Kategori: Peristiwa

kejadian atau kejadian yang terjadi dalam suatu periode waktu tertentu. Peristiwa dapat berupa apa pun, mulai dari peristiwa alam seperti gempa bumi atau badai, peristiwa politik seperti pemilihan umum atau demonstrasi, peristiwa sosial seperti perayaan budaya atau kampanye amal, hingga peristiwa kehidupan sehari-hari seperti pernikahan atau kelahiran. Peristiwa seringkali menjadi fokus liputan berita karena relevansinya dengan kehidupan masyarakat dan potensinya untuk memberikan informasi yang penting atau menarik bagi orang banyak.

  • Amankan Berkas dan Data, Ranting NU Pacet Membeli Almari Inventaris

    Amankan Berkas dan Data, Ranting NU Pacet Membeli Almari Inventaris

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, Graha NU Pacet. Langka menarik dilakukan oleh MWCNU Pacet. Dalam rangka mengamankan berkas dan inventaris ranting NU, MWCNU Pacet menghimbau kepada ketua ranting NU se kecamatan Pacet yang sudah menerima dana subsidi operasional dari PCNU Mojokerto agar dirupakan almari khusus sebagai tempat aman menyimpan berkas Ranting NU.

    Hal ini disampaikan oleh ketua MWCNU Pacet, H M Yusuf dalam sambutannya ketika menyerahkan dana subsidi dari PCNU Kab Mojokerto kepada 20 ranting NU di Graha NU Pacet (2/5/2020).

    “Ini merupakan usulan dari bpk Agus Santoso selaku sekretaris MWCNU Pacet yang prihatin melihat ketua Ranting yang sering lupa menyimpan SK, surat surat, bendera NU, stempel dan lain lain. Kadang malah hilang. Akhirnya pak Agus mengusulkan agar dana subsidi operasional dari PCNU tahun ini dirupakan almari saja”, cerita ketua MWCNU Pacet dua periode tersebut.

    Hal semacam ini patut direspon secara positif karena semua ranting NU di kecamatan Pacet belum mempunyai kantor resmi. “Minimal mereka mempunyai almari khusus untuk menyimpan berkas, atk, dan inventaris ranting, tidak di almari pribadi sehingga mudah untuk mencarinya”. Terang sekretaris MWCNU Pacet ketika dikonfirmasi.

    Meskipun demikian, MWCNU Pacet tidak memaksa apabila ada ketua ranting yang belum berkenan membeli almari untuk berkas ranting tersebut. “Ini sifatnya himbauan, karena dana yang diterima ranting dari PCNU sepenuhnya menjadi hak dan wewenang ranting untuk menggunakannya sesuai kebutuhan ranting, bukan wewenang MWC”, tegasnya beralasan.

    Sementara itu sesuai kesepakatan para ketua ranting NU, dana 1 juta dari PCNU tiap ranting langsung diambil 100 ribu rupiah untuk diinfaqkan ke Posko MWCNU Pacet peduli covid19. Dengan demikian total dana yang disumbangkan sebesar 2 juta rupiah dari 20 desa/ranting.

    Rencananya infaq yang sudah terkumpul di Posko NU peduli covid19 Pacet akan disalurkan ke masyarakat miskin terdampak covid19 pada tanggal 6 Mei 2020. (Agus sekr)

  • Demi Selamatkan Aset Waqaf, 10 Masjid-Musholla Desa Tanjungkenongo Pacet Ikrar Waqaf Bernadzir MWCNU Pacet

    Demi Selamatkan Aset Waqaf, 10 Masjid-Musholla Desa Tanjungkenongo Pacet Ikrar Waqaf Bernadzir MWCNU Pacet

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, Graha NU Pacet. Pagi ini (Rabu 6 Mei 2020) bertepatan dengan tanggal 13 Ramadlan 1441 H, sejumlah masjid dan musholla di wilayah kecamatan Pacet melakukan ikrar waqaf. Menariknya, ikrar waqaf tersebut menggunakan nadzir MWCNU Pacet. Tepatnya di desa Tanjungkenongo kecamatan Pacet.

