Tag: ramadhan

  • Bagaimana Puasanya?, Negara Dengan Banyak Senja Tanpa Malam atau Sebaliknya

    Bagaimana Puasanya?, Negara Dengan Banyak Senja Tanpa Malam atau Sebaliknya

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Apakah ada yang pernah mengira kalau di belahan bumi kita ada tempat yang memiliki waktu malam dan siang yang unik? Uniknya bagaimana? Uniknya adalah waktu malam bisa mencapai 20 jam dan bahkan 24 jam. Begitu juga dengan waktu siangnya, bisa mencapai 20 jam bahkan 24 jam penuh tanpa ada gelap sama sekali. Dalam artian, matahari tidak tenggelam seperti yang biasa kita nikmati di Indonesia.

    Fenomena siang yang lebih lama daripada malam itu disebut ‘Midnight Sun‘. Sedangkan fenomena malam yan glebih lama dripada siang disebut dengan ‘Polar Night‘.

    Fenomena ini jelas bukan suatu masalah jika dialami oleh penduduk sekitar sana yang sudah terbiasa. Namun, akan jadi masalah jika penduduk sana namun memeluk agama Islam. Sebenarnya bukan masalah sih, namun hanya perlu melihat sudut pandang yang baru saja.

  • Pilar-pilar Hukum Keluarga Islam dalam kajian kitab Qurrotul ‘Uyun

    Pilar-pilar Hukum Keluarga Islam dalam kajian kitab Qurrotul ‘Uyun

    SORBANSANTRI.COM

    FASYA-Sabtu, 16/04/2022. Di pertengahan bulan Ramadhan 1443 H ini, Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan acara Ngaji Kitab Qurrotul ‘Uyun yang mengangkat tema “Pilar-pilar Hukum Keluarga Islam dalam kajian Kitab Qurrotul ‘Uyun”. Acara ini merupakan kegiatan kesekian kalinya yang termasuk salah satu program kerja keilmuan dari kepengurusan HMPS HKI tahun 2022 ini. Acara Ngaji Kitab ini bisa dikatakan perdana, dikarenakan dari tahun-tahun sebelumnya memang belum pernah mengadakan kegiatan Ngaji Kitab seperti ini. Maka dari itu, antusias dari jamaah yaitu yang terdiri dari para mahasiswa HKI ini sangat luar biasa, dalam mengikuti Ngaji Kitab Qurrotul ‘Uyun ini.

    Sebenarnya, kitab Qurrotul ‘Uyun ini biasanya sering di konsumsi oleh kalangan pondok pesantren, yang mana pembahasannya mengenai ruang lingkup keluarga yang sesuai tuntunan agama Islam, mulai dari rukun dan syarat nikah sampai dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi didalam hubungan pernikahan. Hal ini tentu menjadi penting sekali untuk dikuasai oleh para mahasiswa fakultas Syariah terutama mahasiswa Hukum Keluarga Islam yang notabene nya menggeluti dibidang Hukum Keluarga. Ngaji Kitab Qurrotul ‘Uyun ini diisi oleh Direktur Pusat Konstitusi & Hukum Islam UIN Raden Mas Said Surakarta yaitu Gus A.M. Mustain Nasoha S.H., M.H. 

    Acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Program Studi HKI dan ketua umum HMPS HKI 2022 yang di wakili oleh ketua panitia pelaksana yaitu Dilva Nahida. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat oleh tim hadroh Jamuna Al Mubarok dari Fakultas Syariah. Selanjutnya pembacaan tahlil yang dipimpin oleh saudara Ahmad Makruf. Tepat pada pukul 09.00 WIB, penyampaian kajian kitab Qurrotul ‘Uyun oleh Gus A.M. Mustain Nasoha mulai berlangsung.

    SORBANSANTRI.COM

    Di dalam Hadist yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra.: “Barang siapa mempunyai istri dua dan dia berlaku tidak adil di antara keduanya, maka dia akan datang pada hari kiamat dengan pecah tubuhnya dan jatuh. Riwayat lain mengatakan: pecah dan bungkuk/miring tubuhnya”. Ujar Gus A.M. Mustain Nasoha dalam penyampaian kajian kitab Qurrotul ‘Uyun. Kemudian ketika ada pertanyaan, “Lebih penting ibadah atau nikah terlebih dahulu? Nah, di dalam kitab Qurrotul ‘Uyun ini dijelaskan bahwasanya keduanya harus seimbang, tetap melaksanakan ibadah dan juga melaksanakan pernikahan”. Gus A.M Mustain Nasoha juga menyampaikan kiat-kiat dalam menjalin hubungan suami istri, mulai dari status hukumnya sampai dengan tata cara melaksanakannya. Semuanya di kupas tuntas oleh beliau.

