Blog

  • Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) antisipasi Perayaan Tahun Baru 2020 di Pacet Mojokerto

    Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) antisipasi Perayaan Tahun Baru 2020 di Pacet Mojokerto

    Pacet, Infokom Banser NU – Dalam mengantisipasi membludaknya pengunjung yang akan meramaikan pesta pergantian tahun 2019 ke 2020, Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) Pacet Mojokerto siap siaga di Bunderan Pacet. Persiapan sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya oleh SATSUS BANSER PAC PACET (BALANTAS) 

    Kita bagi dua regu, Regu Pertama antisipasi di Pujasera Pacet dan Regu kedua fokus di Bunderan Pacet, kata Sahabat Ngateno selaku KASATBALANTAS PAC Pacet Mojokerto.

     

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Ngateno selaku KASATBALANTAS PAC Pacet Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM

    Kesigapan puluhan Banser Lalu Lintas dalam mengatur arus kendaraan yang menuju lokasi Wisata Air Panas Pacet di prediksi akan mulai ramai pukul 23.00 WIB dengan adanya konvoi motor yang berasal dari Mojokerto, Mojosari, Sidoarjo, Surabaya, dll.

    (Red.InfokomBanserNU)

  • BANSER gak cuma Gereja

    BANSER gak cuma Gereja

    Mojosari 30/12/19. Banyak yang beranggapan di bulan desember tanggal tua BANSER selalu akan mengamankan Gereja. Anggapan seperti itu terpatahkan dengan Sahabat2 BANSER PAC Kec.Mojosari… karna di bulan desember Sahabat2 Banser Mojosari bersatu,bahu membahu untuk bersama2 Menjaga dan membersihkan Kantor MWCNU Kec.Mojosari yang merupakan markas besar kalangan keluarga NU di tiap2 kecamatan. #BANSER….JAYA #infokom mojokerto
  • Berikut Daftar Cabang NU di 137 Negara

