Kategori: Berita Utama

Liputan Sorban Santri mengenai berita terkini dan terpenting baik dari dalam maupun luar negeri

  • LAZISNU PC KAB MOJOKERTO RUTIN BERBAGI SEMBAKO

    LAZISNU PC KAB MOJOKERTO RUTIN BERBAGI SEMBAKO

    SORBAN JETIS__ LAZISNU PCNU KAB MOJOKERTO Tidak kenal lelah dan teros bergerak serta semangat yang luar biasa terbukti ada kegiatan yang rutin mereka lakukan, salah satunya adalah berbagi sembako ke fakir miskin dan orang orang yang membutuhkan, kali ini LAZISNU MOJOKERTO berbagi ke empat desa yang ada di kec Jetis Mojokerto (12/07/2020) yaitu desa mlirib, penompo, Canggu dan Sidorejo

    SORBANSANTRI.COM

    Pembagian di desa mlirib

    SORBANSANTRI.COM

    Pembagian di desa canggu

    SORBANSANTRI.COM

    Pembagian di desa penompo

    SORBANSANTRI.COM

    Pembagian di desa sidorejo

    Seperti yang di sampaikan oleh GUS ROFI’ selaku ketua LAZISNU MOJOKERTO pada SORBAN beliau mengatakan ” kami akan teros melakukan kegiatan serupa setiap bulan” beliau mengharapkan meskipun tak seberapa yang LAZISNU berikan tapi bisa meringankan beban ekonomi mereka di era pandemi covid-19

    SORBANSANTRI.COM

    H. MUHAMMAD ROFI’UDDIN S.Ag saat membagikan sembako

    Dalam sambutannya H. KHOIRUL AMIN selaku ketua MWCNU Jetis menjelaskan ini adalah salah satu Khidmah NU pada umat dan masih banyak lagi kegiatan kegiatan sosial yang telah di lakukan NU serta teros mengadakan efaluasi biar selalu ada peningkatan

    SORBANSANTRI.COM

    Pengawalan BANSER JETIS

    Setiap ada kegiatan NU tak pernah ketinggalan kader barisan Ansor sebagian (BANSER) selalu mengawal, kegiatan kali ini ada sekitar 9 personil banser yang mengawal

    Ada yang mengharukan saat pembagian sembako di desa sidorejo, waktu pemberian secara simbolis yang di lakukan oleh kepala desa, tokoh nomer satu sedesa sidorejo bapak KOKOH SANTOSO sempat meneteskan air mata dan membuat pengurus LAZISNU terdiam dan ikut terharu menyaksikan kejadian tersebut

    By: alim sorban

  • LAZISNU MOJOKERTO RUTIN BERBAGI  SEMBAKO

    LAZISNU MOJOKERTO RUTIN BERBAGI SEMBAKO

    SORBAN JETIS__ LAZISNU PCNU KAB MOJOKERTO Tidak kenal lelah dan teros bergerak serta semangat yang luar biasa terbukti ada kegiatan yang rutin mereka lakukan, salah satunya adalah berbagi sembako ke fakir miskin dan orang orang yang membutuhkan, kali ini LAZISNU MOJOKERTO berbagi ke empat desa yang ada di kec Jetis Mojokerto (12/07/2020) yaitu desa mlirib, penompo, Canggu dan Sidorejo

    SORBANSANTRI.COM

    Pembagian di desa canggu

    SORBANSANTRI.COM

    Pembagian di desa sidorejo

    SORBANSANTRI.COM

    Pembagian di desa penompo

    SORBANSANTRI.COM

    Pembagian di desa mlirib

    Seperti yang di sampaikan oleh GUS ROFI’ selaku ketua LAZISNU MOJOKERTO pada SORBAN beliau mengatakan ” kami akan teros melakukan kegiatan serupa setiap bulan” beliau mengharapkan meskipun tak seberapa yang LAZISNU berikan tapi bisa meringankan beban ekonomi mereka di era pandemi covid-19

    SORBANSANTRI.COM

    H. MUHAMMAD ROFI’UDDIN S.Ag (GUS ROFU’) saat membagikan sembako

    Dalam sambutannya H. KHOIRUL AMIN selaku ketua MWCNU Jetis menjelaskan ini adalah salah satu Khidmah NU pada umat dan masih banyak lagi kegiatan kegiatan sosial yang telah di lakukan NU serta teros mengadakan efaluasi biar selalu ada peningkatan