    Ini merupakan langkah positif yang diambil oleh ketua ranting dan waqif yang dengan kesadarannya memercayakan nadzir waqaf kepada MWCNU Pacet demi untuk menyelamatkan aset warga NU dan kelangsungan peribadatan yang sesuai dengan aswaja an nahdliyah.

    Ketika dikonfirmasi, H M Yusuf yang didampingi oleh KH Suyadi (Katib), Agus Santoso (Sekretaris) dan H Santoso (Bendahara) mengatakan bahwa ini merupakan keberhasilan dan kemajuan warga nahdliyin kecamatan Pacet. Setelah diadakan sosialisasi secara kontinyu ke ranting ranting, sedikit demi sedikit mulai banyak masjid dan musholla yang waqafnya beralih dari nadzir perseorangan ke nadzir NU.

    Tak tanggung tanggung, pagi ini ada 2 masjid dan 8 musholla yang ikrar waqaf dengan nadzir MWCNU Pacet. Semuanya ada di wilayah desa Tanjungkenongo. Dipimpin oleh kepala KUA Pacet, Abdul Kholiq, Ikrar waqaf itu dilaksanakan di Balai Desa Tanjungkenongo. Dalam sambutannya, kepala Desa Tanjungkenongo, Ahmad Hariadi sangat mendukung kegiatan ini baik untuk kepentingan NU maupun masyarakatnya.

    Kesepuluh masjid dan musholla tersebut adalah : Musholla al Amin Glinsem, masjid Darussalam Balongkenongo, musholla Darussalam Sumberglagah, musholla Almustakim Sumberglagah, musholla Al istiqomah Balongkenongo, musholla Al Ikhlas Balongkenongo, musholla Ar Rohman 1 dan 2 Tanjunganom, musholla Darul Mukmin Balongkenongo, dan masjid Nurus Shobah Tanjungsari.

    Ketua ranting NU desa Tanjungkenongo, M. Sulton Maarif mewakili waqif dan warga NU sangat berterima kasih atas kesediaan MWCNU Pacet menjadi nadzir waqaf demi lestarinya kegiatan dan aset masjid/musholla di desanya. Apalagi setiap ikrar waqaf selesai dibaca, didoakan oleh KH Suyadi Tamsir selaku katib syuriah MWCNU Pacet.

    Dengan demikian, di kecamatan Pacet  total masjid/musholla/TPQ yang waqafnya menggunakan nadzir NU berjumlah 15 lembaga. (Agus sekr)

  • DIDI KEMPOT SUMBANG DANA COVID LEWAT PBNU SENILAI 2.092.500.000

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Dionisius Prasetyo atau lebih dikenal dengan nama panggung Didi Kempot adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu campursari dan congdut dari Surakarta. Didi Kempot merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel. Didi Kempot merupakan adik kandung dari Mamiek Prakoso, pelawak senior Srimulat.

    Alhamdulillah, PBNU Telah melakukan serah terima dana donasi Covid-19 dari Kang Didi Kempot dan rekan-rekan Sobat Ambyar melalui Rumah Amal Didi Kempot sebesar Rp. 2.092.500.000 (2 milyar 92 juta 500 ribu).

     

    Selanjutnya, dana donasi tersebut akan disalurkan oleh tim PBNU kepada masyarakat yang berhak sesuai aturan yang berlaku untuk membantu penanggulangan Covid-19 di Indonesia.

    Saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kang Didi Kempot, tim dan para donatur. Semoga dana donasi tersebut bisa menjadi amal yang berkah dan bermanfaat bagi Kang Didi Kempot, rekan-rekan Sobat Ambyar dan khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.MAS DIDI KEMPOT semoga khusnul khotimah…. Aamiin.
    (abi surban)

  • ASYIK NGE-BULLY, LUPA AIB DIRI

    ASYIK NGE-BULLY, LUPA AIB DIRI

    SORBANSANTRI.COM

    Masa depan adalah perkara ghaib, rahasia Allah SWT yang tersembunyi dari pengetahuan kita. Kapan pandemi Covid-19 berakhir? Siapa yang akan menjadi Presiden setelah Pak Jokowi? Kapan negara Amerika dan Israel hancur? Dari harakah mana nanti yang akan menaklukkan kota Roma? Ini di antara perkara ghaib yang menyibukkan sebagian orang.