    Berikut Daftar Cabang NU di 137 Negara

    wp.sorbansantri.com – Organisasi sosial keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) kini telah benar-benar mendunia, dibuktikan kepengurusan cabang NU telah ada di 137 negara.
    Kepengurusan cabang NU di luar negeri ini disebut Pengurus Cabang Istimewa (PCI), berbeda dengan kepengurusan di dalam negeri yang disebut dengan Pengurus Cabang (PC), tanpa kata ‘istimewa’.
    Menurut Wakil Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Banjar Kalsel, Khairullah Zain, hadirnya kepengurusan organisasi umat Islam terbesar di dunia di 137 negara ini sepertinya memang sudah diprediksikan oleh para wali Allah yang mendirikan NU.
    “Para wali Allah pendiri NU sepertinya sudah mengetahui bahwa kelak NU akan mendunia. Buktinya lambang NU yang dibikin boleh KH Ridwan Abdullah memuat bola dunia,” ujarnya kepada Banua.co, Senin (21/12/2020).
    Berikut daftar negara yang ada kepengurusan Cabang Istimewa NU di sana. Di negara negara ini pengurus cabang istimewa (PCI) telah terdaftar resmi dan punya kekuatan legalitas di negara masing masing, sebagai bukti NU mendunia:
    1. Afghanistan
    2. Afrika Selatan (Republic of South Africa)
    3. Republik Afrika Tengah (Central African Republic)
    4. Albania (Republic of Albania)
    5. Aljazair (Algeria)
    6. Amerika Serikat (United Stetes of America)
    7. Andorra (Principality of Andorra)
    8. Angola (Republic of Angola)
    9. Antigua dan Barbuda (Antigua and Barbuda)
    10. Arab Saudi (Kingdom of Saudi Arabia)
    11. Argentina (Argentine Republic)
    12. Armenia (Republic of Armenia)
    13. Australia (Commonwealth of Australia)
    14. Austria (Republic of Austria)
    15. Azerbaijan (Republic of Azerbaijan)
    16. Bahama (Commonwealth of the Bahamas)
    17. Bahrain (Kindom of Bahrain)
    18. Bangladesh (People’s Republic of Bangladesh)
    19. Barbados
    20. Belanda (Netherlands)
    21. Belarus (Republic of Belarus)
    22. Belgia (Kingdom of Belgium)
    23. Belize
    24. Benin (Republic of Benin)
    25. Bhutan (Kingdom of Bhutan)
    26. Bolivia (Plurinational state of Bolivia)
    27. Bosnia dan Herzegovina (Bosnia and Herzegovina)
    28. Botswana (Republic of Botswana)
    29. Brasil (Federative Republic of Brazil)
    30. Inggris (United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland)
    31. Brunei Darussalam (Nation of Brunei, Abode of Peace)
    32. Bulgaria (Republic of Bulgaria)
    33. Burkina Faso
    34. Burundi (Republic of Burundi)
    35. Ceko (Czechoslovakia)
    36. Chad Republic of Chad)
    37. Chile (Republic of Chile)
    38. Denmark (Kingdom of Denmark)
    39. Djibouti (Republic of Djibouti)
    40. Dominika (Commonwealth of Dominica)
    41. Dominika Republik (Republic of Dominica)
    42. Ekuador (Republic of Ecuador)
    43. El Savador
    44. Eritrea (State of Eritrea)
    45. Estonia (Republic of Estonia)
    46. Ethiopia (Federal Democratic 47. Republic of Ethiopia)
    48. Fiji (Republic of Fiji)
    49. Filipina (Republic of the Philippines)
    50. Finlandia (Republic of Finland)
    51. Gabon (Gabonese Republic)
    52. Gambia (Republic of Gambia)
    53. Georgia
    54. Ghana (Republic of Ghana)
    56. Grenada
    57. Guatemala (Republic of Guatemala)
    58. Guinea (Republic of Guinea)
    59. Guinea Bissau (Republic of Guinea Bissau)
    60. Guinea Equator (Republic of Equatorial Guinea)
    61. Guyana (Co-operative Republic of Guyana)
    62. Haiti (Republic of Haiti)
    63. Honduras (Republic of Honduras)
    64. Hungaria (Hungary)
    65. India (Republic of India)
    66. Indonesia NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
    67. Irak (Republic of Iraq)
    68. Iran (Islamic Republic of Iran)
    69. Irlandia (Republic of Ireland)
    70. Islandia (Iceland)
    71. Israel (State of Israel)
    72. Italia (Italy/Italian Republic)
    73. Jamaika (Jamaica)
    74. Jepang (Japan)
    75. Jerman (Federal Republic of Germany)
    76. Kamboja (Kingdom of Cambodia)
    77. Kamerun (Republic of Cameroon)
    78. Kanada (Canada)
    79. Kazakhstan (Republic of Kazakhstan)
    80. Kenya (Republic of Kenya)
    81. Kirgiztan (Kyrgyzstan / Kyrgyz Republic)
    82. Kiribati (Republic of Kiribati)
    83. Kolombia (Republic of Colombia)
    84. Komoro (Union of the Comoros)
    85. Kongo (Republic of the Congo
    Kongo Demokratik (Democratic Republic of the Congo)
    86. Korea Selatan (South Korea / Republic of Korea)
    87. Korea Utara (North Korea)
    88. Kosta Rika (Republic of Costa Rica)
    89. Kroasia (Republic of Croatia)
    90. Kuba (Republic of Cuba)
    91. Kuwait (State of Kuwait)
    92. Laos (Lao Peoples Democratic Republic)
    93. Latvia (Republic of Latvia)
    94. Lebanon (Lebanese Republic)
    95. Lesotho (Kingdom of Lesotho)
    96. Liberia (Republic of Liberia)
    97. Libia (State of Libya)
    98. Liechtenstein (Principality of Liechtenstein)
    99. Lithuania (Republic of Lithuania)
    100. Luksemburg (Grand Duchy of Luxembourg)
    101. Madagaskar (Republic of Madagascar)
    102. Makedonia (Republic of Macedonia)
    103. Maladewa (Republic of Maldives)
    104. Malawi (Republic of Malawi)
    Malaysia)
    105. Mali (Republic of Mali)
    106. Malta (Republic of Malta)
    107. Maroko (Kingdom of Morocco)
    108. Marshall Island (Republic of the Marshall Island)
    109. Mauritania (Islamic Republic of Mauritania)
    110. Mauritius (Republic of Mauritius)
    111. Meksiko (United Mexican States)
    112. Mesir (Arab Republic of Egypt)
    113. Mikronesia (Federated States of Micronesia)
    114. Moldova (Republic of Moldova)
    115. Monako (Principality of Monaco)
    116. Mongolia
    117. Montenegro
    118. Mozambik (Republic of Mozambique)
    119. Myanmar (Burma / Republic of the Union of Myanmar)
    120. Namibia (Republic of Namibia)
    121. Nauru (Republic of Nauru)
    122. Nepal (Federal Democratic Republic of Nepal)
    123. Niger (Republic of Niger)
    124. Nigeria (Federal Republic of Nigeria)
    125. Nikaragua (Republic of Nicaragua)
    126. Norwegia (Kingdom of Norway)
    127. Oman (Sultanate of Oman)
    128. Pakistan (Islamic Republic of Pakistan)
    129. Palau (Republic of Palau)
    130. Panama (Republic of Panama)
    131. Pantai Gading (Ivory Coast / Republic of Cote d’Ivoire)
    132. Papua Nugini (Independent State of Papua New Guinea)
    133. Paraguay (Republic of Paraguay)
    134. Prancis (Frence Republic)
    135. Peru (Republic of Peru)
    136. Polandia (Republic of Poland)
    137. Portugal (Portuguese Republic)
    Editor: Shakira.
    21 Desember 2020
    Sumber : Banua.co
  • INTRUKSI SEMUA WARGA NU KUASAI INDEX MEDSOS