    SORBANSANTRI.COM

    Pengawalan BANSER jetis

    Setiap ada kegiatan NU tak pernah ketinggalan kader barisan Ansor sebagian (BANSER) selalu mengawal, kegiatan kali ini ada sekitar 9 personil banser yang mengawal

    SORBANSANTRI.COM

    Mengharukan Penyerahan secara simbolis oleh kepala desa sidorejo

    Ada yang mengharukan saat pembagian sembako di desa sidorejo, waktu pemberian secara simbolis yang di lakukan oleh kepala desa, tokoh nomer satu sedesa sidorejo bapak KOKOH SANTOSO sempat meneteskan air mata dan membuat pengurus LAZISNU terdiam dan ikut terharu menyaksikan kejadian tersebut

    By: alim sorban

  • RAKER NU CARE-LAZISNU KECAMATAN PACET MOJOKERTO

    RAKER NU CARE-LAZISNU KECAMATAN PACET MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Selalu saja banyak KEGIATAN dan acara NU yang DIADAKAN Kecamatan Pacet. Kali ini sabtu, 11 Juli 2020 pukul 09:00 wib sudah dimulai lagi kegiatan yaitu RAKER NU CARE-LAZISNU KECAMATAN PACET MOJOKERTO. yang bertempatkan di Gedung Graha MWCNU PACET MOJOKERTO.

    Dalam bahasan kali ini LAZISNU menekankan bahwa LAZISNU selama ini rumornya yang cenderung bergerak di politik harus kembali dan menjaga Khittoh NU yaitu hanya bergerak dibidang keagamaan, kata Gus Dodi Diyauddin selaku pemateri dari PWNU Jawa Timur.

    SORBANSANTRI.COM

    Gus Dodi Diyauddin Manager Operasional PW NU-CARE LAZISNU JAWA TIMUR

    Dikegiatan tersebut melibatkan semua jajaran kepengurusan LAZISNU Kec. PACET MOJOKERTO seperti tokoh-tokoh agama IPNU IPPNU ANSOR BANSER Dll yang ada dibawah naungan MWCNU PACET MOJOKERTO.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Mempererat semua anggota LAZISNU serta melaporkan kinerja selama satu tahun, agar bisa evaluasi kerja selama satu tahun dan diharapkan agar kedepannya lebih baik lagi.

    Dengan melibatkan semua BANOM dan LEMBAGA, rencana ini merupakan kegiatan rutin agenda tahunan sebagai bentuk kontrol dan evaliasi organisasi.
    Tidak luput juga peran aktif banser dalam setiap kegiatan yang berada didalam aqidah Ahlussunnah Wal jama’ah antara lain pengamanan yang dilakukan Banser Lalu Lintas (BALANTAS). (Abi SORBAN)

  • ADEKKU SAYANG CALON EKSTRIMIS

    ADEKKU SAYANG CALON EKSTRIMIS

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Adekku sayang..

    Abang kasihan sama kalian. Teganya orangtua kalian mendoktrin kalian seperti ini. Hilang masa kecil kalian yang seharusnya berwarna. Kalian sejak kecil hanya tahu dua warna, kalau tidak hitam ya putih aja.

    Tau gak dek. Masa kecil abang dulu sangat bahagia. Abang main kejar2an, main layang2. Abang dulu kecil penuh dgn permainan. Ada petak umpet, main gundu, galah asin dan boy2an. Teman abang yang cewek main karet gelang, main congklak, wuih nikmatnya masa kecil kami.

    Dan karena kami kaya dengan semua permainan itu, abang tumbuh jadi orang yang kreatif, bergaul dgn semua orang tanpa kenal dia siapa, agamanya apa, dari suku mana. Bagi abang dulu semua sama, kami anak kecil yang bahagia yang kadang jotakan, tapi cepat baikan.

    Indah, kan dek ?

    Dan lihatlah diri kalian sekarang. Coba pandangi foto kalian. Menyedihkan, bukan ? Sibuk dengan bendera2 yg kalian juga gak tau artinya apa. Sibuk dgn simbol2 yg kalian jg gak tau maknanya. Wajah kalian kusam, ga ada cahaya kegembiraan seperti anak kecil umumnya.

