Kategori: Berita Utama

Liputan Sorban Santri mengenai berita terkini dan terpenting baik dari dalam maupun luar negeri

  • Pelantikan pengurus MWCNU JETIS MOJOKERTO massa khidmat 2021 – 2026

    Pelantikan pengurus MWCNU JETIS MOJOKERTO massa khidmat 2021 – 2026

    Sorbansantri.com –prosesi pelantikan pengurus MWCNU jetis periode 2021-2026 di aula kantor kebanggaan warga jetis yang berlantai dua itu di laksanakan dua hari, hari pertama jum’at (05/03/2021) di isi Khotmil Qur’an dan doa bersama, puncak acara hari sabtu (06/03/2021) di mulai jam 09:20wib.

    Sebelum pembaitan peserta dan undangan bersama sama menyayikan lagu indonesia raya dan subanul waton.

    Proses baiat di pimpin langsung oleh ketua tanfidziyah PCNU KAB MOJOKERTO KH ABDUL ADZIM ALWI yang di dampingi oleh beberapa pengurus PCNU, nampak juga hadir pak camat jetis, kapolsek jetis, dhanramil jetis, anggota DPRD dari fraksi PKB, ketua ranting NU sekecamatan jetis, dan ketua banom serta lembaga seMWCNU jetis, nampak juga sekitar 15 personil BANSER yang ikut mengamankan jalannya acara.

    SORBANSANTRI.COM
    KH. ABDUL ADZIM ALWI bersama pengurus PCNU Kab Mojokerto

    Dalam sambutannya KH ABDUL ADZIM ALWI menghimbau kepada warga NU jetis terutama pengurus baik di jajaran MWCNU maupun ranting untuk menjaga kekompakan dan kerukunan dalam menjalankan organisasi.

    beliau juga menharapkan kepada semua pengurus untuk selalu bersemangat mengerakan organisasi dan jangan sampai kendor serta mengharapkan mengefaluasi progam progam dengan mengadakan musker minim 3 kali dalam satu periode.

    H. USAIL S.Pd.I selaku ketua terpilih mengharap dukungan dan doanya dari pengurus dan warga NU supaya bisa menjalankan amanah yang beliau emban, mudah mudahan bisa menjalankan organisasi kedepan lebih baik. (Dikin sorban)

  • Jelang konferancab PAC GP ANSOR JETIS BERZIAROH AULIYA’

    Jelang konferancab PAC GP ANSOR JETIS BERZIAROH AULIYA’

    Sorbansantri.com –Menjelang konferancab PAC GP ANSOR Jetis yang akan di laksanakan pada tgl 21 Maret 2021 nanti , sahabat sahabat Ansor melaksanakan ziaroh ke makam para Aulia Allah yang ada di Jawa timur(06/03/2021), dengan harapan bisa berdoa bersama di tempat yang mustajabah untuk kesuksesan acara konferancab dan kedepan lebih baik dan lebih baik lagi.

    SORBANSANTRI.COM
    Saat tahlil di makam maulana ishaq

    Sebanyak 30 sahabat di tambah 5 pengawal yaitu Banser yang dengan setia mendampingi sahabat Ansor di manapun berada . Acara tersebut juga di gunakan sebagai syukuran agar konferancab nanti berjalan sukses juga wujud keberhasilan dalam usaha mandiri untuk kemajuan Ansor ke depan .. Acara ziaroh diawali dari makam Syeh Maulana Ishak dan berakhir di makan maliyullah sunan Drajad ..

    SORBANSANTRI.COM
    Memasuki area makam sunan derajat

    Dalam sambutanya ketua PAC Gus IBNU QOHAR menyampaikan terima kasih atas kekompakan para sahabat sahabat dan berharab nantinya PAC GP ANSOR JETIS semakin sukses dalam berhikmad kepada organisasi dan bisa mandiri dari segi perekonomian.

    Selaku kordinator acara Gus ANSOR IBNU RIDHO S.Ag menyampaikan betapa pentingnya menziarahi para sesepuh dan para Aulia agar mendapat berkah. (Parman sorban)

  • ANDA TAHU SIAPA ITU MUSTAFA KEMAL ATATURK?

