Penulis: Sorban Santri

  • Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi

    Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi

    SORBAN Infokom | Dari sejak kemunculannya di bumi Nusantara Indonesia, Salafi-Wahabi paling demen mengumbar vonis atas haramnya (bid’ah) tahlilan. Mungkin mereka tidak menyadari bahwa tindakannya itu terlalu berlebihan yang bisa berakibat merusak Islam. Bagaimana tidak, bukankah itu berarti Salafi-Wahabi dan pengikut-pengikutnya mengharamkan yang halal atas tahlilan? Bahkan saking rusaknya pemahaman mereka terhadap Islam, mereka tak segan-segan pamer slogan batil: “Pelacur Lebih Mulia daripada Orang-orang Bertahlil (tahlilan). “

    SORBANSANTRI.COM
    7 hari wafatnya KH. Abdulah Faqih Pengasuh Pondok Pesantren Langitan dirangkai dengan susunan acara Khotmil Quran bilghoib serta Pembacaan surat yasin dan surat Al Muluk dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil

    Bahkan demi memperkuat vonis Salafi-Wahabi atas haramnya tahlilan, mereka dengan gegabah membayar seorang Ustadz dari Pulau Bali untuk membuat klaim bahwa tahlilan adalah tradisi Hindu. Hanya orang-orang bodoh yang bisa dikibuli oleh trik-trik dan rekayasa kebohongan Salafi-Wahabi. Cara membantah klaim tersebut cukup kita ajukan pertanyaan kepada para pemeluk agama Hindu: “Sejak Kapan di agama Hindu Ada Tradisi Tahlilan?”. Pastilah mereka para pemeluk agama Hindu akan bengong karena tidak kenal apa itu tahlilan. (abi-infokom)

  • TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN

    TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN

    SORBAN Infokom | Siapa bilang budaya bersedekah dengan menghidangkan makanan selama mitung dino (tujuh hari) atau empat puluh hari pasca kematian itu budaya hindu ?

    Di Indonesia ini banyak adat istiadat orang kuno yang dilestarikan masyarakat. Semisal Megangan, pelepasan anak ayam, siraman penganten, pitingan jodo, duduk-duduk di rumah duka dan lainnya. Akan tetapi bukan berarti setiap adat istiadat atau tradisi orang kuno itu tidak boleh atau haram dilakukan oleh seorang muslim.

    Tidak semua budaya itu lantas diharamkan, bahkan Rasulullah Saw sendiri mengadopsi tradisi puasa ‘Asyura yang sebelumnya dilakukan oleh orang Yahudi yang memperingati hari kemenangannya Nabi Musa dengan berpuasa. Syare’at telah memberikan batasannya sebagaimana dijelaskan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib saat ditanya tentang maksud kalimat “ Bergaullah kepada masyarakat dengan perilaku yang baik “, maka beliau menjawab: “Yang dimaksud perkara yang baik dalam hadits tersebut adalah :

    هو موافقة الناس في كل شيئ ما عدا المعاصي

    “ Beradaptasi dengan masyarakat dalam segala hal selain maksyiat “. Tradisi atau budaya yang diharamkan adalah yang menyalahi aqidah dan amaliah syare’at atau hukum Islam.

    Telah banyak beredar dari kalangan salafi wahhabi yang menyatakan bahwa tradisi tahlilan sampai tujuh hari diadopsi dari adat kepercayaan agama Hindu. Benarkah anggapan dan asumsi mereka ini?
    Sungguh anggapan mereka salah besar dan vonis yang tidak berdasar sama sekali. Justru ternyata tradisi tahlilan selama tujuh hari dengan menghidangkan makanan, merupakan tradisi para sahabat Nabi Muhammad Saw dan para tabi’in.

    Perhatikan dalil-dalilnya berikut ini :

    Imam Suyuthi Rahimahullah dalam kitab Al-Hawi li al-Fatawi-nya mengtakan :

    قال طاووس : ان الموتى يفتنون في قبورهم سبعا فكانوا يستحبون ان يطعموا عنهم تلك الايام

    “ Thowus berkata: “Sungguh orang-orang yang telah meninggal dunia difitnah dalam kuburan mereka selama tujuh hari, maka mereka (sahabt Nabi) gemar (bersedekah) menghidangkan makanan sebagai ganti dari mereka yang telah meninggal dunia pada hari-hari tersebut “.

