Tag: kader

  • PP GP Ansor Keluarkan Instruksi Jelang Tahun Politik 2024

    PP GP Ansor Keluarkan Instruksi Jelang Tahun Politik 2024

    wp.sorbansantri.com – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader dan pengurus di berbagai tingkatan sebagai upaya untuk mengantisipasi eskalasi politik yang makin meningkat jelang tahun politik 2024. Surat instruksi tersebut, yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas dan Sekretaris Jenderal Abdul Rochman, tertanggal 8 September 2023, menekankan pentingnya memegang teguh Khittah dan pedoman berpolitik warga NU.

    @beritasorban

    PP GP Ansor Keluarkan Instruksi Jelang Tahun Politik 2024 Baca selengkapnya https://wp.sorbansantri.com/pp-gp-ansor-keluarkan-instruksi-jelang-tahun-politik-2024/ #gpansor #politiktiktok

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri

    Dalam surat instruksi tersebut, PP GP Ansor mengingatkan seluruh kader dan pengurus untuk mematuhi sembilan pedoman berpolitik warga NU. Pedoman tersebut bertujuan agar kader Ansor menjadi teladan dalam menjalankan politik, dengan norma dan etika selalu dikedepankan.

    Berikut adalah empat poin instruksi yang dikeluarkan PP GP Ansor untuk seluruh kadernya:

    1. Dilarang Penggunaan Aset GP Ansor untuk Keperluan Politik:
      • Kader Ansor dilarang menggunakan lambang, lagu, seragam, dan atribut lainnya, serta aset dan kantor GP Ansor untuk kepentingan politik praktis atau kampanye calon presiden, calon wakil presiden, calon anggota legislatif, calon kepala daerah, dan partai politik apapun.
    2. Dilarang Mengatasnamakan GP Ansor dalam Pernyataan Dukungan Politik:
      • Kader Ansor dilarang membuat pernyataan dan/atau surat dukungan kepada calon presiden, calon wakil presiden, calon anggota legislatif, calon kepala daerah, dan partai politik apapun dengan mengatasnamakan GP Ansor.
    3. Memegang Teguh Khittah NU dan Pedoman Berpolitik:
      • Kader Ansor diinstruksikan untuk tetap memegang teguh Khittah NU 1926 dan 9 Pedoman Berpolitik Bagi Warga NU sesuai Keputusan Muktamar NU Ke-28 tahun 1989 di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.
    4. Menjaga Kondusivitas, Ketertiban, dan Keamanan di Wilayah Masing-Masing:
      • Kader Ansor diminta untuk menjaga kondusivitas, ketertiban, dan keamanan di wilayah masing-masing sebagai bagian dari tanggung jawabnya.

    Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap meningkatnya situasi politik menjelang tahun politik 2024. PP GP Ansor berharap dengan mengikuti instruksi ini, kader Ansor dapat berperan sebagai agen perubahan yang menjunjung tinggi norma dan etika dalam berpolitik, serta menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa. (AI Sorban)

  • Ansor Tegal Gelar Workshop Media di Enam Korwil

    SORBANSANTRI.COM

    sorban santri.com – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal bakal menggelar Workshop Media dan Jurnalistik. Pelatihan akan digelar 19 Februari – 13 Maret 2022 di enam Koordinator Wilayah (Korwil) se Kabupaten Tegal.

    Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani melalui Wakil Ketua Bidang Media Abdul Muhni mengatakan, Workshop yang akan diikuti perwakilan dari Anak cabang dan Ranting GP Ansor yang ada di kabupaten Tegal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader dalam membuat konten di media digital maupun media sosial.

    “Workshop juga dimaksudkan sebagai sarana konsolidasi Media Ansor dari level Cabang, Anak Cabang hingga ranting,” katanya.

    Selain itu, kata Muhni, Workshop bertujuan untuk menggugah semangat kader Ansor disemua tingkatan dalam meningkatkan kemampuan media dan literasi.

    “Peran media ini sangat penting bagi organisasi. Apalagi peran Gerakan Pemuda Ansor di era teknologi informasi, era medsos,” tandasnya.

    Kepala Lembaga Media dan Jurnalistik PC GP Ansor Kabupaten Tegal Nurkhasan, menambahkan, Workshop akan digelar di enam Korwil se Kabupaten Tegal. Dimana setiap Korwil akan diikuti 3 PAC dan PR diwilayah Korwil tersebut.

