Tag: sorbansantri

  • Satkorcab Banser Kabupaten Mojokerto

    Satkorcab Banser Kabupaten Mojokerto

    Penampilan setelah Apel Pembukaan Susbalan PCNU Kab. Mojokerto tahun 2018.
  • HAUL KE 19 RIYANTO & MASA DEPAN BHINNEKA TUNGGAL IKA

    HAUL KE 19 RIYANTO & MASA DEPAN BHINNEKA TUNGGAL IKA

    Infokom Banser MJK-19 tahun silam, tepatnya Desember tahun 2000, Sahabat Riyanto seorang Anggota Banser Kota Mojokerto mendedikasikan hidupnya demi menyelamatkan saudara-saudara umat Kristiani dalam Perayaan Misa Natal di Gereja Eben Haezer. Beliau meninggal akibat meledaknya bom yang diterorkan digereja tsb.
    Apa yang dilakukan Alm. Riyanto merupakan tauladan bagi kita semua, bahwa kita adalah umat beragama yang hidup di Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika adalah kita, tidak boleh ada sekat hanya atas nama agama, suku, ras, dsb. Yang ada adalah INDONESIA.

    https://www.youtube.com/watch?v=6tyVB14OtYo

    Hari ini yang harus dilakukan tidak boleh hanya sekedar refleksi dan perenungan, akan tetapi aksi nyata untuk terus menghidupkan semangat Bhinneka Tungggal Ika ditengah-tengah upaya segelintir oknum yang menggerogoti dan mendistorsi kemajemukan yang menjadi identitas Indonesia.
    Sebagai Kader Ansor khususnya, ini adalah amanah & tanggung jawab utama kita untuk mengejawantahkan cita-cita organisasi dalam dinamika ke-Indonesia-an. Apapun resiko, situasi, dan kondisinya kita tidak boleh mundur sedikitpun demi masa depan BHINNEKA TUNGGAL IKA.

    ( GUS IPUNG )

  • PBNU Imbau Warga NU Tidak Ikut Reuni 212 di Monas

    PBNU Imbau Warga NU Tidak Ikut Reuni 212 di Monas

    Infokom Banser-Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj mengimbau warga nahdiyin di seluruh Tanah Air, sebaiknya tidak usah ikut reuni 212. Karena waktu penyeleggaraanya 2 Desember 2019 bersamaan dengan hari kerja.
    “Lebih baik berkerja untuk keluarga daripada ikut hura-hura yang tidak jelas arahnya.
    KH. Said Aqil Siroj mendengar informasi Reuni 212 yang akan digelar di Monas Jakarta akan dihadiri peserta dari Sumatera, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
    “Tambah repot, solawatan dan baca doa bersama keluarga di rumah lebih aman,” kata Said.
    Tapi kalau ada warga NU yang nekad datang, disarankan atas nama pribadi, jangan membawa atribut NU.

    Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid terpisah mengatakan, reuni 212 adalah hak bagi setiap warga untuk menghadiri acara itu, namun tak boleh membuat resah.
    Wakil Menteri menyebut hukum pelaksanaan Reuni 212 oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 ialah mubah.
    Namun Zainut menegaskan para ASN yang hendak mengikuti kegiatan itu wajib mendahulukan pekerjaan.
    Sebab merujuk pada tanggal pelaksanaannya pada 2 Desember 2019 jatuh di hari Senin.
    “Reuni 212 hukumnya mubah atau boleh-boleh saja, tidak ada anjuran juga tidak ada larangan. Dilaksanakan tidak apa-apa, tidak dilaksanakan juga tidak berdosa. Namanya juga berkumpul dan bersilaturahmi,” kata Zainut Tauhid.

    “Karena pelaksanaan 212 hari kerja dan bagi ASN bekerja itu hukumnya wajib, maka sesuatu yang wajib tidak bisa diganti dengan yang mubah.
    Jadi bagi ASN wajib mendahulukan pekerjaannya,”
    Zainut menjelaskan, kegiatan yang bersifat mubah bisa mendatangkan nilai ibadah jika diisi dengan berbagai kegiatan.
    Namun, jika sesuatu yang mubah diisi kegiatan yang buruk, itu bisa menyebabkan dosa.
    Wakil Ketua Umum MUI itu memilih berprasangka baik.
    Dia yakin Reuni 212 akan diisi berbagai kegiatan yang positif.
    “Saya yakin Reuni 212 akan diisi dengan kegiatan dan aktivitas kebaikan,” ucap Zainut.

