Penulis: Sorban Santri

  • Ayo Sekolah Di Lembaga Pendidikan NU

    Ayo Sekolah Di Lembaga Pendidikan NU

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kab. Brebes gelar kegiatan Rapat Koordinasi dengan Kepala Madrasah/Sekolah yang berada dibawah naungan LP Ma’arif.

    Acara tersebut dihadliri oleh Kepala MI/SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA bertempat di aula MTsN 2 Brebes hari rabu 12 Agustus 2020.

    Tampak hadir juga Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Brebes H. M. Aqsho, M.Ag. dan Kepala MTsN 2 Brebes Drs.Muhammad Suaedi, M.Pd. yang didampingi Kaur TU MTsN 2 Brebes Drs. Achmad Sofi, M.Pd.

    Dalam sambutannya Ketua LP Ma’arif PCNU Kab Brebes, H. Moh. Robikhun, S.Ag. M.Pd. menghaturkan terimakasih atas kehadiran para peserta dan bersepakat untuk lebih menggaungkan ” Ayo Sekolah Di Lembaga Pendidikan NU” dengan strategi yang lebih inovatif dan penuh terobosan baru.

    Diantara agenda yang dibahas adalah kaitan dengan persiapan input SIMNU bagi satuan Pendidikan Ma’arif NU , rutinitas lembaga dan menyikapi kegiatan pembelajaran jarak jauh/ belajar dari rumah, bimbingan dan pelatihan bagi Kepala Sekolah/Madrasah, peningkatkan kapasitas guru dengan KKG/ MGMP.

    Juga membahas kegiatan refreshing dengan out bound dan refting yang diamini oleh seluruh peserta.

    Dialog yang dipandu oleh H. Muhammad Ikhsan juga mereka sepakat agar LP Ma’arif lebih memementingkan kemajuan akademik non akademik, dengan mengutamakan pelayanan bagi institusi demi kejayaan LP Ma’arif Brebes.

    Disambutannya ketua PCNU Brebes H. M. Aqsho merasa bahagia dan bangga bisa bertemu dengan pejuang pendidikan sebagai sarana pencetak kader-kader an nahdliyyah di kibaran Lembaga Pendidikan Ma’arif NU.

    Diantara isi sambutannya adalah:

    ” Mari kita kobarkan semangat juang dalm dunia pendidikan, usah hiraukan silang pendapat terkait klaim adanya dualisme kepemimpinan ditubuh PCNU Brebes, karena urusan tersebut adalah ranahnya PWNU Jateng dengan PBNU, kita harus lebih mengutakan peningkatan mutu pendiidkan di naungan LP Ma’arif sehingga bisa menjadi jembatan tersampaikannya ajaran Asy’ariyyah-Maturidiyyah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dan yang penting adalah ihtiyar kita agar ketika akreditasi bisa memperoleh predikat unggul (A)”. (PCNU BREBES)

  • CARA MUDAH MENGENALI WAHABI

    CARA MUDAH MENGENALI WAHABI

    SORBANSANTRI.COM

    1. Muhammad bin Abdul Wahhab
      (Pendiri dan pelopor gerakan Wahabi/Salafi)
    2. Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, terkenal dengan sebutan SYEKH BIN BAZ
    3. Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, terkenal dengan sebutan SYEKH UTSAIMIN. Al Utsaimin adalah ahli fiqih-nya Wahabi Salafi. Banyak persoalan hukum baru nyeleneh yg difatwakan olehnya.
    4. Muhammad Nashiruddin Al-Albani, terkenal dengan sebutan ALBANI. Dia pelopor wahabi di bidang hadist.
    5. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan atau dikenal denga nama AL FAUZAN.
    6. Abdullah bin Abdurrahman bin Jibrin atau dikenal dengan sebutan SYEKH JIBRIN.

    Memang ilmu bisa diambil dari mana & siapa saja, tapi untuk ilmu agama wajib mengetahui dari mana & dari siapa ilmu itu diambil. Karena nanti ada tanggung jawab di akhirat.

    Wajib kita mengshare yg ulama” kalangan kita sendiri yakni:
    Dari para ulama’ ahlus sunnah kita baik ulama yang habaib atau bukan.