    INTRUKSI SEMUA WARGA NU KUASAI INDEX MEDSOS

    Viralkan

    Perintah Langsung dari KETUA
    UMUM PBNU Prof.Dr.KH Said Aqil Siradj MA.

    Generasi Muda NU mari
    bersama-sama Kita Rapatkan
    Barisan Merebut Medan Tempur Medsos.
    kalau kita tidak kuasai Medan Tempur Medsos, ” KITA KALAH”

    Sudah Saatnya NU
    Berdiri Tegak Melawan Badai..

    Sudah Saatnya NU
    Jadi Barometer Perpolitikan Nasional…

    Sudah Saatnya NU
    Bergerak Selaras Seperti alam..

    Sudah Saatnya NU
    Beranjak Dari Pertapakannya…

    →Diam Tak Selamanya Emas!

    Kalau Bukan Kita Siapa Lagi…
    Kalau Tidak Sekarang Kapan Lagi..

    Wong NU Tunjukanlah Warna Hijaumu,
    Rawe Rawe Rantas, Malang Malang Tuntas…!!!


    Banyak yang tidak paham apa itu Cyber War, sehingga ketika kita berusaha melawan upaya serangan dari kelompok Radikal yang ingin mengganti Ideologi Pancasila, dan memecah belah bangsa dengan penggiringan opini betapa buruknya kebijakan pemerintah kita, dan berusaha melawan mereka yang berusaha menggembosi NU dengan segala macam fitnahnya dan pembusukan dari dalam melalui orang yang merasa paling NU se Nusantara.

    Kita acapkali mendapat
    Nyinyiran dan sindiran dari
    kelompok yang sok bijak dengan mengatakan,
    Mana akhlaq NUmu, mana Akhlaq Aswajamu.

    Perlu kalian ketahui,
    kami tidak usah diajari bagaimana tentang Akhlaq yang baik, dan bagaimana Akhlaq yang buruk.