    Menko Polhukam Mahfud Md sebelumnya menegaskan, Reuni 212 adalah hak warga negara.
    Tidak bisa dilarang, asal tidak bertindak anarkis dan memancing keributan.

    (sumber ansor kebon jeruk)

  • KISAH UNTUK PENCARI ILMU

    KISAH UNTUK PENCARI ILMU

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com- Ada seorang santri dari Indonesia menuntut ilmu di Rubath Tarim pada zaman Habib Abdullah bin Umar Asy-Syathiri. Setelah di sana 4 tahun, santri itu minta pulang. Dia pamit minta izin pulang kepada Habib Abdullah.
    “Habib, saya mau pulang saja.”
    “Lho, kenapa?” tanya beliau.
    “Bebal otak saya ini. Untuk menghafalkan
    setengah mati, tidak pantas saya menuntut ilmu, saya minta izin mau pulang.”
    Habib Abdullah berkata
    “Jangan dulu, sabar.”
    “Sudah Bib, saya sudah empat tahun bersabar, sudah tidak kuat, lebih baik saya menikah saja.”
    Lalu beliau berkata
    “Sebentar, saya mau mengetes dulu bagaimana kemampuanmu menuntut ilmu.”
    Santri itu menjawab
    “Sudah bib, saya menghafalkan setengah mati, tidak hafal- hafal.”
    Habib Abdullah kemudian masuk ke kamar, mengambil surat-surat untuk santri itu. Pada masa itu surat-surat dari Indonesia ketika sampai di Tarim tidak langsung diberikan.
    Surat tersebut tidak akan diberikan kecuali setelah santri itu menuntut ilmu selama 15 tahun.
    Kemudian Habib Abdullah menyerahkan
    seluruh surat itu kepadanya, kecuali satu surat.
    Setelah diterima, dibacalah surat-surat itu
    sampai selesai. Satu surat yang tersisa kemudian diserahkan.
    “Ini surat siapa?” tanya Habib.
    “Owh, itu surat ibu saya.”
    “Bacalah!”
    Santri itu menerima surat dengan perasaan senang, kemudian dibacanya sampai selesai.
    Saat membaca, kadang dia tersenyum sendiri, sesekali diam merenung, dan sesekali dia sedih.
    “Sudah kamu baca?” tanya beliau lagi.
    “Sudah ya habib.”
    “Berapa kali?” tanya beliau.
    “Satu kali ya habib.”
    “Tutup surat itu! Apa kata ibumu?”
    “Ibu saya berkata saya disuruh mencari ilmu yang bener, bapak sudah membeli mobil baru. Adik saya sudah diterima bekerja di sini, dan lain-lain.”
    Isi surat yang panjang itu dia berhasil
    menceritakannya dengan lancar dan lengkap.
    Tidak ada yang terlewatkan.
    “Baca satu kali kok hafal? Katanya bebal gak hafal-hafal, sekarang sekali baca kok langsung hafal dan bisa menyampaikan.” kata Habib dengan pandangan serius.
    Santri itu bingung tidak bisa menjawab. Dia menganggap selama ini dirinya adalah seorang yang bodoh dan tidak punya harapan. Sudah berusaha sekuat tenaga mempelajari ilmu agama, dia merasa gagal. Tetapi membaca surat
    ibunya satu kali saja, dia langsung paham dan hafal.
    Habib Abdullah akhirnya menjelaskan kenapa semua ini bisa terjadi. Beliau mengatakan:
    ﻷﻧﻚ ﻗﺮﺃﺕ ﺭﺳﺎﻟﺔ ﺃﻣﻚ ﺑﺎﻟﻔﺮﺡ ﻓﻠﻮ ﻗﺮﺃﺕ ﺭﺳﺎﻟﺔ ﻧﺒﻴﻚ
    ﺑﺎﻟﻔﺮﺡ
    ﻟﺤﻔﻈﺖ ﺑﺎﻟﺴﺮﻋﺔ
    “Sebab ketika engkau membaca surat dari ibumu itu dengan perasaan gembira. Ini ibumu, coba jika engkau membaca syariat Nabi Muhammad Saw dengan bahagia dan bangga, ini adalah Nabiku, niscaya engkau sekali baca pasti langsung hafal. ”
    Banyak saudara-saudara kita (atau malah kita sendiri) yang tanpa sadar mengalami yang dirasakan santri dalam kisah di atas.
    Jawabannya adalah rasa cinta. Kita tidak
    menyertakan perasaan itu saat membaca dan mempelajari sesuatu, sehingga kita merasa diri kita bodoh dan tidak punya harapan sukses.
    Banyak orang merasa bodoh dalam pelajaran, tetapi puluhan lagu-lagu cinta hafal di luar kepala. Padahal tidak mengatur waktu khusus untuk menghafalkannya.
    ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻓﺘﺢ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﻓﺘﻮﺡ ﭐﻟﻌﺎﺭﻓﻴﻦ ﻭﺍﺭﺯﻗﻨﺎ ﻓﻬﻢ ﺍﻟﻨﺒﻴـﻴﻦ ﻭﺇﻟﻬﺎﻡ
    ﭐﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
    ﺍﻟﻤﻘﺮﺑﻴﻦ ﺑﺮﺣﻤﺘﻚ ﻳﺂ ﺃﺭﺣﻢ ﺍﻟﺮﺍﺣﻤﻴﻦ
    (Habib Abdullah bin Umar Assyatiriy adalah ayahanda Habib Salim bin Abdullah Assyatiriy)
  • LKNU LAZISNU Peduli Cilacap Gelar Bakti Sosial di Wanareja

