Blog

  • Lazisnu MWCNU Bangsal mojokerto dan Himmatun Ayat Menyantuni 74 Yatim/Dhuafa’

    Lazisnu MWCNU Bangsal mojokerto dan Himmatun Ayat Menyantuni 74 Yatim/Dhuafa’

    SORBAN SANTRI ~Setelah satu minggu yang lalu LAZISNU MWC Kecamatan Bangsal & PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto ‘berkoalisi” dalam menyantuni 105 orang terdampak covid 19, hari Kamis kemarin tanggal 29 oktober 2020 atau tanggal 12 Rabiul awal 1442 H bertepatan dengan momen Maulid Nabi Muhammad Saw, LAZISNU MWC kecamatan Bangsal kembali “berkoalisi” dengan HIMMATUN AYAT (Himpunan Muslim Penyantun Anak Yatim) cabang Kabupaten Mojokerto dalam memberikan santunan kepada 74 anak yatim dan dhuafa.

    SORBANSANTRI.COM

    Acara Santunan 74 Yatim & Dhuafa’dalam rangka Hari Santi 2020& Maulid Nabi

    Kali ini acara santunan tersebut dikemas dalam acara memperingati hari santri 2020 sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini selain dihadiri 74 anak yatim dan dhuafa juga dihadiri oleh jajaran MUSPIKA Kecamatan Bangsal antara lain Bapak Sugeng Nuryadi, SIP. MM, selaku camat Bangsal, Bapak Kapten Infantri Mujiono selaku Danramil Bangsal yang diwakili oleh bapak Siswanto, bapak karsono selaku kepala Desa sidomulyo, Bapak H Anton selaku kepala Desa Bangsal, Bapak H Lukman Hakim MSI selaku ketua Tanfidziyah dan jajaran pengurus harian MWC NU Kecamatan Bangsal.

    SORBANSANTRI.COM

    Nampak Camat Bangsal, Danramil, Kepala Desa dan Pengurus MWC Bangsal hadir dalam acara

    Selain dihadiri oleh jajaran muspika Kecamatan Bangsal acara santunan 74 anak yatim dan dhuafa ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan pondok pesantren Al hasyimi selaku tuan rumah, Pengurus Himmatun Ayat Kabupaten Mojokerto, pengurus PC Lazisnu Kabupaten Mojokerto dan juga tokoh-tokoh masyarakat aghniya’ yang sudah memberikan sodaqohnya untuk acara santunan 74 anak yatim dan dhuafa’ ini.

    SORBANSANTRI.COM

    Nampak Camat Bangsal didampingi Danramil memberikan santunan secara simbolis

    SORBANSANTRI.COM

    Tidak ketinggalan Pengurus Lazisnu MWC Kec. Bangsal membagikan sembako

    SORBANSANTRI.COM

    Pengurus Himmatun Ayat & Ketua Lazisnu MWC Kec. Bangsal membagikan uang santunan

    Koalisi bersama PC LAZISNU MWC Kec. Bangsal dan HIMMATUN AYAT ini bertujuan untuk lebih memberikan bobot santunan kepada anak yatim dan dhuafa, selain uang juga dibagikan sembako berkat kerjasama kedua organisasi yang sama2 bergerak dalam Santunan Yatim & Dhuafa’ ini. PC LAZISNU MWC Kecamatan Bangsal menggerakkan mesin organisasinya untuk sambang ke para aghniya’ dalam rangka menjemput shodaqoh mereka dan alhamdulillah sambutan para aghniya’ yang sangat antusias itu akhirnya bisa terkumpul shodaqoh lebih dari Rp 5.000.000 untuk diwujudkan beras 3 kg, minyak 1 liter dan gula 1 kg dan santunan berupa uang yang sejumlah Rp60.000 per masing-masing anak dari Yaysan HIMMATUN AYAT (Himpunan Muslim Penyantunan Anak Yatim). Tidak ketinggalan juga sumbangan dari PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto, selain mem back up acara santunan, para pengurus PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto yang turut hadir secara full team juga membagikan sandal untuk anak yatim dan dhuafa sebagai pelengkap dari santunan tersebut.

    SORBANSANTRI.COM

    Pengurus PC Lazisnu Kab. Mojokerto membagikan Santunan

    SORBANSANTRI.COM

    Kegembiraan Anak-anak berfoto bersama setelah acara

    SORBANSANTRI.COM

    Kegembiraan Anak-anak Yatim & Dhuafa’Himmatun Ayat saat acara

    Akhirnya dengan penuh keceriaan 74 buat anak yatim dan dhuafa pulang dengan membawa santunan yang diberikan. Semua kegembiraan mereka ini semoga dibalaskan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada para aghniya’ semuanya sehingga rezeki para aghniya’ semakin banyak dan barokah, Amin ya robbal alamin. Barokalloh…

    By: H. Subhan / sodikin sorban

  • IMAM JALALUDDIN AS SUYUTHI TENTANG MAULID NABI

    IMAM JALALUDDIN AS SUYUTHI TENTANG MAULID NABI

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- JAWABAN CERDAS SANG IMAM PENGHAFAL 100 RIBU HADITS, IMAM JALALUDDIN AS SUYUTHI TENTANG MAULID NABI
    Pertanyaan :
    Apa hukum amalan maulid Nabi di bulan rabiul awal ? apakah yang demikian itu terpuji atau tercela ? yang mengamalkan dapat pahala atau tidak ?
    Jawaban :
    ﻋﻨﺪﻱ ﺃﻥ ﺃﺻﻞ ﻋﻤﻞ اﻟﻤﻮﻟﺪ اﻟﺬﻱ ﻫﻮ اﺟﺘﻤﺎﻉ اﻟﻨﺎﺱ ﻭﻗﺮاءﺓ ﻣﺎ ﺗﻴﺴﺮ ﻣﻦ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﺭﻭاﻳﺔ اﻷﺧﺒﺎﺭ اﻟﻮاﺭﺩﺓ ﻓﻲ ﻣﺒﺪﺃ ﺃﻣﺮ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻣﺎ ﻭﻗﻊ ﻓﻲ ﻣﻮﻟﺪﻩ ﻣﻦ اﻵﻳﺎﺕ، ثم ﻳﻤﺪ ﻟﻬﻢ ﺳﻤﺎﻁ ﻳﺄﻛﻠﻮﻧﻪ ﻭﻳﻨﺼﺮﻓﻮﻥ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺯﻳﺎﺩﺓ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ – ﻫﻮ ﻣﻦ اﻟﺒﺪﻉ اﻟﺤﺴﻨﺔ اﻟﺘﻲ ﻳﺜﺎﺏ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺻﺎﺣﺒﻬﺎ ﻟﻤﺎ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺗﻌﻈﻴﻢ ﻗﺪﺭ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺇﻇﻬﺎﺭ اﻟﻔﺮﺡ ﻭاﻻﺳﺘﺒﺸﺎﺭ ﺑﻤﻮﻟﺪﻩ اﻟﺸﺮﻳﻒ،
    Menurutku, asal amalan maulid, yang mana yang demikian adalah berkumpulnya orang orang dan membaca surat yang mudah dari Al Qur’an dan riwayat khabar khabar yang warid di dalam permulaan sejarah Nabi Muhammad SAW dan apa apa yang terjadi di dalam hari kelahirannya dari tanda-tanda kebesaran Allah. Kemudian diberikan untuk mereka hidangan makanan, mereka memakan dan mereka pulang tanpa ada tambahan dari yang demikian adalah sebagian dari bid’ah bid’ah hasanah yang mana diberi pahala atasnya orang yang mengadakannya, karena apa apa yang di dalamnya adalah mengagungkan derajat Nabi Muhammad SAW dan menampakkan kegembiraan dan kebahagiaan dengan hari kelahiran nya yang mulia.
    Kitab Al Hawiy Lil Fatawiy. Imam Jalaluddin As Suyuthi
    Ustadz Abdurrachman Asy-Syafi’iy
    Majelis Ta’lim At Tahdzib
    (abi sorban)
  • WAHAI RASULULLAH, MENGAPA ENGKAU MENANGIS ?

