Tag: covid-19

  • Gugus Tugas Penanganan Covid-19 GP Ansor Kabupaten Serang

    Gugus Tugas Penanganan Covid-19 GP Ansor Kabupaten Serang

    SORBANSANTRI.COM
    Tim Gugus Tugas GP Ansor Kabupaten Serang

    SORBAN SANTRI- Penyemprotan disinfectant satgas gugus tugas ansor banser dan jajaran desa ciper (Cikande Permai) Jum’at, 22 Mei 2020.

    Sebagai upaya mengatasi pandemi virus corona, GP Ansor telah membentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk membantu penanganan dan mengantisipasi persebaran virus corona di Indonesia.

    Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Banten Gus Nuri mengungkapkan, pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 ini merupakan instruksi dari pusat yang akan diteruskan dengan pembentukan sampai daerah bahkan tingkat kelurahan atau desa,yang alhamdulillah sebagian daerah di penjuru NUsantara sahabat-sahabat ansor banser sudah melaksanakan instruksi tersebut.

    “Melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19, GP Ansor akan memberi perhatian lebih kepada masyarakat yang terdampak langsung akibat pandemi corona ini,Melalui intruksi ndan sukiman di teruskan kpd kasatkorcab kab.serang Ndan Aji baskoro,melakukan penyemprot disinfectant di tempat peribadatan khususnya masjid masjid yang akan di gunakan sebagai tempat shalat iedul fitri,dan membagikan masker di berbagai titik lokasi terdampak covid19, selain itu ndan Aji baskoro juga menegaskan agar semua kader baik dari banom Nu dan semua elemen masyarakat harus bekerja sama melawan virus corona yang sudah menjadi pandemi ini.
    Baik dengan cara sederhana untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri masing-masing atau mengikuti himbauan pemerintah pusat.

    Hindari pertemuan yang melibatkan banyak orang/kerumunan Menjaga jarak minimal dua meter/satu meter dari orang lain sebisa mungkin;Jangan berpelukan, bersalaman, cipika cipiki, dan kontak fisik lainnya.Hindari orang yang sudah menunjukkan gejala sakit.(Covid19) ungkap Ndan Aji.
    Social distancing Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah ini, tapi apa arti sesungguhnya? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), social distancing adalah pencegahan kontak dekat antara orang yang sehat dengan yang sakit untuk menghindari penularan penyakit. Para ahli menyebut bahwa upaya inilah yang paling efektif untuk menurunkan grafik penyebaran covid19. ( MEDIA NU LALALAKON )

    #INDONESIA_BANGKIT

    #MEDIANULALALAKON

  • BILAL UNTUK SHALAT IDUL FITHRI

    BILAL UNTUK SHALAT IDUL FITHRI

    SORBANSANTRI.COM

    1. Ketika shalat akan dimulai Bilal mengucapkan :

    اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ, اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ , لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ
    اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
    صَلُّوْا سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ × ٢

    Shalatlah sunat ‘Idul Fithri 2 raka’at dengan berjama’ah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian.

    2. Shalat Idul Fitri dilaksanakan secara berjama’ah. Setelah shalat selesai Bilal berdiri menghadap jama’ah lalu menguca

    يَامَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ. اِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمُ عِيْدِ الْفِطْرِ وَيَوْمُ السُّرُوْرِ، وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ. أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ. إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ, اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ, اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا رَحِمَكُم اللهُ, اَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ.

    Artinya : Wahai sekalian kaum Muslimin dan golongan kaum Mukminin, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian. Ketahuilah sesungguhnya hari kalian ini adalah Hari ‘Idul Fithri (hari kembali suci), hari bahagia dan hari pengampunan. Allah menghalalkan bagi kalian makan pada hari itu dan Allah mengharamkan bagi kalian puasa pada hari itu. Apabila khatib naik ke atas Mimbar, perhatikanlah, dengarkanlah dan taatilah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian (2 x). Perhatikanlah, semoga kalian dirahmati oleh Allah.

    اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ،وَاْلحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ قَوِّاْلاِسْلاَمَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَيَسِّرْهُمْ عَلىٰ اِقَامَةِ الدِّيْنِ. رَبِّ اخْتِمْ لَنَامِنْكَ بِالْخَيْرِ وَيَاخَيْرَالنَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Artinya : Ya Allah, bberilah rahmat kepada Nabi Muhammad, Ya Allah berilah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad, Ya Allah berilah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, kuatkanlah Islam dari orang-orang muslim dan muslimat, orang-orang mukmin dan mukminat, baik yang masih hidup dan yang sudah meninggal dunia. Dan mudahkanlah mereka dalam mendirikan Agama. Wahai Tuhan, akhirilah kami dari Engkau dengan kebaikan, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmatMu, wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari yang pengasih. (red)

  • Bumi Bersih Corona, Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Minta Indonesia Akhiri PSBB Lockdown

    Bumi Bersih Corona, Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Minta Indonesia Akhiri PSBB Lockdown

    SORBANSANTRI.COM
    Mr Djuyoto Suntani

    cyberaswaja.online- Tokoh paling berpengaruh, paling dihormati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat international pada 202 Negara yang menjabat Presiden the World Peace Committee HE Mr Djuyoto Suntani, Minta Pemerintah Republik Indonesia serta Sejumlah Gubernur dan Walikota untuk mengakhiri kebijakan PSBB (Perbatasan Sosial Berskala Besar).

    “Saya atas nama masyarakat international minta di seluruh penjuru Dunia untuk mengakhiri kebijakan lock down, termasuk Pemerintah Republik Indonesia. Planet Bumi bersih dari virus corona, jangan sengsarakan masyarakat dengan kebijakan salah hanya karena terpengaruh isu virus corona yang diciptakan oleh konspirasi global,” tegas Presiden Dunia HE Mr Djuyoto Suntani (9/5/2020).

    Presiden Dunia HE Mr Djuyoto Suntani memberi saran kepada banyak Negara yang langsung mencabut kebijakan lock down. Negara Swedia, Israel, Jepang, Arab Saudi, Uni Emirates Arab, Brazil, Equador, Kanada, dll, langsung menghentikan kebijakan Lock Down, setelah diberi masukan Presiden the World Peace Committee.

    “Sebagai Pemimpin Dunia yang lahir di Indonesia, saya punya empati pada rakyat Indonesia. Tiap Hari saya dapat Laporan masyarakat yang menderita karena kebijakan PSBB. Aparat yang Jaga PSBB juga stress, bingung, tidak tahu jaga apa?. Saya Minta Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah yang buat kebijakan PSBB, untuk mengakhiri PSBB,” tegas Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani.

    Presiden Dunia HE Mr Djuyoto Suntani Minta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk tidak takut pada tekanan konspirasi global yang menciptakan isu sesat tentang virus corona.

    “Jangan takut dan kawatir dengan tekanan konspirasi global yang menciptakan isu sesat tentang virus corona. Takutlah pada Tuhan yang menciptakan kita. Raja Salman di Arab Saudi setelah Saya sadarkan, langsung akhiri kebijakan Lock Down,” tegas Tokoh paling berpengaruh di Planet Bumi ini. @red (sumber sindikatpost)

  • BERDIAM DIRUMAH KETIKA ADA WABAH ADALAH PERINTAH NABI

    BERDIAM DIRUMAH KETIKA ADA WABAH ADALAH PERINTAH NABI

    SORBANSANTRI.COM

    بِـسْــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِـيْـــــــــــــــــمِ

    ☝️Ada wabah korona kok malah jum’atan libur, pengajian libur , sholat jama’ah libur
    ☝️Kok pada menjauhi masjid krn takut wabah?, masjid sepi dong, kok menjauh dari Alloh ?
    malah Disuruh berdiam diri dirumah.
    📢Yang BENAR itu takut kepada Alloh… Bukan pada virus
    Rata rata Begitulah komentar ummat ini, terutama yg jarang² ke masjid 

    Bagaimana ajaran nabi kita, ketika ada wabah virus ??
    #penjelasan ROSULULLOH

    من جلس في بيته
    siapa saja yg berdiam diri di rumah-nya

    في وقت وقوع الطاعون
    Pada waktu ada wabah tho’un ( virus )

    فله أجر الشهيد وإن لم يمت
    maka baginya mendapat pahala orang yg mati syahid, meskipun dia tidak mati
    ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
    عن عائشة أم المؤمنين رضي الله عنها قالت
    Diceritakan dari A’isyah r.a

    سألتُ رسولَ اللهِ ﷺ عن الطاعونِ
    Aku bertanya kpd Rosululloh saw tentang wabah tha’un.

