Tag: wahabi

  • Wajib diikuti seluruh daerah di Indonesia untuk menjaga ketentraman dan akal sehat

    Wajib diikuti seluruh daerah di Indonesia untuk menjaga ketentraman dan akal sehat

    InfokomBanserNU- Radikalisme ini berakar dari aqidah tritauhid dan aqidah kebencian Al Wala Wal Bara yg dipraktekkan oleh Khilafah, Wahabi, Ikhwanulmuslimin dan grup2 sejenis bukan hanya di Departemen Pendidikan,  Pertamina tapi di departemen2 & BUMN2 lain.

    Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Salafi Wahabi di Kuala Lumpur

    Bahkan mesjid, dana dan pengajian2 di korporasi grup2 besar juga banyak dikuasai kelompok mereka. Buku2 berakar aqidah teror dan kebencian Tritauhid dan Al Wala Wal Bara ini membanjiri buku2 agama di penerbit2 Indonesia tanpa kontrol baik yg halus maupun yg terang2an berisi perintah bunuh.

    Sebaiknya yg undang ustadz2 provokator diwawancara ulang HRD, bertanggungjawab pembinaan pendonor teroris dari dalam perusahaan.

    Orang2 hijrah palsu ini spt Ikhwanul Muslimin atau PKS nya di negeri2 arab atau muslim lainnya bahkan dicabut kewarganegaraanya , dokumen2 kependudukan spt KTP Passport dan lain2 sekeluarga , bahkan cuman memberikan dukungan dana saja sudah dihukum begitu. Alasannya berbahaya karena takfiri mudah kafirkan muslim lain selain bughot dan khawarij, ilmu agama nya jg tidak bersanad tidak bersambung sampai Nabi SAW sebagaimana NU atau Al azhar Mesir (bukan Al azhar Indonesia yg berbeda sama sekali yg justru Muhammadiyah yg terputus sanadnya juga tak bermadzhab) 

    Muhammadiyah sedikit banyak terkena pengaruh ekstrimisme wahabi salafi karena tak memiliki aqidah yang kuat, ilmu agama tak bermadzhab dan tak bersanad (bersambung sampai Nabi), sehingga terjebak dalam aqidah wahabi tiga tauhid dan al wala wal BARA yg esktrim berdasarkan kebencian(BARA). (AbiTsani)

  • Sekeluarga pembom bunuh diri di gereja menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah

    Sekeluarga pembom bunuh diri di gereja menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah

    InfokomBanserNU-

    Selain Kokam MU dukung bendera HTI, Dahnil , Amien Rais, Hanum Rais yg dekat dengan hoax& simbol2 radikalis.

    Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Salafi Wahabi di Kuala Lumpur

    agama dalam pemahaman Wahabi Salafi memang isinya harus berdasar kebencian, sehingga tak heran mereka rata2 bengis sampai mudah membunuh, hal ini tertuang dalam ajaran mereka Al Wala Wal Bara yg berdasarkan cocoklogi terjemah ayat dan hadits bukan dari ilmu yg bersanad bersambung sampai Nabi SAW . Dapat dicari di youtube pun banyak pengajaran Al Wala Wal Bara di mesjid2 wahabi dan muhammadiyah.

    Ajaran cocoklogi selain menjadi dasar wahabi, ikhwanul muslimin (PKS), khilafah HTI, khilafah ISIS, dll juga menjadi sekte2 lain seperti ini, konsep utamanya seorang awampun bisa berdalil hanya menggunakan terjemahan Al Quran dan hadits, padahal mereka tak miliki ilmu agama yg bersanad, tak heran ikhwanul muslimin bahkan ditangkapi atau dicabut kewarganegaraan dan passportnya di negri2 muslim termasuk arab karena berdasar ajaran cocoklogi ini, dibelakangnya terkandung takfiri mudah mengkafirkan muslim lainnya apalagi menghalalkan darah yg bukan seagama.

     Ajarannya berdasarkan kebencian dalam konsep al wala wal bara (bara dlm istilah wahabi berarti kebencian atau permusuhan seb inti iman, tak punya kebencian bisa dianggap kurang/tidak beriman). 

    Sikap melihat orang lain cendrung selalu seb musuh bisa dikarenakan aqidah wahabi ISIS ini, sambil membanggakan sendiri

    link RadikalismeIkhwanulmuslimin PKS

    Contoh pemikiran Wahabi dan Muhammadiyyah ttg dzikir HU :

    menurut Gus Baha

    Gusbaha

    kyaikampung

    Penyebab orang2 pintar di perusahaan2 tsb cendrung terkena radikalisme agama? Karena kesombongan intelektual ingin menguasai /berkuasa dlm agama sebagaimana mereka menguasai ilmu2 eksakta teknis, sombong tak ingin mengikuti otoritas, madzhab atau ikut ulama2 yg ilmunya bersanad bersambung sd Nabi. Seperti seorang pasien awam yg jenius dg baca buku2 kedokteran dan menganggap remeh dokter2 yg tersertifikasi dan berizin.

    Melawan aqidah teror dan kebencian Tritauhid dan Al wala wal bara, adalah ilmu aqidah bersanad dan bermadzhab, bersambung tak terputus sampai Nabi Muhammad SAW yg jg dipraktekan oleh 4 madzhab fiqih yaitu aqidah madzhab Asyariyyah maturidiyyah. aqidah ini dianut mayoritas muslimin nusantara di Indonesia, Msia, Brunai, Spore, Thailand dll jg sama2 bermadzhab fiqih syafiiyah. Bagi yg merasa awam dapat taqlid ikut ulama2 yg terbukti bersanad, sebagaimana dokter bedah pun taqlid sama dokter anestesi/ahli pembiusan.

    Dalam konsep wahabi salafi ISIS dkk seolah2 seorang awam wajib tahu semua ilmu kedokteran baik bedah maupun anestesi. Tidak boleh ada taqlid, dicemoohnya dg ikut2an atau taqlid buta. Cara berpikir ini pun menjadi pintu orang2 yg merasa pintar ke arah radikalisme mengatasnamakan agama.

