





SORBAN Infokom – Bagi anak zaman old, kehadiran ramadhan sangat ditunggu. Sebab kebersamaan dengan teman-teman di bulan ini sangatlah terasa. Ya walau dipikiran anak kecil macam ane dulu hanyalah main dan main. Namun, ada hal menarik bagi anak sekolah dulu, mereka akan diberikan sebuah misi besar perihal kegiatan ramadhan. Apakah itu? Yakni mengisi buku ramadhan yang telah disediakan oleh sekolah.




(abi-sorban Infokom)


SORBAN INFOKOM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyebut situasi pandemi virus Corona (COVID-19) tak dapat dijadikan alasan untuk tidak melaksanakan puasa Ramadhan. MUI menegaskan puasa tidak bisa diganti dengan membayar fidiah apabila masih dalam kondisi sehat.
“Jadi tak bisa karena pendemi COVID-19 lalu puasa Ramadhan diganti dengan bayar fidiah,” kata juru bicara Satgas COVID-19 MUI Cholil Nafis lewat keterangan tertulisnya, Rabu (22/4/2020).
Cholil mengatakan, menjalankan puasa Ramadhan wajib hukumnya walaupun virus Corona sedang mewabah. Dia mengingatkan dampak positif puasa untuk tubuh.
“Pandemi COVID-19 tak ada halangan untuk melaksanakan ibadah. Ayo tetap puasa karena puasa itu menyehatkan,” ujar Cholil.
Cholil menegaskan MUI belum pernah menerima permintaan fatwa terkait pembayaran fidiah untuk menggantikan puasa selama wabah Corona. Dia menekankan bahwa MUI tidak akan mengeluarkan fatwa terkait hal tersebut.
“Sebenarnya MUI belum pernah menerima pertanyaan atau permintaan fatwa secara resmi dari manapun untuk menetapkan hukum fiiyah menggantikan kewajiban puasa Ramadhan karena mewabahnya pandemi COVID-19,” terang Cholil.
“Dan, seandainya ada yang bertanya saya yakin MUI tak akan mengkajinya apalagi sampai mengeluarkan fatwanya,” imbuhnya.
Dia menjelaskan penerbitan fatwa oleh MUI harus berdasarkan Al-Qur’an. Cholil menyebut penerbitan fatwa tidak bisa berdasarkan pesanan.
“Fatwa dikeluarkan karena ada yang meminta fatwa dan dasarnya keputusan fatwa adalah dalil Al-Qur’an dan hadis. Jadi keputusan fatwa tak bisa dipesan seperti toko daring tapi keputusan fatwa sesuai nilai dan prinsip hukum Islam,” jelasnya.
puasa ramadhan 29 apa 30 hari ? karena nabi banyaknya 29
karena hitungan corona banyak simpang siur dan debat sendiri, gw jadi ragu kalo sistem penjadwalan puasa disini akurat. (SUMBER. DETIK)