    ANDA TAHU SIAPA ITU MUSTAFA KEMAL ATATURK?

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Dialah Presiden Pertama dari Republik Turki Sekuler. Dia-lah dalang di balik kacaunya Khilafah Utsmani sampai Khilafah Utsmani harus runtuh pada 3 Maret 1924. Dan ketika Mustafa Kemal Ataturk berkuasa di Turki, dia menjadi diktator pertama dalam dunia Islam. Dia memerintah dengan tangan besi.
    Habis semua umat Islam dalam genggaman tangannya. Tangannya berlumuran darah umat Islam yg menghendaki agar Khilafah Utsmani kembali menghiasi bumi Islambul.
    Mustafa Kemal juga yg menghapus segala bentuk hukuman syariah. Dia yang menghapus hukum potong tangan bagi pencuri, hukum rajam bagi pezina, hukum qishosh bagi pembunuh, lalu digantinya dengan hukuman penjara.
    Tak hanya itu, Mustafa Kemal juga menghapus hukum waris, menyamaratakan ahli waris laki2 dengan ahli waris perempuan, menghapus hukum hijab bagi muslimah, mengubah Masjid Aya Soffia menjadi museum, kalimat adzan diganti menjadi bahasa Turki, menggalakkan minum minuman khomer di tempat umum, dan menjadikan majelis-majelis ilmu kemudian menggantinya dgn tempat2 lokalisasi pelacuran dan diskotik.
    Tak hanya mengubah sistem pemerintahan Turki yg Islami menjadi sekuler, Mustafa Kemal juga memiliki sifat sombong sebagaimana Fir’aun.
    Dalam suatu kesempatan, Mustafa Kemal berpidato dihadapan para tentara eks tentara Khilafah. Dalam pidatonya itu, Mustafa Kemal membanggakan dirinya, dengan berkata
    “Kini sekarang siapa yg berkuasa, aku atau Tuhan ?”
    Dengan perasaan takut, para tentara itu serentak mengucapkan, “Andalah paduka yg kami takutkan sekarang”
    Mendengar jawaban dari para tentara itu, senyum kesombongan mengukir di bibir Mustafa Kemal.
    Tapi semua itu berhenti ketika periode akhir Oktober 1938.
    Saat itu, Mustafa Kemal awalnya menderita penyakit kulit. Namun, Mustafa Kemal menderita penyakit tambahan yakni malaria, lever, dan penyakit kelamin.
    Dokter pribadinya pun memberi salep dan dioleskan di kulitnya yg luka karena garukan dari kukunya.
    DR Abdullah ‘Azzam dalam bukunya Al Manaratul Mafqudah, menjelaskan prosesi ajal Mustafa Kemal Ataturk yg mengerikan, Menurut DR Abdullah ‘Azzam, sebuah cairan berkumpul di perutnya secara kronis. Ingatannya melemah, darah mulai mengalir dari hidungnya tanpa henti.
    Untuk mengeluarkan cairan dalam tubuhnya, dokterpun menusuk jarum di perutnya, tapi hasilnya perutnya membusung dan kedua kakinya bengkak. Wajahnya pun menjadi pucat pasi dan terlihat seperti tengkorak.
    Mustafa Kemal, yg sedang sakit menderita itu, kesehariannya dilingkupi rasa panas yg luar biasa. Bahkan, gatal-gatal dari tubuhnya semakin menjadi-jadi, hingga dia merasa tak tahan lalu menjerit sampai terdengar di seluruh istana.
    Para pekerja istana, sangat ketakutan, ketika Mustafa Kemal sudah menjerit karena kesakitan. Badannya yg panas, hingga melebihi suhu normal, membuatnya tak mau masuk istana.
    Dia minta dibawa ke tengah-tengah laut utk menurunkan suhu tubuhnya. Tapi, suhu tubuhnya selalu naik, dan malah panas.
    Syaikh DR. Sayyid Husein Al Affani, dlm kitabnya Al Jaza Min Jinsil Amal, mengisahkan bahwa sebenarnya Mustafa Kemal sudah mulai menderita kanker hati pada tahun 1936.
    Tapi, anehnya para dokter yg mendiagosa, baru mengetahui Mustafa Kemal terkena kanker hati pada tahun 1938.
    Dan puncaknya, pada pagi hari tanggal 10 November 1938, Mustafa Kemal dinyatakan mati oleh tim dokter. Sakaratul maut yg amat mengerikan bagi pengkhianat dan penghancur Khilafah Utsmani.
    Bahkan, ketika akan proses pemakaman pun, para ulama Turki menolak untuk menyolatkan jenazah busuk Mustafa Kemal.
    Baru dihari ke-9, atas desakan dan permintaan dari adik perempuan Mustafa Kemal, barulah para ulama dan rakyat Turki mengkafani, menyolatkan, dan menguburkan Mustafa Kemal.
    Tapi, naas, ketika jenazahnya akan dimasukkan ke bumi, jenazahnya terlempar ke atas.
    Para peziarah dibuat repot oleh hal ini, utk para ulama sepakat untuk menimbun jenazah Mustafa Kemal dengan bebatuan di bukit di Ankara.
    Baru setelah 15 tahun matinya Mustafa Kemal, jenazahnya kembali utk dikubur. Tapi lagi-lagi, bumi menolak jenazah Mustafa Kemal. Hingga akhirnya, jenazah Mustafa Kemal dimasukkan ke dalam museum Etnagrafi di Ankara, Turki. Jenazahnya ditimbun dengan bebatuan marmer yg bobotnya sampai 44 ton.
    Dan, jika Anda pergi ke museum Etnagrafi di Turki utk melihat makam Mustafa Kemal,
    para pemandu museum pasti akan menyemprotkan parfum yg paling wangi ke pakaian Anda.
    Sebab, jika Anda sudah mendekati makam Mustafa Kemal, pasti akan tercium bau yg lebih busuk dari bangkai. Pihak museum pun mengakui, jika sumber bau busuk itu bukan dari WC atau septictank yg bocor, melainkan di areal makam Mustafa Kemal Attaturk.
    Kisah ini memberikan i’tibar. Seperti kata beberapa ulama, kalau kamu benci dan mencoba menjegal Khilafah, maka kamu akan melawan Allah. Lihat, kematian yg mengerikan menimpa Mustafa Kemal Attaturk, si penjegal dan penghancur Khilafah Utsmani.
    Aroma bau yang terus keluar dari makam Mustafa Kemal, adalah cara Allah memperingatkan kepada siapa saja, yang mencoba sombong dengan kekuasaannya dan melawan syariat-Nya, maka dia akan mendapatkan kematian yg terhina !!!
    Wallahu’alam bisshowwab
    (Emha Ainun Nadjib)
  • JQH NU PAC JETIS di pelantikan pengurus MWCNU JETIS MOJOKERTO 2021 — 2026

