Kategori: Berita Utama

Liputan Sorban Santri mengenai berita terkini dan terpenting baik dari dalam maupun luar negeri

  • Perjalanan “JOHN INDRA” Seorang Pejuang Gila BANSER

    Perjalanan “JOHN INDRA” Seorang Pejuang Gila BANSER

    Copas… John Indra

    Sorbansantri.com – JOHN sapaan akrab dari nama (JOHN INDRA) seorang diri melakukan perjalanan yang tidak dekat yaitu dari Dharmasraya,Sumatra Barat menuju Kab.Mojokerto provinsi Jawa Timur

    Cerita ini dimulai
    Minggu tanggal 7 Maret 2021 Pukul 10.30 WIB waktunya mau berangkat mencapai suatu keinginan untuk bisa diakui santri oleh Hadratus syeh Mbah Hasyim Azhari, walau hanya menjadi debu ditiang bendera NU.
    sebelum keberangkatan tekat sudah bulat, namun ongkos belum cukup untuk berangkat, karna ongkos baru dibayar uang muka syarat mendapatkan kursi.
    Disinilah rasa kawatir menghinggapi, ketegangan, ketakutan, namun dalam menuju loket Bus, seorang Sahabat mengajak untuk mampir dan minta ijin kepada Sepuh, yakni Abah sekaligus Guru yang selama ini membimbing saya.

    Dalam perjalanan ketempat beliau, ternyata beliau tidak berada dirumah, namun sedang menghadiri ijab kabul seorang insan untuk menunaikan salah satu Sunnah Kanjung Nabi Agung Muhammad SAW.
    tepat pada saat itu meminta untuk ditunggu sebelum saya melakukan perjalanan ke Mojokerto, dan tibalah saat yang ditumggu kurang lebih setengah jam, beliau keluar karna prosesi akad,telah selesai dilaksakan.
    Kemudian saya mohon ijin dan minta doa agar perjalanan ke Mojokerto lancar dan mendapat berkah

    Selaku seorang santri beliau, ketika bertemu dan berpamitan selalu mencium tangan beliau sebagai bentuk Ta’dhim kepada beliau, dan tidak disangka beliau mengeluarkan beberapa helai uang dari kantong beliau, dan itu ternyata cukup untuk melunasi kekurangan ongkos mobil Bus yang telah dipesan, setelah meminta ijin melanjutkan perjalanan,saya langsung diantar oleh Sahabat yang sebenarnya sudah tau dengan keadaan, namun tidak melihatkan kekawatirannya.

    Tepat pada pukul 11.45 WIB tiba diloket Bus, dan kebetulan bus tersebut mau berjalan, dan saya langsung menaiki Bus dengan gagahnya bak seorang pejuang tanpa ada rasa apapun.
    Dalam perjalanan, sesampai di lahat rintangan mulai kuhadapi, dengan matinya seluruh lampu karna hari sudah menunjukan pukul 18.30 WIB, sekitar kurang lebih 1 jam lampu Bus kembali menyala dan pak sopir melanjutkan perjalanan, malam berganti pagi, pada pukul 10.30 WIB kembali mengalami rintangan, Bus yang saya tumpangi tiba tiba….. dihantam oleh mobil truk yang mundur,tepat nya di daerah Rupit Sumatera Selatan, wah saya mulai kawatir, selang beberapa waktu urusan tersebut selesai, dan kembali Pak supir melanjutkan perjalanan,
    Hari Senin tgl 8 Maret 2021 pukul 14.00 WIB tibalah dipemberhentian yang ke 5 dirumah makan, disini saya sudah mulai getir, karna di beberapa tempat pemberhentian saya hanya pura-pura lupa akan lapar dan selalu diganjal dengan kopi, namun disini perut saya terasa lapar, teringat bahwa disaku saya masih ada beberapa sisa uang, dan saya beli mie gelas kayak yang lagi hacking aja nih he…he…

    Sedikit ada ganjel juga perut walau masih terasa lapar, tepat pada pukul 21.06 tiba di Bengkahuni tempat penyebarangan, hati saya yang ketir mulai terobati saat berada diatas dak kapal sambil menikmati perjalanan kurang lebih dua jam, bak seorang pejuang kesasar.
    Rasa kawatir, was-was mulai berkurang, menunggu sampai disebrang.
    Dalam perjalanan diatas kapal saya mulai teringat akan belahan hati yang selalu setia menemani buah hati kami Shiddiq dan Saidah, dan saya hanya berucap dalam hati “perjalanan Ayah ini adalah sebagian kecil perjuangan bagi orang lain, namun begitu berat bagi Ayah nak, namun Ayah hanya ingin mendapat barokah dan dianggap santri yang nantinya akan berguna bagi kalian”