    Karena kami tidak sedang berkomunikasi dengan seorang Guru, Ulama dan Ustadz,

    Tapi kami sedang berhadapandengan segerombolan preman bayaranyang sengaja dibentuk untuk menyerang via Media sosial yang mempunyai visi & misi merusak dan menghancurkan Negara ini.

    SORBANSANTRI.COM

    SEBARKAN…

    Sampaikan kepadaWarga Nahdliyyin yang lainnya.

    Sumber :Abi Bilqis

    #InfokomMojokerto

  • BAKSOS PENGOBATAN BANSER HUSADA (BASADA) KAB.MOJOKERTO

    BAKSOS PENGOBATAN BANSER HUSADA (BASADA) KAB.MOJOKERTO

    Gondang, Cyberaswaja.online- Satuan Khusus Barisan Ansor Serbaguna Husada (BASADA) Kab.Mojokerto bersama BANSER HUSADA dari Surabaya Mengelar BAKSOS dengan Pemeriksaan dan Terapi, serta menangani keluhan penyakit, bekerja sama dengan Ponpes Kursi Biru di Dusun Wewe Desa Bening Kecamatan Gondang, Kab.Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Baksos BASADA di Ponpes Kursi Biru

    Bertempat di Ponpes Kursi Biru, acara dibuka mulai pukul 06:30 WIB ini mendapatkan respon baik oleh masyarakat sekitar untuk berobat. Namun Sebelumnya kegiatan Baksos dimulai, anggota BASADA terlebih dahulu melakukan Do’a, agar diberikan kelancaran, manfaat mulai awal hingga akhir. 29/12/2019.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Jenis pelayanan Baksos BASADA
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Registrasi Peserta Baksos BASADA

    Kerjasama Baksos BASADA memberikan pelayanan pengobatan diantaranya; Pemeriksaan dan Terapi, cek gula darah, cek asam urat, cek tekanan darah, totok wajah, pijat refleksi, terapi bekam, gurah, saturasi oksigen, bioelektrik, hypnoterapi.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Proses pelayanan pengobatan Baksos BASADA

    Diantaranya beberapa nama masyarakat yang mengikuti kegiatan Baksos Pengobatan BASADA, Bpk. Puji dari desa Bening (pengobatan bio Elektrik), Mas,Johar Demak Jateng (totok wajah.totok.punggung), Cak Narto.wono giri jateng (gurah mata,gurah hidung), bapak Saikhu dari Desa Sasap Kecamatan Sooko (gurah hidung/mata), H.Zaenal Arifin Kades Jatidukuh pengobatan Bio Elektrik, Ibu.Hj.miftah Desa Wonoploso (konsultasi). Ibu Nunuk Kecamatan Watu Tulis Sidoarjo (konsultasi), B.Purati Dsn.Tlasih Desa tawar Kecamatan Gondang (konsultasi), Bapak Ulil Millah H.S (ruqyah), bapak NURI dusun BACEM Desa Bening Kecamatan Gondang (TOTOK PUNGGUNG), dan masih banyak peserta lainnya.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Salah satu jenis Pengobatan oleh BASADA

    Berkaitan dengan tujuan Baksos oleh Banser Husada ini, ia menjelaskan, “Membatu masyarakat dalam memberikan pelayanan pengobatan Gratis, dan untuk administrasi se ikhlasnya” tegas, sahabat Ali Alif anggota BASADA Cabang Kab.Mojokerto ini. (WG/Infokom)

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Do’a Sebelum dan sesudah Baksos
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA melakukan Pengobatan Terapi
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA dalam Baksos Pengobatan
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA Baksos Kesehatan kepada Masyarakat
  • Pengajian GUS MIFTAH di Pungging Mojosari

    Pengajian GUS MIFTAH di Pungging Mojosari

    Infokom Banser NU – Minggu, 29 Desember 2019. Diujung tahun 2019 ini Gus miftah hadir di acara maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di Pungging Mojosari Mojokerto. Ribuan jama’ah dari berbagai penjuru Kabupaten Mojokerto hadir dalam pengajian tersebut.