    ■ Materi yang selalu di bahas oleh wahabi :

    1. KEMBALI pada Al Qur’an & Sunnah.
      =》Artinya ANTI Madzhab/TIDAK bermadzhab.
      Padahal mereka selalu mengambil pendapat dari ulama madzhab, khususnya madzhab Hambali, cuman mereka malu malu untuk mengakuinya.
    2. Menyuarakan kata SYIRIK & BID’AH. Kalimat ini hanya berdasar satu hadist nabi saja.
    3. Akan selalu mengambil pendapat dari 6 TOKOH yg sudah disebutkan di atas.
    4. Anti Maulid.
    5. Anti Tahlil.
    6. Anti bermacam² sholawat. (Hanya mau sholawat Ibrohimiyah saja)
    7. Anti Tasawwuf.
    8. Menyebut orang yg ziaroh kubur dengan menyembah kuburan.
    9. Selalu menggunakan [ 2 ] kalimat dibawah ini untuk menjatuhkan argumen² orang yg berlawanan dengan mereka:

    a. MANA DALIL NYA?

    b. TIDAK ADA KEBAIKAN kecuali PASTI akan dilakukan oleh sahabat nabi, sedangkan sahabat tidak melakukannya.

    (Post Endang Hariati)

  • MENGHORMATI BENDERA MERAH PUTIH

    MENGHORMATI BENDERA MERAH PUTIH

    SORBANSANTRI.COM

    Oleh: HABIB LUTFI BIN YAHYA

    SORBAN SANTRI- Merah putih, bukan hanya sekadar warna dari bendera Indonesia. Tetapi memiliki makna yang tinggi bagi kebanggaan dan kewibawaan bangsa. Maka wajib hukumnya untuk dihormati.

    ”Kalau tidak mau hormat pada Bendera Merah Putih, silahkan enyah dari Indonesia,” tegas Ketua Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh An Nahdliyyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfiy bin Ali bin Hasyim bin Yahya.

    Fanatisme terhadap Indonesia, lanjutnya, mutlak dimiliki oleh segenap umat Islam Indonesia. Jangan hanya janji yang diucapkan tetapi buktikan, kalau jiwa dan raga kita rela dikorbankan untuk Indonesia.

    ”Sangat aneh kalau hormat bendera merah putih dikatakan musyrik, syirik. Mereka tidak mengerti makna musyrik dan syirik, artinya perlu memperdalam lagi belajar agama,” ujar Habib.

    Harusnya, kata Habib, kita malu pada para pendahulu kita yang telah menegakan Indonesia. Kemerdekaan Indonesia bukanlah hasil dari hadiah. Tetapi melalui perjuangan yang memakan banyak korban. ”Betapa tak terkira jumlahnya syuhada bangsa yang telah mengorbakan jiwa raganya demi kemerdekaan Indonesia,” papar Habib.

    Dikala kita sudah merdeka, kita tinggal mengisinya dengan jalan membangun dan membangun bangsa sesuai dengan posisi dan keahlian masing-masing. Kita harus merenung, bagaimana nasib sebutir nasi yang kita makan. Tidak serta merta ada, tetapi banyak tangan-tangan yang terlibat di dalamnya.

    HABIB MUNDZIR BIN FUAD AL-MUSAWA

    “Menghormati bendera karena saya tahu Bendera Merah Putih ini
    di dukung oleh ratusan ribu Syuhada yang menegakkannya. Hormati para Syuhada itu !!!

    Ini Bendera Merah Putih adalah lambang ratusan ribu Syuhada yang mana darah mereka dengan lambang Merah dan lambang
    kesucian Putih merah putih. Semoga terangkat dan berkibarnya bendera merah putih di tiap rumah di nusantara ini mengawali pula kebangkitan semangat bangsa ini untuk mencapai sifat2 luhur dan mulia, meneruskan semangat Nabi Muhammad Saw yang terwariskan pada Ahlul badr dan sahabat beliau Saw, lalu berkelanjutan hingga terwariskan pada para pahlawan Negara ini, dan semoga terwariskan pula pada kita semua, semangat Muhammad Rasulullah Saw. Yang beliau Saw itu adalah lambang Rahmat-Nya.” (SORBAN NU)

  • SATKORCAB BANJAR AKAN MENGADAKAN PELATIHAN PKD PEMUDA ANSOR TINGKAT DASAR

    SATKORCAB BANJAR AKAN MENGADAKAN PELATIHAN PKD PEMUDA ANSOR TINGKAT DASAR

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Selasa, 11 Agustus 2020, ANSOR adalah organisasi kader. Perlunya kaderiisasi merupakan salah satu tujuan utama dalam kesinambungan organisasi. Untuk itu SATKORCAB BANJAR SATKORCAB BANJAR dan PEMKOT BANJAR akan mengadakan pelatihan PKD untuk pemuda ANSOR tingkat dasar.