    LKNU LAZISNU Peduli Cilacap Gelar Bakti Sosial di Wanareja

    Sorban santri.com –Tim NU Peduli Cilacap yang terdiri dari Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) kembali menggelar kegiatan bakti sosial (baksos), Kamis (3/12/2020).

    SORBANSANTRI.COM
    Antrian warga saat baksos

    Kegiatan kali ini bertempat di Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Wilayah tersebut sebelumnya terdampak banjir yang diakibatkan hujan deras dengan intensitas yang cukup tinggi dan mengakibatkan jebolnya tanggul sungai.

    SORBANSANTRI.COM
    Tim dari LKNU saat memeriksa warga

    Oleh sebab itu, LKNU dan LAZISNU Cilacap berinisiatif mengadakan baksos di Desa Tarisi setelah sebelumnya juga mengadakan pengobatan gratis beserta bantuan di Desa Sikampuh, Kecamatan Kroya yang juga sebelumnya terdampak banjir.

    “Ini sudah kewajiban LKNU untuk membantu masyarakat dalam pengobatan, apalagi sebelumnya wilayah tersebut terdampak banjir, sehingga yang dikhawatirkan timbul berbagai macam penyakit.” Ucap Basith Wahib dari LKNU Cilacap.

    Terpisah, Divisi Program NU Care-LAZISNU Cilacap Ahmad Fauzi ketika dikonfirmasi mengatakan, dengan kendaraan yang dimiliki LAZISNU, kendaraan tersebut membawa peralatan dan obat-obatan untuk pengobatan gratis.

    Bpk Kusdiono warga rt02 rw09 merasa sangat berterima kasih kepada seluruh jaringan yang terkait dengan adanya pengobatan gratis yang di ada oleh lembaga LKNU dan LAZISNU CILACAP, kegiatan baksos ini benar benar membantu warga dan menharapkan bisa di jadwalkan rutin tanpa menunggu adanya bencana melanda