    The books and teaching of Aqidah three tauhid and  alwala wal bara are overwhelming uncontrolled when  Muhammadiyah leader become ministry of education: 

    The teaching of Al Wala Wal Bara which based on hatred in Center /PP Muhammadiyyah   Menerapkan Al-Wala’ Wal-Bara’

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=3CCncf5sOEc[/embedyt]

     

    Al-Wala Wal Bara’ | Ust. Bachtiar Nasir, Lc

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=5FeODn7jtF0[/embedyt]

     

    Ust Ihsan Tanjung Al Wala’ Wal Bara’ DiDalam Kalimat Tauhid Kajian Dzuhur 28072016

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=T-3fGri1p4I[/embedyt]

     

    AL-WALA WA AL-BARA | Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc 

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=TZTHxAiWAfQ[/embedyt]

     

    Malaysia reject University of Muhammadiyah in their country because of Muhammadiya’s Wahaby backbround 
    Source Malaysia reject University of Muhammadiya
    Indonesia and Malaysia in general have same madzhab of beliefs of Al-Asyairah and Al-Maturidiyah, and madzhab of Syafii in Fiqh. This has strong sanad of belief and religion background in Islam Nusantara including majority moslem in Malaysia, Singapore, Thailand, Brunai, Indonesia, etc. (AbiTsani)

  • PENYUSUP ASWAJA NU BERHARAP DULANG SIMPATI WARGA NU

    PENYUSUP ASWAJA NU BERHARAP DULANG SIMPATI WARGA NU

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Logika 6 orang disebut syuhada itu hanya bisa masuk kedalam pikiran orang yang selama 6 tahun (2014-2020) menganggap ada presiden keturunan PKI, dzalim, anti Islam, anti ulama, mengkriminalisasi ulama.

    Logika yang mereka bangun (sebenarnya tidak pakai nalar sih) melawan Firaunnya Indonesia (Jokowi) itu adalah jihad. Karena dalam benak mereka Jokowi lebih lalim dari Firaun (tulisan Felix kan begitu).

     

    Dan orang-orang yang wafat ini jadi modal sosial untuk meningkatkan soliditas kelompok mereka. Mereka berhasil mengumpulkan sumbangan miliaran rupiah untuk 6 keluarga yang wafat.

     

    Masjid-masjid basis mereka juga memasang baliho, dengan narasi 6 syuhada. Wahabi Jawa yang melakukan wahabisasi melalui budaya Jawa (seperti di masjid Jogja itu) dengan peristiwa tol km 50 itu tidak bisa menyembunyikan lagi identitasnya.

     

    Kalau masjid secara kolektif menyebut 6 orang yang membantu kabur dari panggilan polisi disebut jihad, maka secara jelas dan terang mereka radikal dan secara diam-diam mendukung bentuk terorisme ekstrim. Coba cek pengurus masjidnya pernah gak mengecam aksi terorisme di tanah air? Saya pastikan tidak pernah.

     

    Melalui kontestasi perebutan jamaah dengan cara wahabisasi ala budaya Jawa (wayang, Walisongo, sejarah Indonesia) dan dakwah Habib muda dikalangan warga NU lalu setelah masanya banyak berteriak lantang mendukung perjuangan HR, yang jadi korban warga NU.

     

    Kultur Nahdliyin secara halus dihabisi Wahabi baik Wahabi konvensional ataupun Wahabi Jawa dan dihabisi perlahan oleh Habib-Habib muda, yang terakhir ini karena kesamaan akidah, madzhab fikih lebih mudah diterima, dan tanpa sadar tiba-tiba warga NU ini jadi pendukung model Islam seperti HR; anti pemerintah dengan modal slogan ” NKRI Bersyariah”, padahal agenda sebenarnya penguasaan politik negara.

     

    Wahabisasi ala Jawa itu misalnya ngotot ada keterlibatan janisari Turki Usmani dalam perang Jawa yang dikobarkan Pangeran diPonegoro.

     

    Dari dulu saya lebih muak pada Wahabi seperti ini daripada Wahabi konvensional, sebab Wahabi seperti ini banyak mendulang simpati warga NU. Dan perlahan warga ini masuk kedalam kolam mereka tanpa mereka sadari.

    Mereka itu parasit-parasit yang memperuncing perseteruan FP* versus NU. Dengan ngompori, dan memainkan media sedemikian rupa. Dan mereka juga yang menganggap mati dalam pembangkangan terhadap negara adalah mati syahid. Kan bahaya. (ahmad sauri)

     

     

