Hilangnya 5 Para Ksatria Tanah Jawa dan Hingga Kini Tak Terungkap

1. Mahapatih Gajah Mada

Sebagai tokoh paling terkenal dalam peradaban Majapahit Hindu zaman dahulu, hingga kini jejak-jejak kematiannya masih menjadi teka-teki. Dalam penjelasan kidung Sunda Bubuh ketiga, Patih Gajah Mada di salahkan atas kematian Prabu Hayam Wuruk yang meratapi nasib putri Sunda akibat konflik perang Bubat, antara pasukan kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda yang di pimpinya.
Gajah Mada di salahkan karena dia gagal menempuh jalur diplomasi untuk membujuk hati Prabu Maharaja Lingga Buana agar putrinya Diah Pitaloka bersedia di nikahi oleh Hayam Wuruk. Namun Gajah mada melakukan tindakan sebaliknya, yaitu agresi militer yang mana hal tersebut tidak di setujui oleh Prabu Hayam Wuruk, untuk menaklukkan kerajaan Sunda. Dia pun memaksa Prabu Lingga untuk memberikan putrinya sebagai simbol pengakuan kerajaan Majapahit, namun sang raja menolak keras permintaan Gajah Mada hingga keduanya berperang hebat dan di menangkan oleh Majapahit. Mengetahui ayah dan pasukannya tewas, Diah Pitaloka pun memilih untuk bunuh diri.
Setelah Prabu Hayam Wuruk di kebumikan, kedua pamannya Raja Kahuripan dan Raja Daha, sepakat untuk menangkap Gajah Mada dan menghukum mati dirinya. Rencana pembunuhan ini pun terdengar oleh Gajah Mada hingga ia pun melakukan tapa semedi untuk melepaskan jiwa dan raga nya dari dunia. Setelah itu dia, menurut mitologi Hindu, menghilang menuju niskala atau mencapai moksa. Saat pasukan Majapahit datang dan hendak menangkap Gajah Mada, mereka tak berhasil menemukan keberadaannya.
Menurut Versi lain dari kitab Kakimpoi Nagarakartagama, Gajah Mada meninggal dunia akibat sakit yang di deritanya pada tahun 1364 M. Peristiwa ini terjadi setelah tak lama Prabu Hayam Wuruk menjenguk dirinya.