    Sementara dalam riwayat lain :

    عن عبيد بن عمير قال : يفتن رجلان مؤمن ومنافق, فاما المؤمن فيفتن سبعا واماالمنافق فيفتن اربعين صباحا

    “ Dari Ubaid bin Umair ia berkata: “Dua orang yakni seorang mukmin dan seorang munafiq memperoleh fitnah kubur. Adapun seorang mukmin maka ia difitnah selama tujuh hari, sedangkan seorang munafiq disiksa selama empat puluh hari “.

    Dalam menjelaskan dua atsar tersebut imam Suyuthi menyatakan bahwa dari sisi riwayat, para perawi atsar Thowus termasuk kategori perawi hadits-hadits shohih.
    Thowus yang wafat tahun 110 H sendiri dikenal sebagai salah seorang generasi pertama ulama negeri Yaman dan pemuka para tabi’in yang sempat menjumpai lima puluh orang sahabat Nabi Saw. Sedangkan Ubaid bin Umair yang wafat tahun 78 H yang dimaksud adalah al-Laitsi yaitu seorang ahli mauidhoh hasanah pertama di kota Makkah dalam masa pemerintahan Umar bin Khoththob Ra.

    SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM

    Menurut imam Muslim beliau dilahirkan di zaman Nabi Saw bahkan menurut versi lain disebutkan bahwa beliau sempat melihat Nabi Saw. Maka berdasarkan pendapat ini beliau termasuk salah seorang sahabat Nabi Saw.

    Sementara bila ditinjau dalam sisi diroyahnya, sebgaimana kaidah yang diakui ulama ushul dan ulama hadits bahwa: “Setiap riwayat seorang sahabat Nabi Saw yang ma ruwiya mimma la al-majalla ar-ra’yi fiih (yang tidak bisa diijtihadi), semisal alam barzakh dan akherat, maka itu hukumnya adalah Marfu’ (riwayat yang sampai pada Nabi Saw), bukan Mauquf (riwayat yang terhenti pada sahabat dan tidak sampai kepada Nabi Saw).

    Menurut ulama ushul dan hadits, makna ucapan Thowus ;

    ان الموتى يفتنون في قبورهم سبعا فكانوا يستحبون ان يطعموا عنهم تلك الايام

    berkata: “Sungguh orang-orang yang telah meninggal dunia difitnah dalam kuburan mereka selama tujuh hari, maka mereka (sahabt Nabi) gemar (bersedekah) menghidangkan makanan sebagai ganti dari mereka yang telah meninggal dunia pada hari-hari tersebut “, adalah para sahabat Nabi Saw telah melakukannya dan dilihat serta diakui keabsahannya oleh Nabi Saw sendiri.

    (al-Hawi) li al-Fatawi, juz III hlm. 266-273, Imam As-Suyuthi).

    Maka tradisi bersedekah selama mitung dino / tujuh hari atau empat puluh hari pasca kematian, merupakan warisan budaya dari para tabi’in dan sahabat Nabi Saw, bahkan telah dilihat dan diakui keabsahannya pula oleh beliau Nabi Muhammad Saw.

    (Ibnu Abdillah Al-Katibiy)

  • Anda Termasuk Penjahat Terbesar Bagi Kaum Muslimin ?

    Anda Termasuk Penjahat Terbesar Bagi Kaum Muslimin ?

    SORBAN Infokom | Sebagai seorang Muslim, maukah anda menjadi Penjahat Besar bagi kaum Muslimin? Pastinya anda tidak mau kan? Tapi secara tidak sadar selama ini mungkin anda sudah termasuk bagian dari Penjahat-penjahat Besar terhadap kaum muslimin. Cobalah teliti apakah anda hobby mempermasalahkan amal-amal shalih kaum muslimin? Misalnya, apakah anda gemar meneriaki muslimin yang sedang baca surat Yasin (Yasinan) di malam jum’at sebagai Ahli Bid’ah sesat dan masuk neraka? Banyak isu-isu bid’ah yang disebarkan di tengah ummat Islam yang kesemuanya menimbulkan fitnah terhadap Islam. Akibat dari tersebarnya isu-isu bid’ah mampu merubah persepsi yang Mubah jadi haram bahkan yang halal pun jadi haram, inilah fitnah kepada Islam dan sekaligus menjadi kejahatan terbesar. Pernyataan ini bukan ngawur lho, sebab yang mengatakan demikian adalah Rasulullah Saw. Mari kita simak dan hayati perkataan Rasul Saw berikut ini….