  • TANDUK SETAN DARI NAJD ITU BUKAN IRAQ

    TANDUK SETAN DARI NAJD ITU BUKAN IRAQ

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Sebagian para pengikut wahabi merasa marah jika kita sebut bahwa Nejd tempat kelahiran Imam mereka adalah tempat keluarnya tanduk Syaitan dan tempat keluarnya khawarij, mereka beralasan bahwa Nedj yang di maksud Rasululah s.a.w adalah Iraq, karena negeri Iraq sumber dari kekacauan dan fitnah.
    Mari kita lihat sejauh mana kebenaran yang telah di sampaikan oleh pengikut wahabi yang terlalu fanatik dengan Imamnya Muhammad bin Abdul Wahab sehingga beliau hampir seperti nabi yang tidak salah dan khilaf, selain beliau tergolong salah dan sesat.
    Bahayanya daerah Najd berasal dari hadits Rasulullah s.a.w yang menceritakan keberkatan tanah , Yaman, dan Syam sebagaimana didalam hadisnya :
    ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻗﺎﻝ : ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ” ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﺷﺎﻣﻨﺎ، ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﻳﻤﻨﻨﺎ ” . ﻗﺎﻝ ﻭﻓﻲ ﻧﺠﺪﻧﺎ ؟ ﻗﺎﻝ : ” ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﺷﺄﻣﻨﺎ، ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﻳﻤﻨﻨﺎ، ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻭﻓﻲ ﻧﺠﺪﻧﺎ ؟ ﻓﺄﻇﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﻓﻲ ﺍﻟﺜﺎﻟﺜﺔ : ” ﻫﻨﺎﻙ ﺍﻟﺰﻻﺯﻝ ﻭﺍﻟﻔﺘﻦ ﻭﺑﻬﺎ ﻳﻄﻠﻊ ﻗﺮﻥ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ” ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻔﺘﻦ ﺑﺎﺏ ﻗﻮﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ”: ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﻤﺸﺮﻕ “ ﺭﻗﻢ 7094
    Artinya: Dari Ibnu Umar r.a berkata: Rasulullah s.a.w menyebutkan : ” Ya Allah berilah keberkatan kepada negeri Syam kami, berilah keberkatan kepada negeri Yaman kami, Berkata mereka : ” Pada Najd kami Ya Rasulullah “, berkata Rasulullah: Ya Allah berilah keberkatan kepada negeri Syam kami, berilah keberkatan kepada negeri Yaman kami, Berkata mereka : ” Pada Najd kami Ya Rasulullah “, Berkata Rasulullah : Disana terdapat kegoyangan ( aqidah ) dan fitnah, dan disanalah terbitnya tanduk Syaitan. ( H.R . Bukhari , kitab al-Fitan, bab Qulun Nabi s.a.w. al-Fitnah Min Qibla al-Masyriq, no : 7094 ).
    Dari hadis ini kita mengetahui bahwa Rasul telah mendo`akan negeri Syam dan Yaman, sebab itulah para sahabat berlomba-lomba untuk pindah ke negeri Yaman dan Syam.
    Kenapa Najd yang terdapat di hadis ini bukan negeri Iraq ? Adapun sebagai Jawabannya sebagai berikut :
    1. Negeri yang dido`akan Rasulullah adalah negeri-negeri yang telah masuk islam sebagian penduduknya, sebagian ahli Syam telah mendatangi Nabi s.a.w. dan mengucap kalimat dua Syahadah, penduduk Yaman mendatangi Rasul dan memeluk islam ketika itu, sementara penduduk daerah Iraq tidak ada yang datang ke hadapan Rasul, bahkan mereka masuk islam pada masa pemerintahan Abu Bakar dan Umar bin Khatab ketika penaklukkan negara Farsi, sementra penduduk Najd ( tempat kelahiran pemimpin wahabi ) telah berbondong-bondong pergi ke Madinah untuk memeluk islam, bagaimana boleh didalam hadis menyebutkan kalimat ” di Nejd kami ” sementara Iraq belum jatuh ke tangan umat islam, dan masih di pegang oleh negara Farsi, ungkapan kami di sini memiliki dua makna : Yang pertama: Para sahabat yang bersama Rasul, dan mereka bermaksud bahwa ungkapan kami adalah makna kepemilikan Iraq, dan ini mustahil sebab Iraq belum jatuh ketangan umat Islam. Yang kedua: Utusan yang datang dari Najd, jikalau Najd itu Iraq, maka sesuatu yang mustahil sebab tidak ada riwayat yang mengatakan adanya utusan kaum yang datang dari Iraq, maka mestilah Nejd tersebut bahagian negara yang dikenal yaitu Riyahd dan sekelilingnya. Sementara kalimat ” kami ” pada negeri Syam, karena telah datang sebahagian utusan negeri Syam ke Madinah untuk memeluk islam dan di Syam terdapat Baitul Maqdis, dan tempat para nabi-nabi terdahulu.
    2. Rasul mengatakan bahwa Najd adalah tempat keluarnya tanduk syaiton, terlepas dari hakikat ataupun majaz, tapi yang dimaksud adalah orang yag membawa kesesatan dan fitnah bagi umat islam dan mereka tergolong dari orang – orang kafir, karena Syaitan pemimpin orang-orang kafir dan menyesatkan orang, ini sangat jauh sekali keadaannya dengan fitnah yang berlaku di Iraq, pembunuhan Imam Ali r.a di tangan orang-orang Khawarij suatu fitnah yang lebih kecil di bandingkan dengan fitnahnya Musailamah al-Kadzab yang berasal dari Yamamah Nejd ( Riyadh sekarang ), yang telah mengaku nabi dan membunuh puluhan para sahabat sehingga Umar bin Khatab menjadi sangat takut sekali akan habisnya penghafal al-Qur`an disebabkan serangan Musailamah, Musailamah dan pengikutnya tergolong orang-orang yang kafir dan menyesatkan orang lain, sementara orang-orang Khawarij masih dalam keadaaan islam sebagaimana didalam riwayat Ibnu Abbas dari Imam Ali di dalam Sohih Bukhari, tetapi mereka pelampau yang keluar dari batasan, demikiannya juga pandangan ulama ahlus Sunnah bahwa khawarij telakeluar dari jama`a tetapi tidak keluar dari islam, dengan demikian tahulah kita bahwa fitnah yang terdapat di Yamamah ( Najd ) lebih besar dari fitnah yang berada di Iraq, di Najd juga tedapat khawarij dan golongan Qaramithoh yang kafir.
