Blog

  • Kebanggaan Monaslimin 212 mengatakan ALLOH BINGUNG

    Kebanggaan Monaslimin 212 mengatakan ALLOH BINGUNG

    cyberaswaja.online– Haikal Hasan yg katanya ustad kebanggan 212 mengatakan bahwa “ALLOH BINGUNG” terhadap org2 yg lbh milih urusan dunia dg mengesampingkan ahirat.
    Diakeluarkan dalil ارضيتم بالحيوة الدنيا من الأخرة sbg pembenaran atas ucapanya.

    Ayat yg sebenarnya adalah menjelaskan murka Alloh terhadap org2 yg enggan berangkat perang Tabuk, namun sang ustad mengartikan secara sembarangan bahwa “Alloh bingung” bla bla bla…..

    Jika Alloh bingung, maka Alloh tdk layak menyandang sifat ‘ILMUN & ‘ALIMAN, yg artinya Alloh itu JAHLUN & KAUNUHU JAHILAN. Dg demikian Alloh mempunyai kelemahan.
    #Naudzubillah

    Mana suaranya pembela Islam….???
    sumber (ahmad rifqi)

  • AMANKAN NATAL, BANSER BIKIN ADEM

    AMANKAN NATAL, BANSER BIKIN ADEM

    Mojokerto, Cyberaswaja.online- Salam Satu Komando, merupakan Intruksi yang harus dilaksanakan sampai tingkat bawah. PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR (GP ANSOR) KECAMATAN GONDANG, menurunkan Pasukan Militansinya yaitu BANSER untuk berperan menjaga dan mengamankan NATAL 2019. Menjaga gereja bagi Banser adalah menjaga Indonesia. Karena negeri besar ini dulu merdeka juga bukan hanya perjuangan umat muslim saja, tetapi semua kelompok termasuk. Ummat Kristiani. Tepat di Gereja BTHEL TABERNAKEL, Desa Jati Dukuh, pasukan militan Ansor yaitu BANSER bersama aparat keamanan, bahkan ada bapak kepala Desa Jati Dukuh juga hadir di Malam Natal 2019 tersebut. Bersama sama membangun Toleransi dalam beragama. “Malam Natal ini, mari kita tingkatkan Toleransi, Saling Menghormati, menjaga keamanan agar kondusif dan berjalan dengan baik”, ungkapnya Kades Jatidukuh bapak H. Zainul Arifin, dalam sambutanya. Kehadiran Banser tersebut membuat Jamaah Gereja dalam melaksanakan ibadahnya merasa Adem, bentuk Toleransi yang diberikan kepada ummat Kristiani ini, merupakan sikap Banser bawa kita saudara sebangsa dan setanah Air Indonesia, karena NKRI Harga mati, seyogyanya kita tetap menjaga seduluran dalam menjalankan ibadah walau berbeda agama. “Sesuai Instruksi dari Ketua PAC GP Ansor kami hadir menjalankan tugas, sebagai bentuk Toleransi beragama, daerah kami kondusif, dan jamaah gereja senang dan adem”. Tegas Anggota BAGANA Banser Kab.mojokerto Sahabat Amir. (WakGenk/Infokom).
    SORBANSANTRI.COM
    Foto:sambutan Kades Jati Dukuh BPK. H. Zainul Arifin
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: anggota Banser PAM Keamanan Depan Gereja
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Malamnl Natal 2019 Di Gereja Jatidukuh
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Banser bersama aparat keamanan Setempat
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: sahabat banserAmir BAGANA (Banser Tanggap Bencana) Kab.Mojokerto
  • BANSER JAGA GEREJA, NATAL 2019 WUJUD TOLERANSI

    BANSER JAGA GEREJA, NATAL 2019 WUJUD TOLERANSI

    Mojokerto, Cyberaswaja.online- Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Mojosari, menerjunkan BANSER untuk turut menjaga keamanan NATAL 2019. PAM Misa NATAL 2019 Di Gereja GKJW Wonokusomo Kecamatan Mojosari ini, dimulai pukul 07:00 sampai dengan 09:00 WIB, dengan kehadiran jamaah gereja kurang lebih 200 jamaah Ummat Kristiani.25/12/19 BANSER hadir sebagai Wujud Menjaga Toleransi beragama, bersama aparat keamanan setempat, kondisi aman dan terkendali selama proses berjalan.(wakgenk/Infokom)
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: dua dari depan sahabat Sucipto PAM Natal 2019
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: halaman Gereja GKJW Wonokusumo-Mojosari
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Banser dan aparat keamanan Di Gereja GKJW Wonokusomo-Mojosari
  • LEBIH DEKAT DENGAN BANSER  DIACARA “AYO WADUL” WIKA FM

    LEBIH DEKAT DENGAN BANSER DIACARA “AYO WADUL” WIKA FM

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Istilah dan sebutan Banser di akhir tahun 2020 ini lebih sering didengar oleh masyarakat. Hal tersebut memang bukanlah suatu yang fenomenal, akan tetapi apa yang dilakukan banser memang benar-benar rasa keikhlasan hati dalam menjaga Aqidah ASWAJA An Nahdliyah (NU) serta paling getol mempertahankan Negara Kesatuan Republik indonesia dari peristiwa dan kejadian yang berseberangan dengan ideologi banser, yaitu NKRI Harga Mati. Terlebih lagi Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut, baru 2 hari diangkat jadi Menteri Agama oleh presiden Joko Widodo. Dan menjadikan semakin terangkat pula istilah Banser.

