Tag: GP ANSOR

gerakan pemuda ansor untuk anggota laki-laki muda nahdhotul ulama’

  • KALAH JADI HEBAT MENANG JADI HEBAT

    KALAH JADI HEBAT MENANG JADI HEBAT

    SORBANSANTRI.COM

    (Catatan untuk konfercab GP Ansor Mojokerto) – oleh H. Imron Rosyadi (abah Im).

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Konfercab yang akan berlangsung pagi ini terasa istimewa, yang tidak tertemukan pada era-era sebelumnya. dinamikanya begitu terasa, beberapa sosok istimewa tertantang untuk turun, menjadi yg terdepan dalam estafet kepemimpinan GP. Ansor Mojokerto. Suasana seperti ini layak kita syukuri, kita ambil sisi positifnya, kita ambil hikmah nya.

    Ada 5 sosok kader terbaik yg akan bersaing menduduki tampuk tertinggi di kepemimpinan GP Ansor Mojokerto akan datang, bahkan salah satunya adalah sosok no 2 di Mojokerto. Ada Gus Barra, ada Gus Fahmi, ada Gus Ali, ada Gus Mahbub serta Gus Syamsul. Semua adalah sosok calon yg potensial dan luar biasa, dengan latar kecakapan yang berbeda, semua salin melengkapi.

    Hadirnya 5 sosok tersebut menjadi asumsi2 yg menarik,

    1. Keberhasilan kaderisasi di GP Ansor
    2. Berhasilnya transformasi GP Ansor.
    3. NU tidak akan paceklik kader.
    4. Mojokerto tidak susah menemukan pemimpin nya
    5. Kesiapan NU untuk “merebut” kepemimpinan lembaga potensial di Mojokerto
    6. “Pertarungan” lebih dini lebih menggairahkan dan lebih mendewasakan

    1. keberhasilan kaderisasi GP. Ansor.

    Muncul nya 5 kader terbaik sebagai calon pemimpin nya adalah fakta tak terbantahkan suksesnya kaderisasi, keseimbangan “olah raga dan olah fikir”
    Suksesnya olah raga terindikasikan dengan sukses nya kirab panji2 NU pada HSN Tempo hari yang massif di berbagai kecamatan yang semua diinisiasi oleh Banser. Suksesnya olah fikir terukur dari pelaksanaan PKD di Ancab2, yang ditutup dengan pelaksanaan PKL beberapa yg lalu. Semua adalah proses yg membanggakan.

    2. Berhasilnya transformasi GP Ansor

    Adanya 5 calon pemimpin mengikuti bursa ketua GP ANSOR dengan latar belakang calon yang mumpuni, menjadi bukti ANSOR sangat menarik. Beberapa pemberitaan di media online maupun offline menunjukkan Ansor sebagai media darling, dan organisasi yg cukup diperhitungkan, ini sebuah proses yg tidak mudah.

    3. NU tidak akan paceklik kader

    Akhir2 sepanjang pantauan kami, tidak pernah menemukan ada kader2 minded, mantan2 ketua GP ANSOR menjadi ketua NU, sebagai bukti kesinambungan kader, fakta ini kedepan bisa jadi akan berubah, bila melihat peta kader di GP Ansor yg banyak tokoh2 potensial nya. Kesinambungan kaderisasi di NU akan menemukan jawabannya.

    4. Mojokerto tidak kesulitan menemukan pemimpin nya.

    Ketika ada perhelatan pemilihan pemimpin no 1 di Mojokerto, warga NU tidak susah menemukan dan menentukan pemimpin nya yg kadar ke NU annya 24 karat. Pemaksaan kader2 diluar NU, menjadi NU situasional, akan menjadi catatan masa lalu. Kita tidak sulit mencari calon-calon yang benar NU, optimis ini sangat rasional dengan hadirnya calon-calon ketua GP ANSOR ini.

    5. Kesiapan NU untuk mewarnai kepemimpinan lembaga potensial di Mojokerto

    Tidak lama lagi pemilu legislatif akan hadir.
    Kesiapan NU untuk mewarnai semua lembaga strategis (partai) akan mudah. Tradisi ke NU an akan tertemukan di lembaga luar NU, bukan sebaliknya, membawa tradisi luar NU ke NU. Terjadinya senergi meski beda kendaraan tapi mereka berasal dari induk yg sama. Apapun makanannya minumannya tetap tetap ……, apapun partainya asalnya tetap NU

    6. “Pertarungan” lebih dini lebih menggairahkan dan lebih mendewasakan

    Konfercab kali ini mgkin ada tarikan2 yg bernuansa politik praktis, ini tidak masalah, proses ini akan mendewasakan NU muda untuk biasa berbeda, menjadikan perbedaan sebagai kekayaan, menjadikan perbedaan sebagai kewajaran. Bila ajang pertarungan seperti ini terjadi lebih dini seperti saat ini, maka kedepan di perhelatan di induknya kelak NU, bisa lebih diminimalkan, bila memang harus terjadi kita semua lebih siap lewat pembelajaran dini ini

    Akhir nya selamat berkonfrensi, semoga terpilih best of the best, yg mampu membawa GP Ansor membumbung lebih tinggi.

