Tag: sorbansantri

  • Bumi Bersih Corona, Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Minta Indonesia Akhiri PSBB Lockdown

    Bumi Bersih Corona, Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Minta Indonesia Akhiri PSBB Lockdown

    SORBANSANTRI.COM
    Mr Djuyoto Suntani

    cyberaswaja.online- Tokoh paling berpengaruh, paling dihormati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat international pada 202 Negara yang menjabat Presiden the World Peace Committee HE Mr Djuyoto Suntani, Minta Pemerintah Republik Indonesia serta Sejumlah Gubernur dan Walikota untuk mengakhiri kebijakan PSBB (Perbatasan Sosial Berskala Besar).

    “Saya atas nama masyarakat international minta di seluruh penjuru Dunia untuk mengakhiri kebijakan lock down, termasuk Pemerintah Republik Indonesia. Planet Bumi bersih dari virus corona, jangan sengsarakan masyarakat dengan kebijakan salah hanya karena terpengaruh isu virus corona yang diciptakan oleh konspirasi global,” tegas Presiden Dunia HE Mr Djuyoto Suntani (9/5/2020).

    Presiden Dunia HE Mr Djuyoto Suntani memberi saran kepada banyak Negara yang langsung mencabut kebijakan lock down. Negara Swedia, Israel, Jepang, Arab Saudi, Uni Emirates Arab, Brazil, Equador, Kanada, dll, langsung menghentikan kebijakan Lock Down, setelah diberi masukan Presiden the World Peace Committee.

    “Sebagai Pemimpin Dunia yang lahir di Indonesia, saya punya empati pada rakyat Indonesia. Tiap Hari saya dapat Laporan masyarakat yang menderita karena kebijakan PSBB. Aparat yang Jaga PSBB juga stress, bingung, tidak tahu jaga apa?. Saya Minta Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah yang buat kebijakan PSBB, untuk mengakhiri PSBB,” tegas Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani.

    Presiden Dunia HE Mr Djuyoto Suntani Minta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk tidak takut pada tekanan konspirasi global yang menciptakan isu sesat tentang virus corona.

    “Jangan takut dan kawatir dengan tekanan konspirasi global yang menciptakan isu sesat tentang virus corona. Takutlah pada Tuhan yang menciptakan kita. Raja Salman di Arab Saudi setelah Saya sadarkan, langsung akhiri kebijakan Lock Down,” tegas Tokoh paling berpengaruh di Planet Bumi ini. @red (sumber sindikatpost)

  • ALASAN IKUT HTI, MENGAPA DUKUNG KHILAFAH?

    ALASAN IKUT HTI, MENGAPA DUKUNG KHILAFAH?

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Ternyata ada saja alasan orang yang mengajak kepada teman atau sahabatnya untuk masuk ke dalam Hizbut Tahrir. Mereka ini ngikut HTI karena disarankan oleh seorang ustadz.

    A : Ayo kita dukung khilafah..!!
    B : Siapa yang nyuruh mas, mbak?
    A : Seorang ustadz.
    B : Kiai Said Aqil?
    A : Bukan
    B : Gus Mus?
    A : Bukan
    B : Habib Qurays Shihab?
    A : Bukanlah
    B : Habib Luthfi?
    A : Ah, bukanlah
    B : Kiai Ma’ruf?
    A : Bukan juga
    B : Lalu siapa, Habib Umar Muthohhar?
    A : Bukanlah
    B : Gus Muwafiq Jogja?
    A : Bukan juga
    B : Habib Syech?
    A : Bukanlah
    B : Cak Nun?
    A : Bukan juga
    B : Kiai Anwar Lirboyo?
    A : Bukanlah, ah kamu
    B : Kiai Maimoen?
    A : Bukan juga
    B : Kiai Muhtadi Dimyati?
    A : Bukanlah
    B : Habib Taufiq Pasuruan?
    A : Bukan juga
    B : Kiai Marzuki Malang?
    A : Bukan juga
    B : Lalu siapa sih??
    A : Ustadz Felix
    B : Siapa dia?
    A : Dia muallaf yang langsung jadi ustadz
    B : Ohhhh, Anda langsung ikut?
    A : Iya lah..
    B : Apa alasannya?
    A : Aku suka pria berkepala plontos
    B : Hahahahaha……..

