Kategori: Berita Utama

Liputan Sorban Santri mengenai berita terkini dan terpenting baik dari dalam maupun luar negeri

  • Peduli Warga Terdampak Covid19, Ranting NU Padusan Bagi Sembako

    Peduli Warga Terdampak Covid19, Ranting NU Padusan Bagi Sembako

    SORBANSANTRI.COM
    Pengurus Ranting NU Padusan salurkan paket sembako untuk warga

    Mojokerto, Graha NU Pacet – Terdampaknya kesejahteraan warga di tengah merebaknya dampak covid19, membuat pengurus ranting NU desa Padusan Pacet  ikut peduli dengan membagikan paket sembako, Rabu 6 Mei 2020 tadi pagi.

    Sebanyak 64 paket sembako didistribusikan kepada warga desa Padusan yang ikut merasakan dampak merebaknya virus corona. Padusan merupakan kawasan wisata yang sejak akhir maret lalu telah ditutup kegiatan wisatanya. Secara otomatis para pedagang maupun pelaku usaha lainnya tidak bisa lagi operasi di sana. Padahal itu adalah ladang usaha yang selama ini menjadi tumpuan hidup.

    Bagi pedagang kecil di warung warung, kaki lima, juru parkir, jasa cuci mobil dan lain lain situasi ini sangat merugikan. Mereka harus bekerja keras memeras otak agar tetap punya penghasilan demi kelangsungan hidup keluarganya.

    Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, kebutuhan keluarga semakin besar. Sementara usaha perdagangan di kawasan wisata Padusan belum ada tanda tanda dibuka kembali.

    Situasi inilah yang menggerakkan pengurus ranting NU desa Padusan didukung Muslimat, Fatayat dan Ansor tergerak membantu dengan membagikan paket sembako 5 kg beras, 2 kg gula, 2 liter minyak dan mie instan.

    Paket sembako tersebut dananya diambilkan dari donasi warga setempat melalui kotak infaq NU dan infaq para aghniya’.

    Sujono, selaku ketua ranting NU Padusan berharap, dengan usaha ini bisa sedikit meringankan beban warga terdampak covid19, menumbuhkan kecintaan kepada NU dan menguatnya rasa kepedulian masyarakat agar menghadapi musibah ini dengan kebersamaan.

    Sementara itu ketua MWNU Pacet, H M Yusuf ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, agar gebrakan ranting NU Padusan ini dapat berlanjut dan dapat ditiru oleh ranting ranting yang lain. (Agus sekr)

  • Tim NU Peduli Covid-19 Pacet Bagikan Paket Sembako.

    Tim NU Peduli Covid-19 Pacet Bagikan Paket Sembako.

    SORBANSANTRI.COM
    Pembagian paket sembako oleh Tim NU Peduli Covid-19

    Cyberaswaja.online – Posko NU Peduli Covid-19 Pacet bentukan dari MWCNU ini menyalurkan ratusan paket sembako dan masker bagi warga juga pembagian hand sanitizer untuk Masjid dan Musholla se-Kecamatan Pacet, Rabu (06/05/2020). Pembagian sembako tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

    Perwakilan Tim NU Peduli Covid-19 menjelaskan,  “Pembagian paket sembako gelombang pertama ini berdasarkan data yang dihimpun oleh masing-masing pengurus Ranting NU, dan yang akan membagikan juga Pengurus Ranting itu sendiri, karena kami melaksanakan anjuran pemerintah untuk menghindari kerumunan,” jelasnya.

    “Kami mengajak kepada semua, agar saling tolong menolong dan bisa saling berbagi, saat ini banyak saudara kita yang sedang mengalami kesusahan, maka wajib kita bantu,” tuturnya.
    Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan tersebut merupakan bentuk sedekah. “Karena sedekah merupakan sebagai tolak bala dan merupakan syarat ikhtiar kepada Allah SWT agar wabah ini pergi jauh, ” pungkasnya.