    Wallahu a’lam bisshawab. (redaksi sorban)

  • TERPILIHNYA PEMIMPIN ANSOR KE DEPAN ADALAH BUAH DARI CARA PENGKADERAN KEMARIN

    TERPILIHNYA PEMIMPIN ANSOR KE DEPAN ADALAH BUAH DARI CARA PENGKADERAN KEMARIN

    SORBANSANTRI.COM
    SORBANSANTRI.COM –
    Jiwa Ansor apalagi Banser itu penuh tekad bulat dalam pengabdian. Sungguh sangat disayangkan sebagai kader apalagi menjabat sebagai pimpinan ansor ditingkat pusat maupun ranting, itu mudah terbuai dengan janji serta mudah terlena dan terbawa arus suasana.

    Semisalnya PC GP Ansor kabupaten Mojokerto yang sebentar lagi akan melaksanakan kaderisasi pimpinan PC Kab. Mojokerto 2021. Akan ada banyak isu, banyak janji, banyak intrik menjelang Konferensi yang akan diadakan pada Minggu, 12 Desember 2021.

    Akan sangat disayangkan apabila Ansor Banser yang dari dulu terkenal solid dengan gerakan Satu Komando dan Maju Satu Barisannya, ternyata mudah terpecahkan karena intrik politik dan kepentingan sesaat. Jika hal ini terjadi maka, akan sangat bertolak belakang dengan jiwa ansor yang terkenal dengan Pagar Baja dalam gerakan, ternyata tidak segaung Mars Ansor nya.

    Pertanyaannya….! Lantas siapa yang siap untuk pemimpin Ansor selanjutnya? sebagai bentuk perwujudan suksesnya kaderisasi..?

    Pilihan yang mana yang seharusnya dipilih untuk Ansor ke depan..?

    Apakah ansor bisa dikalahkan dengan sesosok Dzuriah atau kedudukan..?

    Jawabnya ada di hati kita masing-masing sebagi kader murni ansor. Dan penulis sendiri yakin, kita akan menemukan jawabannya setelah kita kilas balik mulai pengkaderan sebelum kita masuk menjadi anggota ansor dan banser. Terlebih lagi kita banyak berbagi waktu keluarga ( istri dan anak ) kita dengan Ansor, karena cinta dan pengabdian kita terhadap ansor.

    Dan jika masih belum paham juga, silahkan dengar dan resapi Mars Ansor.

    Salam Satu Gerakan, Satu Komando, Satu Perasaan. Selamat berkonferensi sahabatku. (redaksi sorban santri).

  • 4 NAMA MUNCUL DIBURSA PIMPINAN CABANG GP ANSOR KAB. MOJOKERTO 2021

    4 NAMA MUNCUL DIBURSA PIMPINAN CABANG GP ANSOR KAB. MOJOKERTO 2021

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Konferensi pemilihan ketua PC GP Ansor kab. Mojokerto akan segera dilaksanakan bulan Desember 2021. Hal ini memang perlu dilakukan karena mengingat Ansor adalah Banom dari organisasi besar yang mana diwajibkan untuk melaksanakan kaderisasi organisasi.

    Melalui dari beberapa sumber group-group WhatsApp serta obrolan hangat dikalangan Ansor kab. Mojokerto. Ada beberapa nama yang dipercayai untuk bisa memimpin Ansor kab. Mojokerto kedepan.

    SORBANSANTRI.COM

    Berikut deretan nama yang muncul dalam bursa kepemimpinan PC GP ANSOR KAB. MOJOKERTO:

    • Muhammad Mahbubulloh

    Biasa dipanggil dengan sapaan Gus Bub, beliau adalah putra KH. Mubayyin Syafi’i pengasuh PP. Al-falah Pacet Mojokerto. 

    Beliau giat dalam gerakan kader NU baik BANOM dan lembaga ditingkat kabupaten dan kecamatan. Saat ini beliau menjabat sekretaris RMI NU kab. Mojokerto.

    • Ali M.Nasih

    Biasa dipanggil dengan sapaan Gus Ali, beliau saat ini menjabat sebagai ketua PC GP Ansor kab. Mojokerto. Dalam masa kepemimpinan beliau banyak perbaikan untuk perekonomian Ansor seperti NUtrisi dll.

    • Samsyul Ma’arif

    Saat ini menjabat sebagai ketua PAC GP ANSOR MOJOSARI. Selain berdedikasi tinggi beliau
    Menjalankan organisasi sesuai dengan aturan dan PO serta
    Membangun agar supaya lebih baik dan sukses

    • Muhammad Al-Barra

    Beliau saat ini menjabat sebagai wakil bupati kab. mojokerto yang pada kesempatan kemarin beliau telah mengikuti PKL yang diadakan oleh PC Kab. Mojokerto.