    Sebagian dari mereka menghabiskan waktu, tenaga dan harta untuk menyingkap rahasia ghaib masa depan dengan menggunakan berbagai macam pisau analisa. Sebagian lagi sibuk membuat dan menyebarkan narasi. Berdebat melampaui batas-batas adab dan akhlak. Memaki pihak lain. Membuat fitnah. Dan membuka aib kelompok yang berseberangan sambil melupakan masalah penting yang ada dalam dirinya.

    Masalah penting yang ada dalam diri semua orang, soal nasibnya setelah mati. Bagaimana keadaannya di alam kubur. Tentang dosa dan aibnya. Syaikh Ibnu ‘Atha’illah mengingatkan: “Manusia paling bodoh adalah yang meninggalkan keyakinan terhadap apa yang dimilikinya, demi dugaan terhadap apa yang ada di sisi manusia”.

    Kata Syaikh Zarruq, keyakinan terhadap apa yang dimiliki adalah keyakinan terhadap dosa dam segala cacat atau aibnya. Ia bodoh karena mengabaikan keyakinannya atas kekurangan, kelemahan, keterbatasan dan keburukan dirinya. Kemudian ia menyangka pada diri orang lain ada kebaikan yang sesungguhnya yang bukan hakikat dirinya dan bukan pula hakikat orang lain.

    Syaikh Zarruq melanjutkan, aib adalah segala sesuatu yang meniscayakan kekurangan dan kerusakan. Aib disebabkan kemaksiatan dan keburukan pada perbuatan, adab dan akhlak, baik yang berhubungan dengan Allah maupun makhluk.

    Lalu Syaikh Ibnu ‘Atha’illah mengatakan: “Perhatianmu terhadap aib yang tersembunyi dalam diri lebih baik daripada perhatianmu terhadap keghaiban yang terhalang darimu.”

    Menurut Syaikh Zarruq, ada tiga alasan mengapa memperhatikan aib diri sendiri lebih utama daripada memperhatikan perkara ghaib: Pertama, menyibukkan diri dengan aib sendiri adalah kewajiban menurut adab. Kedua, orang yang menyibukkan diri dengan aib sendiri berupaya meraih kesempurnaan. Ketiga, orang yang menyibukkan diri dengan aib sendiri berarti menunaikan hak-hak rububiyah.

    Karakter nafsu adalah mengabaikan aib dan mengutamakan mencari hal ghaib. Padahal yang sepatutnya dilakukan seorang hamba adalah kebalikannya. Syaikh Abul Hasan asy-Syadziliy berujar: “Jika Allah hendak menghinakan seorang hamba dalam diam dan geraknya, Dia akan menempatkan hasrat dan nafsu di hadapannya.”

    Masa depan adalah perkara ghaib. Sepenuhnya di tangan Allah swt. Kewajiban kita merencanakan kebaikan-kebaikan. Nge-bully orang yang berbeda harapan tentang masa depan, apalagi sampai jatuh kepada perbuatan haram, itu perbuatan bodoh yang tidak layak bagi semua insan.

    Sumber : Ayik Heriansyah
    Pengurus LD PWNU Jabar

  • FPI MINTA MAAF SOAL OBRAK-ABRIK WARUNG KECIL DI MEDAN SUMUT

    FPI MINTA MAAF SOAL OBRAK-ABRIK WARUNG KECIL DI MEDAN SUMUT

    SORBANSANTRI.COM
    oknum FPI di kantor Polisi

    cyberaswaja.online- Setelah videonya sempat viral, FPI sumatera utara saat dilakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Akhirnya Meminta Maaf, Sebelumnya beredar video viral FPI mengobrak-abrik warung kelontong atau kedai kopi kasyarakat kecil di salah satu daerah medan videonya viral di grup-grup daerah medan.

    Motif peristiwa tersebut kemungkinan karna FPI marah melihat warung kelontong tersebut tetap buka di saat bulan puasa, menurut pemilik warung dan warga sekitar, lebih banyak warga di wilayah tersebut yang beragama non muslim, jadi buka nya warung tersebut tidak lebih untuk mereka yang tidak menjalankan ibadah puasa, menurut pengakuan pemilik warung, dagang sudah sepi malah di obrak-abrik,

    Kecaman demi kecaman datang dari netizen yang gerah atas kesewenang-wenangan tingkah FPI, banyak warganet yang menilai bahwa ijin FPI yang masih bermasalah justru karena ulah kelompoknya sendiri.