    Dalam acara yang diikuti oleh anggota PEMUDA ANSOR DESA TARISI KECAMATAN WANAREJA itu berlangsung lancar dan tertib. Disamping itu, acara pembahasan PKD tersebet dibarengi acara Silaturrahmi, ngaji dan mujahaddah yang juga diikuti Jama’ah Masjid BAITURROHMAN serta tokoh-tokoh masyarakat di Desa TARISI Kecamatan WANAREJA.

    Serangkaian acara tersebut di pimpin oleh bapak kiai mukhodin dan bapak kiai turyanto selaku Ketua Umum GP Ansor Desa Tarisi tersebut, yang dimulai pokul 20.000-23.00 wib. (abi SORBAN)

  • MENGAKU NU, HARUS SEJALAN DENGAN NU DALAM 4 (EMPAT) HAL INI

    MENGAKU NU, HARUS SEJALAN DENGAN NU DALAM 4 (EMPAT) HAL INI

    SORBAN SANTRI – Banyak orang yang mengaku NU mengira bahwa menjadi NU itu sudah cukup dengan Qunut, Tahlil, Maulidan, Ziarah Kubur dan lain sejenisnya. Padahal, itu hanya sebagian kecil fondasi Ke-NU-an dari segi Amaliyah.
    Sebab, sejatinya menjadi Nahdlatul Ulama’ itu harus memiliki 4 (empat) fondasi utama. Yakni fondasi yang sudah diwariskan oleh para ulama’ pendiri NU.
    APA SAJA 4 (EMPAT) FONDASI ITU ?

    1. AMALIYAH
    Nahdlatul Ulama’ merupakan organisasi islam yang mengusung ideologi Ahlussunnah Wal Jama’ah. Yakni ideologi yang menjaga kemurnian islam dengan berpegang pada Sunnah Nabi dan Para Sahabat. Dengan terdisiplin melalui sanad ilmu yang jelas, dengan ciri-ciri termudah :

    Bermadzhab pada salah satu Madzhab Fiqih yang 4 (empat) ; Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali.
    Ber-akidah sesuai dengan akidah islam yang diajarkan Rasulullah SAW. Disiplinannya sesuai dengan Manhaj Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Imam Abu Manshur Al-Maturidi.
    Ber-tasawuf disiplinnya sebagaimana telah dirumuskan Imam Al-Ghazali dan Imam Junaidi Al-Baghdadi.
    Sehingga bisa dikatakan, bukan orang NU apabila amaliyahnya bukan amaliyah Ahlussunnah Wal Jam’ah. Apalagi bila sampai menyerang amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah, itu jelas bukan NU.

    2. FIKROH (Pemikiran)
    Dalam cara pandang atau berfikir, Nahdlatul Ulama’ senantiasa mengusung nilai-nilai yang berhaluan pada konsep Tasammuh (toleran), Tawassuth (pertengahan), Tawazun (seimbang) dan Mu’addalah (adil).
    NU harus senantiasa teduh. Tidak condong pada pemikiran liberal, tidak pula pada radikal. Bersama konsep tersebut, orang NU sejatinya tidak akan mudah kagetan. Dan tidak akan terjebak pada jurang pemikiran yang kaku.
    Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa bukan NU apabila ada orang yang berfikir liberal, apalagi radikal. Orang yang melakukan aksi terorisme, meyimpan bom untuk melakukan kerusakan, mudah menyembelih orang (bahkan divideo) akibat pemikiran sadisnya, maka itu bukan cara berfikir orang NU.