    WAHAI RASULULLAH, MENGAPA ENGKAU MENANGIS ?

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-Pada suatu hari Rasulullah saw ditemui oleh malaikat Jibril. Rasul bertanya “Ada apa wahai Jibril?”.
    Jibril menjawab, “Wahai Muhammad, sesungguhnya hari ini Allah swt sedang mengobarkan nyala api Neraka dan seluruh malaikat amat ketakutan, mereka tidak tahu harus bagaimana,
    Untung aku ingat bahwa engkau adalah sumber cinta dan sayang Allah swt kepada alam semesta. Dengan alasan itu aku kesini, bertabaruk dengan cinta Allah kepada dirimu”.
    Rasulullah saw terdiam beberapa saat. Kemudian bertanya lagi, “Wahai Jibril, ceritakan padaku bagaimanakah neraka itu sesungguhnya”.
    Jibril menjawab “Wahai Muhammad, Neraka itu bagaikan lubang-lubang yang terdiri dari 7 tingkat. Jarak antara satu lubang dengan yang lain ialah perjalanan 70 tahun. Lubang yang palingbawah adalah yang paling panas”.
    Nabi saw meneruskan pertanyaannya, “Lalu siapakah penghuni lubang-lubang neraka itu wahai Jibril?”.
    Jibril menjawab, “Lubang yang paling bawah diciptakan untuk orang orang munafik, lubang berikutnya untuk penyembah berhala, lalu untuk penyembah bintang dan matahari”.
    Jibril terus menerangkan penghuni tingkatan neraka hingga lubang yang ke 5 tempatnya umat Yahudi dan yang ke 6 dihuni oleh umat Nasrani.Setelah menjelaskan penghuni 6 tingkatan Neraka,Jibril diam cukup lama.
    Rasulullah saw penasaran dan bertanya kembali, “Wahai Jibril, siapakah penghuni neraka yang ke 7?”. Jibril diam saja tidak menjawab.
    Rasulullah saw mengulangi pertanyaannya, tapi Jibril tetap diam.
    Rasulullah saw tambah penasaran dan mendesak jibril agar dijawab pernyaannya.
    Akhirnya Jibril pun berkata, “Umatmu wahai Muhammad, mereka itu para pelaku dosa besar di kalangan umatmu yang dimana sampai mereka mati belum sempat bertaubat”.
    Mendengar jawaban Jibril, Rasulullah saw langsung jatuh pingsan. Jibril merangkulnya dan meletakkan tubuh baginda di atas pangkuannya.
    Tak berapa lama Rasulullah saw sadar dan langsung menangis bersimbah air mata, dengan terisak-isak Rasulullah saw mempertegas pertanyaannya, “Wahai Jibril, apakah benar ada diantara umatku yg masuk neraka?”.
    Jibril mejawab“Benar wahai Muhammad, pelaku dosa besar di antara umatmu yang belum bertaubat”.
    Setelah itu Rasulullah saw langsung menghadap kiblat dan sujud kepada Allah swt dalam isak tangisnya.
    Sesekali dengan suara pelan beliau membisikkan kata-kata “Ummati ya Rabb, ummati, ummati, ummati.
    Beliau saw tidak mengangkat kepalanya dalam keadaan seperti itu selamat 3 hari 3 malam kecuali setiap Bilal bin Rabah mengumandangkan adzan, barulah beliau bangkit untuk menjadi imam dan setelah itu kembali sujud lagi.
    Pada hari ke 3, Abu Bakar ra menyadari hal ini, beliau mengetuk pintu Rasulullah saw dan mengucapkan salam 3 kali, namun tidak ada jawaban.
    Abu Bakar ra sedih dan berseru di depanpintu Nabi saw, “ Apakah ada jalan untuk masuk kerumah Rasulullah”. Tetap tidak ada jawaban.
    Lalu beliau menangis dan melangkah pulang
    Di jalan beliau bertemu sahabat Umar ra, “Mengapa engkau menangis wahai Abu Bakar?”.
    Abu Bakar ra menceritakan keadaan Rasulullah saw. Maka Umar ra pun melangkah menuju rumah Nabi saw dan terjadilah hal yang sama. Umar pun pulang dan menangis.
    Di jalan beliau bertemu Salman Al Farisi ra. Dengan terisak-isak Umar ra bercerita kepada Salman ra hingga membuat dia amat sedih, namun dia tidak berani mengulangi hal yang sama.
    Salman melangkah menuju rumah Fatimah ra dan menceritakan hal itu.
    Setengah berlari Fatimah ra menuju rumah Ayahnya saw dan mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.
    Mendengar suara lembut putri tercinta, sejuklah dada Nabi saw. Rasullah saw bangkit dari sujud dan membuka pintu.
    Alangkah terkejutnya Fatimah ra melihat beliau yang amat kurus dan pucat.
    Fatimah memeluk beliau saw lalu menangis. “Wahai ayahanda, apa yang terjadi? mengapa engkau amat sedih seperti ini?”. Rasulullah saw kembali menangis dan berkata dengan suara lirih, “Wahai Fatimah, belahan jiwaku, bagaimana mungkin aku tidak sedih sedangkan Jibril mengatakan akan ada kelak diantara umatku yang akan masuk neraka”.
    Wahai sobat. . . .
    Cinta Nabi Muhammad SAW begitu besar kepada kita
    Lalu bagimana dengan cinta kita kepada Rasulullah Saw? 😭
    اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد
    Allahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad.
  • GP ANSOR CANGGU JETIS MOJOKERTO menebar virus sholawat

    GP ANSOR CANGGU JETIS MOJOKERTO menebar virus sholawat

    SORBAN JETIS ~Namanya saja gerakan pemuda , pantas jika tidak mengenal lelah dalam bergerak terutama dalam menebarkan virus solawat ke dalam masyarakat . Melalui kegiatan rutin nya yang juga merupakan program andalan GP ANSOR yaitu geliat Majlis Zdikir dan solawat sahabat sahabat GP ANSOR ranting Canggu mengajak masyarakat umumnya dan anak anak generasi muda khususnya untuk bersolawat bersama ..

