Kategori: Berita Utama

Liputan Sorban Santri mengenai berita terkini dan terpenting baik dari dalam maupun luar negeri

  • Pengamanan Malam Takbiran Idul Adha di Kawasan Pacet Mojokerto

    Pengamanan Malam Takbiran Idul Adha di Kawasan Pacet Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Jajaran relawan TIM SATGAS Covid-19 Kec. Pacet Mojokerto yang terdiri dari GabunganĀ  Banser Satkoryon Pacet, Polsek Pacet, Koramil Pacet, Pramuka, TAGANA dan Welirank Community. Melakukan kegiatan Pengamanan Malam Takbiran Idul Adha di Kawasan Pacet Mojokerto.
    Acara tersebut diadakan di Kawasan Pacet Mojokerto terutama Jalan Raya yang biasanya ada rombongan motor dan mobil yang merayakan takbir keliling.
    Kamis,30 Juli 2020 Apel rencana kegiatan dimulai pukul 18.00 wib di Depan POLSEK Pacet dan pelaksanaan 17.30 wib sampai pukul 22.00 wib.

    Kegiatan tersebut adalah tindakan antisipasi jika terjadinya perayaan takbir keliling, yang tahun sebelumnya banyak adanya rombongan motor dan mobil menjelang Hari Raya Idul Adha.
    Dan dimasa pandemi covid-19 ini dilarang dengan adanya iring-iringan bergerombol malam takbiran dengan menggunakan kendaraan bermotor seperti mobil. Kita tidak akan melarang takbiran tetapi kita melarang perayaan takbir dengan cara bergerombol dan berkeliling” ungkap komandan apel dalam kegiatan tersebut.

    Kegiatan pengamanan ini menempatkan tiap-tiap titik yang dinilai sebagai pintu masuk kawasan Pacet Mojokerto seperti, POM Pandan Arum, Pertigaan Arah RS Sumber Glagah dan Pertigaaan Nggapuk menuju kawasan Wisata Air Panas Pacet Mojokerto.
    Dimulainya kegiatan ini dengan cara menyusuri jalan raya yang ada di Pacet Mojokerto dan berhenti di titik yang telah ditentukan pada pelaksanaan apel.(abi sorban)

  • KISAH NYATA, QURBAN UNTUK EMAK

    KISAH NYATA, QURBAN UNTUK EMAK

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – KISAH ini diceritakan seorang pedagang hewan qurban pada Idul Adha tahun lalu, tentang sebuah kejadian yang membuat hatinya amat tersentuh, berikut kisahnya:

    SEORANG wanita datang memperhatikan dagangan saya.

    DILIHAT dari penampilannya sepertinya tidak akan mampu membeli.

    NAMUN tetap saya coba hampiri dan menawarkan kepadanya.

    SILAHKAN BU..!

    LANTAS Ibu itu menunjuk salah satu kambing termurah sambil bertanya : “Kalau yang itu berapa Pak?”

    “Yang itu 2.500.000 BU.” jawab saya.

    “Harga pasnya berapa?” tanya kembali si Ibu..

    “2.200.000 deh, harga segitu untung saya kecil, tapi biarlah” jawab saya.”

    “TAPI, uang saya hanya 2.000.000, boleh pak.” pintanya.

    WADUH, saya bingung, karena itu harga modalnya, akhirnya saya berembug dengan teman sampai akhirnya DIPUTUSKAN diberikan saja dengan harga itu kepada IBU tersebut.

    Saya pun mengantar hewan qurban tersebut sampai ke rumahnya, (begitu tiba di rumah nya)??

    ASTAGHFIRULLAH.., ALLAHUMMA YAA ALLAHU AKBAR…terasa menggigil seluruh badan karena melihat keadaan rumah ibu itu.

    Rupanya ibu itu hanya tinggal bertiga, dengan ibunya dan puteranya di rumah gubug reot berlantai tanah tersebut.

