cyberaswaja.online – Sebagaimana ibadah lainnya, Allah SWT memberikan dispensasi puasa Ramadhan terhadap beberapa orang tertentu, salah satunya ialah orang yang berada dalam perjalanan (musafir). Untuk itu, seorang musafir boleh tidak berpuasa dan menggantinya (qadha) di lain waktu dengan beberapa syarat.Pertama, perjalanan yang ditempuh mencapai jarak minimal diperbolehkan meringkas (qashar) salat, yakni minimal 81 KM. Kedua, ia sudah keluar batas daerah tempat tinggalnya minimal sebelum subuh menurut pendapat yang kuat. Namun menurut Imam al-Muzani, ia diperbolehkan tidak puasa meskipun perjalanan baru dilakukan di siang hari. Sebagaimana penjelasan Imam An-Nawawi:ููู
ููู ุฃูุตูุจูุญู ููู ุงููุญูุถูุฑู ุตูุงุฆูู
ูุง ุซูู
ูู ุณูุงููุฑู ููู
ู ููุฌูุฒู ูููู ุงููู ููููุทูุฑู ููู ุฐููููู ุงููููููู
ู ููููุงูู ุงููู
ูุฒููููู ูููู ุฃููู ููููุทูุฑู ููู
ูุง ูููู ุฃูุตูุจูุญู ุงูุตููุญูููุญู ุตูุงุฆูู
ูุง ุซูู
ูู ู
ูุฑูุถู ูููููู ุฃููู ููููุทูุฑู .โBarang siapa yang memasuki waktu subuh masih di rumah dalam keadaan puasa, kemudian pergi, maka ia tidak boleh membatalkan puasanya pada hari itu. Imam al-Muzani berpendapat, bagi orang yang pergi setelah subuh boleh membatalkan puasa sebagaimana orang yang masuk pada waktu subuh dalam keadaan sehat, kemudian mendadak sakit, boleh membatalkan puasa.โ (Al-MajmuโSyarh al-Muhadzdzab, VI/260)Apabila telah memenuhi persyaratan tersebut, seseorang boleh tidak berpuasa. Namun yang lebih baik ialah melihat kondisi dirinya ketika berpuasa. Sebagaimana penjelasan Imam Jalaluddin Al-Mahalli:ููููุจูุงุญู ุชูุฑููููู ููููู
ูุณูุงููุฑู ุณูููุฑูุง ุทููููููุง ู
ูุจูุงุญูุง ููุฅููู ุชูุถูุฑููุฑู ุจููู ููุงููููุทูุฑู ุฃูููุถููู ููุฅููููุง ููุงูุตููููู
ู ุฃูููุถูููโDan diperbolehkan bagi musafir untuk meninggalkan puasa dalam perjalanan jauh yang dilegalkan. Apabila ia merasa kepayahan akibat puasa, maka meninggalkan puasa lebih baik. Apabila tidak kepayahan, maka tetap puasa justru lebih baik.โ (Al-Mahalli Syarh al-Minhaj, II/82)
[]waAllahu aโlam (abi SORBAN)
Tag: ramadhan
-

FPI MINTA MAAF SOAL OBRAK-ABRIK WARUNG KECIL DI MEDAN SUMUT

oknum FPI di kantor Polisi cyberaswaja.online- Setelah videonya sempat viral, FPI sumatera utara saat dilakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Akhirnya Meminta Maaf, Sebelumnya beredar video viral FPI mengobrak-abrik warung kelontong atau kedai kopi kasyarakat kecil di salah satu daerah medan videonya viral di grup-grup daerah medan.
Motif peristiwa tersebut kemungkinan karna FPI marah melihat warung kelontong tersebut tetap buka di saat bulan puasa, menurut pemilik warung dan warga sekitar, lebih banyak warga di wilayah tersebut yang beragama non muslim, jadi buka nya warung tersebut tidak lebih untuk mereka yang tidak menjalankan ibadah puasa, menurut pengakuan pemilik warung, dagang sudah sepi malah di obrak-abrik,
Kecaman demi kecaman datang dari netizen yang gerah atas kesewenang-wenangan tingkah FPI, banyak warganet yang menilai bahwa ijin FPI yang masih bermasalah justru karena ulah kelompoknya sendiri.
-

Tausyiah Habib Munzir Al Musawa : Puasa Ramadhan

Munzir Al-Musawa
ุจุณู ุงููู ุงูุฑุญู ู ุงูุฑุญูููุงู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู : ู ููู ุตูุงู ู ุฑูู ูุถูุงููุ ุฅููู ูุงููุง ููุงุญูุชูุณูุงุจูุงุ ุบูููุฑู ููููุ ู ูุง ุชูููุฏููู ู ู ููู ุฐูููุจููู.
ููุงู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู : ู ููู ููุงู ู ุฑูู ูุถูุงููุ ุฅููู ูุงููุง ููุงุญูุชูุณูุงุจูุงุ ุบูููุฑู ููููุ ู ูุง ุชูููุฏููู ู ู ููู ุฐูููุจููู.