    JQH NU PAC JETIS di pelantikan pengurus MWCNU JETIS MOJOKERTO 2021 — 2026

    Sorbansantri.com –Jamiyyatul qurro wal huffadz (JQH) mengawali prosesi acara pelantikan MWCNU JETIS MOJOKERTO dengan KHOTMIL QUR’AN, yang di mulai ba’da sholat jum’at di aula gedung kantor MWCNU JETIS(05/03/2021), setelah bulan kemarin di adakan konferensi dengan hasil H. USAIL S.Pd.I sebagai ketua tanfidziyah dan KH. SHOLIKIN S.Pd.I sebagai rois.

    Ketua JQH Ustadz SAMAN HUDI Al Hafidz saat di wawancarai team sorban menginformasikan bahwa KHOTMIL QUR’AN di adakan pada prosesi acara pelantikan ini barokahnya mudah mudahan pengurus yang akan di lantik bisa mengemban tugas dan membawa NU lebih baik, barokahnya juga kami tujukan kepada para pendiri NAHDLOTUL ULAMA dan ahli kubur sekecamatan jetis dan mudah mudahan acara pelantikan berjalan lancar

    SORBANSANTRI.COM
    Ustadz SAMAN HUDI Al Hafidz bersama jamaah JQH

    Masih menurut beliau JQH akan mengadakan kegiatan setiap bulan biar semua anggota bisa semakin semangat dan kompak.