    3. Kita mengetahui bahwa Iraq adalah negeri yang berkat juga, bukti keberkatan Iraq adalah pindahnya ulama-ulama besar dari golongan sahabat ke Iraq seperti Imam Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas`ud, Anas bin Malik, `Ammar bin Yasir, Hudzaifah bin Yaman, Sa`ad bin Abi Waqash, Imran bin Hushain, jikalau negeri Iraq tidak berkat bagaimana boleh para sahabat pindah ke Iraq berbondong-bondong. Di negeri Iraq pula terbitnya banyak ulama hadis dan mazhab ahlussunnah seperti mazhab Imam Hanafi, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Sufyan ats-Tsauri dan Sufyan bin Uyaynah, timbulnya di baghdad ulama dan fakar-fakar qira`ah dan Nahu, berbeda dengan Najd Yamamah yang tidak terdapat sedikitpun para sahabat yang bermukim di situ bahkan para sahabat datang ke Najd Yamamah untuk memerangi orang kafir dan murtad pengikut Musailamah, bagaimana boleh kita katakan bahwa Iraq tempat yang terkutuk dan tidak berkat, sementara Iraq telah mengeluarkan jutaan ulama, kenapa wahabi mengikuti mazhab Hanbali sementara Imam Ahmad berasal dari Iraq.
    4. Iraq telah masyhur ketika zaman jahiliyah, jikalau Rasul bermaksud Iraq niscaya beliau akan sebutkan secara jelas dengan namanya khusus tetapi Rasul tidak menyebutkan Iraq bahkan menyebutkan Najd yang berarti bukan Iraq. Jiadi jika disebut dengan Najd maka di maksud adalah dalah Najd secara uruf yaitu daerah Yamamah , Dar`ah dan sekitarnya, karena kawasan ini juga dataran tinggi.
    5. Hadis Rasulullah s.a.w. yang berbunyi : ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﺭﺿﻲ ﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﺃﻧﻪ ﺳﻤﻊ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻫﻮ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻤﺸﺮﻕ ﻳﻘﻮﻝ : ” ﺃﻻ ﺇﻥ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻫﺎﻫﻨﺎ ﻣﻦ ﺣﻴﺚ ﻳﻄﻠﻊ ﻗﺮﻥ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ Artinya: Dari Ibnu Umar r.a. beliau mendengar Rasul bersabda dalam keadaan mengarah ke bahagian arah timur Madinah : ” Ingatlah bahwasanya fitnah datang dari sana dari tempat terbitnya tanduk syaitan. ( H.R .Bukhari no : 7093 ). Bahagian timur Madinah adalah Nejd ( bahagian Yamamah, Dir`ah, dll ) bukan Iraq, ini jelas kalau kita melihat peta, adapun para ulama yang menafsirkan timur tersebut ke arah Iraq telah tersalah dengan kenyataan dan ilmu zaman sekarang, karena timurnya Madinah bukan Iraq.
    6. Hadis Rasulullah s.a.w yang menyuruh penduduk Nejd agar berniat ihram dari Qarnu Manazil . ﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻗﺎﻝ : ﺃﻣﺮ ﺭﺳﻮ ﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﺃﻥ ﻳﻬﻠﻮﺍ ﻣﻦ ﺫﻱ ﺍﻟﺤﻠﻴﻔﺔ، ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﺸﺎﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﺤﻔﺔ ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﻨﺠﺪ ﻣﻦ ﻗﺮﻥ ﺍﻟﻤﻨﺎﺯﻝ . ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺎﻟﻚ ، ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﺤﺞ ﺑﺎﺏ ﻣﻮﺍﻗﺖ ﺍﻹﻫﻼﻝ Artinya: Dari Abdullah bin Umar r.a. beliau berkata : Rasulullah s.a.w. menyuruh penduduk Madinah berniat ihram dari Dzul- Hulaifah, penduduk Syam dari Juhfah, dan penduduk Nejd dari Qarn, Manazil. ( H.R. Malik , Kitab Hajj, bab Mawaqitu al-Ihlal no : 732 ). sementara lafaz didalam Sohih Bukhari ialah : ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ : ﻭﻗّﺖ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺮﻧﺎ ﻷﻫﻞ ﻧﺠﺪ ، ﻭﺍﻟﺠﺤﻔﺔ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﺸﺎﻡ ﻭﺫﺍ ﺍﻟﺤﻠﻴﻔﺔ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ، ﻗﺎﻝ : ﺳﻤﻌﺖ ﻫﺬﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ، ﻭﺑﻠﻐﻨﻲ ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : : ﻭ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻴﻤﻦ ﻳﻠﻤﻠﻢ ” ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻌﺮﺍﻕ ﻓﻘﺎﻝ : ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻋﺮﺍﻕ ﻳﻮﻣﺌﺬ ( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ . ﺭﻗﻢ : 7344 Artinya: Dari Ibnu Umar beliau berkata : Rasulullah telah menentukan miqat bagi ahli Najd di Qaran, Juhfah untuk penduduk Syam, Dzul Hulaifah untuk penduduk Madinah, , berkata Ibnu Umar : telah sampai kepadaku bahwa Nabi s.a.w. berkata: “Bagi penduduk Yaman dari Yalamlam”. kemudian disebutkan Iraq, berkata beliau : Ketika itu belum ada Iraq. ( H.R. Bukhari, no 7344 ). Dari kedua hadis diatas jelaslah bahwa yang di maksud Najd adalah daerah dataran tinggi yang terdiri dari Yamamah ( Riyadh sekarang ), Dir`ah dan lain-lainnya, bukan Iraq, karena ketika itu orang Iraq belum memeluk islam, sementara Qarnu Manazil berhampiran dengan Yamamah (Riyadh sekarang ).
    7. Adapun riwayat yang menggantikan Masyriq ( arah timur ) kepada Iraq, riwayat ini telah di obah dan tidak soheh, sebab kebanyakkan riwayat mengatakan Masyriq, adapun penafsiran Salim bin Abudullah bin Umar kepda Iraq adalah salah satu ijtihad beliau yang belum boleh dijadikan pegangan, sebab bukan dari penafsiran Rasulullah s.a.w.,sebagaimana beliau pernah berijtihad untuk melarang para wanita pergi shalat ke masjid sehingga ayah beliau Abdullah bin Umar marah tidak bercakapan dengan beliau sampai Abdullah bin Umar meninggal dunia.