(ุตุญูุญ ุงูุจุฎุงุฑู)Sabda Rasulullah saw : Barangsiapa yg berpuasa Ramadhan, dg Iman dan Kesungguhan, maka diampuni dosa dosanya. Dan Sabda Rasulullah saw : Barangsiapa yg shalat malam dibulan Ramadhan, dg Iman dan Kesungguhan, maka diampuni dosa dosanya. (shahih Bukhari)
Assalamuโalaikum warahmatullahi wabarakatuh
ููุญูู ูุฏูุง ููุฑูุจูู ุฎูุตููููุง ุจูู ูุญูู ููุฏู ููุฃูููููุฐูููุง ู ููู ุธูููู ูุฉู ุงููุฌููููู ููุงูุฏููููุงุฌูุฑู ุงูููุญูู ูุฏูููููููู ุงูููุฐููู ููุฏูุงููุง ุจูุนูุจูุฏููู ุงููู ูุฎูุชูุงุฑู ู ููู ุฏูุนูุงููุง ุฅููููููู ุจูุงููุฅูุฐููู ููููุฏู ููุงุฏูุงููุง ููุจูููููู ููุง ู ููู ุฏููููููุง ููุญูุฏูุงููุง ุตููููู ุงูููู ููุณููููู ู ููุจููุงุฑููู ุนููููููู ููุนูููู ุขูููู ุงูููุญูู ูุฏููููููู ุงูููุฐูู ุฌูู ูุนูููุง ููู ููุฐูุง ุงููู ูุฌูู ูุนู ุงููููุฑูููู ู ููููู ุงููุฌูููุณูุฉู ุงููุนูุธูููู ูุฉู ูููููุฑู ุงูููู ููููููุจูููุง ููุฅููููุงููู ู ุจูููููุฑู ู ูุญูุจููุฉู ุงูููู ููุฑูุณููููููู ููุฎูุฏูู ูุฉู ุงูููู ููุฑูุณููููููู ููุงููุนูู ููู ุจูุดูุฑูููุนูุฉู ููุณููููุฉู ุฑูุณููููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูุขูููู ููุตูุญูุจููู ููุณููููู ู. ุงููููููู ูู ุจูุงุฑููู ููููุง ูููู ุดูุนูุจูุงูู ููุจููููุบูููุง ุฑูู ูุถูุงูู
Limpahan puji kehadirat Allah subhanahu wataโala Yang Maha Luhur, Yang Maha membuka rahasia cahaya keindahan dan anugerah yang tiada mampu diberikan antara seorang hamba kepada yang lainnya kecuali dariNya, yang berupa kehidupan dan kenikmatan dunia yang fana serta kehidupan dan kenikmatan akhirat yang kekal. Dimana kenikmatan akhirat tiada satu makhluk pun yang mampu memberikannya kecuali hanya dari sang pencipta seluruh makhluk, Allah subhanahu wataโala. Begitu pula kenikmatan dunia tiada akan pernah bisa terjadi tanpa kehendak dan izin dari Allah subhanahu wataโala, Sang Pemilik kenikmatan dunia dan akhirat yang tiada henti melimpahkan anugerah dan kenikmatan kepada hamba-hambaNya sepanjang waktu dan zaman di dunia secara berkesinambungan dari samudera kelembutanNya, sebagaimana firmanNya :
ููุฑูุญูู ูุชูู ููุณูุนูุชู ููููู ุดูููุกู
( ุงูุฃุนุฑุงู : 156 )
โ Dan rahmatKu (kasih sayangKu) meliputi segala sesuatuโ
Sungguh kasih sayang Allah sampai kepada segala sesuatu di seluruh bentangan langit dan bumi, sejak alam ini dicipta hingga datang hari kiamat, serta akan berlanjut dengan rahmat yang abadi bagi hamba-hamba yang beriman, bagi hamba-hamba yang ingin mendekat kepada Sang Maha pemilik kenikmatan yang abadi, Sang Maha memiliki kenikmatan dhahir dan bathin, pemilik kenikmatan dunia dan akhirat, Sang Maha Tunggal dan Maha Kekal, Maha Abadi dan Maha Sempurna, Rabbul โalamin subhanahu wataโala. Maka bukalah sanubari kita terlebih lagi dengan kehadiran kita di majelis yang luhur ini, di dalam istana keridhaan Allah subhanahu wataโala, di dalam undangan Allah yang telah mengundang ruh kita hingga mengizinkan seluruh sel tubuh kita berpadu untuk melangkah dan hadir ke tempat ini, dan telah kita fahami bahwa Allah subhanahu wataโala tiadalah mengundang tamu kecuali pasti memuliakan para tamunya, maka anugerahnya berlimpah di malam hari ini, dimana juga merupakan malam-malam luhur yang semakin dekat dengan bulan terluhur, pemimpin seluruh bulan, yaitu bulan Ramadhan yang beberapa hari lagi berada dihadapan kita, bulan yang paling mulia yang di dalamnya terbuka anugerah-anugerah Ilahi yang diberikan kepada makhluk, yang mana tiada satu makhluk pun yang mampu memberinya antara satu sama lainnya. Dan malam ini akan kita dengarkan khutbah Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam ketika telah berakhir bulan Syaโban dan masuk pada bulan Ramadhan. Dimana beliau shallallahu โalaihi wasallam bersabda diriwayatkan dalam Shahih Ibn Khuzaimah dan juga oleh Al Imam Al Baihaqi dan lainnya, meskipun sebagian ahli hadits mengatakan bahwa hadits ini dhaโif, akan tetapi Al Imam Ibn Khuzaimah memasukkannya ke dalam kitab Shahih beliau, namun ucapan-ucapan dari khutbah Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam tersebut merupakan rangkaian atau rangkuman dari hadits-hadits yang memiliki derajat Shahih yang bisa dipertanggungjawabkan dengan dalil Al qurโanul Karim. Adapun khutbah beliau shallallahu โalaihi wasallam adalah :ููุง ุฃููููููุง ุงููููุงุณู ููุฏู ุฃูุธููููููู ู ุดูููุฑู ุนูุธููู ูุ ุดูููุฑู ู ูุจูุงุฑููู ุดูููุฑู ููููู ููููููุฉู ุฎูููุฑู ู ููู ุฃููููู ุดูููุฑูุ ุฌูุนููู ุงูููู ุตูููุงู ููู ููุฑููุถูุฉูุ ููููููุงู ู ูููููููู ุชูุทููููุนุงู