Penulis: Sorban Santri

  • Menurut Qonun Asasi NU, Wahabi Adalah Ahli Bid’ah

    Menurut Qonun Asasi NU, Wahabi Adalah Ahli Bid’ah

    InfokomBanserNU- Ahli Bid ’ah Dalam Qonun Asasi NU. NU dengan tegas menempatkan dirinya pada posisi “jalan kebenaran”. Hal ini dapat anda lihat di dalam Qonun Asasi NU sebagai berikut:

    Sementara itu segolongan orang yang terjun ke dalam lautan fitnah; memilih bid’ah dan bukan sunnah-sunnah Rasul dan kebanyakan orang mukmin yang benar hanya terpaku. Maka para ahli bid’ah itu seenaknya memutar balikkan kebenaran , memunkarkan makruf dan memakrufkan kemunkaran.

    Mereka mengajak kepada kitab Allah, padahal sedikitpun mereka tidak bertolak dari sana.Mereka tidak berhenti sampai disitu, malahan mereka mendirikan perkumpulan pada perilaku mereka tersebut. Maka kesesatan semakin jauh. Orang-orang yang malang pada memasuki perkumpulan itu. Demikian penggalan kalimat dalam Qonun Asasi NU.

    Namun siapakah atau golongan manakah yang dimaksud sebagai ahli Bid’ah dalam Qonun Asasi NU tersebut? Mari kita merujuk pada salah satu kitab pedoman Ahlussunnah wal Jama’ah yang dikarang langsung oleh KH. Hasyim Asy’ari sendiri dalam kitabnya Kitab Risalah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Hal 9:

    ﺯﻋﻤﻮﻥ ﺃﻧﻬﻢ ﻗﺎﺋﻤﻮﻥ ﺑﺎﻷﻣﺮ ﺑﺎﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﻭﺍﻟﻨﻬﻲ ﻋﻦ
    ﺍﻟﻤﻨﻜﺮ ، ﺣﺎﺻﻮﻥ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻋﻠﻰ ﺍﺗﺒﺎﻉ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﻭﺍﺟﺘﻨﺎﺏ
    ﺍﻟﺒﺪﻉ ، ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻳﺸﻬﺪ ﺇﻧﻬﻢ ﻟﻜﺎﺫﺑﻮﻥ

    Menganggap dirinya (salafi wahabi) melaksanakan amar makruf nahi munkar, merecoki masyarakat dengan mengajak untuk mengikuti ajaran-ajaran syariat dan menjauhi kebid’ahan. Padahal Allah maha mengetahui,
    bahwa mereka berbohong. (Risalah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Hal 9

    ﻭ ﻣﻨﻬﻢ ﻓﺮﻗﺔ ﻳﺘﺒﻌﻮﻥ ﺭﺃﻱ ﻣﺤﻤﺪ ﻋﺒﺪﻩ ﻭ ﺭﺷﻴﺪ ﺭﺿﺎ
    ، ﻭﻳﺄﺧﺬﻭﻥ ﻣﻦ ﺑﺪﻋﺔ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻮﻫﺎﺏ ﺍﻟﻨﺠﺪﻱ
    ، ﻭﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ ﻭﺗﻼﻣﺬﻳﻪ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﻘﻴﻢ ﺍﻟﺠﻮﺯﻱ ﻭ
    ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻬﺎﺩﻱ

    Di antara mereka (sekte yang muncul pada kisaran tahun 1330 H.), terdapat juga kelompok yang mengikuti pemikiran Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. Melaksanakan kebid’ahan Muhammad bin Abdul Wahhab al-najdy, Ahmad bin Taimiyah serta murid-murid Ibnul Qoyyim al-jauzy dan Abdul hadi

    ﻓﺤﺮﻣﻮﺍ ﻣﺎ ﺃﺟﻤﻊ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﻧﺪﺑﻪ ، ﻭﻫﻮ
    ﺍﻟﺴﻔﺮ ﻟﺰﻳﺎﺭﺓ ﻗﺒﺮ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ
    ﻭﺳﻠﻢ ، ﻭﺧﺎﻟﻔﻮﻫﻢ ﻓﻴﻤﺎ ﺫﻛﺮ ﻭﻏﻴﺮﻩ

    Mereka mengaharamkan hal-hal yang telah disepakati oleh orang-orang Islam sebagai sebuah kesunnahan, seperti bepergian untuk menziarahi makam Rasulullah SAW serta berselisih dalam kesepakatan-kesepakatan lainnya.

    ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ ﻓﻲ ﻓﺘﺎﻭﻳﻪ : ﻭﺇﺫﺍ ﻻ ﺍﻋﺘﻘﺎﺩ ﺃﻧﻬﺎ ﺃﻱ
    ﺯﻳﺎﺭﺓ ﻗﺒﺮ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻃﺎﻫﺔ ، ﻛﺎﻥ
    ﺫﻟﻚ ﻣﺤﺮﻣﺎ ﺑﻐﺠﻤﺎﻉ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ، ﻓﺼﺎﺭ ﺍﻟﺘﺤﺮﻳﻢ ﻣﻦ
    ﺍﻷﻣﺮ ﺍﻟﻤﻘﻄﻮﻉ ﺑﻪ

    Bahkan Ibnu Taimiyah menyatakan dalam Majmu’ Fataawa-nya, “……………… dengan demikian, karena berkeyakinan (yakni mengunjungi makam Rasulullah sebagai sebuah bentuk ketaatan), mereka telah jatuh pada keharaman yang telah disepakati oleh umat Muslim. Karenanya, keharaman adalah sesuatu yang mestinya ditinggalkan……………..”

    ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻌﻼﻣﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﺨﻴﺖ ﺍﻟﺤﻨﻔﻲ ﺍﻟﻤﻄﻴﻌﻲ
    ﻓﻲ ﺭﺳﺎﻟﺘﻪ ﺍﻟﻤﺴﻤﺎﺓ ﺗﻄﻬﻴﺮ ﺍﻟﻔﺆﺍﺩ ﻣﻦ ﺩﻧﺲ
    ﺍﻹﻋﺘﻘﺎﺩ : ﻭﻫﺬﺍ ﺍﻟﻔﺮﻳﻖ ﻗﺪ ﺍﺑﺘﻠﻰ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﺑﻜﺜﻴﺮ
    ﻣﻨﻬﻢ ﺳﻠﻔﺎ ﻭﺧﻠﻔﺎ ، ﻓﻜﺎﻧﻮﺍ ﻭﺻﻤﺔ ﻭﺛﻠﻤﺔ ﻓﻲ
    ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻋﻀﻮﺍ ﻓﺎﺳﺪﺍ

    Al-Allamah Syeikh Muhammad Bakhit al-Hanafi Al-Muth’i menyatakan dalam kitabnya, Tathirul Fuad min danasil I’tiqood (Pembersihan hati dari Kotoran Keyakinan) bahwa, “kelompok ini sungguh menjadi cobaan berat bagi umat Muslim, baik salaf maupun kholaf. Mereka adalah duri “dalam daging/musuh dalam selimut” yang hanya merusak keutuhan Islam.

    ﻳﺠﺐ ﻗﻄﻌﻪ ﺣﺘﻰ ﻻ ﻳﻌﺪﻯ ﺍﻟﺒﺎﻗﻲ ، ﻓﻬﻮ ﻛﺎﻟﻤﺠﺬﻭﻡ
    ﻳﺠﺐ ﺍﻟﻔﺮﺍﺭ ﻣﻨﻬﻢ ، ﻓﺈﻧﻬﻢ ﻓﺮﻳﻖ ﻳﻠﻌﺒﻮﻥ ﺑﺪﻳﻨﻬﻢ
    ﻳﺬﻣﻮﻥ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﺳﻠﻔﺎ ﻭﺧﻠﻔﺎ

    Maka wajib menanggalkan/menjauhi (penyebaran) ajaran mereka agar yang lain tidak tertular. Mereka laksana penyandang Lepra yang mesti dijauhi. Mereka adalah kelompok yang mempermainkan agama mereka. Hanya bisa menghina para ulama, baik salaf maupun kholaf.

    ﻭﻳﻘﻮﻟﻮﻥ : ﺇﻧﻬﻢ ﻏﻴﺮ ﻣﻌﺼﻮﻣﻴﻦ ﻓﻼ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺗﻘﻠﻴﺪﻫﻢ
    ، ﻻ ﻓﺮﻕ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ﺑﻴﻦ ﺍﻷﺣﻴﺎﺀ ﻭﺍﻷﻣﻮﺍﺕ ﻳﻄﻌﻨﻮﻥ
    ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﻳﻠﻘﻮﻥ ﺍﻟﺸﺒﻬﺎﺕ ، ﻭﻳﺬﺭﻭﻧﻬﺎ ﻓﻲ ﻋﻴﻮﻥ
    ﺑﺼﺎﺋﺮ ﺍﻟﻀﻌﻔﺎﺀ ، ﻟﺘﻌﻤﻰ ﺃﺑﺼﺎﺭﻫﻢ ﻋﻦ ﻋﻴﻮﺏ ﻫﺆﻻﺀ

    Mereka menyatakan, “para ulama bukanlah orang-orang yang terbebas dari dosa, maka tidaklah layak mengikuti mereka, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal.” Mereka menyebarkan (pandangan/asumsi) ini pada orang-orang bodoh agar tidak dapat mendeteksi kebodohan mereka.