    SORBANSANTRI.COM

    Grub al banjari saat bersholawat bersama

    Bertempat di musholah Baitul Mukmin dsn Kedungklinter acara tersebut berjalan hikmat dan sukses (24/10/20) dengan di ikuti oleh 5 group sholawat al banjari se desa Canggu dan di hadiri oleh tokoh tokoh agama serta tokoh NU .

    H KODIM selaku wakil tuan rumah sangat bersyukur sekali dan mensupport penuh dengan adanya acara majelis dzikir dan sholawat yang di adakan oleh sahabat sahabat GP ANSOR ranting canggu, beliau mengharapkan kegitan kegiatan seperti MDS ini jangan sampai berhenti dan harus teros di adakan dengan harapan para generasi muda NAHDLATUL ULAMA sebagai generasi penurus bisa menebarkan cinta kasih kepada nabi MUHAMMAD SAW

    Demikian juga ketua NU ranting Canggu H ALIM SODIKIN dalam sambutanya sangat berterima kasih kepada sahabat sahabat GP ANSOR ranting Canggu yang terus bergerak dengan semangat menghidupkan kegiatan NU baik melalui MDS dan santunan yatim piatu, dhuafa yang di lakukan rutin setiap bulan

    SORBANSANTRI.COM

    ketua NU CANGGU saat memberikan sambutan

    Satu satunya ketua NU ranting seMWCNU jetis yang berambut gondrong ini menitip pesan kepada seluruh kader NU di wilayah Canggu untuk menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pesta demokrasi tahun ini . Beliau berharap jika ada perbedaan pilihan dalam pilkada nanti jangan sampai menimbulkan perpecahan dan permusuhan di antara Nahdliyin sehingga bisa merusak kebersamaan yang telah di bangun selama ini ..

    Sementara ketua PAC GP ANSOR jetis mojokerto Gus IBNU KOHAR menyampaikan MDS Rijalul Ansor Ranting merupakan ujung tombak dari kegiatan GP Ansor di tingkat Ranting dalam mencari Kader terbaik Ansor.

    SORBANSANTRI.COM

    Ketua PAC GP ANSOR JETIS MOJOKERTO

    Harapan dari PAC GP ANSOR JETIS semoga kesuksesan dalam penyelenggaraan acara MDS RA Ranting bisa diteruskan ke tingkat MDS Rijalul Ansor PAC dalam pengerahan anggota, karena pasukan / Anggota PAC ada di tiap-tiap Ranting, semoga semua Ranting GP ANSOR di Kecamatan Jetis mojokerto bisa selalu Istiqomah dalam kegiatan positif ini (MDS) ila Yaumil qiyamah dan tentunya harapan kita mendapatkan syafaat dari Kanjeng Nabi MUHAMMAD SAW.

    By: s.parman/ alim sorban

  • MAKANAN YANG DIBERKAHI

    MAKANAN YANG DIBERKAHI

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Dalam peristiwa Khandaq, atau Perang Aḥzab, Rasulullah Saw. dan semua kaum Muslim bekerja keras menggali parit di sekeliling Madinah. Mereka dibagi kedalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas sepuluh orang. Setiap kelompok ditugasi menggali parit sepanjang 40 hasta. Mereka semua berkerja keras tanpa kenal lelah karena pasukan musyrik Quraisy dan sekutu mereka telah bersiap-siap menyerang Madinah. Rasulullah juga berkerja keras memimpin kaum Muslim hingga lupa makan. Sudah tiga hari beliau tidak mendapatkan makanan yang laik. Jābir ibn ‘Abdullah mengetahui keadaan beliau dan merasa iba melihat kondisinya yang tampak lelah dan lapar.
    Jabir berhasrat besar untuk menjamu Rasulullah sehingga ia berkata: “Wahai Rasulullah, aku mohon izin untuk pulang sebentar ke rumah.” Beliau memberinya izin. Saat tiba di rumah, Jabir berkata kepada istrinya: “Aku melihat Rasūlullāh sangat lemah dan lapar. Namun beliau tetap bersabar. Apakah kita punya sesuatu untuk dimasak?”
    Istri Jabir menjawab: “Kita punya secangkir gandum dan anak kambing yang kurus.”
    Jabir segera menyembelih kambing itu, lalu istrinya memasaknya, kemudian membuat beberapa potong roti gandum. Setelah makanan siap disajikan, Jabir bergegas pergi menemui Rasulullah Saw.
    “Wahai Rasulullah, aku punya sedikit makanan di rumah. Sudilah kiranya Tuan datang ke rumahku bersama dua atau tiga orang untuk menyantapnya,” ujar Jabir.
    “Apa yang telah kausiapkan?” tanya Rasulullah Saw.
    Jabir menuturkan apa adanya. Lalu, Rasulullah Saw. berkata: “Makanan yang banyak dan baik. Tolong katakan kepada istrimu agar jangan dulu membuka tutup panci dan menghidangkan rotinya hingga aku datang.” Maka, Jabir bergegas pulang ke rumahnya mendahului Rasulullah.
    Sementara itu, Rasulullah Saw. berseru kepada para sahabat: “Berhentilah kalian semua. Mari kita pergi ke rumah Jabir.” Jabir tiba di rumahnya dan meceritakan obrolannya dengan Rasulullah Saw. termasuk pesan beliau. Namun, beberapa saat kemudian Jabir terhenyak kaget dan panik melihat di depan rumahnya, Rasulullah datang bersama semua sahabat Anshar dan Muhajirin. Ia berpaling kepada istrinya dan berkata gugup: “Celaka, beliau datang bersama semua sahabat.”
    “Apakah beliau telah bertanya sebelumnya kepadamu?” tanya istrinya.
    “Ya, sudah.” Jawab Jabir.
    “Maka, kau tidak perlu kaget,” jawab istrinya.
    Jabir menyilahkan Rasulullah dan para sahabat di rumahnya. Kemudian Rasulullah Saw. membuka tutup panci dan mengambil sesendok masakan daging kambing itu dan mengambil sepotong roti. Lalu, para sahabat mengikutinya hingga semua orang yang datang ke rumah Jabir bisa makan dengan kenyang. Setelah semua orang makan, Rasulullāh Saw. menyuruh istri Jabir untuk makan. Ternyata, di panci itu masih tersisa masakan untuk Jabir dan istrinya, begitu pula rotinya. MasyaAllah..
    Dalam kesempatan yang berbeda, Jabir mengunjungi rumah ibunya, dan ternyata ibunya telah membuatkan makanan. Ia berkata: “Hai Jabir, pergilah kepada Rasulullah dan undang beliau makan.”
    Maka, Jabir bergegas pergi menemui Rasulullah Saw. dan berkata: “Wahai Rasulullah, ibuku telah membuatkan makanan, dan beliau mengundang Tuan untuk menyantapnya bersama kami.”
    Rasulullah Saw. berpaling kepada para sahabat dan berkata: “Mari kita pergi ke sana.” Rasulullah Saw. datang diiringi 50 orang sahabat. Jabir sendiri terkejut dan bergegas pergi ke rumah ibunya untuk menyampaikan kabar kedatangan Rasulullah bersama puluhan sahabatnya.
    Tiba di tutujan, Rasulullah dan para sahabat duduk di depan pintu. Kemudian beliau berkata: “Masuklah kalian sepuluh orang-sepuluh orang!” Kemudian, mereka semua makan sampai kenyang. Ternyata, hidangan yang hanya sedikit itu masih tersisa meski semua orang telah makan. MasyaAllah…
    Suatu hari dalam sebuah ekspedisi bersama pasukan Muslim, Rasulullah Saw. dan kaum Muslim merasa lapar, sedangkan perbekalan sudah sangat menipis. Maka, beliau bertanya kepada Abu Hurairah: “Apakah kita masih punya sesuatu untuk dimakan?”
    “Ya, kita masih punya kurma di kantong perbekalan,” jawab Abu Hurairah.
    Kemudian Rasulullah Saw. mengambil kurma, menggenggamnya, dan berdoa agar diberkahi Allah. Setelah itu, beliau menyuruh semua pasukan makan dari wadah perbekalan itu hingga mereka semua merasa kenyang. Setelah mereka semua makan, Rasulullah Saw. berkata: “Ambillah kurma yang kupegang tadi!”
    Abu Hurairah lalu memasukkan tangannya ke dalam kantong, dan ia menemukan di dalamnya kurma yang sangat banyak.
    Abu Hurairah ra. menuturkan: “Aku masih bisa makan kurma dari kantong itu sampai masa Khalifah ‘Utsman ra. Ketika Khalifah ‘Utsmān terbunuh, kurma itu habis.” MasyaAllah…
    Itulah diantara banyaknya kisah mukjizat kekasih hati Rasulullah Saw, makanan yang diberkahi.
    Mudah mudahan berkat membaca cerita ini. Allah ta’ala menambahkan rasa cinta kita kepada kekasihnya Sayyidina Muhammad Saw, sehingga kita dikumpulkan kelak bersama beliau dan bertemu Allah ta’ala dengan keadaan Allah Ridho kepada kita semua. (abi sorban)
    آمِّيْنَ آمِّيْنَ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن
    ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
  • Gus Baha Jelaskan Kuatnya Ketauhidan Abdul Muthalib