    Melalui program “AYO WADUL” di radio Wika FM 95,7 Mojokerto, yang dibawakan oleh rekan tata pradita, Biro Infokom Satkorcab kab. Mojokerto diundang dalam acara tersebut. Yang diwakili oleh Sahabat Choirul Anwar dan sahabat Ainul Yakin.  Dengan harapan pertanyaan pertanyaan yang ada di Masyarakat perihal kebanseran bisa terjawab dalam rangkaian yang diadakan oleh Radio WIKA FM Mojokerto.

    [su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=jJmEibu3irA&feature=youtu.be”]

    Dalam acara wawancara eksklusif perihal kebanseran, ternyata banyak juga masyarakat yang belum mengetahui banser. Seperti dapat gaji berapa? Bagaimana cara jadi banser?, cara mendapat bantuan pengamanan banser itu bagaimana? dll.

    Acara yang mengambil tema “Lebih Akrab Dengan Banser” dalam acara AYO WADUL ini berlangsung selama 1 jam dan dimulai pukul 11.00 wib. Diharapkan dengan adanya dialog antara Wika FM dan dengan sahabat Banser dari biro Infokom Banser NU, bisa menjawab penasaran masyarakat dengan Banser. (abi sorban)

     

  • Gemblengan Tradisi Banser

    Gemblengan Tradisi Banser

    SORBANSANTRI.COM
    Peserta Diklat Terpadu Dasar Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jatirejo mendapatkan Gemblengan dari Pimpinan Cabang LMDS Rijalul Ansor Kabupaten Mojokerto berupa “Rajah Geger”.

    SORBANSANTRI.COM

    Hal ini bertujuan untuk membentengi dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi peserta sebagai benteng Ideologi dan benteng fisik, bukan semata-mata untuk adu okol atau adu kekebalan. Karena Ansor, Banser dan Rijalul Ansor merupakan garda depan. Mereka memiliki tanggungjawab besar membela agama dan keutuhan NKRI.

    SORBANSANTRI.COM

    Disamping gemblengan kekebalan, peserta juga mendapatkan gemblengan Aswaja dan bela negera.
    Sementara itu, proses gemblengan berjalan hampir 2 jam. Satu persatu peserta Diklat diminta membuka baju meraka. Kemudian dengan menggunakan alat tulis, Tim gemblengan menuliskan rajah dipunggung peserta.

  • Gemblengan Tradisi Banser

    Gemblengan Tradisi Banser

    SORBANSANTRI.COM
    Peserta Diklat Terpadu Dasar Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jatirejo mendapatkan Gemblengan dari Pimpinan Cabang LMDS Rijalul Ansor Kabupaten Mojokerto berupa “Rajah Geger”.

    SORBANSANTRI.COM

    Hal ini bertujuan untuk membentengi dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi peserta sebagai benteng Ideologi dan benteng fisik, bukan semata-mata untuk adu okol atau adu kekebalan. Karena Ansor, Banser dan Rijalul Ansor merupakan garda depan. Mereka memiliki tanggungjawab besar membela agama dan keutuhan NKRI.

    SORBANSANTRI.COM

    Disamping gemblengan kekebalan, peserta juga mendapatkan gemblengan Aswaja dan bela negera.
    Sementara itu, proses gemblengan berjalan hampir 2 jam. Satu persatu peserta Diklat diminta membuka baju meraka. Kemudian dengan menggunakan alat tulis, Tim gemblengan menuliskan rajah dipunggung peserta.

  • BANSER TANGGAP BENCANA MOJOKERTO TIADA HENTI BERBAKTI UNTUK NEGERI

    BANSER TANGGAP BENCANA MOJOKERTO TIADA HENTI BERBAKTI UNTUK NEGERI

    Pacet Cyberaswaja.online- Hari ini senin 23 Desember 2019 Satsus BAGANA PAC GP ANSOR pacet melaksanakan giat sosial bareng dengan relawan LPBI NU dan welirang community . Membuat pengaman di jalur PACET-CANGAR.
    Yang bertujuan untuk meminimalisir keadaan korban akibat kecelakaan di jalur tikungan maut PACET -CANGAR.