    Abang kasihan sama kalian. Lebih kasihan lagi sama orang tua kalian, yang dengan teganya mengumpankan kalian kepada ustad2 jahil, bodoh, goblok, dan terkadang jadi predator. Orangtua kalian yang tanpa sadar menjadikan kalian mesin penghancur, tanpa perasaan, eksklusif, fanatik dan sudah pasti bodoh dan tidak mudah bergaul dgn siapa saja.

    Mereka yang merasa bangga, bukan kalian. Kalian hanya korban, adek2ku sayang. Korban dari kebodohan orangtua kalian, yang dulu waktu kecil sebenarnya kaya dgn permainan anak2. Tapi mereka mungkin selalu jadi pecundang, sehingga tidak punya kebanggaan diri dan mencari eksistensi lewat simbol2 kebanggaan semu yang miskin arti.

    Kelak ketika kalian dewasa dan tumbuh jadi pribadi mengerikan yang ingin merusak ketahanan negeri ini, maafkan abang dek. Anak2 abang sudah dilatih untuk melawan kalian. Anak2 abang sudah abang didik untuk mencintai negeri ini dan siap membelanya sampai titik penghabisan.

    Mungkin kelak kalian akan berhadapan dgn anak2 abang. Dan itu bisa jadi takdir kalian bertemu di simpang jalan. Bukan, bukan abang jahat. Tapi supaya ideologi kalian tidak berkembang dan merusak semua tatanan yg dibangun pendiri bangsa ini untuk hidup damai dalam keragaman.

    Cium sayang abang untukmu, dek. Abang doakan kalian ketika dewasa, melawan semua doktrin yang sekarang dipaksakan kepada kalian. (abi sorban)

  • DPRD CIREBON DIMASUKI TERORIS

    DPRD CIREBON DIMASUKI TERORIS

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Berikut Postingan dari Aoki Vera Kurniawati terkait Ucap sumpah Anggota DPRD CIREBON terkait khilafah.

    Indonesia SOS
    Pelajaran PMP, penataran P4, pelajaran Budiperkerti. Dan saya ngak akan berhenti menyuarakan ini.

    Bukan bercanda mereka terus mengakar..
    Segala usia dan segala bidang mereka susupkan..

    Makanya gW marah banget saat pak Andhika terima anak pembawa bendera Khilafah masuk TNI.!!!

    Ngak segampang itu melebur warna hitam di atas warna putih.
    Butuh waktu yg lama…
    Sedangkan merrka butuh waktu sebentar untuk menjadikannnya semua berwarna hitam.

    [su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=z7B_ZxzzHO0″]

    @kemendagri
    Harus ada tindakan tegas.
    @mohmahfudmd
    @nadiem_makarim__
    Ayo gerak cepat pak🙇‍♀️🙇‍♀️🙇‍♀️🙇‍♀️🙇‍♀️🙇‍♀️

    @prabowo puaskah anda mengacak acak tanah air anda sendiri..??
    Anda yg mengandalkan kekuatan mereka.. menjadikan kader2 anda gila khilafah.!!
    Tidak ada tersisa sedikitpun sumpah prajurit anda sepertinya..
    Apa karena hidup yg berpindah pindah..?
    Atau karena pernah di pecat dari angkatan..?
    Sekarang anda liat efeknya..

    TERORIS NGAK BISA DI AJAK DAMAI

    TIDAK ADA TEMPAT DIMANAPUN DI ATAS BUMI IBU PERTIWI UNTUK TERORIS.!!!

    DPRD CIREBON DIMASUKI TERORIS

    (abi sorban)

  • BELAJAR DARI NEGERI TETANGGA (MALAYSIA)

    BELAJAR DARI NEGERI TETANGGA (MALAYSIA)

    SORBANSANTRI.COM

    Oleh : UBK

    Kring kring kring….
    Suara Handphone berbunyi panggilan dari seorang kawan +60 yang hampir mau 5 bulan kita tidak bertemu dan berkomunikasi,
    sebelum Corona terjadi hampir kita selalu bertemu seminggu sekali di Kuala Lumpur..
    Beliau menanyakan kabar dll

    Ada yang unik,
    Singkat cerita beliau menceritakan tetangganya yang di tangkap Polisi Diraja Malaysia karena menyebarkan paham HT ( Hizbu Tahrir ) dia kaget bukan kepalang Bendera berAsmakan Alloh SWT hitam dan putih yang ia sering lihat ketika bertetangga itu adalah Organisasi Terlarang (mungkin tidak terlalu mengikuti berita) dia berpikir bahwa bendara itu baik baik saja karena bertuliskan Kalimat Tauhid, tapi ternyata…

    Saya pun jelaskan kondisi diIndonesia tentang bendera dan Organisasi terlarang itu bahwa disini sudah dibekukan izinnya tapi arwahnya masih bergentayangan karena Tidak dibubarkan oleh Tap MPR seperti layaknya PKI,
    karena jika dibubarkan oleh Tap MPR maka HTI tidak boleh membuat atribut dan menyebarkan pahamnya.