    ﻭﻳﻘﺼﺪﻭﻥ ﺑﺬﻟﻚ ﺇﻟﻘﺎﺀ ﺍﻟﻌﺪﺍﻭﺓ ﻭﺍﻟﺒﻐﻀﺎﺀ ، ﺑﺨﻠﻮﻟﻬﻢ
    ﺍﻟﺠﻮ ﻭ ﻳﺴﻌﻮﻥ ﻓﻲ ﺍﻷﺭﺽ ﻓﺴﺎﺩﺍ ، ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﻋﻠﻰ
    ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻜﺬﺏ ﻭﻫﻢ ﻳﻌﻠﻤﻮﻥ ، ﻳﺰﻋﻤﻮﻥ ﺃﻧﻬﻢ ﻗﺎﺋﻤﻮﻥ
    ﺑﺎﻷﻣﺮ ﺑﺎﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﻭﺍﻟﻨﻬﻲ ﻋﻦ ﺍﻟﻤﻨﻜﺮ ، ﺣﺎﺻﻮﻥ
    ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻋﻠﻰ ﺍﺗﺒﺎﻉ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﻭﺍﺟﺘﻨﺎﺏ ﺍﻟﺒﺪﻉ ، ﻭﺍﻟﻠﻪ
    ﻳﺸﻬﺪ ﺇﻧﻬﻢ ﻟﻜﺎﺫﺑﻮﻥ

    Maksud dari propaganda ini adalah munculnya permusuhan dan kericuhan. Dengan penguasaan atas jaringan teknologi mereka merusak tatanan masyarakat. Mereka menyebarkan kebohongan mengenai Allah, padahal mereka menyadari kebohongan tersebut. Menganggap dirinya melaksanakan amar makruf nahi munkar, merecoki masyarakat dengan mengajak untuk mengikuti ajaran-ajaran syariat dan menjauhi kebid’ahan. Padahal Allah maha mengetahui, bahwa mereka berbohong.

    Nah demikianlah bahwa yang dimaksud Ahli Bid’ah dalam Qonun Asasi NU tersebut sudah jelas, yaitu sebuah ajaran Pada abad ke XII Masehi faham Ibnu Taimiyah yang disebarkan dalam bentuk pratek oleh Muhamad bin abdul
    wahab yang terkenal dengan sebutan WAHABI [1176-1257 M.] di najd dengan mendapat bantuan iparnya yaitu Raja Muhamad bin su’ud raja ke II yang menurunkan dinasti Su’udiyah di saudi arabiyah.

    Sebagaimana diketahui ayah Muhamad yang bernama Syeikh Abdul wahab adalah seorang ulama yang sholeh dari golongan ahlus sunnah wal jamaah. Begitu pula saudaranya Syeikh Sulaiman Al Qurdi dan Syeikh Muhamad Khayat Assundi dua ulama besar di madinah Pernah mengatakan “ALLAH AKAN MENYESATKAN ANAK INI SERTA ORANG YANG MENGIKUTI FAHAMNYA”.

    Di Mesir ajaran Ibnu Taimiyah ini disebar luaskan oleh Syeikh Muhammad Abduh [1849-1905 M] dan murid ABDUH yang bernama Muhamad Rasyid Ridlo. (red.abi)

  • WAHABI KUASAI PEMERINTAHAN INDONESIA DAN BUBARKAN NU

    WAHABI KUASAI PEMERINTAHAN INDONESIA DAN BUBARKAN NU

    InfokomBanserNU-

    Saat Ini Media Sosial Salah Satu Tempat Paling Efektif Menyebarkan Paham Yang Cukup Mudah,Murah & Efisien.

