Penulis: Sorban Santri

  • PENUTUPAN DIKLATSAR II BANSER PAC SOOKO BERLANGSUNG KHIDMAT DAN HARU

    SORBANSANTRI.COM

    Sorbansantri.com–Sooko – Siang (28/3) pukul 11.00 WIB sebanyak 115 peserta Diklatsar II Banser PAC Sooko melaksanakan upacara apel penutupan sekaligus dibaiat langsung oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Mojokerto. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat di lapangan Desa Karangkedawang kecamatan Sooko. Seluruh personil petugas upacara adalah dari peserta diklat itu sendiri.


    Upacara dipimpin langsung oleh Kasatkorcab Banser Kabupaten Mojokerto H.Moh. Yunus. Nampak hadir pula para tamu kehormatan, diantaranya dari jajaran pemerintah (wakil camat, koramil dan kepolisian), Kepala desa Karangkedawang beserta perangkatnya, para kiai dari MWCNU Sooko, perwakilan dari banom2 NU (Muslimat, Fatayat, IPNU,IPPNU, Pagar Nusa, Ishari).


    Ada momen berbeda dalam prosesi penutupan Diklatsar kali ini, yaitu didatangkannya orangtua/wali para peserta diklat. Memang panitia diklat sengaja membuat gebrakan baru dengan momen acara sungkeman peserta diklat kepada orangtuanya. Sebagaimana perintah dalam agama islam, anak wajib hormat dan berbakti kepada kedua orangtuanya, dalam situasi dan kondisi apapun dan bagaimanapun.


    Dalam sambutannya, Kasatkorcab Banser Kabupaten Mojokerto menekankan agar peserta diklat nanti di ranting masing2 bisa berperan aktif dan harus selalu siap dalam menjaga dan mengamalkan ajaran islam ahlussunnah waljamaah an nahdliyah, selalu berkomitmen dalam menjaga keutuhan NKRI yang bhineka tunggal ika, dan selalu siap satu komando, mentaati perintah2 pimpinan sebagaimana ilmu yang telah dipelajarinya selama diklat.


    Perwakilan pimpinan dari Pengurus Cabang Sahabat Ahnu Afandi ikut menambahkan, pentingnya bergabung dengan organisasi Gerakan Pemuda Ansor adalah pilihan yang sangat tepat untuk membentengi islam dari pengaruh ajaran2 radikalisme dan intoleran yang saat ini sudah marak di Indonesia, beliau juga berpesan agar sepenuhnya anggota berkhidmah kepada NU dengan niat ikhlas setulus hati agar mendapat keberkahan dari para muassis NU, juga pentingnya menjaga sholat 5 waktu.


    Upacara ditutup dengan do’a yang dipimpin langsung oleh Kiai dari MWCNU Sooko yaitu Kiai Nashiruddin, S.Ag. dan setelah itu pembaiatan peserta dipimpin langsung oleh Gus Sa’dulloh Syarofie bin KH.Khusaini Ilyas dari Mojokerto berlangsung penuh tangis bahagia penuh haru, peserta satu persatu bersalaman dengan Gus dulloh dan para masyayikh, kemudian disiram dengan kembang setaman sebagai tanda telah lulus dari diklat oleh perwakilan dari Pengurus Cabang GP Ansor, kemudian satu persatu peserta berjabatan tangan/berpelukan dengan Tim Instruktur Diklat PC dan Pengurus PAC.


    Momen paling mengharukan adalah saat para peserta selesai dibaiat, lalu para peserta diberi aba-aba oleh protokol agar sungkem kepada orangtuanya masing2, peserta harus datang menuju orangtuanya masing2 secara merangkak untuk mendapatkan restu dan do’a orangtua agar saat menjadi Banser NU diridloi oleh Alloh SWT. Karna ridlonya Alloh SWT berada pada keridloan kedua orangtua. Deraian air mata tertumpah ruah, isak tangis membahana memenuhi seluruh arena. Doa doa pun mengalir tiada henti dari bibir orangtua yang penuh haru dan bangga anak2 mereka dapat lulus dan bergabung dengan Banser NU.

    SORBANSANTRI.COM


    Di akhir sesi, sahabat Najib Tantowi salah satu pimpinan GP Ansor PC Kabupaten Mojokerto menginstruksikan agar para peserta jangan terlalu larut dalam kesedihan dan meyuruh merayakan kesuksesan acara Diklatsar II PAC Sooko dengan menyanyikan lagu Mars Banser. Sontak seluruh peserta kembali ke lapangan dan nyanyian pun bergemuruh sambil mengangkat Kasatkoryon Sooko sahabat Kholik dan Ketua PAC GP Ansor Sooko sahabat Tatlutfiari, tak lupa juga sahabat ketua panitia Diklatsar II Sahabat Irawan. Setelah itu acara ditutup dengan foto bersama di depan Banner. (red.slamet)

  • 5 Orang Menjadi Korban, Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi di 2021

    5 Orang Menjadi Korban, Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi di 2021

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Ada korban akibat kejadian ini.

    Tampak kobaran api akibat ledakan masih menyala di sekitar lokasi. Selain itu, tampak potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian.

    Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

    Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan menilai jelang pilpres 2024 eskalasi teror akan semakin tinggi.

    Menurut Ken, radikalis juga marah karena saat ini sumber dana mereka dibekukan oleh PPATK sehingga pergerakan mereka sedikit terbatasi.

    Tapi hal ini tidak menyurutkan langkah mereka untuk mencari dana, sekarang mereka aktif menyebarkan penggalangan bantuan lewat media sosial sepeeti whatsapp, facebook, instagram, twitter dll.

    Biasanya lewat group group mereka langsung chat pribadi dan menawarkan proposal dan profil organisasi mereka.

    Mereka juga berani pasang iklan jor joran di media sosial untuk penggalangan dana sosial untuk kepentingan kelompok mereka walaupun dengan dalih pembangunan dan sumbagan tempat ibadah di nasional dan negara di timur tengah, bahkan mereka siap jemput bola ke rempat para donatur.