    ، فأخبَرَني رسولُ اللهِ ﷺ:
    Lalu Beliau menjawab:

    أنَّه كان عَذابًا يَبعَثُه اللهُ على مَن يَشاءُ،
    Sebenarnya tho’un itu adzab (peringatan) Alloh bagi siapa saja yang Dia kehendaki

    فجعَلَه رَحمةً للمُؤمِنينَ،
    dan jadi rohmat bagi orang-orang beriman

    فليس مِن رَجُلٍ يَقَعَ الطاعونُ فيَمكُثُ في بَيتِه صابرًا
    Tiada orang yg pada saat terjadi wabah tho’un, dan dia berdiam diri dirumah-nya dg sabar

    مُحتَسِبًا يَعلَمُ أنَّه لا يُصيبُه إلّا ما كَتَبَ اللهُ له
    Yang sekiranya dia tau, dg berdiam diri akan terhindar dari wabah tho’un,
    kecuali Allah menaqdirkan-nya

    إلّا كان له مِثلُ أجْرِ الشَّهيدِ.
    maka bagi-nya pahala bagaikan orang mati syahid”
    إسناده صحيح على شرط البخاري
    ( Sanadnya shohih bukhori )
    ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

    “Penyakit Tho’un ini adalah adzab atau suatu peringatan, atau sisa dari Adzab yang dengannya Alloh menyiksa sekelompok umat sebelum kalian. Maka apabila kamu mendengar wabah itu berjangkit di suatu negeri, dan kamu berada di dalamnya, janganlah kamu keluar darinya. Dan apabila wabah itu berjangkit di suatu negeri, maka janganlah kalian mendatanginya.”
    (Rowahu ahmad )

    Rasulullah SAW memerintahkan mu`adzin untuk adzan mengucapkan :
    “shalatlah di rumah masing2”
    ketika terjadi hujan deras dll, demi menjaga keselamatan umat dari penyakit atau pun hal yang membahayakan
    Apalagi ada wabah seperti saat ini..??

    ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
    ▶️Para ulama salaf sudah menyebutkan kejadian WABAH zaman dulu
    anjuran ulama agar “jangan berinteraksi”
    tapi begitulah ada saja yang terbawa emosi & mengajak doa bersama dsb, penyakit pun makin tersebar, itulah sunnatulloh (aturan Alloh), doa seakan tidak berhasil.

    ▶️Para ulama pun menuliskan pengalaman ketika ada wabah, bahwa :
    banyak orang yang bersih & bertakwa, berkumpul untuk berdo`a tapi tidak dikabulkan, kenapa? Karena mereka tidak mengikuti sunnah nabi

    ▶️Sebagian orang mengajak untuk shalat & berdoa bersama. Orang itu bodoh, seperti yang disebutkan Ibn Hajar :
    " mereka itu menyalahi sunnah, karena kita diperintahkan untuk mengisolasi diri saat perkumpulan membahayakan meskipun itu untuk shalat, do
    a, umrah, haji dsb ”

    KETIKA WABAH MAKIN MENGGANAS
    ▶️Kemudian mereka diperintahkan untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing.
    ( Gubernur amr bin ash kala itu memerintahkan warga untuk berpencar ke gunung² dan hutan² untuk memutus penyebaran wabah)

    ▶️Kenapa? Karena mereka memperhatikan secara teliti bahwa perkumpulan menyebabkan penyebaran, meskipun perkumpulan itu untuk shalat jama’ah & berdo’a bersama

    Ketika perkumpulan bisa menyebabkan tersebarkan wabah, maka ” meng-isolasi diri adalah cara menghalangi wabah.