    “Pelatihan ini menjadi ajang evaluasi dan monitoring oleh Ansor Media Tegal terhadap masing-masing Anak cabang dan ranting dalam mengelola dan memproduksi konten di media sosial maupun platform media lainnya,” kata Hasan.

    Dalam Workshop ini juga akan diberikan sejumlah materi penting diantaranya Jurnalistik Dasar, Tehnik Fotografi, Desain Grafis, Pengenalan Website dan Pengelolaan Media Sosial.

    “Diharapkan peserta dari lembaga media anak cabang dan ranting GP Ansor bisa memanfaatkan dengan baik pelatihan ini,” harapnya. (Team Ansor Media).

  • TALKSHOW SEJARAH NU PACET DI MOMEN HARLAH KE-99

    TALKSHOW SEJARAH NU PACET DI MOMEN HARLAH KE-99

    SORBANSANTRI.COM
    Tokoh NU lintas waktu dalam talkshow sejarah NU pada Harlah NU ke 99

    wp.sorbansantri.com – Pengurus Wakil Cabang NU kecamatan Pacet menggelar acara Doa berjamaah dalam rangka Harlah NU ke-99 (versi Hijriah atau ke-96 (versi Masehi) di gedung Graha NU Pacet yang dilaksanakan Rabu (16/2).

    Acara tersebut mengambil tema “Merawat Jagat, Membangun Peradaban”, yang disertai dengan talkshow sejarah perkembangan NU di lereng welirang dari awal adanya NU sampai sekarang. Menurut tokoh muda NU kecamatan Pacet yang biasa disapa Pak Agus (ketua MWCNU Pacet) menjelaskan, bahwa sejarah keberadaan NU di pacet seyogyanya diabadikan karena sejarah tidak boleh dilupakan. “Gedung ini (Graha NU Pacet) merupakan cagar budaya dan memiliki nilai historis tinggi bagi organisasi NU di Pacet”. terang Pak Agus.

    Dengan menghadirkan Tokoh-tokoh pelaku sejarah NU di Pacet yaitu Bapak Kusnan Kesiman, Bapak Hartono Cembor dan Abah Mud beliau-beliau bercerita perjalanan organisasi dari masa ke masa, mulai dari kepemimpinan, cara dakwah, kaderisasi, serta suka-duka dalam berorganisasi di NU kecamatan Pacet.

  • Satkoryon banser  ngoro gelar apel upacara di pantai gemah tulungagung dalam rangka harlah NU KE 96

    Satkoryon banser ngoro gelar apel upacara di pantai gemah tulungagung dalam rangka harlah NU KE 96

    Organisasi atau jam’iyah nahdlatul ulama’ (NU) di dirikan pada tanggal 31 januari 1926, saat ini usianya sudah memasuki ke 96 tahun, Banser  merupakan pasukan yang bertugas mengawal dan menjaga para kyai dan ulama’ serta berperan penting menjaga kesatuan NKRI kususnya kepada warga Nahdiyin, Harlah NU yang ke 96 kali mengambil tema “ KEMANDIRIAN DALAM BERKHIDMAT UNTUK PERADABAN DUNIA”

     

    Satkoryon BANSER kecamatan ngoro kabupaten Mojokerto pada hari minggu (30/01/2022) mengadakan apel upacara dalam rangka memperingati harlah NU ke 96 tahun di pantai gemah tulungagung, pada upacara kali ini yang menjadi inspektur upacara adalah ketua PAC GP ANSOR kecamatan ngoro.

     

    Sahabat Saufi selaku ketua PAC GP ANSOR  kecamatan ngoro selaku inspektur upacara mengatakan di hadapan para kader Ansor Banser yang ikut apel ‘ kita sebagai pasukan yang bertugas menjaga dan boleh di bilang sebagai benteng ulama’, kita harus rela berkorban apa saja demi menjaga warwah NU, kekompakan dan kesolitan kita adalah kuncinya, kita sebagai anggota Ansor Banser harus siap bila mendapatkan tugas dari para kyai dan ulama’ lebih lebih kepada jam’iyah Nahdlatul ulama’

     

    Di akhir sambutannya beliau menegaskan Satkoryon Banser  kecamatan ngoro adalah pusat basisnya banser se kabupaten mojokerto dan sudah banyak yang menjadi perwira maka sudah selayaknya bisa menjadi contoh tauladan kepada anggota banser yang dari daerah lain,

     

    ” jiwa loyalitas dan militansi mari kita tanamkan dan kita tunjukkan kepada masyarakat kalau Banser itu ada dan siap di butuhkan kapanpun dan di manapun” ucapnya dengan tegas sambil mengepalkan tangan kanannya.