    قال رسول الله صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ : إِن أَعْظَمَ
    الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرمْ فَحُرمَ
    مِنْ أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ

    (صحيح البخاري)

    Sabda Rasulullah saw :
    “Sebesar – besar kejahatan muslimin (pada muslim lainnya) adalah yang
    mempermasalahkan suatu hal yang tidak diharamkan, namun menjadi haram
    sebab ia mempermasalahkannya (Shahih Bukhari)

    Berdasar pada hadits Shahih di atas sangat jelas, bahwa mempermasalahkan amalan muslimin yang tidak haram dikatakan haram (bid’ah terlarang) itu adalah kejahatan terbesar. Itu Nabi Saw yang mengatakannya. Tahlilan, Maulid Nabi, Dzikir Berjama’ah, Yasinan, sesungguhnya adalah amal-amal shalih kaum muslimin, tetapi karena dipermasalahkan membuatnya menjadi haram karena dianggap bid’ah terlarang (dosa bagi pengamalnya).

    [irp posts=”3486″ name=”Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi”]

    Kaitannya dengan itu, dalam melancarkan missi dakwahnya Kaum Wahabi di Indonesia sangat gemar mempermasalahkan Tahlilan yang tidak haram dikatakan haram (pengertian bid’ah menurut Wahabi adalah: berdosa jika melakukan hal bid’ah. Ini artinya tidak lain adalah haram). Maulid Nabi tidak haram dikatakan haram, Tawassul dengan Nabi Saw tidak haram dikatakan haram bahkan pelaku Tawassul dikatakan Musyrik oleh kaum Wahabi. Kenapa Kaum Wahabi hobby berbuat demikian, tidak sadarkah mereka telah melakukan kejahatan terbesar kepada Ummat Islam menurut pandangan Nabi saw?

    Bagi yang merasa pengikut Wahabi mari kita simak kembali dan renungkan sedalam-dalamnya hadits yang mulia ini agar sembuh dari Maksiat Kejahatan Terbesar kepada Kaum Muslimin:

    قال رسول الله صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ : إِن أَعْظَمَ الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرمْ فَحُرمَ مِنْ
    أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ
    (صحيح البخاري)
    Sabda Rasulullah saw :
    “Sebesar – besar kejahatan muslimin (pada muslim lainnya) adalah yang mempermasalahkan suatu hal yang tidak diharamkan, namun menjadi haram sebab ia mempermasalahkannya (Shahih Bukhari)

    Dari penjelasan analisa singkat di atas dapat kita katakan bahwa setiap yang haram itu dosa akan tetapi bid’ah itu tidak selalu haram. Semoga kita selamat dari pengaruh fitnah Wahabisme, dan yang selama ini sudah terlanjur jadi Tukang Fitnah kepada ajaran Islam semoga sadar dan tidak enggan bertaubat. Wallohu a’lam….

    [irp posts=”3492″ name=”TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN”]

    Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

    “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).
    Firman Allah: “…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]

    (abi-infokom)

  • HASTA PORA BANSER

    HASTA PORA BANSER

    Infokom PAC Jetis-Pernikahan adalah suatu hal yang begitu sakral dan begitu di idam idamkan oleh semua manusia yang sudah remaja, oleh karena itu momen resepsii pernikahan hampir semua di adakan dengan meriah karena hanya mungkin di alami cuma satu kali dalam seumur hidupResepsi di setiap daerah mungkin tidak sama karena hampir semua daerah mempunyai adat istiadat yang berbeda tapi rata rata terkemas dengan rapi dan meriah serta mengabadikan momen pernikahan dengan kamera biar bisa untuk kenang kenanganKali ini team infokom BANSER PAC Jetis akan menulis sedikit tentang resepsi pernikahan yang masih jarang di jumpai yaitu resepsi pernikahan dengan adat jawa yang di laksanakan di desa penompo jetis mojokerto jawa timur pada hari rabu (18/03/2020)Kalau resepsi pernikahan dengan adat jawa memang sudah banyak yang melihat dan memahami tapi kali ini resepsi pernikahan dengan adat jawa dengan di kombinasi HASTA PORA BANSERHASTA PORA BANSER di lakukan pada saat salah satu anggota BANSER yang menikah dan kali ini yang menikah adalah anggota BANSER SATKORYON JETIS yaitu sahabat M Abdul Qowimul zainal maarif dengan mempersunting
    Ninuk rahayu sebagai istriPengantin yang berbahagiaSORBANSANTRI.COMSORBANSANTRI.COM