    Gus miftah hadir pukul 21.00 wib dengan dikawal deretan ratusan Banser Kabupaten Mojokerto sampai menuju panggung. Selain dari BANSER juga ada TNI-POLRI dalam pengamanan.

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Ppz-vdBx90A[/embedyt]

    Pengunjung sangat riuh dengan hadirnya Gus Miftah. Dimulai dengan yel yel banser beliau memulai acara tersebut. Menambah riuh acara tersebut.

    Sebebenarnya pada saat pengajian, Gus Miftah tidak suka adanya pedagang asongan yang berkeliaran di area jama’ah pengajian. Tetapi masih saja ada kejadian tersebut.

    Saat ini acara tersebut masih berlangsung… Bersambung..

    (infokom banser NU)

  • Gus Miftah Mengguncang Bumi Pungging Mojokerto Bersamaan Dengan ULTAH Deddy Corbuzier

    Gus Miftah Mengguncang Bumi Pungging Mojokerto Bersamaan Dengan ULTAH Deddy Corbuzier

    Mojosari, InfokomBanserNU- Suasana meriah di Pungging Mojokerto baersamaan dengan hadirnya Tokoh Ulama’ NU sekaligus da’i Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah adalah  pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta. Ia merupakan keturunan ke-9 Kiai Ageng Hasan Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo.

    Alhamdulillah acara berjalan lancar, gerimis bukan menjadi penghalang untuk jama’ah yang ingin mendengarkan Ceramah dan Tausyiah beliau. Banyak sekali yang hadir dari luar daerah seperti Trawas Mojokerto Pacet Trowulan dan sekitarnya.

    Dalam acara tersebut ternyata bersamaan dengan ULTAH sahabat Gus Miftah yang sekarang Mu’alaf Siapa lagi kalu bukan Deddy Corbuzier. Beliau mengucapkan selamat Ulang Tahun bersama jama’ah pengajian dan berharap supaya anak Deddy Corbuzier mendapatkan Hidayah dari Alloh dan Rambut Botaknya biar cepat tumbuh, kata Gus Miftah sekaligus diaminkan oleh para jama’ah yang hadir.

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=zDcmZz9G8Vk[/embedyt]

    Acara berlangsung sangat meriah dan diharapkan Acara seperti itu banyak diadakan di Mojokerto dan sekitar sebagai bentuk Cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan menghidupkan sendi-sendi ahlussunnah wal jama’ah. Dan acara tersebut berakhir dengan kawalan yang bagus serta rapi oleh sahabat-sahabat Banser Mojokerto pada pukul 23.00 WIB.
    (InfokomBanserNU)

    #BANSER…..JAYA

    #INFOKOM MOJOKERTO

  • MENJAMURNYA USTADZ GADUNGAN PENYEBAB UMAT MABUK AGAMA

    MENJAMURNYA USTADZ GADUNGAN PENYEBAB UMAT MABUK AGAMA

    Infokom Banser NU –

    Oleh: Ahmad Ishomuddin

    Saya membaca satu ayat al-Qur’an atau hadits Nabi terkadang butuh waktu lama untuk bisa memahami dengan benar makna-maknanya, sehingga oleh karena takut salah memahami baik arti, makna, dan maksudnya saya perlu menelaah penafsiran tentang ayat atau hadits itu dari berbagai kitab tafsir atau kitab syarh (yang menjelaskan) hadits, bahkan saya tidak segan untuk bertanya kepada para ahlinya atau dengan senang hati mendiskusikannya.

    Saya rasakan memang untuk mampu memahami ajaran agama dengan benar dan mantap itu butuh banyak hal, seperti beragam ilmu yang berkaitan dengannya, kecerdasan, kesabaran, kegigihan, tempat bertanya, teman diskusi yang tepat, dan butuh waktu yang relatif lama. Sedang untuk mengamalkannya amat diperlukan keteladanan dan bimbingan yang terus menerus dari para ahlinya.