SORBAN Infokom – Allah ‘azza wa jalla berfirman: “Dan ceritakanlah (Muḥammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Ādam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Hābīl) diterima dan dari yang lain (Qābīl) tidak diterima. Dia (Qābīl) berkata: “Sungguh, aku pasti membunuhmu!” Dia (Hābil) berkata: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (‘amal) dari orang yang bertaqwa”. “Sungguh, jika engkau (Qābīl) menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Aku takut kepada Allah, Rabb seluruh alam.” “Sesungguhnya aku ingin agar engkau kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka engkau akan menjadi penghuni neraka; dan itulah balasan bagi orang yang zhalim.” Maka nafsu (Qābīl) mendorongnya untuk membunuh saudaranya, kemudian dia pun (benar-benar) membunuhnya, maka jadilah dia termasuk orang yang rugi. Kemudian Allah mengutus seekor burung gagak menggali tanah untuk diperlihatkan kepadanya (Qābīl) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Qābīl berkata: “Oh, celaka aku! Mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, sehingga aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?” Maka jadilah dia termasuk orang yang menyesal.” (QS. al-Mā’idah [5]: 27-31).
Kami telah menyebutkan kisah yang disebutkan ayat tersebut di dalam at-Tafsīr, dan kami anggap cukup; sehingga tidak perlu disebutkan kembali dalam pembahasan ini. (1321) Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah semata.
Di sini kami hanya akan menyebutkan kesimpulan penjelasan yang telah disebutkan oleh para ulama’ salaf. As-Suddī meriwayatkan dari Abū Mālik dan Abū Shāliḥ, dari Ibnu ‘Abbās. Dan dari Murrah yang bersumber pada Ibnu Mas‘ūd, juga dari sekelompok shahabat, bahwasanya Ādam menikahkan anak laki-laki yang dilahirkan dari satu proses kehamilan dengan anak perempuan yang dilahirkan dari proses kehamilan yang lain. Maka dari itu, Hābīl ingin menikahi saudari Qābīl. Qābīl lebih besar dari Hābīl, dan saudarinya lebih cantik dari saudari Hābīl. Karena Qābīl juga memendam rasa terhadap saudarinya; dan tidak ingin menyerahkannya kepada Hābīl, maka ketika Ādam memerintahkan Qābīl untuk menikahkan Hābīl dengan saudarinya, dia menolak perintah ayahnya.
(Sebagai jalan tengahnya), Ādam memerintahkan mereka berdua agar mempersembahkan sebuah qurban. Setelah itu Ādam pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Saat itu, Ādam meminta langit untuk menjaga anak-anaknya, namun langit menolak permintaannya. Demikian juga dengan bumi dan gunung-gunung; mereka menolak permintaan Ādam untuk menjaga anak-anaknya. Di saat yang sama. Qābīl justru menerima permintaan tersebut.
Tatkala Ādam pergi, mereka berdua (Qābīl dan Hābīl) mulai mempersembahkan kurbannya. Hābīl berqurban dengan unta betina yang gemuk, padahal dia memiliki kambing. Sedangkan Qābīl berqurban dengan seikat padi yang sangat buruk bijinya. Lalu api turun dari langit dan memakan qurban yang dipersembahkan oleh Hābīl, dan membiarkan qurban yang dipersembahkan oleh Qābīl. Qābīl pun marah seraya berkata: “Wahai Hābīl, aku akan membunuhmu sehingga engkau tidak menikahi saudariku.” Hābīl menjawab: “Sesungguhnya Allah hanya akan menerima (qurban) yang dipersembahkan oleh orang-orang yang bertaqwa.” (1332).
Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas dari jalur yang lain, (1343) dari ‘Abdullāh bin ‘Amru, dia berkata: “Demi Allah, sebenarnya yang terbunuh itu (Hābīl) adalah lebih kuat dari yang membunuh (Qābīl). Namun perasaan berdosa menghalangi tangannya untuk membalasnya.” (1354).
Abu Ja‘far al-Baqir menyebutkan bahwa Adam memerintahkan Hābīl dan Qābīl untuk berqurban. Dan yang dikabulkan (oleh Allah) adalah qurban yang dipersembahkan oleh Hābīl, bukan Qābīl. Lalu Qābīl berkata kepada Ādam: “Qurban Hābīl diterima karena engkau mendoakannya, dan tidak mendoakan diriku.” Akhirnya, Qābīl mengancam saudaranya; Hābīl.
Suatu malam, Hābīl terlambat pulang dalam mengembala hewan ternaknya. Maka dari itu, Ādam mengutus Qābīl untuk menemui saudaranya tersebut. Ketika Qābīl pergi menemui saudaranya, dia berkata kepadanya: “Mengapa hanya qurbanmu yang diqabulkan, sedangkan qurban yang aku persembahkan tidak diterima?” Hābīl menjawab: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa.” Mendengar jawaban itu, Qābīl pun marah dan memukul saudaranya dengan besi yang dia pegang, hingga saudaranya tewas.
Ada yang berpendapat bahwa Qābīl membunuh saudaranya dengan batu besar yang ia timpakan ke kepala saudaranya yang tengah tidur. Pendapat lain mengatakan Qābīl mencekik Hābīl dengan cekikan yang sangat keras dan menggigitnya sebagaimana yang dilakukan oleh binatang buas hingga dia meninggal dunia. Wallāhu a‘lam.
Saat diancam bunuh oleh saudaranya, Hābīl menjawab: “Sungguh, jika engkau (Qābīl) menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Aku takut kepada Allah, Rabb seluruh alam.” (QS. al-Mā’idah [5]: 28), menunjukkan akhlak yang baik, rasa khawatir dan takut kepada Allah ‘azza wa jalla, dan sebagai perbuatan wara‘ untuk tidak membalas perbuatan buruk yang dilakukan oleh saudaranya terhadap dirinya dengan keburukan yang setimpal.