    Wah Tepat pada pukul 23.00 WIB sudah dekat dan akhirnya sampai di pelabuhan Merak.
    Tepat pada hari Selasa tanggal 8 Maret 2021 pukul 05.00 WIB tiba di pemberhentian RM Indorasa Indramayu, seperti biasa ditempat pemberhentian sebelumnya, cari kopi dan rokok,disini saya mulai gelisah lagi, karna sebagian penumpang dioper,sementara saya tetap dimobil tanpa harus dioper, menurut cerita beberapa orang yang saya tanya, kalau tetap di mobil ini jarak yang akan ditempuh satu malam lagi, wah sementara kalau dioper lewat Semarang hanya menempuh waktu 2 sampai 3 jam, ini membuat pertanyaan bikin gelisah.
    Pukul 05.33 WIB Pak supir melanjutkan perjalanan.
    Pukul 10.30 WIB tiba di pemberhentian RM indorasa Grincing, seperti biasa, namun ada yang berbeda kali ini, pesanan agak sedikit berubah dari kopi hitam ke kopi susu, tapi tetap kopi Weh….Weh….

    Dak terasa, saya sudah melakukan perjalanan tiga hari tiga malam, ini merupakan perjalan yang lama saya tempuh, dan saya hanya bisa berdoa, agar saya tetap kuat akan perjuangan ini.
    Pukul 12.20 masuk kota Semarang, keluar dari tol masuk lagi tol, wah tol semua terimakasih Pak Presiden Joko widodo
    Pukul14.00 WIB tiba di Solo,Karanganyar, Sragen
    Sampai di Sragen pukul 16.05 WIB, dan saya dioper ke mobil lain yang menuju Lumajang, wah saya agak kaget karna kemungkinan saya akan diturunkan di terminal, ya sudahlah yang penting nyampe Mojokerto dulu, saya naik mobil operan dengan Nama Bus MILA, trayek Solo-Yogja, mobil Bus ini kecepatannya didalam tol beda dgn mobil saya yang pertama, mungkin ini mobil patas kali ya, pukul 16.36 tiba di Ngawi.
    Pukul 17.17 WIB Tiba di kota Madiun dan mampir di terminal Purboyo
    17.58 WIB tiba di Nganjuk dan mampir di terminal Nganjuk.
    Tepat pukul 19.30 WIB saya tiba di lokasi yang saya tuju, yakni Kantor PCNU Kab.Mojokerto, di sana saya merasakan kesenangan yang luar biasa. Karna saya sampai juga di lokasi tujuan dengan suka cita he….he..

    Hari ini Rabu tgl 10 Maret 2021 pukul 22.00 WIB saya ditemani oleh sahabat Banser melaksanakan ziarah ke Makam Syeh Djumadil Kubro, Syeh Djumadil Kubro merupakan Sesepuh dari Wali Songo, dan berharap semoga perjalanan saya mendapat ridho ALLAH SWT dan di dukung oleh para Masyayikh, Aamiin Ya Rabbal Alamiin

    Tanggal 11 Maret pukul 10.00 wib mulai skrening peserta sampai 24.00 WIB.tanggal 12 Maret pukul 08.30 Wib kegiatan pelatihan SUSPELAT 1 dimulai s.d 14 Maret 2021.

    SORBANSANTRI.COM

    Setelah usai pendidikan SUSPELAT 1 pada tanggal 14 Maret 2021, pukul 15.00 wib saya diantar oleh sahabat menuju Surabaya untuk menempuh lagi perjalanan jauh untuk pulang kembali ke Dharmasraya kampung halaman Tercinta.

    Tanggal 15 Maret 2021 pukul 20.22 Wib tiba di terminal K. Rambutan dengan kecepatan mobil yang sangat pelan, saya menyimpulkan harus turun dari mobil dan menuju PP GP ANSOR dan PBNU, Karna mumpung ada kesempatan dengan jarak tempuh kurang lebih satu jam, saya sampai di Kramat raya, kebetulan ketua PW GP Ansor Sumatera Barat sdg berada di PP GP ANSOR melaksanakan kegiatan RAKERWIL.
    Pada tgl 16 Maret 2021
    Pukul 09.00 Wib, dalam kesempatan itu saya mampir ke gedung PP dan masuk ke dalam ruangan SATKORNAS dan saya mengabadikan dengan foto diruangan tersebut.
    Pada pukul 14.00 WIB, saya mengunjungi gedung PBNU dan dikesempatan tersebut saya bertemu dengan Sekjen PBNU Kiyai Helmi, dan dan meminta barokah untuk perjuangan saya biar tetap Amanah serta Barokah.