    Oleh admin: Haddi VJB

  • MENYERU KEPADA KHILAFAH, MENYERU KEPADA MAKHLUK

    MENYERU KEPADA KHILAFAH, MENYERU KEPADA MAKHLUK

    SORBANSANTRI.COM

    Bagi seorang aktivis kawakan gerakan Islam, mengindentifikasi seseorang bergabung dengan harakah apa, cukup merasakan auranya, sudah bisa ditebak, apa harakah yang diikuti. Ada juga dengan melihat cara berpakaian dan cara berbicara. Tanpa perlu dialog panjang lebar, bisa disimpulkan harakah yang diikutinya.

    Entah kebetulan atau memang ada hukum alam, orang awam melihat wajah-wajah pejuang Khilafah umumnya tampak menyeramkan dan kusam. Wajah-wajah orang yang sedang marah dan ingin menerkam. Ketika mendengar kata “khilafah”, yang terlintas adalah wajah-wajah bengis pejuang ISIS, dan wajah-wajah sinis yang tidak simpatik dari aktivis HTI.

    Persis apa yang dikatakan Syaikh Ibnu ‘Atha’illah:

    مَا اسْتُوْدِعَ فِيْ غَيْبِ السَّرَائِرِ ظَهَرَ فِيْ شَهَادَةِ الظَّوَاهِرِ

    Apa yang tersimpan di kedalaman batin akan tampak pada penampilan lahir.
    Syaikh Zarruq menerangkan: Sebab, lahiriah segala urusan menunjukkan hakikat apa yang ada di dalam dada. Wajah menunjukkan hati. Jika hati mabuk, tandanya terlihat pada wajah yang memerah. Apa yang ada dalam diri, menampak di luar diri.

    Jika yang tersimpan dalam hati adalah kebencian, kedengkian, kedustaan, kelicikan dan kemunafikan. Ada dua hal yang tidak akan terhimpun pada seorang munafik: wajah ramah cerah dan pemahaman agama yang baik.

    Realitasnya para pejuang khilafah “berdakwah” mengajak orang kepada makhluk bukan kepada al-Khaliq. Khilafah ala ISIS dan khilafah ala HTI, keduanya merupakan produk pemikiran manusia yang bernama Abu Bakar al-Baghdadi dan Taqiyuddin an-Nabhani. Mereka berdua adalah makhluk, dan hasil pemikirannya pun adalah makhluk. Mengajak membai’at khalifah ISIS dan memperjuangkan Amir Hizbut Tahrir menjadi khalifah, berarti mengajak kepada makhluk.

    Mereka bukan mengajak dekatnya dan sampainya hati seseorang kepada Allah SWT. Syaikh Ibnu ‘Atha’illah berpesan:

    لَا تَصْحَبْ مَنْ لَا يُنْهِضُكَ حَالُهُ وَ لَا يَدُلُّكَ عَلَى اللهِ مَقَالُهُ

    Jangan kau temani orang yang keadaannya tidak membuatmu bersemangat dan ucapannya tidak membimbingmu ke jalan Allah.

    Kata Syaikh Zarruq, orang yang ahwal-nya (keadaan/suasana hati) tidak membuatmu bangkit dan yang maqal-nya (perkataan) tidak menunjukkanmu kepada Allah berarti ia tidak pernah mencapai hakikat sedikitpun. Begitu pula dengan orang yang cita-citanya tidak berpaling dari makhluk.

    Syaikh Abul Hasan asy-Syadziliy menasehati kita: “Jangan temani orang yang nafsunya mempengaruhimu, karena orang itu curang. Juga jangan temani orang yang nafsunya bisa kau pengaruhi, karena persahabatan seperti itu tidak langgeng. Temanilah orang yang ketika diingatkan, maka ia ingat kepada Allah. Sebab jika dia hadir, Allah membuatmu kaya”. Jika dia tidak ada, Allah menggantikannya. Zikirnya merupakan cahaya hati dan kesaksiannya merupakan kunci-kunci kegOleh Ayik Heriansyah
    Pengurus LD PWNU Jabaraiban.”