    Humor ini berdasarkan dialog imajiner yang disampaikan oleh satu anggota HTI yang tobat mengampanyekan khilafah karena mengaku saat itu dia bodoh. Lha masak suka HTI karena kepala plonthos, ngacau kan? Hahaha.

  • Dawuh Kyai “Hubbul Wathan Minal Iman

    Dawuh Kyai “Hubbul Wathan Minal Iman

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Kyai dan pesantren, mendidik para santri dengan semboyan tersebut. Semboyan tersebut bukanlah hadits. Tapi semboyan tersebut maknanya Shoheh, tidak melenceng dan sesuai dengan apa yang pernah dialami dan pernah dilakukan Nabi-nabi terdahulu.

    Sebagaimana Nabi Muhammad mencintai Mekkah sebagai Negeri, sebagai Tanah air, sebagai Tanah Kelahiran. Sampai sampai Nabi menangis, tatkala hijrah menuju Madinah. Bliau menghadap ke Mekkah, berkata bahwa Bliau cinta Dengan Mekkah, cinta dengan Tanah kelahirannya. Andaikan kalau bukan Kaumnya yg mengusir bliau, bliau tak akan meninggalkan Mekkah, tanah air yang dicintainya.

    Dan sebagaimana Nabi Ibrahim mencintai Negerinya, memohon kebaikan untuk negerinya, dan bahkan Allahpun mengabadikan doa Nabi Ibrahim dalam Al Quran, Surat Al Baqara ayat 126.

    Itulah sebabnya, Kyai pondok pesantren di Indonesia menanamkan benih-benih Hubbul Wathan dalam hati santrinya, hati tempat keimanan berada. Karena orang yang menciintai Negerinya, orang tersebut telah merealisasikan sebentuk keimaannya.

    Maka kalau ada sekelompok orang (yang mengaku) islam, tapi justru berkata bahwa mencintai Negeri dan Tanah air adalah Toghut dan bahkan Haram, sesungguhnya mereka belajar dari orang orang yang Sanad Ilmunya Terputus dari Sanad keimuan Nabi. (abi sorban)

  • MUKIDI DAN PARDI, BAHAYA BICARA AGAMA TANPA ILMU

    MUKIDI DAN PARDI, BAHAYA BICARA AGAMA TANPA ILMU

    SORBANSANTRI.COM

    Assalamualaikum, cyberaswaja.online

    بِـسْــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِـيْـــــــــــــــــمِ
    BAHAYA BICARA AGAMA TANPA ILMU
    monggo disimak,sambil sarapan

    ☝️mukidi :kang.. di fesbuk, sekarang banyak orang bicara agama kayak sudah ahlinya aja..
    pardi :ya bagus dong

    ☝️mukidi :tapi pemahamannya itu menurut pikirannya sendiri,
    apa boleh kayak gitu kang?
    pardi :ya nggak boleh, ngawur itu.. termasuk bohong tentang ilmu Alloh

    ☝️mukidi:ancaman-nya apa kang
    pardi. : Berat.. siksa neraka di, Perhatikan ayat ini :
    وَلاَ تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ
    janganlah kamu mengatakan tentang apa² dg lidahmu secara dusta
    هَذَا حَلاَلٌ وَهَذَا حَرَامٌ لِّتَفْتَرُوا عَلَى اللهِ الْكَذِبَ
    “ini halal dan ini haram”, untuk mengada-ada kebohongan terhadap Alloh.
    إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللهِ الْكَذِبَ لاَ يُفْلِحُونَ
    ” Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Alloh tiada beruntung”

    ☝️mukidi :
    Berarti Berbicara agama tanpa ilmu itu dosa ya kang ?
    pardi : ya iya.., nih ayatnya
    وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ
    jangan kamu mengikuti apa² yg kamu tdk mempunyai ilmu-nya
    إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ
    Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati,
    كُلُّ أُوْلاَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولاً
    semuanya akan dimintai tanggung jawab”

    ☝️mukidi :ada hadits nabi kang?
    Pardi. :ada.. nih denger ya..
    Rosululloh ﷺ bersabda : ”Barangsiapa yang berkata mengenai Al-Qur’an tanpa ilmu maka ia menyediakan tempatnya sendiri di dalam neraka” (Tirmidzi).