    By: sodikin sorban

  • TEXT LIRIK BACAAN FAHTAZAL DAN MAHALLUL QIYAM

    TEXT LIRIK BACAAN FAHTAZAL DAN MAHALLUL QIYAM

    SORBANSANTRI.COM

    بِسمِ اللّهِ الرَّحمَنِ الرَّحِيمِ

    ﻓَﺎﻫْﺘَﺰَّ ﺍﻟْﻌَﺮْﺵُ ﻃَﺮَﺑًﺎ ﻭَﺍﺳْﺘِﺒْﺸَﺎﺭًﺍ

    ﻭَﺍﺯْﺩَﺍﺩَ ﺍﻟْﻜُﺮْﺳِﻲُّ ﻫَﻴْﺒَﺔً ﻭَﻭَﻗَﺎﺭًﺍ

    ﻭَﺍﻣْﺘَﻠَﺄَﺗِﺎﻟﺴَّﻤٰﻮَﺍﺕُ ﺃَﻧْﻮَﺍﺭًﺍ

    ﻭَﺿَﺠَّﺖِ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎٓﺋِﻜَﺔُ ﺗَﻬْﻠِﻴْﻠًﺎ ﻭَﺗَﻤْﺠِﻴْﺪًﺍ ﻭَﺍﺳْﺘِﻐْﻔَﺎﺭًﺍ

    (ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَ ﺍْﻟﺤَﻤْﺪُ ﻟﻠﻪِ ﻭَﻻ ﺍِﻟﻪَ ﺍﻟّﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍَﻛْﺒَﺮ)

     وَلَم تَزَل اُمُّهُ تَرَی اَنوَاعًامِن فَخرِهِ وَفَضلِهِ

     اِنئَ نِهَايَةِتَمَامِ حَملِهِ

     فَلَمَّااشتَدَّبِهَاالطَّلقُ بِاِذنِ رَبِّهِ الخَلقِ

     وَضَعَتِ الحَبِيبَ صَلَّی اللّهُ عَلَيَهِ وَسَلَّمَ سَا جِدًاشَاکِرًاحَامِدًاکَاَنَّهُ البَدرُفِی تَمَامِهِ

     (محل القيام) ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪْ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَ ﺳَﻠَّﻢ