    Gus Baha Jelaskan Kuatnya Ketauhidan Abdul Muthalib

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- “Saya cerita sedikit betapa Abdul Muthalib itu memiliki nalar katauhidan yang amat kuat,” katanya. Cerita ini, kata Gus Baha’, terjadi ketika Raja Abrahah hendak merobohkan Kakbah. Saat itu terjadi dialog antara keduanya dihadapan masing-masing pengikutnya. Seperti diketahui bahwa Abdul Muthaib adalah pembesar kaum Quraisy yang sangat berwibawa, maka Raja Abrahah pun menaruh segan kepadanya.
    “Saya datang ke sini (Kakbah-red) ingin merobohkan tempatmu, karena saya punya tempat ibadah kok kalian kencingi, kalian beraki,” kata Gus Baha menceritakan perkataan Abrahah. Sebelum itu, baik pasukan maupun harta kaum Quraisy telah ditawan oleh Abrahah. Dan ketika itu Abdul Muthalib menjawab dengan pernyataan yang membuat Abrahah kaget. Kakek Rasulullah itu tidak berusaha melawan Abrahah namun hanya meminta supaya hewan ternak dan apapun ditawan oleh Abrahah itu dikembalikan kepadanya.
    “Baik, saya tidak melarang kamu untuk merobohkan Kakbah, yang penting itu 100 onta milik saya kembalikan dulu,” ujar Gus Baha’ menirukan pernyataan Abdul Muthalib. Sontak, Abrahah pun mempertanyaan kewibawaan Abdul Muthalib yang terkenal sebagai pemimpin Quraisy. “Lo, kamu ini pemimpin bagaimana, ini Kakbah kan agamamu, mau tak robohkan kok tidak marah, malah meminta onta,” kata Abrahah seperti diceritakan Gus Baha’.
    “Saya jelas tahu kalau Kakbah ini ada yang punya (yaitu Allah-red), ya biar diurus sama yang punya. Kalau onta itu milik saya, ya harus jadi urusan saya, maka kembalikan ke saya,” jawab Abdul Muthalib. Akhirnya, keduanya pun setuju.
    Abrahah memenuhi permintaan Abdul Muthalib dan mendapatkan keinginannya untuk bisa merobohkan Kakbah.
    Pada saat itu lah, lanjut Gus Baha’, Abdul Muthalib bergumam tentang apa yang akan terjadi jika Baitullah itu akan dirobohkan. “Abdul Muthalib waktu itu hanya bilang, “Saya ingin lihat apa yang akan Engkau (Tuhan) lakukan jika Kakbahmu dirobohkan” lalu Abdul Muthalib mengajak para pengikutnya untuk naik ke gunung untuk menyaksikan balasan Tuhan kepada Abrahah,” jelas Gus Baha’.
    Setelah semuanya sepakat maka terjadilah peristiwa yang disebutkan dalam QS. Al-Fiil ayat 1 – 5 tersebut. Gus Baha’ lalu berpesan supaya jamaah yang hadir itu tidak usah sok-sokan memikirkan atau membela agama, sebab Islam sudah dijaga dengan sendirinya oleh Allah. “Kalau niatnya khidmah boleh, tapi jangan sampai sok memikirkan sendiri agama ini. Saya juga tidak rela kalau agama ini yang mikir sampeyan, ndak bakal terurus,” kelakar Gus Baha’ disambut gelak tawa jamaah.
    Gus Baha juga menyindir kelompok yang merasa sedang membela Islam kemudian bersikap ekstrim. Menurutnya, hal itu tidak tepat karena secara tidak langsung berarti tidak yakin dengan ketetapan Allah. Begitu pula dengan urusan hidayah, pahala dan dosa itu sudah merupakan hak prerogratif Allah untuk menentukan. “Itu sudah wilayah Allah.
    Apakah orang akan diampuni ataukah dilaknat, dan kita tidak bisa ikut campur. Makanya ini perlu saya utarakan, tidak usah sok memikirkan agama, apalagi sok membela. Yang penting perilakumu baik dan mengikuti akhlak Rasul saja itu sudah cukup,” . (JOKO GONDRONG)
  • SILATUROHIM KADER PENGGERAK NU ANGKATAN Ke-46 di PP. AL HASANIYAH KEDAWON