    Ken berharap msyarakat lebih baik langsung menyerahkan bantuan kepada yang berhak dan membutuhkan agar dapat meminimalisir bantuan kepada kelompok radikal, jangan sampai kita malah ikut membantu jaringan radikal menjadi besar.

    Sumber

  • MUSTAIN NASOHA PIMPIN IKA SMA Negeri 1 PULOKULON

    MUSTAIN NASOHA PIMPIN IKA SMA Negeri 1 PULOKULON

    wp.sorbansantri.com Ahad, 20 Maret 2021 Keluarga Besar Alumni SMA N 1 Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah disibukkan dengan hajatan Akbar 5 Tahunan sekali. Yaitu Reoni Akbar dan Kongres dalam rangka memilih Ketua Umum IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon

    .Sebagai salah satu SMA berperestasi di Jawa Tengah dan Kabupaten Grobogan khususnya, SMA ini memiliki tekat kuat untuk memperhatikan kwalitas alumninya. Memastikan keterterimaan para alumni diperguruan tinggi bonafit besar dan alumni mudah memperoleh pekerjaan dengan gaji yang baik adalah prioritas penting SMA yang dikelilingi banyak Pondok Pesantren ini.Memastikan keterterimaan para alumni diperguruan tinggi bonafit besar dan alumni mudah memperoleh pekerjaan dengan gaji yang baik adalah prioritas penting SMA yang dikelilingi banyak Pondok Pesantren ini.

    Salah satu ikhtiar yang dilakukan SMA ini dalam rangka memastikan tercapaian visi dan misi tersebut adalah membangun jalinan Alumni yang kuat dan kokoh.

    Pada tahun 2021, SMA N 1 Pulokulon mengadakan Kongres Alumni dan Pemilihan Ketua Umum IKA Alumni. Pemilihan Ketua Umum ini mengalami beberapa tahapan yaitu 15-17 Maret 2021 Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum IKA dari angkatan, kemudian 18 Maret 2021 Pengumuman Calon Ketua Umum IKA Alumni, kemudian 19 Maret 2021 diadakan Uji Publik dan Fit and proper test untuk memastikan kelayakan dan kepatutan dalam tujuan untuk mewujudkan visi misi Alumni dan SMA N 1 Pulokulon.

    Minggu 20 Maret 2021 adalah puncak pemilihan Ketua Umum IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon. Dalam pemilihan ini ada 4 alumni terbaik yang dinyatakan lolos sebagai calon dan berhak maju dipemilihan umum. Yaitu:
    1. Riyanto, S.Pd. Beliau adalah Pakar Pendidikan dan Ketua OSIS SMA N 1 Pulokulon Tahun 2000-200
    2. Muhammad Rofi’I, S.Pd. alumni yang aktif di GP Ansor Nahdlatul Ulama Pulokulon, Grobogan dan Ketua ROHIS SMA N 1 Pulokulon 2004-2005.
    3. Ujiyati Susanti alumni yang satu ini aktif dibeberapa organisasi seperti Karangtaruna, Posyandu, dan Darma Wanita
    4. Ahmad Muhamad Mustain Nasoha adalah Ketua ROHIS SMA N 1 Pulokulon tahun 2007-2008 dan sekarang menjadi Dosen serta Ahli Hukum.
    Acara yang dimulai dengan beberapa kali Konsolidasi Nasional ini memutuskan Ahmad Muhamad Mustain Nasoha terpilih dalam pemilihan Ketua Umum IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon untuk Periode 2021 – 2023 yang berjalan sangat demokratis ini.

    Gus Mustain, begitu dia akrab dipanggil teman-temannya adalah Alumni SMA N 1 Pulokulon 2009, beliau adalah Ketua ROHIS SMA N 1 Pulokulon 07/08, Dewan Ambalan Pramuka sebagai Ketua Teknik Kepramukaan dan Ketua Ketaqwaan OSIS ditahun yang sama. Pemuda 28 Tahun yang sekarang menjadi Dosen Ilmu Hukum dan Ketua Dewan Pakar Komunitas Sarjana Hukum Indonesia ( KSHI ) ini tinggal di Jl. KH. Samanhudi No. 64 Surakarta atau tepatnya di Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Surakarta.

    “Sejak awal saya tidak memiliki rencana mencalonkan diri sebagai Ketua Umum IKA Alumni, saya beranggapan masih banyak alumni SMA yang saya cintai lebih layak daripada saya, makanya mulai dari proses pendaftaran sampai uji publik semua dilaksanakan Tim Sukses saya yaitu Mas Ahmad Sahudi dan Mas Agung Widodo. Akan tetapi atas adanya dorongan kuat dari banyak angkatan yang menghubungi saya dan berharap besar saya untuk maju, maka amanah ini akan saya laksanakan sebaik-baiknya. Insyaallah. Saya akan merangkul semua calon Ketua Umum yang ada dan merangkul semua angkatan, saya berharap, semua alumni mau bersama-sama memikirkan kebaikan dan kemajuan SMA N 1 Pulokulon tercinta ini.” Kata AM Mustain Nasoha. Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Hukum ini.

    Kepala SMA N 1 Pulokulon Bapak Djoko Priyanto, S. Pd., M. Pd. Ini memberikan apresiasi luar biasa atas terselenggaranya Kongres Nasional IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon ini. “Melihat semangat para alumni, beliau merasa semakin opotimis untuk membawa SMA N 1 Pulokulon menjadi SMA yang semakin baik. Melalui IKA Alumni beliau berharap ada ikatan kuat antara almamater dan alumni, Sebagai seorang murid, walaupun sudah alumni maka dia tetap murid, Tidak ada mantan murid. Alumni yang sukses secara hakiki adalah alumni yang mampu memberikan kontribusi terbaik untuk tempat belajarnya. Banyak agenda besar yang direncanakan oleh SMA N 1 Pulokulon, misalnya mendidikan Masjid, dan lain sebagainya. Beliau berharap IKA Alumni bisa semakin bekerja sama dengan SMA dalam setiap agenda yang diadakan sekolah.”Kata Guru Favorit siswa dibidang Fisika SMA N 1 Pulokulon yang sekarang menjadi Kepala SMA ini.