    Sedangkan di Malaysia tanggal 17 September 2015 melalui Komite Fatwa Negara Bagian Selangor, Malaysia menyatakan Hizbut Tahrir (HT) sebagai kelompok yang menyimpang.
    Malaysia menegaskan bagi siapapun yang mengikuti gerakan Pro-Khilafah dan menyebarkannya maka akan menghadapi hukum.

    Keputusan Komite Fatwa Malaysia itu seharusnya dijadikan pelajaran berharga untuk kita, mereka dengan sigap melakukan pencegahan penyebaran ajaran menyimpang itu karena memang sangat berpotensi mengganggu keamanan Nasional,

    Oleh mereka Asma Alloh SWT dijadikan tameng politik,
    Nama Tuhan dijadikan kamuflase ambisinya,
    Kecintaan kita terhadap agama dimanfaatkan betul oleh mereka,
    Padahal hakikatnya keberadaan mereka mengancam kita semua…

    Tetap kita selalu waspada..
    Jaga keluarga kita dari gerakan gerakan mereka,
    Pelajari ambisi mereka dan tanyakan kenapa mereka dilarang dimana mana..????

    Sukabumi, 9 Juli 2020

  • SILATURAHMI PAC GP ANSOR PACET SEBAGAI UPAYA REKONSILIASI

    SILATURAHMI PAC GP ANSOR PACET SEBAGAI UPAYA REKONSILIASI

     

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Usia pandemi makin hari makin memendek, dukungan pemerintah dan beberapa otonomi kedaerahan semakin menambah gemuk para pekerja produktif untuk melanjutkan estafet kegiatannya. Mojokerto dan Pacet khususnya, semenjak Sabtu “04 Juli 2020” kemarin, mulai dibukanya pelbagai tempat wisata kembali, lebih-lebih banyak wisatawan yang berdatangan ke daerah Pacet secara masif di hari-hari berikutya.

    Senada dengan hal itu tak menyurutkan semangat organisasi Nahdlatul Ulama untuk bangkit lagi mengadakan kegiatan setelah masa PSBB dimulai (4 bulan lalu lebih tepatnya). Kalangan Ansor PAC Pacet kali ini mengadakan kegiatan sejenis rekonsiliasi atas kegiatan dulu yang berjalan normal sebelum adanya himbauan masal dampak korona. Mereka kali ini mengadakan kegiatan yang bertajuk “Silaturahmi antar Kader NU”, yang inisiasinya berawal dari uneg-uneg beberapa sahabat-sahabat yang merasa resah memandang stagnasi gerakan kader NU cenderung pasif. Sedikitnya dalam kegiatan  ini dihadiri 100 kader antar banom dari Pacet.

    Mujiburrahman (ketua PAC Pacet) menyatakan dalam sambutannya bahwa secara eksplisit kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menyambung tali silaturahmi kegiatan banom NU di Pacet, agar kedepannya tidak down dalam menghadapi situasi yang sama.

    SORBANSANTRI.COM

    Ada tiga poin dalam pidatonya kepada seluruh kader yang tengah hadir jika berbicara prinsip organisasi, yaitu : pertama “ulil amry” sebagai prisip  dalam mengemban amanah suatu organisasi, kedua “ulil albab” sebagai prinsip dalam mencetuskan ide-ide cemerlang sesuai khithoh warga Nahdliyyin, ketiga “ulil absor” sebagai pola terahir yang reflektif dalam menanggapi segala hal agar dapat  dikaji dan di tabayunkan (tutur Mujib).

    Hadir pada kesempatan kali ini Sekretaris PC GP Ansor Mojokerto, Komandan Yusuf. Kepada para kader ia berharap seluruh elemen kader dapat memfiltrasi informasi agar tidak tereduksi oleh plebagai isu publik. Sehingga arah juang kader NU masih tetap satu komando dan satu ideologi.