    👉Hal itu disebutkan banyak kitab. Dan terakhir yang menulis setelah kejadian wabah ini sekitar 300 tahun adalah Syekh Abdul-Ghani an-Nabulsi rahimahullah dalam kitab “Luzum al-Buyut”.

    JADI… !!
    ingat..! Berdiam diri dirumah ketika wabah melanda adalah perintah Rosululloh
    Jangan sok sok-an merasa paling takut kpd Alloh,
    ikuti anjuran Nabi-mu dan
    JANGAN NGEYEL

    (abi sorban)

  • Peduli Warga Terdampak Covid19, Ranting NU Padusan Bagi Sembako

    Peduli Warga Terdampak Covid19, Ranting NU Padusan Bagi Sembako

    SORBANSANTRI.COM
    Pengurus Ranting NU Padusan salurkan paket sembako untuk warga

    Mojokerto, Graha NU Pacet – Terdampaknya kesejahteraan warga di tengah merebaknya dampak covid19, membuat pengurus ranting NU desa Padusan Pacet  ikut peduli dengan membagikan paket sembako, Rabu 6 Mei 2020 tadi pagi.

    Sebanyak 64 paket sembako didistribusikan kepada warga desa Padusan yang ikut merasakan dampak merebaknya virus corona. Padusan merupakan kawasan wisata yang sejak akhir maret lalu telah ditutup kegiatan wisatanya. Secara otomatis para pedagang maupun pelaku usaha lainnya tidak bisa lagi operasi di sana. Padahal itu adalah ladang usaha yang selama ini menjadi tumpuan hidup.

    Bagi pedagang kecil di warung warung, kaki lima, juru parkir, jasa cuci mobil dan lain lain situasi ini sangat merugikan. Mereka harus bekerja keras memeras otak agar tetap punya penghasilan demi kelangsungan hidup keluarganya.

    Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, kebutuhan keluarga semakin besar. Sementara usaha perdagangan di kawasan wisata Padusan belum ada tanda tanda dibuka kembali.

    Situasi inilah yang menggerakkan pengurus ranting NU desa Padusan didukung Muslimat, Fatayat dan Ansor tergerak membantu dengan membagikan paket sembako 5 kg beras, 2 kg gula, 2 liter minyak dan mie instan.

    Paket sembako tersebut dananya diambilkan dari donasi warga setempat melalui kotak infaq NU dan infaq para aghniya’.

    Sujono, selaku ketua ranting NU Padusan berharap, dengan usaha ini bisa sedikit meringankan beban warga terdampak covid19, menumbuhkan kecintaan kepada NU dan menguatnya rasa kepedulian masyarakat agar menghadapi musibah ini dengan kebersamaan.

    Sementara itu ketua MWNU Pacet, H M Yusuf ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, agar gebrakan ranting NU Padusan ini dapat berlanjut dan dapat ditiru oleh ranting ranting yang lain. (Agus sekr)

  • Ikhtiar NU Dalam Pencegahaan Peyebaran Covid-19

    Ikhtiar NU Dalam Pencegahaan Peyebaran Covid-19

    SORBAN InfokomNU Peduli Covid-19 MWCNU Pacet melakukan kegiatan ke-empat kalinya berbagi masker untuk warga, disinfectan ke tempat ibadah se-Kecamatan Pacet secara gratis juga pengecekan suhu tubuh dengan alat Infrared thermometer dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Kegiatan ini merupakan inisiatif Tim Posko NU Peduli Covid-19 Kecamatan Pacet berkerjasama dengan Lembaga dan Banom NU.

    SORBANSANTRI.COM

    Pantauan cyberaswaja.online di lapangan, pembagian masker itu disambut antusias oleh warga, pedagang pasar dan pengendara roda dua yang umumnya tak mengenakan masker saat berjualan maupun berkendara.