    Ngerri ini di… Gak main² Emangnya ngomong tentang apaan sih di ?

    ☝️mukidi :tentang virus corona, yg dihubung²kan dg surat al-ahzab 33
    pardi : lhoo… al ahzab 33 itu kan tentang perintah kpd istri² nabi supaya berdiam dirumah dan tidak berhias seperti wanita² jahiliyah, bukannya tentang wabah corona.., memang ada lafadz “qorn” tapi maknanya bukan wabah qorona, ngawur itu…
    Lafadz “qorn” di ayat 33 itu asalnya dari ” القرار ” atau ” اقررن ” atau ” قررت ” ( 👉yang artinya tetap di tempat tinggal bagi istri² nabi )
    Sama sekali tidak ada hubungan dg corona virus, coba cek di tafsir jalalain.
    Apalagi yg rame di fesbuk di?

    ☝️mukidi: penutupan masjid² kang.. Orang² pada bantah²an
    pardi : lho..wong itu perintah Rosululloh ketika ada wabah, hadits-nya shohih itu,
    orang² yg membantah itu sama saja membantah Rosul.
    👉Kita ini ummat nabi, harus taat pada beliau,
    Di perintah kemasjid, berangkaat
    Di perintah dirumah ya taat

    Sahabat umar saja ketika ada wabah, beliau menghindar,
    bukanya malah menantang wabah kayak status orang² di fesbuk : “aku hanya takut kpd Alloh, aku tidak takut corona”

    inilah contoh orang² bodoh bicara agama tanpa ilmu, sampe²
    hadis nabi-pun dibantah-nya
    ayat qur’an di plesetkan maknanya… Hadeeeehh..

    👉 ingat
    و هل يقب الناس فى النار على وجوههم الا حصءد السنات هم
    Kebanyakan manusia terjungkal kedalam neraka ,karna hasil dari lisan-nya

    Jangan bicara agama tanpa ilmu
    ▶️bicara-lah sesuai bidang yg kau kuasai

    Naudzu billahi min dzalik
    Wallohu a’lam bisshowab

    (abi sorban)

  • SELAMAT JALAN SANTRI NURUL IMAN, SEMANGATMU KAMI TERUSKAN

    SELAMAT JALAN SANTRI NURUL IMAN, SEMANGATMU KAMI TERUSKAN

     

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Kali ini HISNURI (himpunan santri nurul iman) kembali berduka setelah meninggalnya sahabat Moch. Irfan yang merupakan sosok yang aktif dikegiatan masjid serta riang dan pandai mengkoordinir teman-temannya dalam menegakkan siar islam khususnya di bulan ramadhan ini. Beliau aktif membangunkan sahur dari kampung kekampung dengan alat patrol yang di mulai dari pukul 02.00 wib sampai pukul 03.00 wib. Almarhum juga sempat bercanda dengan teman-temannya kalau dia mau menikah setelah Lebaran tahun ini.

    [su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=Qk5dGOeaWnQ”]

    Semua Jamaah Nurul Iman dan sahabat-sahabat santri nurul iman (hisnuri) dan temen-teman Patrol ramadhan berduka atas kecelakaan lalu lintas pukul 20.00 wib di depan koramil pacet yang dialami almarhum, selaku ketua dan penggerak kegiatan hisnuri. Banyak sahabat dan kerabat yang mengikuti prosesi pemakaman tersebut.

    Almarhum sempat dibawa ke RS Sumber Glagah dan meninggal di rumah sakit. Jenazah almarhum tiba di rumah duka dan di sholatkan di masjid Nurul Iman yang dimulai pukul 01.00 wib sampai pukul 02.00 wib. Mudah-mudahan semua amal dan ibadahnya diterima oleh Alloh SWT… Aamiin Ya Robbal’alamiin..