    Pukul 20.00 WIB saya menuju hotel ACASIA karna ada acara RAKERNAS PP GP ANSOR, disana saya menemui Ketum Gus Yaqut, dan mengabadikan dengan foto bersama. Disana jg saya bertemu dengan Gus Lo Rohman Bashori Alhamdulillah bisa ketemu dengan para panglima GP ANSOR.
    Pada tanggal 17 Maret 2021, tepat pada pukul 06.30 WIB saya berangkat menuju terminal Kebon Jeruk dengan tujuan ke Dharmasraya, dengan menggunakan jasa Gojek, dalam perjalan saya melintasi pusat kota, mulai dari Taman Proklamator, sampai saya melewati dan melihat tugu Monas yang katanya sebagai icon dari Ibu Kota Republik Indonesia di DKI Jakarta Pusat, dalam batin saya walaupun tidak berhenti untuk mengabadikan, minimal saya sudah melihat bahwa Tugu Monas memang sangat tinggi he…he…

    Tepat pada pukul 07.30 WIB saya naik bus ke merak karna di terminal Kebon Jeruk tidak ada mobil langsung ke Dharmasraya.
    Pukul 09.40 WIB saya tiba di Merak tepatnya di loket bus ALS, untuk melanjutkan perjalanan menuju Dharmasraya.
    Tepat pada pukul 10.41 WIB saya naik Bus Madu Kismo menuju Dharmasraya, disini saya mulai lega.
    Pukul 12.00, mobil yang saya tumpangi menaiki kapal di pelabuhan merak menuju Bakahuni.
    Pukul 14.30 WIB tiba di pelabuhan Bakahuni, mobil Bus yang saya tumpangi langsung tancap gas menuju Sumatera.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Tanggal 18 Maret 2021, pukul 23.30 wib saya sampai dirumah, yang dijemput oleh salah satu jendral kami di Sumatera Barat yaitu Heri Sulamto, terima kasih Ndan,
    Alhamdulilah, ketemu sama Ibu Negara Fajria Ningsih (istri saya) yang selalu setia mengurusi dan menjaga buah hati kami, M.Shiddiq dan Saidah Ismi Khadijah,

    SORBANSANTRI.COM

    Saya hanya bisa mengucapkan banyak terimakasih sudah mendukung perjuangan saya.
    Perjuangan ini tak lepas dari dukungan dari :
    Ketua PW GP ANSOR
    Dr. Rahmat TK. Sulaiman
    Ketua PCNU Dharmasraya
    KH. Nurkholidin
    Firdaus. S.HI
    Wenadri.MM
    Ketua MWC Timpeh
    Kiyai Kusum
    Ketua PC GP ANSOR Dharmasraya
    Age Kurniawan, MM
    Sahabat
    TK Ori
    TK Mufti
    Ndan Heri Sulamto
    Ndan Sukarji
    Ndan Heru
    Ndan Heri
    Ndan Giyanto beserta sahabat yang lainnya 🙏🙏🙏🙏🙏

    (Jhon – Anwar sorban)

  • Perbedaan antara Salafi dan Wahabi

    Perbedaan antara Salafi dan Wahabi

    wp.sorbansantri.com – Mungkin sebagian orang masih bingung dengan istilah Salafi-Wahabi, dan apakah perbedaan dari keduanya. Untuk menjawab pertanyaan itu, marilah kita lihat penjelasan dari Allamah Habib Hasan Assegaf dalam kitab Salafi Wahabi. Beliau berkata:

    لا يقولون وهابية لأن هذا لقب صار مستشنعا

    “Tidak dikatakan kepada Salafi masa ini dengan sebutan Wahabi, karena julukan Wahabi ini telah menjadi stiqma negatif”. (Salafi Wahabi, Allamah Hasan Assegaf, Hal 20)

    Menurut penuturan Habib Hasan Assegaf as-Syafi’ie nama Wahabi telah menjadi stiqma negatif, sehingga untuk melancarkan misi dakwahnya mereka (para gembong Wahabi) membutuhkan baju baru, dan baju baru mereka itu bernama Salafi. Masih dalam kitab yang sama beliau berkata:

    الحقيقة أنه لا فرق بين السلفية و الوهابية فهما وجهان لعملة واحدة، فهم يعتقدون بنفس المعتقدات و الأفكار

    “Pada kenyataanya, tidak ada perbedaan antara Salafi dan Wahabi, karena keduanya (Salafi & Wahabi) memiliki misi satu misi, mereka pula memiliki keyakinan dan pemikiran yang sama”. (Salafi Wahabi, Hal 19)

    Dari penuturan di atas dapat diambil kesimpulan.

    -Salafi yang muncul di-era ini adalah Wahabi itu sendiri. Mereka menggunakan nama Salafi, untuk berkelit dan menyembunyikan identitas dari publik, dikarenakan stiqma negatif yang telah menempel pada istilah ini.

    -Salafi dan Wahabi adalah dua wajah, yang memiliki keyakinan dan pemikiran satu, bukan dua golongan yang berbeda”.

    Inilah daftar ustadz-ustadz Salafi Wahabi di Indonesia yang perlu diwaspadai, mereka memakai label ustadz-ustadz Sunnah untuk menipu kalangan awam.

    SORBANSANTRI.COM

    sumber

  • Gus Yaqut : SIAP MENERJUNKAN BASADA dan HUSADA LAWAN CORONA

    Gus Yaqut : SIAP MENERJUNKAN BASADA dan HUSADA LAWAN CORONA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN Infokom | Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau sering di sapa Gus Yaqut menyatakan siap menerjunkan relawan, untuk menangani virus corona.