     

    Acara berlangsung kurang lebih selama 1 jam di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, mars ansor, maes banser dan yang terakhir di tutup doa oleh H, edi selaku pengurus Rijalul Ansor kecamatan ngoro, semoga kita semua di akui santrinya hadrotussyeh Hasyim Asyari selaku pendiri jam’iyah nahdlatul ulama’, dan semua bisa khusnul khotimah.

     

     

    hasan sorban

  • GP Ansor Karangawen Gelar Kelas Media dan Jurnalistik

    GP Ansor Karangawen Gelar Kelas Media dan Jurnalistik

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak menggelar Kelas Media dan Pelatihan Jurnalistik Dasar pada Rabu (26/1/2022) malam.
    Kegiatan yang digelar di lantai dua Gedung MWC NU Kecamatan Karangawen ini diikuti sejumlah 40 orang yang merupakan utusan dari tiap ranting atau kelurahan di kecamatan tersebut.
    Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Karangawen, Fahri Lathif mengatakan, kelas ini bertujuan memperlebar sayap perjuangan sampai ke dunia maya.
    Kegiatan ini juga merupakan program kerja yang telah direncanakan oleh Bidang Informasi, Komunikasi dan Kajian Strategis dari PAC GP Ansor Kecamatan Karangawen Demak.
    “Peserta kita bekali tentang pengetahuan jurnalistik dasar dan pengelolaan media sosial yang baik dan benar,” kata Fahri.
  • Ansor : Kader Militan dan Karbitan

    Ansor : Kader Militan dan Karbitan

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Organisasi Ansor merupakan Organisasi Pemuda terbesar di Indonesia, jumlahnya lebih dari tujuh juta pemuda.

    Banyak orang yang menganggap Ansor bukanlah apa-apa, namun ketika meraka sadar dan melihat sejarah, Pemuda Ansor lah salah satu organisasi pemuda yang berada digarisan terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan sampai saat ini keberadaan mereka terus menjaga, merawat keutuhan kemerdekaan dengan komintmen jiwa dan raganya.

    Kader Ansor tumbuh dan berkembang sejak dimunculkannya hingga saat ini ditopang oleh kader-kader yang terdidik dan terbina dari pengkaderan yang terstruktur dan sistematis, sehingga dari pengkaderan itu memunculkan kemantapan dalam mengemban marwah organisasi Ansor ini dengan penuh keteguhan dan dedikasi tinggi.

    Saat ini Gerakan Pemuda Ansor terlihat memiliki peran luar biasa di tengah masyarakat, dedikasi nyatanya bisa dirasakan langsung oleh lapisan masyarakat, keikhlasannya siang dan malam tanpa lelah telah dilakukannya, kebesaran namanya akhirnya dipandang memiliki pengaruh besar.

    Saat ini banyak yang menginginkan bersama dengan Ansor karena massa yang dimilikinya, pengaruh besarnya diharapkan menjadi modal untuk melenggangkan tujuan pribadinya, namun mirisnya mereka hanya memakai kebesaran organisasi ini sebagai wadah pencitraan dan popolaritas mereka.

    Ansor saat ini sangat mudah untuk dimasuki para politisi dan orang yang memiliki syahwat kekuasaan sebagai batu loncatan, pengkaderan sudah tidak jadi syarat wajibnya, yang penting pernah ikut kegiatannya, mereka akan secara otomatis menjadi kader, sehingga tidak salah kalau ada yang mengatakan kader karbitan, kader yang secara otomatis lahir dari kepentingan bukan secara tahapan demi tahapan yang dilakukan yang akan mengantarkannya sebagai kader Militan.

    Kader militan akan menjaga marwah Ansor menjadi lebih berwibawa sedangkan kader karbitan bisa jadi akan membawa Ansor menjadi organisasi transaksional. (hr laros)

  • KALAH JADI HEBAT MENANG JADI HEBAT

    KALAH JADI HEBAT MENANG JADI HEBAT

    SORBANSANTRI.COM

    (Catatan untuk konfercab GP Ansor Mojokerto) – oleh H. Imron Rosyadi (abah Im).