    Bapak Qomari selaku Ketua Alumni periode sebelumnya sekaligus Ketua Panitia acara ini mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada berbagai pihak yang telah mendukung perhelatan Akbar SMA N 1 Pulokulon.
    “Semoga dengan terpilihnya Ketua Umum IKA Alumni yang baru mampu membawa nahkoda organisasi ini menjadi lebih baik” Pungkasnya.

    Ditulis oleh Qomari ( Ketua Panitia Kongres IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon )

  • Larangan Membungkuk Untuk Menghormati Manusia

    Larangan Membungkuk Untuk Menghormati Manusia

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Seringkali kita melihat orang² islam bersalam cium tangan guru ibu bapa atau orang lebih tua dari mereka hingga membongkok badan mereka bagaimanakah hukumnya..? Ayuh kita semak..

    Dari shahabat Anas bin Malik -radhiyallahu ‘anhu- , Beliau mengatakan:
    “Seorang lelaki pernah mengatakan kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- :

    يَا رَسُولَ اللَّهِ الرَّجُلُ مِنَّا يَلْقَى أَخَاهُ أَوْ صَدِيقَهُ أَيَنْحَنِي لَهُ؟

    “Wahai Rasulullah! Apabila salah seorang dari kami bertemu saudaranya atau sahabatnya;

    Bolehkah ia menunduk (atau membungkuk) untuk (menghormati) nya?”

    Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- menjawab: ”Tidak boleh”

    [HR. At-Tirmidzi no. 2728 , Ibnu Majah no.3702, Ahmad no.13044, Al-Baihaqi dalam ”Al-Kubra” no.13573, Dan selainnya.]

    Derajat Hadits: Hasan.
    Dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani –rahimahullah- karena adanya 3 riwayat penguat. Lihat “Ash-Shohihah” no. 160, dan “Al-Misykah” no.4680.

    Begitu juga tidak boleh membungkuk yakni merunduk seperti orang yang rukuk hal ini tidak boleh karena rukuk itu ibadah sehingga tidak boleh membungkuk di hadapan seseorang.

    Adapun membungkuk dalam rangka merunduk terhadapnya karena ia seorang yang pendek sedangkan orang yang membungkuk muslim berpostur tinggi sehingga si muslim membungkuk kepadanya sampai menjabat tangannya namun bukan dalam rangka mengagungkan tetapi orang muslim yang ada dihadapannya itu pendek, lumpuh atau dalam posisi duduk maka tidak masalah melakukannya.

    Adapun membungkuk dalam rangka mengagungkannya hal ini tidak boleh dan dikhawatirkan termasuk perbuatan syirik jika, bertujuan mengagungkannya.

    Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani mengatakan:

    “Tentang cium tangan dalam hal ini terdapat banyak hadits dan riwayat dari salaf yang secara keseluruhan menunjukkan bahwa hadits tersebut shahih dari Nabi. Oleh karena itu, kami berpandangan bolehnya mencium tangan seorang ulama (baca:ustadz atau kyai) jika memenuhi beberapa syarat berikut ini.

    1. Cium tangan tersebut tidaklah dijadikan sebagai kebiasaan. Sehingga pak kyai terbiasa menjulurkan tangannya kepada murid-muridnya. Begitu pula murid terbiasa ngalap berkah dengan mencium tangan gurunya. Hal ini dikarenakan Nabi sendiri jarang-jarang tangan beliau dicium oleh para shahabat. Jika demikian maka tidak boleh menjadikannya sebagai kebiasaan yang dilakukan terus menerus sebagaimana kita ketahui dalam pembahasan kaedah-kaedah fiqh.

    2. Cium tangan tersebut tidaklah menyebabkan ulama tersebut merasa sombong dan lebih baik dari pada yang lain serta menganggap dirinyalah yang paling hebat sebagai realita yang ada pada sebagai kyai.

    3. Cium tangan tersebut tidak menyebabkan hilangnya sunnah Nabi yang sudah diketahui semisal jabat tangan. Jabat tangan adalah suatu amal yang dianjurkan berdasarkan perbuatan dan sabda Nabi. Jabat tangan adalah sebab rontoknya dosa-dosa orang yang melakukannya sebagaimana terdapat dalam beberapa hadits. Oleh karena itu, tidaklah diperbolehkan menghilangkan sunnah jabat tangan karena mengejar suatu amalan yang status maksimalnya adalah amalan yang dibolehkan (Silsilah Shahihah 1/159, Maktabah Syamilah).

    Akan tetapi perlu kita tambahkan syarat keempat yaitu ulama yang dicium tangannya tersebut adalah ulama ahli sunnah bukan ulama pembela amalan-amalan bid’ah.
    Baarakallah fikum, semoga bermanfaat.. (gelombang sorban)

  • NU SOLO ADAKAN TALK SHOW NASIONAL TENTANG PERAN WAKAF DAN MASJID UNTUK UMAT

    NU SOLO ADAKAN TALK SHOW NASIONAL TENTANG PERAN WAKAF DAN MASJID UNTUK UMAT

    SORBANSANTRI.COM

    Oleh : Alif Adi Saputra ( Ketua Panitia )

    wp.sorbansantri.com – Empat lembaga di PCNU Kota Surakarta, LBM ( Lembaga Bahtsul Masail ), Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nadhlatul Ulama (LPBH NU) , LTM ( Lembaga Takmir Masjid )  dan LWP (Lembaga Wakaf dan Pertanahan ) , Sabtu pagi (20/3) bersinergi menggelar Talkshow nasional dengan tajuk ‘ Meneguhkan Peran Masjid Dan Lembaga Wakaf Untuk Kesejahteraan Umat ‘.