    و عسى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وهُوَ خَيْرٌ لكَمْ وَعَسى أَنْ تُحِبُّوْا شَيْئا وهو شرٌّ لكم واللهُ يعلمُ وأَنْتُمْ لا تَعْلمُوْنَ

    “Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

    3. HAROKAH (Gerakan)

    Menjadi NU tentu harus bergerak sesuai dengan cara NU.
    Gerakan NU yang baik adalah gerakan yang selaras dan satu koordinasi dengan keorganisasian NU. Siapapun bisa bergerak untuk NU. Bisa berjuang bersama struktural, maupun hanya sebagai kultural.
    Maka tidak dibenarkan, ada orang mengaku NU namun malah masuk dalam gerakan atau organisasi yang justru bertentangan dengan gerakan NU. Terlebih masuk gerakan yang ingin menghancurkan NU, maka hal demikian adalah celaka besar. Na’udzubillah.
    Sebagai contoh, ada orang mengaku NU namun masuk dalam gerakan / organisasi yang berafiliasi dengan saudara muslim kita, wahabi. Maka itu tidak dibenarkan. Sebab wahabi masuk dalam kategori gerakan radikalis, dan bukan bagian dari Ahlussunnah Wal Jama’ah. Wahabi bahkan ingin menghancurkan dan membinasakan faham Ahlussunnah Wal Jama’ah. Banyak amaliyah NU dituduh bid’ah, musyrik, sesat, dan bahkan diantaranya menyatakan halal untuk dibunuh. Di timur tengah, gerakan wahabi menjadi gerakan yang menciderai umat islam dunia.
    Sehingga, jika mengaku NU, tentu harus bergerak bersama NU. Bukan dalam gerakan lain yang membunuh NU.

    إِذَا وُسِّدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ

    “Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka akan tunggulah terjadinya kiamat” (HR. al Bukhary)

    4. GHIROH (Semangat)

    Untuk Nahdliyyin semua “Kuatkan hati kita, tetapkan iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT”.
    Kita yakini bahwa NU adalah rumah besar kita. Rumahnya para ulama’, kiyai, santri, dan bahkan seluruh masyarakat muslim Indonesia yang sebagian besarnya adalah masyarakat NU.
    Kita yakini bahwa kita lahir sebagai orang NU, tumbuh besar sebagai orang NU, dan akan mati sebagai orang NU. Jangan ada keraguan dalam hati kita untuk merawat NU dan menetapkannya.
    Kuatkan semangat kita..
    Ujian dan cobaan yang kita hadapi saat ini sangatlah berat..
    Berbagai fitnah dari luar maupun dari dalam sungguh kentara..
    Jangan sekali kita lari, bahkan mengabaikan perjuangan ini..
    Ini jihad kita..
    Ini rumah kita..

    يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ (88) إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ (89)

    “(Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih” (QS. Asy Syu’aro’: 88).

    Segala yang baik harus kita pertahankan..
    Segala yang buruk mesti dibenahi, harus kita benahi..
    Karena ini rumah kita..
    Nahdlatul Ulama’.. (INFOKOM BANSER MOJOKERTO)

  • TAMANSARI MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN DENGAN BERDZIKIR DAN SHOLAWAT

    TAMANSARI MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN DENGAN BERDZIKIR DAN SHOLAWAT

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Alhamdulillah Rutinan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PR Gerakan Pemuda Ansor Desa Tamansari – Karanglewas yang diadakan setiap malam selasa wage (Senin,10/08/2020) tadi malam sangat sangat Meriah.
    Momen rutinan di bulan Agustus kali ini mengangkat tema “MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN DENGAN BERDZIKIR DAN SHOLAWAT”.

    Cuaca malam yang sangat cerah membuat kita memilih untuk mengadakan acara di luar ruangan atau tepatnya di halaman TPQ Al Falah dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker.

    Dihadiri kurang lebih 200 jama’ah yang terdiri dari keluarga besar Ansor Banser, Rekan IPNU – IPPNU, santri TPQ, dan komunitas Pecinta sholawat seperti Mafia Sholawat yang ada di desa Tamansari dan sekitarnya yang sudah rindu akan acara sholawatan.

    Dengan khusyu para jama’ah mengikuti Dzikir Rothibul Hadad dan begitu semangat saat pembacaan Maulid simthuduror dan sholawat. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan tertib sampai akhir acara.

    Semoga mendapatkan Barokah untuk para jama’ah yang hadir dan bisa mberkaih khususnya Desa Tamansari dan untuk negara Tercinta Indonesia..Amiin Ya Robbal ‘aamiin. (SORBAN TAMANSARI)

    “SELAMAT HUT RI Ke-75”
    Sekali Merdeka Tetap Merdeka…
    NKRI Harga Mati…

    #rijalulansor
    #ansorbanser
    #hutrike75
    #banserbanyumas

  • PENGAMANAN DAN PENGAWALAN PARA KIAI OLEH SATKORYON BANSER DI PP FATCHUL ULUM PACET

    PENGAMANAN DAN PENGAWALAN PARA KIAI OLEH SATKORYON BANSER DI PP FATCHUL ULUM PACET

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Selasa, 11 Agustus 2020, Koordinasi Kasatkoryon dengan jajarannya terkait acara tasyakuran walimatul ursy, yang diadakan di PP Fatchul Ulum Pacet. Diperkirakan akan banyak tamu undangan yang hadir dari berbagai macam kalangan Alumni, Santri, bahkan kiai.