    SILATUROHIM KADER PENGGERAK NU ANGKATAN Ke-46 di PP. AL HASANIYAH KEDAWON

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Tak ada hentinya ihtiyar para kader militan Brebes untuk lebih tajam lagi dalam pergerakan dalam bingkai khidmah kepada Bangsa & jam’iyyah tercinta NU.
    Dengan tema “Penguatan Militansi KADER PENGGERAK NAHDLATUL ULAMA” acara pada hari ahad 25 oktober-pun diselenggarakan.
    Nampak perwakilan dari PWNU Jateng yaitu Gus Hudalloh & Gus Sholah beserta rombongan didampingi oleh KH. M. Aqsho selaku ketua tanfidziyyah PCNU Brebes, KH. Aminuddin Masyhudi selaku Rois Syuriyyah PCNU Brebes besert para pengurus PCNU yang lain.
    Ragam sambutan dari pengurus PWNU & PCNU lebih menitik beratkan pada pentingnya niat dalam berkhidmah kepada para masyayih NU, selalu berbuat kemaslahatan untuk ummat dan menekankan pentingnya ber-kartanu, sensus warga NU dengan sistem SISNU. (PC NU BREBES)
  • TANDUK SETAN DARI NAJD ITU BUKAN IRAQ

    TANDUK SETAN DARI NAJD ITU BUKAN IRAQ

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Sebagian para pengikut wahabi merasa marah jika kita sebut bahwa Nejd tempat kelahiran Imam mereka adalah tempat keluarnya tanduk Syaitan dan tempat keluarnya khawarij, mereka beralasan bahwa Nedj yang di maksud Rasululah s.a.w adalah Iraq, karena negeri Iraq sumber dari kekacauan dan fitnah.
    Mari kita lihat sejauh mana kebenaran yang telah di sampaikan oleh pengikut wahabi yang terlalu fanatik dengan Imamnya Muhammad bin Abdul Wahab sehingga beliau hampir seperti nabi yang tidak salah dan khilaf, selain beliau tergolong salah dan sesat.
    Bahayanya daerah Najd berasal dari hadits Rasulullah s.a.w yang menceritakan keberkatan tanah , Yaman, dan Syam sebagaimana didalam hadisnya :
    ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻗﺎﻝ : ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ” ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﺷﺎﻣﻨﺎ، ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﻳﻤﻨﻨﺎ ” . ﻗﺎﻝ ﻭﻓﻲ ﻧﺠﺪﻧﺎ ؟ ﻗﺎﻝ : ” ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﺷﺄﻣﻨﺎ، ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﻳﻤﻨﻨﺎ، ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻭﻓﻲ ﻧﺠﺪﻧﺎ ؟ ﻓﺄﻇﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﻓﻲ ﺍﻟﺜﺎﻟﺜﺔ : ” ﻫﻨﺎﻙ ﺍﻟﺰﻻﺯﻝ ﻭﺍﻟﻔﺘﻦ ﻭﺑﻬﺎ ﻳﻄﻠﻊ ﻗﺮﻥ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ” ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻔﺘﻦ ﺑﺎﺏ ﻗﻮﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ”: ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﻤﺸﺮﻕ “ ﺭﻗﻢ 7094
    Artinya: Dari Ibnu Umar r.a berkata: Rasulullah s.a.w menyebutkan : ” Ya Allah berilah keberkatan kepada negeri Syam kami, berilah keberkatan kepada negeri Yaman kami, Berkata mereka : ” Pada Najd kami Ya Rasulullah “, berkata Rasulullah: Ya Allah berilah keberkatan kepada negeri Syam kami, berilah keberkatan kepada negeri Yaman kami, Berkata mereka : ” Pada Najd kami Ya Rasulullah “, Berkata Rasulullah : Disana terdapat kegoyangan ( aqidah ) dan fitnah, dan disanalah terbitnya tanduk Syaitan. ( H.R . Bukhari , kitab al-Fitan, bab Qulun Nabi s.a.w. al-Fitnah Min Qibla al-Masyriq, no : 7094 ).
    Dari hadis ini kita mengetahui bahwa Rasul telah mendo`akan negeri Syam dan Yaman, sebab itulah para sahabat berlomba-lomba untuk pindah ke negeri Yaman dan Syam.
    Kenapa Najd yang terdapat di hadis ini bukan negeri Iraq ? Adapun sebagai Jawabannya sebagai berikut :
    1. Negeri yang dido`akan Rasulullah adalah negeri-negeri yang telah masuk islam sebagian penduduknya, sebagian ahli Syam telah mendatangi Nabi s.a.w. dan mengucap kalimat dua Syahadah, penduduk Yaman mendatangi Rasul dan memeluk islam ketika itu, sementara penduduk daerah Iraq tidak ada yang datang ke hadapan Rasul, bahkan mereka masuk islam pada masa pemerintahan Abu Bakar dan Umar bin Khatab ketika penaklukkan negara Farsi, sementra penduduk Najd ( tempat kelahiran pemimpin wahabi ) telah berbondong-bondong pergi ke Madinah untuk memeluk islam, bagaimana boleh didalam hadis menyebutkan kalimat ” di Nejd kami ” sementara Iraq belum jatuh ke tangan umat islam, dan masih di pegang oleh negara Farsi, ungkapan kami di sini memiliki dua makna : Yang pertama: Para sahabat yang bersama Rasul, dan mereka bermaksud bahwa ungkapan kami adalah makna kepemilikan Iraq, dan ini mustahil sebab Iraq belum jatuh ketangan umat Islam. Yang kedua: Utusan yang datang dari Najd, jikalau Najd itu Iraq, maka sesuatu yang mustahil sebab tidak ada riwayat yang mengatakan adanya utusan kaum yang datang dari Iraq, maka mestilah Nejd tersebut bahagian negara yang dikenal yaitu Riyahd dan sekelilingnya. Sementara kalimat ” kami ” pada negeri Syam, karena telah datang sebahagian utusan negeri Syam ke Madinah untuk memeluk islam dan di Syam terdapat Baitul Maqdis, dan tempat para nabi-nabi terdahulu.