ู ููู ุชูููุฑููุจู ููููู ุจูุฎูุตูููุฉู ู ููู ุงูุฎูููุฑูููุงูู ููู ููู ุฃูุฏููู ููุฑููุถูุฉู ูููู ุง ุณูููุงููุ ููู ููู ุฃูุฏููู ููููู ููุฑููุถูุฉู ููุงูู ููู ููู ุฃุฏููู ุณูุจูุนููููู ููุฑููุถูุฉู ูููู ูุง ุณูููุงููุ ูููููู ุดูููุฑู ุงูุตููุจูุฑูุ ูุงูุตููุจูุฑู ุซูููุงุจููู ุงูุฌููููุฉูุ ููุดูููุฑู ุงูู ูููุงุณูุงุฉู ููุดูููุฑู ููุฒูุฏูุงุฏู ููููู ุฑูุฒููู ุงููู ูุคูู ูููุ ู ููู ููุทููุฑู ููููู ุตูุงุฆูู ุงู ููุงูู ู ูุบูููุฑูุฉู ููุฐูููุจูููุ ููุนูุชููู ุฑูููุจูุชููู ู ููู ุงููููุงุฑูุ ููููุงูู ูููู ู ูุซููู ุฃูุฌูุฑููู ู ููู ุบูููุฑู ุฃููู ููููุชูููุตู ู ููู ุฃูุฌูุฑููู ุดูููุกูุ ููุงููููุง: ููููุณู ูููููููุง ููุฌูุฏู ู ูุง ููููุทูุฑู ุงูุตููุงุฆูู ู ุ!ุ ููููุงูู ุฑุณูู ุงููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู : “ููุนูุทูู ุงูููู ููุฐูุง ุงูุซููููุงุจู ู ููู ููุทููุฑู ุตูุงุฆูู ุงู ุนูููู ุชูู ูุฑูุฉู ุ ุฃููู ุดูุฑูุจูุฉู ู ูุงุกู ุฃููู ู ูุฐูููุฉู ููุจููู ุ ูููููู ุดูููุฑู ุฃูููููููู ุฑูุญูู ูุฉู ุ ููุฃูููุณูุทููู ู ูุบูููุฑูุฉู ุ ููุขุฎูุฑููู ุนูุชููู ู ููู ุงููููุงุฑู ุ ู ููู ุฎูููููู ุนููู ู ูู ููููููููู ุบูููุฑู ุงูููู ูููู ููุฃูุนูุชููููู ู ููู ุงููููุงุฑู ุ ููุงุณูุชูููุซูุฑูููุง ูููููู ู ููู ุฃูุฑูุจูุนู ุฎูุตูุงูู ุ ุฎูุตูููุชููููู ุชูุฑูุถููููู ุจูููู ูุง ุฑูุจููููู ู ุ ููุฎูุตูููุชููููู ูุงู ุบูููู ุจูููู ู ุนูููููู ูุง ุููุฃูู ููุง ุงููุฎูุตูููุชูุงูู ุงููููุชูุงูู ุชูุฑูุถููููู ุจูููู ูุง ุฑูุจููููู ู : ููุดูููุงุฏูุฉู ุฃููู ูุงู ุฅูููู ุฅููุงูู ุงููู ุ ููุชูุณูุชูุบูููุฑููููููู ุ ููุฃูู ููุง ุงููููุชูุงูู ูุงู ุบูููู ุจูููู ู ุนูููููู ูุง : ููุชูุณูุฃููููููู ุงูููู ุงููุฌููููุฉู ุ ููุชูุนูููุฐููููู ุจููู ู ููู ุงููููุงุฑู ุ ููู ููู ุฃูุดูุจูุนู ูููููู ุตูุงุฆูู ุงู ุณูููุงูู ุงูููู ู ููู ุญูููุถููู ุดูุฑูุจูุฉู ูุงู ููุธูู ูุฃู ุญูุชููู ููุฏูุฎููู ุงููุฌููููุฉู .
โ Wahai manusia telah kepada kalian bulan yang agung, bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan dimana di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (Lailatul Qadr), dan di bulan itu Allah jadikan puasa di siang harinya menjadi kewajiban (bagi yang mampu), dan bangun malam / shalat di malam harinya merupakan hal yang disunnahkan. Barangsiapa yang melakukan satu kebaikan di bulan itu maka pahalanya sama dengan pahala melakukan perbuatan yang fardhu (wajib) di selain bulan Ramadhan, dan barangsiapa melakukaan satu perbuatan wajib di bulan Ramadhan maka pahalanya sama dengan melakukan 70 perbuatan wajib di selain bulan Ramadhan , dan bulan Ramadhan adalah bulan kesabaran dan balasan kesabaran adalah surga, dan bulan itu adalah bulan yang penuh simpati (tolong menolong), dan bulan ditambahnya rizeki orang mukmin, barangsiapa yang memberikan buka puasa untuk orang yang berpuasa di bulan itu maka baginya pengampunan atas dosa-dosanya dan dibebaskan dari api neraka, serta baginya pahala puasa seperti orang yang berpuasa dan tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa. Ketika mendengar hal itu, para sahabat berkata : โWahai Rasulullah, tidak semua dari kami memiliki sesuatu untuk memberi makan orang yang berpuasaโ, maka Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda : โPahala ini diberikan oleh Allah kepada orang yang memberi makan untuk orang yang berpuasa dengan sebutir kurma atau seteguk air atau susuโ, dan bulan Ramadhan awalnya adalah rahmah (kasih sayang) Allah, dan pertengahannya adalah pengampunan Allah, serta akhirnya adalah pembebasan dari api neraka, dan barangsiapa yang meringankan (pekerjaan) budaknya di bulan Ramadhan maka Allah subhanahu wataโala mengampuni dosanya dan membebaskannya dari api neraka. Dan perbanyaklah dibulan itu (untuk melakukan) 4 hal, 2 hal yang pertama membuat Tuhan kalian (Allah subhanahu wataโala) ridha, dan 2 hal yang lainnya merupakan sesuatu yang kalian butuhkan. Dua hal yang membuat Tuhan kalian (Allah subhanahu wataโala) ridha adalah mengucapkan syahadat (ุฃุดูุฏ ุฃูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ), dan kalian meminta ampunan kepada Allah subhanahu wataโala (ุฃุณุชุบูุฑ ุงููู ุงูุนุธูู ), adapun dua hal yang kalian butuhkan terhadap keduanya adalah kalian meminta kepada Allah untuk dimasukkan ke dalam surga dan dijauhkan dari api neraka, dan barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan hingga kenyang, maka Allah akan memberinya minum dari telagaku ( Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam) dimana seteguk air itu menjadikannya tidak akan merasa haus selama-lamanya hingga ia masuk ke surgaโ.
