Blog

  • SELAMAT DATANG WAHAI BULAN MAULID

    SELAMAT DATANG WAHAI BULAN MAULID

     

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Hanya Iblis wa junduhu & sekutunya saja yg tidak bergembira dengan Lahirnya Nabi saw hingga kiamat.

    كل عام و انتم بخير … شهر النور … مولد النور سيدنا النبي
    هذا كحيل الطرف هذا المصطفى, هذا جميل الوجه هذا السيد إن كان يوسف قد أفاق جماله, تا الله ذا المولود منه أزيد, إن كان قد أعطي المسيح عبادة فمحمد خير الأنام أعبد
    Bulan Maulid adalah bulan yang kita rindukan, bulan yang mendatangkan keberkahan bagi alam semesta karena di bulan inilah tepatnya pada hari Senin, 12 Rabiul Awal tahun Gajah Sayyidina Rasulillah SAW dilahirkan.

    Di bulan inilah penduduk muslim dunia bergembira menggelar maulidan, lantunan bacaan selawat saling bersahutan di udara, pembacaan barzanji dan diba’ lebih ramai dari bulan-bulan sebelumnya, semua itu demi menghormati hari kelahiran Baginda Rasulillah SAW.

    Namun demikian, semuanya belum cukup untuk membalas jasa-jasa Baginda Rasulillah SAW yang telah menjadi penyebab keberuntungan kita.

    Maka tak heran jika Al-Hafidz Abdur Rahman ad-Diba’i dalam kitab Maulidnya berkata :
    فلو أنا عملنا كل يوم لأحمد مولدا قد كان واجب
    Artinya: “andaikan setiap hari aku (mampu) mengadakan acara Maulidan untuk Nabi Ahmad ﷺ maka semuanya dihukumi wajib.” Makna dari maqolah diatas adalah sebanyak apa pun acara maulid yang kita gelar semuanya dihukumi wajib dan belum ada yang dihukumi sunnah apalagi bid’ah sebagaimana tudingan kaum Salafi.


    Bagaimana dapat sebuah amaliyah yang dikomandani langsung oleh Baginda Rasulillah SAW dihukum bid’ah?
    Abuya Dr. Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani rohimahullah berkata :
    إن أول المحتفلين بالمولد هو صاحب المولد وهو النبي صلى الله عليه
    Sesungguhnya orang yang pertama kali merayakan Maulid adalah pemilik Maulid, yaitu Baginda Rasulillah .
    وسلم كما جاء فى الحديث الصحيح الذي رواه مسلم لما سئل عن صيام يوم الإثنين ، قال صلى الله عليه وسلم : «ذاك يوم ولدت فيه»

    Dijelaskan dalam Sohih Muslim ketika Beliau ditanya tentang alasan Beliau berpuasa pada hari Isnin, Beliau menjawab : “Pada hari itu aku dilahirkan”.
    فهذا أصح وأصرح نص فى مشروعية الإحتفال بالمولد النبوي الشريف
    Maka ini adalah sekuat & sejelas-jelasnya nash dalil yang menjelaskan anjuran maulid Nabi yang mulia. (yusa abdulloh syah)

    #NengAinunMahya
    Bieb wali Imdad Wal Asror Udzmatul-Khan

  • BANSER BAGANA PUNGGING MOJOKERTO PADAMKAN KEBAKARAN BERSAMA PMK

    BANSER BAGANA PUNGGING MOJOKERTO PADAMKAN KEBAKARAN BERSAMA PMK

    .SORBAN JETIS ~ Musim kemarau sangat panas harap semua berhati hati, karena rawan terjadi kebakaran dengan berbagai penyebab, seperti yang terjadi di dusun sruni desa banjartanggul kec.pungging, sebuah rumah Bpk yusuf yang di jadikan tempat pengepul barang bekas atau rongsokan di lalap si jago merah(17/10/20) meskipun rumah bisa di selamatkan tapi tumpukan bahan bekas yang berada di luar rumah hangus tanpa tersisa dan tidak di ketahui penyebabnya