    Jika Para Pemuda NU Ingin Membuat Satu Acara Pengajian Memerlukan Proses Panjang, Mulai Dari Membentuk Panitia, Mencari Dana, Mencari Event Organizer, Membangun Panggung, Menyebarkan Pamflet Atau Undangan Belum Tentu Ramai Dan Memberikan Sebuah Paham Pada Masyarakat Di Zaman Sekarang Yang Super Sibuk, Tapi Jika Para Nahdliyin Membentuk Komunitas, Untuk Membuat Chanel Dan Jaringan Dakwah Khususnya di Dunia Digital, Medsos Dan YouTube Dan Lainnya, Masyarakat Yang Mungkin Awalnya Tidak Terlalu Paham NU, Kapan Waktu Akan Mengerti Sebuah Pemahaman ISLAM Yang Moderat, Sejuk Dan Penuh Rahmat Yang NU Bawa.

    NU Harus Menjadi Pelopor Persaudaraan, Penggerak Perdamaian, Untuk Semua Golongan, Jangan Sampai Kelompok-kelompok Yang Tidak Jelas Menyuarakan Suara Umat Islam Indonesia, Menyebarkan Paham Yang Menimbulkan Kegaduhan, Perpecahan Dan Kehancuran.

    Maka Dari Itu. Saat Ini Sudah Saatnya Para Pemuda NU, Menyuarakan Islam Yang Ramah, Sejuk Dan Moderat Ala Aswaja An-Nahdliyah.

    Perlu Di Catat Perekrutan Calon-calon lSlS itu 75-80% Melalui Media Sosial.Dan Itu Kesalahan Kita Semua Yang Selama Ini Diam Dan Membiarkan Orang-orang Yang Dangkal Pemahamannya Tentang Islam Tapi Berani Menyuarakan Islam.

    Channel-channel Hijrah Mereka Dengan Ratusan Ribu Hingga Jutaan Folowernya Siap Menjelma Menjadi Agen Kampanye Politik Dadakan Demi Ambisi Khilafah Palsunya, Siapa Yang Tidak Sejalan Dengan Mereka Akan Di Fitnah Habis-habisan, Dengan Propaganda Anti Islam & Isu-isu Yang Untuk Menjatuhkan & Membunuh Karakter Lawan Politiknya.

    Militansi Mereka Sangat Solid. Sangat Terstruktur Di Bidang Media, Satu Artikel Hanya Butuh Waktu Satu Dua Jam Untuk Viral & Menyebar Di Seluruh Beranda Medsos,

    Seperti Fanspage Tere Liye, Yang Menjadi Agen Kampanye Dadakan Padahal Tema Fanspagenya Adalah Kata-kata Motivasi, Hijrah, Saya Pernah Mencoba Diskusi Dengan Tere Liye, Agar Tidak Terlibat Di Panggung Politik Menggunakan Fanspagenya, Hanya Saja Dia Menghindar Dan Memilih Memblokir Saya, Padahal Saya Cukup Dekat & Mengenal Dia Dari Awal Perjuangan Di Komunitas Hijrah & Komunitas Penulis.

    sumber

    • Haddi VJB
    Eks Pengurus Komunitas Hijrah
    Yang Kini Berkhidmah Bersama NU

    Nahdliyin Online

  • MAKAM PUTRI CEMPO DI GUNUNG PETUKANGAN GRESIK.

    MAKAM PUTRI CEMPO DI GUNUNG PETUKANGAN GRESIK.

    SORBANSANTRI.COM

    Liputan kali ini ke sebuah perbukitan Petukangan yang masih dalam kawasan Kebomas Gresik. Di situ bersemayam seorang putri dari negeri Campa (Vietnam) yang oleh sebagian orang dianggap sebagai istri Sunan Giri. Karena kagum dan terpesona dengan watak dan keluhuran budi pekerti Sunan Giri, maka putri jelita ini pun menikah dengan sunan. Ternyata, putri cantik ini adalah seorang saudagar negeri Campa atau Vietnam.

    Versi lain tentang cerita Putri Campa ini ialah ia hanya menaruh hati kepada Sunan Giri. Namun, Sunan Giri tidak menanggapinya hingga akhir hayat putri Cempo tinggal di daerah Petukangan. Konon karena beliau sangat tertarik sama kepribadian sunan Giri yg lembut dan sangat alim maka beliau sudah masuk islam sampai akhir hayatnya.