    Talkshow Nasional ini di selenggarakan dengan Ofline dan Online, adapun secara Offline di aula lantai II Gedung PCNU Kota Surakarta. Acara ini hadiri oleh Ketua PCNU Kota Surakarta, para ketua lembaga dan peserta terbatas dengan mengedepankan protap kesehatan. Secara online ratusan ulama, pakar, akademisi, santri, mahasiswa dan masyarakat dari seluruh pelosok Nusantara hadir melalui Zoom pada acara ini.

    Talk Show Nasional yang dipandu oleh Pakar Hukum Nasional Ning Hilya Maliha Nur Himmati Ibrahim ini diawali sambutan oleh Ketua Panitia yaitu Ust Alif ADi Saputra, kemudian dibuka langsung oleh Ketua PCNU Kota Surakarta H. M. Mashuri, S.E, M.Si, dalam sambutanya menyampaikan, pentingya seluruh lembaga bersinergi melakukan pemberdayaan wakaf dan Masjid yang saat ini tengah di lakukan oleh PCNU Kota Surakarta. Beliau mengapresiasi setinggi-tinggi acara Nasional ini. Dalam tata kelola wakaf, lembaga terkait harus bersinergi mendata aset wakaf untuk di legalkan, namun perlu juga di ikuti dengan ketakmiran, bathsul masail sebagai bagian intelektual agamanya dan dakwah. Terang Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surakarta.

    Kemudian acara dilanjutkan dengan Penyampaian Keynote Speaker oleh Dr. Arsyad Aldyan, S.H., M.H. Ketua LPBH NU Surakarta beliau presentasi dengan judul Perwakafan Di Negara Indonesia Dalam Konteks Hukum Positif Dan Problematika Yang Dihadapi Dalam Menyejahterakan Umat. Beliau mengatakan, “Peran Hukum Dalam Menunjang Perwakafan Di Indonesia antara lain Hukum Mengatur Mengenai Tata Cara Wakaf, Hukum Memberikan Perlindungan Bagi Pelaksanaan Wakaf Secara Syariah Di Negara Indonesia, Dengan Adanya Sistem Hukum Memberikan Legalitas Terhadap Perwakafan Di Indonesia Secara Hukum Positif Negara, Melalui Struktur Hukum Memberikan Penyelesaian Terhadap Sengketa Wakaf, Hukum Diharapkan Dapat Mempengaruhi Budaya Masyarakat Berkaitan Dengan Perwakafan Di Negara Indonesia.” Katanya.

    Pembicara pertama dalam Talk Show inia dalah Ustadz Fadil Misbah, SH.i beliau menjelaskan bahwa Masjid adalah tempat beribadah umat islam. Maka dari itu sudah seharusnya, umat Islam untuk memakmurkan keberadaan masjid agar mendapatkan ridho dari Allah SWT. 

    Beliau juga menukil dalil tentang kemuliaan memakmurkan masjid dalam firman Allah SWT Surat At Taubah ayat 18 berbunyi: “Hanyalah yang memakmurkan masjid–masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk (dari Allah Ta’ala)” Beliau mengatakan tentang fungsi masjid yaitu Tempat Pelaksanaan Peribadatan, Tempat pertemuan, Tempat bermusyawarah, Tempat Perlindungan, Tempat kegiatan Sosial, Tempat Pengobatan, Tempat Latihan  dan Mengatur Siasat Perang, Tempat Penerangan dan Madrasah Ilmu dan Tempat berdakwah.

    Pembicara kedua adalah Gus Ahmad Muhamad Mustain Nasoha Al Hafidz sebagai Ulama dan Kyai Muda NU pakar Hukum khususnya Fiqih Pebadingan Madzhab ini menjelaskan tentang Wakaf dan Masjid dari segi Fiqihnya. Beliau menyampaikan tentang pentingnya pemahaman Hukum Islam dalam masalah Wakaf dan Ke-Masjid-an. Banyak teori yang bisa dijadikan landasan atas Penerapan Hukum Islam di Indonesia antara lain Teori Receptio in Complexu, Teori Receptie, Teori Receptio A Contrario Teori Receptie Exit Teori Eksistensi Teori Interdependensi, Teori Sinkretisme, Menurut Direktur Pusat Studi Knstitusi dan Hukum yang akrab dipanggil Gus Mustain ini, seorang Pakar Hukum harus menguasai secara mendetail dan mendalam teori-teori tersebut agar mampu menghadirkan Hukum yang berkeadilan. Katanya

    Beliau menjelaskan dengan sangat gamblang tentang Fiqih Wakaf dan Masjid dengan membaca beberapa kitab dalam Talk Show ini seperti Kitab Fathul Muin bab Wakaf dan Kitab Mizanul Kubro tentang Fiqih Pebandingan Madzhab pada Bab Wakaf.

    “Tujuan Wakaf harus jelas misalnya untuk masjid maka tanah itu harus untuk masjid, siapa nadzirnya harus jelas misalnya untuk si A, maka nadzir harus benar-benar dipilih orang yang faham agama dan hukum wakaf.” Katanya.

    “Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi tentang Fiqih Wakaf dan Masjid, silakan bisa bertanya kepada LBM PCNU Surakarta. Insyaallah kami jawab dan tidak dipungut biaya. Putra ke 085640508723 dan putri ke 085839930200.” Pungkasnya.

