Cyberaswaja.online. Mojokerto Bergerak Kordinasi dengan panglima tertinggi Banser di 18 Kecamatan yang ada di kabupaten Mojokerto.Berkaitan dengan Marwah organisasi dan martabat organisasi pengurus dan anggota mengadakan Rutinan Konsolidasi.Bertempat di MWCNU PURI pada pukul 18:00 WIB kegiatan berlangsung lancar dan aman dengan kawalan beberapa Banser (13/12).”Konsolidasi ini dilakukan salah satunya berkaitan dengan HAUL Alm.Riyanto ke XIX agar satu Komando” Pinta PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto Gus Ali.Kordinasi tersebut dihadiri ketua GP ANSOR Se Kabupaten Mojokerto, Antara lain : PAC Pungging, PAC Trowulan, PAC Jatirejo, PAC Gondang, PAC pacet, PAC DawarBlandong, PAC Puri, PAC Kutorejo, PAC Ansor Mojosari, PAC Gedeg, dan PAC Jetis. (WakGenk/Infokom)
Blog
-

Perantara Cinta

wp.sorbansantri.com – Beruntunglah jiwa yang mencintai Yang Maha sempurna.., Allah.., hadirin hadirat telah Allah jadikan alam semesta ini sedikit mengenalkan keindahan Allah kepada kita, mengenalkan kesempurnaan Allah, mengundang kecintaan kita kepada Allah, menghantarkan kerinduan kita kepada Allah.
Jadilah setiap nafas kita menghantarkan kita kepada keindahan Allah, Allah menciptakan suatu makhluk yang juga menghantar kita kepada mahabbatullah yaitu Sayyidina Muhammad saw yang dengan melihat wajah beliau saw sampailah kita kepada khusyu, yang dengan mengikuti gerak-gerik dan tuntunan beliau saw sampailah kita kepada kesempurnaan iman.Hadirin-hadirat, (beliau saw adalah) manusia yang sempurna diciptakan oleh Allah sebagai lambang kesempurnaan Allah, untuk menghantarkan kita kepada kecintaan kepada Allah, untuk menghantarkan kita kepada kerinduan kepada Allah, Allah jadikan alam semesta ini cermin dan lambang keindahanNya, dan Allah jadikan satu makhluk yang paling cepat menghantar kita kepada keridhaan Allah Sayyidina Muhammad saw.
Namun Masih muncul pertanyaan : seandainya kita bisa cinta kepada Allah dengan ingat kepada Nabi Muhammad saw hati-hati itu syirik. Padahal jika kita melihat bulan purnama lalu kita rindu kepada Allah, jadilah bulan purnama itu yang menjadi perantara antara cinta kita dengan Allah, Ketika kita melihat kenikmatan yang datang kepada kita barangkali berupa anak keturunan atau berupa harta atau berupa kedudukan atau berupa hal-hal yang bersifat duniawi bila itu menghantarkan cinta kita kepada Allah jadilah ia perantara menuju kecintaan kita kepada Allah. Demikian Allah jadikan sedemikian banyak perantara di alam semesta untuk menghantarkan kita kehadiratNya , dan Allah ciptakan perantara yang terindah kepada Allah (adalah) Sayyidina Muhammad saw.
Sebagaimana diriwayatkan didalam Shahihain Bukhari dan Muslim ketika Rasul saw Miraj kelangit dan malaikat menjawab wanimalmajiiu jaa .., setiap malaikat itu berkata : semulia-mulia yang datang telah datang, ucapan ini disetiap langit sampai ke langit yang ketujuh. Disambut dan dimuliakan oleh penduduk langit daripada para malaikat . Tentunya disambut dan dicintai oleh jiwa mukminin-mukminat dan para Nabi karena beliau juga teriwayatkan di dalam Shahih Bukhari ketika malam Isra wal Miraj disambut oleh para Nabi. Mereka memuji Sang Nabi Marhaban Yaa Akhi Shalih wa waladun shalih .. disambut oleh Nabi Adam as selamat datang wahai saudaraku yang shaleh, wahai anakku yang shaleh. Demikian para Nabi terus menyambut beliau saw hingga semua Nabi diperintah oleh Allah menyambut Rasulullah Muhammad saw, beruntunglah jiwa yang mencintai Nabi Muhammad saw karena cinta kita kepada Sang Nabi, lambang cinta kita kepada Allah.
Diriwayatkan didalam buku yang paling Shahih yaitu Shahih Bukhari. Para sahabat mengambil tangan Rasul dan mereka mengusapkannya diwajah mereka, semulia-mulia tangan dan semulia-mulia wajah yang disentuh oleh telapak tangan Sang Nabi. Kenapa mereka berbuat demikian? Apakah mereka tidak mengenal tauhid? Apakah mereka keterlaluan dalam islam? Sungguh mereka yang lebih memahami tauhid karena mereka murid-murid Rasulullah saw. Seandainya ini mungkar maka Rasul akan mengatakan mungkar jangan kalian perbuat sekali lagi hal seperti ini. Dan Rasul berdiam memahami cinta dari para sahabat, cinta mereka untuk mengusapkan wajah mereka dengan tangan Nabi saw. Maka berkata perawi hadits ini kuambil pula tangan Sang Nabi dan ketika ku genggam tangannya lebih dingin daripada salju dan lebih wangi daripada misk.
Hadirin-hadirat kita lihat kenapa Allah swt membuat sempurna Sang Nabi demikian hal. Tidak ada manusia yang keringatnya dibikin wangi oleh Allah terkecuali Nabi Muhammad saw, kita bertanya kenapa wahai Allah Kau perbuat seperti ini? Sehingga para sahabat menyaksikan didalam riwayat mutawatir bahkan diriwayatkan didalam Shahih Bukhari bahwa tangan beliau lebih wangi dan kulit beliau lebih wangi dari bau minyak misk. Minyak misk adalah minyak wangi termahal didunia, menunjukkan hadirin-hadirat Allah sudah mewangikan tubuh Sang Nabi ketika beliau saw lahir.
dan sungguh Rasul saw bersabda bershalawatlah kalian dimanapun kalian berada, sungguh shalawat kalian disampaikan kepadaku saw. Demikian hadirin-hadirat yang dimuliakan Allah, majelis mulia kita di malam mulia ini tentunya dipenuhi pembahasan agar kita lebih mengenal idola kita Nabi kita Muhammad Rasulullah saw. (abi sorban)
-