    Saya tidak melihat tempat tidur kasur, kursi ruang tamu, apalagi perabot mewah atau barang-barang elektronik.

    Yang terlihat hanya dipan kayu beralaskan tikar dan bantal lusuh.

    Di atas dipan, tertidur seorang nenek tua kurus.

    “MAK, bangun MAK, nih lihat saya bawa apa?” kata ibu itu pada nenek yang sedang rebahan sampai akhirnya terbangun.

    MAK, saya sudah belikan EMAK “kambing buat qurban”, nanti kita antar ke Masjid ya mak.” kata ibu itu dengan penuh kegembiraan.

    Si nenek sangat terkaget, tapi nampak jelas raut bahagia di wajahnya, ia segera berjalan keluar dengan langkah yang gontai karena usianya yang senja..

    Sambil mengelus-elus kambing, nenek itu berucap : “Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga kalau EMAK mau BER-QURBAN.”

    “Nih Pak, uangnya, maaf ya kalau saya nawarnya kemurahan, karena saya hanya tukang cuci di kampung sini, saya sengaja mengumpulkan uang untuk beli kambing yang akan diniatkan buat qurban atas nama EMAK saya.” Kata ibu muda itu.

    Kaki ini bergetar, dada terasa sesak, sambil menahan tetes air mata, saya berdoa : YAA ALLAH, Ampuni dosa hamba, hamba malu berhadapan dengan hamba-MU yang pasti lebih mulia ini, seorang yang miskin harta namun KEKAYAAN IMANNYA begitu LUAR BIASA.

    “Pak, ini ongkos kendaraannya.” Panggil ibu itu.

    “Sudah bu, biar ongkos kendaraanya saya yang bayar.” kata saya sambil menyembunyikan mata saya yang sudah berkaca-kaca.

    Saya cepat pergi sebelum ibu itu tahu kalau mata ini sudah basah karena tak sanggup mendapat teguran dari ALLAH yang sudah mempertemukan dengan hamba-NYA yang dengan kesabaran, ketabahan dan penuh keimanan ingin memuliakan orang tuanya meski dengan segala keterbatasan ekonominya.

    Ma Syaa Allah !!

    “UNTUK MULIA ternyata tidak perlu harta berlimpah, jabatan tinggi apalagi kekuasaan”

    KITA bisa belajar KEIKHLASAN dari ibu itu untuk menggapai KEMULIAAN HIDUP, bukan untuk dirinya, tapi DEMI IBUNDA tercintanya.

    Berapa banyak diantara kita yang diberi kecukupan penghasilan, namun masih saja ada kengganan untuk berqurban.

    Padahal bisa jadi harga handphone, jam tangan, tas, ataupun aksesoris yang menempel di tubuh kita harganya jauh lebih mahal dibandingkan seekor hewan qurban.

    Namun selalu kita sembunyi dibalik kata tidak mampu atau tidak dianggarkan..Semoga ada manfaatnya, Aamiin.

    SAUDARAKU Ayo Bagikan Artikel ini, semoga menjadi KEBAIKAN bagi kita semua, ….Aamiin…!!!

    YAA ALLAH. MUDAHKANLAH urusan orang yang Membaca status ini.

    “DEKATKANLAH Rezekinya, SEHATKANLAH jiwa raganya dan MUDAHKANLAH jodohnya untuk orang yang belum bertemu jodohnya, dan yang nge-Like dan nge-share Status Ini”.

    “Aamiin Yaa Rabbal ‘Alaamiin…!!!!”

    Jika kita blm bisa berkurban, maka BAGIKAN kisah ini dengan Ikhlas…sebagai motivasi untuk diri kita sendiri… .!!
    MOHON MAAF bila tidak berkenanšŸ™šŸ™šŸ™

  • TIDAK KEMBALI PULANG SEBELUM KITA YANG MENANG

    TIDAK KEMBALI PULANG SEBELUM KITA YANG MENANG

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Kalimat ini pastilah sangat familier bagi Banser (Barisan Ansor Serbaguna) dan para pecintanya. Digaungkan membahana menebar semangat yang luar biasa.