    Pembicara ketiga adalah Bapak Sugeng Ardiyansah, S.T selaku Ketua LWP beliau adalah pakar dibidang pertanahan yang telah melalang lintang didunia ini. Dalam paparannya beliau menegaskan tentang pentingnya mendaftarkan wakaf atas tanah yang telah diwakafkan. Banyak masalah-masalah yang akan timbul jika tidak diwakafkan. LWP NU adalah lembaga NU yang memberi kemudahan dalam urusan wakaf. Beliau menejalaskan paling tidak ada 7 kelebihan wakaf ke NU yaitu :1. mengamankan dan melestarikan amalan ahlussunah wal jamaah an nahdliyah, 2. mengamankan aset NU sekaligus meng-inventarisir aset NU, 3. menghindari gonta ganti nadzir, yang bisa menimbulkan perselisihan dalam pengelolaan benda wakaf. 4. menjamin legalitas tanah wakaf, 5. menjamin wakafnya selalu makmur dengan kegiatan keislaman khususnya ke-NU-an, sehingga ada nilai tambah tanah wakaf.
    6. setelah ganti nadzir menjadi nadzir NU maka pengurus takmir masjid tetap dari orang NU sekitar masjid, untuk bisa selalu menjaga dan mengembangkan amaliah NU di tanah wakaf bersangkutan, 7. supaya wakif, leluhur dan keturunannya kelak di alam kubur selalu didoakan oleh orang NU setiap saat. 8. pengurusan wakaf gratis dan diuruskan perijinan IMB nya, juga gratis 9. yang terakhir, dengan mewakafkan ke NU sebagai bukti kita orang NU cinta NU dan ngopeni NU.

    Acara dilanjutkan Tanya jawab dipandu oleh Ning Hilya dan ditutup dengan pemberian hadiah untuk 6 penanya terbaik.

  • DAKWAH ULAMA ASWAJA

    DAKWAH ULAMA ASWAJA

    SORBANSANTRI.COM

    Oleh: KH. Ma’ruf Khozin.

    wp.sorbansantri.com – Ajaran Islam terdiri dari Aqidah, Syariah/ Fikih dan Akhlah/ Tasawuf. Ini adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

    Jika dakwah terlalu mengedepankan Aqidah dengan mengabaikan yang lain maka kecenderungan bagi da’i tersebut adalah mengafir-kafirkan. Jika Fikihnya yang terlalu menonjol maka akan menyesat-sesatkan. Jika terlalu dominan pada Tasawuf akan memiliki kecenderungan pembiaran sambil mengira akan ada perubahan.

    Maka yang tepat adalah keseimbangan 3 hal tersebut. Jika ada penyimpangan dari umat maka akan dibimbing dengan kesantunan, kasih sayang, etika dan sebagainya.

    Kita lihat saat Allah memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mendatangi Fir’aun -Raja yang mengaku Tuhan-, maka Allah berfirman:

    ‎فَقُولَا لَهُۥ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ

    “Maka berbicaralah kamu berdua kepada Fir’aun dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut”. (Ţāhā: 44).

    Imam Al-Qurthubi menyelaraskan dengan keadaan kita saat ini dalam berdakwah:

    ‎ﻓﺎﻟﻘﺎﺋﻞ ﻟﻴﺲ ﺑﺄﻓﻀﻞ ﻣﻦ ﻣﻮﺳﻰ ﻭﻫﺎﺭﻭﻥ، ﻭاﻟﻔﺎﺟﺮ ﻟﻴﺲ ﺑﺄﺧﺒﺚ ﻣﻦ ﻓﺮﻋﻮﻥ، ﻭﻗﺪ ﺃﻣﺮﻫﻤﺎ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺑﺎﻟﻠﻴﻦ ﻣﻌﻪ.

    Kita tidak lebih mulia dari pada Nabi Musa dan Nabi Harun. Orang yang kita dakwahi tidak lebih buruk dari pada Fir’aun, padahal Allah memerintahkan kepada kedua Nabi tersebut untuk berkata lembut kepada Fir’aun.

    ‎ﻭﻗﺎﻝ ﻃﻠﺤﺔ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ: ﻗﻠﺖ ﻟﻌﻄﺎء ﺇﻧﻚ ﺭﺟﻞ ﻳﺠﺘﻤﻊ ﻋﻨﺪﻙ ﻧﺎﺱ ﺫﻭﻭ ﺃﻫﻮاء ﻣﺨﺘﻠﻔﺔ، ﻭﺃﻧﺎ ﺭﺟﻞ ﻓﻲ ﺣﺪﺓ ﻓﺄﻗﻮﻝ ﻟﻬﻢ ﺑﻌﺾ اﻟﻘﻮﻝ اﻟﻐﻠﻴﻆ، ﻓﻘﺎﻝ: ﻻ ﺗﻔﻌﻞ! ﻳﻘﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ:” ﻭﻗﻮﻟﻮا ﻟﻠﻨﺎﺱ ﺣﺴﻨﺎ”. ﻓﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ اﻵﻳﺔ اﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭاﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻓﻜﻴﻒ ﺑﺎﻟﺤﻨﻴﻔﻲ

    Talhah bin Umar berkata kepada Atha’: “Kamu dikelilingi banyak orang yang berbeda keinginan. Sementara saya orang yang tegas. Saya berkata kepada mereka dengan kata-kata yang kasar”. Atha’ berkata: “Jangan lakukan itu! Allah berfirman: “Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia” (Al-Baqarah 83). Dalam ayat ini diperintah berkata yang baik kepada Yahudi dan Nasrani, apalagi sesama Muslim (Tafsir Al-Qurthubi 2/16). (abi sorban)

  • Amien Rais Ancam Serukan Azan Hayya Alal Jihad, Sidang Habib Rizieq Sesat

    Amien Rais Ancam Serukan Azan Hayya Alal Jihad, Sidang Habib Rizieq Sesat

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Alasannya permintaan Habib Rizieq sidang secara langsung ditolak pengadilan. Amien Rais merupakan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Enam Laskar FPI.

    Amien Rais ancam serukan jihad atau Hayya Alal Jihad jika Habib Rizieq mendapat perlakukan tak adil di pengadilan. Bahkan Amien Rais menyatakan sidang Habib Rizieq melanggar HAM atau hak asasi manusia.

    Hal itu diungkapkan Amien Rais dalam video berjudul “Jangan Sampai Keluar Seruan Hayya Alal Jihad” yang disiarkan melalui kanal YouTube-nya, Selasa (23/3/2021).

    Amien Rais menilai Habib Rizieq merupakan salah satu tokoh Islam terkemuka sehingga dia heran kenapa kriminalisasi terhadapnya terus berjalan bahkan berlanjut sampai pengadilan.