    “Kegiatan ini mempertegas bahwa kepedulian adalah watak dasar NU, oleh karenanya kami sebagai pengurus yang diberi amanat ini untuk berupaya semaksimal mungkin memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar penanggung jawab posko.

    SORBANSANTRI.COM

    Ia menjelaskan dalam kegiatan ini dilakukan secara maksimal dan dipusatkan di lokasi yang menjadi objek keramaian seperti Pasar dan tiap perempatan pertigaan jalan raya.
    “Alhamdulillah kita sudah membagikan ratusan masker di beberapa titik yang memang menjadi tujuan kita bersama untuk mencegah penyebaran penularan virus corona ini, seperti masyarakat yang belum menggunakan masker, pedagang di pasar, pengguna motor dan pedagang keliling yang memang pada umumnya mereka masih kurang perhatikan”. (Red.M.Ha)

  • NASEHAT GUS MUS YANG KAN MERUBAH KITA SELAMANYA

    NASEHAT GUS MUS YANG KAN MERUBAH KITA SELAMANYA

    SORBANSANTRI.COM
    Gus Mus ( KH. Mustofa Bisri )

    cyberaswaja.online- Transkrip dari nasehat Gus Mus semalam 21 April 2020 agar kita semua mendapat manfaat darinya.

    1. Ketahuilah, kepanikan global yang disebabkan makhluk Allah yang sangat lembut ini MASIH TERLALU KECIL dibanding kepanikan akbar yang terjadi di yaumil qiyamah.
    2. Ada yang memandang pandemi ini sbg musibah, pelajaran dan juga pencucian atas dunia.
    3. Kita biasanya mengejar dunia, sekarang dipaksa menjaga jarak dengan dunia sehingga langit pun menjadi bersih dan cerah.
    4. Dulu kita sibuk dengan dunia, tanpa jarak, sampai jarang di rumah. Dengan keluarga berjarak, dengan diri kita sendiri, apalagi!
    5. Kita dipaksa kembali pada keluarga kita dan diri kita sendiri.
    6. Wabah menghancurkan keangkuhan kita
    7. Yang kaya menjadi sombong karena kekayaannya, yg berpangkat karena pangkatnya, yang berilmu karena ilmunya.
    8. Kini mereka semua yang kaya, yang berilmu yang berpangkat semua kelimpungan.
    9. Kita diajak Alloh untuk menengok diri kita sendiri sebagai manusia saja, tanpa embel embel tanpa gelar, sebagai anak cucu adam.
    10. Kullukum min adam. Wa adam min turab. Setiap darimu adalah anak cucu adam, dan adam adalah dari tanah.
    11. Kita lupa kita bersaudara sama sama sebagai anak cucu adam. Kita lupa asal kita tanah!
    12. Kita diutus menjadi khalifah di atas dunia, tapi justru menjadi hamba dunia.
    13. Ini mesti menjadi perenungan kita dimasa sulit ini, ketika kita sendiri dengan Allah, agar kita bisa kembali *menjadi hamba Allah yang dhaif* dan kemudian bertaubat.
    14. Tapi dengan ujian seperti ini pun kita masih angkuh.
    15. Kita sibuk membersihkan jasad, tapi kita lupa membersihkan diri.
    16. Kita satu jam dua jam membersihkan badan, itu bagus, tapi kita lupa membersihksn ruh yang menjadi inti diri kita.
    17. Kita minta tolong kepada Allah tapi masih berjarak dengan Allah dan masih lengket dengan dunia.
    18. Keangkuhan (karena ilmu, harta, pangkat) dan kedekatan kita dengan dunia itulah yang membuat kita berjarak dengan Allah.
    19. Oleh karena itu marilah kita bertaubat.