    Sejak pukul 07.00 wib Anggota banser pacet sudah hadir dan langsung beraktivitas mengatur kendaraan yang akan banyak berdatangan dari tamu undangan. Kegiatan ini terbagi 2 ship siang pukul 07.00 – 15.00 wib dan malam 15.00 – 22.00 wib.

    SORBANSANTRI.COM
    Kh Ali Masyhuri Tulangan Sidoarjo Dan Mbah Husein Ilyas Karangnongko Mojokerto Hadir Dalam Acara Walimatul Ursy Di Pp. Fatchul Ulum Pacet

    Dalam acara Walimatul Ursy pernikahan Putri dan Putra KH. Muslihuddin Abbas selaku Pengasuh Pondok Pesantren Fatchul Ulum, KH. Agoes Ali Masyhuri memberikan Tausiah ada 4 Prinsip dalam Pernikahan.
    1. Kebebasan Memilih Jodoh
    2. Saling Memberi dan Menerima
    3. Mawaddah Warohmah yang semua itu bisa terwujud dengan nikah yang SAH secara agama dan negara.
    4. Memperlakukan istri dengan baik dan sopan
    Tampak hadir juga Mbah Kiai Husein Ilyas karang nongko Mojokerto dan kiai-kiai besar lainnya.

    SORBANSANTRI.COM

    Mengingat sakralnya acara tersebut maka Standart protokol kesehatan juga menjadi prioritas yang wajib didahulan seperti Pemakaian Masker dan Face Shild, pengecekan suhu tubuh dengan thermogun serta memberikan Hand sanitizer pada tiap-tiap tamu undangan yang masuk. Untuk itu Banser merasa bertanggung jawab dalam pengawalan dan pengamanan Kiai serta tamu undangan dalam acara tersebut.(abi SorBan)

  • Ada Kabar Membahagiakan Dan Kabar Yang Cukup Memprihatinkan

    Ada Kabar Membahagiakan Dan Kabar Yang Cukup Memprihatinkan

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Membahagiakan nya adalah, alhamdulillah santri pesantren berangsur-angsur mulai masuk ke pondok. Dengan melaksanakan Adaptasi Kebiasaan baru, sesuai protokol kesehatan, dan arahan dari dinas kesehatan terkait.

    Dengan begitu, kesempatan santri untuk menjadi penghafal Al Qur’an, kini terbuka lebar. Insyaallah.. sudah banyak lulusan kita, bahkan yang belum lulus, santri kita baik MSW dan MSU yang sudah menjadi Penghafal Al Qur’an.

    Kedua,
    Kabar yang cukup membuat kita haru adalah, para penuntut ilmu dan penghafal Qur’an ini harus Rela melaksanakan sholat di luar masjid, di teras belakang masjid, Masjid pun sudah penuh.

    Perjuangan anak-anak untuk tetap semangat belajar ilmu agama dan semangat dalam menghafal al Qur’an, tetap kita jaga semangatnya dan kita doakan.

    Kebutuhan lokal tempat Ibadah di pesantren semakin mendesak dan mau tidak mau harus di selesaikan. Fasilitas tempat ibadah di pesantren menjadi sebuah kewajiban.

    Semoga Alloh ta’ala senantiasa menjaga anak-anak kita, yang telah giat untuk belajar dan menghafal Al Qur’an..

    Baarokallohu fiikum (abi sorban)

  • TANGAN ROSULLULOH MENERIMA JASAD SAYYIDAH FATIMAH DALAM QUBUR

    TANGAN ROSULLULOH MENERIMA JASAD SAYYIDAH FATIMAH DALAM QUBUR

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Ketikah Sayyidina Imam Ali bin Abi Thalib memasukkan jenazah istri tercinta, Sayyidah Fatimah Az-Zahra ke liang lahat, beliau menangis terisak-isak sehingga putranya Sayyidina Hasan berkata :

    “Wahai ayahku, gerangan apakah yang membuat dirimu menangis sedemikian rupa?”