Oleh sebab itu, di dalam shahih al-Bukhārī dan Muslim (1365) disebutkan hadits dari Rasūlullāh s.a.w. bahwa beliau bersabda: “Jika dua muslim berhadap-hadapan dengan kedua pedangnya, maka keduanya sama-sama masuk neraka.” Maka para shahabat bertanya: “Kalau yang membunuh sudah maklum. Lantas, bagaimana bisa yang dibunuh juga demikian?” Nabi s.a.w. menjawab: “Karena dia juga berkehendak membunuh saudaranya.”
Allah ‘azza wa jalla berfirman:
إِنِّيْ أُرِيْدُ أَنْ تَبُوْءَ بِإِثْمِيْ وَ إِثْمِكَ فَتَكُوْنَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ وَ ذلِكَ جَزَاءُ الظَّالِمِيْنَ
“Sesungguhnya aku ingin agar engkau kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka engkau akan menjadi penghuni neraka; dan itulah balasan bagi orang yang zhalim.” Yakni, saya (Hābīl) tidak ingin membalas untuk membunuhmu meskipun aku lebih kuat dan lebih pemberani dibandingkan dirimu. Apabila dirimu melakukan apa yang kamu inginkan , tentulah engkau akan kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri. Yakni menanggung dosa karena telah membunuhku, dan dosa-dosa yang telah engkau lakukan sebelumnya. Sebagaimana yang dikatakan oleh Mujāhid, as-Suddī, Ibnu Jarīr, dan yang lainnya.
Maksudnya, bukanlah berarti dosa-dosa orang yang terbunuh akan dibebankan kepada pembunuhnya; sebagaimana anggapan sebagian orang. Dan Ibnu Jarīr telah menyebutkan ijma‘ yang menyelisihi pendapat tersebut. (1376).
Adapun hadits yang diriwayatkan oleh sebagian orang yang tidak dikenal, menyatakan bahwa Nabi s.a.w. pernah bersabda: “Tidak ada yang ditinggalkan oleh pembunuh bagi orang yang dibunuhnya, kecuali dosa.” Sesungguhnya hadits tersebut tidak ada dasarnya, dan tidak dikenal di dalam kitab-kitab hadits dengan sanad yang shaḥīḥ, ḥasan, atau dha‘īf sekalipun. (1387) Akan tetapi sebagian orang berpendapat bahwa, pada hari kiamat kelak orang yang terbunuh akan menuntut pembunuhnya. Sehingga ketika kebaikan orang yang membunuhnya tersebut telah habis karena kezhaliman yang dilakukannya, maka keburukan-keburukan orang yang terbunuh akan dibebankan kepadanya, sebagaimana yang disebutkan di dalam hadits shahih tentang akibat segala bentuk kezhaliman. (1398) Dan pembunuhan adalah bentuk kezhaliman yang paling besar. Wallāhu a‘lam. Hal itu semua telah kami sebutkan di dalam pembahasan tafsir. (1409) Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah semata.
Imām Aḥamd (14110), Abū Dāūd, dan at-Tirmidzī meriwayatkan dari Sa‘ad bin Abī Waqqāsh, dia berkata ketika terjadi pembunuhan ‘Utsmān bin ‘Affān: “Saya bersaksi bahwa Rasūlullāh s.a.w. pernah bersabda: “Kelak akan timbul suatu fitnah. Orang yang duduk saat itu lebih baik dari orang yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik dari orang yang berjalan. Dan orang yang berjalan lebih baik dari orang yang berlari kecil.” Kemudian Abū Sa‘īd bertanya: “Bagaimana menurut anda apabila ada seseorang yang masuk ke rumahku dan dia membentangkan tangannya kepadaku untuk membunuhku?” Rasūlullāh s.a.w. menjawab: “Jadilah seperti putra Ādam”.” Sedangkan Imām Muslim dan ahli sunan kecuali an-Nasā’ī meriwayatkan hadits serupa dari Abū Dzarr. (14211).
Ibnu Mardawaih (14312) meriwayatkan hadits tersebut dari Ḥudzaifah ibn-ul-Yaman secara marfū‘ dengan redaksi: “Jadilah yang terbaik dari kedua anak Ādam.”
Imām Aḥmad juga berkata: (14413) Telah menceritakan kepada kami Abū Mu‘āwiyah dan Wakī‘, telah menceritakan kepada kami al-A‘masy, dari ‘Abdullāh bin Murrah, dari Masrūq, dari Ibnu Mas‘ūd, dia berkata bahwa Rasūlullāh s.a.w. bersabda:
لَا تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلَّا كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الْأَوَّلِ كَفْلٌ مِنْ دَمِهَا لِأَنَّهُ كَانَ أَوَّلَ مَنْ سَنَّ الْقَتْلَ.
“Tidaklah seorang jiwa dibunuh secara zhalim, melainkan anak Adam yang pertama ikut menanggung dosanya. Karena dialah orang pertama yang memberi contoh pembunuhan.”
Hadits itu diriwayatkan oleh al-Jamā‘ah (14514) selain Abū Dāūd melalui jalur al-A‘masy. Hadits serupa juga diriwayatkan dari ‘Abdullāh bin ‘Amru bin al-‘Āsh dan Ibrāhīm an-Nakha‘ī. (14615).
Di atas gunung Qasiun; yang terletak di sebelah utara Damaskus terdapat sebuah gua yang bernama gua darah. Gua itu dikenal sebagai tempat di mana Qābīl membunuh saudaranya; Hābīl. Sebagaimana yang mereka nukil dari Ahli Kitāb. Wallāhu a‘lam.
Al-Ḥāfizh Ibnu ‘Asākir (14716) menyebutkan sebuah keterangan di dalam tarjamah Aḥmad bin Katsīr – dia menuturkan bahwa Aḥmad bin Katsīr termasuk orang shalih – , bahwasanya dia bermimpi melihat Nabi s.a.w., Abū Bakar, ‘Umar bin Khaththāb, dan Hābīl. Lalu orang tersebut meminta Hābīl bersumpah bahwa ini adalah darahnya, dan Hābīl pun bersumpah; memenuhi permintaannya. Disebutkan pula bahwa Hābīl memohon kepada Allah agar menjadikan tempat tersebut sebagai tempat dikabulkannya doa, kemudian Allah mengabulkan permohonannya Hābīl, Abū Bakar, dan ‘Umar bin Khaththāb mendatangi tempat ini setiap hari Khamis.” Seandainya mimpi tersebut benar berasal dari Aḥmad bin Katsīr, maka hal itu tetap tidak memenuhi ketetapan hukum syar‘i. Wallāhu a‘lam. ( sorban-abi)