    Tambahan:
    Diriwayatkan dari Uqbah bin Amr Abi Mas’ud ra, dia berkata: Rasulullah Saw menudingkan tangannya ke arah Yaman, dengan bersabda, “Iman yang kuat ada di sana (penduduk Yaman). Ketahuilah bahwa sifat kasar dan hati yang keras itu dimiliki oleh orang-orang yang sibuk mengurus onta dengan melalaikan agama (beliau sambil menuding ke arah timur) dan disanalah tempat munculnya dua tanduk setan”. ( H.R. Shahih Bukhari No. 3202)
    ﻳﻘﻮﻝ ﺍﻟﻤﺠﺴﻢ ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺑﻪ ﺍﻟﻤﺴﻤﻰ ( ﺑﻴﺎﻥ ﺗﻠﺒﻴﺲ ﺍﻟﺠﻬﻤﻴﺔ ) ﺝ 1 / ﺹ 17 : ﻭ ﻗﺪ ( ﺗﻮﺍﺗﺮ ) ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺇﺧﺒﺎﺭﻩ ﺑﺄﻥ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻭ ﺭﺃﺱ ﺍﻟﻜﻔﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺸﺮﻕ , ﺍﻟﺬﻱ ﻫﻮ ( ﻣﺸﺮﻕ ﻣﺪﻳﻨﺘﻪ ﻛﻨﺠﺪ ) . ﺍﻧﺘﻬﻰ . ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ ﻣﺮﺟﻊ ﺍﻟﻮﻫﺎﺑﻴﺔ ﻳﺴﻤﻲ ﺑﻠﺪ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻮﻫﺎﺏ ﻣﻄﻠﻌﺎ ﻟﻠﻔﺘﻨﺔ ﻭ ﺭﺃﺳﺎ ﻟﻠﻜﻔﺮ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﺄﺗﻲ ﺃﺫﻧﺎﺑﻪ ﺑﻤﺌﺎﺕ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻨﻴﻦ
    Terjemah “Bebas ” :
    al Mujassim Ibnu Taimiyah dalam kitab karyanya berjudul Bayan Talbis al Jahmiyyah, j. 1, h. 17 menuliskan sebagai berikut:
    “Dan telah datang berita secara mutawatir dari Rasulullah yang memberitahukan bahwa FITNAH BESAR dan PANGKAL KEKUFURAN akan muncul dari arah timur.”
    Arah timur yang dimaksud oleh Rasulullah adalah arah timur dari tempat tinggal Rasulullah sendiri ,yaitu arah timur kota Madinah. Dan yang dimaksud adalah Nejd. Nejd adalah wilayah timur dari Kota Madinah.
    Ibnu Taimiyah adalah “imam besar” dan “referensi yang tidak dapat diganggu gugat” bagi kaum Wahabi. Ibnu Taimiyah menamakan Nejd; –wilayah tempat munculnya ajaran sesat wahabi yang dirintis oleh Muhammad bin Abdil Wahhab– sebagai tempat kedatangan FITNAH BESAR dan tempat PANGKAL KEKUFURAN. Ibnu Taimiyah telah menuliskan hal itu dalam karyanya di atas ratusan tahun sebelum kedatangan gerakan sesat Wahabi itu sendiri .Ironisnya, aqidah tasybih dan tajsim Ibnu Taimiyah kini menjadi “primadona tanpa tanding yang dipeluk erat” oleh kaum Wahabi Hadis Rasulullah s.a.w yang menyuruh penduduk Nejd agar berniat ihram dari Qarnu Manazil .
    ﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻗﺎﻝ : ﺃﻣﺮ ﺭﺳﻮ ﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﺃﻥ ﻳﻬﻠﻮﺍ ﻣﻦ ﺫﻱ ﺍﻟﺤﻠﻴﻔﺔ، ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﺸﺎﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﺤﻔﺔ ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﻨﺠﺪ ﻣﻦ ﻗﺮﻥ ﺍﻟﻤﻨﺎﺯﻝ . ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺎﻟﻚ ، ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﺤﺞ ﺑﺎﺏ ﻣﻮﺍﻗﺖ ﺍﻹﻫﻼﻝ
    Artinya: Dari Abdullah bin Umar r.a. beliau berkata : Rasulullah s.a.w. menyuruh penduduk Madinah berniat ihram dari Dzul- Hulaifah, penduduk Syam dari Juhfah, dan penduduk Nejd dari Qarn, Manazil. ( H.R. Malik , Kitab Hajj, bab Mawaqitu al-Ihlal no : 732 ).
    sementara lafaz didalam Sohih Bukhari ialah :
    ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ : ﻭﻗّﺖ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺮﻧﺎ ﻷﻫﻞ ﻧﺠﺪ ، ﻭﺍﻟﺠﺤﻔﺔ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﺸﺎﻡ ﻭﺫﺍ ﺍﻟﺤﻠﻴﻔﺔ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ، ﻗﺎﻝ : ﺳﻤﻌﺖ ﻫﺬﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ، ﻭﺑﻠﻐﻨﻲ ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : : ﻭ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻴﻤﻦ ﻳﻠﻤﻠﻢ ” ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻌﺮﺍﻕ ﻓﻘﺎﻝ : ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻋﺮﺍﻕ ﻳﻮﻣﺌﺬ ( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ . ﺭﻗﻢ : 7344
    Artinya: Dari Ibnu Umar beliau berkata : Rasulullah telah menentukan miqat bagi ahli Najd di Qaran, Juhfah untuk penduduk Syam, Dzul Hulaifah untuk penduduk Madinah, , berkata Ibnu Umar : telah sampai kepadaku bahwa Nabi s.a.w. berkata: “Bagi penduduk Yaman dari Yalamlam”. kemudian disebutkan Iraq, berkata beliau : Ketika itu belum ada Iraq. ( H.R. Bukhari, no 7344 ). Dari kedua hadis diatas jelaslah bahwa yang di maksud Najd adalah daerah dataran tinggi yang terdiri dari Yamamah ( Riyadh sekarang ), Dir`ah dan lain-lainnya, bukan Iraq, karena ketika itu orang Iraq belum memeluk islam, sementara Qarnu Manazil berhampiran dengan Yamamah (Riyadh sekarang ).
    Iraq telah masyhur ketika zaman jahiliyah, jikalau Rasul bermaksud Iraq niscaya beliau akan sebutkan secara jelas dengan namanya khusus tetapi Rasul tidak menyebutkan Iraq bahkan menyebutkan Najd yang berarti bukan Iraq. Jiadi jika disebut dengan Najd maka di maksud adalah dalah Najd secara uruf yaitu daerah Yamamah , Dar`ah dan sekitarnya, karena kawasan ini juga dataran tinggi.
    Wallohu A’lam (asnuter jabar)
  • SIKAP WARGA NU TERHADAP PKS HTI FPI