    Proses hasta pora banser

    SORBANSANTRI.COM

    Pengantin pria dan sahabat sahabatnya

    SORBANSANTRI.COM

    Rebana mengiringi hasta pora banser

    Mengawali resepsi kali ini iring iringan pengantin di barisan paling depan adalah BANSER dan berjalan dengan langkah tegap yang menunjukan langkah kesatria lalu di ikuti oleh keluarga pengantin pria dan sesampainya di depan gerbang kediaman pengantin perempuan telah siap barisan BANSER KHUSUS yang berbaris rapi dan rapat dan akan di buka saat pengantin akan melewati barisan tersebut dengan penghormatan di lanjutkan mengangkat tangan ke atas dan iringi Sholawat NabiSaat langkah pengantin meliwati barisan BANSER KHUSUS dan di iringi gema Sholawat pada Nabi MUHAMMAD SAW, para pengiring dan keluarga yang menyaksikan terbawa oleh rasa haru dan tak sedikit yang menitikan air mata , setelah pengantin melewati barisan, anggota BANSER KHUSUS satu persatu menurunkan tangan dan mengikuti pengantin masuk kedalam dan di lanjutkan dengan adat istiadat jawairing itingan barisan BANSERSORBANSANTRI.COMMenurut KASATKORYON JETIS ( MUHAMMAD ISA ) mengatakan “HASTA PORA ini kami lakukan untuk memberikan penghormatan kepada anggota kami(BANSER) yang menempuh hidup baru dalam jalinan kasih rumah tangga serta menunjukan kekompakan kami yang selama ini kami mengemban tugas bersama sama”Kasatkoryon saat menata persinilnyaSORBANSANTRI.COM# By.PAC Jetis/Alim infokom

  • KETIKA KHALIFAH DISURUH BELAJAR KEPADA RAJA ORANG KAFIR

    KETIKA KHALIFAH DISURUH BELAJAR KEPADA RAJA ORANG KAFIR

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN Infokom – Kisah menarik ini yang disampaikan oleh Imam al-Ghazali dalam Al-Tibrul Masbuk fi Nashihatil Muluk halaman 20:

    حضر بعض الزهاد بين يدي خليفة، فقال له: عظني فقال: يا أمير المؤمنين إني سافرت الصين وكان ملك الصين قد أصابه الصمم وذهب سمعه فسمعته يقول يوماً وهو يبكي: والله ما أبكي لزوال سمعي وإنما أبكي لمظلوم يقف ببابي يستغيث فلا أسمع استغاثته، ولكن الشكر لله إذ بصري سالم. وأمر منادياً ينادي ألا كل من كانت له ظلامة فليلبس ثوباً أحمر. فكان يركب الفيل فكل من رأى عليه ثوباً أحمر دعاه واستمع شكواه وأنصفه من خصمائه. فانظر يا أمير المؤمنين إلى شفقة ذلك الكافر على عباد الله وأنت مؤمن من أهل بيت النبوة فأنظر كيف تريد أن تكون شفقتك على رعيتك.

    Sejumlah orang zuhud datang ke Khalifah yang meminta saran dari mereka. Salah seorang berkata: “Wahai Amirul Mu’minin, saya pernah mengunjungi negeri Cina. Raja mereka menjadi tuli pendengarannya dan Raja sangat bersedih. Namun Raja Cina ini berkata bahwa “aku bersedih bukan karena hilangnya pendengaranku, tapi boleh jadi ada pencari keadilan yang dizalami yang berhenti di depan pintu istanaku tapi aku tidak bisa mendengarnya. Tapi syukurlah mataku masih bisa melihat.”

    Kemudian Raja memberi perintah siapa yang hendak protes atas kezaliman yang menimpanya harus memakai baju merah (agar diketahui oleh Raja). Raja kemudian blusukan menemui rakyatnya dengan mengendarai gajah, dan menemui mereka yang berbaju merah.

    Orang zuhud yang bercerita kisah ini kepada Khalifah kemudian berkata: “Wahai Amirul Mu’minin, ini tindakan bijak penguasa kafir kepada rakyatnya, bagaimana dengan anda yang orang beriman dan keturunan Nabi Muhammad? Sudahkan anda memperhatikan rakyat anda?” 

    (LDNU Banjar)

  • PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    Sorbansantri.com – Jamaah rutin Kamis pon dusun Ngetrep desa Sedati kec Ngoro kab Mojokerto malam ini (18/03/2021) merupakan acara terakhir sekaligus penutupan sementara jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1442H,
    Acara kegiatan di mulai pukul 05.00wib dengan di isi kegiatan Khotmil Qur’an sampai Magrib, dilanjut dengan kegiatan pembacaan dzikir DZIKKRU DZAKIRIN dan doa bersama kepada para ahli kubur warga dusun Ngetrep desa Sedati.

