci tangan, hand sanitizer, face shield dan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi kegiatan. Selama mengikuti Diklat, peserta diwajibkan mengikuti protokol kesehatan yang diatur di Tata Tertib Pelatihan.Setelah dilakukan evaluasi, format kaderisasi kebiasaan baru ini akan diberlakukan dalam kegiatan pengkaderan GP Ansor di seluruh dunia, tentu saja dengan mengikuti aturan dari otoritas pemerintah setempat. Simulasi Diklat ini sendiri sejak awal telah melibatkan pihak Dinas Kesehatan, Puskesmas setempat, serta unit Banser BASADA (Banser Husada) dan BAGANA (Banser Tanggap Bencana).Semoga Allah SWT meridloi semua ikhtiar ini.(abi SORBAN)

  •  Rangkuman Data Skenario Santri Kembali ke Pesantren : Memasuki Era “New Normal”

     Rangkuman Data Skenario Santri Kembali ke Pesantren : Memasuki Era “New Normal”

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Berikut Skenario yang sudah redaksi sorban santri rangkum, perihal santri kembali ke Pondok / Pesantren. Yang dimana data diambil dari Dinas Pendidikan Jatim tentang Santri Kembali ke Pesantren dan Press Release RMI PBNU (Pusat).
    Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah mengeluarkan pdf Skenario Santri Kembali ke Pesantren. Sedianya, masa perpanjangan masa belajar dari rumah bagi santri sampai pada pertengahan Juni ini. Maka, tanggal 15 Juni 2020, pesantren sudah boleh menerima santri kembali.

    Rencana santri kembali ke pesantren ini digulirkan dengan mempertimbangkan hal berikut:

    1. Belum ada penurunan yang signifikan penyebaran covid-19 di Jawa Timur Semua Kabupaten/Kota di Jawa Timur sampai saat ini masuk Zona Merah.
    2. PSBB Surabaya Raya s/d 8 Juni 2020, PSBB Malang Raya s/d 30 Mei 2020
    3. Isolasi mandiri selama 14 hari bagi santri (santri dapat melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing ) sebelum kembali ke Pondok.
    4. Menghindari aktifitas olah raga yang melibatkan kontak fisik dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung.
    5. Pelaksaaan kegiatan ibadah dilaksanakan di tempat ibadah yang tersedia di pesantren dengan membawa perlengkapan ibadah sendiri.

    PROTOKOL KESEHATAN UNTUK USTADZ/USTADZAH/PENGELOLA SELAMA DI PESANTREN

    1. Selalu mengenakan masker
    2. Selalu menjaga jarak, tidak berkerumun dan tidak saling bersentuhan
    3. Membiasakan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah memegang sesuatu
    4. Melaporkan kepada Pengasuh jika merasa sakit atau tidak enak badan
    5. Mengurangi aktivitas di luar kegiatan pembelajaran dan pembelajaran di luar pesantren
    6. Menghindari aktifitas olah raga yang melibatkan kontak fisik dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung
    7. Pelaksaaan kegiatan ibadah dilaksanakan di tempat ibadah yang ada di pesantren dengan membawa perlengkapan ibada sendiri
    8. Selama mengajar ustadz/ustadzah tetap menjaga jarak dari santri dan tidak mobile (tidak berkeliling kelas/mendekati santri)
    9. Tidak memberikan tugas yang bahan/kertasnya berasal dari ustadz/ustadzah, santri menggunakan bahan/kertas kerja milik sendiri.

    PROTOKOL KESEHATAN PULANG DARI PESANTREN MENUJU KE RUMAH

    1. Mengenakan Masker
    2. Jika menggunakan kendaraan umum/antar jemput roda 4, tetap menerapkan prinsip jaga jarak, dan tidak menggunakan kendaraan umum roda 2 (ojek)
    3. Jika menggunakan roda 2 milik pribadi atau keluarga dan berboncengan harus dalam satu keluarga (satu Kartu Keluarga)
    4. Sampai di rumah langsung ganti pakaian dan mandi dengan menggunakan air hangat/air mengalir dan sabun
    5. Tidak berkumpul atau melakukan kontak fisik dengan anggota keluarga sebelum mandi.

    Sekian skenario santri kembali ke pesantren, semoga bermanfaat.(abi sorban)

  • Operasi Protokol Kesehatan Covid-19 di Kawasan Pacet

    Operasi Protokol Kesehatan Covid-19 di Kawasan Pacet

    SORBAN SANTRI- Operasi tersebut dilakukan karena melaksanakan PSBB dan mencegah penyebaran covid-19 khususnya Kecamatan Pacet, yang dinilai merupakan magnet wisata bagi wisatawan Jawa Timur. dan diharapkan sebagai percontohan wilayah lain. Mengingat Jawa Timur dapat nilai tertinggi di Indonesia dalam penyebaran virus covid-19 tersebut.

    Kegiatan ini melibatkan beberapa element pemerintahan  yaitu Polsek Pacet, Koramil Pacet, dan organisasi Relawan Banser, Banser Lalu Lintas (balantas), LPBI NU, Welirank Komuniti dan Pramuka,  apel dimulai di depan Polsek Pacet sekitar pukul 19.00 wib, Sabtu, 30 Mei 2020.