    “Suasana Sahur Hari Ini Terasa Lain, karena Tidak Adanya Suara Patrol Sahur”

    ” Sahabat Irfan pulang dari RS. Glagah Pukul 01.00 wib bukan untuk patrol sahur, tapi pulang menuju Illahi Robbi “

    Lahumul Fatikhah… ( hisnuri)

  • PEMBAGIAN SEMBAKO OLEH RANTING NU PENYABANGAN BERSAMA RANTING ANSOR & FATAYAT NU PENYABANGAN BALI

    PEMBAGIAN SEMBAKO OLEH RANTING NU PENYABANGAN BERSAMA RANTING ANSOR & FATAYAT NU PENYABANGAN BALI

    cyberaswaja.online- Senin, 11 Mei 2020 Ranting Nu penyabangan Bersama Ranting Ansor & Fatayat NU penyabangan melakukan Pembagian Sembako kepada masyarakat kurang mampu & anak yatim penyabangan. tempat kegiatan sosial itu berada di Desa penyabangan, Dusun Gondol (Gedung MWC NU kec Gerokgak) Bali.

    turut andil juga dalam kegiatan tersebut Jajaran pengurus MWC NU, Pengurus PAC Kecamatan Gerogak, Ranting NU Penyabangan, Ranting Ansor Penyabangan, Fatayat NU penyabangan. Semua bersinergi saling bekerjasama dalam kegiatan tersebut.

    Pembagian Sembako Dalam Rangka bulan suci ramadhan itu merupakan Kegiatan yang Sudah menjadi Agenda Tahunan GP Ansor penyabangan setiap bulan Romadhon, Kalau ada Donatur Via Ansor Baru kita rembukan” kata Ustadz Abdul Hamid bin ichsan ilyas (Sekretaris Ansor Kec.Seririt-Buleleng Bali).

    Dalam kegiatan sosial tersebut dimulai dari pukul 16.30 wita sampai selesai dan tentu menggunakan APD dalam kegiatan sebagai perwujudan peduli terhadap covid-19 yang sekarang ini melanda negara Indonesia. Acara tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.

    Tidak lupa juga ucapan TERIMAKASIH KEPADA PARA DONATOR YANG TELAH MEMBANTU DALAM MATERI/ SEMBAKO, Semoga sehat selalu, dilipatgandakan rizkinya dan dapatkan pahala dari Allah SWT. Aamin Ya Robbal’alamiin. (abi sorban)

  • BAGANA DAN CBP IPNU MELAKUKAN EVAKUASI JENAZAH ORANG TIDAK Dikenal DILERENG GUNUNG PUNDAK

    BAGANA DAN CBP IPNU MELAKUKAN EVAKUASI JENAZAH ORANG TIDAK Dikenal DILERENG GUNUNG PUNDAK

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – Tindakan cepat oleh BANSER BAGANA dan CBP IPNU PAC PACET melakukan proses EVAKUASI penemuan jenazah tidak dikenal yang ada di lereng gunung pundak claket pacet Mojokerto, yang Bekerjasama dengan karang taruna linmas polsek dan aparatur setempat.

    Penemuan jenazah sekitar Jam 20.00 wib senin 11 Mei 2020. Yang ditemukan pertama kali oleh sahabat Ali mahmud utamo (BAGANA BANSER PACET).

    [su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=2BHjUv60eco”]

    Sahabat Ali Mahmud melaporkan ke pihak desa yang berwenang yakni kepala desa selanjutnya dari kepala desa membuat laporan lagi ke Polsek untuk evakuasi jenazah tersebut Nanti katanya tadi dari polsek langsung menghubungi Puskesmas untuk mengevakuasi jenazah.

    Terus yang dikuatirkan saat ini yakni ada mengidap mengidap covid-19 itu tadi yang ditakutkan oleh pihak Puskesmas. langkahnya itu bekerja sama-sama menghubungi Polsek sama Puskesmas menunggu dari interview dari polsek dan Puskesmas. (abi SORBAN)

  • Pentasyarufan (penyaluran) Koin NU oleh Banom dan lembaga NU Tamansari

    Pentasyarufan (penyaluran) Koin NU oleh Banom dan lembaga NU Tamansari

     

    cyberaswaja.online- Di tengah maraknya Pandemi COVID-19 yang semoga cepat selesai, ada Tugas yang harus diselesaikan yang bersangkutan dengan kemanusiaan. Ahad (10/05/2020 atau tepat 17 Ramadhan 1441 H) siang tadi,kami bersama Sahabat-sahabat Ansor-Banser dan Rekan-rekan IPNU saling bahu membahu,saling bersatu penuh semangat dalam menjalankan Amanat untuk Bersilaturahmi kepada Para Imam Masjid/Mushola,Para Ustadz,serta beberapa warga guna untuk mentasyarufkan hasil dari KOIN NU yang berasal dari para Donatur dan dari Sahabat-sahabat Ansor-Banser,serta Rekan-rekan IPNU berupa paket SEMBAKO.