    Dalam acara ini di hadiri oleh warga Nahdliyyin beserta Banom NU juga para jama’ah yang di luar warga Sedati, tampak hadir juga kepala desa Sedati bapak Alwi beserta jajaran perangkat desa setempat dan para alim ulama’, sebagai pengisi acara inti di sampaikan oleh Romo KH Dhofir Bachruddin adik kandung dari Romo KH Mansyur Bachruddin, beliau adalah sebagai pengasuh jama’ah Majlis Dzikir juga Sema’an Al Qur’an Al-ITTIHAT kabupaten Mojokerto.

    Sebelum acara pengajian di mulai bapak Alwi selaku kepala desa Sedati mengatakan dalam sambutanya “kita harus selalu tetap mempertahankan rasa guyub rukun antar warga , karena dari situlah akan tercipta Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur”

    SORBANSANTRI.COM

    Dilanjut dengan acara inti Mauidhotul Hasanah oleh KH DHOFIR BACHRUDDIN ,inti dari ceramah beliau menyampaikan sejarah keteladanan Nabi Yusuf dengan Siti Zulaikha dan perdana Mentri Idfir yang di ambil dari kitap AL HIKAM,

    Warga Nahdliyyin sangat antusias datang dalam pengajian tersebut sampai selesai dengan pengawalan juga pengawasan dari pihak Kepolisian Polsek Ngoro beserta anggota BANSER Ranting Sedati, karena masih suasana pandemi warga dan jama’ah dianjurkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sesuai instruksi dari pemerintah saat ini dengan menerapkan sistem 3M

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Tepat pukul 22.00 acara terahir ditiutup dengan doa yang di sampaikan oleh Romo KH MACHFUD dari Ngoro, (Hasan Sorban)

  • JOHN INDRA… Kader BANSER Sumatera Barat yang Luar Biasa

    JOHN INDRA… Kader BANSER Sumatera Barat yang Luar Biasa

    Sorbansantri.com – Namanya John Indra dia adalah Sekertaris PC GP ANSOR Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, pada hari Minggu (7 Maret 2021) melakukan perjalanan menuju Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, untuk mengikuti pendidikan SUSPELAT 1 (pendidikan dalam ke-Banseran tingkat Pelatih) yang segera dilaksanakan pada Tanggal 11 s.d 14 Maret 2021, atas Support dari Ketua Tanfiziah PCNU KH. Nurkholidin, Ketua MWC Timpeh Kyai Maksum Fanani,Ketua PW GP ANSOR Sumatera Barat, Ketua PC GP ANSOR Dharmasraya, serta jajaran Satkorwil Banser Provinsi Sumatera Barat.

    Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan,pada tanggal 9 Maret 2021, pukul 19.30 WIB tiba di Gedung PCNU Kab.Mojokerto, dan juga disana terdapat Mako PC GP ANSOR Mojokerto, Setiba di Mako Dia langsung disambut oleh panitia SUSPELAT 1, sekaligus juga berbincang- bincang dengan Ali Muh Nasih (Gus Ali) yang merupakan Ketua PC GP ANSOR Kab.Mojokerto.Beliau mengapresiasi kedatangan John yang menempuh jarak 3 hari 2 malam untuk sampai di Mako Beliau.

    Dalam sharing John berpendapat dalam hati bahwa “memang perjalan saya ini jauh dan melelahkan,tapi tidak akan sia-sia, karna banyak dukungan,saran dari para beliau semuanya,termasuk pendapat serta arahan dan wejangan yang diberikan oleh Gus Ali” terimakasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Gus Ali,ungkap John.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Berhubung pelaksanaan dimulai tanggal 11 Maret 2021, masih ada satu hari waktu luang, Jonh meminta ijin untuk dapat diantarkan pergi Ziarah, ke makam Syeh Djumadil Kubro, yang saya dengar bahwa Syeh Djumadil Kubro merupakan sesepuh Wali Songo (wali 9)
    “Alhamdulilah, saya langsung di fasilitasi oleh Sahabat Banser yang langsung diperintah oleh Kasatkorcab H.M Yunus untuk mengawal dan mendampingi saya mulai berangkat sampai kembali, terimakasih Komandan,,” terang John
    ziarah ini merupakan tradisi dan ajaran yang luar biasa yang dilakukan oleh warga Nahdliyyin/NU khususnya dari masyarakat Islam JAWA

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam benaknya,John selalu teringat wejangan dan tetuah dari gurunya KH.NURKHOLIDIN , yang merupakan tokoh dan Ketua Tanfiziah PCNU Kab. Dharmasraya “Tetaplah berkhidmat untuk NU khususnya Ansor-Banser,kalau kamu ikhlas serta benar dalam berkhidmat,maka.. Barokah-Berkah serta Hidayah akan selalu menyertaimu” dimana Beliau tak henti-hentinya selalu membimbing saya, kebetulan di ponpes Tarbiyatul Athfal tersebut menjadi pusat kegiatan ke NU an, serta Banom banom NU, Terutama Kegiatan PC GP ANSOR Kab.Dharmasraya.