    Amien Rais mengungkit kejadian di Khasmir yang jangan sampai terjadi pula di Indonesia yakni berkumandangnya seruan Hayya Alal Jihad.
    “Saya cuma ingin menyampaikan, jangan sampai keluar dari lisan Pak Habib Rizieq itu misal ya seperti terjadi di Khasmir. Bagaimana orang India ketika terpojok lantas mengumandangkan Hayya Alal Jihad,” tukas Amien Rais.

    “Ini bukan dalam konteks azan, tetapi dari menara Masjid Khasmir terdengar seperti itu. Menimbulkan keberanian luar biasa, dan ketika kaum muslimin yang terpojok itu bangkit, kemudian seolah sudah apapun dikorbankan baik nyawa dan harta,” sambung dia.
    Amien Rais menerangkan, orang yang hendak menghina, menista, bahkan membunuh kaum muslimin kemudian mereda karena timbulnya keberanian.
    Lebih lanjut, Amien Rais mengaku tidak melihat dalam diri Habib Rizieq upaya untuk melakukan pemberontakan atau penggulingan kekuasaan.

    “Cuma ingin bagaimana negeri ini dibenahi, nilai-nilai agama Islam dimuliakan. Jangan sampai umat Islam mendapatkan diskriminasi atau demonisasi, seperti hantu yang ingin dimusnahkan,” tuturnya.
    (sumber)