Demikianlah khutbah beliau 14 abad yang silam, dimana beliau shallallahu โalaihi wasallam bersabda : โWahai manusia kalian telah didatangi oleh bulan yang agung, bulan yang penuh dengan keberkahan (keberkahan adalah kebaikan yang dilipatgandakan oleh Allah subhanahu wataโala). Dimana bulan itu adalah bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (Lailatul Qadr), dan di bulan itu Allah jadikan puasa di siang harinya menjadi kewajiban (bagi yang mampu), dan bangun malam / shalat di malam harinya merupakan hal yang disunnahkan. Adapun ucapan ini juga diperkuat dengan hadits yang telah kita baca :
ู ููู ููุงู ู ุฑูู ูุถูุงูู ุฅูู ูุงููุง ููุงุญูุชูุณูุงุจูุง ุบูููุฑู ูููู ู ูุง ุชูููุฏููู ู ู ููู ุฐูููุจููู
โBarangsiapa yang bangun (shalat malam) dengan keimanan dan karena mengharap ridha Allah, maka diampuni dosanya yang telah laluโ.Al Imam Ibn Hajar berkata dengan menukil ucapan hujjatul Islam Al Imam An Nawawi bahwa makna kalimat ( ุฅุญุชุณุงุจุง ) adalah kesungguhan niat untuk melakukan puasa karena Allah subhanahu wataโala tanpa ada niat yang lain, adapun sebagian ulama lainnya menafsirkan makna kalimat tersebut adalah kesungguhan untuk berusaha memperindah puasanya yang tidak hanya sekedar menahan lapar dan haus, tetapi diperindah dengan melakukan juga hal-hal yang sunnah dalam berpuasa, yang diantara sunnah-sunnah puasa adalah mengakhirkan waktu makan sahur yaitu ketika telah mendekat waktu subuh, seperti contoh jika waktu subuh jam 04.30 maka sahurnya jam 04.00 , dan mempercepat buka puasa, memperbanyak membaca Al qurโan, beriโtikaf di masjid, dan lainnya dari sunnah-sunah yang diajarkan Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam. Adapun setiap sunnah-sunnah yang dilakukan, sebagaimana yang dijelaskan oleh Al Imam An Nawawi bahwa pahala perbuatan baik di bulan Ramadhan dilipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali lipat, kecuali ibadah puasa, karena ibadah puasa Allah subhanahu wataโala yang akan memberikan balasan pahalanya, sebagaimana yang riwayatkan dalam hadits qudsi :
ููููู ุนูู ููู ุงุจููู ุขุฏูู ู ููุถูุงุนููู : ุงููุญูุณูููุฉู ุจูุนูุดูุฑู ุฃูู ูุซูุงููููุง ุฅูููู ุณูุจูุนู ูุงุฆูุฉู ุถูุนููู ููุงูู ุงูููููู ุนูุฒูู ููุฌูููู : ุฅููุงูู ุงูุตููููู ู ููุฅูููููู ููู ููุฃูููุง ุฃูุฌูุฒูู ุจููู
โ Setiap perbuatan anak Adam (manusia) dilipatgandakan (pahalanya) ; setiap satu kebaikan dilipatgandakan dengan 10 kebaikan hingga 700 kali lipat, Allah subhanahu wataโala berfirman : โkecuali puasa, sesungguhnya itu (puasa) adalah untukKu dan Aku yang akan membalasnya (memberi pahalanya)โ.Dan disebutkan dalam khutbah rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bahwa shalat di malam harinya adalah merupakan hal yang disunnahkan. Maka kembali kepada hadits yang disebut diatas, Al Imam An Nawawi menjelaskan dalam syarah Nawawiyah โalaa Shahih Muslim dan merupakan pendapat jumhur ulamaโ bahwa makna kalimat (ูุงู ) dalam hadits tersebut yang dimaksud adalah shalat tarawih. Dan dijelaskan oleh Al Imam An Nawawi bahwa dimasa Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam shalat tarawih dilakukan secara berjamaah kemudian dibubarkan oleh Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam karena khawatir dianggap sebagai hal yang wajib, kemudian dilakukan secara sendiri. Maka ketika itu shalat tarawih berjamaah tidak lagi diperbuat di masa Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam, tidak pula di masa khalifah sayyidina Abu Bakr As Shiddiq Ra. Akan tetapi di masa sayyidina Umar bin Khattab Ra shalat tarawih kembali dilakukan secara berjamaโah di masjid, yang kemudian dilanjutkan juga di masa khalifah sayyidina Utsman bin Affan, kemudian di masa khalifah sayyidina Ali bin Abi Thalib kw, dan berlanjut hingga masa para imam empat madzhab, namun ada sebagian kecil dari madzhab Imam Malik dan Imam Syafiโi yang melakukan shalat tarawih secara sendiri di masa Al Imam An Nawawi Ar. Namun yang telah kita ketahui tentunya shalat tarawih itu yang lebih utama dilakukan secara berjamaah karena hal ini merupakan pendapat jumhur para ulamaโ dan para sahabat radiyallahu โanhum sejak masa khalifah sayyidina Umar bin Khattab, dimana mereka semua adalah orang-orang yang lebih mengetahui dan memahami diantara yang afdhal dan yang lebih afdhal, namun jika tidak memungkinkan untuk melakukannya secara berjamaah maka boleh dilakukan secara sendiri. Adapun mengenai jumlah rakaat shalat tarawih adalah 20 rakaat dan 3 rakaat shalat witir, dan tidak ada satu pun dari empat madzhab yang melakukan shalat tarawih kurang dari 23 rakaat beserta witir, kecuali di dalam madzhab Al Imam Malik yang melakukan shalat tarawih 41 rakaat di masjid An Nabawi. Maka tidak ada diantara mereka yang melakukan shalat tarawih 11 rakaat termasuk witir, akan tetapi hal itu juga tidak ada larangannya, karena yang disunnahkan sebagaimana hadits dan khutbah Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam adalah melakukan shalat sunnah di malam-malam bulan Ramadhan tanpa ada jumlah tertentu yang diwajibkan, namun tentunya yang afdhal adalah mengikuti apa yang telah diperbuat oleh para shahabat dan para imam RA.