    Selamat dan Sukses JOHN INDRA semoga ilmu yang kamu peroleh di Jawa dalam pendidikan ke-Banseran atau SUSPELAT 1 berguna dan bermanfaat bagi Sahabat sahabat Ansor-Banser di tanah kelahiranmu.

    John-Anwar sorbansantri

  • AS-SAWAADUL A’DHOM “MAYORITAS UMMAT ISLAM YANG TERBANYAK”

    AS-SAWAADUL A’DHOM “MAYORITAS UMMAT ISLAM YANG TERBANYAK”

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Perhatikanlah kata Baginda Nabi Muhammad SAW ini tentang umat mayoritas…
    Baginda Rosulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam sudah memberikan pedoman bagi kita agar mengikuti As-Sawaad Al-A’dhom (jama’ah kaum muslimin mayoritas yang terbanyak), karena kesepakatan mereka (As-Sawaad Al-A’dhom) mendekati ijma’, sehingga kemungkinan keliru sangatlah kecil.
    حدثنا العباس بن عثمان الدمشقي. حدثنا الوليد بن مسلم . حدثنا معاذ بن رفاعة السلامي . حدثني أبو خلف الأعمى قال سمعت أنس بن مالك يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم : يقول إن أمتي لا تجتمع على ضلالة . فإذا رأيتم اختلافا فعليكم بالسواد الأعظم
    “Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutilah kelompok mayoritas (As-Sawad Al A’dhom).”
    (HR. Ibnu Majah, Abdullah bin Hamid, at-Thobroni, al-Lalika’i, Abu Nu’aim. Menurut Al-Hafidz As-Suyuthi dalam Jamiush Shoghir, ini adalah hadits Shohih)
    al-Imam As-Suyuthi rohimahullaah menafsirkan kata As-Sawadul A’dhom sebagai sekelompok (jama’ah) manusia yang terbanyak, yang bersatu dalam satu titian manhaj yang lurus.
    (Lihat: Syarah Sunan Ibnu Majah: 1/283). Menurut al-Hafidz al-Muhaddits Imam Suyuthi, As-Sawad Al-A’dhom merupakan mayoritas umat Islam yang terbanyak.
    Hadits diatas juga senada dengan Hadits yang masyhur dan shohih berikut ini…
    اختلفت اليهود على إحدى وسبعين فرقة سبعين من النار وواحدة في الجنة واختلفت النصارى على اثنتين وسبعين فرقة إحدى وسبعون فرقة في النار وواحدة في الجنة وتختلف هذه الأمة على ثلاث وسبعين فرقة اثنتان وسبعون في النار وواحدة في الجنة فقلنا : انعتهم لنا قال : السواد الأعظم
    “Umat Yahudi terpecah menjadi 71 firqoh, 70 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga. Umat Nashoro terpecah menjadi 72 firqoh , 71 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga. Umat ini (ISLAM) akan terpecah menjadi 73 firqoh, 72 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga.”
    Kami (para sahabat) bertanya, “Tunjukkan sifatnya untuk kami.” Beliau menjawab, “As-Sawad Al-A’dhom.”(mayoritas)
    Diriwayatkan oleh Ath-Thobroni dalam Al-Kabir juz 8 hal. 273 nomor 8.051.
    Al-Haitsami berkata… “Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan At-Tirmidzi secara ringkas. Juga diriwayatkan oleh Ath-Thobroni dan rijalnya yang tsiqoh.” (Majma’ Az-Zawaid juz 6 hal. 350 nomor 10.436)
    Begitu juga senada dengan Hadits shohih berikut ini…
    لا يجمع الله أمر أمتى على ضلالة أبدا اتبعوا السواد الأعظم يد الله على الجماعة من شذ شذ فى النار
    “ALLAH SWT tidak akan membiarkan ummatku dalam kesesatan selamanya. Ikutilah As-Sawad Al-A’dhom. Tangan (rahmah dan perlindungan) ALLAH bersama jama’ah. Barangsiapa menyendiri/menyempal, ia akan menyendiri/menyempal didalam neraka.”
    Diriwayatkan oleh Al-Hakim dari Ibnu Abbas juz 1 hal. 202 nomor 398 dan dari Ibnu Umar juz 1 hal. 199 nomor 391 (Jami’ul Ahadits: 17.515)
    Selanjutnya perhatikan juga Hadits shohih berikut ini…
    قال أبو أمامة الباهلي : عليكم بالسواد الأعظم
    رواه عبد الله بن أحمد والبزار والطبراني ورجالهما ثقات
    Abu Umamah Al-Bahili berkata, “Hendaknya kalian bersama As-Sawad Al-A’dhom. (golongan mayoritas umat Islam yang terbanyak)”. Diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad dan Al-Bazzar dan Ath-Thobroni, rijal mereka berdua tsiqoh. (Lihat Majma’uz Zawaid nomor 9.097).
    Wahai diri yang masih merasa MINORITAS…
    Masihkah kalian meragukan Sabda Baginda Nabi Muhammad SAW diatas tadi bahwa kaum MAYORITAS lah yang dibangga-banggakan oleh beliau.. Bahwa kaum MINORITAS lah yang sangat-sangat harus dijauhi karena sudah menyempal+menyimpang kesesatannya walo mereka harus dibungkus AGAMA dengan label cantik berupa KEMBALI PADA ALQUR’AN+SUNNAH, semua itu hanya menipu ummat yang awam dan bodoh.
    Jangan membodoh-bodohi ummat yang sudah bodoh.
    ياأيها الإخوان الأعزاء….
    أما إن لنا اخوة من دون أهل السنة والجماعة من الوهابية والشيعة وغيرهما على ضلالتهم ومضلتهم فيجب علينا أدعياءلهم فعسى الله تعالى أن يكون أن يهديهم إلى الصراط المستقيم صراط الذين أنعم عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين. لأنهم لايحتاجون أدلة من أيات القرأن والأحاديث إلا الهداية منه تعالى
    Wahai Saudara-Saudariku ASWAJA yang mulia…
    Kita punya saudara-saudari diluar AHLUS SUNNAH WALJAMA’AH (ASWAJA) seperti W@H@BI dan $YI@H DLL yang sesat-menyesatkan… Kita harus mendoakan mereka semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan sebuah HIDAYAH pada mereka pada jalan yang lurus, jalan yang telah ALLAH SWT berikan KENIKMATAN pada mereka, bukan jalan orang-orang yang dibenci juga bukan orang-orang yang sesat.
    Karena sejatinya mereka tidak butuh pada segudang dalil-dalil ALQUR’AN+HADITS kecuali hanyalah sebuah HIDAYAH dari ALLAH SWT.
    Oleh: Srikandi Aswaja
    Fihris Nanalush Shafa
  • Bumi Arema Tolak HTI