    H. SUMARGI selaku ketua panitia ikut menginformasikan bahwa pelantikan periode ini kami awali dengan KHOTMIL QUR’AN setelah sholat jum’at, setelah itu akan di lanjutkan dengan dzikir bersama sekitar jam 21:00wib sampai dini hari, puncak acara di mulai sekitar jam 09:00wib besok pagi, semua peserta dan tamu undangan akan tetap mematuhi protokol kesehatan dan semua sudah di siapkan oleh panitia.

    SORBANSANTRI.COM
    H. SUMARGI ketua panitia bersama sahabatnya

    Untuk tamu undangan dari panitia, perwakilan pengurus PCNU KAB MOJOKERTO, MUSPIKA Kecamatan Jetis, DPRD dari fraksi PKB serta perwakilan BANOM dan LEMBAGA se MWCNU Jetis. (Dikin sorban)

  • Ilmu Ngemis Kui Hakekate Ora Apik

    Ilmu Ngemis Kui Hakekate Ora Apik

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – ilmu ngemis kui Hakekate ora apik kecuali mung Ngemis marang sing kuwoso,

    كَيْفَ يُشْرِقُ قَلْبٌ؛ صُوَرُ الأَكْوانِ مُنْطَبِعَةٌ في مِرْآتهِ¿؟..
    bagaimana hati dapat bersinar, sementara gambar-gambar duniawi tetap terlukis dalam cermin hati itu?

    لم يَخلقْ اللهُ شيئاً أقوى من الدعاء ؛ جَعَلَهُ أقوى حتّى مِن أقْدارِه .

    Tuhan tdk menciptakan sesuatu yg lbh kuat dari doa..membuatnya lbh kuat bahkan melebihi takdirnya..

    رُبَّما وَرَدَتْ عَلَيْكَ الأنْوارُ فَوَجَدَتِ القَلْبَ مَحْشُوّاً بِصُوَرِ الآثارِ فَارْتَحَلَتْ مِنْ حَيْثُ نَزَلَتْ.

    Kadang cahaya-cahaya mendatangimu, namun mereka menemukan hatimu masih dipenuhi dengan hal-hal yang bersifat duniawi. Maka, cahaya-cahaya itu kembali ketempat semula. Oleh karena itu, kosongkan hatimu dari segala sesuatu selain Allah, maka Allah akan memenuhinya dengan pengetahuan dan rahasia.

    أنْوارٌ أُذِنَ لَها في الوُصولِ وَأَْنوارٌ أُذِنَ لَها في الدُّخولِ.

    Ada cahaya yang hanya diizinkan Allah untuk sampai ke hati, dan ada pula cahaya yang di izinkan Allah untuk masuk ke dalam hati. (abi sorban)

  • NU ADALAH ORMAS PALING ANEH DI DUNIA

    NU ADALAH ORMAS PALING ANEH DI DUNIA

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com –
    Itulah sekelumit ulasan Prof Alan Nielsen, seorang pengamat inteljen Barat. Bagaimana tidak? Sejak kelahirannya, NU selalu difitnah dan diintimidasi dan ingin dihabisi keberadaannya.
    Mulai tahun 1955-1998, pergerakan dakwah dan politiknya diawasi super ketat oleh penguasa, sehingga ingin mengadakan pengajian minta ijin sulitnya minta ampun, dan NU tak diberi ruang sedikitpun untuk menghidupkan “strukturalnya” .
    Ia mengibaratkan “NU itu ibarat manusia yang dipotong lehernya tapi ia masih bisa berlari dan hidup”, padahal jika organisasi apapun akan hancur jika di habisi kepalanya (strukturnya).
    Nazi, NII, NI, Masyumi, PKI, dan banyak lagi, semua tinggal nama. Tapi tidak dengan NU yang masih tetep eksis dan berkembang pesat hingga sekarang, yang terjadi malah sebaliknya, “siapa yang memusuhi NU akan hancur dengan sendirinya.”
    Sejarah membuktikan organisasi-organisasi terdahulu yang hancur itu karna mereka selalu memusuhi NU, mulai dari PKI ,Masyumi, DII, TII, NII, bahkan orde baru yang mengintimidasi NU selama 32 tahun pun kini hanya tinggal nama.
    Maka sesungguhnya andai NU ini sebagai organisasi yang bukan didirikan oleh para ulama/aulia dan bukan organisasi yang diridhoi Allah tentu NU sudah hancur sejak dari dulu.
    Saudi dan sekutunya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 5 tahun untuk meluluh lantakkan Irak, Libya, Suriah, Afganistan, tapi ia tak mampu menguasai indonesia meski telah menghabiskan milyaran dollar, karna di NKRI masih ada sebuah organisasi yang bernama NU. (abi sorban)
  • Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Islam Salafi di Kuala Lumpur

    Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Islam Salafi di Kuala Lumpur

    • Menteri Agama Malaysia Mujahid Yusof Rawa
      Menteri Agama Malaysia Mujahid Yusof Rawa

    Menteri urusan Agama Malaysia, Mujahid Yusof Rawa saat merespon statemen Zakir Naik, pemimpin Salafi India yang berdomisili di Malaysia mengungkapkan, Islam yang disebarkan Zakir Naik tidak mendapat tempat di negara ini.

    IRNA Selasa (25/9) melaporkan, Mujahid Yusof Rawa dalam sebuah seminar dengan tema Islam dan Kedalanya di Masyarakat Multietnis mengkritik pidato Zakir Naik terkait pelecehan terhadap seluruh agama.

    Seraya mengisyaratkan sejumlah statemen Zakir Naik, Rawa menjelaskan, tidak boleh melecehkan dan menghina agama lain baik itu di pidato maupun statemen. Yang seharusnya menurut Rawa adalah dakwa Islam harus dilakukan dengan metode yang moderat dan seimbang.

    SORBANSANTRI.COM
    Zakir Naik

    Menteri Agama Malaysia menilai rahasia kesuksesan dakwah Islam di masa lalu adalah tidak menyerang agaman lain. Ia menjelaskan, Islam agama kasih sayang dan tidak ada tempat pelecehan kepada agama lain di Islam.

    Naik diusir dari India tahun 2016 karena didakwa menyebarkan ideologi Salafi dan Wahabi. Ia juga didakwa melakukan pidato propagandis yang berujung pada serangan teror di Dhaka tahun 2016. Insiden teror tersebut menewaskan 22 orang. (MF)

    (SUMBER)

  • KYAI NAWAWI YANG MENEPATI JANJI

    KYAI NAWAWI YANG MENEPATI JANJI

    SORBANSANTRI.COMKisah pemakaman Syuhada Kemerdekaan

    Selasa, 23 Agustus 1946, Mojokerto diliputi duka. Seorang syuhada telah tiada, pergi menghadap padanya. Keinginannya untuk gugur di medan perjuangan tercapai dan kepergiannya diiringi berjuta doa.

    Kyai Nawawi adalah Rois Syuriah NU Mojokerto kedua setelah meninggalnya Kyai Zainal Alim. Kyai berpostur kecil itu dikenal memiliki keberanian yang besar. Meskipun menduduki berbagai jabatan tetapi dia tidak pernah tinggal diam di garis belakang. Beliau lebih senang ikut bertempur di garis depan untuk memberi tauladan pada anak buahnya, para anggota Lasykar Sabilillah Mojokerto yang dipimpinnya.

    Kerap kali ulama asal Desa Kemantren Mojokerto itu berkata, “Kalau kalian kurang giat saya pimpin, kalian akan saya tinggal. Saya ingin bertemu bidadari di akhirat nanti..”. Kalimat yang beliau tunjukkan dengan menolak mundur ketika lawan mengepungnya di dusun Botokan Desa Plembungan Sukodono Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 22 Agustus 1946.

    Pada tubuhnya terdapat beberapa tusukan bayonet, salah satunya tepat di lehernya. Darah segar terus mengucur dari tubuhnya. Kyai pemberani itu memang menjadi incaran lawan. Dan hari itu, di belakang rumah H. Nur Hasan, jenazahnya diketemukan.