    Dari Kiai Yasir Alimi (PWNU Jateng) di dinding Facebook beliau Yasir Alimi II (sorban- abi)

  • HARLAH KE-86 GP ANSOR KAB. BINTUNI BAGIKAN SEMBAKO

    HARLAH KE-86 GP ANSOR KAB. BINTUNI BAGIKAN SEMBAKO

    Screenshot_18
    Penyerahan Bantuan Pada HARLAH GP Ansor

    SORBAN Infokom- Dalam rangka Hari ulang tahun Gerakan Pemuda Ansor yang ke – 86, GP Ansor Kabupaten Bintuni bersama Madin Thoriqul huda dan Madin An-Nahdhoh berbagi sembako ke sejumlah masyarakat yang kurang mampu di wilayah Sp IV, Sp V, Sp 1, Sp III dan Sp II Teluk Bintuni, Kamis 23/04/2020.
    Dampak ekonomi akibat Pandemic Covid – 19 ini sangat dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu secara umum, dalam kegiatan berbagi sembako ini Pengurus GP Ansor, beserta pengasuh Madin Thoriqul huda dan Madin An-Nahdhoh, bergerak langsung ke masyarakat untuk mendistribusikan sembako.
    Ketua GP. Ansor Kabupaten Teluk Bintuni M. Abdilah, kepada awak media mengatakan ” melihat keadaan masyarakat yang kurang mampu yang merasakan sekali dampak ekonomi dari pandemic wabah virus corona, maka kami selaku organisasi keagamaan dan kemasyarakatan ikut serta membantu Pemerintah Daerah Teluk bintuni, dengan berbagi sembako, yah kan paling tidak meringankan beban masyarakat yang kurang mampu “.
    serta terus menghimbau ke masyarakat agar senantiasa mencegah penyebaran virus corona dengan selalu memakai masker jika mendesak keluar rumah dan menghimbau masyarakat untuk di rumah saja, jelas Abdilah
    300 paket sembako yang kami bagikan ini semoga bermanfaat ke masyarakat, dan agar kiranya organisasi – organisasi keagamaan lainya bisa ikut berkontribusi terhadap bencana yang melanda masyarakat banyak
    Wakil Ketua GP Ansor Teluk Bintuni Hasan Jazuli, manambahkan ” saat situasi begini masyarakat sangat membutuhkan bantuan, jadi untuk masyarakat yang secara ekonomi lebih dari cukup sangat di anjurkan untuk berbagi, sebagaimana himbauan Bapak Kh. Ma’ruf Amin Wakil Presiden RI, ” Dan tidak lupa bagi masyarakat yang kaya atau lebih dari cukup ekonominya, sadar dengan Zakat Mal nya, agar bisa di salurkan bagi masyarakat yg berhak menerima ”
    Tidak lupa kegiatan berbagi sembako ini terutama di berikan ke kaum Lansia, Janda, Yatim piatu dan Anggota Banser yang kurang mampu. (sorban bintuni)

  • Pandemi Corona Puasa Ramadhan Tak Bisa Diganti Fidiah

    Pandemi Corona Puasa Ramadhan Tak Bisa Diganti Fidiah

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN INFOKOM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyebut situasi pandemi virus Corona (COVID-19) tak dapat dijadikan alasan untuk tidak melaksanakan puasa Ramadhan. MUI menegaskan puasa tidak bisa diganti dengan membayar fidiah apabila masih dalam kondisi sehat.

    “Jadi tak bisa karena pendemi COVID-19 lalu puasa Ramadhan diganti dengan bayar fidiah,” kata juru bicara Satgas COVID-19 MUI Cholil Nafis lewat keterangan tertulisnya, Rabu (22/4/2020).

    Cholil mengatakan, menjalankan puasa Ramadhan wajib hukumnya walaupun virus Corona sedang mewabah. Dia mengingatkan dampak positif puasa untuk tubuh.

    “Pandemi COVID-19 tak ada halangan untuk melaksanakan ibadah. Ayo tetap puasa karena puasa itu menyehatkan,” ujar Cholil.

    Cholil menegaskan MUI belum pernah menerima permintaan fatwa terkait pembayaran fidiah untuk menggantikan puasa selama wabah Corona. Dia menekankan bahwa MUI tidak akan mengeluarkan fatwa terkait hal tersebut.

    “Sebenarnya MUI belum pernah menerima pertanyaan atau permintaan fatwa secara resmi dari manapun untuk menetapkan hukum fiiyah menggantikan kewajiban puasa Ramadhan karena mewabahnya pandemi COVID-19,” terang Cholil.