    Bumi Arema Tolak HTI

    SORBANSANTRI.COM
    Poster dan Banner Penolakan adanya HTI di malang

    SORBAN Infokom | Jika suatu kelompok radikal ekstrimis berbahaya bagi NKRI terdengar beraktivitas di suatu daerah, tentu akan membangkitkan reaksi kontra/ penolakan dari massa yang tidak ingin daerahnya terpapar virus khilafah.

    Kesadaran dan sensitifitas Arek-arek Malang terhadap isu khilafah ISIS terus diuji berkali-kali. Untuk kesekian kalinya Arek arek Malang kompak menolak aktivitas kelompok ekstrimis khilafah berkedok kajian MIUMI (sayap lain dari HTI) di Bumi Arema.

    Setelah sempat ditolak oleh pihak UNIBRAW dan Arema Dau, acara kelompok MIUMI ini dipindah ke Hotel Radho Syariah di Jalan Simpang Kawi No. 3 Bareng Kota Malang.

    [irp posts=”2047″ name=”APA SIH HIZBUT TAHRIR INDONESIA ( HTI )”]

    Informasi tentang bahaya kelompok intoleran, radikalis dan ekstrimis khilafah HTI di media sosial menambah khazanah pengetahuan Arek arek Malang untuk bergerak membersihkan Malang dari provokasi berkedok pengajian. Arek Malang ingin agar Malang Raya kondusif tidak terprovokasi oleh aktivitas kelompok HTI yang sudah dibubarkan pemerintah.

    Bahtiar Nasir (BN), pentolan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (yang sekarang berubah nama menjadi GNPF-Ulama), adalah salah satu tokoh utama Ultra radikalis yang menggerakkan massa beringas dalam demo demo berjilid-jilid di Jakarta di era Pilkada DKI lalu.