    Jasad Kyai Nawawi berhasil diselamatkan setelah pasukan pejuang membunuh semua pasukan lawan yang mengeroyok sang kyai. Pada hari itu juga jenazahnya dibawa pulang ke Mojokerto.

    Gugurnya Kyai Nawawi cepat menyebar di daerah asalnya. Ribuan orang sudah menyambut memenuhi halaman stasiun Mojokerto. Ketika diturunkan dari gerbong kereta api yang membawanya dari stasiun Tarik langsung disambut dengan Isak tangis kesedihan. Cucuran air mata yang berbaur dengan tetesan darah segar yang masih keluar saat Kyai Nawawi dibawa ke langgar Jagalan, rumahnya.

    Esok pagi, pemakaman sudah ditetapkan. Keluarga beliau memilih komplek pemakaman umum Losari Gedeg sebagai tempat peristirahatan terakhirnya. Tawaran untuk dimakamkan di Taman Bahagia Mojokerto, sekarang disebut Taman Makam Pahlawan Gajah Mada, ditolak dengan alasan pesan Kyai Nawawi yang ingin dimakamkan bersama warga lainnya. Ya, beliau ingin tetap bersama warga lainnya sebagai orang biasa.

    Proses pemakaman berlangsung haru. Ribuan pelayat berdatangan dari berbagai penjuru. Saat keranda diberangkatkan, pengiring berjejal di sepanjang jalanan dari rumah hingga komplek makam yang berjarak sekitar 2 kilo meter tersebut. Saking banyaknya orang, untuk masuk dan menyaksikan pemakaman pun sulit sekali.

    Upacara pemakaman dipimpin oleh Kyai Abdul Ghani, penghulu Mojokerto. Para pejabat pemerintahan dan komandan militer ikut menyaksikan untuk memberi penghormatan terakhir pada Kyai yang berprofesi sebagai tukang jahit tersebut. Dan ribuan orang menjadi saksi bahwa beliau adalah syuhada yang gugur membela negeri. Kyai Nawawi menepati janji sekaligus menunjukkan bagaimana melaksanakan Fatwa Jihad gurunya, Mbah Hasyim Asy’ari.

    Besarnya perhatian rakyat Mojokerto saat pemakaman berlangsung menunjukkan betapa beliau sangat dihormati. Sebagai tokoh penting kala itu, Kyai Nawawi tidak segan mendampingi langsung para pejuang republik bertempur di garis depan. Wafatnya beliau sedemikian heroik dengan tidak menyerah meski telah dikepung musuh. Pada akhirnya, seperti yang dinadzarkannya, Kyai Nawawi memenuhi takdirnya sebagai syuhada, syahid di medan laga

    Untuk mengenang jasa Kyai Nawawi dibuatlah monumen sederhana di lokasi gugurnya sang Syuhada. Monumen itu dibuat atas prakarsa Kyai Achyat Chalimy, Ketua NU Mojokerto yang sekaligus meresmikannya dengan menandatangani prasasti.

    Sumber: Serpihan Catatan Ayuhanafiq

  • Yang terlupakan dan dilupakan oleh “Mereka Disana”

    Yang terlupakan dan dilupakan oleh “Mereka Disana”

    Infokom NU Mojokerto: Kami tetap ber-ziarah meskipun pengikut engkau tidak men-ziarahimu

    Karena kami tahu engkau pahlawan Bangsa yang sealiran,seaqidah dan seguru dengan maha guru Kami. Meskipun generasi pengikut engkau telah sedikit demi sedikit membelokan ajaran Aqidahmu. Semoga Engkau dikumpulkan dan dipertemukan dengan Maha guru kami ditempat yang sangat Mulia. AMIN….

    AL FATIHAH.

    By.Chisbulloh/Irul infokom

  • SENJATA YANG BIKIN JERA LASKAR HIZBULLAH DI PERTEMPURAN PACET

    SENJATA YANG BIKIN JERA LASKAR HIZBULLAH DI PERTEMPURAN PACET

    Tidak menyangka jika mortir yang sudah diarahkan pada posisi lawan itu tidak bisa jalan. Tiba tiba ledakan terjadi dan laras senjata pelontar mortir itu meledak keras. Akibatnya, lima orang pejuang yang ada di dekat ledakan mortir harus kehilangan nyawa. Mereka gugur bukan karena peluru musuh, nyawa para pejuang melayang sebab senjata buatan sendiri.