    Itulah kabar yang diperoleh redaksi sorban santri dari masing-masing PAC GP Ansor yang ada di kab. Mojokerto… bersambung (kok becik sorban)

  • PKD PACET 2021 BERHARAP TEMUKAN KADER NGEYEL

    PKD PACET 2021 BERHARAP TEMUKAN KADER NGEYEL

    Pacet, wp.sorbansantri.com – Sudah 2 kali PAC GP Ansor Pacet Mojokerto melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dari Tahun 2015 – 2021. Dan sudah tidak diragukan lagi  pemuda Ansor dari lereng gunung Welirang ini selalu memberikan nuansa istimewa dalam setiap kegiatan. Hal ini tidak luput dari slogan ” Gerakan 1 Komando dan 1 Komandan ” serta selalu tampil cantik dan terorganisir untuk semua hal dalam berorganisasi.

    Untuk peserta yang ikut dalam pengkaderan Ansor tahun 2021 ini sebanyak 73 orang yang berasal dari 18 Ranting di Kec. Pacet. Jumlah tersebut termasuk paling banyak dibanding PAC lain di Kab. Mojokerto yang kebetulan pelaksanaan PKD 2021 bersamaan dengan Kutorejo dan Pungging. Banyaknya peserta kali ini menjadi jawaban akan suksesnya turba dan giat rutin GBS ( Gerakan Bathiniah Spiritual ) yang rutin diadakan setiap ranting, sebagai sarana penjaringan kader. Sehingga dilakukan pergantian penjagaan 4 shift oleh Kepala Balantas ( Banser Lalu Lintas ) Satkoryon Pacet Sahabat Syafi’il Anam, yang saat itu hadir dengan 8 personal anak buahnya.

    Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang dilaksanakan di PP. AlFalah Pacet Mojokerto diawali dari apel pembukaan Pukul 13.30 wib sampai pukul 08.30 wib (11/7/2021). Semua peserta PKD masih semangat dan antusias mengikuti tiap-tiap materi kegiatan yang harus diikuti. ” rata-rata kelelahan dan sakit kepala ringan dialami Panitia dan Peserta dikarenakan kurang istirahat “ kata sahabat Ismaul Ma’arif, yang berperan sebagai BASADA ( Banser Husada ) dalam kegiatan PKD Ansor 2021 di kec. Pacet Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Abas Ketua Pelaksanaan PKD Ansor 2021 sedang memantau jalannya kegiatan

    Kegiatan kali ini adalah hasil raker GP Ansor dan merupakan pendidikan wajib di GP ANSOR. “Sedangkan persiapan untuk diadakannya PKD 2021 PAC GP Ansor kec. Pacet Mojokerto kali ini dimulai 25 Hari sebelum pelaksanaan dan diharapkan outputnya menciptakan kader yang ngeyel, bandel dalam berorganisasi serta bermanfaat di masing-masing ranting “ ungkap Sahabat Abbas yang saat ini menjadi Ketua Pelaksanaan PKD 2021 Ansor Pacet Mojokerto. (abi sorban).

  • LESTARIKAN TRADISI ASWAJA PAC GP ANSOR GEDEG MOJOKERTO GELAR DIBA’ KUBRO

    LESTARIKAN TRADISI ASWAJA PAC GP ANSOR GEDEG MOJOKERTO GELAR DIBA’ KUBRO

    Sorbansantri.com – Pimpinan Anak Cabang Lembaga Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kecamatan Gedeg menggelar kegiatan Diba’ Kubro pada Sabtu malam (25/09/2021). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Hidayah, Desa Balongsari.

     

    Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kecamatan Gedeg, Muhammad Sholihuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menjalankan program kerja yang telah disepakati pada Rapat Kerja sebelumnya.

     

    “Diba’ Kubro ini dilaksanakan untuk menjalankan proker (program kerja) yang sudah disepakati saat Raker (Rapat Kerja),” terangnya.

     

    Di samping itu, pemuda yang dalam triwulan akhir ini baru saja sukses menuntaskan jenjang pendidikan Strata Satu-nya itu juga menyampaikan bahwa Rijalul Ansor merupakan lembaga yang memang memiliki titik fokus pada peningkatan spiritualitas, serta pelestarian nilai-nilai Aswaja di tengah lingkungan masyarakat.

     

    “Sudah jadi tugas kami untuk melestarikan tradisi Aswaja. Rijalul Ansor memang dibentuk untuk itu,” tuturnya saat wawancara.

     

    Seusai kegiatan ditutup, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Takmir Masjid Al-Hidayah yang telah bersedia memfasilitasi jalannya kegiatan sampai akhir.

     

    “Terima kasih saya ucapkan kepada Takmir Masjid Al-Hidayah yang telah memfasilitasi kegiatan ini sampai akhir,” ungkap pemuda yang kini resmi menyandang Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam itu.

     

    Perlu diketahui, Diba’ Kubro merupakan kegiatan bulanan yang rutin diselenggarakan di setiap hari Sabtu akhir bulan. Diba’ Kubro ini umumnya diselenggarakan di masjid-masjid tertentu yang memiliki afiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Termasuk di antara rangkaian acara dalam kegiatan ini ialah pembacaan Ratibul Haddad dan Maulid Diba’i, yang diiringi dengan lantunan Sholawat Banjari dari para pemuda Nahdliyyin yang datang menghadiri kegiatan.(Rifin sorban)

    Sorbansantri.com – Pimpinan Anak Cabang Lembaga Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kecamatan Gedeg menggelar kegiatan Diba’ Kubro pada Sabtu malam (25/09/2021). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Hidayah, Desa Balongsari.

    Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kecamatan Gedeg, Muhammad Sholihuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menjalankan program kerja yang telah disepakati pada Rapat Kerja sebelumnya.

    “Diba’ Kubro ini dilaksanakan untuk menjalankan proker (program kerja) yang sudah disepakati saat Raker (Rapat Kerja),” terangnya.

    Di samping itu, pemuda yang dalam triwulan akhir ini baru saja sukses menuntaskan jenjang pendidikan Strata Satu-nya itu juga menyampaikan bahwa Rijalul Ansor merupakan lembaga yang memang memiliki titik fokus pada peningkatan spiritualitas, serta pelestarian nilai-nilai Aswaja di tengah lingkungan masyarakat.

    “Sudah jadi tugas kami untuk melestarikan tradisi Aswaja. Rijalul Ansor memang dibentuk untuk itu,” tuturnya saat wawancara.

    Seusai kegiatan ditutup, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Takmir Masjid Al-Hidayah yang telah bersedia memfasilitasi jalannya kegiatan sampai akhir.

    “Terima kasih saya ucapkan kepada Takmir Masjid Al-Hidayah yang telah memfasilitasi kegiatan ini sampai akhir,” ungkap pemuda yang kini resmi menyandang Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam itu.

    Perlu diketahui, Diba’ Kubro merupakan kegiatan bulanan yang rutin diselenggarakan di setiap hari Sabtu akhir bulan. Diba’ Kubro ini umumnya diselenggarakan di masjid-masjid tertentu yang memiliki afiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Termasuk di antara rangkaian acara dalam kegiatan ini ialah pembacaan Ratibul Haddad dan Maulid Diba’i, yang diiringi dengan lantunan Sholawat Banjari dari para pemuda Nahdliyyin yang datang menghadiri kegiatan.(Rifin sorban)

  • PAC GP ANSOR  Perak Jombang melaksanakan giat rutin bulanan MDS

    PAC GP ANSOR Perak Jombang melaksanakan giat rutin bulanan MDS

    Sorbansantri.com — Untuk menyambung tali silaturahmi antar anggota dan pengurus maka GP ANSOR kecamatan perak kabupaten Jombang melaksanakan kegiatan rutin satu bulan sekali yang di kemas dalam acara majlis dzikir dan sholawat.

     

    Pada hari Jum’at (24-09-2021) di masjid AL MUKMININ  kalang semanding kegiatan rutin di laksanakanya, dengan maksud dan tujuan untuk menjalin rasa ukhuwah Islamiyyah dan juga ukhuwah batiniyah antar anggota maupun pengurus.

     

    Tampak hadir dalam acara tersebut ketua PAC  GP Ansor kecamatan perak Gus Tufail Affan, ketua PC GP ANSOR Jombang Gus Antok, Kasatkoryon BANSER kecamatan perak Mulyo Utomo beserta anggota dan jajaran pengurus lainnya, tampak hadir juga Gus Basor selaku dewan Surya MWC NU perak.

     

    Ketua PAC Gp Ansor kecamatan perak Gus fail memberi wejangan kepada para anggotanya bahwasanya Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang berbasis gerakan harus mampu menggerak kan dan digerak kan, harus menjadi generasi yg multi tasking atau mempunyai peran ganda, baik peran dunia maya maupun di dunia nyata.

     

    Menurut Gus Antok yang selaku ketua PC GP ANSOR kabupaten jombang mengatakan bahwasanya kader Ansor dan Banser harus tetap menjaga keutuhan bangsa supaya kita terjaga dalam beragama dan beribadah, dan kita harus tetap bersinergi dengan pemerintah demi menjaga keutuhan NKRI ini, Pungkasnya.

     

    Ditempat yang sama Menurut Gus Basor selaku dewan surya di jajaran MWC NU kecamatan perak beliau memberi semangat kepada kader Ansor dan Banser karena Gp Ansor sekarang adalah Nu di masa depan, jadi mari kita mulai dari sekarang untuk  berhidmad di jam’yah nahdlotul ulama’ agar mendapat ridho dan berkahnya oleh para muassis NU. (Hasan-Infokom Satkorcab Mojokerto)

    Sorbansantri.com — Untuk menyambung tali silaturahmi antar anggota dan pengurus maka GP ANSOR kecamatan perak kabupaten Jombang melaksanakan kegiatan rutin satu bulan sekali yang di kemas dalam acara majlis dzikir dan sholawat.

    Pada hari Jum’at (24-09-2021) di masjid AL MUKMININ kalang semanding kegiatan rutin di laksanakanya, dengan maksud dan tujuan untuk menjalin rasa ukhuwah Islamiyyah dan juga ukhuwah batiniyah antar anggota maupun pengurus.

    Tampak hadir dalam acara tersebut ketua PAC GP Ansor kecamatan perak Gus Tufail Affan, ketua PC GP ANSOR Jombang Gus Antok, Kasatkoryon BANSER kecamatan perak Mulyo Utomo beserta anggota dan jajaran pengurus lainnya, tampak hadir juga Gus Basor selaku dewan Surya MWC NU perak.