    SORBANSANTRI.COM
    Pelaksanaan Apel Operasi Protokol Kesehatan covid-19

    Skenario dimulainya operasi

    Mengingat area pacet adalah kawasan perbukitan dan luas, maka operasi tersebut dibagi 2 kelompok yaitu barat dan timur dengan zona tengah berada di jl. Raya Pacet (polsek pacet). Operasi tersebut bertujuan untuk mencegah menularnya covid-19 dengan cara Menghimbau pada warga dan titik rawan penyebaran virus corona  serta memberi semangat pada warga yang melakukan penjagaan posko di tiap-tiap kampung.

     

    Dan bersyukur desa-desa dan zona titik penyebaran covid-19 ( warung tempat nongkrong, dll) sebagaian besar sudah memenuhi standart protokol kesehatan seperti penjagaan wilayah, Pemakaian masker, dan adanya tempat cuci tangan dititik berkumpulnya orang. Ironisnya malah pusat centralnya Pacet, masih banyak pelanggaran mulai dari datangnya pengunjung luar wilayah yang bergerombol dan tidak memakai masker, tidak adanya tempat cuci tangan, bahkan acuh setelah kedatangan tim operasi protokol kesehatan covid-19. Sehingga sempat adanya pengusiran dan bersitegang untuk meninggalkan zona tersebut. Dan rata-rata kendaraan yang mereka pakai itu bodong (tanpa stnk dan sim), kata salah satu petugas operasi yang kebetulan dari Polsek Pacet.

    [su_youtube url=”https://youtu.be/-dXEjUnQLzU”]

    Titik tersebut antara lain waduk (tempat nongkrongnya anak bermain game online dan semuanya tidak memakai masker), Pasar Pacet dan pasar wisata pacet ( banyaknya pengunjung dari luar pacet yang sangat penuh dan sesak, rawan penyebaran wabah).

    Padahal sebelumnya sudah ada himbauan dari aparat setempat agar setiap pukul 21.00 wib tutup dan selalu pakai masker, tapi masih saja banyak masyarakat yang mengabaikan.(abi sorban)

  • MUI HOAX BEREDAR DI BERITA BERANTAI WHATSAPP

    MUI HOAX BEREDAR DI BERITA BERANTAI WHATSAPP

    SORBANSANTRI.COM

    * TEMPO.CO: “Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tak pernah mengeluarkan seruan yang meminta ulama, kiai, dan ustaz di Indonesia untuk menolak rapid test.

    Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Informasi dan Komunikasi, Amirsyah Tambunan mengatakan seruan itu adalah hoaks. “Itu berita hoaks yang sangat tidak masuk akal,” kata Amirsyah kepada Tempo, Ahad malam, 24 Mei 2020.”

    Selengkapnya di “MUI Tak Pernah Keluarkan Surat Agar Ulama Tolak Rapid Test” https://bit.ly/3bWCAo3 / http://archive.md/HeOFU (arsip cadangan).

    * Merdeka.com: “Tim cek fakta merdeka.com menelusuri sekaligus mengkonfirmasi kepada MUI.

    Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid menegaskan seruan tersebut ialah hoaks atau berita bohong. Dia menjelaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan pengumuman tersebut.

    “Itu pasti hoaks, karena MUI tdk pernah mengeluarkan pemberitahuan seperti itu,” kata Zainut saat dihubungi merdekacom, Minggu (24/5).

    Dia juga menjelaskan surat tersebut tidak sesuai dengan kop standar MUI. Serta tutur bahasanya pun tidak sesuai standar MUI.

    “Dari kop surat dan isi pemberitahuannya tidak sesuai standar MUI,” tegas Zainut.”

    Selengkapnya di “CEK FAKTA: Hoaks Surat MUI Agar Ulama Hati-hati dan Melawan Saat Rapid Test” https://bit.ly/2WWdfGO / http://archive.md/eUH6s (arsip cadangan).

    * REPUBLIKA.CO.ID: “Wakil Sekretaris Jenderal bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI Amirsyah Tambunan mengatakan, menyebarkan berita bohong haram hukumnya bagi umat Islam. Dia kemudian mengingatkan tentang fatwa MUI No. 24 Tahun 2017 tentang hukum dan pedoman bermuamalat dalam media sosial.”

    Selengkapnya di “MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid” https://bit.ly/3ghjqNa / http://archive.md/eBY16.

    * detikNews: “Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru saja mengeluarkan fatwa terkait hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial. Fatwa ini mengatur banyak hal, mulai dari cara membuat postingan media sosial sampai cara memverifikasi.

    Berikut isi lengkap fatwa tersebut yang dibacakan oleh Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, Senin (5/6/2017):”

    Selengkapnya di “Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Hukum dan Pedoman Bermedia Sosial” https://bit.ly/3d2CJHW / http://archive.md/1uAK4 (arsip cadangan).

    * mui.or.id: “HUKUM DAN PEDOMAN
    BERMUAMALAH MELALUI MEDIA SOSIAL
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحيْمِ
    Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, setelah :

    Menimbang : a. bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi di tengah masyarakat;”

    Selengkapnya di “FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor : 24 Tahun 2017” https://bit.ly/3gkx0PO / http://archive.md/dHNO2 (arsip cadangan).