Kemudian dalam khutbah tersebut Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam menyampaikan bahwa perbuatan-perbuatan sunnah di bulan Ramadhan maka pahalanya sama dengan pahala melakukan perbuatan yang fardhu (wajib) di selain bulan Ramadhan, dan melakukan satu perbuatan wajib di bulan Ramadhan sama dengan melakukan 70 perbuatan wajib di selain bulan Ramadhan. Bahkan disebutkan dalam riwayat Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim bahwa amal perbuatan di bulan ramadhan pahala perbuatan dilipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali lipat bahkan lebih. Demikian keagungan rahasia bulan Ramadhan. Disebutkan juga dalam khutbah tersebut bahwa bulan Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan balasan dari kesabaran adalah surga. Sebagaimana kesabaran Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam yang sangat agung bersama para sahabatnya dari kaum muhajirin dan anshar, dimana di bulan Ramadhan telah terjadi perang Badr Al Kubra, padahal bulan Ramadhan merupakan bulan penuh kesabaran, namun mengapa justru perang Badr Al Kubra terjadi di bulan itu?, karena dari peperangan itu bukan karena ingin pemusuhan atau ingin menghancurkan, akan tetapi tujuan peperangan itu adalah demi menegakkan dan membela agama Islam dari serangan kaum Quraisy, setelah kesabaran Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam dan para sahabatnya yang berkesinambungan selama belasan, dimana selama 13 tahun di Makkah Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam dan para pengikutnya terus dianiaya dan dipersulit hingga setelah hijrah ke Madinah pun hal itu terus terjadi, hingga tibalah waktu dimana Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam dan para sahabat ingin memboikot kafilah Abu Sofyan yang akan masuk ke kota Makkah dengan tujuan mengambil sandang pangan yang akan masuk ke kota Madinah, maka Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam ingin memberikan teguran atas perbuatan orang quraisy terhadap umat Islam. Adapun keluarnya Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersama para pengikutnya bukanlah dengan tujuan memerangi kaum Quraisy, namun setelah kaum kuffar quraisy mengetahui hal itu maka mereka pun keluar dengan 3000 pasukan lengkap dengan senjata untuk melawan kaum muslimin, sehingga terjadilah perang Badr Al Kubra. Dan pasukan kaum muslimin di saat itu adalah 313 orang, akan tetapi meskipun dengan jumlah yang sedikit itu, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam masih memerintahkan kepada kaum muslimin untuk tidak memukul kaum wanita, anak-anak kecil, dan 0rang-orang yang tidak bersenjata, serta tidak menyerang sebelum mereka menyerang terlebih dahulu. Dua pasukan yang sangat tidak seimbang, dimana pasukan kafir Quraisy yang berjumlah 3000 orang itu, mereka lengkap dengan senjata dan perlengkapan perang yang lainnya, sedangkan pasukan umat Islam hanya berjumlah 313 orang, dimana hanya sebagian saja yang memiliki kuda, sebagian saja yang memiliki senjata. Namun meskipun keadaan demikian, kemenangan tetap didapatkan oleh kaum muslimin dengan kemenangan yang dahsyat di Badr Al Kubra, dengan doa yang dahsyat dari makhluk termulia di malam 17 Ramadhan dan diantara doa beliau shallallahu โalaihi wasallam adalah :
ุงููููููู ูู ุฅููู ุดูุฆูุชู ุฃููู ูุงู ุชูุนูุจูุฏู ุจูุนูุฏู ุงููููููู ู
โ Wahai Allah, kecuali jika Engkau berkehendak untuk tidak disembah setelah hari iniโ
Mengapa demikian?, karena yang ditinggal di Madinah hanyalah kaum wanita dan anak-anak, sedangkan semua kaum lelaki pergi mengikuti perang Badr, dan jika jumlah pasukan yang hadir di perang Badr itu dibantai dan dikalahkan oleh kaum quraisy, maka tidak ada lagi yang akan mempertahankan dan menyebarkan Islam di muka bumi. Maka keesokan harinya di saat perang Badr berlangsung, Allah subhanahu wataโala menurunkan 5000 pasukan malaikat untuk membantu kaum muslimin dalam perang Badr, padahal 1 malaikat saja telah cukup untuk melawan pasukan kafir Quraisy, namun mengapa Allah subhanahu wataโala menurunkan sebanyak 5000 malaikat, hal ini adalah untuk memuliakan sayyidina Muhammad shallallahu โalaihi wasallam. Kemudian diriwayatkan di dalam Shahih Al Bukhari, ketika malaikat Jibril bertanya kepada Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam : โWahai Rasulullah, bagaimana keadaan orang-orang yang ikut dalam peperangan Badr Al Kubra?โ, maka Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam menjawab : โ Mereka adalah sebaik-baik kelompok dari ummatkuโ, kemudian Jibril berkata : โBegitu juga malaikat yang diturunkan untuk membantu ahlu Badr adalah sebaik-baik malaikat dari seluruh malaikatโ. Dalam perang Badr itu telah bersatu kaum Muhajirin dan Anshar, serta para ahlu bait (keluarga) Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam dalam satu kesatuan kalimat ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ู ุญู ุฏ ุฑุณูู ุงููู, dimana satu panji dipegang oleh kaum muhajirin yaitu sayyidina Ali bin Abi Thalib Kw, dan satu panji yang lain dipegang oleh kaum Anshar yang berakhir dengan kemenangan yang dahsyat bagi kaum muslimin, demikian agungnya rahasia pertolongan Allah subhanahu wataโala kepada sayyidina Muhammad shallallahu โalaihi wasallam dan para pecinta beliau shallallahu โalaihi wasallam.Disebutkan juga dalam khutbah Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penuh simpati yaitu saling membantu satu sama lain, saling