    Ketua PAC Gp Ansor kecamatan perak Gus fail memberi wejangan kepada para anggotanya bahwasanya Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang berbasis gerakan harus mampu menggerak kan dan digerak kan, harus menjadi generasi yg multi tasking atau mempunyai peran ganda, baik peran dunia maya maupun di dunia nyata.

    Menurut Gus Antok yang selaku ketua PC GP ANSOR kabupaten jombang mengatakan bahwasanya kader Ansor dan Banser harus tetap menjaga keutuhan bangsa supaya kita terjaga dalam beragama dan beribadah, dan kita harus tetap bersinergi dengan pemerintah demi menjaga keutuhan NKRI ini, Pungkasnya.

    Ditempat yang sama Menurut Gus Basor selaku dewan surya di jajaran MWC NU kecamatan perak beliau memberi semangat kepada kader Ansor dan Banser karena Gp Ansor sekarang adalah Nu di masa depan, jadi mari kita mulai dari sekarang untuk berhidmad di jam’yah nahdlotul ulama’ agar mendapat ridho dan berkahnya oleh para muassis NU. (Hasan-Infokom Satkorcab Mojokerto)

  • Rapat internal jelang rapimcab gp Ansor kabupaten Mojokerto

    Rapat internal jelang rapimcab gp Ansor kabupaten Mojokerto

    Sorbansantri.com — Menyikapi tentang adanya penerapan PPKM yang telah ditetapkan oleh pemerintah sejak kemarin maka setiap kegiatan yang ada di lingkup pimpinan cabang di tiadakan untuk sementara karena sesuai himbauan atau instruksi dari pimpinan pusat, maka sekarang dengan adanya penurunan tingkat level maka kegiatan akan segera kita buka kembali tetapi harus tetap menerapkan sesuai prokes seperti yang dulu.

     

    Rapat internal yang dilaksanakan pada hari Senin (21-09-2021) pukul 14.00 yang bertempat di auditorium kantor PCNU, dihadiri oleh ketua GP Ansor cabang, pengurus harian GP Ansor cabang, pengurus harian rijalul ansor cabang, tim assesor, dan juga perwakilan dari pengurus Banser satkorcab mojokerto.

     

    Menurut Gus Ali nasih selaku ketua PC GP ANSOR kabupaten Mojokerto, di awal sambutannya mengatakan bahwasannya pertemuan kali ini bisa dibilang pertemuan yang mendadak dan mendesak menyikapi perihal surat edaran dari pimpinan wilayah tentang rencana akan diadakannya jadwal konferensi massal dari 7 pimpinan cabang yang ada di Jawa timur termasuk Kabupaten Mojokerto ini, sedangkan di sisa-sisa masa kepemimpinannya jadwal kegiatan pimpinan cabang masih sangat padat sekali, maka dalam rapat kali ini beliau menghimbau kepada setiap lembaga-lembaga nya agar mendokumentasikan setiap kegiatan yang sudah di lakukannya guna untuk akreditasi, masih menurut Gus Ali Gus Ali nasih beliau juga berharap kepada semua anggota yang ada di tingkat PAC maupun RANTING agar segera melaporkan dan mengarsipkan setiap kegiatan yang sudah dilakukannya guna untuk persiapan pelaporan akreditasi, di sisa sisa kepemimpinannyabeliau juga menginstruksikan kepada setiap lembaga yang ada di tingkatan cabang untuk mengagendakan kegiatan apa saja yang sudah di putuskan dalam hasil rakercab 3 di Pungging bulan lalu biar nantinya akan kita bahas lagi di saat RAPIMCAB Minggu depan.

     

    Menurut sahabat Yunus selaku sekretaris pimpinan cabang GP Ansor menjelaskan rapat hari ini menentukan beberapa poin di antaranya , konsolidasi organisasi, persiapan konferensi cabang, sistem kaderisasi PKD, persiapan akreditasi PAC dan RANTING, serta rencana penerbitan kartu anggota.

     

    Acara rapat internal kali ini berahir pukul 15.30 dengan di tutup doa oleh ketua PC RIJALUL ANSOR Gus Lutfi hakim. (Hasan sorban)

    Sorbansantri.com — Menyikapi tentang adanya penerapan PPKM yang telah ditetapkan oleh pemerintah sejak kemarin maka setiap kegiatan yang ada di lingkup pimpinan cabang di tiadakan untuk sementara karena sesuai himbauan atau instruksi dari pimpinan pusat, maka sekarang dengan adanya penurunan tingkat level maka kegiatan akan segera kita buka kembali tetapi harus tetap menerapkan sesuai prokes seperti yang dulu.

    Rapat internal yang dilaksanakan pada hari Senin (21-09-2021) pukul 14.00 yang bertempat di auditorium kantor PCNU, dihadiri oleh ketua GP Ansor cabang, pengurus harian GP Ansor cabang, pengurus harian rijalul ansor cabang, tim assesor, dan juga perwakilan dari pengurus Banser satkorcab mojokerto.