Akhir Cerita Si Imam Besar FPI

Oleh : Edi. P. Butarbutar
wp.sorbansantri.com – Ternyata tiba juga saatnya Muhammad Rizieq Shihab (MRS) untuk bertekuk lutut, setelah selama ini dia dengan gagah nya mencaci maki Presiden, TNI, POLRI, ulama NU dan siapa saja tanpa ada rasa takut nya, seakan akan negara ini milik dia.
Tapi apa sebenarnya yg membuat MRS merasa percaya diri….???.
Sebenarnya MRS ini hanyalah sebuah wayang, ada dalang di belakang layar yg memainkan nya, dia merasa para dalang ini bisa mem backup nya, itu dibuktikan nya ketika dia kabur ke Arab Saudi, pada saat itu MRS status nya sudah tersangka, namun pihak kepolisian tidak mampu mengembalikan nya ke Indonesia.
Para dalang inilah yg membiayai hidup MRS 3,5 tahun di Arab Saudi. Apa penting nya MRS ini bagi para dalang itu..???
Hal ini sebenarnya erat kaitannya dengan pilpres 2024.
Pada pilpres yang akan datang sudah pasti akan ada suksesi kepemimpinan, karena Jokowi tidak bisa maju lagi.
Para dalang ini sedang mempersiapkan Anies maju sebagai capres dan Gatot Nurmantyo sebagai cawapres.
Untuk mewujudkan itu mereka akan memainkan politik identitas, politisasi agama, disinilah peran MRS sangat dibutuhkan.
Seperti kita ketahui peran MRS sangat dominan ketika memenangkan Anis jadi gubernur DKI jakarta.
Siapa dalang di belakang layar itu….??? (imam turmudi)
-