    Gus Yaqut segera menerjunkan relawan setelah mendapat izin dari pemerintah.

    Gus Yaqut mengatakan, segera menerjunkan relawan setelah mendapat izin dari pemerintah dan GP Ansor mendukung langkah pemerintah dalam percepatan penanganan corona. Relawan kata dia akan sangat membantu, selain keterlibatan dari ilmuwan hingga pakar virus yang tengah membantu memberantas corona.

    Para relawan dapat bekerja melakukan sosialisasi penanganan virus hingga membantu pelayanan di bidang medis.

    Relawan bisa ditempatkan untuk membantu dalam bidang pelayanan komunikasi, publikasi, sosialisasi ke masyarakat, menjadi contact person non-teknis, berhubungan dengan jejaring kemitraan relawan di tingkat pusat, daerah, regional, maupun internasional. Selain itu, bisa juga mengkoordinir rapat-rapat, mensupport pelayanan data base, dll,” kata beliau. ( ansor cilongok)

    #AnsorMelawanCorona

     
     
     
  • Laiatul Ijtima’ : Membangkitkan Ashobiyyah/ fanatisme ke-NU-an

    Laiatul Ijtima’ : Membangkitkan Ashobiyyah/ fanatisme ke-NU-an

    Sorbansantri.com – Rabu Pahing (17/03/2021) Pengurus Ranting NU Pesanggrahan
    menyelengarakan acara Lailatul Ijtima’ bertempat di Musholla Ihya’ Ulumuddin
    Ledok – Mojojejer – Pesanggrahan kec.Kutorejo, Mojokerto yang dihadiri oleh para pengurus ranting NU
    Pesanggrahan beserta jajaran dan banom-banom NU dan masyarakat sekitar.
    Gema sholawat Nabi Muhammad SAW mengawali Kegiatan Lailatul ijtima’ sebagai
    pembuka yang kemudian dilanjutkan dengan sholat isya berjamaah,
    sholat-sholat sunnah, pembacaan Rotibul Haddad, pemberian santunan hasil donasi
    Koin NU dan diakhiri dengan pengajian.

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam sambutan acara oleh Ustadz Nursalim,
    Ketua Pengurus Ranting NU Pesanggrahan
    mengapresiasi kegiatan yang berlangsung setiap Rabu pahing tersebut.
    “Lailatul Ijtima ini, alhamdulillah telah berjalan istiqomah selama sekian tahun tanpa putus, hal yang demikian harus terus dilanjutkan untuk menjadi wadah bagi para Nahdhiyyin di wilayah Pesanggrahan ”, ujar Ketua Pengurus Ranting NU Pesanggrahan.
    “santunan yang diberikan kepada para Dhuafa’ dan yatim piatu diperoleh dari
    pengumpulan Koin NU yang tiap bulannya diambilkan dari para donator koin (masyarakat pesanggrahan), yang manfaatnya juga bisa langsung dirasakan”, ujarnya menegaskan tentang program koin NU.

    Program Koin NU Pesanggrahan menjadi wadah para donatur untuk bisa berbagi
    kepada para kaum dhuafa dan yatim piatu. Program yang sudah berjalan 3 tahunan ini memberikan manfaat buat seluruh warga yang membutuhkan.
    “pada malam hari ini, santunan dari koin NU diberikan untuk 15 orang penerima (dhuafa dan yatim piatu), semoga bisa bermafaat buat yang menerima ” ujar Abah Munadi, Ketua Upzis NU care Ranting Pesanggrahan.

    Dalam pengajian yang dipandu oleh Gus Zamroni Umar juga mengatakan
    bahwa Program Koin NU ini
    merupakan skema gotong royong
    untuk berbagi kemanfaatan buat
    orang yang membutuhkan.
    “Ketika niku didamel skema gotong
    royong, mongko arto niki manfaati
    dumateng tiyang liyane. Wonten
    huququ jiwar sing saget kita lepas. NU
    niku lek disonggo sareng-sareng, alhamdulillah yakin, bakal manfaati kanggene tiang katah (ketika (koin NU) ini dibuat dengan skema gotong royong, maka harta itu
    bisa manfaat untuk orang lain, ada hak-hak tetangga yang bisa kita lepas. NU itu kalau ditopang bersama, alhamdulillah yakin akan memberikan manfaat buat orang
    banyak) ”, kata Gus Zamroni Umar memberikan penjelasan dan motivasi untuk Koin NU.