    Di pengujung acara, Gus A.M Mustain Nasoha menyampaikan kepada seluruh jamaah yang hadir, agar selalu menundukan pandangan terhadap lawan jenis dan selalu berusaha untuk senantiasa menutup aurat. Kemudian, acara diakhiri dengan pembacaan do’a oleh saudara Ahmad Makruf. Harapan dari panitia kepada acara ini adalah semoga dengan dilaksanakannya Ngaji Kitab Qurrotul ‘Uyun ini dapat membawakan ilmu yang bermanfaat dan barokah bagi seluruh jamaah maupun panitia, untuk menjadi bekal dalam menjalani kehidupan berkeluarga kelak.

    (Ahmad Makruf/Divisi Keilmuan/Ed:afz)

  • Puasa Ramadanmu InsyaAllah Lancar dan Sukses! Lakukan 5 Cara Ini Sekarang

    Puasa Ramadanmu InsyaAllah Lancar dan Sukses! Lakukan 5 Cara Ini Sekarang

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.comSebagai umat Muslim yang taat dan patuh pada perintah Tuhannya, Allah SWT, menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan adalah salah satu bukti kita beriman, sanggup melakukan, dan mengamalkan perbuatan baik dengan iklash dan tawakal.

    Ramadan tinggal menghitung hari, bulan penuh berkah dimana ibadah atau perbuatan baik sekecil apapun akan mendapat ganjaran pahala berkalilipat dari bulan-bulan lainnya. Begitu istimewanya bulan Ramadan dosa-dosa kita akan dihapus 10 hari terakhir berpuasa. Maka kita seharusnya berlomba mengerjakan ibadah wajib lebih khusu’, perbanyak berbuat kebaikan, beramal, membaca Al Quran, perbanyak shalat sunnah, dan perbanyak dzikir.

    Ummat Muslim sejati tentu akan menyambut antusias kedatangan bulan Ramadan ini. Untuk itu saya akan bagikan tips buat kamu yang mungkin masih menghadapi kendala ketika menjalankan ibadah puasa. Tentu saja puasanya orang dewasa berbeda dengan cara berpuasanya anak-anak. Lapar, haus, sabar, dan menahan nafsu keduniawian baru dasar dalam tingkatan berpuasa yang lebih tinggi.
    Jadi, mari kita mulai pemanasannya dari sekarang.

    Nah, supaya puasamu bisa lancar dan tidak ‘bolong’ di tengah jalan alangkah lebih baik kita mulai membiasakan diri dari sekarang seperti melakukan ibadah shalat tepat waktu, yang tadinya shalat dilakukan diujung waktu mulai sekarang lakukanlah tepat waktu dimasjid terutama bagi kaum laki-laki.

    “Sebaik-baiknya melaksanakan sholat adalah di awal waktu. Atau ketika mendengar kumandang adzan atau pun menyadari telah masuk waktu sholat”.

  • KEDUNG KLINTER LOMBA ADZAN SAMBUT BULAN ROMADHON

    KEDUNG KLINTER LOMBA ADZAN SAMBUT BULAN ROMADHON

    Sorbansantri.com – Anak ranting NAHDLATUL ULAMA Kedung Klinter Canggu Jetis Mojokerto dalam rangka menyambut bulan suci Romadhan mengadakan lomba adzan pada hari sabtu (10/04/2021) bertempat di mushola BAITUL MU’MIN dusun Kedung Klinter, yang di ikuti oleh 38 peserta, acara di mulai setelah ba’da sholat isya’.

    Gus MUNIF selaku panitia menginformasikan kegiatan ini selain menyambut bulan romadhon dari panitia mengharapkan ada kader muadin sebagai generasi penerus oleh karena itu peserta kami batasi dari usia 8 tahun sampai 12 tahun serta kami juga mengharapkan anak anak terbiasa dan percaya diri di atas panggung.