SORBAN Infokom – Dalam Kitab Al-Jami Liakam Al-Qur’an, dijelaskan bahwa ada 2 hal yang dapat menyebabkan Iblis memekik dengan kerasnya serta menangis dengan tangisan yang memilukan.
Pertama, adalah ketika diturunkannya Surat Al Fatihah, yang mana surat ini adalah surat yang paling afdhal atau lebih utama di dalam Al Qur’an.
Kedua, Pada saat Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Beliau adalah makhluk yang paling mulia sejagat raya ini.
Karena berkat bimbingan beliau, orang yang sudah memiliki atau berbuat dosa setumpuk gunung pun bisa terhapus hanya dengan mengucapkan syahadat saja.
Dikelilingi Malaikat.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabi’ul Awal di Tahun Gajah, rupanya telah menjadi pukulan tersendiri bagi Iblis dan bala tentaranya. Bagaimana tidak, jika sebelumnya jin-jin bisa leluasa turun naik ke langit dan mencuri percakapan malaikat, maka sejak Rasulullah SAW lahir, maka mereka tidak bisa melakukannya kembali.
Ketika Iblis dan bala tentaranya dilarang naik ke langit, maka mereka berkumpul untuk membahasnya.
Mereka berkata,
“Dahulu kami bisa naik ke langit, akan tetapi hari ini kami telah dilarang untuk naik.”
Iblis menjawab,
“Menyebarlah kalian semuanya di muka bumi dari barat sampai timur, dan perhatikanlah dengan seksama apa sebenarnya yang telah terjadi.”
Setan-setan itu kemudian menyebar, dan akhirnya setelah mengelilingi muka bumi dari barat ke timur, sampailah mereka ke kota Makkah. Di sana tampak oleh mereka ada bayi kecil mungil yang dikelilingi oleh ribuan malaikat. Bayi tersebut memancarkan cahaya yang sangat terang hingga mencuat ke ujung langit. Sedangkan para malaikat satu persatu mengucapkan selamat atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Begitu para setan mendekati bayi mungil itu, belum sampai ke tempat, ada malaikat Jibril yang menendangnya hingga terlepar jauh sampai ke Aden.
Iblis Berteriak dengan Sangat Dahsyat.
Setelah melihat kejadian itu, setan-setan segera kembali menghadap Iblis dan menceritakan semua apa yang telah mereka saksikan di kota Makkah.
“Sesungguhnya telah lahir seorang bayi yang memancarkan cahaya yang sangat terang, bayi itu dikelilingi ribuan malaikat yang memberikan ucapan selamat,” ujar salah seorang setan.
Mendengar hal itu, iblis pun berteriak dengan suara yang sangat dhsyat,
“Aaaaahhhh……!!! Telah keluar ‘Ayatul Alam’ dan rahmat bagi bani Adam…!!!”
“Karena itulah kalian semua telah dicegah untuk naik ke langit,” kata Iblis setelah berteriak.
Memang benar, setelah Rasulullah lahir ke muka bumi, Allah SWT memerintahkan malaikat untuk menutup tujuh pintu langit dan menjaganya dari jin dan iblis. Sehingga mereka tidak bisa mencuri dengar perbincangan para malaikat dan berita dari langit lagi.
Kenapa Setan Mencuri Dengar Berita dari Langit.
Tak lain adalah untuk menyesatkan manusia, anak turun Nabi Adam as.
Kalau sebelumnya mereka mencuri dengar berita dari langit dan bersekongkol dengan para dukun untuk menyesatkan manusia, saat itu pula tidak bisa lagi mencuri. (abi-sorban infokom)