    Bagi para penikmat ziarah religi dan budaya jika mau berziarah ke makam Sunan Giri bisa sekalian mampir ke makam Putri cempo. (M.Ha)

    Sumber : Atok Winoto

  • Konferancab PAC GP Ansor Mojosari “setia menjaga NKRI warisan para KYAI”

    Konferancab PAC GP Ansor Mojosari “setia menjaga NKRI warisan para KYAI”

    Sorbansantri.com – Dalam Peraturan Organisasi (PO) Gerakan Pemuda Ansor masa jabatan ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) adalah 2 tahu,setelah itu akan dilaksanakan pemilihan ketua PAC di tingkat kecamatan di seluruh Indonesia. Hal tersebut terjadi di PAC GP Ansor kecamatan Mojosari kab.Mojokerto Jatim,dengan mengambil tema “Setia Menjaga NKRI-Warisan Para KYAI”

    Pada hari Minggu tanggal 28 Februari 2021 dimulai pukul 08.30 wib di MI Darul Hikmah Pungging Mojokerto. Dilaksanakan pemilihan ketua PAC GP Ansor yang disebut juga dengan istilah KONFERANCAB (Konferensi Anak Cabang)

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Dimana acara tersebut diawali dengan upacara pembukaan setelah itu sidang pleno 1-2-3-4-5 dan yang paling inti sidang pleno 6 yaitu sidang yang memilih dan menentukan siapa ketua PAC GP Ansor yang akan datang. Dan akhirnya terpilihlah sahabat Samsul Ma’arif sebagai Ketua PAC GP Ansor kecamatan Mojosari periode 2021-2023 menggantikan ketua PAC lama sahabat Taufikur Rohman.

    Dalam pemilihan yang sangat alot dan menegangkan karna terdapat 2 kandidat ketua yaitu sahabat Samsul Ma’arif dan sahabat Munawir. Karena dalam rapat dihasilkan 2 calon akhirnya diputuskan sama ketua sidang untuk pemilihan melalui suara terbanyak. Dari 19 ranting yang ada terdapat 13 ranting yang hadir, dengan perolehan hasil 7 suara untuk sahabat Samsul Ma’arif dan 6 suara untuk sahabat Munawir,dengan selisih 1 suara.

    Sahabat Munawir-kiri dan sahabat Samsul Ma’arif

    SORBANSANTRI.COM

    Acara yang dilaksanakan secara sederhana dan khidmat ini berjalan dengan aman dan nyaman.dengan dihadiri dari perwakilan Sahabat2 Ansor,Banser dan RA serta hadir juga dari MWC NU, Fatayat,Muslimat IPNU,IPPNU,serta dari jajaran Muspika kecamatan Pungging. Anwar sorban

  • TURBA PC ke-15 : Pentingnya Kerjasama dan Bersatu antara Ulama’ dan Umaro’

    TURBA PC ke-15 : Pentingnya Kerjasama dan Bersatu antara Ulama’ dan Umaro’

    Infokom NU Mojokerto : Di akhir2 TURBA PC GP ANSOR Kab.Mojokerto ini semakin menarik dan bermanfaat.dalam agenda TURBA PC yang ke-15 dari 16 agenda berada di PAC GP ANSOR Sooko pada hari Jum’at tanggal 28/02/2020 pukul 20.00wib-selesai bertempat di Mushola Nurul Iman dusun kepindon desa Japan-Sooko-Mojokerto.

    Selain yang hadir dari jajaran pengurus PC Ansor-Banser dan RA Kabupaten Mojokerto.yang paling menarik dalam TURBA ke-15 ini dengan dihadiri Bapak Salimudin (kepala desa Sooko) dan bapak Jamal (polo desa Japan). PAC GP ANSOR Sooko memberikan/memakaikan jas ANSOR kepada Bapak Kepala Desa dan Bapak polo Sebagai bukti penghormatan kepada beliau berdua karena selalu mendukung,mengawal dan memberi bantuan bila mana ANSOR PAC Sooko mengadakan kegiatan.

    Dihadiri oleh Bapak Lurah Sooko (Salimudin) pakai baju batik putih.

    SORBANSANTRI.COM

    Pak Lurah Sooko memberi sambutan singkat,dalam sambutanya mengatakan: “saya senang karena sudah beberapa kali desa Japan dijadikan tempat Kegiatan Sahabat2 GP Ansor PAC Sooko diantaranya beberapa minggu yg lalu di tempati kegiatan Rijalul Ansor PAC Sooko, yaitu di Masjid Al istiqomah dusun Sugihan desa Japan”

    Pemakaian jas ANSOR kepada Bapak Lurah Sooko dan Pak Polo Japan

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    ANSOR khususnya di PAC Sooko harus bersatu biar tambah kuat lahir maupun batin. Dan jangan sampai ada kelompok2 dari luar yang mau mengadu domba dan mau mengambil alih wilayah PAC Sooko ini.

    SORBANSANTRI.COM

    Antusias peserta TURBA yang hadir

    SORBANSANTRI.COM

    Acara berjalan dengan Aman,tertib dan lancar dengan hadirnya 100 lebih anggota ANSOR-BANSER dan RA.