    SIKAP WARGA NU TERHADAP PKS HTI FPI

    SORBANSANTRI.COM
    SIKAP WARGA NU TERHADAP PKS, HTI, FPI

    SORBAN SANTRI- Kita ini kader NU dan kita tahu bahwa minhum (PKS, HTI, FPI dkk) itu ingin  Menghancurkan NU dan ingin menerapkan khilafah. Prinsip nya apapun yang datang dari mereka JANGAN PERCAYA!!

    Pegangan kita dalam hal pilihan politik: “Dawuh Habibana Luthfi bin Yahya, di mana ada mereka maka ambillah jalan seberangnya.”

    Pegang baik-baik dawuh beliau tersebut. Panduan kita dalam mencari kebenaran terkait situasi kebangsaan dan politik:

    “Jika kita ingin mengetahui kebenaran itu ada di mana? Maka lihatlah PKS ada di mana, kebenaran itu pasti ada di seberangnya (berlawanan dgn PKS).”

    Mereka sudah dikenal produsen Hoax. Sejak dr 2014 sampai sekarang mereka tidak berubah. Rentetan narasi ujaran kebencian, caci maki dan pelecehan telah sering mereka lakukan kepada Kyai-kyai NU dan NU.

    masih percaya mereka?

  • TERNYATA WAHABI ITU ADALAH FIRQOH SESAT DAN BERPEMAHAMAN KHOWARIJ DAN SAYA BERLEPAS DIRI DARI FIRQOH WAHABI

    TERNYATA WAHABI ITU ADALAH FIRQOH SESAT DAN BERPEMAHAMAN KHOWARIJ DAN SAYA BERLEPAS DIRI DARI FIRQOH WAHABI

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Dialog Ilmiah yang sangat menarik antara Syaikh Muhammad bin Sa’ad Asy Syuwai’ir dengan para masyaikh / dosen-dosen disalah satu Universitas Islam di Maroko
    Salah seorang Dosen berkata : “Sungguh hati kami sangat mencintai Keraja’an Saudi Arabia, demikian pula dengan jiwa-jiwa dan hati-hati kaum muslimin sangat condong kepadanya, dimana setiap kaum muslimin sangat ingin pergi kesana, bahkan antara kami dengan kalian sangat dekat jaraknya. Namun sayang, kalian berada diatas suatu Madzhab, yang kalau kalian tinggalkan tentu akan lebih baik, yaitu Madzhab Wahabi.”
    Kemudian Asy Syaikh dengan tenangnya menjawab : “Sungguh banyak pengetahuan yang keliru yang melekat dalam pikiran manusia, yang mana pengetahuan tersebut bukan diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan mungkin kalian pun mendapat khabar-khabar yang tidak tepat dalam hal ini.
    Baiklah, agar pemahaman kita bersatu, maka saya minta kepada kalian dalam diskusi ini agar mengeluarkan argumen-argumen yang diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan saya rasa di Universitas ini terdapat Perpustaka’an yang menyediakan kitab-kitab sejarah islam terpercaya. Dan juga hendaknya kita semaksimal mungkin untuk menjauhi sifat Fanatisme dan Emosional.”
    Dosen itu berkata : “saya setuju denganmu, dan biarkanlah para Masyaikh yang ada dihadapan kita menjadi saksi dan hakim diantara kita.”
    Asy Syaikh berkata : “saya terima, Setelah bertawakal kepada Allah, saya persilahkan kepada anda untuk melontarkan masalah sebagai pembuka diskusi kita ini.
    Dosen itu pun berkata : “Baiklah kita ambil satu contoh, ada sebuah fatwa yang menyatakan bahwa firqoh wahabi adalah Firqoh yang sesat. Disebutkan dalam kitab Al-Mi’yar yang ditulis oleh Al Imam Al-Wansyarisi, Beliau menyebutkan bahwa Al-Imam Al-Lakhmi pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun membangun sebuah masjid, “Bolehkan kita Shalat di Masiid yang dibangun oleh orang-orang wahabi itu ?”
    maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab : “Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh yang sesat, yang masjidnya wajib untuk dihancurkan, karena mereka telah menyelisihi kepada jalannya kaum mu’minin, dan telah membuat bid’ah yang sesat dan wajib bagi kaum muslimin untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin“. (wajib kita ketahui bahwa Imam Al-Wansyarisi dan Imam Al-Lakhmi adalah ulama ahlusunnah).
    Dosen itu berkata lagi : “Saya rasa kita sudah sepakat akan hal ini, bahwa tindakan kalian adalah salah selama ini”,
    Kemudian Asy Syaikh menjawab : ”Tunggu dulu…!! kita belum sepakat, lagipula diskusi kita ini baru dimulai, dan perlu anda ketahui bahwasannya sangat banyak fatwa yang seperti ini yang dikeluarkan oleh para ulama sebelum dan sesudah Al-Lakhmi, untuk itu tolong anda sebutkan terlebih dahulu kitab yang menjadi rujukan kalian itu…!!”
    Dosen itu berkata : ”Anda ingin saya membacakannya dari fatwanya saja, atau saya mulai dari sampulnya…??”
    Asy Syaikh menjawab : ”Dari sampul luarnya saja.”
    Dosen itu kemudian mengambil kitabnya dan membacakannya : ”Namanya adalah Kitab Al-Mi’yar, yang dikarang oleh Ahmad bin Muhammad Al-Wansyarisi. Wafat pada tahun 914 H di kota Fas, di Maroko”.
    Kemudian Asy Syaikh berkata kepada salah seorang penulis di sebelahnya : “Wahai syaikh, tolong catat baik-baik.
    Imam Al-Wansyarisi wafat pada tahun 914 H. Kemudian bisakah anda menghadirkan biografi Imam Al-Lakhmi…??”
    Dosen itu berkata : “Ya”
    Kemudian dia berdiri menuju salah satu rak perpustaka’an, lalu dia membawakan satu juz dari salah satu kitab-kitab yang mengumpulkan biografi ulama. Didalam kitab tersebut terdapat biografi Ali bin Muhammad Al-Lakhmi, seorang Mufti Andalusia dan Afrika Utara.
    Kemudian Asy Syaikh berkata : “Kapan beliau wafat ?”
    Yang membaca kitab menjawab : “Beliau wafat pada tahun 478 H“
    Asy Syaikh berkata kepada seorang penulis tadi : “Wahai syaikh tolong dicatat tahun wafatnya Syaikh Al-Lakhmi” kemudian ditulis.
    Lalu dengan tegasnya Asy Syaikh berkata :
    “Wahai para masyaikh…!! Saya ingin bertanya kepada antum semua, Apakah mungkin ada ulama yang memfatwakan tentang kesesatan suatu kelompok yang belum datang (lahir)…?! kecuali kalau dapat wahyu…??”
    Mereka semua menjawab : “Tentu tidak mungkin, Tolong perjelas lagi maksud anda…!!”
    Asy syaikh berkata lagi : “Bukankah wahabi yang kalian anggap sesat itu adalah dakwahnya yang dibawa dan dibangun oleh Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab…??”
    Mereka berkata : “Siapa lagi…?!”
    Asy Syaikh berkata : “Coba tolong perhatikan…!!
    Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H.
    Nah, ketika Al-Imam Al-Lakhmi berfatwa seperi itu, jauh RATUSAN TAHUN lamanya sebelum syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir. Bahkan sampai 22 generasi ke atas dari beliau sama belum ada yang lahir, apalagi berdakwah.
    KAIF ? GIMANA INI ?
    (Merekapun terdiam beberapa saat..) Kemudian mereka berkata : “Lalu sebenarnya siapa yang dimaksud Wahabi oleh Imam Al-Lakhmi tersebut ? Mohon dijelaskan dengan dalil yang memuaskan, kami ingin mengetahui yang sebenarnya…!!”
    Asy Syaikh pun menjawab dengan tenang :
    “Apakah anda memiliki kitab “Al-Firaq Fii Syimal Afriqiya”, yang ditulis oleh Al-Faradbil, seorang kebangsa’an Francis…??”
    Dosen itu berkata : “Ya ini ada”
    Asy Syaikh pun berkata : “Coba tolong buka di huruf “wau” .
    Maka dibukalah huruf tersebut dan munculah sebuah judul yang tertulis “Wahabiyyah“.
    Kemudian Asy Syaikh menyuruh kepada Dosen itu untuk membacakan tentang biografi firqoh wahabiyyah itu.
    Dosen itupun membacakannya : ”Wahabi atau Wahabiyyah adalah sebuah sekte KHOWARIJ ABADHIYYAH yang dicetuskan oleh “Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum Al- Khoriji Al-Abadhi” Orang ini telah banyak menghapus Syari’at Islam, dia menghapus kewajiban menunaikan ibadah haji dan telah terjadi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya. Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara. Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya, dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya. Mereka sangat membenci Ahlussunnah.
    Setelah Dosen itu membacakan kitabnya Asy Syaikh berkata : “Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para ulama Andalusia dan Afrika Utara sebagaimana yang telah kalian dapati sendiri dari kitab-kitab yang kalian miliki.
    Adapun Dakwah yang dibawa oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab” yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su’ud Rahimuhumallah, maka dia bertentangan dengan amalan dakwah Khowarij, karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid’ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul.
    Semoga bermanfaat
    (Lihat kitab Al Kamil oleh Ibnu Atsir)
  • WAHABI PAHAMNYA HTI ORMASNYA DAN PKS PARTAINYA