    Informasi yang di dapat team SORBAN dari salah satu relawan yang membantu memadamkan yaitu Bpk BUANG atau yang lebih akrab di panggil sahabat ABU karena beliau salah satu personil BANSER biro BAGANA kab mojokerto

    SORBANSANTRI.COM
    BAGANA dan BANSER pungging serta PMK saat memadamkan kebakaran

    Menurut sahabat ABU awal kejadian tidak ada yang tau, tapi saat saya melintas bersama 8 personil BANSER SATKORYON PUNGGING sepulang dari PAM di TPQ AR ROHMAN sskitar jam 23:00wib kami melihat ada kepulan asap dan terikan kebakaran, akhirnya kami BAGANA dan BANSER PUNGGING mendekat dan berusaha untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

    SORBANSANTRI.COM
    Sabahat ABU bersama personil PMK mojosari

    Warga mulai banyak yang datang dan melihat api semakin besar maka ada yang menghubungi PMK, selang beberapa menit 3 unit mobil PMK mojosari hadir dan sekitar 45 menit api sudah bisa di padamkan

    By: alim sorban

  • MENJAGA TRADISI & MENEGAKKAN SUNNAH NABI MUHAMMAD SAW

    MENJAGA TRADISI & MENEGAKKAN SUNNAH NABI MUHAMMAD SAW

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN Batam –
    ANSOR-BANSER Sei Beduk Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Sungai Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau menggelar Pembukaan Safari Maulid Nabi Muhammad SAW 1442H merupakan kegiatan Icon PAC GP ANSOR SEI BEDUK untuk Tahun ini yang ke-9 satu bulan Penuh disetiap bulan Rabiulawal. Kegiatan itu rutin dilakukan sejak 9 tahun lalu.

    Didalam Masa Pandemi Covid -19 ANSOR-BANSER Sei Beduk, berkomunikasi dengan Team Gugus Tugas Covid-19, Wajib melaksanakan Protokol Kesehatan.Sebelum Pelaksanaan ANSOR-BANSER melakukan Penyemprotan Disinfectant, dan diwaktu pelaksanaan kegiatan ada petugas yang menjaga pintu masuk, pengecekan Suhu Tubuh, pemberian handsenitizer, dan Memberikan Masker kepada Jamaah yang tidak membawa Masker serta Menjaga Jarak saat pelaksanaan Maulid dilaksanakan.

    “Tujuan kegiatan tersebut untuk membumikan salawat nabi kepada masyarakat luas dalam bingkai Islam nusantara,” ujar Ketua PAC Ansor Sungai Beduk, Muhammad Fajri, di Batam, Sabtu (17/10). Pembukaan kegiatan tersebut diawali di Masjid Al Hikmah Perumahan Pondok Graha RW.04 Kelurahan Duriangkang Kecamatan Sei Beduk, pada Sabtu, 17 Oktober 2020, dihadiri -/+500 orang , terdiri dari kader dan masyarakat setempat,dibuka oleh Ketua PCNU kota Batam dengan Tema “Menjaga Tradisi & Menegakkan Sunnah Nabi Muhammad SAW, menuju Masyarakat Indonesia Maju Adil Makmur dan Bebas Radikalisme.

    “Sebagai kader Ansor, tentu kami berkomitmen menjaga Maulid yang merupakan Amaliah Nahdlatul Ulama,”ujar Muhammad Fajri didampingi Sekretaris PW GP ANSOR KEPRI Sahabat Rizki firmanda. Pada tahun ke-8, kegiatan Safari Maulid ditutup dengan pengajian oleh Habib Seif Alwi, Pimpinan Majelis Ahbaburrosul Karawang-Bekasi. ditambah kan juga oleh Sekretaris PW GP ANSOR Kepulauan Riau Sahabat Rizki Firmanda Semoga kegiatan seperti ini bisa diikuti oleh Pimpinan Anak Cabang & Ranting se-Kota Batam Khususnya & Umumnya di Wilayah Kepulauan Riau, semoga kegiatan ini dapat menambah kecintaan kita kepada Baginda Nabi Muhammad SAW selaku UmatNya Rosulullah, dan Wabah Corona ini cepat diangkat oleh Allah dari Negeri Nusantara-Indonesia, “Berkat Sholawat Corona Minggat”. ( Fauzan Ansor-Banser Sei Beduk )