    Foto bersama jajaran PC dan PAC

    SORBANSANTRI.COM

    Infokom PAC Sooko

    #By.Selamet/Irul infokom

  • TAHLIL QUBRO MUSLIMAT SE DESA PACET DI MASJID NURUL IMAN NGGAPUK

    TAHLIL QUBRO MUSLIMAT SE DESA PACET DI MASJID NURUL IMAN NGGAPUK

    InfokomBanserNU- Sabtu, 29 Februari 2020 Muslimat se Desa Pacet mengadakan Tahlil Qubro yang ke-2. Antusias Muslimat Desa Pacet tidak berkurang untuk hadir dalam acara tersebut, meskipun pada waktu itu hujan turun sangat deras bersamaan dengan dimulainya acara tersebut.

    Tampak hadir jajaran pengurus NU Desa Pacet beserta perangkat Bapak H. Yadi Mustofa.SH. selaku Kepala Desa Pacet. Beliau mengharap untuk istiqomahnya acara Tahlil Qubro yang rutin diadakan Muslimat Pacet. Diharapkan acara tersebut menjadi penyeimbang situasi Pacet yang sudah terkenal sebagai tempat maksiat.

    H. Tarmudji yang menjadi ketua ta’mir masjid Nurul Iman sekaligus mauidhotul hasanah dalam acara tersebut memberikan tausyiah syukur sekaligus kebanggaan, kita diciptakan oleh Allah SWT menjadi umat paling mulia dari semua umat dengan Nabi yang paling mulia dari semua Nabi, yaitu Muhammad SAW. 

    Pengawalan pada acara Tahlil Qubro Muslimat Pacet, yang diadakan Hari Sabtu, otomatis ramai kendaraan dari wisatawan lokal yang menuju Pemandian Air Panas. Alhamdulillah koordinasi dengan BALANTAS(Banser Lalu Lintas)Satkoryon Pacet , Remas HISNURI (Himpunan Santri Nurul Iman), serta jama’ah Masjid. yang dilakukan sebelum kegiatan tersebut,membuahkan hasil berjalannya acara dengan baik dan lancar.
    (red.abi)

  • RENUNGAN MAKHLUK PALING HINA

    RENUNGAN MAKHLUK PALING HINA

    InfokomBanserNU-Di sebuah pondok pesantren, terdapat seorang santri yang tengah menuntut ilmu pada seorang Kyai. Sudah bertahun-tahun lamanya si santri belajar. Hingga tibalah saat dimana dia akan diperbolehkan pulang untuk mengabdi kepada masyarakat.

    Sebelum Santri pulang, Kyai memberikan sebuah ujian padanya. Pak Kyai berkata pada santrinya.

    “Sebelum kamu pulang, dalam tiga hari ini, aku ingin meminta kamu mencarikan seorang ataupun makhluk yang lebih hina dan buruk dari kamu.” ujar sang Kyai.

    “Tiga hari itu terlalu lama Kyai, hari ini saya bisa menemukan banyak orang atau makhluk yang lebih buruk daripada saya.” jawab Santri penuh percaya diri.

    Sang Kyai tersenyum seraya mempersilakan muridnya membawa seseorang ataupun makhluk itu kehadapannya. Santri keluar dari ruangan Kyai dengan semangat, karena menganggap begitu mudah ujian itu.

    Hari itu juga si Santri berjalan menyusuri jalanan. Ditengah jalan, dia menemukan seorang pemabuk berat. Menurut pemilik warung yang dijumpainya, orang tersebut selalu mabuk-mabukan setiap hari. Pikiran si Santri sedikit tenang. Dalam hatinya dia berkata.,

    “Pasti dia orang yang lebih buruk dariku. Setiap hari dia habiskan hanya untuk mabuk-mabukan, sementara aku selalu rajin beribadah.”

    Namun dalam perjalanan pulang si Santri kembali berpikir.

    “Sepertinya si pemabuk itu belum tentu lebih buruk dariku. Sekarang dia mabuk-mabukan, tapi siapa yang tahu di akhir hayatnya Allah justru mendatangkan hidayah hingga dia bisa khusnul khotimah? Sedangkan aku yang sekarang rajin ibadah, kalau diakhir hayatku Allah justru menghendaki suúl khotimah, bagaimana? Berarti pemabuk itu belum tentu lebih jelek dariku,” ujarnya bimbang.