    “Berdoalah sedikit-demi sedikit, kirimkanlah tawassul kepada para muassis dan auliya se-dunia, kalau bisa tiap usau sholat, insyaallah barokah” (ujarnya dalam translit jawa). (red. Rizkillah – ipnu pac pacet)

  • SELEKSI DAN HATI-HATI SEKOLAHKAN ANAK, PENANAMAN  FAHAM RADIKAL SUDAH MEWABAH DISEKITAR KITA

    SELEKSI DAN HATI-HATI SEKOLAHKAN ANAK, PENANAMAN FAHAM RADIKAL SUDAH MEWABAH DISEKITAR KITA

    SORBANSANTRI.COM

    SELAMAT DATANG TAHUN PELAJARAN 2020 / 2021

    cyberaswaja.online- Pendekatan manusia terhadap ajaran agamanya akan melahirkan paham keagamaan. Maka dalam satu agama, bisa terdapat lebih dari satu paham keagamaan. Dari paham keagamaan inilah akan membentuk aliran keagamaan dan untuk sebagian besarnya kemudian menjadi kelompok – kelompok keagamaan ( firqoh ).

    Demikian halnya Corak keislaman seseorang ataupun kelompok sangat di tentukan oleh penghayatan, paham dan aliran keislamannya itu sendiri…

    Oleh karena itu Menjelang tahun pelajaran baru jangan sampai kita keliru menitipkan anak anak kita untuk di didik pada lembaga dan pola pendidikan yang jelas jelas berseberangan dengan aqidah, amaliyah, harokah, fikroh, manhaj juga siyasah kita.(FUAD ZAENUDDIN)

  • Ketua Ansor Jember Dibunuh PKI

    Ketua Ansor Jember Dibunuh PKI

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Habib Ali bin Abdullah Alhamid, Ketua Ansor Jember yang Dibunuh PKI. Habib Ali bin Abdullah Alhamid terhitung masih keponakan Habib Sholeh Tanggul, Jember. Beliau meninggal secara syahid di usia muda, sekitar 32 tahun, setelah diculik dan dieksekusi mati oleh kawanan PKI di kawasan Hutan Kumitir, sekitar tahun 1965. Hutan itu jadi saksi bisu kekejaman PKI kepada para ulama.

    Setelah ditembak mati, jasad Habib Ali Alhamid pertama kali ditemukan oleh perempuan paruh baya yang sedang mencari kayu bakar. “Ono wong mati Arab, ono wong mati Arab, ono wong mati Arab,” teriak perempuan itu sambil berlari memberitahu suami dan warga lain di sekitar hutan. Saksi hidup anak yang menemukan jasad habib masih ada hingga tulisan ini dibuat.

    Habib Ali bin Abdullah Alhamid pada waktu itu adalah Ketua GP Ansor Jember. Tragedi pembunuhan bermula dari kunjungan seorang tamu yang memberitahukan kalau jamaah dan santri beliau, saat itu, tengah ditangkap dan diamankan di kantor kepolisian setempat.

    Mendengar kabar mengejutkan tersebut, Habib Ali langsung berkemas menuju kantor kepolisian untuk memastikan kebenaran informasinya, karena memang saat itu situasi negara sedang tidak menentu. Tidak aman dan tidak kondusif.

    Di tengah perjalanan, ternyata Habib Ali diculik oleh gerombolan PKI, lalu diseret ke Gunung Kumitir atau Gunung Mrawan, yang terletak di perbatasan antara Jember dan Banyuwangi, Jatim. Tamu tersebut ternyata adalah suruhan PKI.

    Di lokasi yang telah ditentukan itu, Habib Ali hendak dieksekusi tembak oleh komplotan kejam PKI. Namun, peluru yang dihujamkan berkali-kali oleh PKI tidak mempan menembus dada sang habib. Habib Ali ternyata memiliki karomah kebal senjata. Tidak mempan senjata tembak.

    Pusing, tim eksekutor mengancam habib, yang isinya “jika pelurunya tidak tembus, maka, istri, anak dan semua keluarganya akan dibantai habis oleh PKI”. Dengan pelbagai pertimbangan, Habib Ali akhirnya hanya tersenyum dan menyerah, bersedia ikhlash dieksekusi mati.

    Namun, sebelum ditembak, Habib Ali bin Abdullah Alhamid berpesan agar setelah wafat nanti, jasadnya tidak dicampur dengan yang lain, sebagaimana kebiasaan PKI yang menumpuk mayat korbannya saat itu pasca eksekusi. Habib minta jasadnya disendirikan.