    Namun, belum banyak yang tahu bahwa penggalan kalimat ini bukanlah kalimat biasa. Namun, kalimat penuh karomah yang pernah diucapkan oleh perempuan mulia pada zaman Rosulullah SAW.

    Beliaulah sahabiyah mulia Nusaibah Binti Ka’ab Al Anshoriyah RA. Beliau inilah yang berhasil melobi duta Islam Sayyidina Mus’ab Bin Umair RA supaya bisa langsung bersyahadat di hadapan Rosulullah SAW.

    Maka masuklah beliau dalam rombongan Bai’at Aqobah Kedua dan masuk jajaran assabuqunal awwalun dari kalangan Anshor. Tentu saja hal ini merupakan kejadian langka pada zamannya. Peristiwa luar biasa ini sampai diabadikan Gusti Allah dalam firmannya di QS Al Mumtahanah:12.

    Bunda Nusaibah inilah yang termasuk turut mengkondisikan Madinah sehingga menjadi tempat ternyaman untuk dakwah Rosulullah, sebab penduduknya sudah banyak yang menerima ajaran Islam.

    Beliau pulalah yang tampil luar biasa dengan memberikan “bonus” bagi perempuan yang berkenan masuk Islam akan diajarkan baca tulis. Dari jasa beliau inilah kelak di kemudian hari lahir generasi-generasi jenius dari ibu-ibu yang jenius. Yang mendakwahkan Islam hingga seluruh penjuru dunia.

    Dikisahkan, suatu pagi buta, ketika penduduk Madinah masih terlelap, beliau melihat kepulan debu dari kejauhan. Ini bukan pertanda baik. Ini merupakan pertanda ada musuh dengan pasukan berkuda dalam jumlah besar hendak menyerang Madinah.

    Perempuan agung ini segera masuk rumah. Membangunkan suami tercintanya. Sayyidina Sa’id Bin ‘Ashim RA. Beliau mengambil pedang dan memberikan kepada suaminya. Meminta supaya segera memberitahu Rosulullah.

    “Jangan kembali pulang sampai kita menang…!!!”. Itulah kalimat yang beliau ucapkan kepada sang suami. Sayyidina Said melapor kepada Rosulullah.

    Kaum Muslimin segera menggalang kekuatan. Menghadang penyerang di luar kota Madinah, di sekitar Bukit Uhud. Adapun Bunda Nusaibah tidak mau ketinggalan. Beliau segera menyiapkan perbekalan dan obat-obatan bagi para pejuang.

    Tibalah perang berkecamuk. Ketika pasukan Muslimin lengah, mengira bahwa musuh telah kalah, maka pasukan pemanah yang ada di bukit turun.

    Kesempatan ini dipakai oleh pasukan kafir menyerang kembali barisan kaum Muslimin. Lalu kocar-kacirlah barisan ini. Orang-orang bubar dari sekitar Rosulullah.

    Bunda Nusaibah meminta suaminya melindungi Rosulullah. Karena semua energi musuh ditujukan untuk menghabisi Kanjeng Nabi, maka jebollah pertahanan Sayyidina Sa’id. Beberapa kali tebasan pedang musuh mengakhiri pertahannya. Menuntaskan tugas mulia sebagai talangpati Rosulullah.

    Dan yang terjadi bisa ditebak. Pasukan kafir semakin merangsek ke arah Kanjeng Nabi. Beliau hanya menangkisi serangan dari berbagai penjuru hingga pelipis beliau terserempet anak panah.

    Melihat kejadian ini membuat Bunda Nusaibah segera bertindak. Beliau mengambil pedang dan menaiki kuda seraya memecah kepungan.

    Membabat puluhan tentara yang hendak melukai Rosulullah. Para Sahabat melihat kejadian ini terpesona luar biasa. Menyaksikan seorang perempuan menjadi perisai Rosulullah SAW.