peduli antara satu dan lainnya, serta di bulan Ramadhan orang-orang yang beriman akan ditambah rizkinya oleh Allah subhanahu wataโala, maka janganlah sekali-kali merasa berat atau takut untuk mengeluarkan shadaqah di bulan Ramadhan ini. Dan dalam khutbah tersebut dikatakan barangsiapa yang memberikan buka puasa untuk orang yang berpuasa maka ia akan mendapatkan pengampunan atas dosa-dosanya dan dibebaskan dari api neraka, serta baginya pahala puasa seperti orang yang berpuasa dan tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa. Ketika mendengar hal itu, para sahabat berkata : โWahai Rasulullah, tidak semua dari kami memiliki sesuatu untuk memberi makan orang yang berpuasaโ, maka Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda : โPahala ini juga diberikan oleh Allah kepada orang yang memberi makan untuk orang yang berpuasa dengan sebutir kurma atau seteguk air atau susuโ. Jadi tidak harus memberi makan dengan makanan yang enak atau banyak, namun meskipun dengan memberi makan orang yang berpuasa dengan sebutir kurma, atau seteguk air atau susu maka pengampunan Allah dan pembebasan dari api neraka akan didapatkan. Kemudian disebutkan dalam khutbah tersebut bahwa bulan Ramadhan awalnya adalah rahmat (kasih sayang) Allah, dan pertengahannya adalah pengampunan Allah, serta akhirnya adalah pembebasan dari api neraka. Maka tidak ada keselamatan yang lebih agung dari selamatnya seseorang dari api neraka, selamat dari kemurkaan Allah subhanahu wataโala yang terbesar dan masuk ke dalam api neraka. Oleh karena itu di bulan Ramadhan merupakan bulan untuk kita berjuang agar mencapai kepada keluhuran dan keridhaan Allah subhanahu wataโala. Kemudian Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda dalam khutbah tersebut bahwa barangsiapa yang meringankan (pekerjaan) budaknya di bulan Ramadhan maka Allah subhanahu wataโala mengampuni dosanya, namun di zaman sekarang sudah tidak ada lagi perbudakan. Disebutkan pula di bulan Ramadhan untuk memperbanyak melakukan 4 hal, dimana 2 hal yang pertama akan membuat Allah subhanahu wataโala ridha, dan 2 hal yang lainnya merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh kita. Dua hal yang pertama adalah mengucapkan syahadat (ุฃุดูุฏ ุฃูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ), dan beristighfar atau meminta ampunan kepada Allah subhanahu wataโala (ุฃุณุชุบูุฑ ุงููู ุงูุนุธูู ), adapun dua hal lainnya yang merupakan hal yang sangat kita butuhkan adalah meminta kepada Allah untuk dimasukkan ke dalam surga dan dijauhkan dari api neraka. Dan 4 hal tersebut adalah ucapan yang sering kita dengar yaitu :
ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูุงู ุฅูููู ุฅููุงูู ุงููู ุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงูููู ุฃูุณูุฃููููู ุงููุฌููููุฉู ููุฃูุนูููุฐู ุจููู ู ููู ุงููููุงุฑู
โ Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang patut disembah selain Allah, aku memohon ampunan kepada Allah, aku memohon kepada Mu surga dan berlindung kepadaMu dari api nerakaโ
Serta disebutkan bahwa orang yang memberi makan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan hingga kenyang, tidak hanya seperti yang tadi disebutkan yaitu hanya sekedar memberi sebutir kurma atau seteguk air atau susu, akan tetapi memberinya makan hingga kenyang maka ia akan diberi minum dari telaga Rasulullah shallallahu โalaihi dimana setelah itu ia tidak akan merasa haus selama-lamanya hingga ia masuk ke surga. Jadi sudah selayaknya di bulan Ramadhan ini setiap umat Islam untuk tidak hanya memikirkan makanan untuk dirinya sendiri, akan tetapi juga memperhatikan orang lain yaitu dengan memberi mereka makanan atau buka puasa, karena dengan hal itu seseorang akan mendapatkan janji dari Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam, yaitu meminum air dari telaga beliau shallallahu โalaihi wasallam.Haidirin hadirat yang dimuliakan Allah
Insyaallah kita berjumpa di majelis malam Selasa yang akan datang serta majelis-majelis harian yang lainnya, dan perlu juga diketahui bahwa besok tanggal 17 Juli 2012 adalah majelis Forum Pemuda Muslim Maluku bertempat di daerah Kalimalang. Begitu juga pendaftaran majelis di bulan Ramadhan masih tetap kita buka, karena majelis di bulan Ramadhan tentunya lebih utama daripada majelis di hari-hari lainnya, sebagaimana ibadah di bulan Ramadhan lebih utama daripada bulan lainnya. Para salafusshalih di bulan Ramadhan mereka selalu memenuhi hari-harinya dengan ibadah khususnya memperbanyak membaca Al qurโan di siang atau malam harinya, dan di malam harinya melaksanakan shalat tarawih, seperti yang terjadi di Tarim Hadramaut di beberapa masjid setelah mereka selesai shalat Isyaโ di awal waktu, mereka langsung melaksanakan shalat tarawih, ada juga yang melakukan shalat tarawih di masjid lain pada jam 20.30, dan di masjid yang lain ada yang melakukan shalat tarawih pada jam 22.00, di masjid yang lain ada yang melakukan shalat tarawih pada jam 23.30 atau 00.30, hingga jama 02.30 diantara mereka masih ada yang melakukan shalat tarawih, sehingga bagi orang yang mampu maka bisa menghadiri shalat tarawih sampai 3 kali atau lebih dalam satu malam dengan berpindah-pindah dari masjid satu ke masjid yang lainnya. Dan mereka juga tetap melakukan dzikir atau shalawat namun tidak secara berjamaah, tetapi secara sendiri. Adapun kita tetap membuka majelis di bulan Ramadhan ini adalah untuk membuka kesempatan bagi yang ingin melakukannya