    Menurut Gus Ali nasih selaku ketua PC GP ANSOR kabupaten Mojokerto, di awal sambutannya mengatakan bahwasannya pertemuan kali ini bisa dibilang pertemuan yang mendadak dan mendesak menyikapi perihal surat edaran dari pimpinan wilayah tentang rencana akan diadakannya jadwal konferensi massal dari 7 pimpinan cabang yang ada di Jawa timur termasuk Kabupaten Mojokerto ini, sedangkan di sisa-sisa masa kepemimpinannya jadwal kegiatan pimpinan cabang masih sangat padat sekali, maka dalam rapat kali ini beliau menghimbau kepada setiap lembaga-lembaga nya agar mendokumentasikan setiap kegiatan yang sudah di lakukannya guna untuk akreditasi, masih menurut Gus Ali Gus Ali nasih beliau juga berharap kepada semua anggota yang ada di tingkat PAC maupun RANTING agar segera melaporkan dan mengarsipkan setiap kegiatan yang sudah dilakukannya guna untuk persiapan pelaporan akreditasi, di sisa sisa kepemimpinannyabeliau juga menginstruksikan kepada setiap lembaga yang ada di tingkatan cabang untuk mengagendakan kegiatan apa saja yang sudah di putuskan dalam hasil rakercab 3 di Pungging bulan lalu biar nantinya akan kita bahas lagi di saat RAPIMCAB Minggu depan.

    Menurut sahabat Yunus selaku sekretaris pimpinan cabang GP Ansor menjelaskan rapat hari ini menentukan beberapa poin di antaranya , konsolidasi organisasi, persiapan konferensi cabang, sistem kaderisasi PKD, persiapan akreditasi PAC dan RANTING, serta rencana penerbitan kartu anggota.

    Acara rapat internal kali ini berahir pukul 15.30 dengan di tutup doa oleh ketua PC RIJALUL ANSOR Gus Lutfi hakim. (Hasan sorban)

  • KONFERANCAB PAC GP ANSOR GEDEG MOJOKERTO 2021-2023

    KONFERANCAB PAC GP ANSOR GEDEG MOJOKERTO 2021-2023

    Sorbansantri.com — Pimpinan Anak Cabang GERAKAN PEMUDA ANSOR Kecamatan Gedeg Mojokerto menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab), untuk memilih ketua PAC GP GEDEG massa khidmat 2021-2023 yang di laksanakan di Masjid Al-Barokah Desa Jerukseger pada hari minggu (23/05/2021).

    Dengan dihadiri oleh perwakilan PC GP ANSOR Mojokerto, serta ketua Ranting GP Ansor Se-Kecamatan Gedeg, juga nampak tamu undangan pengurus MWC NU Gedeg, kepala desa jeruk seger, Muspika Gedeg,

    Protokol kesehatan tetap dijalankan dalam kegiatan kali ini yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, dengan mengusung tema “Kebersamaan dan kekompakan menuju kesuksesan”, menurut ketua panitia sahabat GALIH CANDRA KIRANA, Tema ini diambil dengan harapan siapapun yang terpilih dan yang akan memimpin harus tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan, agar mampu mewujudkan apa yang telah di cita-citakan bersama.

    Gus YUNUS selaku Sekretaris PC GP Kabupaten Mojokerto menuturkan “Ansor bukan hanya sekadar organisasi belaka, Namun Ansor adalah organisasi keramat yang merupakan amanah dari muassis nahdlatul ulama, untuk turut serta menjaga keamanan dan ketentraman NKRI, jadi jangan pernah ada keraguan sedikitpun apabila sudah masuk di GP Ansor, yakini bahwa inilah adalah ikhtiar memperjuangkan NU”.

    Dalam sidang pleno penjaringan calon Ketua terdapat 3 kandidat yakni sahabat KUSWANTO, sahabat GALIH, sahabat DAVID, Setelah melewati proses pemilihan, terpilih dan ditetapkan Ketua periode 2021-2023 yakni Sahabat KUSWANTO.

    setelah di tetapkan menjadi ketua terpilih Gus KUSWANTO memberikan sambutan “Amanah ini merupakan sesuatu yang berat, namun akan ringan apabila kita semua guyub rukun, bersama-sama menciptakan PAC GP Ansor Gedeg yang lebih berkembang dan maju. Jangan hanya mengandalkan perintah dari BPH. Mari bekerjasama demi kemajuan organisasi kita, serta minta doanya biar saya bisa berkhidmat di ANSOR NU dengan iklas lahir batin”

    Beliau juga mengharapkan semua kader ANSOR Gedeg menjadi kader yang militan untuk mengamalkan, menjaga, melindungi dan melestarikan ajaran ahli sunah wal jamaah serta menjaga keutuhan NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. (alim sorban)

  • Ansor hari ini siapkan kader Pemimpin Mojokerto

    Ansor hari ini siapkan kader Pemimpin Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM
    Mokhamad Yunus Sekretaris PC GP Ansor kab. Mojokerto

    wp.sorbansantri.com – Pimpinan Cabang  Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor ) Kabupaten Mojokerto, akan melaksanakan Rapat Kerja Cabang ke Tiga (RAKERCAB III) yang dilaksanakan hari Ahad 11 April 2021 di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Panjer Tunggal Pager kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, pada agenda tersebut evaluasi kinerja pengurus dan pengembangan program kedepan GP Ansor Kabupaten Mojokerto, mengambil tema “ Ansor hari ini siapkan kader untuk memimpin Mojokerto kedepan”.