    Semoga Allah SWT menunjukkan kita kepada teman-teman yang ahwal dan maqal-nya bisa membangkitkan ghirah dan himmah untuk mendekat kepada Allah SWT Sang Khaliq.

    Sumber : Ayik Heriansyah
    Pengurus LD PWNU Jabar

  • MENYERANG PEMERINTAH DALAM KESEMPITAN

    MENYERANG PEMERINTAH DALAM KESEMPITAN

    SORBAN Infokom – Kita sdg merasakan getirnya serangan corona, konsentrasi pemerintah harus fokus, selain mengatasi penyakit yg memggerus kekuatan dunia, di waktu yg sama pemerintah harus mengendalikan berjalannya roda ekonomi agar tidak stug.
    Bukan pekerjaan mudah, saya tidak bisa membayangkan bgmn cara Pak Jokowi memutar pikiran pada setiap detiknya, bgmn koordinasi dgn para menteri,dan jajaranya .

    Negara dgn mayoritas agama yg selalu dekat dgn Tuhan, mengaku beradab dan teriakannya menyambangi langit ke tujuh ini ternyata banyak manusianya yg meletakkan mulutnya di jepit pantatnya, dan membiarkan otaknya pindah ke lututnya.

    SORBANSANTRI.COM

    Adalah orang-orang terpelajar seperti, FZ, Haikal Hasan, RR, SBY, AHY, dan sejenisnya, mereka tidak hentinya menyerang pemerintah seolah semua salah pemerintah ,
    Bak pepatah lama, Cermin di pajang, berkaca di celah lubang, pantulannya tak terlihat mukanya.

    Apakah mereka beradab, di tengah negara dilanda bencana yg meresahkan dunia, mereka mencari kesempatan menyerang, tak ada jeda sejak semula,
    apakah oposisi itu harus menghabisi,
    apakah mereka mengenal bangsanya, bagaimana pikirannya di tengah kesusahan mereka berdendang menyerang.
    * Lock down kata AHY yg nyukur kumisnya saja belum bs rata,
    *RR blg rakyat tdk butuh Ibu Kota Baru, rakyat butuh presiden baru, *SBY bilang rakyat tdk akan resah karena corona kalau pemerintah kredibel,
    *FZ gak usah di komen, biarkan saja sampah busuk itu menggunung dan longsor dgn sendirinya.
    *HH bukan kelas kita mengomentarinya.

    Anak bau kencur yg kelimis krn buapaknya presiden yg setengah sinden ini jadi setali tiga uang, like father jd herder.
    Dia mbacot lock down, apa dia ngerti alurnya, apa dia mikir resikonya, dia pikir terus kl bs blg lock down dia dianggap bisa, preet..mayor bekas mau ngegas, lepaslah pedalnya. Nanti saja kalau sdh pakai matic enak nyetirnya.

    SBY, apa kurang kaca sekaligus monumen Hambalang yg sengaja di sisakan Pak Jokowi agar dia selalu bisa kesana saat rindu mencari judul lagu, atau kangen saat-saat nyinden yg lalu.
    Pak Jokowi itu khabarnya tidur hanya 3 jam sehari, makan seadanya, pikirannya hanya kerja buat rakyatnya. Eh kita punya sejarah ada presiden bekas yg sempat nyinden dan 6 kali rekaman. Pertanyaannya, kapan dia kerja, kapan dia mikirin bangsanya. Tapi patut saja, kita tau apa hasilnya, ninggalin hutang yg hanya buat subsidi, dan dilunasi Jokowi.

    RR, manusia putus asa ini dari zaman Gusdur diangkat menteri lalu tergusur, zaman Jokowi di kasi kesempatan di gusur lagi, jadi kesimpulannya memang kapasitasnya gak ada, bisanya mencela tanpa analisa, ibarat anak kera di kasi pisang, ngupasnya saja dia tak bisa.

    Banyak dan ribuan alinea kl kita mau menulis cerita orang yg cuma bs mbacot gak bisa kerja, mereka hanya gaya saja, angkuh, sok kaya, pdhl asal usul hartanya gak jelas juntrungannya. Kalau yg belum kaya, teriak sampai serak ujungnya buka lapak juga.