    2. Rasul mengatakan bahwa Najd adalah tempat keluarnya tanduk syaiton, terlepas dari hakikat ataupun majaz, tapi yang dimaksud adalah orang yag membawa kesesatan dan fitnah bagi umat islam dan mereka tergolong dari orang – orang kafir, karena Syaitan pemimpin orang-orang kafir dan menyesatkan orang, ini sangat jauh sekali keadaannya dengan fitnah yang berlaku di Iraq, pembunuhan Imam Ali r.a di tangan orang-orang Khawarij suatu fitnah yang lebih kecil di bandingkan dengan fitnahnya Musailamah al-Kadzab yang berasal dari Yamamah Nejd ( Riyadh sekarang ), yang telah mengaku nabi dan membunuh puluhan para sahabat sehingga Umar bin Khatab menjadi sangat takut sekali akan habisnya penghafal al-Qur`an disebabkan serangan Musailamah, Musailamah dan pengikutnya tergolong orang-orang yang kafir dan menyesatkan orang lain, sementara orang-orang Khawarij masih dalam keadaaan islam sebagaimana didalam riwayat Ibnu Abbas dari Imam Ali di dalam Sohih Bukhari, tetapi mereka pelampau yang keluar dari batasan, demikiannya juga pandangan ulama ahlus Sunnah bahwa khawarij telakeluar dari jama`a tetapi tidak keluar dari islam, dengan demikian tahulah kita bahwa fitnah yang terdapat di Yamamah ( Najd ) lebih besar dari fitnah yang berada di Iraq, di Najd juga tedapat khawarij dan golongan Qaramithoh yang kafir.
    3. Kita mengetahui bahwa Iraq adalah negeri yang berkat juga, bukti keberkatan Iraq adalah pindahnya ulama-ulama besar dari golongan sahabat ke Iraq seperti Imam Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas`ud, Anas bin Malik, `Ammar bin Yasir, Hudzaifah bin Yaman, Sa`ad bin Abi Waqash, Imran bin Hushain, jikalau negeri Iraq tidak berkat bagaimana boleh para sahabat pindah ke Iraq berbondong-bondong. Di negeri Iraq pula terbitnya banyak ulama hadis dan mazhab ahlussunnah seperti mazhab Imam Hanafi, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Sufyan ats-Tsauri dan Sufyan bin Uyaynah, timbulnya di baghdad ulama dan fakar-fakar qira`ah dan Nahu, berbeda dengan Najd Yamamah yang tidak terdapat sedikitpun para sahabat yang bermukim di situ bahkan para sahabat datang ke Najd Yamamah untuk memerangi orang kafir dan murtad pengikut Musailamah, bagaimana boleh kita katakan bahwa Iraq tempat yang terkutuk dan tidak berkat, sementara Iraq telah mengeluarkan jutaan ulama, kenapa wahabi mengikuti mazhab Hanbali sementara Imam Ahmad berasal dari Iraq.
    4. Iraq telah masyhur ketika zaman jahiliyah, jikalau Rasul bermaksud Iraq niscaya beliau akan sebutkan secara jelas dengan namanya khusus tetapi Rasul tidak menyebutkan Iraq bahkan menyebutkan Najd yang berarti bukan Iraq. Jiadi jika disebut dengan Najd maka di maksud adalah dalah Najd secara uruf yaitu daerah Yamamah , Dar`ah dan sekitarnya, karena kawasan ini juga dataran tinggi.
    5. Hadis Rasulullah s.a.w. yang berbunyi : ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﺭﺿﻲ ﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﺃﻧﻪ ﺳﻤﻊ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻫﻮ ﻣﺴﺘﻘﺒﻞ ﺍﻟﻤﺸﺮﻕ ﻳﻘﻮﻝ : ” ﺃﻻ ﺇﻥ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻫﺎﻫﻨﺎ ﻣﻦ ﺣﻴﺚ ﻳﻄﻠﻊ ﻗﺮﻥ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ Artinya: Dari Ibnu Umar r.a. beliau mendengar Rasul bersabda dalam keadaan mengarah ke bahagian arah timur Madinah : ” Ingatlah bahwasanya fitnah datang dari sana dari tempat terbitnya tanduk syaitan. ( H.R .Bukhari no : 7093 ). Bahagian timur Madinah adalah Nejd ( bahagian Yamamah, Dir`ah, dll ) bukan Iraq, ini jelas kalau kita melihat peta, adapun para ulama yang menafsirkan timur tersebut ke arah Iraq telah tersalah dengan kenyataan dan ilmu zaman sekarang, karena timurnya Madinah bukan Iraq.
    6. Hadis Rasulullah s.a.w yang menyuruh penduduk Nejd agar berniat ihram dari Qarnu Manazil . ﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻗﺎﻝ : ﺃﻣﺮ ﺭﺳﻮ ﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﺃﻥ ﻳﻬﻠﻮﺍ ﻣﻦ ﺫﻱ ﺍﻟﺤﻠﻴﻔﺔ، ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﺸﺎﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﺤﻔﺔ ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﻨﺠﺪ ﻣﻦ ﻗﺮﻥ ﺍﻟﻤﻨﺎﺯﻝ . ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺎﻟﻚ ، ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﺤﺞ ﺑﺎﺏ ﻣﻮﺍﻗﺖ ﺍﻹﻫﻼﻝ Artinya: Dari Abdullah bin Umar r.a. beliau berkata : Rasulullah s.a.w. menyuruh penduduk Madinah berniat ihram dari Dzul- Hulaifah, penduduk Syam dari Juhfah, dan penduduk Nejd dari Qarn, Manazil. ( H.R. Malik , Kitab Hajj, bab Mawaqitu al-Ihlal no : 732 ). sementara lafaz didalam Sohih Bukhari ialah : ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ : ﻭﻗّﺖ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺮﻧﺎ ﻷﻫﻞ ﻧﺠﺪ ، ﻭﺍﻟﺠﺤﻔﺔ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﺸﺎﻡ ﻭﺫﺍ ﺍﻟﺤﻠﻴﻔﺔ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ، ﻗﺎﻝ : ﺳﻤﻌﺖ ﻫﺬﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ، ﻭﺑﻠﻐﻨﻲ ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : : ﻭ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻴﻤﻦ ﻳﻠﻤﻠﻢ ” ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻌﺮﺍﻕ ﻓﻘﺎﻝ : ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻋﺮﺍﻕ ﻳﻮﻣﺌﺬ ( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ . ﺭﻗﻢ : 7344 Artinya: Dari Ibnu Umar beliau berkata : Rasulullah telah menentukan miqat bagi ahli Najd di Qaran, Juhfah untuk penduduk Syam, Dzul Hulaifah untuk penduduk Madinah, , berkata Ibnu Umar : telah sampai kepadaku bahwa Nabi s.a.w. berkata: “Bagi penduduk Yaman dari Yalamlam”. kemudian disebutkan Iraq, berkata beliau : Ketika itu belum ada Iraq. ( H.R. Bukhari, no 7344 ). Dari kedua hadis diatas jelaslah bahwa yang di maksud Najd adalah daerah dataran tinggi yang terdiri dari Yamamah ( Riyadh sekarang ), Dir`ah dan lain-lainnya, bukan Iraq, karena ketika itu orang Iraq belum memeluk islam, sementara Qarnu Manazil berhampiran dengan Yamamah (Riyadh sekarang ).