    SORBANSANTRI.COM
    Pembagian masker dan sanitizer oleh Tim NU Peduli Covid-19

    Hasil survei lapangan Tim Cyberasawaja.online, kegiatan posko tersebut tidak hanya membagikan paket sembako saja, sudah empat kali membagikan masker kepada warga, pedagang pasar, pedagang kaki lima serta pengendara motor yang tidak memakai masker. Perlu anda ketahui Posko NU Peduli Covid-19 ini tidak ada sepinya, setiap hari dijaga oleh Banom dan Lembaga NU. (M.Ha)

  • Amankan Berkas dan Data, Ranting NU Pacet Membeli Almari Inventaris

    Amankan Berkas dan Data, Ranting NU Pacet Membeli Almari Inventaris

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, Graha NU Pacet. Langka menarik dilakukan oleh MWCNU Pacet. Dalam rangka mengamankan berkas dan inventaris ranting NU, MWCNU Pacet menghimbau kepada ketua ranting NU se kecamatan Pacet yang sudah menerima dana subsidi operasional dari PCNU Mojokerto agar dirupakan almari khusus sebagai tempat aman menyimpan berkas Ranting NU.

    Hal ini disampaikan oleh ketua MWCNU Pacet, H M Yusuf dalam sambutannya ketika menyerahkan dana subsidi dari PCNU Kab Mojokerto kepada 20 ranting NU di Graha NU Pacet (2/5/2020).

    “Ini merupakan usulan dari bpk Agus Santoso selaku sekretaris MWCNU Pacet yang prihatin melihat ketua Ranting yang sering lupa menyimpan SK, surat surat, bendera NU, stempel dan lain lain. Kadang malah hilang. Akhirnya pak Agus mengusulkan agar dana subsidi operasional dari PCNU tahun ini dirupakan almari saja”, cerita ketua MWCNU Pacet dua periode tersebut.

    Hal semacam ini patut direspon secara positif karena semua ranting NU di kecamatan Pacet belum mempunyai kantor resmi. “Minimal mereka mempunyai almari khusus untuk menyimpan berkas, atk, dan inventaris ranting, tidak di almari pribadi sehingga mudah untuk mencarinya”. Terang sekretaris MWCNU Pacet ketika dikonfirmasi.

    Meskipun demikian, MWCNU Pacet tidak memaksa apabila ada ketua ranting yang belum berkenan membeli almari untuk berkas ranting tersebut. “Ini sifatnya himbauan, karena dana yang diterima ranting dari PCNU sepenuhnya menjadi hak dan wewenang ranting untuk menggunakannya sesuai kebutuhan ranting, bukan wewenang MWC”, tegasnya beralasan.

    Sementara itu sesuai kesepakatan para ketua ranting NU, dana 1 juta dari PCNU tiap ranting langsung diambil 100 ribu rupiah untuk diinfaqkan ke Posko MWCNU Pacet peduli covid19. Dengan demikian total dana yang disumbangkan sebesar 2 juta rupiah dari 20 desa/ranting.

    Rencananya infaq yang sudah terkumpul di Posko NU peduli covid19 Pacet akan disalurkan ke masyarakat miskin terdampak covid19 pada tanggal 6 Mei 2020. (Agus sekr)

  • Demi Selamatkan Aset Waqaf, 10 Masjid-Musholla Desa Tanjungkenongo Pacet Ikrar Waqaf Bernadzir MWCNU Pacet

    Demi Selamatkan Aset Waqaf, 10 Masjid-Musholla Desa Tanjungkenongo Pacet Ikrar Waqaf Bernadzir MWCNU Pacet

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, Graha NU Pacet. Pagi ini (Rabu 6 Mei 2020) bertepatan dengan tanggal 13 Ramadlan 1441 H, sejumlah masjid dan musholla di wilayah kecamatan Pacet melakukan ikrar waqaf. Menariknya, ikrar waqaf tersebut menggunakan nadzir MWCNU Pacet. Tepatnya di desa Tanjungkenongo kecamatan Pacet.