Infokom jetis.-Mojokerto mulai tgl 12 April 2020 kemarin termasuk zona merah dampak dari mewabahnya covid-19 yang melanda dunia oleh karena itu semua elemen masyarakat Mojokerto saling berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan semua berharap pandemi covid-19 segera berakhir
Melihat upaya dan perjuangan team medis yang menangani covid-19 garda paling depan yang begitu luar biasa dan penuh dengan resiko tertular covid-19 maka banyak doa doa yang terpanjatkan untuk mereka serta banyak yang ingin membantu mereka termasuk doa doa dan upaya dari barisan Ansor serbaguna (BANSER) satkoryon Jetis
KASATKORYON BANSER JETIS MUHAMMAD ISA mengatakan ” semua anggota BANSER Jetis kami intruksikan untuk selalu berdoa semoga pandemi covid-19 segera teratasi dan seluruh team medis di berikan kesehatan supaya selalu siap menangani pasien covid-19, dan juga mengintruksikan kepada semua sahabat sahabat banser selalu siap membantu mutuskan rantai penularan covid-19″ dengan sesering mungkin melakukan penyemprotan desinfektan pada tempat tempat umum dan ibadah

KASATKORYON BANSER JETIS (MUHAMMAD ISA) dan personil BANSER siap melakukan penyemprotan
Kami melakukan penyemprotan secara bergilir ke desa desa di kecamatan Jetis, hari ini sabtu(18/04/2020) jadwal penyemprotan di desa sawo, mlirib penompo dengan tujuan supaya bisa membantu mencegah penularan covid-19 di kecamatan jetis
Selain kami melakukan penyemprotan ke tempat tempat umum dan ibadah kami juga menawarkan kepada warga apabila ada yang rumahnya minta kami semprot supaya rumahnya benar benar terbebas dari covid-19 juga membantu menjelaskan bagaimana caranya supaya terhindar dari covid-19 dan menyarankan tidak keluar rumah bila tidak benar benar perlu

ANGGOTA BANSER SATKORYON JETIS siap siap melakukan penyemprotan
Menurut dhan ISA sahabat sahabat BANSER kemarin juga membantu kepengurusan LAZISNU MWCNU menyalurkan bantuan sembako ke warga yang terdampak covid-19, peryataan ini di benarkan oleh ustadz MAHMUD BUKHORI selaku ketua LAZISNU MWCNU JETIS, “kami mengucapkan terima kasih dan ajungan jempol pada sahabat sahabat BANSER jetis yang membantu kami saat penyaluran sembako pada warga yang terdampak covid-19”