    “Diharapkan pada pengendara yang dari arah Batu Malang yang melewati jalur Sendi desa pacet kecamatan pacet untuk lebih berhati-hati dan jangan melebihi beban kendaraan” kata Sahabat Kasiyanto selaku Kepala Satuan Khusus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Satkorcab Banser Kabupaten Mojokerto. (red. infokom ansor banser nu mojokerto)

  • PERINGATI HARI ANTI KORUPSI DUNIA, PUSKOHIS IAIN SURAKARTA ADAKAN BEDAH BUKU DAN TALK SHOW NASIONAL

    PERINGATI HARI ANTI KORUPSI DUNIA, PUSKOHIS IAIN SURAKARTA ADAKAN BEDAH BUKU DAN TALK SHOW NASIONAL

    wp.sorbansantri.com – Jumat, 18 Desember 2020, Dalam rangka memperingati hari anti korupsi Dunia, Pusat Studi Konstitusi dan Hukum Islam IAIN Surakarta ( PUSKOHIS ) gelar diskusi nasional dan bedah buku berjudul “Otonomi Daerah vs Gurita Korupsi APBD di Indonesia”. Acara yang menghadirkan penulis Buku Zuhri Saifuddin, SH. M.H dan Pakar Hukum R.

    Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, S.H., M.H. selaku Digtinguish Speaker atau Pembicara Pembanding sekaligus Direktur PUSKOHIS. Bedah Buku Dan Talk Show Nasional yang diikuti Ratusan Pakar, Akademisi dan Pelajar dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swata di Indonesia ini yang sedianya dipandu oleh Ibu Roykhatun Nikmah, M.H., diganti oleh Muladi Mahadirka, M. Farm, dikarenakan berhalangan hadir.

    SORBANSANTRI.COM

    Acara yang mendapatkan dukungan penuh dari Rektor dan Para Wakil Rektor serta Dewan Penasehat PUSKOHIS IAIN Surakarta ini dimulai pukul 08.00 WIB.

    Rektor IAIN Surakarta Prof. Dr. KH. Mudhofir Abdullah, M. Pd. Memberikan apresiasi atas acara ini dan beliau berharap agar Puskohis IAIN Surakarta selalu produktif dalam melakukan kajian-kajian ilmiah khususnya dibidang Konstitusi dan Hukum.

    Setelah dibuka oleh Moderator, acara pertama adalah Keynote Speaker yang disampaikan oleh Pakar Hukum Islam yang menjabat sebagai Pemred FEBI News Asep Maulana Rohimat, M.S.I beliau memberikan key note speech dengan judul “Negara, Korupsi, dan Peran Media Massa”. Dalam pemaparannya Kang Asep (Panggilan akrab) berikan data dan fenomena korupsi di Indonesia, terutama dari sisi kerugian Negara secara struktur pemerintahan dan juga dari sisi kerugian sosial politik. “Korupsi merupakan Pangkal segala kejahatan oknum pejabat Negara, sehingga penting bagi kita sebagai anak bangsa ikut memberantas dan mencegah praktek korupsi, yaitu mulai dari diri sendiri membiasakan tidak korupsi dalam segala hal, lalu mengedukasi keluarga dan masyarakat luas.

    Serta berani melaporkan ke aparat penegak hukum jika menemukan tindak pidana korupsi, dan gunakan media sosial untuk kampanyekan anti korupsi”. Kata beliau ada 3 teori peran jurnalisme : Watchdog journalism : “anjing pengintai” untuk memantau dan mencurugai adanya peluang korupsi. Lapdog Journalism: “menggonggong” tidak hanya memberitakan yang sedang viral. Attack Dog journalism : anjing penyerang , media digunakan untuk menyerang objek atau personal karena ada kepentingan atau permintaan oknum. Dengan 3 teori ini harapannya korupsi bisa ditekan di Indonesia.

    Sesi berikutnya adalah penyampaian materi, oleh penulis buku sekaligus lawyer Zuhri Saifuddin, M.H membahas Praktek Korupsi yang terjadi di pemerintah daerah, serta bagaimana potret penegakan hukum terhadap kasus tersebut. Pembicara juga memberikan masukan dan kritik terhadap penanganan kasus korupsi besar oleh KPK, terutama dalam penggunaan pasal dalam menjerat tersangka koruptor, menurutnya pasal yang disangkakan sekarang hanya menggunakan pasal dengan hukuman terendah, padahal bisa dilakukan dengan disangkakan pasal dengan hukuman maksimal, terlebih bagi tindak pidana korupsi di masa pandemic covid-19. Pakar Hukum Tata Negara yang akrab dipanggil Mas Say ini berharap KPK dan Korupsi selalu mendapatkan perhatian khusus di Indonesia. Karena ini kejahatan yang sangat berat.