    Ini merupakan langkah positif yang diambil oleh ketua ranting dan waqif yang dengan kesadarannya memercayakan nadzir waqaf kepada MWCNU Pacet demi untuk menyelamatkan aset warga NU dan kelangsungan peribadatan yang sesuai dengan aswaja an nahdliyah.

    Ketika dikonfirmasi, H M Yusuf yang didampingi oleh KH Suyadi (Katib), Agus Santoso (Sekretaris) dan H Santoso (Bendahara) mengatakan bahwa ini merupakan keberhasilan dan kemajuan warga nahdliyin kecamatan Pacet. Setelah diadakan sosialisasi secara kontinyu ke ranting ranting, sedikit demi sedikit mulai banyak masjid dan musholla yang waqafnya beralih dari nadzir perseorangan ke nadzir NU.

    Tak tanggung tanggung, pagi ini ada 2 masjid dan 8 musholla yang ikrar waqaf dengan nadzir MWCNU Pacet. Semuanya ada di wilayah desa Tanjungkenongo. Dipimpin oleh kepala KUA Pacet, Abdul Kholiq, Ikrar waqaf itu dilaksanakan di Balai Desa Tanjungkenongo. Dalam sambutannya, kepala Desa Tanjungkenongo, Ahmad Hariadi sangat mendukung kegiatan ini baik untuk kepentingan NU maupun masyarakatnya.

    Kesepuluh masjid dan musholla tersebut adalah : Musholla al Amin Glinsem, masjid Darussalam Balongkenongo, musholla Darussalam Sumberglagah, musholla Almustakim Sumberglagah, musholla Al istiqomah Balongkenongo, musholla Al Ikhlas Balongkenongo, musholla Ar Rohman 1 dan 2 Tanjunganom, musholla Darul Mukmin Balongkenongo, dan masjid Nurus Shobah Tanjungsari.

    Ketua ranting NU desa Tanjungkenongo, M. Sulton Maarif mewakili waqif dan warga NU sangat berterima kasih atas kesediaan MWCNU Pacet menjadi nadzir waqaf demi lestarinya kegiatan dan aset masjid/musholla di desanya. Apalagi setiap ikrar waqaf selesai dibaca, didoakan oleh KH Suyadi Tamsir selaku katib syuriah MWCNU Pacet.

    Dengan demikian, di kecamatan Pacet  total masjid/musholla/TPQ yang waqafnya menggunakan nadzir NU berjumlah 15 lembaga. (Agus sekr)

  • DIDI KEMPOT SUMBANG DANA COVID LEWAT PBNU SENILAI 2.092.500.000

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Dionisius Prasetyo atau lebih dikenal dengan nama panggung Didi Kempot adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu campursari dan congdut dari Surakarta. Didi Kempot merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel. Didi Kempot merupakan adik kandung dari Mamiek Prakoso, pelawak senior Srimulat.

    Alhamdulillah, PBNU Telah melakukan serah terima dana donasi Covid-19 dari Kang Didi Kempot dan rekan-rekan Sobat Ambyar melalui Rumah Amal Didi Kempot sebesar Rp. 2.092.500.000 (2 milyar 92 juta 500 ribu).

     

    Selanjutnya, dana donasi tersebut akan disalurkan oleh tim PBNU kepada masyarakat yang berhak sesuai aturan yang berlaku untuk membantu penanggulangan Covid-19 di Indonesia.

    Saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kang Didi Kempot, tim dan para donatur. Semoga dana donasi tersebut bisa menjadi amal yang berkah dan bermanfaat bagi Kang Didi Kempot, rekan-rekan Sobat Ambyar dan khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.MAS DIDI KEMPOT semoga khusnul khotimah…. Aamiin.
    (abi surban)

  • Terpilih Sebagai Wakil Presiden Organisasi Keagamaan Sedunia

    Terpilih Sebagai Wakil Presiden Organisasi Keagamaan Sedunia

    SORBANSANTRI.COM
    Prof.Dr.KH.Said Aqil Siradj

    cyberaswaja.online- Prof.Dr.KH.Said Aqil Siradj Terpilih Sebagai Wakil Presiden Organisasi Keagamaan Sedunia
    Jakarta- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj terpilih menjadi vice president atau wakil presiden di Religion for Peace. Penetapan sesuai keputusan 900 orang pemimpin agama dari 125 negara di dunia, pada sebuah pertemuan di Jerman.

    “Para tokoh agama tersebut berasal dari 125 negara yang berjumlah 900 orang,” kata Deputy Secretary General  eligion for Peace, Kyoichi Sugino Kyoichi mengatakan, dipilihnya Said Aqil lantaran para pemimpin aqama- gama, Kyoichi mengatakan, dipilihnya Said Aqil lantaran para pemimpin agama-agama sedunia menilai ulama asal Cirebon, Jawa Barat itu telah berhasil memimpin NU dan sukses membawa organisasi masyarakat itu menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang damai.

    Selain Said Aqil, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir juga mendapatkan kedudukan yang sama. Amanah itu, bakal diemban Kiai Said Aqil Siroj dan Haedar Nashir selama lima tahun ke depan.

  • Prof.Dr.KH.Said Aqil Siradj Terpilih Sebagai Wakil Presiden Organisasi Keagamaan Sedunia

    Prof.Dr.KH.Said Aqil Siradj
    Terpilih Sebagai Wakil Presiden
    Organisasi Keagamaan Sedunia

    SORBANSANTRI.COM

    Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj terpilih menjadi vice president atau wakil presiden di Religion for Peace. Penetapan sesuai keputusan 900 orang pemimpin agama dari 125 negara di dunia, pada sebuah pertemuan di Jerman.

    “Para tokoh agama tersebut berasal dari 125 negara yang berjumlah 900 orang,” kata Deputy Secretary General Religion for Peace, Kyoichi Sugino

    Kyoichi mengatakan, dipilihnya Said Aqil lantaran para pemimpin agama-agama sedunia menilai ulama asal Cirebon, Jawa Barat itu telah berhasil memimpin NU dan sukses membawa organisasi masyarakat itu menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang damai.

    Selain Said Aqil, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir juga mendapatkan kedudukan yang sama. Amanah itu, bakal diemban Kiai Said Aqil Siroj dan Haedar Nashir selama lima tahun ke depan

  • ASYIK NGE-BULLY, LUPA AIB DIRI

    ASYIK NGE-BULLY, LUPA AIB DIRI

    SORBANSANTRI.COM

    Masa depan adalah perkara ghaib, rahasia Allah SWT yang tersembunyi dari pengetahuan kita. Kapan pandemi Covid-19 berakhir? Siapa yang akan menjadi Presiden setelah Pak Jokowi? Kapan negara Amerika dan Israel hancur? Dari harakah mana nanti yang akan menaklukkan kota Roma? Ini di antara perkara ghaib yang menyibukkan sebagian orang.

    Sebagian dari mereka menghabiskan waktu, tenaga dan harta untuk menyingkap rahasia ghaib masa depan dengan menggunakan berbagai macam pisau analisa. Sebagian lagi sibuk membuat dan menyebarkan narasi. Berdebat melampaui batas-batas adab dan akhlak. Memaki pihak lain. Membuat fitnah. Dan membuka aib kelompok yang berseberangan sambil melupakan masalah penting yang ada dalam dirinya.