    “Dan, seandainya ada yang bertanya saya yakin MUI tak akan mengkajinya apalagi sampai mengeluarkan fatwanya,” imbuhnya.

    Dia menjelaskan penerbitan fatwa oleh MUI harus berdasarkan Al-Qur’an. Cholil menyebut penerbitan fatwa tidak bisa berdasarkan pesanan.

    “Fatwa dikeluarkan karena ada yang meminta fatwa dan dasarnya keputusan fatwa adalah dalil Al-Qur’an dan hadis. Jadi keputusan fatwa tak bisa dipesan seperti toko daring tapi keputusan fatwa sesuai nilai dan prinsip hukum Islam,” jelasnya.

    puasa ramadhan 29 apa 30 hari ? karena nabi banyaknya 29

    karena hitungan corona banyak simpang siur dan debat sendiri, gw jadi ragu kalo sistem penjadwalan puasa disini akurat. (SUMBER. DETIK)

  • MEWABAH KE RANTING PACET, TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. MOJOKERTO

    MEWABAH KE RANTING PACET, TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. MOJOKERTO

    SORBAN Infokom- TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. MOJOKERTO tanggal 16 April 2020 mulai acara Pembagian sembako. Kegiatan ini melibatkan semua elemen dari yang paling atas di jajaran organisasi NU dari lembaga dan BANOM NU. Dalam hari ini dari tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat yang paling bawah yaitu anak ranting. Semua bergerak untuk memberikan rasa nyaman dan rasa aman kepada masyarakat yang tengah menghadapi wabah covid 19.

    Ada beberapa hal yang melatar belakangi diadakannya kegiatan tersebut, yaitu amanah dari PBNU untuk memastikan kesehatan dan juga masalah yang paling penting dalam hal ini adalah masalah pangan,kesehatan dan lain sebagainya di tengah wabah covid 19 ini. Tentu sangat berat bagi masyarakat terkait dengan ekonominya, ketahanan pangan, ini yang paling penting!.Ungkap Gus Zamroni Umar selaku pengurus TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. Mojokerto Beliau juga mengajak bersama-sama bergerak serentak tanpa memandang dari lembaga atau organisasi lain.

    SORBANSANTRI.COM
    Gus Zamroni Umar selaku pengurus TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. Mojokerto

    Kegiatan yang diadakan oleh TIM Gugus Covid-19 PCNU Kab.Mojokerto ini berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 16 April 2020 dan berakhir di tanggal 23 April 2020,sabtu dan minggu libur karena ada kegiatan yang lain. Tapi ini hanya sebagai pematik awal dan berharap masing-masing Majlis Wakil Cabang dan Ranting bergerak secara mandiri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua masyarakat mulai dari tingkat yang paling bawah.

    Sasaran wilayah itu 18 MWCNU yang ada di kab. Mojokerto ini maka, pada tahap pertama ini TIM Gugus COVID-19 membagikan 4000 sembako di 200 ranting. Dan ini adalah Sinergi dari semua elemen baik Lembaga dan Banom NU. Alhamdulillah TIM Gugus COVID-19 sudah melakukan pembagian 5.000 masker dan penyemprotan disinfektan yang laksanakan secara masif oleh BANSER, ANSOR, LPBI, IPNU, FATAYAT dan dari semua elemen dibawah naungan NU, sudah ada sekitar 1000 masjid dan tempat ibadah yang secara rutin sudah dilakukan jadwal penyemprotan.

    Dan harapan diadakan kegiatan seperti ini, Negara hadir ditengah-tengah masyarakat menghadapi wabah covid-19 serta lebih bijaksana agar masyarakat dapat jaminan ketahanan dan pangan jaminan kesehatan. Apalagi di Mojokerto yang sudah masuk zona merah mulai tanggal 14 April 2020 kemarin,tentu harus kita hadapi dan menjadi tugas yang berat bagi semua lapisan masyarakat. Pemerintah harus bertindak nyata bergerak secara cepat dan tepat. (red. abi)