Munarman berbohong dan bisa dipidanakan
wp.sorbansantri.com – Laskar FPI melepaskan tembakan sebanyak 3 kali ke arah mobil polisi. Fakta ini terungkap saat tim dari Bareskrim dan Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi di dekat bundaran Hotel Novotel, Margakaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.Pantauan rekonstruksi berlangsung di TKP 1, Jalan Internasional Karawang Barat dekat bundaran Hotel Novotel, Minggu (13/12/2020), sekitar pukul 00.45 WIB. Ada 11 adegan yang diperagakan polisi di TKP 1.“Di pintu keluar Karawang Timur sepanjang jalan menuju TKP ini sebuah mobil Chevrolet Spin abu-abu dan, Toyota Avanza Silver diduga rombongan MRS menghalangi mobil Avanza Silver petugas,” kata penyidik menggunakan pengeras suara.Avanza Silver pelaku menabrak sisi kanan mobil petugas. Lalu Avanza milik pelaku tersebut melarikan diri.Mobil Chevrolet Spin pelaku kemudian menghadang mobil petugas. Sebanyak 4 pelaku turun.Sebanyak 2 pelaku melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Keduanya memukul bagian kap mobil dan kaca. Bekas kerusakan pada mobil ditandai dengan warna kuning.Petugas memberikan tembakan peringatan ke atas. Dalam adegan tersebut, polisi turut memberikan teriakan peringatan. “Polisi, jangan bergerak!” ulas penyidik.Empat pelaku kemudian kembali ke mobil. Dari dalam mobil 2 orang menembak sebanyak tiga kali.Secara bersamaan petugas dari mobil membalas menembak ke arah Chevrolet abu-abu milik pelaku. Setelah itu, mobil meninggalkan lokasi.Diketahui, Tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya (PMJ) akan menggelar rekonstruksi kontak tembak antara polisi dan laskar FPI. Ada 4 titik yang menjadi lokasi rekonstruksi di wilayah Karawang, Jawa Barat.4 titik rekonstruksi diantaranya, 2 di dalam tol dan 2 di luar tol. Empat titiknya adalah LSI Karawang, Jembatan Badami, Rest Area Km 50, Km 51+200. (arry jumbo) -

Acara rutinan jamiyah sholawat Seribu Rebana
NU Sentul- Acara rutinan jamiyah sholawat Seribu Rebana pada hari ini 14 Desember 2019 diselenggarakan Kabupaten Jombang Jawa Timur. Peserta dihadiri kira-kira 5000 jamaah dari berbagai daerah.
Acara tersebut mengundang beberapa tamu khusus dari Camat kapolsek muspika tokoh agama tokoh masyarakat serta Jama’ah Sholawat dan selebihnya jamaah rutinan.
GP ANSOR PAC TEMBELANG
Banser Satkoryon TembelangKegiatan Sholawat Rutinan Di Tembelang Jombang Tetep istiqomah berdzikir & bersholawat
bersama rutinan Jam’iyah Sholawat
SERIBU REBANA KAB.JOMBANG
Di Balai Desa Pulogedang
Tembelang JombangSalah satu harapan dari NU Sentul dalam statusnya
#SholualannabiMuhammad
#SerbanJombang
#SerbanTembelang
#AnsorTembelang
#BanserTembelang -