  • SUSAHNYA MENGHANCURKAN ISLAM DI NUSANTARA

    SUSAHNYA MENGHANCURKAN ISLAM DI NUSANTARA

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Alhamdulillah, akhir-akhir ini orang merasakan manfaatnya Nahdlatul Ulama (NU). Dulu, orang yang paling bahagia, paling sering merasakan berkahnya NU adalah keluarga orang yang sudah meninggal : setiap hari dikirimi doa dan tumpeng. Hari ini begitu dunia dilanda kekacauan, ketika Dunia Islam galau: di Afganistan perang sesama Islam, di Suriah perang sesama Islam, di Irak, perang sesama Islam. Semua ingin tahu, ketika semua sudah jebol, kok ada yang masih utuh: Islam di Indonesia.
    Akhirnya semua ingin kesini, seperti apa Islam di Indonesia kok masih utuh. Akhirnya semua sepakat: utuhnya Islam di Indonesia itu karena memiliki jamiyyah NU. Akhirnya semua pingin tahu NU itu seperti apa.
    Ternyata, jaman dulu ada orang Belanda yang sudah menceritakan santri NU, namanya Christia Snouck Hurgronje. Dia ini hafal Alquran, Sahih Bukhori, Sahih Muslim, Alfiyyah Ibnu Malik, Fathul Mu’in , tapi tidak islam, sebab tugasnya menghancurkan Islam Indonesia.
    Mengapa? Karena Islam Indonesia selalu melawan Belanda. Sultan Hasanuddin, santri. Pangeran Diponegoro atau Mbah Abdul Hamid, santri. Sultan Agung, santri. Mbah Zaenal Mustofa, santri. Semua santri kok melawan Belanda.
    Akhirnya ada orang belajar secara khusus tentang Islam, untuk mencari rahasia bagaimana caranya Islam Indonesia ini remuk. Snouck Hurgronje masuk ke Indonesia dengan menyamar namanya Syekh Abdul Ghaffar. Dia belajar Islam, menghafalkan Alquran dan Hadis di Arab. Maka akhirnya paham betul Islam.
    Hanya saja begitu ke Indonesia, Snouck Hurgronje bingung: mencari Islam dengan wajah Islam, tidak ketemu. Ternyata Islam yang dibayangkan dan dipelajari Snouck Hurgronje itu tidak ada.
    Mencari Allah disini tidak ketemu, ketemunya Pangeran. Ketemunya Gusti. Padahal ada pangeran namanya Pangeran Diponegoro. Ada Gusti namanya Gusti Kanjeng. Mencari istilah shalat tidak ketemu, ketemunya sembahyang. Mencari syaikhun, ustadzun , tidak ketemu, ketemunya kiai. Padahal ada nama kerbau namanya kiai slamet. Mencari mushalla tidak ketemu, ketemunya langgar.
    Maka, ketika Snouck Hurgronje bingung, dia dibantu Van Der Plas. Ia menyamar dengan nama Syekh Abdurrahman. Mereka memulai dengan belajar bahasa Jawa. Karena ketika masuk Indonesia, mereka sudah bisa bahasa Indonesia, bahasa Melayu, tapi tidak bisa bahasa Jawa.
    Begitu belajar bahasa Jawa, mereka bingung, strees. Orang disini makanannya nasi (sego). Snouck Hurgronje dan Van Der Plas tahu bahasa beras itu, bahasa inggrisnya rice, bahasa arabnya ar-ruz .
    Yang disebut ruz, ketika di sawah, namanya pari, padi. Disana masih ruz, rice. Begitu padi dipanen, namanya ulen-ulen, ulenan. Disana masih ruz, rice. Jadi ilmunya sudah mulai kucluk , korslet.
    Begitu ditutu, ditumbuk, digiling, mereka masih mahami ruz, rice , padahal disini sudah dinamai gabah. Begitu dibuka, disini namanya beras, disana masih ruz, rice . Begitu bukanya cuil, disini namanya menir, disana masih ruz, rice. Begitu dimasak, disini sudah dinamai sego , nasi, disana masih ruz, rice.
    Begitu diambil cicak satu, disini namanya upa, disana namanya masih ruz, rice. Begitu dibungkus daun pisang, disini namanya lontong, sana masih ruz, rice. Begitu dibungkus janur kuning namanya ketupat, sana masih ruz, rice. Ketika diaduk dan hancur, lembut, disini namanya bubur, sana namanya masih ruz, rice.
    Inilah bangsa aneh, yang membuat Snouck Hurgronje judeg, pusing.
    Mempelajari Islam Indonesia tidak paham, akhirnya mencirikan Islam Indonesia dengan tiga hal. Pertama, kethune miring sarunge nglinting (berkopiah miring dan bersarung ngelinting). Kedua, mambu rokok (bau rokok). Ketiga, tangane gudigen (tangannya berpenyakit kulit).
    Cuma tiga hal itu catatan (pencirian Islam Indonesia) Snouck Hurgronje di Perpustakaan Leiden, Belanda. Tidak pernah ada cerita apa-apa, yang lain sudah biasa. Maka, jangankan Snouck Hurgronje, orang Indonesia saja kadang tidak paham dengan Islam Indonesia, karena kelamaan di tanah Arab.
    Lihat tetangga pujian, karena tidak paham, bilang bid’ah . Melihat tetangga menyembelih ayam untuk tumpengan, dibilang bid’ah. Padahal itu produk Islam Indonesia. Kelamaan diluar Indonesia, jadi tidak paham. Masuk kesini sudah kemlinthi, sok-sokan, memanggil Nabi dengan sebutan “Muhammad” saja. Padahal, disini, tukang bakso saja dipanggil “Mas”. Padahal orang Jawa nyebutnya Kanjeng Nabi. (abi sorban)
  • JIKA KHILAFAH HIZBUT TAHRIR BERHASIL TEGAK MAKA KAUM SUFI TARGET PRIORITAS YANG DIBERANGUS