    Terus terang, selamanya saya tidak mau pernah percaya kepada pemahaman ajaran agama dari siapa saja yang memeroleh ilmu agamanya secara instan dan diperoleh dari nara sumber yang tidak jelas. Saya tidak mudah percaya kepada setiap orang yang ucapannya banyak keliru, argumentasinya tidak kokoh, lebih-lebih bila berisi cercaan kepada orang-orang berilmu (ulama) atau siapa saja, dan perilakunya tidak layak diteladani. Saya amat bersyukur tidak pernah mendapatkan ilmu agama dari mereka itu.

    Kini keadaan telah mencemaskan dan memprihatinkan. Betapa berserakan dan dengan mudah dijumpai seseorang yang tidak jelas kepada siapa ia pernah belajar agama tidak pula diketahui telah berapa lama ia pernah mengaji, dan keilmuannya pun tidak dikenal telah teruji, tiba-tiba telah berjuluk “ustadz”, dan bahkan anehnya baru saja ia menjadi “muallaf” yang isi ceramahnya hanya menghujat ajaran agama lama yang pernah dianutnya. Mungkin ia pikir ternyata ceramah agama bisa menjadi profesi baru yang pantas ditekuni karena menjadi ladang “rizki” yang menjanjikan untuk memenuhi hajat hidup dirinya. Mungkin orang yang waras merasa heran dan tak habis pikir, mengapa banyak orang mau bermakmum mengikuti para “ustadz” itu dengan segala kefanatikannya?

    Saya mengamati saat ini bahwa dunia keberagamaan umat Islam sudah surplus penceramah agama karena siapa saja boleh biacara apa saja tentang agama. Semua mau bicara, tidak ada lagi yang mau mendengarnya dengan seksama. Sungguh telah nyata ada banyak kekacauan di dalam kita beragama sehingga “para pemabuk agama” itu benar-benar mengganggu keharmonisan hidup bersama kita.

    Banyak orang telah “mabuk agama” karena porsi keberagamaan yang mereka telan telah over dosis, menelan apa saja informasi tentang apa saja yang dianggapnya berbau agama tanpa kadar yang pas, tanpa seleksi dan tanpa petunjuk dari orang yang memiliki spesialisasi dan punya otoritas dalam bidang agama. Banyak sekali “ustadz gadungan” yang melakukan mal praktek di bidang sosial keagamaan, sebagaimana mereka yang bukan dokter mengaku sebagai dokter yang berpraktek “menipu” dengan mengobati para pasiennya.

    Saat ini betapa mudah dijumpai beberapa “ustadz gadungan” yang dengan seenaknya menjelaskan agama dengan mengutip sepenggal ayat al-Qur’an dengan cara baca yang salah, baik tajwid maupun makhraj-nya, dengan terjemah yang sangat keliru, dengan tafsiran berdasarkan hawa nafsu, dan bahkan dengan berani melakukan tahrif (perubahan) baik terhadap lafal, makna, bahkan terhadap redaksinya.

    Semua keburukan di bidang sosial keagamaan kita itu terjadi karena kebodohan dari “sang ustadz” dan para pengikutnya yang tidak disadari dan penyakit arogansi (kesombongan) yang tidak pernah diobati. Ia tersesat dan menyesatkan pemahaman agama umat, sehingga penampilan wajah keberagamaan kita menjadi sangar, menakutkan, jauh dari keselamatan, kasih sayang, dan keberkahan. Keberagamaan dalam bimbingan para “ustadz gadungan” itu bukan membawa manusia memasuki wilayah kemaslahatan, tetapi justru menjerumuskan umat manusia ke dalam lembah kerusakan. Beragama dengan ilmu, cara, dan arahan dari “ustadz” yang keliru itu senyatanya bukan menyelesaikan masalah kemanusiaan, tetapi justru menjadi masalah bagi hubungan kemanusiaan.