    SORBANSANTRI.COM

    Untuk lomba kali ini panitia melibatkan 4 dewan juri yaitu Ustadza SAUDAH, Ustadza INUN, Abah BAGIO, Abah KHODIM, dengan penilaian dewan juri yang profesianal akhirnya memutuskan ananda NIJAM sebagai peserta terbaik, di ikuti ananda AFAM sebagai juara 2 , untuk juara 3 di raih ananda FAKRI

    SORBANSANTRI.COM
    SORBANSANTRI.COM

    Ketua anak ranting NU Gus SUTONO menyantakan sangat senang dengan antusias anak anak untuk mengikuti lomba adzan ini, mudah mudahan anak anak menjadi anak yang sholeh dan bisa meneruskan perjuangan para muazis NAHDLATUL ULAMA.

    SORBANSANTRI.COM
    Gus MUNIF bersama pengurus anak ranting NU Kedung Klinter

    Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung dan membantu acara kali ini, semoga ALLOH SWT membalas dengan berlipat ganda, insyaalloh anak ranting NU Kedung Klinter akan membuat kegiatan kegiatan yang bisa membawa kemanfaatan bagi kita semua.

    Untuk kegiaran kali ini ketua ranting NU Bapak H. ALIM (Gus KOPI GLADAK) sangat bangga dengan gerakan gerakan anak ranting yang bertujuan untuk menebar kemanfaatan.

    “Kedung klinter luar biasa, dan saya yakin semua anak ranting yang ada di canggu mempunyai potensi yang masih terpendam dan perlu di munculkan” kata beliau sambil mengepalkan tangan. (Dikin sorban)

  • AMALAN-AMALAN DI BULAN RAJAB

    AMALAN-AMALAN DI BULAN RAJAB

    InfokomBanserNU – RAJAB diambil dari kata “tarjib” yang berarti “pengagungan*”.
    Ada ulama juga mengatakan RAJAB artinya “Ashab” yang berarti “mengalir/menuang”, kenapa demikian karena di bulan RAJAB mengalirnya Rahmat Allah bagi orang-orang yang bertaubat.

    Ulama juga berkata, “Bulan rajab bulan untuk menanam, sya’ban untuk menyiram, ramadhan untuk memanen.

    InsyaAllaah 1 Rajab jatuh pada hari Selasa 25 Februari 2020, maka malam awal bulan rajab adalah hari senin malam selasa tanggal 01/Rajab/1441H.

    Diantara amalan yang baik dilakukan pada bulan Rajab (Bulan Haram/Mulia) :
    Puasa.
    Istighfar
    Do’a.
    Di anjurkan banyak do’a terutama pada malam pertama bulan rajab

    قال صلى الله عليه وسلم : خمس ليال لاترد فيه الدعاء: اول ليلة من رحب، وليلة النصف من شعبان، وليلة الجمعة، وليلة الفطر وليلة النحر.
    (اخرجه السيوطى رحمه الله تعالى فى الجامع)

    Di bulan rajab ini marilah kita menanam kebaikan sebanyak-banyaknya Bertaubat kepada Allaah Subhanahu Wa Ta’aala dan meninggalkan maksiat agar kita mendapatkan Ridho-Nya

    1. Doa ketika masuk bulan Rajab

    اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَـعْبَانَ وَبَلِّـغْنَا رَمَضَانَ

    Artinya : “Yaa Allaah berkahilah kami dibulan Rajab dan Sya’ban, serta perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan”.

    2. Berpuasa dibulan Rajab

    Fadhilahnya:
    قال رسول الله: من صام ثلا ثة ايام
    من شهر حرام كتب له ثواب عباده تسعمائة سنة
    Artinya, “Barangsiapa berpuasa dibulan haram selama tiga hari maka dituliskan baginya pahala ibadah sebanyak 900 tahun.”

    Fadilahnya yang lain :
    Barangsiapa yang berpuasa

    1 hari dalam keadaan beriman dan semata-mata karena Allah maka wajib baginya ridho Allaah,
    2 hari para penduduk langit dan bumi tidak bisa mensifatkan keutamaan dan kemuliaannya
    3 hari dijaga dari bala’ dunia dan akherat
    7 hari akan di tutup baginya 7 pintu neraka
    8 hari akan di bukakan baginya 8 pintu syurga,
    10 hari tidak akan meminta seseorang hamba suatu permintaan kecuali Allaah akan kabulkan doanya

    15 hari Allaah ampuni dosanya yang telah lalu, dan akan Allaah ganti keburukannya dengan kebaikan, dan Allaah tambah lagi pahalanya

    Lafadz Niat puasa sunnah rajab :

    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

    “Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunah karena Allaah Ta’aala.”