    JIKA KHILAFAH HIZBUT TAHRIR BERHASIL TEGAK MAKA KAUM SUFI TARGET PRIORITAS YANG DIBERANGUS

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kita tahu tahun lalu Ulama Sufi sedunia telah mendaulat Ulama Indonesia panutan kita sebagai ketua Sufi sedunia. Hizbut Tahrir menganggap bahwa Tasawuf merupakan sumber dari kemunduran bahkan kehancuran khilafah. Khususnya pada masa Khilafah Utsmaniyah (1299-1924).
    Dalam buku terbitan Lembaga Kajian Syamina pada April 2017 di halaman ke-2 tertulis bahwa sumber kemunduran umat islam dalam hal Sains dan Keagamaan adalah aliran Murji’ah dan Tasawuf. Ini jelas tuduhan dan fitnah yang keji.
    Kemudian dalam pasal 10 di RUU Daulah khilafah versi HTI, tercantum masalah tassawuf yang berbunyi:
    “Seluruh kaum Muslim memikul tanggung jawab terhadap Islam. Islam tidak mengenal rohaniawan. Dan negara mencegah segala tindakan yang dapat mengarah pada munculnya mereka dikalangan kaum Muslim.”
    Tasawuf menurut mereka bukan bagian integral Islam dan menganggap berasal dari India. Tidak murni ajaran Islam. Bahkan suatu ketika Abdul Malik Ketua DPD HTI Malang raya, pernah mengatakan pembinaan spriritual untuk aktivis HTI bukan dengan tasawuf tapi cukup dengan al-Qur’an:
    “Tasawuf itu bukan dari islam, tasawuf itu adalah perkawinan antara islam, ketika islam ke india. Berarti itu bukan murni dari islam. Sebenarnya pembinaaan spiritual untuk para kader HTI cukup apa yang ada pada hadist Rasulullah dan cukup apa yang ada pada Qur’an, selesai. Kita punya buku min muqawimat nafsiyah islamiyah (pilar-pilar pengokoh nafsiyah islamiyah). orang yang ingin bergabung dengan Hizbut Tahrir harus mengkaji kitab itu sampai selesai.” kata Abdul Malik.
    Dari sini bisa kita ketahui bila Khilafah versi HTI berdiri, maka dapat dipastikan Tarekat Tasawuf tidak bisa eksis lagi. Karena Daulah Khilafah versi mereka tidak segan untuk menindak tegas bahkan membantai aktivitas Tarekat. (HWMI JABAR)
  • JENAZAH YANG HUTANGNYA DILUNASI JIBRIL