Ketua LAZISNU MWCNU JETIS saat memberikan bantuan sembako
Harapan dari pengurus LAZUSNU membagikan sembako pada warga supaya bisa meringankan beban ekonomi mereka meskipun bantuan yang kami berikan tidak begitu banyak
By : alim sorban

Infokom jetis.-Mojokerto mulai tgl 12 April 2020 kemarin termasuk zona merah dampak dari mewabahnya covid-19 yang melanda dunia oleh karena itu semua elemen masyarakat Mojokerto saling berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan semua berharap pandemi covid-19 segera berakhir
Melihat upaya dan perjuangan team medis yang menangani covid-19 garda paling depan yang begitu luar biasa dan penuh dengan resiko tertular covid-19 maka banyak doa doa yang terpanjatkan untuk mereka serta banyak yang ingin membantu mereka termasuk doa doa dan upaya dari barisan Ansor serbaguna (BANSER) satkoryon Jetis
KASATKORYON BANSER JETIS MUHAMMAD ISA mengatakan ” semua anggota BANSER Jetis kami intruksikan untuk selalu berdoa semoga pandemi covid-19 segera teratasi dan seluruh team medis di berikan kesehatan supaya selalu siap menangani pasien covid-19, dan juga mengintruksikan kepada semua sahabat sahabat banser selalu siap membantu mutuskan rantai penularan covid-19″ dengan sesering mungkin melakukan penyemprotan desinfektan pada tempat tempat umum dan ibadah

KASATKORYON BANSER JETIS (MUHAMMAD ISA) dan personil BANSER siap melakukan penyemprotan
Kami melakukan penyemprotan secara bergilir ke desa desa di kecamatan Jetis, hari ini sabtu(18/04/2020) jadwal penyemprotan di desa sawo, mlirib penompo dengan tujuan supaya bisa membantu mencegah penularan covid-19 di kecamatan jetis
Selain kami melakukan penyemprotan ke tempat tempat umum dan ibadah kami juga menawarkan kepada warga apabila ada yang rumahnya minta kami semprot supaya rumahnya benar benar terbebas dari covid-19 juga membantu menjelaskan bagaimana caranya supaya terhindar dari covid-19 dan menyarankan tidak keluar rumah bila tidak benar benar perlu

ANGGOTA BANSER SATKORYON JETIS siap siap melakukan penyemprotan
Menurut dhan ISA sahabat sahabat BANSER kemarin juga membantu kepengurusan LAZISNU MWCNU menyalurkan bantuan sembako ke warga yang terdampak covid-19, peryataan ini di benarkan oleh ustadz MAHMUD BUKHORI selaku ketua LAZISNU MWCNU JETIS, “kami mengucapkan terima kasih dan ajungan jempol pada sahabat sahabat BANSER jetis yang membantu kami saat penyaluran sembako pada warga yang terdampak covid-19”

Ketua LAZISNU MWCNU JETIS saat memberikan bantuan sembako
Harapan dari pengurus LAZUSNU membagikan sembako pada warga supaya bisa meringankan beban ekonomi mereka meskipun bantuan yang kami berikan tidak begitu banyak
By : alim sorban

Infokom jetis.–Merebaknya kasus Virus Corona ( Covid-19) ternyata membawa dampak ekonomi yang besar terhadap wilayah Jawa Timur. Kabupaten Mojokerto sebagai daerah yang baru dinyatakan sebagai zona merah, juga mengalami dampak ekonomi yang signifikan.
Melihat fakta ini, PCNU Kabupaten Mojokerto segera merespon dan menempuh langkah kongkrit untuk turut serta mengurangi dampak Covid-19.
Melalui program NU Mojokerto Peduli Covid-19, PCNU Kabupaten Mojokerto membentuk Satgas Tanggap Covid-19 yang petugasnya dipilih dari perwakilan seluruh banom. Selain edukasi kepada masyarakat, Satgas ini juga memberikan bantuan langsung berupa paket sembako, dana, hand sanitizer, dan desinfektan kepada seluruh ranting NU sekabupaten Mojokerto.
“Ketika kita meminta masyarakat agar tidak banyak beraktivitas di luar untuk memutus mata rangkai penyebaran virus Corona, maka pemberian bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban kebutuhan masyarakat yang tidak bisa beraktivitas kerja seperti biasanya” kata Gus H. Rofiuddin, ketua LAZISNU kabupaten Mojokerto kepada Infokom, Jum’at (17/4)
“Ujian ini tidak mudah bagi kita semua, terutama menyangkut ujian ekonomi. Karena kebutuhan setiap hari pasti ada. Maka PCNU kabupaten Mojokerto semaksimal mungkin berusaha membantu untuk meringankan beban warga,” imbuhnya.
Menurut Gus Sufiyan Amin (Tim Satgas Covid-19 Zona III Mojokerto Utara) bantuan ini akan berlanjut dalam beberapa tahap.
“Bantuan ini adalah tahap awal, tentu nanti akan ada tahap-tahap berikutnya,” tandasnya.