    3, Membaca Istighfar.
    Doa dibaca pagi dan sore di bulan rajab (70×)*

    ّرب اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ 70×

    Fadhilahnya : *” Barangsiapa yang membaca Istighfar sebanyak 70× dibulan RAJAB maka niscaya kulitnya tidak akan disentuh oleh Api Neraka.

    Ulama berkata, “Rajab adalah bulan untuk kita memperbanyak istighfar, sya’ban bulan untuk memperbanyak shalawat, ramadhan bulan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an.”

    Maka dari itu perbanyaklah Istighfar dibulan yang mulia ini mintalah ampun kepadaNya.

    4. Doa dibaca antara Dzuhur dan Ashar dibulan rajab (70×)

    اَسْـتَغْفِرُ الله َ الْعَظِيْمَ الَّذِي لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ، تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا وَلاَ مَوْتًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ نُشُوْرًا

    5. Dibaca pada 10 hari yang pertama bulan rajab (100×)

    سُـبْحَان الله الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ

    Dibaca pada 10 hari yang kedua bulan rajab (100×)

    سُـبْحَانَ الله ِ اْلأَحَدِ الصَّمَدِ

    Dibaca pada 10 hari yang ketiga bulan rajab (100×)

    سُـبْحَان الله الرَّؤُوْفِ

    6. Membaca “Sayyidul Istighfar” (3× Pagi dan Sore)

    اَللَّهُم َّ أَنْتَ رَبِّيْ لآ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْـتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّه لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنت

    7. Membaca

    اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللّٰهِ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ × ٣٥

    (Dibaca 35× pada Hari Jum’at terakhir bulan Rajab saat Khotib diatas mimbar)

    (Amaliyah Ijazah Guru Mulia Al Habib Ahmad Bin Abu Bakar Bin Ali Bin Al Imamul Qutbh Ghoust Al Habib Abu Bakar Assegaf Gresik)

    Fadhilahnya
    “Barangsiapa yang mengamalkannya, maka tidak akan terputus uang di tangannya ditahun itu (diberi kejembaran rizki uang)”.
    8. Berdo’a
    قال رسول الله: خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة اول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، ليلة الجمعة، ليلة الفطر، ليلة النحر

    Artinya, “Lima malam yang tidak ditolak didalamnya do’a awal malam Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jum’at, malam Idul Fitri, malam Idul Adha”.

    Sumber : Kitab Mukasyifatul Qulub, Kanzun Najah & Durratun Nasihin dll

  • ASAL USUL HALAL BIHALAL

    ASAL USUL HALAL BIHALAL

    HALAL BI HALAL

    cyberaswaja.online- Penggagas istilah “Halal bi Halal” ini adalah KH Abdul Wahab Chasbullah. Ceritanya begini: Setelah Indonesia merdeka 1945, pada tahun 1948, Indonesia dilanda gejala disintegrasi bangsa. Para elit politik saling bertengkar, tidak mau duduk dalam satu forum. Sementara pemberontakan terjadi dimana-mana, diantaranya DI/TII, PKI Madiun.

    Pada tahun 1948, yaitu dipertengahan bulan Ramadhan, Bung Karno memanggil KH Wahab Chasbullah ke Istana Negara, untuk dimintai pendapat dan sarannya untuk mengatasi situasi politik Indonesia yang tidak sehat. Kemudian Kiai Wahab memberi saran kepada Bung Karno untuk menyelenggarakan Silaturrahim, sebab sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri, dimana seluruh umat Islam disunahkan bersilaturrahmi.

    Lalu Bung Karno menjawab, “Silaturrahmi kan biasa, saya ingin istilah yang lain”.

    “Itu gampang”, kata Kiai Wahab.

    “Begini, para elit politik tidak mau bersatu, itu karena mereka saling menyalahkan. Saling menyalahkan itu kan dosa. Dosa itu haram. Supaya mereka tidak punya dosa (haram), maka harus dihalalkan. Mereka harus duduk dalam satu meja untuk saling memaafkan, saling menghalalkan. Sehingga silaturrahmi nanti kita pakai istilah ‘halal bi halal’, jelas Kiai Wahab.