    Marilah coba jeda mencela, bangsa ini sdg menghadapi bahaya, jangan biasakan menari diatas ring, padahal lawannya masih ngurus yg lebih penting. Pertandingan ada waktunya, jangan mengaku juara kalau bertanding tanpa lawan tanding.

    BERHENTILAH BERTERIAK YG TANPA AKHLAK, KARENA BANGSA INI SEDANG TERSEDAK.

    SIAPAPUN ANDA, KALAU MASIH DI INDONESIA, ANDA MASIH MENGHIRUP UDARANYA. JANGAN TANYA CORONA DARI MANA KARENA KITA WAJIB MENYELAMATKANNYA.

    INDONESIA DALAM BAHAYA BUKAN WAKTUNYA ANDA CARI MUKA.

    by. Iyyas Subiakto✍️

  • LAZISNU MWC NU PACET BAGIKAN HAND SANITIZER

    LAZISNU MWC NU PACET BAGIKAN HAND SANITIZER

    SORBAN Infokom – Ditengah maraknya pemberitaan dan kabar tentang virus Corona ( covid-19) Sahabat Anas Atas nama perwakilan Lazisnu MWC pacet dan Sahabat Yusril sebagai perwakilan IPNU/IPPNU Pacet, ikut berpartisipasi dalam pembagian hand sanitiser.Acara pembagian sanitizer ke masjid-masjid dimulai pukul 13.00 wib ( selesai sholat jum’at) sampai pukul 17.00 wib. (Jum’at, 27 Maret 2020)
    kegiatan tersebut dimulai dari berkumpulnnya tim di graha NU pacet ke timur sampai Desa Cembor, ke utara Desa Pandan, terakhir ke selatan Desa Pacet.

    Sasaran tujuan utama adalah masjid tiap-tiap jalur yang disebutkan tadi dan yang diutamakan masjid jalur raya yang sering didatangi jama’ah dari luar kota.
    Adapun agenda yang dilakukan adalah untuk mendukung progam NU PEDULI dalam hal tanggap covid-19 agar dapat meminimalisir penyebaran virus corona khususnya di Kawasan Pacet. Sahabat Anas berharap LAZIZNU MWC Pacet bisa berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus covid-19 dan tentunya wabah corona segera berakhir. ( red. abi SorBan Infokom )

  • SORBAN ANSOR BANSER PACET LAWAN CORONA

    SORBAN ANSOR BANSER PACET LAWAN CORONA

    SORBAN Infokom- Lawan Corona yang sedang marak dan banyak dibicarakan berbagai media sosial dan  pemberitaan yang sangat gencar-gencarnya oleh semua media baik berita online dan Offline. Ansor Banser Pacet
    Mojokerto melakukan tindakan pencegahan menghalau virus corona khususnya untuk kawasan wisata pacet dan sekitarnya.Dikarenakan penyebaran virus covid 19 atau yang lebih dikenal dengan nama corona semakin mendekati wilayah pacet yang dikenal dengan pusat wisata atau sebagai bogornya surabaya, pada hari ini Selasa, 24 Maret 2020 sorban ansor banser pacet melakukan tindakan cepat yang dimulai dari group s.k.r banser pacet di whatsapp senin malam, aksi cepat tanggap dari team banser Bagana Basada dan balantas, langsung melakukan koordinasi
    cepat dan pagi hari tadi (selasa 24 maret 2020) kegiatan lawan corona dengan pencegahan mulai berlangsung pagi pukul 07.00 wib.