    يَا نَبِي سَلَامْ عَلَيْكَ 

    يَا رَسُوْلْ سَلَامْ عَلَيْكَ 

    يَا حَبِيْبْ سَلَامْ عَلَيْكَ 

    صَلَوَاتُ اللهْ عَلَيْكَ 

    اَشْـرَقَ الْكَوْنُ ابْـتِـهَاجَــا 

    بِوُجُوْدِ الْمُصْطَفَى اَحْمَـدْ 

    وَلِاَهْلِ الْكَـوْنِ اُنْــــسٌ 

    وَسُرُوْرٌ قَـدْ تَـجَـدَّدْ 

    فَاطْـرَبُـوْا يَااَهْلَ الْمَثَانِـي 

    فَهَـزَارُ الْيُـمْنِ غَـرَّدْ 

    وَاسْتَضِيْؤُا بِجَمَالِ 

    فَاقَ فِى الْحُسْنِ تَفَرَّدْ 

    وَلَنَا الْـبُـشْرَى بِـسَـعْدٍ 

    مُسْـتَـمِرٍّ لَيـْـسَ يَنْـفَــدْ 

    حَيْثُ اُوْتِيْناَ عَطَاءَ 

    جَمَعَ الْفَخْرَالْمُؤَبَّدْ 

    فَلِرَبِّي كُلُّ حَمْدٍ 

    جَلَّ اَنْ يَحْصُرَهُ الْعَدْ 

    اِذْحَبَانَابِوُجُوْدِ 

    اَلْ مُصْطَفَى الْهَادِي مُحَمَّدْ 

    مَرْحَبًامَرْحَبًا يَانُوْرَالْعَيْنِ 

    مَرْحَبًامَرْحَبًاجَدَّ الْحُسَينِ 

    مَرْحَبًا يَارَسُوْلَ اللهِ اَهْلًا 

    مَرْحَبًا بِكَ اِنَّا بِكَ نُسْعَدْ 

    مَرْحَبًا وَبِجَاهِه يَااِلَهِي 

    مَرْحَبًاجُدْوَبَلِّغْ كُلَّ مَقْصَدْ 

    وَاهْدِنَانَهْجَ سَبِيْلِه 

    كَيْ بِهِ نُسْعَدْ وَنُرْشَدْ 

    رَبِّ بَلِّغْنَا بِجَاهِه 

    فِى جِوَارِه خَيْرَ مَقْعَدْ 

    وَصَلَاةُ اللهِ تَغْشَى 

    اَشْرَفَ الرُّسْلِ مُحَمَّدْ 

    وَسَــلَامٌ مُسْتَــمِرٌّ 

    كُلَّ حِيْنٍ يَـــتَــجَــدّدْ 

    صَلَّى اللهُ عَلىَ مُحَمَّد 

    صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم 

    رَبِّ فَااغْفِرْلِي ذُنُوْبِي 

    بِبَرْكَةِ الْهَادِي مُحَمَّد 

    رَبِّ فَاجْعَلْ مُجْتَمَعْنَا 

    غَايَتُه الْحُسْنُ الْخِتَامِ 

    وَاعْطِنَا مَاقَدْ سَأَلْنَا 

    مِنْ عَطَايَكَ الْجِسَامِ 

    وَاكْرِمِ الْاَراَحَ مِنَّا 

    بِلِقَاءِ خَيْرِ الْاَنَامِ 

    وَابْلِغِ الْمُخْتَارَ عَنَّا 

    مِنْ صَلَاةٍ وَسَلَامٍ

  • KH. Bahauddin Nur Salim Rais Syuriah PBNU

    KH. Bahauddin Nur Salim Rais Syuriah PBNU

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com- Posisi apapun sama sekali bukan tujuan. Tidak menjadi apapun juga tidak masalah. Tidak kenal juga tidak masalah. Tidak diakui keberadaannya juga tidak masalah. Tidak dihormati juga tidak masalah. Justru bisa bersembunyi dari perhatian banyak orang malah lebih leluasa dan santai.
    Mendapatkan penghormatan bukan berarti kesuksesan. Menghormati belum tentu karena betul-betul memiliki rasa hormat. Bisa aja orang yang menghormati kita karena takut, karena diharuskan, karena mereka bekerja untuk kita, mereka butuh sama kita atau supaya terlihat pantas saja.
    “Hidup Ndak usah dibuat sulit, nggak usah ruwet, asal tidak maksiat, bisa menjadi pribadi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi orang, serta tidak mengusik hidup orang lain, itu sudah cukup”. (red)
  • Terungkapnya Misteri Shalawat Nariyah

    Terungkapnya Misteri Shalawat Nariyah

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com- Shalawat Nariyah merupakan salah satu shalawat yang mustajab. Shalawat ini juga diyakini para ahli sebagai kunci gudang yang mumpuni. Hal ini sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mundah dan Jabir, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:“Siapa membaca shalawat kepadaku sehari 100 kali (dalam riwayat lain): Siapa membaca shalawal kepadaku 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia… Dan hadits Rasulullah yang mengatakan; Perbanyaklah shahawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan.”

    Oleh karena itu, maka tak heran apabila shalawat Nariyah sering dilantunkan oleh umat muslim. Pasalnya bacaan shalawat ini diyakini memiliki banyak keutamaan. Lantas apa saja manfaat membaca shalawat Nariyah? Simak beberapa manfaatnya berikut ini.

    1. Dibukakan Pintu Rezeki
    2. Dikabulkan Hajatnya
    3. Dimudahkan Urusannya
    4. Dihindarkan dari Bahaya

    Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.

  • Mantabnya RTL (Rencana Tindak Lanjut) Ke-2 DTD (Diklat Terpadu Dasar) Di Kantor MWCNU TRAWAS oleh BANSER KABUPATEN MOJOKERTO

    Mantabnya RTL (Rencana Tindak Lanjut) Ke-2 DTD (Diklat Terpadu Dasar) Di Kantor MWCNU TRAWAS oleh BANSER KABUPATEN MOJOKERTO

    Satuan kordinasi Barisan Ansor Serbaguna (Satkorcab Banser) Kabupaten Mojokerto

    Telah melaksanakan Rencana Tindak Lanjut Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang kedua, merupakan bentuk perjuangan Kaderisasi dalam menjaga Anggotanya, hal ini dibuktikan pada hari; Minggu, tanggal 1 Desember 2019

    Jajaran instruktur yang diberikan tugas untuk mengisi RTL tersebut Hadir penuh dengan Kebanggan dan Semangat menjaga Kaderisasi dan merupakan bukti nyata dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

    Bertempat di Kantor MWC NU kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto ini, di hadiri 40 peserta kader yang telah lulus dalam pelaksanaan DTD tersebut.