    WAHABI PAHAMNYA HTI ORMASNYA DAN PKS PARTAINYA

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-
    Bukan fanatik ,tapi belajar dari fakta yang ada.
    1. Ngaku NU tapi alergi dgn Kiai Said. Secara demokratis, Kiai Said adalah pemimpin terpilih. Ini real. Fakta yg tdk bisa dipungkiri. Ditambah menuduh beliau Syiah, Liberal.Di saat yg sama diam2 ia jatuh hati pd Sugik, Felix, Baequni dll. Masya allah. Mesra sekali.
    2. Ngaku NU malah ngece-ngece Banser. Banser iki Banom NU kang.. Saya yakin, yang type begini belum pernah ikut MKNU, PKD, Makesta IPNU/IPPNU dan segala diklat kursus NU. Di matanya sih NU hanya sebatas tahlil dan Marhabanan.
    3. Ngaku NU tapi sepakat dgn orientasi HTI. Aneh banget. NU itu Nasionalis-Agamis, sedang HTI adalah Separatis atau golongan yang akan membuat negara baru dlm negara. Bodohnya lagi, ia percaya dgn isu dihembuskan HTI bhw NU disusupi PKI.Pdhl, PKI sdh dibumihanguskan Banser. Padahal, PKI & HTI di mata Konstitusi sama terlarangnya. Mereka ini teriak PKI kepada orang yang telah membumihanguskan PKI.
    4. Ngaku NU tapi tidak paham dengan komoditi bendera Tauhid yang dijadikan alat Politik menggunakan wajah agama. Ini asli korban HTI tingkat dewa.
    5. Ngaku NU selain anti Banser malah Pro FPI. FPI emang seneng ngaku NU, tapi NU bukan FPI.
    6. Ngaku NU tapi kasih embel-embel Lurus segala. Daridulu, NU sejak 1926 ya NU. Tidak ada itu lurus, bengkok, belak-belok, naik-turun.
    Kalau sampean gak tahu. Itu masih untung karena tidak kena beban taklif alias dima’fu, kalau sudah dikasih info kok masih ngeyel. Ya sakarepmu, pujare ira. Sampean bisa lihat sliweran di Medsos. Orang macam begini ya satu paket. Sama saja dari point 1-6 ya orangnya itu2 aja. (abi sorban)
  • PESANTREN NU DI BOGOR TETAP PENUH SEMANGAT KIBARKAN BENDERA NU

    PESANTREN NU DI BOGOR TETAP PENUH SEMANGAT KIBARKAN BENDERA NU

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Ini adalah pesantren Siti Dhumillah yang terletak di kampung cijeruk tajurhalang bogor, selama ini Depok dan bogor menjadi pusat pengikut wahhabi itu efek dari menjamurnya pendatang dari timur tengah yang bermukim di bogor, salah satunya di kawasan megamendung bogor, disini sempat viral karna mencuatnya kasus kawin kontrak hingga prostitusi syariah, selama ini bogor menjadi salah satu daerah paling banyak yang berpaham wahhabi, banyak teman-teman menilai ini karna banyak masyarakat yang masih islam abangan, NU, Muhammadiyah sudah jelas memiliki amaliyah dan struktur kepengurusan, juga memiliki kepentingan bagi masyarakat dan negara, disini banyak sekali ustadz-ustadz dadakan, banyak sekali habib-habib palsu, majelis-majelis tanpa guru yang di danai para wahhabi.
    Banyak sekali pesantren NU disini, di kota maupun di pelosok daerah, dari jonggol, hingga ke pedalaman perbatasan sukabumi dan Cianjur, tetapi masih kurang menunjukkan identitas ke-NU an nya, dan tidak sengaja ternyata saya berteman dengan salah seorang kyai yang memiliki kepengurusan pesantren Siti Dhumillah ini, pesantren ini GRATIS, Pesantren ini memasang puluhan bendera NU di halaman depan, menunjukkan kebanggaan tersendiri menjadi bagian dari Pejuang Pendidikan masyarakat berbasis Nahdlatul Ulama, dalam hati kami seolah berkata, “ya itulah panji kami, berwarna hijau berlambang tali jagat” kami tidak takut, kami tidak gentar, termasuk pada mereka yang kerap bertakbir tapi untuk tindakan yang brutal, bengis,
    Jayalah NU, Jayalah Nusantaraku…!
    – Haddi VJB
  • PROPAGANDA RADIKALIS ATASNAMA AGAMA DI INDONESIA

    PROPAGANDA RADIKALIS ATASNAMA AGAMA DI INDONESIA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Propaganda kaum radikalis tanpa kita sadari ternyata sudah menyebar di sekeliling kita. Propaganda-propaganda mereka sangat menyesatkan dan terlihat seakan-akan baik, namun kenyataannya propaganda itu berbahaya sekali untuk orang awam.

    Inilah propaganda mereka untuk mengejar ilusi “Khilafah” yang berhasil dideteksi :

    Propaganda Tahap 1 :

    1. Orang Syiah diklaim bukan Islam
    2. Orang NU diklaim sebagai Syiah
    3. Orang Wahabi mengaku sebagai Sunni

    Jika propaganda ini berhasil, orang tidak percaya lagi kepada NU, dan berarti orang Islam di Indonesia hanya tinggal 1000an yakni hanya orang Wahabi, yang lain itu Syiah dan bukan Islam.