BANSER PASANG BADAN
Cyberaswaja.online. Mojokerto, Biro Infokom kabupaten Mojokerto melanjutkan edukasi kepada kader kader muda berkaitan dengan media sosial.Kali ini bagaimana memanfaatkan media sosial yang baik untuk perjuangan dan sekaligus ibadah (13/12).Kegiatan yang berlangsung santai namun serius, diikuti oleh beberapa perwakilan Banser Se Kabupaten Mojokerto. Bertepatan di Desa Gading, Kecamatan Jatirejo.
“Pelatihan bulanan Infokom berkaitan dengan cyber di dunia Maya, Banser melalui Biro Infokom mari bersama sama aktif di media sosial” tegas Sahabat Farid selaku Ketua PAC GP Ansor Jatirejo.(WakGenk/Infokom) -

JNE adalah jasa ekspedisi yang terbesar di Indonesia
wp.sorbansantri.com – Ramai di media sosial kampanye untuk boikot JNE karena saat ulang tahun JNE ada ucapan selamat dari beberapa tokoh dan juga influencer. Salah satu influencer yang ikut ucapkan adalah Haikal Hasan yang terafiliasi gerakan 212 dan sejenisnya.Sontak penolakan dari netizen menjadi trending topic penolakan, karena memakai Haikal Hasan, JNE dianggap mendukung pemecah belah bangsa dengan menayangkan ucapan tersebut, meskipun akhirnya postingan Haikal Hasan dihapus.Eskalasi penolakan makin menjadi, rating JNE di playstore juga drop. Tentu saja banyak catatan terkait hal ini, tapi yang paling utama untuk dipikirkan adalah ekses dari aksi boikot ini kedepan.Jangan tutup mata juga bahwa JNE adalah jasa ekspedisi yang terbesar di Indonesia, ribuan rakyat kecil bergantung untuk mencari rejeki disana. Tentunya akan jadi dzolim jika hal ini mempengaruhi urusan dapur orang yang tidak tahu menahu keramaian di media sosial.GP Ansor sebagi organisasi yang dibesarkan nilai-nilai Islam jelas tidak bisa sepakat dengan aksi boikot ini jika mengorbankan rakyat kecil. Tidak ada kultur dan ajaran untuk mematikan rejeki masyarakat kecil dari Kyai-kyai pendiri NU.Untuk itu mari kita bijak sejenak dan berfikir lebih kedepan untuk menggunakan jemari kita di media sosial. Jangan sampai jemari kita mematikan rejeki sesama anak bangsa.Terkait hal tersebut dari Managemen JNE bertemu dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Gus Yaqut untuk Silaturahmi dan tabayyun terkait isu terkini.Manajemen JNE diwakili Direktur Utama JNE Pak Muhammad Feriadi, Direktur JNE Pak Edi Santoso dan VP Marketing JNE Pak Eri Palgunadi melakukan pertemuan agar publik bijak menyikapi hal yang sedang dialami JNE. (GP Ansor) -

PEMBERONTAK TETAPLAH PEMBERONTAK WALAU BERTOPENG AGAMA

Sorbansantri.com – Siapa di antara kamu yang berani mendebat dan menyalahkan Sayyidina Ali dengan ayat:
ومن يقتل مؤمنا متعمدا فجزاؤه جهنم
“Barangsiapa membunuh orang mukmin dengan sengaja maka balasannya adalah neraka Jahanam”
Apakah kamu berani berkata “Ali telah membunuh orang mukmin, Ali pasti masuk neraka Jahanam!” ?
Kalau kamu berani, maka kamu memiliki pola pikir khawarij.Kenapa Sayyidina Ali dan pasukannya tetap menggempur pasukan Khawarij meskipun mereka muslim, bersyahadat, rajin sholat, rajin puasa, bahkan hafal Al Qur’an?
Jawabannya:
Karena mereka adalah para pemberontak yang mengancam keamanan negara, mengancam keselamatan nyawa pasukan Sayyidina Ali, bahkan jauh dari itu, mereka adalah ancaman serius yang jika tidak dihentikan akan mengancam keamanan rakyat dan NegaraBagaimana pun…
Kejahatan tetaplah kejahatan meskipun benderanya bertuliskan nama Tuhan.
Pemberontakan tetaplah pemberontakan meskipun bertopengkan agama. (kang Mas Yus)
-