  • PEMBUNUHAN2 ATAS PERINTAH IBN ABDUL WAHAB

    PEMBUNUHAN2 ATAS PERINTAH IBN ABDUL WAHAB

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Ibnu Abd Wahab sendiri lahir tahun 1703 M di Najd sebelah timur Madinah sekarang utara Riyadh.
    حدثنا أبو بكر بن أبي شيبة حدثنا وكيع عن عكرمة بن عمار عن سالم عن ابن عمر قال خرج رسول الله صلى الله عليه و سلم من بيت عائشة فقال رأس الكفر من ههنا من حيث يطلع قرن الشيطان يعني المشرق
    Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah yg berkata telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Ikrimah bin ‘Ammar dari Salim dari Ibnu Umar yg berkata “Rasulullah keluar dari pintu rumah Aisyah dan berkata “sumber kekafiran datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan yaitu timur.
    (HR. Muslim).
    Dalam perjalanan sejarahnya kakak kandung ibnu Abdul Wahab yakni: “Sulaiman bin Abd Wahab mengkritik dan menolak secara panjang lebar tentang pemikiran adik kandungnya tersebut dalam kitab “as sawaiq al ilahiyah fi ar rad al wahabiyah (petir tuhan untuk wahabiyah). Adakah kakak kandung yang “kurang kenal tobi’at adik kandungnya”?
    Ekstremisitas pemikiran Wahabi dipicu oleh pemahaman yg mengacu bunyi harfiah teks al Qur’an maupun Hadits, menjadikan mereka kaum tekstualis, sehingga Wahabiyah sangat anti urf (tradisi), menolak tahlil, maulid Nabi Saw, barzanji, manaqib, dan sebagainya.
    Pemahaman tekstualis ala Wahabi pada akhirnya mengeklusi dan memandang orang² di luar Wahabi sebagai orang kafir dan keluar dari Islam.
    Mereka lupa bahwa keselamatan yg sejati tidak ditunjukkan dengan klaim² Wahabi tersebut, melainkan dengan cara beragama yg ikhlas, tulus dan tunduk sepenuhnya pada Allah Swt.
    Kekuasaan dakwah keagamaan Wahabi ditopang oleh kekuasaan Ibnu Saud (raja Saudi pertama) yg saat itu menjadi penguasa Najd. Ibnu Saud sendiri adalah seorang politikus yg cerdas yg hanya memanfaatkan dukungan Wahabi, demi untuk meraih kepentingan politiknya belaka.
    Ibnu Saud misalnya meminta kompensasi jaminan Ibnu Abdul Wahab agar tidak mengganggu kebiasaannya mengumpulkan upeti tahunan dari penduduk Dir’iyyah.
    Koalisipun dibangun secara permanen untuk meneguhkan keduanya. Jika sebelum bergabung dengan kekuasaan, Ibnu Abdul Wahab telah melakukan kekerasan dengan membid’ahkan dan mengkafirkan orang di luar mereka, maka ketika kekuasaan Ibnu Saud menopangnya, Ibnu Abdul Wahab sontak melakukan kekerasan untuk menghabisi orang-orang yang tidak sepaham dengan mereka.
    Pada tahun 1746 M, koalisi Ibnu Abdul Wahab dan Ibnu Saud memproklamirkan jihad melawan siapapun yg berbeda pemahaman tauhid dengan mereka.
    Mereka tak segan-segan menyerang yg tidak sepaham dengan tuduhan syirik, murtad dan kafir.
    Setiap muslim yg tidak sepaham dengan mereka dianggap murtad, yg oleh karenanya, boleh dan bahkan wajib diperangi.
    Sementara, predikat muslim menurut Wahabi, hanya merujuk secara eklusif pada pengikut Wahabi, sebagaimana dijelaskan dalam *kitab Unwan al Majd fi Tarikh an-Najd*.
    Tahun 1802 M Wahabi menyerang Karbala dan membunuh mayoritas penduduknya yg mereka temui baik di pasar maupun di rumah, termasuk anak² & wanita.
    Tak lama kemudian, yaitu tahun 1805 M Wahabi merebut kota Madinah. Satu tahun berikutnya, Wahabi pun menguasai kota Mekah.
    Di dua kota ini, Wahabi mendudukinya selama 6 tahun. Para ulama dipaksa sumpah setia dalam todongan senjata.
    Pembantaian demi pembantaian pun dimulai. Wahabi pun melakukan penghancuran besar-besaran terhadap bangunan bersejarah dan pekuburan, pembakaran buku-buku selain al Qur’an dan Hadits, pembacaan puisi Barzanji.
    Tercatat dalam sejarah, Wahabi selalu menggunakan jalan kekerasan baik secara doktrinal, kultural maupun sosial.
    Misalnya, dalam penaklukan jazirah Arab hingga tahun 1920-an, lebih dari 400 ribu umat Islam telah dibunuh dan dieksekusi secara publik, termasuk anak² & wanita.
    Ketika berkuasa di Hijaz, Wahabi menyembelih Syaikh Abdullah Zawawi, guru para ulama Madzhab Syafii, meskipun umur beliau sudah 90 tahun. Di sini, setidaknya kita melihat dua hal tipologi Wahabi yg senantiasa memaksakan kehendak pemikirannya.
    Pertama, ketika belum memiliki kekuatan fisik dan militer, Wahabi melakukan kekerasan secara doktrinal dan psikologis dengan menyerang siapapun yg berbeda dengan mereka sebagai murtad, musyrik dan kafir.
    Kedua, setelah mereka memiliki kekuatan fisik dan militer, tuduha² tersebut dilanjutkan dengan kekerasan fisik dan bahkan pembunuhan.
    Ironisnya, Wahabi ini menyebut apa yg dilakukannya sebagai dakwah dan amar maruf nahi mungkar yg menjadi intisari ajaran Islam???
    Membanjirnya buku² Wahabi di Toko Buku akhir-akhir ini, adalah merupakan teror dan jalan kekerasan yg ditempuh kaum Wahabi secara doktrinal, intelektual dan sekaligus psikologis terhadap umat Islam di Indonesia. Wahabi Indonesia yg merasa masih lemah saat ini menilai bahwa cara efektif yg bisa dilakukan adalah dengan membid’ahkan, memurtadkan, memusyrikkan dan mengkafirkan orang yg berada di luar mereka.
    Jumlah mereka yg minoritas hanya memungkinkan mereka untuk melakukan jalan tersebut di tengah² kran “demokrasi” yg dibuka lebar-lebar untuk mereka.
    Saya yakin jika suatu saat nanti kaum Wahabi di negeri ini memiliki kekuasaan yg berlebih dan kekuatan militer di negeri ini, mereka akan mengulang lagi sejarah , menggunakan cara-cara kekerasan dengan pembantaian dan pembunuhan terhadap sesama muslim yg tidak satu paham dengan mereka.
    Tercatat dalam sahih Buhari, Muslim, Rasulullah berdoa :
    “Ya Allah, berikan kami berkat dalam negara Syam dan Yaman,” Para sahabat berkata: “Dan dari Najd, wahai Rasulullah”, baginda berdoa lagi: “Ya Allah, berikan kami keberkatan dalam negara Syam dan Yaman”, dan pada yg ketiga kalinya baginda bersabda: “Di sana (Najd-Riyadh sekarang) akan ada kegoncangan fitnah, serta di sana akan muncul tanduk syaitan.”. Dalam riwayat lain dinyatakan, dua tanduk syaitan.
    (Tarikh an Najd).
    Ada usaha “pembodohan” tarikh (sejarah) oleh orang² wahabiyah melalui medsos, dengan menisbatkan kelompok Abdul Wahhab bin Abdurrahman bin Rustum disebut Wahbiyyah sebagai Wahabiyyah.
    Padahal Wahbiyah yg dinisbatkan kepada pendirinya yaitu Abdullah bin Wahbi ar-Raasibi (38 H), jika ditulis dengan bahasa Arab huruf Ha’nya tanpa alif dan disukun (اْلوَهْبِيَّةُ) sedangkan Wahhabiyyah jika ditulis dengan bahasa Arab, huruf Ha’nya disambung dengan alif sedangkan yg ditasydid huruf Ha’nya (الوَهَّابِيَّةُ), memiliki perbedaan yg sangat jauh baik sisi penulisan, bacaan, atau pun pada nisbah dan ajarannya.
    Dalam kitab Tarikh Ibnu Khaldun disebutkan :
    “ Dan konon Yazid (khalifah penganti Muawiyyah) telah berhasil menghinakan kaum Khawarij dan menstabilkan kondisi Negara, maka negaranya menjadi tenang penuh hari-hari tentram dan suka di dalam ketenangan Abdul Wahhab bin Rustum yg termasuk kalangan Wahbiyyah “
    Dan dalam buku seorang sejarawan asal Prancis yang juga dijadikan hujjah oleh kaum Wahhabi dalam memanipulasi istilah Wahbiyyah ini yaitu Al-FIrak Fii Syimal Afriqiya, yg ditulis oleh Al Faradbil (1945 M) menyebutkan sebagai berikut :
    “ Dan sungguh mereka dsebut Wahbiyyin (الوهبيين) karena dinisbahkan kepada Abdullah bin Wahbi Ar-Rasibi, sebagai pimpinan Khawarij ”
    Dari sini jelas bahwa Wahbiyyah atau Wahbiyyin nisbat kepada Abdullah bin Wahb ar Rasibi yg juga ajarannya diikuti oleh Abdul Wahhab bin Abdurrahman bin Rustum, maka Wahbiyyah bukan dinisbatkan kepada Abdul Wahhab bin Abdurrahman bin Rustum ini melainkan nisbat kepada Abdullah bin Wahb ar-Rasibi dan kelompoknya disebut Wahbiyyah bukan Wahhabiyyah…
    والله اعلم (abi sorban)
  • LBM PCNU SURAKARTA OPEN RECRUTMEN PERUMUS, MUSOHHIH, PENGURUS DAN TIM AHLI

    LBM PCNU SURAKARTA OPEN RECRUTMEN PERUMUS, MUSOHHIH, PENGURUS DAN TIM AHLI

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Dalam rangka membuka kesempatan kepada muslimin muslimat untuk berkhidmah ke Nahdlatul Ulama maka Lembaga Bahtsul Masail PCNU Surakarta dibawah pimpinan Kyai Ahmad Muhamad Mustain Nasoha mengadakan Open Recruitment Kepengurusan dengan formasi
    1. Perumus dan Musohhih
    2. Pengurus LBM Cabang dan MWC
    3. Tim Ahli.