    Hadir dalam acara RTL tersebut dalam mengisi Materi, salah satunya sahabat Surotin, beliau Selaku ketua PAC GP Ansor Kecamatan Ngoro mengisi dengan tema Ke-NU an dan Ke Ansoran, selama materi peserta dengan Khidmah dan mudah menerima materi, kebanggan tersendiri bagi kader kader baru yang bermunculan di kecamatan Trawas tersebut.

    Disisi lain, hadir juga Sahabat Sucipto Beliau Kader Banser Balantas (Banser lalu lintas), sahabat dari Mojosari ini mengisi materi Balantas. Sebagai tindak lanjut dari beberapa biro yang perlu disampaikan kepada kader kader baru dalam mengenal organisasi yang didirikan oleh KH. Wahab Chasbullah. Merupakan organisasi yang bisa mengikuti Perkembangan zaman serta dunia sosial yang ada di masyarakat. Khususnya berkaitan dengan Lalu lintas, agar Banser juga berperan aktif dalam menjaga kegiatan serta taat berlalu lintas.

    SORBANSANTRI.COM

    Tidak hanya itu sahabat, Banser yang merupakan Garda Terdepan Menjaga NKRI ini, juga di bekali dengan Materi Pengamanan Kyai, yang mana materi ini di isi salah satu Instruktur yaitu sahabat Choirul dari Kecamatan Mojosari.

    Banser sebagai pengamanan Kyai ini, merupakan Hal yang harus dilakukan. Oleh sebab itu, materi ini juga sangat penting sekali. Ada slogan yang mengatakan “Banser Nderek Kyai, Nderek Kyai Sampai Mati”. Sebagai salah satu bentuk Khidmah Banser kepada Kyai, maka perlu mempunyai Kompetensi dan Skil di setiap Jiwa dan Detuk Jantung Banser.

    SORBANSANTRI.COM

    Kaderisasi yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Mojokerto ini berlangsung terus menerus, khususnya di setiap Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor atau Kecamatan, Hal ini dibuktikan dengan Agenda Rutinan ataupun pelatihan Di Masing masing kecamatan Se-kabupaten Mojokerto.

    Siapa Kita : Banser NU

    NKRI : Harga Mati

    Pancasila : Jaya

    Aswaja : Akidah Kita

    Nusantara : Milik kita

    Dum

    Infokom PAC Gondang

  • Hujan deras di kawasan pacet mojokerto

    Hujan deras di kawasan pacet mojokerto

    Infokom Banser- Diawal bulan Desember 2019, kawasan pacet Mojokerto dan sekitarnya diguyur hujan deras. Mengingat pacet dikenal dengan tempat pariwisata yang sering dikunjungi turis lokal dan internasional.

    Kasatkoryon Moch. Hasan Arsyari kecamatan pacet, mengimbau pada ansor dan banser kec pacet khususnya BAGANA untuk selalu SIAGA jika terjadi bencana.

    SORBANSANTRI.COM
    Kasatkoryon Pacet Moch. Hasan Asy’ari

    Saat ini tim BAGANA telah diskusi mewacanakan yang telah disampaikan kasatkoryon banser kec pacet. Anggota ansor dan banser telah di bentuk dan di tempatkan dibeberapa titik yang memungkinkan bencana longsor terjadi.

    SORBANSANTRI.COM

    Menghadapi musim hujan dibulan november ini diperkirakan akan sering terjadinya hujan deras yang katanya orang jawa bulan desember ini gede gede e sumber. Kasatkoryon banser kec. Pacet juga mengimbau warga sekitar untuk siaga jika hal tersebut terjadi.

    Mudah-mudahan huja. Ditahun ini di penuhi keberkahan dan bermanfaat badi warga sekitar. Kata salah satu anggota ansor banser pacet. Infokom Banser mjk