    Alhamdulillah ada sekitar 23 Paket Sembako yang harus kami bagikan siang tadi sampai sore untuk para Imam Masjid/Mushola,Para Ustadz,dan beberapa Warga yang bisa dikatakan kurang mampu dalam hal perekonomiannya.

    Senyum bahagia dari para penerima menjadi obat lelah kami dan semangat kami dalam menjalankan Tugas Mulia ini.

    Semoga sedikit bantuan yang kami bagikan menjadi kemanfaatan dan keberkahan di bulan yang penuh barokah ini.Dan semoga para Donatur senantiasa mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan tercatat sebagai Amal Jariyah yang diberkahi dan mendapat Ridho dari Alloh SWT..Amin Ya Robbal ‘Alamiin.

    #NU
    #KoinNU
    #AnsorMajuSatuBarisan
    #BanserBanyumas
    #IPNU
    #IPPNU
    #Muslimat
    #Fatayat
    #ACMBanyumas

  • Kyai Kampung Tersingkir Di Tengah Menjamurnya Ustadz Rasa Seleb Bertarif Ratusan Juta

    Kyai Kampung Tersingkir Di Tengah Menjamurnya Ustadz Rasa Seleb Bertarif Ratusan Juta

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Beberapa waktu lalu saya sempat melihat dan membaca salah satu postingan status, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) di akun media sosial instagramnya, mengenai pengalaman mengenal banyak Kiyai dengan latar profesi dan mapan secara ekonomi. Mulai dari yang berprofesi sebagai pedagang, penulis hingga sebagai petani

    Mbah Fadlon, merupakan sosok Kiyai kampung Kecamatan Pamotang Rembang, yang keseharian diisi dengan bekerja sebagai petani menggarap sawah hingga fisik kini tidak lagi mendukung. Tapi, meski usia sudah sepuh, Kyai Fadlol masih sanggup mengajar ngaji dan membaca kitab “Ihya-u ‘Ulumiddin” karya Imam Ghazali tanpa kacamata

    Sekilas bagi masyarakat yang melihat dari tampilan sederhana dan bersahaja termasuk ketika berada di sawah, mungkin tidak akan menyangka kalau beliau seorang Kiyai. Sosok Kiyai Fadlol mungkin satu dari sekian banyak kiyai kampung di Indonesia, meski memiliki keilmuan dan pemahaman keagamaan mendalam, tapi tetap memilih hidup bersahaja dan rendah hati.

    Tampilan, sikap, prilaku dan tutur kata dalam keseharian apa adanya, tapi tetap berwibawa. Mereka, Kiyai kampung jauh dari kesan formalistik dengan atribut keagamaan melekat untuk menunjukkan diri sebagai kiyai atau ulama yang perkataan dan perbuatan patut diikuti dan diteladani, sebagaimana dilakukan kebanyakan ustad seleb ketika diundang dan tampil berdakwah melalui media televisi

    Jauh dari kesan hidup mewah dan glamor, dikawal layaknya raja, memilik pengikut dan jamaah fanatik secara berlebihan, dielu elukan setiap tampil mengisi pengajian dalam banyak kesempatan, layaknya ustad seleb. Kiyai kampung juga tidak menerima honorarium, menerima bayaran atau sponsor setiap memenuhi undangan mengsis pengajian

    Padahal dengan keilmuan dan pengaruh dimiliki sebagai Kiyai, semua itu bisa saja dilakukan dan didapatkan dari jamaah. Tapi mereka menyadari bahwa berdakwah tidak semata untuk tujuan mengejar materi, popularitas dan dikenal banyak orang. Dakwah juga tidak sekedar menceramahi jamaah dengan mengutip dalil, ayat Al-Qur’an dan hadits nabi, tapi harus dibarengi dengan contoh dan keteladanan