    Gelaran Open Recruitmen ini dilaunching bersamaan dilaksanakannya Bahtsul Masail Kubro PCNU Surakarta ke 16 di Masjid Hamzah bin Abdul Mutolib Banjarsari, Surakarta pada Jumat, 19 Maret 2021.

    Dalam penjelasannya Ketua LBM PCNU Kota Surakarta yang akrab dipanggil Gus Mustain ini menyampaikan bahwa Rekruitmen ini terbuka untuk umum. Siapapun boleh dan bisa mendaftar asalkan memenuhi syarat.

    Adapun syarat-syarat pendaftar adalah sebagai berikut:

    1. PERUMUS/MUSOHIH LBM
    Syarat :
    – Memiliki Sanad / Ijazah Kitab Mahalli atau Kitab Fathul Wahhab atau Setingakatnya
    – Pernah ikut PKPNU atau jika belum, berkomitmen akan mengikuti PKPNU secepatnya
    – Lulus Seleksi Ujian berupa Nahwu, Sorof, dan Fiqih

    2. PENGURUS LBM Cabang
    Syarat :
    – Memiliki Sanad / Ijazah Kitab Fathul Qorib atau Fathul Muin atau Kitab Busyrol Karim atau Kitab Setingkatnya
    – Pernah ikut PKPNU atau jika belum, berkomitmen akan mengikuti PKPNU secepatnya
    – Lulus Seleksi Ujian berupa Nahwu, Sorof, dan Fiqih

    3. TIM AHLI
    Bidang yang dibutuhkan:
    Ahli Kesehatan ( Dokter, Dokter Spesialis, Apoteker dan lain lain ), Ahli Hukum Tata Negara, Pidana, Perdata, Acara dan Administrasi Negara, Ahli Kelautan dan Geologi, Ahli Psikiater dan Psikolog, Ahli Ekonomi, Ahli Fisika, Ahli Arsitektur, Ahli Pertanian, ahli Teknik, Ahli Astronomi, dan Ahli Antropologi.

    Syarat Tim Ahli:
    – Memiliki Ijazah sesuai bidang keahlian masing-masing
    – Pernah ikut PKPNU atau jika belum, berkomitmen akan mengikuti PKPNU secepatnya
    – Lulus wawancara

    Pendaftaran :
    25 Maret – 25 Mei 2020

    Bagi yang ingin mendaftarkan diri bisa menghubungi Ustadz Rahmad Al Bazzar 085640508723.

    Semoga kita semua diakui sebagai Santri KH. Muhammad Hasyim Asyari.

    (Muladi Mahardika ( Sekretaris LBM PCNU Surakarta )

  • Ruwah desa dan rutinan majelis dzikir sholawat rijalul ansor ranting Ngoro kecamatan Ngoro kabupaten Mojokerto

    Ruwah desa dan rutinan majelis dzikir sholawat rijalul ansor ranting Ngoro kecamatan Ngoro kabupaten Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Pengajian umum dalam rangka ruwah desa yang dilaksanakan pada hari Sabtu malam (20/3) di halaman mushola al-ikhlas depan rumah kepala desa Ngoro, acara berjalan penuh hikmat pasalnya acara tersebut berkolaborasi dengan para gerakan pemuda Ansor dan majelis dzikir rijalul ansor ranting Ngoro yang dipimpin oleh ustad muslik.

    sebelum acara dimulai atau pra acara di isi dengan lantunan lantunan sholawat oleh Grup Al-Banjari dan santunan anak yatim piatu yang ada di desa tersebut, rasa haru pun menyelimuti suasana tatkala waktu pemberian santunan karena rata-rata mereka masih kecil-kecil sudah ditinggal pergi oleh orang tuanya menghadap sang khalik, tampak suasana begitu meriah ketika pembukaan diisi dengan lagu-lagu mars syubbanul Wathon, mars Ansor, dan mars Banser, yang di iringi oleh musik, dari panitia turut mengundang para alim ulama sesepuh desa dan kepala desa beserta jajaran perangkatnya, juga tampak hadir ketua PAC GP Ansor kecamatan Ngoro sahabat saufi s.Kom ketua PAC rijalul ansor kecamatan Ngoro gus Sujono dan ustaz Yasin Basuni selaku penceramah agama serta seluruh elemen masyarakat desa Ngoro umumnya.

    dalam sambutan dari kepala desa Ngoro bapak Suryo Hartono mengatakan acara ruwah desa Ngoro sengaja dibarengkan dengan acara majelis dzikir dan sholawat dengan harapan ingin mengalap barokah dari para alim ulama agar desa Ngoro lebih makmur aman dari segala balak dan musibah khususnya dalam bencana pandemik seperti saat ini, masih kata kepala desa acara ini bertujuan untuk mempersatukan masyarakat dari tingkat bawah sampai atas agar selalu guyub rukun bersatu membaur dalam segala hal utamanya dalam kegiatan kegiatan desa.
    sambutan yang kedua dari ketua PAC GP ANSOR kecamatan Ngoro sahabat Saufi mengatakan bahwasanya beliau dan para pengurus merasa bahagia dan istimewa bisa diundang untuk menghadiri acara ruwah desa tersebut dan rasa bahagia itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata selain mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para jajaran pemerintahan desa Ngoro khususnya bapak kepala desa.

    memasuki acara inti pengajian umum yang disampaikan oleh Al Mukarom ustaz Yasin Basuni dari Mojokerto beliau menerangkan tentang Fadhilah dan keutamaan sholawat apalagi di bulan sya’ban saat ini kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat nabi karena sholawat juga bisa menjauhkan dari balak dan musibah, acara berakhir dengan pembacaan doa oleh beliau.

    acara berakhir tepat pukul 22.00, ruwah desa dan majelis dzikir berjalan dengan lancar dan sukses berkat kerjasama panitia juga pengamanan dari anggota BANSER satkoryon kecamatan Ngoro yang dipimpin oleh sahabat apiin.  (Hasan sorban)