Gus sufiyan amin team satgas covid-19 zona lll kab mojokerto
Distribusi bantuan paket sembako dan bantuan lainnya diserahkan secara langsung oleh tim Satgas Tanggap Covid-19 kepada ketua MWC dan Rois Syuriah MWC NU Jetis (KH. Sholihin) di gedung MWC NU kecamatan Jetis. Acara serah terima bantuan ini juga disaksikan oleh seluruh ketua ranting NU beserta seluruh ketua banom sekecamatan Jetis.
“Agar distribusi lebih cepat dan tepat sasaran, maka kami serahkan kepada bapak ketua MWC NU Jetis. Biar pembagian kepada sasaran diputuskan dengan ketua Ranting NU dan banom. Yang di bawah kan lebih tahu siapa saja yang lebih tepat menerima bantuan ini?,” lanjut Gus Fiyan.
Ketua MWC NU kecamatan Jetis (H. Khoirul Amin, S.Sos) sangat menyambut positif gerakan PCNU kabupaten Mojokerto ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada PCNU kabupaten Mojokerto atas bantuan ini. Karena pandemi Covid-19 ini benar-benar menghantam ekonomi masyarakat. Selama ada intruksi karantina mandiri, masyarakat tidak bisa bekerja untuk mencari nafkah. Maka bantuan semacam ini sangat bermanfaat bagi warga NU yang di bawah,” tuturnya.
“Nanti akan kami musyawarahkan dengan ketua Ranting NU, ketua lembaga dan banom untuk teknik pembagiannya agar merata dan tepat sasaran” tutupnya.

Team satgas covid-19
Selama pendistribusian paket bantuan ke seluruh MWC, jajaran Satkorcab Banser kabupaten Mojokerto juga menugaskan tim pengawal untuk membantu kelancaran dan keamanan distribusi paket.
Sedianya, program PCNU Mojokerto Peduli Covid-19 ini akan tetap berlanjut sejalan dengan adanya intruksi dari PBNU dan tetap dalam koridor pelaksanaan yang sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Pemberikan sembako langsung kepada masyarakat
Semoga wabah covid-19 segera terselesaikan dan semua bisa berjalan dengan baik dan semakin baik
By : ki narto/alim sorban

SORBAN NU MOJOKERTO:Tidak terasa 40 hari sudah Sahabat Ir.H.ALFA ISNAENi, M.Si (Kasatkornas BANSER NU) meninggalkan kita semua,meninggalnya Ndan ALFA yang sangat tiba tiba membuat para Keluarga,famili,sahabat sahabat BANSER sangat terpukul dan sangat kehilangan. Dimana dalam memperingati 40 Hari Meninggalnya *Ndan ALFA* akan dilaksanakan pada hari SABTU Malam,tanggal:18 April 2020,Bertampat di kediaman keluarga besar Ndan ALFA yang berada di Dusun Bendil,Kel.Panggungrejo, Kec/Kab TULUNGAGUNG.

*Ndan ALFA* …. adalah panggilan akrab beliau dari semua Sahabat2 dalam Organisasi ANSOR-BANSER,bahkan di luar organisasi dan masyarakat semuanya memanggilnya *Ndan ALFA*.
Beliau adalah sosok pemimpin yang tegas,tangkas,berwibawa serta bertanggung jawab kepada tugas serta kewajibannya, sehingga beliau dihormati dan disukai Sahabat2 yang ada di jajaran bawahnya.
Ndan ALFA menitih karirnya mulai dari Bawah,baik itu dalam ber-Organisasi maupun dalam Ber-Politik,diantaranya : Ketua IPNU dan GP Ansor Kabupaten,KNPI,SARBUMUSI,DPRD Kabupaten,dan lain sebagainya.
Serta yang terakhir ini sampai tiada,beliau dipercaya untuk mengemban tugas yang sangat berat,yaitu sebagai KASATKORNAS BANSER NU (Kepala Satuan Kordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulam’)