    Dakwah dilakukan kebanyakan Kiyai kampung sebagai bagian dari upaya menggugah kesadaran dan kesalehan spiritualitas masyarakat sebagai seorang hamba dengan sang Pencipta maupun kesalehan sosial dengan sesama manusia, membangun hubungan baik dan persaudaraan, melalui bahasa dakwah sederhana, mudah diterima dan meneduhkan. Bukan caci maki, provokasi dan permusuhan, sebagaimana dilakukan beberapa ustad seleb dan karbitan yang belakangan mulai banyak berseliweran

    Kalau berkunjung ke pesantren di daerah pedesaan atau perkampungan, dengan mudah bisa kita temukan bagaimana Kiyai kampung biasa mengisi acara pengajian, tampil bersahaja mengenakan sarung, sebagai ciri khas seorang santri dan Kiyai kampung, tanpa pengawalan, mengajar dan mengisi pengajian dari kampung ke kampung, dari masjid, satu menuju masjid lain, tanpa mengharapkan imbalan

    Dengan kedalaman ilmu keagamaan, kebijaksanaan, motode dan pendekatan dakwah diterapkan, Kiyai kampung terbukti mampu menggugah kesadaran dan menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat, tanpa menimbulkan perselisihan dan mempermasalahkan perbedaan.

    Materi dakwah disampaikan juga dengan mudah bisa diterima masyarakat. Tidak heran meski seorang Kiyai telah meninggal. Sosok Kiyai termasuk Ilmu yang pernah diajarkan tetap melekat dan dijadikan panutan masyarakat

    Berbeda misalkan dengan sebagian penceramah dan ustad pendatang yang belakangan mulai banyak berseliweran di media televisi maupun melalui kanal jejaring media sosial seperti YouTube.

    Ceramah disampaikan tidak jarang menimbulkan kontroversi dan meresahkan masyarakat. Materi dakwah cendrung tidak sehat, provokatif, Sara dan mengandung ujaran kebencian terhadap tokoh atau kelompok lain yang tidak disukai, jauh dari ajaran dan nilai – nilai keagamaan

    Lebih parah, materi dakwah belakangan juga sudah mulai ditarik dan ditumpangi kepentingan politis meraih kekuasaan dengan mengutif potongan ayat Tuhan yang dinilai menguntungkan sebagai pembenaran dan memainkan isu Sara. Sehingga dimunculkanlah isu pemimpin anti dan pro agama Islam, kriminalisasi ulama, isu PKI dan beberapa isu lain.

    Ceramah tidak sehat dan provokatif dari ustad seleb dan karbitan tersebut kemudian seringkali menimbulkan perselisihan dan polarisasi di tengah masyarakat, terutama masyarakat yang malas membaca dan melakukan croscek atas informasi diterima dalam bentuk teks maupun vidio, sangat mudah terprovokasi dan menjadi pelaku penyebaran berita bohong, main share dan copy paste

    Pelabelan Islam radikal, komunis, pancasilais dan tidak pancasilais di antara sesama masyarakat merupakan puncak dari ceramah kontroversi dan provokatif ustad karbitan yang kalau meminjam bahasa Prof. Mahfud MD ustad macam itu sebenarnya tidak faham agama, tidak pernah ngaji. Ngajinya hanya dari majalah, media sosial YouTube, Facebook dan Twitter.

    Kondisi tersebut diperparah dengan kecendrungan sebagian masyarakat, terutama generasi milenial, lebih senang mengikuti, mengutip, mempertontonkan dan menyebarkan ceramah ustad seleb dan karbitan, dengan materi dakwah yang tidak jarang tidak sehat dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Tayangan beberapa media juga senang menghadirkan ustad, lebih karena sisi hiburan untuk dikomersilkan daripada penceramah yang memang benar – benar memahami ajaran agama secara lebih mendalam.

    Mulai bermunculannya penceramah model tersebut tidak bisa dibiarkan, selain tidak sehat juga bisa menjadi ancaman keberlangsungan kehidupan berbangsa, dengan kondisi masyarakat Indonesia yang demikian beragam dan plural.