secara bersama, yang mungkin banyak diantara kita yang tidak mampu untuk melakukannya secara sendiri, oleh sebab itulah majelis-majelis di bulan Ramadhan tetap kita buka.Kemudian acara kita pada tanggal 17 Ramadhan yang akan datang, yaitu malam nuzulul Alqurโan dan juga haul Ahlu Badr dengan dzikir ูุง ุงููู sebanyak 1000 kali di Monas, dan insyaallah akan ada sambutan langsung melalui streaming oleh guru mulia Al Musnid Al โArif billah Al Habib Umar bin Salim bin Hafidh dari Tarim Hadramaut, semoga acara ini sukses dan penuh barakah amin allahumma amin. Acara dan doa yang agung di malam turunnya Al qurโan, serta 17 Ramadhan yang merupakan hari kemenangan Ahlu Badr itu juga bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 1945 hari kemerdekaan RI, negara kaum muslimin terbesar di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa Allah subhanahu wataโala telah memberikan anugerah besar kepada bangsa Indonesia untuk mengalahkan sekutu, dan kita memohon kepada Allah subhanahu wataโala semoga Jakarta yang menjadi Ibukota dan benteng negara muslimin terbesar di dunia ini dijaga oleh Allah dari gangguan-gangguan yang ingin menghancurkannya, dimana mana kota Jakarta ini sedang kita bangun untuk menjadi kota yang makmur penuh dengan iman dan kedamaian, maka semoga Allah subhanahu wataโala memberikan pertolongan untuk kota Jakarta dan kota-kota serta wilayah-wilayah lainnya di negeri Indonesia, dan juga untuk seluruh negara dan wilayah ummat Islam di barat dan timur sebagaimana pertolongan dan kemenangan yang diberikan kepada Ahlu Badr, dan senantiasa dalam lindungan Allah subhanahu wataโala. Selanjutnya kita berdoa bersama semoga Allah subhanahu wataโala melimpahkan rahmat dan kebahagiaan serta mengabulkan seluruh hajat kita, memberikan kesuksesan kepada kita di dunia dan akhirat, dan semoga yang sedang dalam musibah diantara kita Allah angkat musibahnya dan digantikan dengan anugerah, serta musibah-musibah yang akan datang kepada kita segera disingkirkan oleh Allah dan digantikan dengan anugerah dari Allah subhanahu wataโalaโฆ
ููููููููููุง ุฌูู ูููุนูุง
Ucapkanlah bersama-samaููุง ุงููู…ููุง ุงููู… ูุงู ุงููู.. ูุงูุฑูุญูู ูู ููุงุฑูุญูููู …ูุงูุฅููู ุฅูููุงุงููู…ูุงู ุฅููู ุฅูุงูู ุงูููู ุงููุนูุธูููู ู ุงููุญูููููู ู…ูุงู ุฅูููู ุฅููููุง ุงููู ุฑูุจูู ุงููุนูุฑูุดู ุงููุนูุธูููู ู…ูุงู ุฅูููู ุฅูููุง ุงูููู ุฑูุจูู ุงูุณููู ููุงุชู ููุฑูุจูู ุงููุฃูุฑูุถู ููุฑูุจูู ุงููุนูุฑูุดู ุงููููุฑูููู ู…ู ูุญูู ููุฏู ุฑูุณููููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุููููู ูุฉู ุญูููู ุนูููููููุง ููุญูููุง ููุนูููููููุง ููู ููุชู ููุนูููููููุง ููุจูุนูุซู ุฅููู ุดูุงุกู ุงูููู ุชูุนูุงููู ู ููู ุงููุฃู ููููููู
-

Tarawih 10 Rakaat di Makkah
cyberaswaja.online – Pada kondisi normal di Masjidil Haram shalat Tarawih 20 rakaat. Ini yang sering saya jadikan dalil empirik bahwa Amaliah Tarawih yang lazim dilakukan di NU menggunakan bukti otentik di Makkah.
Ramadhan tahun ini jumlah rakaat berkurang. Saya mengira akan dilakukan 8 rakaat. Kalau ini terjadi bisa jadi serangan balik. Ternyata di Masjidil Haram jumlah tarawihnya 10 rakaat. Mana dalilnya? Kalau 8 rakaat dipakai kelompok Salafi, Muhammadiyah dll berdasarkan hadis yang mereka yakini sebagai dalilnya sudah jelas. Ini di Makkah kok 10? Apa jangan-jangan karena shalat Tarawih diqashar sehingga Rukhsoh atau diskonnya 50% gitu?
Oh ternyata 10 rakaat itu merujuk ke otoritas Fatwa Ulama Saudi yang saat itu dipimpin oleh Syekh Bin Baz. Mana dalil hadisnya? Gak ada! Silahkan cek gambar di bawah:
-

Tips Menjaga Imun Tubuh Saat Puasa Ramadhan

foto ilustrasi SORBAN infokom – Puasa ramadhan kali ini cukup terasa berbeda, yang sebelumnya ramai dan meriah, sekarang menjadi sepi dan kurang gairah. Semua terjadi karena adanya pandemi Covid-19. Dampak yang begitu masif kepada banyak negara di dunia, terutama dampak ekonomi, termasuk Indonesia.
Salah satu pokok bahasan yang menjadi kunci utama adalah “berkumpul”. Ya, berkumpul. Kenapa? Karena dari berkumpul itu lah salah satu penyebab mudah menularnya virus Covid-19. Maka dari itu WHO mengeluarkan himbauan agar orang tidak berkumpul dan menjaga jarak antar orang lain atau istilahnyaย Social Distance.
Banyak restoran, warung makan, perkantoran, bahkan sampai tempat ibadah tutup (tidak boleh melaksanakan ibadah berjamaah) karena adanya virus Covid-19. Tempat tersebut dsj. telah melaksanakan imbauan pemerintah terkait larangan berkumpul, belakangan ini disebut PSBB.
Beruntunglah tempat vital untuk menunjang kehidupan seperti pasar dan rumah sakit masih dibuka walau terbatas aksesnya. Untuk rumah sakit tentu saja tetap buka untuk tempat berobat, terlebih rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19.Walapun demikian, kita tetap saja jangan menyepelekan, “Ah kalo kena Covid-19 tinggal berobat, kan rumah sakit masih dibuka”…ย

Kan ada istilah, “Lebih baik mencegah daripada mengobati”. Karena ada info yang beredar di internet dan lini masa, bahwa orang yang sembuh dari Covid-19 itu berkurang kemampuan organ tubuhnya. Entahlah.. makanya lebih baik kita mencegahnya, jangan sampai kita dan keluarga terpapar virus Covid-19.Ada beberapa info yang mengatakan, jika imun tubuh kita kuat, maka kita tidak mudah terpapar virus Covid-19. Lalu bagaimana caranya? Secara pribadi, saya lebih rajin mengonsumsi jamu tradisonal buatan sendiri. Karena saya meyakini khasiat jamu tersebut mampu menjaga dan meningkatkan imun tubuh.