    JENAZAH YANG HUTANGNYA DILUNASI JIBRIL

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Ketika Rasulullah SAW sedang duduk di gerbang kota Madinah, tiba-tiba ada jenazah yang hendak dishalati.

    Kemudian beliau bertanya, “Apakah dia punya tanggungan hutang?”

    “Ia mempunyai tanggungan hutang 400 dirham”, kata salah seorang Sahabat.

    “Shalatilah jenazahnya! Aku tidak akan menyalati jenazah seseorang yang mempunyai tanggungan hutang 400 dirham dan belum dilunasi”, sabda Baginda Rasul SAW.
    ….
    Selang beberapa lama kemudian, Malaikat Jibril turun dan mengatakan: “Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah SWT membacakan salam kepadamu. Aku telah diutus berwujud seseorang dan melunasi hutang lelaki yang meninggal itu. Maka shalatilah jenazah lelaki itu, karena Allah telah mengampuninya!”

    “Bagaimana ia mendapat kekeramatan ini?”, tanya Nabi penasaran.

    “Karena bacaannya. Setiap hari ia tak pernah lepas membaca surah al-Ikhlas sebanyak seratus kali. Dimana kandungan surah al-Ikhlas terdiri atas penjelasan sifat-sifat Allah dan pujian terhadap-Nya”, terang Jibril AS. (yusa Abdullah syah)

    #referensi Kitâb al-‘Ushfûriyah, 16.

    اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

  • PENGUATAN KADER NU MELALUI WIRID

    PENGUATAN KADER NU MELALUI WIRID

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Jum’at, 16 Oktober 2020. Sudah ke-8 kali giat rutin kader NU di Kecamatan Pacet Mojokerto melalui Wirid TARQIYATUL MUJARROB BIL WALI MUQORROB sebagai sarana benteng pertahanan semua kader NU yang berguna untuk pemantapan kader dalam mejaga ideologi ASWAJA Annahdliyah. Kitab yang ditulis oleh Syeikh Mahmud Muhtar Plambon Cirebon ini, berisi semua nama-nama waliyulloh dan harus dibaca secara jama’ah.

    Untuk mewujudkan dalam menasionalkan kitab tersebut maka, Semua BANOM dan LEMBAGA NU sekecamatan Pacet Mojokerto seperti Ansor Banser Pagar Nusa, Fatayat, Muslimat, IPNU, IPPNU dll berkumpul menjadi satu untuk membaca Kitab TARQIYATUL MUJARROB BIL WALI MUQORROB. Yang tersusun mulai dari Sambutan, Tawassul, Pembacaan Kitab, Mahallul Qiyam, Penjelasan Materi dalam penguatan kader dan yang terakhir ngobrol santai silaturrokhim antar kader.

    Alhamdulillah., di Kecamatan Pacet Mojokerto ini sudah 8 kali diadakan belum genap satu bulan ini. Dan diharapkan bisa istiqomah dalam mengamalkan kitab tersebut dengan cara bergilir merata dari desa ke desa sekecamatan. Gerakan Giat Rutin TARQIYATUL MUJARROB BIL WALI MUQORROB ini alhamdulilah sudah ada ranting yang melakukan giat tersebut.