“BANSER adalah Pesantren Kedisiplinan,Bela Negara dan Penjaga Pancasila Dalam Kerangka Islam AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH ANNAHDLIYAH” adalah salah satu ucapan dan wejangan Ndan ALFA kepada Sahabat2 BANSER,yang masih teringat di telinga saya….!
!Sekilas Profil tentang Ndan ALFA.
Nama : Ir.H.ALFA ISNAINI, M.Si
TTL. : Tulungagung,22 Mey 1967
Usia. : 53 tahun
Agama. : Islam
Ayah. : H.M.Moestamar (alm)
Ibu. : Hj.Musrini/Arini (78 tahun)
Saudara : Anak ke-4 dari 9 saudara.
Semoga Engkau disana diberikan tempat disisi-NYA….
Berbahagialah Engkau disana,jangan khawatirkan kami serta Negeri ini. Kami-BANSER…. Sahabat2 Mu akan terus dan terus berjuang untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari rong rongan orang2,kelompok yang mau merusak dan menghancurkan NKRI ini
PerjuanganMU yang belum selesai akan kami teruskan…… Sahabatku.!!


Mojokerto,17/04/2020
Sumb. Haryono
red. Irul SORBAN NU

SORBAN Infokom- TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. MOJOKERTO tanggal 16 April 2020 mulai acara Pembagian sembako. Kegiatan ini melibatkan semua elemen dari yang paling atas di jajaran organisasi NU dari lembaga dan BANOM NU. Dalam hari ini dari tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat yang paling bawah yaitu anak ranting. Semua bergerak untuk memberikan rasa nyaman dan rasa aman kepada masyarakat yang tengah menghadapi wabah covid 19.
Ada beberapa hal yang melatar belakangi diadakannya kegiatan tersebut, yaitu amanah dari PBNU untuk memastikan kesehatan dan juga masalah yang paling penting dalam hal ini adalah masalah pangan,kesehatan dan lain sebagainya di tengah wabah covid 19 ini. Tentu sangat berat bagi masyarakat terkait dengan ekonominya, ketahanan pangan, ini yang paling penting!.Ungkap Gus Zamroni Umar selaku pengurus TIM GUGUS COVID-19 PCNU KAB. Mojokerto Beliau juga mengajak bersama-sama bergerak serentak tanpa memandang dari lembaga atau organisasi lain.

Kegiatan yang diadakan oleh TIM Gugus Covid-19 PCNU Kab.Mojokerto ini berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 16 April 2020 dan berakhir di tanggal 23 April 2020,sabtu dan minggu libur karena ada kegiatan yang lain. Tapi ini hanya sebagai pematik awal dan berharap masing-masing Majlis Wakil Cabang dan Ranting bergerak secara mandiri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua masyarakat mulai dari tingkat yang paling bawah.
Sasaran wilayah itu 18 MWCNU yang ada di kab. Mojokerto ini maka, pada tahap pertama ini TIM Gugus COVID-19 membagikan 4000 sembako di 200 ranting. Dan ini adalah Sinergi dari semua elemen baik Lembaga dan Banom NU. Alhamdulillah TIM Gugus COVID-19 sudah melakukan pembagian 5.000 masker dan penyemprotan disinfektan yang laksanakan secara masif oleh BANSER, ANSOR, LPBI, IPNU, FATAYAT dan dari semua elemen dibawah naungan NU, sudah ada sekitar 1000 masjid dan tempat ibadah yang secara rutin sudah dilakukan jadwal penyemprotan.
Dan harapan diadakan kegiatan seperti ini, Negara hadir ditengah-tengah masyarakat menghadapi wabah covid-19 serta lebih bijaksana agar masyarakat dapat jaminan ketahanan dan pangan jaminan kesehatan. Apalagi di Mojokerto yang sudah masuk zona merah mulai tanggal 14 April 2020 kemarin,tentu harus kita hadapi dan menjadi tugas yang berat bagi semua lapisan masyarakat. Pemerintah harus bertindak nyata bergerak secara cepat dan tepat. (red. abi)