    [irp posts=”2205″ name=”Penjelasan Soal Hadits Nabi dan Bendera Khilafah HTI – ISIS”]

    BN juga dikenal kaitannya dengan kasus penggalangan dana bantuan logistik dari Indonesian Humanitarian Relief (IHR) yang terbukti bukan ditujukan kepada warga sipil di Aleppo Suriah melainkan untuk kelompok teroris, Jaish al-Islam. Baca selengkapnya di artikel “Bachtiar Nasir akan Jelaskan Dana Yayasan dan Dugaan Pencucian Uang”, https://tirto.id/dtHJ.

    Bachtiar Nasir juga pernah resmi jadi tersangka dalam kasus yang ditangani Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri. Salah satu tokoh penggerak Aksi 212 ini diduga terlibat kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

    Sedangkan Arek Malang dikorlapi oleh Dersi, Rohman dan Brodin menggerakkan sekitar 50-70 arek Malang termasuk Pak RW Bareng dan arek arek parkiran Bareng Raya untuk membubarkan acara ini.
    Polisi yang menjaga acara diturunkan sekitar 30 personil setelah menerima kabar akan terjadi demo penolakan.

    Dalam acara BN ini, terlihat kelompok FPI yang diduga didatangkan dari pasuruan dan Kokam Muhammadiyah nampak berjaga-jaga di depan pintu masuk hotel. Jumlah mereka sekitar 15-20 orang saja. Diduga FPI dan kokam ini bukan asli arek Malang, dan kayaknya terlihat ketakutan menerima tantangan satu lawan 4 dari Arek Malang.

    Ya, siapapun tahu jika mencoba membekingi acara kelompok HTI teroris akan berhadapan dengan militansi Arek Malang.
    Pihak warga sekitar hotel menyayangkan tidak adanya pemberitahuan acara kepada RW dan karena itulah ijin acara ini dipertanyakan arek Malang.

    Penolakan acara provokasi MIUMI berbalut tema tazkiyatun nufus (penyucian jiwa) ini pertama sedianya bertempat di kampus UNIBRAW kemudian klompok MIUMI ini memindahkan acaranya di Hotel Radho Syariah depan taman rekreasi Sengkaling. Di tempat yang baru inipun kegiatan mereka itu ditolak Arek Dau, dan akhirnya di mediasi oleh Polsek Dau dan batal digelar.

    Lalu panitia acara memindahkan di Hotel Radho Kawi, tetap didemo Arek Malang hingga acara bubar pada 20.30. BN yang ketakutan berani turun keluar dari hotel pada pukul 23.19 setelah dimediasi oleh salah satu Korlap Brodin yang menjamin keamanan BN. Sedangkan peserta yang ada sekitar 150 an orang satu demi satu keluar hotel sambil diteriaki Arek Malang.

    di poster acara tertera tanggal 9 Maret 2020 yang mengundang anak-anak muda kampus menjadi santapan empuk kelompok radikal HTI. Sehari sebelumnya salah satu arek Malang yang mengetahui acara ini akan terjadi, segera memberi peringatan di medsos FB untuk membubarkan acara ilegal ini.

    Hasilnya sekian ormas kepemudaan di Malang merespon cepat dengan koordinasi bersama aparat keamanan Polresta Malang agar demo kontra acara ini tidak berakhir ricuh. (reporter EfeR)

  • *KH.Mahfudzi Ahmad* Semoga Husnul Khotimah.

    *KH.Mahfudzi Ahmad* Semoga Husnul Khotimah.

    PAC MOJOSARI : INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROOJI’UN. Telah pulang ke Rahmatullah KH.Mahfudzi Ahmad pada hari Minggu 15 Maret 2020 pukul 20.00wib waktu dalam perawatan di RSU Soekandar Mojosari Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    KH.Mahfudzi Ahmad waktu masih muda

    KH.Mahfudzi Ahmad adalah ketua Rois Suryah MWCNU periode tahun 1985-1997 sebelum KH Ramudi. Beliau lahir pada tanggal 01- juli-1953 ( sekarang sekitar umur 67 tahun) menikah dengan Hj.Sri Astutik dan dikaruniai 4 anak (Putri semua)

    Beliau dimakamkan pada hari Senin pagi tanggal 16-03-2020 pukul 09.00wib di pemakaman umum desa setempat yaitu di Pemakaman Dusun Lontar Desa Kebondalem,Kec.Mojosari-Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Sigap dan Tanggap Banser Satkoryon Mojosari
    SORBANSANTRI.COM

    # Semoga Husnul Khotimah.

    #By.PAC Mojosari/Irul infokom