    #HubbulWathonMinalIman

    (Abdul Jalal)

  • NU DAN BANOMNYA TIDAK TERDAFTAR DI KEMENDAGRI KATA MUNARMAN

    NU DAN BANOMNYA TIDAK TERDAFTAR DI KEMENDAGRI KATA MUNARMAN

    Infokom Banser NU- Tagar #TernyataNUtidakpunyaSKT lagi digaungkan oleh Ormas yang tidak mau memperpanjang SKT.
    Munarman mengatakan NU dan Banom-banomnya ternyata hampir tidak terdaftar di Kemendagri.
    Rupanya Munarman lagi menggali kuburnya sendiri, yang kau tabrak itu NU, Lawanmu tak sebanding Bung, Salah Pilih Lawan kau Bung.

    SORBANSANTRI.COM
    foto cnn: munarman

    Perlu diketahui, Nahdlatul Ulama (NU) berdiri sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan konsisten mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    SORBANSANTRI.COM
    Perlu diketahui NU juga diakui keberadaannya, diakui sejarahannya.
    SK bahwa NU tidak perlu mendaftar lagi sebagai ormas.

    #HubbulWathonMinalIman
    #NahdlatulUlama
    #NKRI

     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
  • KISAH PENUH HIKMAH, Kiai Kok Gak Meyakinkan!

    KISAH PENUH HIKMAH, Kiai Kok Gak Meyakinkan!

    Infokom Banser NU – Muktamar NU, di Yogyakarta, 1989. Almaghfurlah KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudz, dengan penampilannya yang (sangat) sederhana mau memasuki gedung acara. Beliau, seperti orang biasa, berpakaian seadanya, datang tepat waktu bahkan sebelum acara dimulai.

    Sebelumnya, Banser yang menjadi penjaga gedung telah diberi kabar bahwa Kiai Sahal bakal rawuh. Dalam bayangan Banser yang sama sekali belum pernah bertemu Maestro Fiqh Sosial itu, Kiai Sahal adalah sosok kiai yang gagah, dikawal para pendereknya, lengkap dengan asesoris Kiai dan memakai sorban melilit di kepala.

    Begitu Kiai Sahal rawuh dengan penampilannya yang bersahaja dan ingin masuk, Banser curiga dan mencegat Kiai Sahal. “Bapak siapa gih?” tanya Seorang Banser. “Saya Sahal..” Si Banser menatap lekat-lekat pria di depannya, dari ujung kaki hingga pucuk kepala. Kesimpulannya, Seseorang di depannya ini bukanlah Kiai Sahal Mahfudz. “Wong kiai kok penampilannya nggak meyakinkan begitu.!” batinnya. “Maaf, tapi Mungkin Bapak bisa menunggu di luar gedung dulu ya Pak…” si Banser ini bermaksud mengusir Kiai Sahal dengan halus.

    Di dalam gedung, panitia ketar-ketir menunggu Kiai Sahal yang tidak juga hadir. Salah seorang panitia akhirnya bertanya ke Banser, Kok Kiai Sahal belum rawuh? Apa tadi ndak ada seseorang bernama Kiai Sahal mau masuk. “Ya, Kang. Ada, tadi. Orangnya biasa saja. Kayaknya sih bukan Kiai. Lha wong penampilannya saja kaya gitu, juga ndak pakai sorban di kepalanya..” .
    “Aduh, mati aku.! ” sahut panitia yang langsung melesat pergi mencari Kiai Sahal di sekitar gedung dan menemukannya duduk santai bersama penjual dawet! “Lha wong tadi nggak boleh masuk sama Banser dan diminta nunggu di sekitar gedung, ya wis. Saya manut sama Banser.” jawab Kiai Sahal sambil tersenyum.
    Khususon ilaa Kiai Sahal Mahfudz, Lahu al-Faatihah

    #alanumedia #alanu #ala_nu