    “Wahai putraku Hasan, aku teringat pesan kakekmu Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Kelak jika putriku Fatimah telah tiada wahai Ali, maka akulah yang akan pertama kali menerima jasadnya di liang lahat,” demikian jawab Sayyidina Imam Ali.

    “Dan demi Allah, wahai Hasan putraku, aku melihat tangan kakekmu Rasulullah SAW menerima jasad ibumu Fatimah. Aku melihat kakekmu Rasulullah SAW menciumi wajah ibumu Fatimah.”

    Sayyidina Imam Ali bin Abi Thalib kemudian berkata:

    “Wahai Rasulullah SAW, kini aku kembalikan amanah yang telah engkau berikan kepadaku. Aku kembalikan belahan jiwamu, yang dimana setiap engkau rindu akan surga, engkau cium wajah suci putrimu Sayyidah Fatimah Az-Zahra.”

    Itulah keistimewaan seorang Sayyidah Fatimah Az-Zahra, penghulu kaum muslimah di dunia. Dari rahim beliau, lahir Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein. Inilah dua cucu Rasulullah yang kemudian melahirkan para ulama’ yang menjadi panutan umat. Para habaib yang ada di Indonesia tak lain adalah anak cucu Sayyidah Fatimah yang sungguh-sungguh dalam mendakwah Islam kepada masyarakat Nusantara.

    Semoga kita semua dikumpulkan bersama keluarga suci Kanjeng Nabi Muhammad SAW dan mendapatkan syafa’at Kanjeng Nabi Muhammad SAW kelak di akhirat. (CERITA PARA WALI)

    Aamiin Allohumma aamiin..

    Sayyidah Fatimah Az-Zahra.Al Fatihah

  • ATAS DASAR APA ANDA BENCI YANG TIDAK SEIMAN?

    ATAS DASAR APA ANDA BENCI YANG TIDAK SEIMAN?

    SORBANSANTRI.COM

    “Kebenaran selalu menemukan jalannya,”

    SORBAN SANTRI – Kalimat itu selalu saya ingat dan jadikan pegangan hidup. Saya yakin bahwa apapun yang terjadi dunia ini, termasuk hoax dan fitnah, cepat atau lambat, semua itu akan terjawab kebenarannya.

    Hari ini kita dikejutkan dengan ulah sekelompok orang yang mirip dengan khawarijh di zaman dulu. Khawarij itu bernama Abdurrahman bin Muljam. Dia yang membunuh syaidina Ali bin Abi Thalib, menantu sekaligus sepupu Rosulullah SAW.

    Syaidina Ali adalah suami dari Syaidah Fatimah Azzahra, putri kesayangan Rosulullah yang dibunuh karena dianggap Syiah dan menyimpang. Padahal Ali adalah khalifah ke empat yang sangat dekat dengan Rosulullah. Bahkan Ali selalu mendampingi Rosulullah berdakwah selama belasan tahun.

    Ketahuilah, Khawarijh bukanlah orang yang tidak beragama, bukan komunis dan bukan juga atheis. Khawarijh ini hafal quran dan ahli agama, tapi dia dengan kejam membunuh Syaidina Ali saat sedang sholat.

    Kejadian penyerangan sekelompok orang di Solo adalah kejadian yang tak bisa dibiarkan. Mereka harus ditindak tegas!

    Coba bayangkan, dengan barbar mereka nekat mau membubarkan acara doa menjelang pernikahan yang digelar di rumah Almarhum Assegaf bin Jufri karena dianggap syiah. Bahkan beberapa orang menjadi korban kekerasan kelompok khawarijh ini. 3 korban dilarikan ke rumah sakit.

    Kelompok khawarijh ini memang susah untuk menerima perbedaan. Mereka merasa paling benar. Bahkan saat melakukan kekerasan, mereka pun selalu mengatasnamakan demi menegakkan ajaran agama. Padahal agama tidak mengajarkan demikian.

    Sebenernya apa yang terjadi di Solo, kita bisa melihat sejarah pada masa kekhalifahan Syaidina Ali pada masa lalu. Jika segala perbedaan ini sudah atas kehendak Tuhan, lantas atas dasar apa Anda membenci yang tidak seiman?

    Sampai disini sudah paham?
    (Yusuf Muhammad)