    Lalu Para Sahabat Mulia merapatkan barisan dan berhasil memukul mundur Barisan Kafir. Kejadian ini membuat Bunda Nusaibah mendapatkan luka yang sangat parah sehingga jatuh pingsan. Beliau tidak sempat melihat akhir perang Uhud ini.

    Ketika bangun, beliau tidak bertanya tentang suami dan anaknya yang turut menjemput janji syahidnya. Yang beliau tanyakan adalah, “Bagaimana keadaan Rosulullah?”

    Ketika dijawab bahwa Baginda dalam kondisi tak kurang suatu apapun, beliau tersenyum bahagia, “Asalkan Baginda Rosul baik-baik saja, apapun yang terjadi maka biarlah terjadi”.

    Semoga cerita ini menjadi teladan bagi Ansor dan para pecintanya. Kepada perempuan NU terutama.

    Jadi, semangatlah selalu. Dan ketika Mars Banser dikumandangkan, turutlah bersemangat. Ngalap berkah Bunda tercinta kita Nusaibah Binti Ka’ab Al Anshoriyah RA.

    Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad…

    Oleh: Shuniyya Ruhama
    Pengajar Ponpes Tahfidzul Quran Al Istiqomah Weleri Kendal

    #INDONESIA_BILADI
    #BANSER_UNTUK_NEGERI

  • INDAHNYA BERBAGI (ANSOR CANGGU JETIS)

    INDAHNYA BERBAGI (ANSOR CANGGU JETIS)

    Ditengah perekonomian yang tidak menentu tidak menyurutkan semangat sahabat sahabat Ansor ranting Canggu untuk berbagi . Di awal bulan Dzulhijjah 1441 H ini Ansor Canggu masih bisa melanjutkan program program organisasi selain program rutin MDS dan program lainya ..

    Bertepatan hari Ahad tgl 26 Juli 2020 bakda Isyak pendistribusian santunan yatim dan dhuafa di laksanakan di awali dengan kordinasi tim yang di komandoi oleh Gus Rofiq, Tidak ketinggalan acara tersebut juga di support oleh IPNU ranting Canggu , dalam hal ini sekaligus sebagai upaya pembelajaran kepada IPNU yang akan menjadi estafet perjuangan Ansor ..

    SORBANSANTRI.COM
    Gus ROFIC saat membagikan sembako

    Dalam program kali ini Banom NU yang di pimpin Gus Darto ini bisa memberikan santunan kepada yatim piatu sebanyak 19 anak dan membagikan paket sembako kepada 16 kaum duafa .

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat ANSOR CANGGU saat pendistribusian sembako ke para dhuafa

    Salah satu penerima paket sembako ( Bu Mis ) sangat gembira ketika menerima bantuan tersebut karena sangat membantu meringankan petekonomianya .

    SORBANSANTRI.COM

    Semoga kegiatan seperti ini bisa istiqoma dan memberikan inspirasi buat semuanya betapa pentingnya berbagi serta sesuai harapan dari ketua ranting NU Canggu ( H Alim Sadikin ) bahwa agar Ansor selalu bergerak baik kegiatan majlis zdikir maupun lainya seperti santunan untuk yatim dan kaum duafa …

    Wallahu a’ lam ..

    By: S. Parman SORBAN

  • INDAHNYA BERBAGI (ANSOR CANGGU JETIS)

    INDAHNYA BERBAGI (ANSOR CANGGU JETIS)

    Ditengah perekonomian yang tidak menentu tidak menyurutkan semangat sahabat sahabat Ansor ranting Canggu untuk berbagi . Di awal bulan Dzulhijjah 1441 H ini Ansor Canggu masih bisa melanjutkan program program organisasi selain program rutin MDS dan program lainya ..Bertepatan hari Ahad tgl 26 Juli 2020 bakda Isyak pendistribusian santunan yatim dan dhuafa di laksanakan di awali dengan kordinasi tim yang di komandoi oleh Gus Rofiq, Tidak ketinggalan acara tersebut juga di support oleh IPNU ranting Canggu , dalam hal ini sekaligus sebagai upaya pembelajaran kepada IPNU yang akan menjadi estafet perjuangan Ansor ..