    Selain membahas mengenai program koin NU, Gus Zamroni juga menegaskan tentang pentingnya kegiatan lailatul Ijtima’ dan kefanatikan terhadap NU.
    “setiap lailatul Ijtima’ ngeten niki dikei ngaji kitab Bidayatul Hidayah lan kajian keNU-an, niki penting, niki dalam rangka membangkitkan ashobiyah kito,
    membangkitkan fanatisme kito (setiap lailatul ijtima’ seperti ini diberikan pengajian
    kitab bidayatul hidayah dan kajian ke-NU-an, ini penting, ini dalam rangka membangkitkan ashobiyah, membangkitkan kefanatikan kita)”, tuturnya.
    “syeikh Ibnu Kholdun dawuh ngeten, Innama da’watut diniyyatu bighoiri
    ashobiyyatin la tatimmu, anging mestine dakwah keagamaan tanpo ashobiyyah/fanatisme iku ora sampurno, dadi dakwah agomo niku kedah wonten fanatike (syeikh ibnu Kholdun menyampaikan bahwa dakwah tanpa fanatisme itu tidak sempurna, jadi dakwah keagamaan itu harus ada fatiknya) ”, imbuhnya menegaskan akan pentingnya dalam dakwah keagamaan.
    (hr_NU Pesanggrahan – Sorban)

  • PERSIAPAN KONFERANCAB PAC GP ANSOR JETIS MOJOKERTO

    PERSIAPAN KONFERANCAB PAC GP ANSOR JETIS MOJOKERTO

    Sorbansantri.com — kepengurusan PAC GP ANSOR JETIS MOJOKERTO pada periode 2019-2021 telah berakir, oleh karena itu pengurus segera untuk melakukan koferancab yang akan di lakukan pada hari minggu (21/03/2021), semua panitia bahu membahu untuk menyukseskan acara tersebut.

    Gus IBNU QOHAR selaku ketua pimpinan anak cabang menginfokan kepada team sorban karena kepengurusan kami berakir pada tanggal 29 maret maka pengurus untuk membentuk panitia konferancab biar segera di tindak lanjuti.

    “Harapan kami selalu pengurus mudah mudahan pengurus terpilih nanti bisa melanjutkan perjuangan kami dan melaksanakan progam progam yang sudah jalan serta membawa GP ANSOR kedepan lebih baik lagi, sekalian saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat sahabat ANSOR JETIS yang telah membantu saya menjalankan progam progam kami dan mohon maaf bila ada salah saya pada saat memimpin” kata Gus IBNU QOHAR.

    Beliau juga menjelaskan untuk biaya di ambil dari hasil usaha, kontrubusi kader dan sponsor ( NUTRISI, AJ STORE)

    SORBANSANTRI.COM
    Gus IBNU QOHAR dan Gus ISA KURNIAWAN S.Kom

    Gus ISA KURNIAWAN S.Kom selaku panitia menjelaskan kesiapan panitia mulai dari tempat dan sarana pra sarana yang di butuhkan semua sudah di sediakan, termasuk masker, tempat cuci tangan peserta dan undangan yang hadir untuk mematuhi protokol kesehatan, untuk peserta yang akan hadir cuma ketua dan seketaris ranting GP ANSOR sekecamatan jetis serta perwakilan dari MWCNU dan banom.

    SORBANSANTRI.COM
    BANSER saat membantu panitia koferancab
    SORBANSANTRI.COM
    Panitia saat menata lokasi koferancab

    “mohon doanya ya… biar acara kami lancar tidak ada kendala, yang hasilnya nanti mudah mudah bisa membawa kemanfaatan dan barokah untuk kita semuanya” kata Gus ISA sambil meneguk NUTRISI air meneral produk ANSOR MOJOKERTO. (Dikin sorban)

  • PEMAKAMAN KASATKORNAS BANSER Ir. H. ALFA ISNAINI, M.Si

    PEMAKAMAN KASATKORNAS BANSER Ir. H. ALFA ISNAINI, M.Si

    SORBAN cyberaswaja.online | Berikut adalah rangkaian acara prosesi pemakaman KASATKORNAS BANSER Ir. H. ALFA ISNAINI, M.Si. 

    Pukul 13.00 WIB Jenazah disholatkan pertama kali di Kantor PP GP ANSOR NU/MARKAS KOMANDO BANSER INDONESIA di Jl. Kramat Raya Jakarta dan kemudian disholatkan untuk kedua kalinya di Masjid Kantor PBNU.

    Pukul 14.00 WIB setelah disholatkan di Masjid PBNU, jenazah diberangkatkan menuju bandara Soekarno Hatta

    Pukul 17.30-18.30 WIB : Jenazah diterbangkan dari Bandara Soekarno Hata menuju Juanda SBY

    [irp]

    Pukul 19.00 – 21.30 WIB Jenazah diberangkatkan menuju Rumah Sidoarjo lalu di ke Rumah Duka di Tulungagung dengan pengawalan TIM GARNISUM, Jajaran tim SATKORNAS BANSER dan PW GP ANSOR JATIM

    Pukul 22.00 – 23.30 WIB Jenazah disholatkan di rumah duka oleh Keluarga Besar NU dan ANSOR BANSER Tulungagung

    Pukul 23.30-24.00 WIB Upacara Penghormatan terakhir oleh satuan Tim SARKORNAS BANSER INDONESIA

    Pukul 00.00-00.30 WIB pemberangkatan jenazah menuju peristirahatan terakhir di Taman Makam Keluarga di Dusun Karangduren Bendil Panggungrejo Tulungagung oleh para Masyayikh PWNU Jatim dan PCNU Tulungagung.