    Mokhamad Yunus Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto menekankan kader Ansor kedepan harus mampu berperan langsung serta aktif dalam menyongsong era hari ini. Dengan perkembangan data yang sudah berjalan melalui Akreditasi Gerakan Pemuda Ansor di semua tingkatan pengurus  dengan tujuan tingkat kelayakan, menilai kinerja, menentukan kebijakan serta mendorong peningkatan kualitas kewajiban dan tanggungjawab kepada organisasi. Terlepas dari hal tersebut amal usaha perekonomian organisasi  masing – masing  Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor diseluruh kecamatan se-kabupaten Mojokerto sudah memulai berwirausaha sesuai potensi lokal untuk menopang pendanaan organisasi dari modal dari oleh dan untuk Ansor, tercetuslah yang dimaksud dengan “gerakan Dana Abadi untuk Amal Usaha Ansor” yang khusus pendanaan tersebut dibuat untuk gerakan Amal Usaha (wirausaha kader) dan dana tersebut khusus untuk pengembangan usaha dan penyerapan potensi usaha kader Ansor, yang terwujud beberpa usaha lokal seperti; Pertanian, peternakan, kuliner, grosir makanan dan minuman ringan, serta serba usaha lainnya.

    Sapaan akrabnya Ndan Yunus Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, juga menyampaikan bahwa selain Amal Usaha, distribusi kader juga tidak kalah pentingnya dalam menyongsong masa depan,salah satunya adalah politik,  beliau juga mengutip dari sambutan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas diacara Konsolidasi Kader Ansor (Minggu 1/12); bahwa Kader Ansor jangan abai politik, karena wajah Nahdlatul Ulama (NU) kedepan tergantung bagaimana kader Ansor hari ini. Menurutnya, selama berorganisasi tertib, maka NU kedepan juga akan baik, sebaliknya jika berorganisasi (semaunya sendiri) tidak tertib, tidak jalan kaderisasinya, tidak tertib administrasi, tidak taat pimpinan, wajah NU kedepan akan tidak baik.

    Membangun NU masa depan dibutuhkan kontribusi serius dalam dunia sosial kemasyarakatan, termasuk di dunia politik, kader Ansor diharap jangan abai sosial politik. Hampir semua dimensi kehidupan bermasyarakat ditentukan oleh politik. Oleh sebab itu kita harus seimbang antara keagamaan dan sosial kemasyarakatan, dimana didalamnya ada politik.

    Ansor adalah organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan, namun persoalan politik juga bagian dari menata Negara lebih baik. Termasuk Kader Ansor atau Banser yang akan berkiprah di dunia politik, maka perjuangan harus di dukung selama kontribusi untuk kemaslahatan NKRI.

    Ndan Yunus berkeyakinan dari modal loyalitas dan semangat kader Ansor dan Banser Kabupaten Mojokerto hari ini tentu tidak cukup hanya itu. Di agenda Rakercab III GP Ansor Kabupaten Mojokerto nanti akan menyiapkan program dan menyiapkan  kader dengan SDM Potensial sebagai persiapan untuk memimpin Mojokerto kedepan. Restu kyai sepuh,  pendanaan apalagi dukungan politik, semua sudah lengkap, apalagi kiprah Ansor dalam berkhidmah tetap solid Satu Komando dan selalu tetap serius dalam menjaga dan mengawal ajaran Aswaja An Nahdliyah, Pancasila, dan NKRI.

    Jika  Ansor  tidak mau berpolitik dikhawatirkan panggung  politik akan dikuasai oleh orang lain yang tidak memiliki manfaat untuk Nahdlatul Ulama’. Seperti yang sudah bisa dilihat pemimpin yang dari kader Ansor ;yaitu Bupati Pasuruan, Walikota Pasuruan, Bupati Gresik, Bupati Lumajang, Bupati Sidoarjo dan lainnya bahkan Menteri Agama Republik Indonesia, dengan konsolidasi sekaligus diskusi di Rakercab III GP Ansor Kabupaten Mojokerto siap menggapai cita-cita tersebut,

    لا اسلام الا بالجماعة
    لا جماعة الا. بالامارة
    لاامارة الا بالاطاعة
    لااطاعة الا بالبيعة

    Islam tidak akan kuat tanpa suatu perkumpulan/ organisasi
    Organisasi tidak akan kuat tanpa kepemimpinan / struktural
    Kepemimpinan tidak akan kuat tanpa suatu loyalitas/ dukungan / ketaatan (anggota)
    Dan ketaatan tidak akan terwujud tanpa suatu ikrar / pengakuan

    Saya mohon dari Para Kyai sepuh jajaran Rois dan Tanfidziyah PCNU berserta seluruh Lembaga Banom serta senior senior Ansor Banser se-Kabupaten Mojokerto, restu dan do’anya dalam suksesi agenda besar Rakercab III GP Ansor Kabupaten Mojokerto” kata Mokhamad Yunus.