    Kisahnya….

    Udara dingin menyelimuti kawasan Pacet Mojokerto. Pada gelap malam beberapa orang mengendap-endap ditepian jalan. Seolah tidak ingin langkahnya terdengar orang lain. Sebentar lagi matahari akan muncul dari balik pepohonan di Pacet Mojokerto. Matahari saat itu juga menandakan bahwa tahun sudah berganti, tanggal 1 Januari 1949. Suasana senyap karena semalam ada pesta di kota kecil di lereng gunung Welirang yang berhawa dingin. Serdadu Belanda yang ada di sana masih lelap dalam mimpi setelah menggelar pesta akhir tahun, atau mungkin mereka sedang mabok minuman keras yang disajikan dalam pesta tersebut. Satu regu serdadu dibawah pimpinan Kapten Schumacher tidak menyadari jika mereka telah dikepung para pejuang.

    Pada kegelapan malam, kesatuan tempur Batalyon 42 yang lebih dikenal dengan nama Bn Mansyur menyiapkan posisi. Sebuah bangunan villa yang digunakan sebagai markas oleh KNIL dikepung rapat. Selain itu, Mayor Mansyur juga telah membagi anggotanya menjaga ruas jalan dari arah Mojokerto dan Mojosari ke arah Pacet. Hari itu kesatuan tempur yang berasal dari Lasykar Hizbullah ingin memberi kado tahun baru pada musuhnya, penjajah Belanda. Selain itu, Mayor Mansyur Solikhi, komandan batalyon 42 juga ingin membalas serangan udara Belanda di Gumeng yang menyebabkan gugurnya puluhan orang pejuang.

    Ketika fajar mulai menyingsing, aba-aba memulai tembakan diberikan. Suara tembakan dengan peluru yang diarahkan pada markas serdadu Belanda membuat penghuninya gelagapan. Beberapa diantara serdadu yang rata rata berusia muda itu tumbang tersambar peluru pejuang. Beberapa diantara mereka berhasil meraih senjata dan mencoba memberi perlawanan dengan membalas tembakan. Namun efek minuman keras belum sepenuhnya hilang sehingga bidikan mereka tidak tepat sasaran. Dalam kondisi tubuh setengah sadar semacam itu maka sebagus apapun senjata mereka menjadi tidak berguna. Asrama serdadu Belanda menjadi tempat mereka meregang nyawa. Satu persatu mereka tewas tepat di hari pertama tahun 1949. Tidak sampai satu jam tembakan dari markas lawan terdiam. Para pejuang mulai maju memeriksa keadaan, tetap dengan kesiagaan. Sebagian lawan yang mencoba bersembunyi berhasil diketahui dan dihajar tembakan juga. Seluruh serdadu Belanda di Pacet tumpas.

    Rupanya, sebelum meninggal dunia, mereka telah menghubungi Markas induk pasukannya. Maka tidak lama kemudian datanglah bantuan dari arah Pangeran dan juga dari jurusan Mojosari. Tujuannya jelas untuk menyelamatkan kawannya yang sedang diserang pejuang Hizbullah itu. Kedatangan mereka segera dihadang oleh para pejuang yang memang sudah menduga akan kehadiran mereka.

    Dari arah Pugeran, pasukan Belanda datang dengan mengendarai beberapa truk. Ketika sampai di desa Kemiri pejuang menyambutnya dengan tembakan dari senjata tinggalan Jepang dan senjata rampasan lawan. Truk musuh berhenti dan penumpangnya berhamburan mengambil posisi. Tetapi situasi dan tempat yang diambil pejuang lebih menguntungkan. Dengan posisi terbuka dengan mudah musuh menjadi sasaran tembakan. Mereka kemudian mundur dengan membawa serdadu yang luka atau mungkin juga meninggal dunia.