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Konfercab yang akan berlangsung pagi ini terasa istimewa, yang tidak tertemukan pada era-era sebelumnya. dinamikanya begitu terasa, beberapa sosok istimewa tertantang untuk turun, menjadi yg terdepan dalam estafet kepemimpinan GP. Ansor Mojokerto. Suasana seperti ini layak kita syukuri, kita ambil sisi positifnya, kita ambil hikmah nya.

    Ada 5 sosok kader terbaik yg akan bersaing menduduki tampuk tertinggi di kepemimpinan GP Ansor Mojokerto akan datang, bahkan salah satunya adalah sosok no 2 di Mojokerto. Ada Gus Barra, ada Gus Fahmi, ada Gus Ali, ada Gus Mahbub serta Gus Syamsul. Semua adalah sosok calon yg potensial dan luar biasa, dengan latar kecakapan yang berbeda, semua salin melengkapi.

    Hadirnya 5 sosok tersebut menjadi asumsi2 yg menarik,

    1. Keberhasilan kaderisasi di GP Ansor
    2. Berhasilnya transformasi GP Ansor.
    3. NU tidak akan paceklik kader.
    4. Mojokerto tidak susah menemukan pemimpin nya
    5. Kesiapan NU untuk “merebut” kepemimpinan lembaga potensial di Mojokerto
    6. “Pertarungan” lebih dini lebih menggairahkan dan lebih mendewasakan

    1. keberhasilan kaderisasi GP. Ansor.

    Muncul nya 5 kader terbaik sebagai calon pemimpin nya adalah fakta tak terbantahkan suksesnya kaderisasi, keseimbangan “olah raga dan olah fikir”
    Suksesnya olah raga terindikasikan dengan sukses nya kirab panji2 NU pada HSN Tempo hari yang massif di berbagai kecamatan yang semua diinisiasi oleh Banser. Suksesnya olah fikir terukur dari pelaksanaan PKD di Ancab2, yang ditutup dengan pelaksanaan PKL beberapa yg lalu. Semua adalah proses yg membanggakan.

    2. Berhasilnya transformasi GP Ansor

    Adanya 5 calon pemimpin mengikuti bursa ketua GP ANSOR dengan latar belakang calon yang mumpuni, menjadi bukti ANSOR sangat menarik. Beberapa pemberitaan di media online maupun offline menunjukkan Ansor sebagai media darling, dan organisasi yg cukup diperhitungkan, ini sebuah proses yg tidak mudah.

    3. NU tidak akan paceklik kader

    Akhir2 sepanjang pantauan kami, tidak pernah menemukan ada kader2 minded, mantan2 ketua GP ANSOR menjadi ketua NU, sebagai bukti kesinambungan kader, fakta ini kedepan bisa jadi akan berubah, bila melihat peta kader di GP Ansor yg banyak tokoh2 potensial nya. Kesinambungan kaderisasi di NU akan menemukan jawabannya.

    4. Mojokerto tidak kesulitan menemukan pemimpin nya.

    Ketika ada perhelatan pemilihan pemimpin no 1 di Mojokerto, warga NU tidak susah menemukan dan menentukan pemimpin nya yg kadar ke NU annya 24 karat. Pemaksaan kader2 diluar NU, menjadi NU situasional, akan menjadi catatan masa lalu. Kita tidak sulit mencari calon-calon yang benar NU, optimis ini sangat rasional dengan hadirnya calon-calon ketua GP ANSOR ini.

    5. Kesiapan NU untuk mewarnai kepemimpinan lembaga potensial di Mojokerto

    Tidak lama lagi pemilu legislatif akan hadir.
    Kesiapan NU untuk mewarnai semua lembaga strategis (partai) akan mudah. Tradisi ke NU an akan tertemukan di lembaga luar NU, bukan sebaliknya, membawa tradisi luar NU ke NU. Terjadinya senergi meski beda kendaraan tapi mereka berasal dari induk yg sama. Apapun makanannya minumannya tetap tetap ……, apapun partainya asalnya tetap NU

    6. “Pertarungan” lebih dini lebih menggairahkan dan lebih mendewasakan

    Konfercab kali ini mgkin ada tarikan2 yg bernuansa politik praktis, ini tidak masalah, proses ini akan mendewasakan NU muda untuk biasa berbeda, menjadikan perbedaan sebagai kekayaan, menjadikan perbedaan sebagai kewajaran. Bila ajang pertarungan seperti ini terjadi lebih dini seperti saat ini, maka kedepan di perhelatan di induknya kelak NU, bisa lebih diminimalkan, bila memang harus terjadi kita semua lebih siap lewat pembelajaran dini ini

    Akhir nya selamat berkonfrensi, semoga terpilih best of the best, yg mampu membawa GP Ansor membumbung lebih tinggi.