    Sebelum ditembak, Habib Ali mohon ijin untuk melaksanakan ibadah shalat sunnah dan berdoa. Usai shalat, habib memasrahkan dirinya ditembak demi menyelamatkan keluarga, para pengikut serta santri dan jama’ahnya. Atas kehendak Allah, peluru akhirnya bisa tembus dan Habib Ali Alhamid wafat dalam keadaan syahid di tangan PKI.

    Riwayat pembunuhan ini menjadi gamblang dan terang sejak ada seorang laki-laki tua yang ziarah ke makam Habib Ali lalu menangis sejadi-jadinya di sana. Sekitar tahun 2000-an. Ia datang ke makam untuk meminta ampunan dan mohon maaf kepada habib beserta seluruh keluarganya karena telah menembak mati sang habib.

    Ia datang ziarah setelah merasakan kalau hidupnya tidak tenang dan dirundung penyesalan tanpa akhir. Kepada keluarga, ia menceritakan kronologi tragedi tersebut dari awal hingga akhir. Keterangan yang didapatkan Duta Islam menyebutkan kalau laki-laki itu adalah seorang muslim yang terpaksa menuruti perintah PKI menembak Habib Ali.

    Saat ekseskusi, katanya, telinga kiri laki-laki itu sudah dicung senapan oleh anggota PKI. Jika dia tidak menembak habib, maka peluru di senapan yang dekat telinganya tersebut akan segera menyasar kepalanya sendiri. Karena takut atas ancaman tersebut, terpaksa dia mengeksekusi tembak Habib Ali. (sumber: dutaislam)

  • MUDAH BAGI ALLAH MEMBUKA TOPENG ORANG YANG TAK PUNYA ADAB DI NEGERI INI.

    MUDAH BAGI ALLAH MEMBUKA TOPENG ORANG YANG TAK PUNYA ADAB DI NEGERI INI.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Terlihat spektakuler, Alhamdulillah menemukan video Panjangnya, tidak sepotong-sepotong, ini Felix sedang membahas Pancasila, dia seakan akan paham betul dan menjelaskan ngalor dan ngidul dengan sangat baik, para pendengarnya juga sangat Khidmat dalam mendengarkannya.

    Sepintas terlihat sangat ‘Alim melebihi ‘Alimnya Hadrotu Syaikh K.H Hasyim Asy’ari yang merestui Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia. Ya saya pun terpana mendengarnya, dengan bahasa yang ringan dia mencoba menelaah Pancasila.

    Kebodohannya dibuka oleh Allah saat ia berkata : “Nggak mungkin khidmah bisa diartikan kalau orang tidak membaca Al-Qur’an”

    Lalu membaca Surat Al Jum’at ayat 1, bukan hanya membaca tetapi ia juga mencoba tuk menafsirkannya sendiri, menurut seleranya.

    https://youtu.be/AwlmR6e8uDc

    Saran aja buat Felix: “Lain kali kalau ingin terlihat pintar di depan orang jangan membaca Al Qur’an, cukup terjemahan aja, Oke! Soalnya kalau kamu baca Al Qur’an seketika terlihat sangat bodoh sekali, dari segi apapun, Makhrojnya, Tajwidnya, dan Nahwunya. Membedakan Harokat nggak bisa, bahkan membedakan Ma’rifat dan Nakiroh saja kau tak bisa, tapi seakan sudah merasa lebih hueeebat dari Guru kami Hadrotusysyaikh K.H Hasyim Asy’ari yang menanamkan Cinta Pancasila & Tanah Air.

    Bila ayat Al Qur’an saja kau berani permainkan dengan santainya (tidak takut dosa merubah-rubah ayat) bagaimana dengan orang awam yang tidak tau apa-apa? Dan mereka tahunya kau panutan? Sedang kau sangat berantakan membaca ayat Al Qur’an, betapa beratnya bebanmu di akhirat, belum ngaji tapi sudah semangat menggurui.

    Mengapa Felix Siauw Berani Sembarangan Membaca Qur’an?

    Wallahu A’lamu.

    Penulis: Gus Abdul Haris, Ketua Rijalul Ansor Ranting Ansor NU Wonokromo Pleret Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pengasuh Pesantren Nurul Istadz Wonokromo Pleret Bantul