    7. Adapun riwayat yang menggantikan Masyriq ( arah timur ) kepada Iraq, riwayat ini telah di obah dan tidak soheh, sebab kebanyakkan riwayat mengatakan Masyriq, adapun penafsiran Salim bin Abudullah bin Umar kepda Iraq adalah salah satu ijtihad beliau yang belum boleh dijadikan pegangan, sebab bukan dari penafsiran Rasulullah s.a.w.,sebagaimana beliau pernah berijtihad untuk melarang para wanita pergi shalat ke masjid sehingga ayah beliau Abdullah bin Umar marah tidak bercakapan dengan beliau sampai Abdullah bin Umar meninggal dunia.
    Tambahan:
    Diriwayatkan dari Uqbah bin Amr Abi Mas’ud ra, dia berkata: Rasulullah Saw menudingkan tangannya ke arah Yaman, dengan bersabda, “Iman yang kuat ada di sana (penduduk Yaman). Ketahuilah bahwa sifat kasar dan hati yang keras itu dimiliki oleh orang-orang yang sibuk mengurus onta dengan melalaikan agama (beliau sambil menuding ke arah timur) dan disanalah tempat munculnya dua tanduk setan”. ( H.R. Shahih Bukhari No. 3202)
    ﻳﻘﻮﻝ ﺍﻟﻤﺠﺴﻢ ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺑﻪ ﺍﻟﻤﺴﻤﻰ ( ﺑﻴﺎﻥ ﺗﻠﺒﻴﺲ ﺍﻟﺠﻬﻤﻴﺔ ) ﺝ 1 / ﺹ 17 : ﻭ ﻗﺪ ( ﺗﻮﺍﺗﺮ ) ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺇﺧﺒﺎﺭﻩ ﺑﺄﻥ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻭ ﺭﺃﺱ ﺍﻟﻜﻔﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺸﺮﻕ , ﺍﻟﺬﻱ ﻫﻮ ( ﻣﺸﺮﻕ ﻣﺪﻳﻨﺘﻪ ﻛﻨﺠﺪ ) . ﺍﻧﺘﻬﻰ . ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ ﻣﺮﺟﻊ ﺍﻟﻮﻫﺎﺑﻴﺔ ﻳﺴﻤﻲ ﺑﻠﺪ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻮﻫﺎﺏ ﻣﻄﻠﻌﺎ ﻟﻠﻔﺘﻨﺔ ﻭ ﺭﺃﺳﺎ ﻟﻠﻜﻔﺮ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﺄﺗﻲ ﺃﺫﻧﺎﺑﻪ ﺑﻤﺌﺎﺕ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻨﻴﻦ
    Terjemah “Bebas ” :
    al Mujassim Ibnu Taimiyah dalam kitab karyanya berjudul Bayan Talbis al Jahmiyyah, j. 1, h. 17 menuliskan sebagai berikut:
    “Dan telah datang berita secara mutawatir dari Rasulullah yang memberitahukan bahwa FITNAH BESAR dan PANGKAL KEKUFURAN akan muncul dari arah timur.”
    Arah timur yang dimaksud oleh Rasulullah adalah arah timur dari tempat tinggal Rasulullah sendiri ,yaitu arah timur kota Madinah. Dan yang dimaksud adalah Nejd. Nejd adalah wilayah timur dari Kota Madinah.
    Ibnu Taimiyah adalah “imam besar” dan “referensi yang tidak dapat diganggu gugat” bagi kaum Wahabi. Ibnu Taimiyah menamakan Nejd; –wilayah tempat munculnya ajaran sesat wahabi yang dirintis oleh Muhammad bin Abdil Wahhab– sebagai tempat kedatangan FITNAH BESAR dan tempat PANGKAL KEKUFURAN. Ibnu Taimiyah telah menuliskan hal itu dalam karyanya di atas ratusan tahun sebelum kedatangan gerakan sesat Wahabi itu sendiri .Ironisnya, aqidah tasybih dan tajsim Ibnu Taimiyah kini menjadi “primadona tanpa tanding yang dipeluk erat” oleh kaum Wahabi Hadis Rasulullah s.a.w yang menyuruh penduduk Nejd agar berniat ihram dari Qarnu Manazil .
    ﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻗﺎﻝ : ﺃﻣﺮ ﺭﺳﻮ ﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﺃﻥ ﻳﻬﻠﻮﺍ ﻣﻦ ﺫﻱ ﺍﻟﺤﻠﻴﻔﺔ، ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﺸﺎﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﺤﻔﺔ ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﻨﺠﺪ ﻣﻦ ﻗﺮﻥ ﺍﻟﻤﻨﺎﺯﻝ . ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺎﻟﻚ ، ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﺤﺞ ﺑﺎﺏ ﻣﻮﺍﻗﺖ ﺍﻹﻫﻼﻝ
    Artinya: Dari Abdullah bin Umar r.a. beliau berkata : Rasulullah s.a.w. menyuruh penduduk Madinah berniat ihram dari Dzul- Hulaifah, penduduk Syam dari Juhfah, dan penduduk Nejd dari Qarn, Manazil. ( H.R. Malik , Kitab Hajj, bab Mawaqitu al-Ihlal no : 732 ).
    sementara lafaz didalam Sohih Bukhari ialah :
    ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ : ﻭﻗّﺖ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺮﻧﺎ ﻷﻫﻞ ﻧﺠﺪ ، ﻭﺍﻟﺠﺤﻔﺔ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﺸﺎﻡ ﻭﺫﺍ ﺍﻟﺤﻠﻴﻔﺔ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ، ﻗﺎﻝ : ﺳﻤﻌﺖ ﻫﺬﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ، ﻭﺑﻠﻐﻨﻲ ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : : ﻭ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻴﻤﻦ ﻳﻠﻤﻠﻢ ” ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻌﺮﺍﻕ ﻓﻘﺎﻝ : ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻋﺮﺍﻕ ﻳﻮﻣﺌﺬ ( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ . ﺭﻗﻢ : 7344
    Artinya: Dari Ibnu Umar beliau berkata : Rasulullah telah menentukan miqat bagi ahli Najd di Qaran, Juhfah untuk penduduk Syam, Dzul Hulaifah untuk penduduk Madinah, , berkata Ibnu Umar : telah sampai kepadaku bahwa Nabi s.a.w. berkata: “Bagi penduduk Yaman dari Yalamlam”. kemudian disebutkan Iraq, berkata beliau : Ketika itu belum ada Iraq. ( H.R. Bukhari, no 7344 ). Dari kedua hadis diatas jelaslah bahwa yang di maksud Najd adalah daerah dataran tinggi yang terdiri dari Yamamah ( Riyadh sekarang ), Dir`ah dan lain-lainnya, bukan Iraq, karena ketika itu orang Iraq belum memeluk islam, sementara Qarnu Manazil berhampiran dengan Yamamah (Riyadh sekarang ).
    Iraq telah masyhur ketika zaman jahiliyah, jikalau Rasul bermaksud Iraq niscaya beliau akan sebutkan secara jelas dengan namanya khusus tetapi Rasul tidak menyebutkan Iraq bahkan menyebutkan Najd yang berarti bukan Iraq. Jiadi jika disebut dengan Najd maka di maksud adalah dalah Najd secara uruf yaitu daerah Yamamah , Dar`ah dan sekitarnya, karena kawasan ini juga dataran tinggi.
    Wallohu A’lam (asnuter jabar)
  • Syekh Adnan Berpesan: “Apa yang Terjadi di Suriah Jangan Sampai Terjadi di Indonesia”