    Mudah-mudahan yang mencintai Ansor akan selalu dicintai Alloh SWT. (red sorban)

  • BERDIRINYA ANSOR MOJOKERTO

    BERDIRINYA ANSOR MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM

    Tangan dingin Kyai Achyat Chalimy

    Kyai Achyat Chalimy, biasa dikenal dengan panggilan Abah Yat. Beliau adalah sosok yang selalu ada dalam denyut organisasi NU di Mojokerto. Sebagai santri Tebu Ireng, Achyat Chalimy langsung terlibat dalam kepengurusan Jam’iyah yang didirikan oleh gurunya, Mbah Hasyim Asy’ari. Abah Yat sangat disegani karena rendah hati.

    Lahir di Mojokerto pada tanggal 23 Maret 1918, Achyat sudah ditinggalkan ayahnya sejak dalam kandungan. H. Chalimy meninggalkan janin dalam kandungan Hj Marfuah ketika usia 6 bulan. Karena sudah tidak miliki ayah maka Achyat berdua dengan kakaknya, Aslan diasuh oleh ibunya.

    Pendidikan formal diterima di Volkschool Miji atau Sekolah Rakyat. Sekolah yang hanya diperuntukkan bagi orang pribumi itu dilaluinya hingga lulus tahun 1926. Meskipun berasal dari keluarga yang cukup mampu, seorang anak seperti Achyat tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Beliau tidak memiliki darah priyayi sebagai syarat meneruskan sekolahnya. Selanjutnya pendidikan pesantren menjadi pilihannya dengan mondok di Tebu Ireng Jombang. Tahun 1933, tujuh tahun kemudian pemuda Achyat meninggalkan pesantren Tebu Ireng.

    Jiwa sosial sudah tampak ketika ada di Tebu Ireng. Meskipun dikenal sebagai anak Yatim, Achyat senang memberi sedekah. Tidak jarang beliau mengundang kawan-kawannya untuk makan nasi liwet yang dimasaknya sendiri. Sikap semacam itu yang terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Kyai Achyat tidak pernah menonjolkan diri untuk tampil di depan. Peran sebagai “tukang masak” itu yang terus diperankan hingga akhir hayatnya.

    Jenjang organisasi pertama yang ditapaki Achyat adalah sebagai ketua Ansor Nahdlatoel Oelama (ANO) Mojokerto. Pada tahun 1934 secara resmi ANO berdiri atas prakarsa Achyat bersama beberapa pemuda sekitar Mojokerto. Dengan memanfaatkan jaringan santri ANO Mojokerto cepat menyebar ke daerah lainnya di wilayah Mojokerto.

    Pada saat itu, daerah Mojokerto secara administratif terdiri dari empat wilayah kawedanan. ANO juga mengikuti pola tersebut saat membentuk kepengurusannya. Para pimpinan ANO kawedanan tercatat nama Moenasir, Munadi dan Mustaqim dari kawedanan Mojosari. Wilayah kawedanan Jabung dipimpin oleh Sofwan dan Abdul Halim. Mansyur Solikhi bersama Imam Mahdi memimpin ANO Mojokasri. Sementara dari Kawedanan Mojokerto dibawah kendali Achyat Chalimy, Ahmad Rifai dan Samsumadyan.

    Pada suatu hari para pemuda itu berkumpul di langgar panggung Kradenan. Mereka datang atas undangan Mahfudz sebagai tuan rumahnya. Pertemuan yang diawali dengan rujakan itu pada akhirnya menunjuk Achyat Chalimy selaku nahkoda organisasi pemuda yang baru berdiri tersebut.

    Perkembangan ANO Mojokerto dalam waktu relatif singkat dapat diterima kalangan pemuda. Kemampuan manajerial Achyat Chalimy mulai tampak dan diperhitungkan orang. Selain sikap kepemimpinan, beliau juga memiliki ketrampilan mengetik dengan menggunakan sepuluh jari. Kemampuan yang langka saat itu, karena kecepatannya menggunakan perangkat tulis itu Achyat sempat ditunjuk sebagai sekretaris Majelis Diskusi Pesantren Tebu Ireng yang dipimpin oleh Wahid Hasyim.

    Berawal dari keberhasilan membangun ANO tersebut, Achyat selanjutnya diminta menjadi sekretris di NU Mojokerto. Tahun 1938 terbentuk kepengurusan NU yang dipimpin oleh Kyai Zainal Alim dan Kyai Nawawi sebagai Rois dan wakil Rois Syuriah. Pada jajaran Tandfidziyah, Ketua :Kyai Achmad Dimyati, Sekretaris : Achyat Chalimy dan Kamad sebagai Bendahara.

    Sebelumnya, jajaran pimpinan NU Mojokerto yang terbentuk tahun 1928 dipimpin oleh Kyai Zainal Alim dan Kyai Nawawi selaku Syuriah. Tandfidziyah diketuai oleh Maslam, Sekretaris : Den Hafi, Bendahara : Kamad.

    Dengan ditunjuk sebagai sekretris NU maka praktis Achyat memimpin dua organisasi di NU tersebut. Posisi yang dipegang hingga Jepang datang.

    SORBANSANTRI.COM

    Sumber: Serpihan Catatan Ayuhanafiq