Sowan dan Mencium Tangan Kiai
Sowan adalah tradisi santri berkunjung kepada kyai dengan harapan mendapatkan petunjuk atas sebuah permasalahan yang diajukannya, atau mengharapkan doa dari kyai atau sekedar bertatap muka silaturrhim saja. Seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah saw bahwa bersilaturrahim dapat menjadikan umur dan rezeki bertambah panjang. Sowan dapat dilakukan oleh santri secara individu atau bersama-sama. Bisanya seorang kiai akan menerima para tamu dengan lapang dada. Bagi wali santri yang hendak menitipkan anaknya di pesantren, sowan kepada kiai sangat penting. Karena dalam kesempatan ini ia akan memasrahkan anaknya untuk dididik di pesantren oleh sang kiai . Begitu pula dengan calon santri, inilah kali pertama ia melihat wajah kiainya yang akan menjadi panutan sepanjang hidupnya. Sowan tidak hanya dilakukan oleh santri yang masih belajar di pesantren. Banyak santri yang telah hidup bermasyarakat dan berkeluarga mengunjungi kiainya hanya sekedar ingin bersalaman semata. Atau sengaja datang membawa permasalahan yang hendak ditanyakan kepada kiai tentang berbagai masalah yang dihadapinya.
Hal ini menjadikan bahwa hubungan kiai santri tidak pernah mengenal kata putus. Kiai tetap menjadi guru dan santri tetap menjadi murid. Dalam dunia pesantren istilah alumni hanya menunjuk pada batasan waktu formal belaka, dimana seorang santri pernah belajar di sebuah pesantren tertentu. Tidak termasuk di dalamnya hubungan guru-murid. Meskipun telah manjadi alumni pesantren A, seseorang akan tetap menjadi santri atau murid kiai A. Di beberapa daerah tradisi sowan memiliki momentumnya ketika Idul Fitri tiba. Biasanya, seorang kiai sengaja mempersiapkan diri menerima banyak tamu yang sowan kepadanya. Mereka yang sowan tidaklah sebatas para santri yang pernah berguru kepadanya, namun juga masyarakat, tetangga dan bahkan para pejabat tidak pernah berguru langsung kepadanya. Mereka datang dengan harapan mendapatkan berkah dari kealiman seorang kiai . Karena barang siapa bergaul dengan penjual minyak wangi, pasti akan tertular semerbaknya bau wangi. Pada bulan Syawal seperti ini, sowan kepada kiai merupakan sesuatu yang utama bagi kalangan santri. Hampir sama pentingnya dengan mudik untuk berjumpa keluarga dan kedua orang tua. Pantas saja, karena kiai bagi santri adalah guru sekaligus berlaku sebagai orang tua. Oleh karena itu sering kali mereka yang kembali pulang dari perantauan menjadikan sowan kepada kiai sebagai alasan penting mudik di hari lebaran. Bagi santri yang telah jauh berkelana mengarungi kehidupan, kembali ke pesantren dan mencium tangan kiai merupakan ‘isi ulang energi’ recharger untuk menghadapi perjalanan hidup ke depan. Seolah setelah mencium tangan kiai dan bermuwajjahah dengannya semua permasalahan di depan pasti akan teratasi. Semua itu berlaku berkat doa orang tua dan kiai . Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Imam Nawawi sebagai mana dinukil oleh Ibn Hajar al-Asqolani dalam Fathul Bari قالَ الاِمَامْ النَّوَاوِيْ : تقبِيْلُ يَدِ الرَّجُلِ ِلزُهْدِهِ وَصَلاَحِهِ وَعِلْمِهِ اَوْ شرَفِهِ اَوْ نَحْوِ ذالِكَ مِنَ اْلاُمُوْرِ الدِّيْنِيَّةِ لاَ يُكْرَهُ بَل يُسْتَحَبُّ.Artinya : Imam Nawawi berkata : mencium tangan seseorang karena zuhudnya, kebaikannya, ilmunya, atau karena kedudukannya dalam agama adalah perbuatan yang tidak dimakruhkan, bahkan hal yang demikian itu disunahkan. Demikianlah tradisi sowan ini berlangsung hingga sekarang. Para santri meyakini benar bahwa seorang kiai yang alim dan zuhud jauh lebih dekat kepada Allah swt dibandingkan manusia pada umumnya. Karena itulah para santri sangat mengharapkan do’a dari para kyai. Karena doa itu niilainya lebih dari segudang harta. Inilah yang oleh orang awam banyak diistilahkan dengan tabarrukan, mengharapkan berkah dari do’a kyai yang mustajab karena kezuhudannya, kewiraiannya dan kealimannya. Dengan demikian optimisme dalam menghadapi kehidupan dengan berbagai macam permasalahannya merupakan nilai positif yang tersimpan di balik tradisi sowan. Sowan model inilah yang dianjurkan oleh Rasulullah saw أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim). عَنْ أَبِي أَيُّوبَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ قَالَ مَا لَهُ مَا لَهُ وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَبٌ مَا لَهُ تَعْبُدُ اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ وَتَصِلُ الرَّحِمَ ” .رواه البخاري .
Dari Abu Ayyub Al-Anshori r.a bahwa ada seorang berkata kepada Nabi saw., “Beritahukanlah kepadaku tentang satu amalan yang memasukkan aku ke surga. Seseorang berkata, “Ada apa dia? Ada apa dia?” Rasulullah saw. Berkata, “Apakah dia ada keperluan? Beribadahlah kamu kepada Allah jangan kamu menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, tegakkan shalat, tunaikan zakat, dan bersilaturahimlah.” (Bukhari). Artinya hanya silaturrahim yang bernilai positiflah yang akan diganjar oleh Allah sebagaimana dijanjikan Rasulullah dalam kedua haditsnya. Bukan silaturrahim yang bernilai negatif yaitu silaturrahim yang melanggar aturan syariat Islam.
Sumber: islam NU
-