    انالله وانااليه راجعون
    اللهم اغفرله وارحمه وعافه واعف عنه.اللهم اكرم نزله ووسع مدخله واجعل الجنةمثواه

    (HARIYADI-SATSUS PROTOKOLER BANSER NASIONAL)

  • HASTA PORA BANSER

    HASTA PORA BANSER

    Infokom PAC Jetis-Pernikahan adalah suatu hal yang begitu sakral dan begitu di idam idamkan oleh semua manusia yang sudah remaja, oleh karena itu momen resepsii pernikahan hampir semua di adakan dengan meriah karena hanya mungkin di alami cuma satu kali dalam seumur hidupResepsi di setiap daerah mungkin tidak sama karena hampir semua daerah mempunyai adat istiadat yang berbeda tapi rata rata terkemas dengan rapi dan meriah serta mengabadikan momen pernikahan dengan kamera biar bisa untuk kenang kenanganKali ini team infokom BANSER PAC Jetis akan menulis sedikit tentang resepsi pernikahan yang masih jarang di jumpai yaitu resepsi pernikahan dengan adat jawa yang di laksanakan di desa penompo jetis mojokerto jawa timur pada hari rabu (18/03/2020)Kalau resepsi pernikahan dengan adat jawa memang sudah banyak yang melihat dan memahami tapi kali ini resepsi pernikahan dengan adat jawa dengan di kombinasi HASTA PORA BANSERHASTA PORA BANSER di lakukan pada saat salah satu anggota BANSER yang menikah dan kali ini yang menikah adalah anggota BANSER SATKORYON JETIS yaitu sahabat M Abdul Qowimul zainal maarif dengan mempersunting
    Ninuk rahayu sebagai istriPengantin yang berbahagiaSORBANSANTRI.COMSORBANSANTRI.COM

    Proses hasta pora banser

    SORBANSANTRI.COM

    Pengantin pria dan sahabat sahabatnya

    SORBANSANTRI.COM

    Rebana mengiringi hasta pora banser

    Mengawali resepsi kali ini iring iringan pengantin di barisan paling depan adalah BANSER dan berjalan dengan langkah tegap yang menunjukan langkah kesatria lalu di ikuti oleh keluarga pengantin pria dan sesampainya di depan gerbang kediaman pengantin perempuan telah siap barisan BANSER KHUSUS yang berbaris rapi dan rapat dan akan di buka saat pengantin akan melewati barisan tersebut dengan penghormatan di lanjutkan mengangkat tangan ke atas dan iringi Sholawat NabiSaat langkah pengantin meliwati barisan BANSER KHUSUS dan di iringi gema Sholawat pada Nabi MUHAMMAD SAW, para pengiring dan keluarga yang menyaksikan terbawa oleh rasa haru dan tak sedikit yang menitikan air mata , setelah pengantin melewati barisan, anggota BANSER KHUSUS satu persatu menurunkan tangan dan mengikuti pengantin masuk kedalam dan di lanjutkan dengan adat istiadat jawairing itingan barisan BANSERSORBANSANTRI.COMMenurut KASATKORYON JETIS ( MUHAMMAD ISA ) mengatakan “HASTA PORA ini kami lakukan untuk memberikan penghormatan kepada anggota kami(BANSER) yang menempuh hidup baru dalam jalinan kasih rumah tangga serta menunjukan kekompakan kami yang selama ini kami mengemban tugas bersama sama”Kasatkoryon saat menata persinilnyaSORBANSANTRI.COM# By.PAC Jetis/Alim infokom

  • PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    Sorbansantri.com – Jamaah rutin Kamis pon dusun Ngetrep desa Sedati kec Ngoro kab Mojokerto malam ini (18/03/2021) merupakan acara terakhir sekaligus penutupan sementara jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1442H,
    Acara kegiatan di mulai pukul 05.00wib dengan di isi kegiatan Khotmil Qur’an sampai Magrib, dilanjut dengan kegiatan pembacaan dzikir DZIKKRU DZAKIRIN dan doa bersama kepada para ahli kubur warga dusun Ngetrep desa Sedati.

    Dalam acara ini di hadiri oleh warga Nahdliyyin beserta Banom NU juga para jama’ah yang di luar warga Sedati, tampak hadir juga kepala desa Sedati bapak Alwi beserta jajaran perangkat desa setempat dan para alim ulama’, sebagai pengisi acara inti di sampaikan oleh Romo KH Dhofir Bachruddin adik kandung dari Romo KH Mansyur Bachruddin, beliau adalah sebagai pengasuh jama’ah Majlis Dzikir juga Sema’an Al Qur’an Al-ITTIHAT kabupaten Mojokerto.