    Propaganda Tahap 2 :

    1. PKI sudah dibubarkan
    2. Pemerintah diklaim sebagai PKI dan kebangkitan Komunis
    3. Radikalis berlagak memerangi PKI

    Jika propaganda ini berhasil, maka kaum radikalis punya alasan membubarkan pemerintahan dan leluasa menguasai negara dengan bantuan tangan orang orang awam.

    Propaganda Tahap 3 :

    1. Negara ini adalah negara thagut
    2. Negara memerangi umat Islam
    3. Pancasila dan garuda adalah berhala
    4. Umat Islam jangan menyembah berhala

    Jika propaganda ini berhasil, yang mahasiswa-pun bisa jadi khilafis dan radikalis, yang awam bisa jadi bomber, yang setengah pinter bisa jadi agen hoax dan fitnah.

    Lalu apa yang diharapkan? Tujuannya adalah agar negara kacau, jika kacau mereka mulai memerankan aksinya lalu masuk seperti ISIS mengebom apa saja yang dianggap kafir, musyrik dan yang dianggap musuh mereka untuk mengejar ilusi mereka ‘khilafah’.

    Lalu siapa yang rawan jadi korban propaganda di atas..?

    1. Orang awam yang belajar agama lewat medsos lalu salah memilih situs dakwah.

    2. Mahasiswa negeri yang awam masalah agama, lalu terjebak dalam daurahan kaum khilafis dan radikalis.

    3. Ustadz yang baru pegang gadget, lalu masuk ke grup-grup dakwah (grup radikal).

    4. Artis yang ingin mendadak tampil agamis, agar mendadak dipanggil ustadz dan ustadzah.

    5. Wanita dewasa yang baru semangat belajar agama.

    6. Jamaah masjid perkotaan yang pengurusnya jarang dari kampung tersebut.

    7. Para barisan sakit hati (bisa sakit hati ke negara atau ormas NU).

    8. Anak-anak yang diasramakan di pondok berhaluan Wahabi biasanya asrama tahfidz via ajaran Wahabi.

    9. Kaum yang biasa bawa pentung juga rawan terkena jebakan virus propaganda ini, sebab dalam otaknya sudah ada bibit radikalis. (abi-sorban)


    Di bawah ini pesan dari Habib Ali Zainal Abidin al-Jufri yang artinya :

    “Kepada seluruh Ahlussunnah (Sunni) dan Syi’ah di Iraq: Musuh kalian yang sebenarnya (hakiki) adalah mereka yang meyakinkan kalian bahwa kalian (Sunni-Syi’ah) adalah bermusuhan.”

    Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=813359955370653&id=196704400369548

  • KTP WARGA SOOKO MOJOKERTO ADA DI MARKAS ISIS

    KTP WARGA SOOKO MOJOKERTO ADA DI MARKAS ISIS

    SORBANSANTRI.COM
    IM.com – Seorang warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, ditengarai menjadi anggota kelompok separatis, Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang beroperasi di Yaman. Identitas Syamsul Hadi Anwar, terungkap dalam pergerakan kelompok militan Syiah, Houthi, ke markas tersembunyi jaringan ISIS-Al Qaeda and Arabian Peninsula (AQAP) di Al Bayda, Yaman.

    Penggerebekan markas Syamsul Hadi dan anggota jaringan ISIS lainnya itu direkam melalui video amatir oleh milisi Houthi. Video tersebut disebarkan di media sosial oleh akun @natsecjeff, Sabtu (29/8/2020). Akun ini spesialis menyebarkan foto dan video peristiwa yang berkaitan dengan konflik di negara-negara Timur Tengah.

    Dalam video tersebut, anggota kelompok Houthi yang bergerak ke markas persembunyian jaringan ISIS-AQAP di Al Bayda, mengobok-obok setiap ruangan dan benda yang ada di dalamnya. Hingga pada suatu tayangan, perekam video menyorotkan kameranya ke sebuah kartu identitas warga negara Indonesia yang mereka temukan di sebuah ruangan.

    Pada kartu identitas yang masih berupa KTP (belum e-KTP) tersebut tercantum nama Syamsul Hadi Anwar dengan alamat Japan Raya RT 1, RW 12 Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan pada kolom kelahiran tidak terlihat dengan jelas. Namun KTP itu sudah habis masa berlakunya sejak 24-12-2013 silam.

    Dalam dompet tempat penyimpanan KTP Syamsul Hadi, ada juga beberapa lembar pecahan Rp 2.000, Rp 5.000 dan Rp 10.000. Lembaran rupiah itu dikeluarkan semua oleh milis Houthi.

    Dompet berisi KTP dan uang rupiah itu ditemukan dalam sebuah ruangan yang juga terdapat bendera ISIS dan beberapa barang elektronik seperti laptop dan proyektor.

    Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Indonesia maupun Pemkab Mojokerto terkait dugaan keterlibatan warga Kecamatan Sooko dalam kelompok teroris ISIS-AQAP seperti yang beredar dalam video tersebut.

    Video amatir milisi Houthi saat menggerebek markas ISIS-Al Qaeda di Al Bayda, Yaman yang beredar di media sosial, Sabtu (29/8/2020):

    Houthi merupakan kelompok militan Islam yang menganut paham Syiah. Kelompok ini resmi dideklarasikan oleh pencetusnya, Hussein al Houthi pada awal 2000.

    Namun akar organisasi Houthi memiliki sejarah panjang dan bagian dari kelompok Syiah cabang Zaydi yang mengendalikan sebuah kawasan di Yaman Utara sejak abad ke 9 masehi.

    Kelompok ini kemudian melakukan perlawanan militer terhadap pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Pemberontakan ini menyusul masuknya ajaran Salafi dan Wahabi, yang dibawa seorang tokoh ulama ke Yaman bagian utara

    Konflik dan kekacauan di Yaman semakin memenas sejak Houthi menguasai sebagian wilayah negara tersebut pada 2014, termasuk Ibukota Sanaa. Pada 2015 koalisi militer pimpinan Saudi melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.

    Sejak itu, puluhan ribu orang Yaman, termasuk warga sipil, tewas dalam konflik tersebut. PBB mengungkapkan 14 juta warga Yaman terancam mati kelaparan. (im)

    (SUMBER INILAH MOJOKERTO)