    SORBANSANTRI.COM

    Gus Rofic saat membagikan sembako

    Dalam program kali ini Banom NU yang di pimpin Gus Darto ini bisa memberikan santunan kepada yatim piatu sebanyak 19 anak dan membagikan paket sembako kepada 16 kaum duafa .Salah satu penerima paket sembako ( Bu Mis ) sangat gembira ketika menerima bantuan tersebut karena sangat membantu meringankan petekonomianya .

    SORBANSANTRI.COM

    Semoga kegiatan seperti ini bisa istiqoma dan memberikan inspirasi buat semuanya betapa pentingnya berbagi serta sesuai harapan dari ketua ranting NU Canggu ( H Alim Sadikin ) bahwa agar Ansor selalu bergerak baik kegiatan majlis zdikir maupun lainya seperti santunan untuk yatim dan kaum duafa …Wallahu a’ lam ..

    By: S. Parman SORBAN

  • Pemikiran Al-Ghazali dan Ibnu Taimiyah Soal Membenahi Negara

    Pemikiran Al-Ghazali dan Ibnu Taimiyah Soal Membenahi Negara

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Diskusi siang ini sedikit membuat saya nervous, sebab ini pertama kali saya satu forum dengan para Doktor, Mahasiswa S3 dan praktisi Ekonomi Syari’ah.

    Di sambutan pembuka, Dr. Imron Mawardi selaku Ketua Masyarakat Ekonomi Syari’ah menyampaikan bahwa tujuan menghadirkan saya agar ada tambahan referensi ke sumber dalil dari ulama klasik. Dari sini saya mulai merubah posisi duduk saya (pegel linu kambuh).

    40 menit saya menyampaikan materi, mulai wabah penyakit di masa Nabi, bentuk harta yang dikeluarkan dalam Islam, tetap mengeluarkan infaq dalam keamanan lapang atau sempit, terlebih praktik jaminan sosial yang dilakukan oleh Nabi baik selaku otoritas pembawa wahyu maupun pemimpin umat Islam dan sebagainya.

    Dilanjutkan dengan dialog, tanya jawab yang lebih dalam soal materi, ada yang beranjak ke soal Qurban, hingga bicara soal sistem negara.

    Penanya paling akhir menyuarakan kenapa tidak memakai sistem khilafah? Bukankah khilafah adalah solusi bagi masalah jaminan sosial? Hajat hidup manusia akan ditanggung oleh negara secara gratis dan sebagainya.

    Karena pertanyaan di injury time maka hanya saya yang menjawab. Saya sampaikan dengan memori sebuah buku disertasi Al-Ghazali VS Ibnu Taimiyah soal membenahi negara. Di buku tersebut dijelaskan bahwa cara Ibnu Taimiyah adalah revolusi. Artinya jika ada negara yang tidak sejalan dengan tujuan maka langsung ganti sistem.

    Sementara Imam Ghazali memilih pendekatan akomodatif, membenahi apa yang belum baik untuk menjadi baik. Saya kira pemikiran inilah yang diwarisi oleh para kyai yang terlibat dalam perjuangan di negeri ini. Negara terus berjalan dan apa yang kurang, atau bahkan Maqashid Syari’ah yang belum tercapai, dibenahi bersama agar sesuai dengan nilai-nilai Islam.