    Masalah penting yang ada dalam diri semua orang, soal nasibnya setelah mati. Bagaimana keadaannya di alam kubur. Tentang dosa dan aibnya. Syaikh Ibnu ‘Atha’illah mengingatkan: “Manusia paling bodoh adalah yang meninggalkan keyakinan terhadap apa yang dimilikinya, demi dugaan terhadap apa yang ada di sisi manusia”.

    Kata Syaikh Zarruq, keyakinan terhadap apa yang dimiliki adalah keyakinan terhadap dosa dam segala cacat atau aibnya. Ia bodoh karena mengabaikan keyakinannya atas kekurangan, kelemahan, keterbatasan dan keburukan dirinya. Kemudian ia menyangka pada diri orang lain ada kebaikan yang sesungguhnya yang bukan hakikat dirinya dan bukan pula hakikat orang lain.

    Syaikh Zarruq melanjutkan, aib adalah segala sesuatu yang meniscayakan kekurangan dan kerusakan. Aib disebabkan kemaksiatan dan keburukan pada perbuatan, adab dan akhlak, baik yang berhubungan dengan Allah maupun makhluk.

    Lalu Syaikh Ibnu ‘Atha’illah mengatakan: “Perhatianmu terhadap aib yang tersembunyi dalam diri lebih baik daripada perhatianmu terhadap keghaiban yang terhalang darimu.”

    Menurut Syaikh Zarruq, ada tiga alasan mengapa memperhatikan aib diri sendiri lebih utama daripada memperhatikan perkara ghaib: Pertama, menyibukkan diri dengan aib sendiri adalah kewajiban menurut adab. Kedua, orang yang menyibukkan diri dengan aib sendiri berupaya meraih kesempurnaan. Ketiga, orang yang menyibukkan diri dengan aib sendiri berarti menunaikan hak-hak rububiyah.

    Karakter nafsu adalah mengabaikan aib dan mengutamakan mencari hal ghaib. Padahal yang sepatutnya dilakukan seorang hamba adalah kebalikannya. Syaikh Abul Hasan asy-Syadziliy berujar: “Jika Allah hendak menghinakan seorang hamba dalam diam dan geraknya, Dia akan menempatkan hasrat dan nafsu di hadapannya.”

    Masa depan adalah perkara ghaib. Sepenuhnya di tangan Allah swt. Kewajiban kita merencanakan kebaikan-kebaikan. Nge-bully orang yang berbeda harapan tentang masa depan, apalagi sampai jatuh kepada perbuatan haram, itu perbuatan bodoh yang tidak layak bagi semua insan.

    Sumber : Ayik Heriansyah
    Pengurus LD PWNU Jabar

  • Pentingnya Mendokumentasikan Peninggalan Kitab-kitab Ulama Indonesia

    Pentingnya Mendokumentasikan Peninggalan Kitab-kitab Ulama Indonesia

    cyberaswaja.online- Belum genap 1 bulan dari sekarang Gus Nanal Ainal Fauz meminta ustad KH.Ma’ruf Khozin untuk sekedar menulis kata-kata atas terbitnya kitab beliau, Tsabat Al-Indonisiyi. Sebuah karya berbahasa Arab yang mendokumentasikan karya-karya Kitab Ulama Indonesia yang mencapai 1000 kitab dan ditulis oleh lebih dari 90 Ulama Indonesia. Biasanya kitab yang berbasis Sanad atau Biografi menggunakan urutan Abjad, disini Gus Nanal menggunakan tahun wafat yang paling dulu.

    1000 kitab bukan angka sedikit untuk dihimpun. Gus Nanal termasuk yang sigap untuk segera menulisnya dalam sebuah kitab, melakukan Rihlah (perjalanan) ke beberapa kota yang beliau dengar ada seorang ulama yang menjadi Muallif / Author. Termasuk beliau menggali dari Maha Guru Kyai Maimun Zubair, Allahu Yarhamhu.