    Organisasi moderat seperti NU dan Muhammadiyah sudah saatnya mulai semakin banyak tampil dan memainkan peran, menghadirkan dan mengetengahkan ceramah menyejukkan melalui para Kiyai atau ulama tua maupun muda terutama di media sosial, sehingga masyarakat bisa tercerahkan. (ansor watulimo)

  • Mimpi Habib Munzir tahun 1993 yang menyuratkan umur beliau hanya 40 tahun

    Mimpi Habib Munzir tahun 1993 yang menyuratkan umur beliau hanya 40 tahun

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Tahun 1993 aku bermimpi berlutut di kaki Rasulullah saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa. Maka Sang Nabi saw menepuk pundakku, “Tenang dan sabarlah.. . sebelum usiamu mencapai 40 tahun kau sudah kumpul bersamaku.”
    AlHabib Mundzir AlMusawa : Aku teringat mimpiku beberapa minggu yang lalu. Aku berdiri dengan pakaian lusuh bagai kuli yang bekerja sepanjang hari, di hadapanku Rasulullah saw berdiri di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda, “Semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai Munzir, aku lebih tak tega lagi… kembalilah padaku, masuklah kedalam kemahku dan istirahatlah….”

    Kujenguk dalam kemah mewah itu ada Guru Mulia (Habib Umar bin Hafidz) seraya berkata, “Kalau aku bisa keluar dan masuk ke sini kapan saja, tapi Engkau wahai Munzir jika masuk kemah ini kau tak akan kembali ke dunia.”
    Maka Rasulullah saw terus mengajakku masuk, “Masuklah… kau sudah kelelahan… kau tak punya rumah di dunia (memang saya hingga saat ini masih belum punya rumah). Tak ada rumah untukmu di dunia, karena rumahmu adalah di sini bersamaku… serumah denganku… seatapdenganku…. makan dan minum
    bersamaku…. masuklah!”
    Lalu aku berkata, “Lalu bagaimana dengan Fatah Jakarta? (Fatah tegaknya panji kedamaian Rasulullah saw).”
    Maka beberapa orang menjawab di belakangku, “Wafatmu akan membangkit kan ribuan hati untuk
    meneruskan cita-citamu…! Masuklah…!”

    Lalu malaikat Izrail as. menggenggamku dari belakang, ia memegang dua pundakku, terasa seluruh uratku sudah digenggamannya, seraya berkata, “Mari… ku antar kau masuk… mari…”
    Maka kutepis tangannnya dan aku berkata, “Saya masih mau membantu Guru Mulia saya.”
    Maka Rasulullah saw memerintahkan Izrail as untuk melepaskanku. Aku terbangun…. Semalam ketika aku rebah dalam kegelapan kulihat dua tamu bertubuh cahaya, namun wajahnya tidak bertentuk kecuali hanya cahaya. Ia memperkenalkan bahwa ia adalah Izrail as. Kukatakan padanya, “Belum… belum… aku masih ingin bakti pada Guru Muliaku… pergilah dulu!” Maka ia pun menghilang raib begitu saja. Tahun 1993 aku bermimpi berlutut di kaki Rasulullah saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa. Maka Sang Nabi saw menepuk pundakku, “Tenang dan sabarlah.. . sebelum usiamu mencapai 40 tahun kau sudah kumpul bersamaku.” Usia saya kini 39 tahun pada 23 Februari 1973. Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku. Aku senang wafat dengan penyakit ini, karena Rasulullah saw beberapa bulan sebelum wafatnya terus mengeluhkan sakit kepala. Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis Rasulullah saw kelak, jika terjadi sesuatu padaku maka teruskan perjuanganku… ampuni kesalahanku… kita akan jumpa kelak dengan perjumpaan yang abadi…
    Amiin

    Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang melihatku disaat tidur maka seakan-akan dia melihatku pada saat terjaga dan setan tidaklah dapat menyerupaiku.” (HR. Bukhori)

    Juga hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang melihatku disaat tidur maka sungguh dia telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak bisa menyerupaiku.”(HR, Tirimidzi, dia berkata ini adalah hadits hasan shahih). (abi sorban)