    Dikarenakan semakin banyaknya dan antusias warga NU pacet dan masyarakat sekitar dalam siaga pencegahan melalui penyemprotan disinfektan, aksi tersebut harus dibagi dan diteruskan hari berikutnya. Dan alhamdulillah , aksi sorban ( ansor banser) pacet mojokerto hari ini sudah dapat 13 titik target penyemprotan. 13 titik tersebut adalah :

    1. Masjid Nurul Iman Pacet Nggapuk
    2. Pondok Pesantren Al Falah
    3. Masjid Attaubah Pacet Selatan (ngepreh)
    4. Masjid Arrahmah Pacet Selatan (nggutean)
    5. Musholla Sendi 2
    6. Masjid Baitussalam Sendi Pacet
    7. Masjid Arrahmah Podorejo
    8. Masjid Nurul Huda Treceh
    9. Musholla Baiturrohman Sukorejo
    10. TPQ Al Amin Sukorejo
    11. Masjid Alhidayah Wonokoyo Candi Watu
    12. TPQ Candi Watu

    Kegiatan tersebut Berakhir Pukul 13.00 wib. Dalam proses penyemprotan tersebut banyak anggota sorban (ansor Banser) pacet yang merasakan mata pedih karena semprotan tersebut, untuk antisipasi esok hari, diharapkan sahabat-sahabat sorban sudah sangat siap menjalani penyemprotan disinfectan melawan corona.

    Dan untuk menjaga dan mengajak masyarakat agar lebih waspada serta tanggap dengan wabah corona yang menyerang 2/3 dunia. Ansor Banser Pacet Menempelkan himbauan pada tiap-tiap tempat yang sudah disemprot
    disinfectan serta memberikan sosialisasi pencegahan corona itu bagai mana dan bagaimana cara menghindarinya. Ansor Banser Pacet memberikan wawasan pada warga mengenai penyebaran virus dari gagang pintu, tiang yang sekiranya sering banyak orang pegang, mikrofon masjid, uang / duit, ponsel, setir motor dan sebagainya. dan disarankan selalu cuci tangan, jaga wudhu, jaga Sholat 5 waktu, dan mengamalkan sunnah ” Menjauh dari wabah, serta jangan bepergian jika kena wabah “.

    [irp posts=”3661″ name=”Dalil Shokhih dan Dhoif yang bisa dijadikan sebagai hujjah menghadapi wabah penyakit”]

    Diperlukan kesadaran sosial dan ketanggapan yang tinggi dalam menghadapi wabah tersebut, seharusnya pemerintah lebih tegas dan masyarakat lebih sadar akan adanya wabah tersebut. tidak jarang dari kegiatan penyemprotan tersebut banyak menemui wisatawan  yang rata-rata plat kendaraan berasal dari zona merah wabah corona,  seperti Malang Surabaya masih banyak yang tidak menghiraukan tentang LOCK DOWN yang oleh pemerintah sudah diberlakukan,

    Mudah-mudahan bencana wabah ini segera hilang dan kita semua diberi kesehatan serta bisa mengambil hikmah dari wabah corona tersebut… Aamiin Ya Robbal’alamiin..Semangat terus sahabat Sorban (ansor banser) pacet. (red- Abi Infokom)

  • Penanaman Pohon Dan Penyemprotan Disinfektan PEMERINTAH DESA SAMBIROTO Bekerjasama Dengan GP ANSOR Dan NU Ranting Sambiroto

    Penanaman Pohon Dan Penyemprotan Disinfektan PEMERINTAH DESA SAMBIROTO Bekerjasama Dengan GP ANSOR Dan NU Ranting Sambiroto

    SORBAN Infokom – Ahad, 22 Maret 2020, Giat Bakti Sosial Dalam rangka pencegahan penyebaran Virus dan penghijauan lingkungan, PEMDES Sambiroto Kecamatan Padas Bekerjasama dengan GP ANSOR dan NU Ranting Sambiroto melakukan giat bakti sosial yaitu penanaman pohon dan penyemprotan disinfektan di lingkungan Desa Sambiroto Padas.

    Penanaman pohon di lakukan di sepanjang pinggiran jalan Desa Sambiroto dan Penyemprotan disinfektan dilakukan di tempat – tempat yang menjadi perkumpulan atau kerumunan khalayak banyak seperti Kantor Desa, Masjid, Mushola, Madin, Tempat Posyandu dll. 

    Antusias dirasakan karena banyak dari anggota TNI, POLRI, BANSER, ANSOR Turut aktif dalam Kegiatan Ini.
    Semoga Apa yang menjadi Ikhtiar bersama ini bisa menjadi penangkal penyebaran virus dan penghijauan lingkungan untuk lingkungan yang sehat, aman dan sejahtera. (red – ansor banser padas)