    Pertempuran hebat terjadi pada jalur arah Mojosari. Pasukan Belanda datang bukan hanya mengendarai truk, mereka juga membawa tank dan panser. Para pejuang menggunakan batu besar dan pematang sawah.sebagai perlindungan dengan gencar menghujani tembakan. Sebuah senjata kaliber 20 mm berhasil menghambat laju lawan. Panser yang berjalan di depan pasukan terpaksa berhenti oleh tembakan senapan mesin pejuang. Tembak menembak dengan sengitnya terjadi. Hari mulai siang, pertarungan senjata belum juga berhenti.

    Tiba-tiba di langit Pacet menderu dua pesawat pemburu Mustang buatan Amerika yang dimiliki angkatan udara Belanda. Melihat itu, senapan mesin 20 mm segera diarahkan ke udara. Peluru menghambur dari pesawat itu menghujani para pejuang. Meski merepotkan namun peluru lawan tidak ada yang menemui sasaran. Ketika pesawat dengan cocor dicat merah itu berputar dan siap kembali menyerang, satu diantaranya jatuh diterjang peluru kaliber 20 mm. Satu lainnya memilih kembali ke pangkalannya di Surabaya.

    Konsentrasi pertempuran kembali ke daratan. Pasukan lawan mulai menggunakan meriam untuk mendesak posisi pejuang republik yang bertahan dibalik bebatuan. Mendapat serangan senjata berat, para pejuang tidak mau kalah. Kompi pejuang yang menghadang itu juga memiliki sebuah pelontar mortir. Senjata itu didapatkan dari pembagian markas tentara pimpinan Mayor Jendral Soengkono bikinan pabrik Mrican Kediri. Beberapa orang pejuang menyiapkan mortir. Setelah bidikan dianggap tepat, peluru mortir dimasukkan ke larasnya. Sayang peluru mortir tidak terlontar, bahkan peluru itu meledak pada larasnya. Lima orang pejuang gugur dalam insiden tersebut.

    Akhirnya, ketika hari menjelang senja, musuh memilih mundur balik ke Mojosari. Pertempuran yang berlangsung sepanjang hari itu dimenangkan pejuang dari batalyon Mansyur. Kemenangan gemilang karena berhasil menguasai Pacet. Selain itu, sebuah pesawat cocor merah dapat ditembak jatuh. Pesawat itu cukup ditakuti sebab telah membawa banyak korban pada pejuang, salah satunya di Gumeng. Keberhasilan menembak jatuh pesawat itu menjadi sebuah kebanggaan. Tentu mereka juga bangga dapat mengalahkan puluhan serdadu musuh yang ditempatkan di Pacet. Korban lain, baik luka ataupun meninggal di Kemiri maupun Pandanarum tidak diketahui karena musuh bisa mengevakuasinya.

    Seharusnya tidak ada korban jiwa dari batalyon Mansyur seandainya tidak ada insiden ledakan mortir milik sendiri. Karena kecelakaan itu Mayor Mansyur tidak mau lagi menggunakan senjata pelontar mortir buatan Mrican tersebut. Para pejuang dari Hizbullah jera dan khawatir peristiwa semacam itu terulang lagi. Mereka jelas tidak ingin ada lagi korban sia-sia.

    Senjata pelontar bom buatan Mrican itu memang dimodifikasi dari bahan yang ada disekitarnya. Komponen tidak dibuat khusus untuk kebutuhan senjata. Larasnya mengginakan bekas tiang telepon yang dipotongbyang kadang tidak presisi dengan ukuran pelurunya. Meskipun dikerjakan dengan perlatan seadanya oleh para pelajar sekolah teknik, mortir semacam itu cukup membantu mencukupi kebutuhan senjata bagi prajurit republik. Insiden pecahnya laras mortir mungkin bukan yang pertama. Mungkin juga di kesaruan lainnya mortir Mrican bisa beroperasi tanpa kendala

    Pada waktu membuat buku tentang Hizbullah Mojokerto, saya penasaran pada bentuk fisik mortir Mrican. Dan baru tahu saat berkunjung ke museum brawijaya Malang. Ada satu mortir buatan benkel PG Mrican dipajang di sana.

    SORBANSANTRI.COM

    Sumber: Serpihan Catatan Ayuhanafiq