Saya sering meracik campuran kunyit, jahe dan sereh sebagai jamu. Apalagi momen puasa seperti ini lambung kosong selama berjam-jam, maka butuh ekstra kekuatan untuk mengolah makanan. Kunyit sendiri dipercaya sejak dulu baik untuk kesehatan lambung, begitu juga dengan sereh dan jahe. Ushakan konsumsi sebelum buka puasa. Bisa ditambahkan madu atau gula merah agar mengurangi rasa pahit karena kunir. Setelah minum jamu tersebut badan insyaallah lebih bugar dan fit selama menjalani puasa. (gresta-kaskus)
-

Doa Buka Puasa Ramadhan dan Artinya Secara Lengkap

DOA BERBUKA PUASA SORBAN Infokom- Bulan ramadhan merupakan bulan yang ditunggu – tunggu oleh seluruh umat Muslim di dunia, karena memang bulan ini merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan. Pada bulan ramadhan, seluruh umat Muslim diwajibkan untuk mengerjakan ibadah puasa selama 30 hari kemudian diakhiri dengan Idul Fitri. Pada bulan ramadhan juga terdapat beberapa kegiatan yang hanya dilakukan pada bulan ramadhan saja, seperti misalnya sholat sunnah malam atau Sholat Tarawih.Lantas, pada bulan ramadhan juga segala amal ibadah kita akan dilipat gandakan pahalanya. Oleh karena itu banyak umat Muslim yang berlomba – lomba untuk memperbanyak amal ibadahnya. Pada bulan ramadhan ini juga terjadi peristiwa yang berharga yaitu turunnya Al Qur’an atau yang lebih dikenal dengan Nuzulul Qur’an, dimana pada waktu tersebut setiap umat Muslim dianjurkan untuk membaca Al Qur’an sebanyak mungkin.Dan hari ini, saya ingin memberikan sebuah bacaan doa buka puasa ramadhan untuk umat muslim, siapa tahu saja diantara kita sekalian ada yang lupa atau mungkin belum mengetahui bagaimana bacaan doa buka puasa ramadhan. Oleh karena itu, saya ingin membantuย sekalian dengan memberikan bacaan doa berbuka puasa hari ini, untukย yang ingin mengetahuinya bacaan dengan lengkap, bisa melihatnya dibawah ini.Doa Buka Puasa Ramadhan dan Artinya
Demikian itu untuk Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan dan Artinya yang sekiranya dapat saya berikan untuk agan – agan pada kesempatan ini, mudah – mudahan saja dari sedikit pembahasan tentang doa berbuka puasa yang baru saya berikan diatas tadi dapat menambah pengetahuan kita sekalian Aamiin Ya Robal’alamiin.. (abi-sorban infokom) -

Sensasi Mengisi Buku Ramadhan, Anak Zaman Old Pasti Pernah Merasakannya
SORBAN Infokom – Bagi anak zaman old, kehadiran ramadhan sangat ditunggu. Sebab kebersamaan dengan teman-teman di bulan ini sangatlah terasa. Ya walau dipikiran anak kecil macam ane dulu hanyalah main dan main. Namun, ada hal menarik bagi anak sekolah dulu, mereka akan diberikan sebuah misi besar perihal kegiatan ramadhan. Apakah itu? Yakni mengisi buku ramadhan yang telah disediakan oleh sekolah.
- Menulis Kultum Misi utama dari diberikannya buku ramadhan tersebut adalah siswa mengisi buku ramadhan tersebut dengan menuliskan kultum yang disampaikan oleh penceramah sebelum shalat tarawih dilaksanakan. Mulai dari judul, isi kultum, waktu, tempat, hingga nama masjid pun harus diisi dengan lengkap. Bagi mereka yang rajin tentu tak masalah ya. Tapi, bagi mereka yang sedikit kurang rajin, rasanya mereka tak akan memikirkannya.

- Mengisi Aktivitas Shalat 5 Waktu kali ini tingkat kejujuran kita akan diuji. Pasalnya di buku tersebut tertera aktivitas shalat 5 waktu. Para siswa diperintahkan untuk menceklis pilihan pada kolom yang telah disediakan. Misal : Shalat subuh ; ya atau tidak, berjama’ah atau tidak.
pada aktivitas ini juga mememcut seorang siswa untuk bertanggung jawab dengan dirinya sendiri dan membangun kesadaran dalam diri.
- Meminta Tanda Tangan Penceramahย Bagian kali ini adalah meminta tanda tangan dari sang penceramah. Semua kultum yang telah ditulis haruslah memiliki bukti yang valid dengan adanya tanda tangan dari si penceramah. Terkadang juga ditambah dengan cap stempel dari masjid.
misi satu ini sangat memacu adrenalin sebagian para anak zaman old. Pasalnya ada yang tak berani meminta tanda tangan hingga menitipkan buku dengan temannya.
- Monitoring Puasaย di buku ramadhan tersebut ada juga kolom yang berisi tentang perjalanan puasa kita. Di sana tertulis 30 hari puasa ramahdan, dan anak zaman old harus mengisinya dengan penuh kejujuran. Apakah hari tersebut puasa atau tidak.
Begitulah sensasi saat mengisi buku ramadhan yang ditugaskan oleh pihak sekolah. Sepertinya guru zaman old juga perhatian dengan anak didiknya ya. Hingga tercetus ide untuk membuat sebuah buku yang sangat memantau aktivitas ramadhan kita. Ada yang ingin kembali ke zamannya? Kangen juga ya, ternyata.
(abi-sorban Infokom)
- Menulis Kultum Misi utama dari diberikannya buku ramadhan tersebut adalah siswa mengisi buku ramadhan tersebut dengan menuliskan kultum yang disampaikan oleh penceramah sebelum shalat tarawih dilaksanakan. Mulai dari judul, isi kultum, waktu, tempat, hingga nama masjid pun harus diisi dengan lengkap. Bagi mereka yang rajin tentu tak masalah ya. Tapi, bagi mereka yang sedikit kurang rajin, rasanya mereka tak akan memikirkannya.