    Sebelum acara pengajian di mulai bapak Alwi selaku kepala desa Sedati mengatakan dalam sambutanya “kita harus selalu tetap mempertahankan rasa guyub rukun antar warga , karena dari situlah akan tercipta Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur”

    SORBANSANTRI.COM

    Dilanjut dengan acara inti Mauidhotul Hasanah oleh KH DHOFIR BACHRUDDIN ,inti dari ceramah beliau menyampaikan sejarah keteladanan Nabi Yusuf dengan Siti Zulaikha dan perdana Mentri Idfir yang di ambil dari kitap AL HIKAM,

    Warga Nahdliyyin sangat antusias datang dalam pengajian tersebut sampai selesai dengan pengawalan juga pengawasan dari pihak Kepolisian Polsek Ngoro beserta anggota BANSER Ranting Sedati, karena masih suasana pandemi warga dan jama’ah dianjurkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sesuai instruksi dari pemerintah saat ini dengan menerapkan sistem 3M

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Tepat pukul 22.00 acara terahir ditiutup dengan doa yang di sampaikan oleh Romo KH MACHFUD dari Ngoro, (Hasan Sorban)

  • JOHN INDRA… Kader BANSER Sumatera Barat yang Luar Biasa

    JOHN INDRA… Kader BANSER Sumatera Barat yang Luar Biasa

    Sorbansantri.com – Namanya John Indra dia adalah Sekertaris PC GP ANSOR Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, pada hari Minggu (7 Maret 2021) melakukan perjalanan menuju Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, untuk mengikuti pendidikan SUSPELAT 1 (pendidikan dalam ke-Banseran tingkat Pelatih) yang segera dilaksanakan pada Tanggal 11 s.d 14 Maret 2021, atas Support dari Ketua Tanfiziah PCNU KH. Nurkholidin, Ketua MWC Timpeh Kyai Maksum Fanani,Ketua PW GP ANSOR Sumatera Barat, Ketua PC GP ANSOR Dharmasraya, serta jajaran Satkorwil Banser Provinsi Sumatera Barat.

    Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan,pada tanggal 9 Maret 2021, pukul 19.30 WIB tiba di Gedung PCNU Kab.Mojokerto, dan juga disana terdapat Mako PC GP ANSOR Mojokerto, Setiba di Mako Dia langsung disambut oleh panitia SUSPELAT 1, sekaligus juga berbincang- bincang dengan Ali Muh Nasih (Gus Ali) yang merupakan Ketua PC GP ANSOR Kab.Mojokerto.Beliau mengapresiasi kedatangan John yang menempuh jarak 3 hari 2 malam untuk sampai di Mako Beliau.

    Dalam sharing John berpendapat dalam hati bahwa “memang perjalan saya ini jauh dan melelahkan,tapi tidak akan sia-sia, karna banyak dukungan,saran dari para beliau semuanya,termasuk pendapat serta arahan dan wejangan yang diberikan oleh Gus Ali” terimakasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Gus Ali,ungkap John.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Berhubung pelaksanaan dimulai tanggal 11 Maret 2021, masih ada satu hari waktu luang, Jonh meminta ijin untuk dapat diantarkan pergi Ziarah, ke makam Syeh Djumadil Kubro, yang saya dengar bahwa Syeh Djumadil Kubro merupakan sesepuh Wali Songo (wali 9)
    “Alhamdulilah, saya langsung di fasilitasi oleh Sahabat Banser yang langsung diperintah oleh Kasatkorcab H.M Yunus untuk mengawal dan mendampingi saya mulai berangkat sampai kembali, terimakasih Komandan,,” terang John
    ziarah ini merupakan tradisi dan ajaran yang luar biasa yang dilakukan oleh warga Nahdliyyin/NU khususnya dari masyarakat Islam JAWA

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam benaknya,John selalu teringat wejangan dan tetuah dari gurunya KH.NURKHOLIDIN , yang merupakan tokoh dan Ketua Tanfiziah PCNU Kab. Dharmasraya “Tetaplah berkhidmat untuk NU khususnya Ansor-Banser,kalau kamu ikhlas serta benar dalam berkhidmat,maka.. Barokah-Berkah serta Hidayah akan selalu menyertaimu” dimana Beliau tak henti-hentinya selalu membimbing saya, kebetulan di ponpes Tarbiyatul Athfal tersebut menjadi pusat kegiatan ke NU an, serta Banom banom NU, Terutama Kegiatan PC GP ANSOR Kab.Dharmasraya.

    Selamat dan Sukses JOHN INDRA semoga ilmu yang kamu peroleh di Jawa dalam pendidikan ke-Banseran atau SUSPELAT 1 berguna dan bermanfaat bagi Sahabat sahabat Ansor-Banser di tanah kelahiranmu.