    Mengapa ulama Indonesia yang masuk kategori Ajami (non Arab, memang ada sebagian dari Saadah Alawiyyin) berhasil melahirkan para ulama yang mampu menulis kitab seperti para ulama di tempat asal Islam diwahyukan? Saya kira bukan sebuah kebetulan. Melainkan sebuah “grand design” dari Allah yang Maha segalanya.

    Ulama dari Nusantara, diantaranya adalah Indonesia, sejak sekitar 200 tahun dari saat ini telah banyak menimba ilmu kepada para Ulama di Hijaz, ilmu dan Amaliah Ahlussunah telah diajarkan keseluruhan. Begitu di Arab berpindah haluan madzhab, ternyata ulama Indonesia juga memperoleh bagian dari ‘warisan’ keilmuan dan Amaliah tersebut. Misalnya, catatan dalam kitab-kitab Thabaqat dulu di Makam para Sahabat ditemukan jenis ziarah Tabarruk dan saat ini sudah dilarang di Saudi, maka kita temukan di Indonesia. Kalau Mesir dan negeri lain yang pernah didatangi generasi Sahabat dan Tabi’in tidak perlu dibahas. Sudah maklum.

    Sayangnya buku-buku saya tidak dimasukkan dalam daftar ini, mungkin karena tidak berbahasa Arab. Boleh jadi tahun depan saat direvisi akan tercantum nama saya setelah buku-buku saya berhasil saya alihkan ke Bahasa Arab melalui Google Translate. (abi sorban)

  • IBLIS ITU SANGAT ALIM..(AZAZIL)

    IBLIS ITU SANGAT ALIM..(AZAZIL)

    SORBANSANTRI.COM
    ilustrasi

    cyberaswaja.online- Jika engkau bertanya tentang Al-Qur’an kpd iblis, maka iblis akan menerangkan dengan sangat jelas, kerana iblis tau dengan jelas sekali bila ayat itu turun dari langit…

    jika engkau bertanya tentang ilmu hadis kepada iblis, maka iblis akan sangat pandai menjelaskannya, kerana iblis tau asbabul wurud dari hadis…

    jika engkau bertanya tentang cerita para nabi, iblis akan dengan tepat menceritakannya kerana iblis sudah ada sejak nabi adam masih berada dalam syurga…

    iblis ahli alqur’an…
    iblis ahli hadis….
    iblis ahli riwayat..
    iblis alim/pandai dalam segala ilmu…
    tapi iblis tidak pernah menjadi kekasih Allah, kerana dalam diri iblis ada kalimat…

    “AKU LEBIH BAIK DARI SIAPAPUN”

    Semoga sedikit ilmu yg dititipkan Allah Subhana Wa Ta’alla dihati kita tidak menjadikan kita sombong dalam segala urusan…

    YANG AKU TAKUT

    Yang aku takut…
    hatiku kian mengeras dan sukar menerima nasihat, namun sangat pandai menasihati.

    Yang aku takut…
    aku merasa paling benar, sehingga merendahkan yang lain.

    Yang aku takut…
    egoku terlalu tinggi, hingga
    merasa paling baik di antara yang lain.

    Yang aku takut…
    aku lupa bercermin, namun
    sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

    Yang aku takut…
    ilmuku akan membuatku
    menjadi sombong, memandang yang lain berbeza denganku.

    Yang aku takut…
    lidahku makin lincah membicarakan aib orang lain, namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

    Yang aku takut…
    aku hanya hebat dalam berkata namun buruk dalam berbuat.

    Yang aku takut…
    aku hanya cerdas dalam mengkritik, namun lemah dalam mengkoreksi diri sendiri.

    Yang aku takut…
    aku membenci dosa orang lain, namun saat aku sendiri buat dosa aku enggan membencinya.

    Kiranya Allah Subhana Wa Ta’alla senantiasa menyedarkanku sehingga lebih rajin dan sibuk mengurus diri daripada mengurusi orang lain yang belum tentu perilaku dan tutur katanya lebih baik dari diriku…

    (sorban – abi)