    Dari saran Kiai Wahab itulah, kemudian Bung Karno pada Hari Raya Idul Fitri saat itu, mengundang semua tokoh politik untuk datang ke Istana Negara untuk menghadiri silaturrahmi yang diberi judul ‘Halal bi Halal’ dan akhirnya mereka bisa duduk dalam satu meja, sebagai babak baru untuk menyusun kekuatan dan persatuan bangsa.

    Sejak saat itulah, instansi-instansi pemerintah yang merupakan orang-orang Bung Karno menyelenggarakan Halal bi Halal yang kemudian diikuti juga oleh warga masyarakat secara luas, terutama masyarakat muslim di Jawa sebagai pengikut para ulama. Jadi Bung Karno bergerak lewat instansi pemerintah, sementara Kiai Wahab menggerakkan warga dari bawah. Jadilah Halal bi Halal sebagai kegiatan rutin dan budaya Indonesia saat Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang.

    Kalau kegiatan halal bihalal sendiri, kegiatan ini dimulai sejak KGPAA Mangkunegara I atau yang dikenal dengan Pangeran Sambernyawa. Setelah Idul Fitri, beliau menyelenggarakan pertemuan antara raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana.

    Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri. Kemudian budaya seperti ini ditiru oleh masyarakat luas termasuk organisasi keagamaan dan instansi pemerintah.akan tetapi itu baru kegiatannya bukan nama dari kegiatannya. kegiatan seperti dilakukan Pangeran Sambernyawa belum menyebutkan istilah “Halal bi Halal”, meskipun esensinya sudah ada.

    Tapi istilah “halal bi halal” ini secara nyata dicetuskan oleh KH. Wahab Chasbullah dengan analisa pertama (thalabu halâl bi tharîqin halâl) adalah: mencari penyelesaian masalah atau mencari keharmonisan hubungan dengan cara mengampuni kesalahan. Atau dengan analisis kedua (halâl “yujza’u” bi halâl) adalah: pembebasan kesalahan dibalas pula dengan pembebasan kesalahan dengan cara saling memaafkan.

    Wallahul Muwaffiq ila Aqwamith Thoriq
    KH Masdar Farid Mas’udi
    Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

    Sumber : MWC NU Wedarijaksa [dari NU Online]

  • Anak Ranting NU Sumbersuko Pacet Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu

    Anak Ranting NU Sumbersuko Pacet Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – Sedikitnya 41 warga kurang mampu dusun Sumbersuko desa Sumberkembar Pacet merasa terbantu karena mendapat bantuan sembako dari pengurus Anak Ranting NU Sumbersuko.

    Gerakan sosial ini diinisiasi oleh pengurus anak ranting NU Sumbersuko Sumberkembar dan elemenya untuk menyikapi kondisi perekonomian warga dusunnya dibulan Ramadhan. Apalagi di tengah wabah pandemi virus corona.
    Bantuan sembako tersebut dananya bersumber dari iuran koin NU dusun Sumbersuko dan sebagian dari zakat mal salah satu warga. 

    Dari dana koin NU dapat dibelikan 30 paket sembako. Sementara zakat mal salah satu warga dirupakan 11 paket sembako. 

    Salah satu Tim koin NU Sumbersuko, Moh Syafiil Anam mengatakan, pengurus anak ranting NU dan tim koin NU Sumbersuko  ingin ikut andil dalam membantu warga kurang mampu terutama untuk mencari keberkahan di bulan ramadhan ini dengan slogan Dari NU, oleh NU dan Untuk NU. (Agus sekr)

  • INDAHNYA BERBAGI DIMASA PANDEMI COVID 19

    INDAHNYA BERBAGI DIMASA PANDEMI COVID 19

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – Masyarakat Desa Kembangbelor Kecamatan Pacet merasa terbantu karena mendapat bantuan sembako dari pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Kembangbelor, (19/05/20).

    Gerakan sosial ini dimotori oleh pengurus ranting NU, Lazisnu Kembangbelor bersama umaro / Pemerintah Desa dalam menyikapi kondisi perekonomian warganya dibulan Ramadhan.

    Bantuan yang di berikan berupa sembako dan uang tunai, dana bersumber dari para agniya dan donatur masyarakat Desa Kembangbelor. Juga tak lupa andil koin NU Desa kembangbelor yang di prakarsai Lazisnu Desa Kembangbelor. Dari para donatur dan koin NU dapat dibelikan 60 paket sembako dan uang tunai.