    John-Anwar sorbansantri

  • Bumi Arema Tolak HTI

    Bumi Arema Tolak HTI

    SORBANSANTRI.COM
    Poster dan Banner Penolakan adanya HTI di malang

    SORBAN Infokom | Jika suatu kelompok radikal ekstrimis berbahaya bagi NKRI terdengar beraktivitas di suatu daerah, tentu akan membangkitkan reaksi kontra/ penolakan dari massa yang tidak ingin daerahnya terpapar virus khilafah.

    Kesadaran dan sensitifitas Arek-arek Malang terhadap isu khilafah ISIS terus diuji berkali-kali. Untuk kesekian kalinya Arek arek Malang kompak menolak aktivitas kelompok ekstrimis khilafah berkedok kajian MIUMI (sayap lain dari HTI) di Bumi Arema.

    Setelah sempat ditolak oleh pihak UNIBRAW dan Arema Dau, acara kelompok MIUMI ini dipindah ke Hotel Radho Syariah di Jalan Simpang Kawi No. 3 Bareng Kota Malang.

    [irp posts=”2047″ name=”APA SIH HIZBUT TAHRIR INDONESIA ( HTI )”]

    Informasi tentang bahaya kelompok intoleran, radikalis dan ekstrimis khilafah HTI di media sosial menambah khazanah pengetahuan Arek arek Malang untuk bergerak membersihkan Malang dari provokasi berkedok pengajian. Arek Malang ingin agar Malang Raya kondusif tidak terprovokasi oleh aktivitas kelompok HTI yang sudah dibubarkan pemerintah.

    Bahtiar Nasir (BN), pentolan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (yang sekarang berubah nama menjadi GNPF-Ulama), adalah salah satu tokoh utama Ultra radikalis yang menggerakkan massa beringas dalam demo demo berjilid-jilid di Jakarta di era Pilkada DKI lalu.

    [irp posts=”2205″ name=”Penjelasan Soal Hadits Nabi dan Bendera Khilafah HTI – ISIS”]

    BN juga dikenal kaitannya dengan kasus penggalangan dana bantuan logistik dari Indonesian Humanitarian Relief (IHR) yang terbukti bukan ditujukan kepada warga sipil di Aleppo Suriah melainkan untuk kelompok teroris, Jaish al-Islam. Baca selengkapnya di artikel “Bachtiar Nasir akan Jelaskan Dana Yayasan dan Dugaan Pencucian Uang”, https://tirto.id/dtHJ.

    Bachtiar Nasir juga pernah resmi jadi tersangka dalam kasus yang ditangani Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri. Salah satu tokoh penggerak Aksi 212 ini diduga terlibat kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

    Sedangkan Arek Malang dikorlapi oleh Dersi, Rohman dan Brodin menggerakkan sekitar 50-70 arek Malang termasuk Pak RW Bareng dan arek arek parkiran Bareng Raya untuk membubarkan acara ini.
    Polisi yang menjaga acara diturunkan sekitar 30 personil setelah menerima kabar akan terjadi demo penolakan.

    Dalam acara BN ini, terlihat kelompok FPI yang diduga didatangkan dari pasuruan dan Kokam Muhammadiyah nampak berjaga-jaga di depan pintu masuk hotel. Jumlah mereka sekitar 15-20 orang saja. Diduga FPI dan kokam ini bukan asli arek Malang, dan kayaknya terlihat ketakutan menerima tantangan satu lawan 4 dari Arek Malang.

    Ya, siapapun tahu jika mencoba membekingi acara kelompok HTI teroris akan berhadapan dengan militansi Arek Malang.
    Pihak warga sekitar hotel menyayangkan tidak adanya pemberitahuan acara kepada RW dan karena itulah ijin acara ini dipertanyakan arek Malang.

    Penolakan acara provokasi MIUMI berbalut tema tazkiyatun nufus (penyucian jiwa) ini pertama sedianya bertempat di kampus UNIBRAW kemudian klompok MIUMI ini memindahkan acaranya di Hotel Radho Syariah depan taman rekreasi Sengkaling. Di tempat yang baru inipun kegiatan mereka itu ditolak Arek Dau, dan akhirnya di mediasi oleh Polsek Dau dan batal digelar.

    Lalu panitia acara memindahkan di Hotel Radho Kawi, tetap didemo Arek Malang hingga acara bubar pada 20.30. BN yang ketakutan berani turun keluar dari hotel pada pukul 23.19 setelah dimediasi oleh salah satu Korlap Brodin yang menjamin keamanan BN. Sedangkan peserta yang ada sekitar 150 an orang satu demi satu keluar hotel sambil diteriaki Arek Malang.

    di poster acara tertera tanggal 9 Maret 2020 yang mengundang anak-anak muda kampus menjadi santapan empuk kelompok radikal HTI. Sehari sebelumnya salah satu arek Malang yang mengetahui acara ini akan terjadi, segera memberi peringatan di medsos FB untuk membubarkan acara ilegal ini.

    Hasilnya sekian ormas kepemudaan di Malang merespon cepat dengan koordinasi bersama aparat keamanan Polresta Malang agar demo kontra acara ini tidak berakhir ricuh. (reporter EfeR)