    Wallahu a’lam bisshawab. (redaksi sorban)

  • TERPILIHNYA PEMIMPIN ANSOR KE DEPAN ADALAH BUAH DARI CARA PENGKADERAN KEMARIN

    TERPILIHNYA PEMIMPIN ANSOR KE DEPAN ADALAH BUAH DARI CARA PENGKADERAN KEMARIN

    SORBANSANTRI.COM
    SORBANSANTRI.COM –
    Jiwa Ansor apalagi Banser itu penuh tekad bulat dalam pengabdian. Sungguh sangat disayangkan sebagai kader apalagi menjabat sebagai pimpinan ansor ditingkat pusat maupun ranting, itu mudah terbuai dengan janji serta mudah terlena dan terbawa arus suasana.

    Semisalnya PC GP Ansor kabupaten Mojokerto yang sebentar lagi akan melaksanakan kaderisasi pimpinan PC Kab. Mojokerto 2021. Akan ada banyak isu, banyak janji, banyak intrik menjelang Konferensi yang akan diadakan pada Minggu, 12 Desember 2021.

    Akan sangat disayangkan apabila Ansor Banser yang dari dulu terkenal solid dengan gerakan Satu Komando dan Maju Satu Barisannya, ternyata mudah terpecahkan karena intrik politik dan kepentingan sesaat. Jika hal ini terjadi maka, akan sangat bertolak belakang dengan jiwa ansor yang terkenal dengan Pagar Baja dalam gerakan, ternyata tidak segaung Mars Ansor nya.

    Pertanyaannya….! Lantas siapa yang siap untuk pemimpin Ansor selanjutnya? sebagai bentuk perwujudan suksesnya kaderisasi..?

    Pilihan yang mana yang seharusnya dipilih untuk Ansor ke depan..?

    Apakah ansor bisa dikalahkan dengan sesosok Dzuriah atau kedudukan..?

    Jawabnya ada di hati kita masing-masing sebagi kader murni ansor. Dan penulis sendiri yakin, kita akan menemukan jawabannya setelah kita kilas balik mulai pengkaderan sebelum kita masuk menjadi anggota ansor dan banser. Terlebih lagi kita banyak berbagi waktu keluarga ( istri dan anak ) kita dengan Ansor, karena cinta dan pengabdian kita terhadap ansor.

    Dan jika masih belum paham juga, silahkan dengar dan resapi Mars Ansor.

    Salam Satu Gerakan, Satu Komando, Satu Perasaan. Selamat berkonferensi sahabatku. (redaksi sorban santri).

  • ADAB DAN PROFIL SANTRI SEBELUM KONFERENSI

    ADAB DAN PROFIL SANTRI SEBELUM KONFERENSI

    SORBANSANTRI.COM
    Muhammad Mahbubulloh ( Gus Mahbub ) bakal calon pada Konferensi PC GP Ansor 2021

    wp.sorbansantri.com – Tinggal 5 hari lagi pesta demokrasi konferensi PC GP Ansor 2021 kab. Mojokerto digelar (12/12/21). Dan sudah ada beberapa calon yang siap untuk memimpin Ansor kab. Mojokerto kedepan salah satunya adalah Muhammad Mahbubulloh yang biasa disapa Gus Mahbub. Beliau sudah memastikan maju pada konferensi yang akan diadakan tanggal 12 Desember 2021 dan pada minggu pagi kemarin (5/12/2021) sudah sowan dan minta restu kepada Gus Ali selaku ketua PC GP Ansor kab. Mojokerto.

    Dalam pertemuan yang berlangsung di PP. Al-Istiqomah Mojokarang Dlanggu (5/12), banyak membahas tentang Ansor kab. Mojokerto ke depan “ semakin banyak calon pada konferensi kali ini, berarti kaderisasi Ansor di kab. Mojokerto berhasil ” kata Gus Ali M. Nasih (Ketua PC GP Ansor Kab. Mojokerto).