    Santri itu pun kemudian kembali melanjutkan perjalanannya mencari orang atau makhluk yang lebih buruk darinya.

    Di tengah perjalanan, dia menemukan seekor anjing yang menjijikkan. Karena selain bulunya kusut dan bau, anjing tersebut juga menderita kudisan.

    “Akhirnya ketemu juga makhluk yang lebih jelek dari aku. Anjing ini tidak hanya haram, tapi juga kudisan dan menjijikkan” teriak Santri dengan girang.

    Dengan menggunakan karung beras, si Santri kemudian membungkus anjing tersebut untuk dibawa ke Pesantren. Namun ditengah jalan, tiba-tiba dia kembali berpikir,

    “Anjing ini memang buruk rupa dan kudisan. Namun benarkah dia lebih buruk dari aku? Oh tidak, kalau anjing ini meninggal, maka dia tidak akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dilakukannya di dunia. Sedangkan aku harus mempertanggungjawabkan semua perbuatan selama di dunia dan bisa jadi aku akan masuk ke neraka.”

    Akhirnya si santri menyadari bahwa dirinya belum tentu lebih baik dari anjing tersebut.

    Hari semakin sore. Si Santri masih mencoba kembali mencari orang atau makluk yang lebih jelek darinya. Namun hingga malam tiba, dia tak jua menemukannya.. Lama sekali dia berpikir, hingga akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke pesantren dan menemui sang Kyai.

    “Bagaimana anakku, apakah kamu sudah menemukannya?” tanya sang Kyai.
    “Sudah, Kyai,” jawabnya seraya tertunduk.
    “Ternyata diantara orang atau makluk yang menurut saya sangat buruk, saya tetap paling buruk dari mereka,” ujarnya perlahan.
    Mendengar jawaban sang murid, Kyai tersenyum lega,
    “Alhamdulillah.. kamu dinyatakan lulus dari pondok pesantren ini, anakku,” ujar Kyai terharu.

    Kemudian Kyai berkata,

    “Selama kita hidup di dunia, jangan pernah bersikap sombong dan merasa lebih baik atau mulia dari orang ataupun makhluk lain. Kita tidak pernah tahu, bagaimana akhir hidup yang akan kita jalani. Bisa jadi sekarang kita baik dan mulia, tapi diakhir hayat justru menjadi makhluk yang seburuk-buruknya. Bisa jadi pula sekarang kita beriman, tapi di akhir hayat, setan berhasil memalingkan wajah kita hingga melupakanNya,”

    Rasulullah SAW bersabda,

    “Tidak akan masuk ke dalam surga orang yang dihatinya ada kesombongan meskipun sebesar biji sawi. (HR. Muslim nomor 91).

    Semoga sedikit ilmu yang di titipkan Allah SWT di hati kita tidak menjadikan kita sombong dalam segala urusan. Kisah hikmah ini boleh dibagikan (di share) di Facebook masing-masing, agar teman-teman kita di Facebook juga bisa membacanya. Sehingga dengan begitu kisah hikmah ini bisa lebih bermanfaat untuk orang banyak.

    Semoga di sisa umur yang Allah berikan, kita dapat mempergunakannya sebaik-baiknya untuk memperbanyak amal saleh dan bukan hanya disibukkan dengan urusan duniawi belaka. Dan semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
    Sc : Media Nu

  • PENGURUS PC GP ANSOR KAB. MOJOKERTO BAHAS PROGRAM TAHUN 2020 DI GRAHA MWC. NU PACET

    PENGURUS PC GP ANSOR KAB. MOJOKERTO BAHAS PROGRAM TAHUN 2020 DI GRAHA MWC. NU PACET

    Acara yang dilaksanakan Ahad, 19 Januari 2020 di Graha MWC. NU Pacet Kab. Mojokerto, Pengurus PC GP Ansor Mojokerto mengadakan Pertemuan dengan jajaran pengurus PH dan Lembaga PC GP ANSOR, Kasatakorcab, Ketua dan Sekretaris PAC GP ANSOR, Ketua RA PAC,Kasatkoryon dan Setma Banser Se-Kab. Mojokerto.