    Adapun tujuan dari wirid TARQIYATUL MUJARROB BIL WALI MUQORROB ini adalah sebagai sarana silaturrakhim antar kader NU biar tidak kocar kacir, tercerai berai dengan keadaan yang saat ini dirasa banyak yang masuk baik secara halus atau terang-terangan menyerang aqidah annahdliyah. Bahkan sudah banyak yang tersusupi secara tidak terasa walaupun itu didepan mata, entah itu karena kepentingan,ragu-ragu,balas budi, rayuan atau yang lain.

    Semua kader NU dalam berkhidmat harus satu sanad, satu arah, dan satu komando dari pusat sampai tingkat ranting. Jangan menjadi kader NU yang punya kepentingan untuk dirinya atau golongan. Jangan menjadi kader NU yang ragu-ragu dalam berkhidmat, Jadilah kader NU yang kokoh menjaga ideologi dengan gerakan satu komando dari pusat sampai bawah. Apalagi dalam setiap pengkaderan sudah dibaiat.

    NU itu organisasi besar, atas dasar isyaroh para wali begitu juga kitab TARQIYATUL MUJARROB BIL WALI MUQORROB. Mbah KH. Hasyim Asy’ari dalam mendirikan NU itu baru direstui oleh Mbah Kholil Bangkalan dan baru dapat jawaban setelah 1 Tahun, jadi NU itu bukan sembarang organisasi dan siapa yang merusak  NU akan kualat. (abi SORBAN)

  • GIAT RUTIN GUBUK AL BAROKAH KWANGEN SIDOREJO JETIS MOJOKERTO

    GIAT RUTIN GUBUK AL BAROKAH KWANGEN SIDOREJO JETIS MOJOKERTO

    SORBAN JETIS -Kegiatan dan amaliyah warga Nahdiyin di Indonesia sangat beragam dan rata rata di lakukan secara berjamaah, seperti yang di lakukan oleh majelis dzikir wa ta’lim GUBUK AL BAROKAH yang berada di dusun Kwangen Sidorejo Jetis Mojokerto yang di asuh oleh ustadz MUSTAKIM S. Ag alumni PP LIRBOYO

    Jamaah selain di ajarkan membaca AL QUR’AN dan kitab kuning ada kegiatan rutin yang di lakukan dua minggu sekali setiap hari Jum’at ba’da sholat isya’ yang di hadiri kurang lebih 150 jamaah dari warga sekitar

    SORBANSANTRI.COM

    Ustadz MUSTAKIM S. Ag saat mengisi acara

    Menurut keterangan dari pengasuh (ustadz MUSTAKIM) selain melatih jamaah untuk terbiasa berdzikir dan memahami hukum hukum agama ada harapan mudah mudahan dengan melakukan dzikir dan doa bersama sama hajat jamaah di kabulkan ALLOH SWT, serta terjalinnya rasa persaudaraan sesama jamaah

    SORBANSANTRI.COM

    Jamaah istigosah putra

    SORBANSANTRI.COM

    Jamaah istigosah putti

    Ustadz MISTAKIM sempat mengatakan “kalau kita berdzikir sendiri sendiri di rumah agak berat untuk melakukannya oleh karena itu kita lakukan berjamaah, meskipun kadang kadang di saat melakukan dzikir di majelis ada yang sampai tertidur” kata beliau sembil senyum

    SORBANSANTRI.COM

    Pengamanan BANSER

    Saat team SORBAN hadir pada saat istigosah yang hadir ada ketua tanfidziyah NU Sidorejo ustadz MAHMUD BIKHORI dan beberapa personil BANSER yang ikut mengamankan jalannya acara