    Syekh Adnan Berpesan: “Apa yang Terjadi di Suriah Jangan Sampai Terjadi di Indonesia”

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Telah syahid guru kami, Syeikh Muhammad Adnan al-Afyouni, di Qudsia Provinsi Damaskus. Syahidnya beliau menambah daftar panjang ulama yang diserang secara keji oleh teroris yang mengatasnamakan Islam. Syeikh Adnan adalah sosok ulama yang mempunyai peran sangat penting dalam proses rekonsiliasi konflik di Suriah. Beliau lah ulama yang turun langsung meng-islahkan pihak-pihak yang bertikai.
    Beliau ulama yang mendapatkan kepercayaan, baik dari pemerintah maupun oposisi, karena integritasnya yang tinggi. Beliau juga termasuk ulama yang sangat dekat dengan umat Islam Indonesia, mempunyai ratusan murid di Indonesia, melakukan serangkaian kunjungan rutin ke Indonesia semasa menjadi mufti Provinsi Damaskus, mewanti-wanti agar jangan sampai apa yang menimpa negaranya terjadi pula di Indonesia. Beliau juga mempunyai kedekatan dengan ulama-ulama Indonesia, terutama Habib Luthfi bin Yahya, Anggota Wantimpres RI dan ketua Jamiyah Toriqoh Mutabarah al-Nahdliyah (JATMAN).
    SORBANSANTRI.COM
    Semoga dilipatgandakan segala kebaikannya, dikumpulkan bersama para pendahulunya di surga firdaus-Nya. Amin. Kami kehilangan seorang guru, ulama, dan rekonsiliator. Syahidnya beliau mengingatkan pada kita bahwa perjuangan melawan radikalisme dan terorisme masih panjang. Perlawanan terhadap Khawarij dan turunannya adalah jalan hidup para ulama, dari generasi sahabat hingga periode kita sekarang ini… (abi sorban)

    Pihak-pihak yang bertikai dalam konflik seperti di Suriah terkadang memanfaatkan data dan statistik, serupa dengan metode perbandingan yang dilakukan oleh click here dalam menilai berbagai platform online.

  • SANTUNAN 105 ORANG TERDAMPAK COVID-19  oleh Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal mojokerto

    SANTUNAN 105 ORANG TERDAMPAK COVID-19 oleh Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal mojokerto

    SORBAN SANTRI ~Meskipun saat ini Kabupaten Mojokerto sudah memasuki zona oranye, namun masih banyak sekali warga Mojokerto yang terdampak Covid-19. Tim Lazisnu yang mengetahui hal ini, berinisiatif untuk memberikan santunan berupa beras dan uang. Memang santunan ini tidak seketika membebaskan warga dari dampak Covid ini, namun setidaknya bisa memberikan kebahagiaan, kegembiraaan, senyuman, dan terus memberikan semangat kepada mereka, warga yang terdampak Covid-19.

    Pada momen hari santri kemarin, Kamis tanggal 22 Oktober 2020 dengan membawa semangat “Hari Santri” tim Lazisnu MWC kecamatan Bangsal yang baru sebulan dilantik sebagai pengurus lazis, bergerak cepat bersama-sama dengan pengurus PC Lazisnu, mengunjungi 3 titik di Kecamatan Bangsal untuk memberikan santunan kepada 105 orang terdampak Covid-19. Adapun 3 titik tersebut adalah di Dusun Kauman, Desa Sidomulyo, dan Desa Tinggarbuntut.
    Santunan dimulai dari titik pertama yaitu di Musholla Baitul Maghfiroh RT 03 Dusun Kauman, didepan rumah salah satu pengurus Lazisnu MWC Bangsal, bapak Siddiq Bagus, SHI, sebanyak 35 warga yang terdampak Covid-19 menerima bantuan dari pengurus Lazisnu. Seperti nampak pada foto-foto dibawah ini.

    SORBANSANTRI.COM

    Pengurus PC Lazisnu & MWC Kec. Bangsal befoto bersama warga setelah santunan

    SORBANSANTRI.COM

    Pengurus Lazisnu MWC kec. Bangsal sedang memberi santunan beras dan uang

    Berikutnya tim Lazisnu bergerak menuju titik kedua yaitu di Pondok Pesantren Al-Hasyimi, di Desa Sidomulyo Kecamatan Bangsal untuk memberikan santunan kedua kepada 35 orang warga Desa Sidomulyo yang tersampak Covid-19. Acara santunan di Pondok Pesantren Al-Hasyimi ini juga dihadiri Bapak Karsono selaku kepala desa sidomulyo dan juga bapak kepala KUA Kecamatan Bangsal, Bapak H. Baharudin, S.Pd.i. dibawah ini adalah foto ketika Bapak H. Baharudin mewakili tim Lazisnu memberikan sumbangan ke warga, beliau didampingi oleh Bapak Karsono selaku Kepala Desa Sidomulyo, H Rofi Ketua PC Lazisnu Kabupaten Mojokerto, Bapak H Shof Subkhan SE selaku ketua Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal.

    SORBANSANTRI.COM

    Kepala KUA Kecamatan Bangsal Mewakili Tim Lazisnu memberikan santunan

    SORBANSANTRI.COM

    Ketua Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal Mewakili Tim Lazisnu memberikan santunan

    Yang terakhir adalah santunan 35 warga Desa Tinggarbuntut yang dilaksanakan dirumah Bapak Hj Ulil Shouma yang juga merupakan salah satu pengurus Lazisnu MWC Kecamatan Bangsal. Acara ini juga dihadiri oleh Bapak Baihaqi selaku Sekertaris MWC Kecamatan Bangsal.

    SORBANSANTRI.COM

    Pengurus Lazisnu berfoto bersama Warga yg diberi santunan

    SORBANSANTRI.COM

    Santunan Warga Di Desa Tinggarbuntut, Di Rumah H. Ulil Shouma

    Alhamdulillah serangkaian acara Santunan kepada 105 orang terdampak Covid-19 ini berjalan lancar, dengan pengawalan Banser MWC kec. Bangsal dan kekompakan team Lazisnu PC & MWC kecamatan Bangsal, warga terlihat sangat antusias dan merespons dengan penuh syukur. Semoga ke depan team Lazisnu bisa meneruskan program santunan dengan baik dan bisa menambah jumlah warga yang disantuni…


    By: H. Shof Subkhan, SE / H. Alim sorban