    Acara yang dimulai pukul 17:00 WIB dan berakhir 01.00 WIB, membahas beberapa poin penting yang menentukan program dan langkah kedepan organisasi antara lain :

    1. Persiapan akhir dirosah kader ula
    2. Menyatukan komunikasi sesuai hasil pertemuan Infokom Banser
    3. Hasil PPK
    4. Persiapan Diklatsus
    5. Info pertemuan dengan PCNU
  • BANSER DIRAKERNAS IV PERGUNU INSTITUT KH. ABDUL CHALIM

    BANSER DIRAKERNAS IV PERGUNU INSTITUT KH. ABDUL CHALIM

    InfokomBanserNU – pengukuhan Guru Besar PERGUNU (persatuan guru Nahdlatul Ulama) yang diadakan di Kampus IKHAC Pacet Mojokerto tanggal 28 29 pebruari sampai dengan 1 Maret 2020. Tampak hadir santri dan guru pondok dari berbagai wilayah hadir dalam mengikuti acara tersebut.
    Acara yang dimulai sejak pukul 15.00 wib tadi, selama ini berjalan dengan lancar dan hidmat dalam setiap acara.

    Pengawalan dan kesigapan BANSER SATKORYON PACET, sangat dibutuhkan dalam moment tersebut, baik dalam mengatur lalulintas yang padat dan banyaknya tamu yang hadir dalam kegiatan rakesnas ke-4 PERGUNU tersebut. Koordinasi dan kekompakan yang baik menjadi point utama dalam kegiatan tersebut.

    Koordinasi dan penjadwalan dalam pengamanan kegiatan sudah dilakukan oleh KASATKORYON BANSER PACET H-3 sebelum acara RAKERNAS PERGUNU yang akan dihadiri Presiden RI Ir. Joko Widodo tersebut dimulai.

    Sampai berita ini di muat, acara tersebut masih berjalan dengan baik dan mudah mudahan berjalan sampai berakhirnya acara RAKERNAS PERGUNU yang akan berakhir 1 Maret 2020.
    (red.abi)

  • Majlis Dzikir & Sholawat Rijalul Ansor PAC GP. Ansor Kec. Ngoro di Mushollah Asy-Syakirin

    Majlis Dzikir & Sholawat Rijalul Ansor PAC GP. Ansor Kec. Ngoro di Mushollah Asy-Syakirin

    InfokomBanserNU-Awal Tahun 2020, pelantikan Pimpinan Ranting GP Ansor desa Sedati yang diadakan di Mushollah Asy-Syakirin Dsn. Ngetrep Ds. Sedati Kec. Ngoro Mojokerto berlangsung semarak ramai. Acara yang dilaksanakan Sabtu, 18 Januari 2020 tersebut dimulai pukul 18.00 WIB diramaikan dengan deretan acara Al Banjari dilanjut dengan Drum band PAC GP Ansor Kec Ngoro Mojokerto. Pembacaan dzikir dan Sholawat kemudian dilanjutkan santunan anak yatim.

    Tampak hadir juga tokoh-tokoh masyarakat yang hadir

    1. Kh. CHUSAIN ILYAS
    2. Kh. MAHFUD HAMID (ketua PP Rijalul Ansor )
    3. H. NAILUR ROHMAN (ketua PW Rijalul Ansor Jatim) 4.MWCNU Kec. NGORO beserta jajarannya
    4. Kepala Desa SEDATI 2020
    5. Ketua Ranting GP Ansor Se-kec. Ngoro
    6. Banom NU Fatayat-Muslimat-IPNU-IPPNU – Banser Kec. NGORO.

    Alhamdulillah antara kerjasama Panitia dan pengamanan Banser Mojokerto, Acara berjalan dengan aman,lancar dan terkendali,kata MOH. SHOCIB WAKIL KEPALA SATKORCAB BANSER KAB. MOJOKERTO.

    SORBANSANTRI.COM
    MOH. SHOCIB WAKIL KEPALA SATKORCAB BANSER KAB. MOJOKERTO

    Acara Seperti ini diharapkan dan dijadikan budaya dalam masyarakat karena banyak keutamaan dalam acara tersebut, salah satunya yaitu dengan memperbanyak mengingat Allah melalui berdoa dan berdzikir. Karena dengan memahami keutamaan berdzikir, hati akan merasa tentram karena kita selalu mengingat Allah Ta’ala. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 152 فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ  yang artinya:“ Berdzikirlah (ingatlah) kamu kepada-Ku, niscaya Aku akan ingat pula padamu!” (QS Al-Baqarah [2] : 152) Allah juga berfirman dalam surat Ar-Ro’d ayat 28 الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ yang artinya: “ Yaitu orang-orang yang beriman, dan hati mereka aman tentram dengan dzikir pada Allah, ingatlah dengan dzikir pada Allah itu, maka hati pun akan merasa aman dan tentram.” (QS Ar-Ro’d : 28)

    (PAC GP. Ansor Kec. Ngoro)