    SORBANSANTRI.COM
    Gus Mahbub sowan dan minta restu pada Gus Ali untuk maju dalam Konferensi PC GP Ansor Kab. Mojokerto 2021

    Gus Mahbub adalah putra dari KH. Mubayyin Syafi’i (pengasuh PP. Al Falah Pacet) yang sangat aktif dalam pergerakan NU sekaligus pembina serta Penasihat di PAC IPNU-IPPNU kec. Pacet. Sekarang beliau menjabat Sekretaris RMI-NU Kab. Mojokerto dan Anggota LBH PC GP Ansor kab. Mojokerto. Tahun 2018-2020 beliau pernah menjadi Wakil Bendahara PAC GP Ansor Kec. Pacet. Tahun 2014-2016 menjadi PJ. Ketua PAC IPNU kecamatan Pacet dan Lembaga Dakwah PC. IPNU kab. Mojokerto Tahun 2014-2016.

    Loyalitas beliau pada pergerakan NU khususnya kepemudaan seperti Ansor dan IPNU-IPPNU sudah tidak diragukan lagi dengan dimulainya ikut kaderisasi formal PKPNU Mojokerto 2014, PKD di Paciran Lamongan 2016, PKL di SMP Teknologi Informasi Al Hidayah, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto 2021.

    Sedangkan prestasi beliau di kegiatan kepemudaan adalah pelopor eksisnya IPNU-IPPNU  serta perintis kaderisasi PAC GP Ansor disamping itu juga beliau merupakan penggerak serta perintis PAC Pagar Nusa di Kec. Pacet. Beliau berkontribusi besar pada media kebanggaan Infokom Banser Kab. Mojokerto yang sekarang ini lebih dikenal dengan Sorban Santri. Asal tahu saja, beliau yang menambahkan kata santri yang sebelumnya adalah SorBan (Ansor Banser) NU.(red sorban)

  • DARI JALAN JONGKOK DAN MERAYAP, ERICK THOHIR IKUTI SELURUH RANGKAIAN PENDIDIKAN DI BANSER

    DARI JALAN JONGKOK DAN MERAYAP, ERICK THOHIR IKUTI SELURUH RANGKAIAN PENDIDIKAN DI BANSER

    SORBANSANTRI.COM
    Erick Thohir melakukan jalan jongkok dalam diklatsar di Sekolah Citra Alam, Jakarta

    wp.sorbansantri.com – “Ini suatu penghormatan luar biasa yang tidak terhingga buat saya karena bisa menjadi keluarga besar Banser,” kata Erick saat Penyegaran dan Pembaretan Banser Provinsi DKI Jakarta seperti dikutip dari rilis.

    Erick menyatakan kerap berdiskusi dengan keluarga besar Banser dalam meningkatkan dan menjaga Indonesia. Upaya itu merupakan tujuan mulia dan berguna bagi generasi mendatang. 

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Minggu (28/11). Erick mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar di Sekolah Citra Alam, Jakarta. 

    SORBANSANTRI.COM
    Menteri BUMN rela merayap untuk mengikuti pelatihan banser

    Banser, menurutnya,  selama ini telah berkomitmen untuk Indonesia dengan menjunjung tinggi keberagaman dan perbedaan. “Dengan keberagaman kita, perbedaan kita, itulah kekuatan kita. Bahkan itu masuk ke darah kita. Kita harus pastikan NKRI adalah harga mati,” kata Erick.

    Erick mengatakan, Indonesia masih menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19, baik sektor kesehatan maupun ekonomi. Erick menyebut kolaborasi menjadi kekuatan dalam keluar dari krisis ini dan mampu menjadi pemenang.

    Oleh karena itu, Banser dinilai terus menggarap bagaimana masyarakat pada umumnya mendapatkan kesempatan untuk naik kelas. “Tidak hanya secara ekonomi, tapi naik kelas sebagai kebangsaan yang bersatu,” kata Erick. 

    Dalam acara tersebut, Kepala Satuan Koordinasi Nasional Banser Hasan Basri Sagala bertindak sebagai pembina upacara saat melantik Erick. Tak berbeda dengan calon anggota lain, Erick pun menjalani sejumlah ujian seperti jalan jongkok, merayap, mencari baret, dan meneriakan yel-yel.(katadata sorban)