    Acara dilanjutkan Pembicara ke tiga Digtinguish Speaker atau Pembanding adalah tanggapan terhadap buku yang dibedah, disampaikan oleh Direktur PUSKOHIS R. A. M Mustain Nasoha, MH. Pemateri yang akrab dipanggil Gus Mustain ini mengkritisi buku yang dibedah, dan beliau mengatakan bahwa Korupsi adalah Extraordinary Crime atau Kejahatan luar biasa, maka hanya bisa diselesaikan dengan penegakan hukum luar biasa (Extraordinary Law), dalam argumentasinya beliau mengambil Teori Jack Bologne (GONE) Menurut Jack Bologne akar penyebab korupsi ada empat, yaitu: G = Greedy O = Opportunity N = Needs E = Expose. Greedy, terkait keserakahan dan kerakusan para pelaku korupsi. Koruptor adalah orang yang tidak puas akan keadaan dirinya.  Opportuniy, sistem yang memberi peluang untuk melakukan korupsi.  Needs, sikap mental yang tidak pernah merasa cukup, selalu sarat dengan kebutuhan yang tidak pernah usai.  Exposes, hukuman yang dijatuhkan kepada para pelaku korupsi yang tidak memberi efek jera pelaku maupun orang lain. Pendidikan Anti Korupsi sejak dini merupakan solusi terbaik untuk penanganan korupsi ini, sebagai Negara dengan mayoritas Islam terbesar, maka peran Ulama dan Tokoh Agama dalam menyampaikan anti korupsi sangat penting sekali.

    Diskusi diakhiri dengan Tanya jawab antara peserta dan pembicara yang menyimpulkan bahwa semua anak bangsa wajib memiliki peran dalam memberantas dan mencegah korupsi di NKRI tercinta.(abi SORBAN)

  • BERKAH….. 1TAHUN KH.ABD.ADHIM DALAM MEMPERJUANGANKAN BER KHIDMAT DI PCNUKAB.MOJOKERTO

    SURAT ANAK KEPADA BAPAK Di ultah satu tahun kepemimpinan KH.ABD.ADHIM SEBAGAI Ketua Tanfidziyah PCNU KAB.MOJOKERTO Tahun 2019 ini, kami
    PC.GP.ANSOR KAB.MOJOKERTO
    Menyampaikan SELAMAT dan SUKSES atas capaian Bapak Saat ini yang luar biasa seperti Tim Aset ,Tim Sarpras ,Tim Pengkaderan, Tim pergerakan Lembaga dan Banom Hampir semua lini bergairah ghiroh perjuanganya nampak bergerak dan masive, Meskipun ada yg perlu disupport lagi…
    Kami sebagai Anak hanya bisa mendoakan Dalam kepemimpinan Bapak Kiyai kedepan, agar senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran dan Kekuatan Baik Moriil Maupun Materiil tak kalah pentingnya kesehatan dan panjang Umur Bapak Kiyai sehingga perjalanan Kepemimpinan Bapak Kiyai mengemban tugas dan Amanah bisa terselesaikan dengan Baik dan menjadikan PCNU KAB.MOJOKERTO sebagai salah satu percontohan bagi PCNU yang lain …
    Amin…

    KELUARGA BESAR PC.GP.Ansor Kab.Mojokerto.

    salam Takdhim wolak walik.

  • Saatnya mengembalikan Agama sebagai inspirasi bukan aspirasi.

    Saatnya mengembalikan Agama sebagai inspirasi bukan aspirasi.

    wp.sorbansantri.com – Agama harus kembali menjadi penerang jiwa-jiwa setiap warga bangsa, sebagai penerang yang menenangkan setiap insan ketika dalam kesulitan. Agama kembali masuk ke sanubari masing-masing dan menuntun setiap manusia menjadi pribadi yang peduli pada sesama dan menebarkan welas asih untuk seru sekalian alam.

    Jangan ada lagi pemanfaatan agama untuk membenturkan kelompok satu dengan yang lain, jangan ada lagi agama sebagai kendaraan untuk pencapaian tujuan politik yang mengganggu stabilitas Negara.

    Kementerian Agama harus menjadi rumah bersama seluruh umat beragama di Indonesia, layanan Kementerian harus kompetitif dan selaras dengan perkembangan zaman. Permudah masyarakat untuk mendapatkan layanan berbasis kompetensi yang transparan, akuntabel dan cepat merespon masyarakat.

    Keselarasan 2 hal diatas sangat didukung dengan kesiapan dan kemampuan SDM di Kementerian Agama, mari kita semua menyatukan komitmen untuk menjadi pelayanan masyarakat yang bisa diandalkan. Semoga Allah SWT menguatkan kita semua bisa berkontribusi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Wallahul muwafiq Illa aqwamith Thariq
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

    GUS YAQUT