JADI BANSER ITU TIDAK MUDAH KARENA AKAN BANYAK TANTANGAN DIDALAMNYA
Infokom Banser NU – ” Memahami dan mengamalkan makna sabar, ikhlas dan tulus itu mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilakukan karena butuh kesungguhan niat yg tinggi untuk itu
Habib Luthfi bin Yahya merasa cinta kepada Banser sekalipun jika surga diberikan untuk beliau namun beliau tdk akan ambil bagian itu sebelum Banser dulu yang akan memasukinya
Banser merasa tulus apa yg dia perbuat untuk ulamanya karena petuah para ulama NU kian tertanam dalam hatinya
Habib Umar bin hafidz melihat ada banyak ulama NU yang berkelas wali namun tantangan itu sangat besar pada NU
Habib Ali Al-Jufri melihat sosok Banser adalah manusia yg sudah mampu berjihad dijalan Allah sampai didalam rasa lelah dan harus kurang tidur demi menjaga ulama dan negara, bahkan habib Ali Al-jufri mengungkapkan bahwa tauhid itu penting tapi adalah jauh lebih penting bahwa menjaga keamanan adalah diatas tauhid itu sendiri
Syekh Fadhil mengungkapkan bahwa hanya di Indonesia ulama itu dijaga oleh Banser, karena dinegaranya banyak bom terjadi karena tidak ada keamanan
Banyak para habaib di Indonesia bahkan dinegara luar merasa kagum terhadap banser, terlebih terhadap NU !! “