    Sistem yang ada saat ini memang belum jadi yang terbaik, tetapi setidaknya sudah menjadi perekat keutuhan dalam menjalankan kehidupan beragama dan bernegara. Sementara sistem khilafah yang digadang-gadang jadi solusi, diterapkan di negara mana yang sudah berhasil saat ini? Jawabannya tidak ada satupun, bahkan ditolak banyak negara yang berpenghuni umat Islam.(post kh. Ma’ruf khozin)

  • HTI MELAKUKAN PERGERAKAN MEREKA DARI PERUMAHAN PERUMAHAN YANG MEREKA BUAT SENDIRI

    HTI MELAKUKAN PERGERAKAN MEREKA DARI PERUMAHAN PERUMAHAN YANG MEREKA BUAT SENDIRI

    SORBANSANTRI.COM

    oleh : UBK (Ustadz Brama Kumbara)

    SORBAN SANTRI – Tahukah anda dana oprasional dan pergerakan “HATEISME” yang masif itu dananya dari mana??
    Diantaranya Yang paling besar adalah Dunia Property,

    Mereka bahu membahu bekerja sama membeli lahan kita untuk dijadikan perumahan perumahan,
    Lalu mereka membangun mesjid sebagai sarana untuk menyampaikan pemahamannya dibuatlah pengajian pengajian dan pasti ustadz ustadznya pun dari kelompok mereka..

    Mereka tahu bahwa orang Yang membeli perumahan baru itu “biasanya” orang Yang baru berumah tangga Yang awam dan haus akan ilmu agama sebagai bekal rumah tangganya,

    Disitulah kesempatan mereka mencari mangsa untuk mencecoki paham paham “HATEISME”

    Dan kita sudah terlambat untuk mengambil alih mesjid tersebut
    tidak berdaya karena mesjid itu mereka sendiri Yang membangun dan dalam lingkungan penguasaan mereka,..

    Itulah real nyata Yang terjadi saat ini dilapangan…

    Sementara kita hanya meratapi tanah kita diambil dan mereka dengan leluasanya pula menghasud orang lain dengan ideologi ideologi mereka..

    Dan kita tak berdaya…

    Oleh karena itu sudah seharusnya kita warga NU terkhusus
    harus bisa menguasai lahan lahan atau setidaknya bisa mempertahankan diri dari cara cara main mereka..

    Karena ketika tanah sudah diambil dan dimiliki mereka kita tidak bisa berbuat apa apa…

    NKRI harga mati dan hubbul wathon minal iman slogan dan teriak dibibir saja tetapi, dalam kenyataan,
    Tanah sudah dikuasai dan dimiliki mereka mungkin anak cucu kita nanti yang akan sangat merasakan imbasnya .

    Sukabumi 20 Juli 2020

    “UBK”

    (abi SORBAN)

  • KEJAR PERSIAPAN AKREDITASI, PAC ANSOR KARANGLEWAS ADAKAN BIMBINGAN ADMINISTRASI

    KEJAR PERSIAPAN AKREDITASI, PAC ANSOR KARANGLEWAS ADAKAN BIMBINGAN ADMINISTRASI

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – PAC GP Ansor Kecamatan Karanglewas, malam hari tadi (Senin, 20 Juli 2020) melaksanakan persiapan akreditasi kepengurusan Ansor tingkat ranting dan anak cabang.

    Kegiatan yang dilaksanakan di aula pertemuan MI Maarif NU Singasari tersebut, dihadiri dan pandu langsung oleh Sahabat Samsudin selaku asesor akreditasi dari PC GP Ansor Cabang Banyumas.

    Pengurus harian ranting yang hadir, mendapatkan materi bimbingan persiapan administrasi dan kelengkapan berkas akreditasi secara berurutan per ranting.

    Menurut Syarifudin selaku Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Karanglewas, kegiatan rakor yang dikhususkan untuk bimbingan persiapan akreditasi tersebut sangat bermanfaaat untuk pembelajaran ketertiban administrasi organisasi.

    “Sebagian ranting dari 17 ranting di PAC kami, alhamdulillah sudah lengkap administrasi nya, ada beberapa yang salah dan belum lengkap jadi gamblang dan rencananya selepas kegiatan ini, masing-masing ranting secara mandiri melengkapi dan membenahi kekeliruan berkas yang akan kita cek lagi di pertemuan berikutnya” pungkas Syarif saat ditemui media di akhir kegiatan.