    Bapak Kepala Desa Kembangbelor dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih banyak atas kepeduliannya pengurus NU dan Lazisnu terhadap warganya. Harapan beliau semua program yg bagus ini bisa di lanjutkan tahun yang akan datang.

    Salah satu Tim koin NU Ibu nyai Saodah, mengatakan, pengurus ranting NU dan tim koin NU ingin ikut andil dalam membantu warga kurang mampu terutama untuk mencari keberkahan di bulan ramadhan ini dengan slogan Idahnya berbagi untuk mencari Ridho Ilahi

    Sumber : San One Ni PR NU Kembangbelor.

  • CIRI-CIRI LAILATUL QODAR

    CIRI-CIRI LAILATUL QODAR

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – Ijma’ para ulama’ mengenai hadist yang menjelaskan ciri-ciri terjadinya malam lailatul qodr.

    Menurut Imam Al-Ghazali dan juga ulama lainnya, sebagaimana disebut dalam I’anatut Thalibin juz 2, hal. 257, bahwa cara untuk mengetahui Lailatul Qadar bisa dilihat dari hari pertama dari bulan Ramadhan:

    قال الغزالي وغيره إنها تعلم فيه باليوم الأول من الشهر فإن كان أوله يوم الأحد أو يوم الأربعاء فهي ليلة تسع وعشرين أو يوم الاثنين فهي ليلة إحدى وعشرين أو يوم الثلاثاء أو الجمعة فهي ليلة سبع وعشرين أو الخميس فهي ليلة خمس وعشرين أو يوم السبت فهي ليلة ثلاث وعشرين قال الشيخ أبو الحسن ومنذ بلغت سن الرجال ما فاتتني ليلة القدر بهذه القاعدة المذكورة

    1. Jika Romadhon awalnya jatuh pada hari Ahad atau Rabu, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29

    2. Jika Romadhon awalnya jatuh pada hari Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21

    3. Jika Romadhon awalnya jatuh pada hari Selasa atau Jum’at maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27

    4. Jika Romadhon awalnya jatuh pada hari Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25

    5. Jika Romadhon awalnya jatuh pada hari Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-23

    Syekh Abul Hasan As-Syadzili berkata: “Semenjak saya menginjak usia dewasa Lailatul Qadar tidak pernah meleset dari jadwal atau kaidah tersebut.”(abi SORBAN)

  • PEMBAGIAN SEMBAKO OLEH RANTING NU PENYABANGAN BERSAMA RANTING ANSOR & FATAYAT NU PENYABANGAN BALI

    PEMBAGIAN SEMBAKO OLEH RANTING NU PENYABANGAN BERSAMA RANTING ANSOR & FATAYAT NU PENYABANGAN BALI

    cyberaswaja.online- Senin, 11 Mei 2020 Ranting Nu penyabangan Bersama Ranting Ansor & Fatayat NU penyabangan melakukan Pembagian Sembako kepada masyarakat kurang mampu & anak yatim penyabangan. tempat kegiatan sosial itu berada di Desa penyabangan, Dusun Gondol (Gedung MWC NU kec Gerokgak) Bali.

    turut andil juga dalam kegiatan tersebut Jajaran pengurus MWC NU, Pengurus PAC Kecamatan Gerogak, Ranting NU Penyabangan, Ranting Ansor Penyabangan, Fatayat NU penyabangan. Semua bersinergi saling bekerjasama dalam kegiatan tersebut.

    Pembagian Sembako Dalam Rangka bulan suci ramadhan itu merupakan Kegiatan yang Sudah menjadi Agenda Tahunan GP Ansor penyabangan setiap bulan Romadhon, Kalau ada Donatur Via Ansor Baru kita rembukan” kata Ustadz Abdul Hamid bin ichsan ilyas (Sekretaris Ansor Kec.Seririt-Buleleng Bali).

    Dalam kegiatan sosial tersebut dimulai dari pukul 16.30 wita sampai selesai dan tentu menggunakan APD dalam kegiatan sebagai perwujudan peduli terhadap covid-19 yang sekarang ini melanda negara Indonesia. Acara tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.

    Tidak lupa juga ucapan TERIMAKASIH KEPADA PARA DONATOR YANG TELAH MEMBANTU DALAM MATERI/ SEMBAKO, Semoga sehat selalu, dilipatgandakan rizkinya dan dapatkan pahala dari Allah SWT. Aamin Ya Robbal’alamiin. (abi sorban)