    Dengan menaati protokol kesehatan, semua ranting yang hadir, dapat menyelesaikan tahap bimbingan hingga pukul 23.45 Wib. Meski kelelahan, Sahabat Samsudin tetap semangat dengan piawai dalam menerangkan aspek-aspek akreditasi kepada ranting satu persatu di meja bimbingan. (Mario)

  • KelakĀ Orang Miskin Berkuasa

    KelakĀ Orang Miskin Berkuasa

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Suatu hari Rasulullah… memberitahu kepada para sahabatnya, bahwa orang-orang miskin nanti akan memiliki kekuasaan.

    Sahabat bertanya:

    “Kekuasaan apa ya Rasulullah..?”

    Rasulullah SAW menjawab:

    “Di hari kiamat nanti… Setelah manusia dikumpulkan… Allah berfirman, “Wahai hamba-hamba-Ku, lihatlah di sekelilingmu…. Carilah mereka yang pernah memberimu makan walau sesuap, memberi minum walau seteguk, memberi ilmu walau Sedikit dan memberi pakaian walau selembar. Peganglah tangannya dan tuntunlah ke surga…”

    Masyaa Allah..!!!

    Saudaraku…
    Dalam kehidupan banyak orang yang tidak mau berhubungan dengan orang-orang miskin.
    Dengan alasan…
    Malulah..
    Gak level-lah,
    Parahnya lagi takut ketularan miskin.
    Ini sungguh gak benar sama sekali. Justru kita yang butuh mereka. Karena dengan menolong mereka, maka Allah akan menolong kita.
    Ketika kita meringankan beban mereka, maka Allah akan meringankan beban kita.

    Bantulah mereka di sekitar anda

    Jangan pernah takut memberi bantuan atau pertolongan.
    karena itulah yang akan menolong kita di dunia ini dan di akhirat nanti.

    Semoga kita semua dikaruniai oleh Allah bisa membantu orang miskin dan anak-anak yatim secara Istiqomah.
    Aamiin… Aamiin ya Robbal’alamiin.(PUTRA WIJAYA)

  • SOSIALISASI DAN ISOLASI 7 HARI BAGI SANTRI KEMBALI KE PONDOK PLOSO MOJO KEDIRI

    SOSIALISASI DAN ISOLASI 7 HARI BAGI SANTRI KEMBALI KE PONDOK PLOSO MOJO KEDIRI

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Kata Imam Syafi’i, kalau tidak belajar ya mengajar. begitu pentingnya menuntut ilmu khususnya bagi santri-santri baik yang akan balik kepondok atau yang akan pergi belajar ke pesantren. Dalam masa pandemi covid-19 ini berdampak juga pada lingkungan pesantren, kali ini kegiatan sosialisasi dan isolasi mandiri selamaĀ  7 hari diadakan di Pondok Pesantren Al-Falah Kec. Pacet Mojokerto, yang menampung 50 santri yang akan kembali ke pondok ploso mojo kediri.

    Kegiatan ini melibatkan kerjasama antara pondok pesantren Al Falah, PCNU Mojokerto, santri, wali santri, serta mendatangkan penyuluhan perihal standart kesehatan oleh dinas kesehatan dari upt puskesmas pacet untuk menyampaian standart kesehatan santri kembali kepondok.

    Peranan Pondok Al-Falah Pacet serta banser satkoryon pacet akan sangat dibutuhkan dalam kegiatan tersebut terutama Banser Husada (BASADA), karena harus aktif menjaga santri selama dalam masa isolasi yaitu bergiliran melakukan pengamanan selama 7 hari.
    Acara tersebut dilaksanakan dari pukul 09.00 wib Selasa, 14 Juli 2020 di PP. Al-Falah Pacet, mulai dari pemeriksaan santri dan tamu yang hadir yang dilaksanakan Banser Husada (BASADA) dan LPBI NU. (abi sorban)