    By: alim sorban

  • MENGHINA PEMIMPIN ADALAH KEBIASAAN KHOWARIJ

    MENGHINA PEMIMPIN ADALAH KEBIASAAN KHOWARIJ

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-  Manusia diutus di dunia ialah sebagai khalifah (pemimpin) minimal memimpin dirinya sendiri. Sekali lagi, KHOLIFAH (pemimpin) bukan KHILAFAH ya gaes..
    Dalam mengemban tugas sebagai pemimpin diri sendiri, Begitu juga dengan kepemimpinan-nya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dari tingkat desa hingga keatas yg dipimpin oleh seorang presiden.
    Sosok pemimpin itu juga seorang manusia biasa yg tidak maksum dan tidak lepas dari kesalahan dan kekhilafan dalam menjalankan roda kepemimpinan. Ada sebagian kalangan langsung mencaci dan menghina pemimpin kala ia melakukan kesalahan ataupun kekeliruan.
    Jika pemimpin atau pemerintah melakukan kesalahan, tentunya ada prosedur tersendiri dalam memperingatkan atau mengkritiknya baik dengan perspektif hukum agama maupun hukum negara.
    Bisa dibilang, mereka yg kerap mencaci atau menghina pemimpin merupakan ciri khas manhaj kaum khawarij. Mungkin awalnya hanya sekedar mengkritik dan membeberkan aib pemimpin di atas mimbar, seminar, dan media-media lainnya, akan tetapi ujung-ujungnya membengkak hingga akhirnya berusaha memberontak pemimpin.
    Manhaj khawarij seperti ini menyelisihi petunjuk Rasulullah , karena mengingkari penguasa dan merupakan sumber segala fitnah atau kerusakan sepanjang sejarah peradaban islam.
    Bukti sejarah bahwa cara-cara seperti itu adalah cara yg digunakan para kaum khawarij berdasarkan riwayat Imam Tirmidzi dan selainnya dari Ziyad bin Kusaib Al-Adawi:
    “Saya pernah bersama Abu Bakrah di bawah mimbar Ibnu Amir yg sedang berkhutbah sambil mengenakan pakaian tipis.
    Abu Bilal berkata: Lihatlah pemimipin kita, dia mengenakan pakaian orang-orang fasiq.
    Abu Bakrah menegurnya seraya berkata: Diamlah, saya mendengar Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yg menghina pemimpin di muka bumi, niscaya Allah akan menghinakannya” (Lihat Shahih Sunan Tirmidzi: 1812 )
    Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan:
    “Qa’adiyyah adalah orang-orang yg memperindah pemberontakan kepada pemerintah sekalipun mereka tidak memberontak secara langsung”.
    Kemudian dalam sebuah ayat Allah  berfirman:
    وَكَذلِكَ نُوَلِّيْ بَعْضَ الظَّالِمِيْنَ بَعْضًا بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ. (الأنعام : 129).
    “Demikianlah kami jadikan sebagian orang-orang yg dzolim itu menjadi pemimpin bagi sebagian yg lain disebabkan apa yg mereka usahakan”.
    (QS. al-An’am : 129).
    Dalam menafsirkan ayat di atas, al-Imam Fakhruddin al-Razi berkata:
    “Ayat di atas menunjukkan bahwa apabila rakyat melakukan kedzoliman, maka Allah akan mengangkat seorang yang dzolim seperti mereka sebagai penguasa.
    Sehingga jika mereka ingin melepaskan diri dari pemimpin yg dzolim tersebut, hendaknya mereka meninggalkan perbuatan dzolim.
    Diriwayatkan dari Malik bin Dinar: “Dalam sebagian kitab-kitab Allah , bahwasanya Allah berfirman:
    “Akulah Allah, Penguasa raja-raja di dunia.
    Hati dan ubun-ubun mereka berada dalam kekuasaan-Ku. Barangsiapa yg taat kepada-Ku, aku jadikan raja-raja itu sebagai rahmat baginya.
    Dan barangsiapa yg durhaka kepada-Ku, aku jadikan raja-raja itu sebagai azab atas mereka.
    Janganlah kalian menyibukkan diri dengan memaki-maki para penguasa karena kezaliman mereka.
    Akan tetapi, bertaubatlah kalian kepada-Ku, maka akan Aku jadikan mereka mengasihi kalian.”
    (Al-Imam Fakhruddin al-Razi, al-Tafsir al-Kabir wa Mafatih al-Ghaib, juz 13, hal. 159. Ibnu Abil-‘Izz al-Hanafi dalam Syarh al-‘Aqidah al-Thahawiyyah).
    Sebetulnya dari keterangan ayat di atas dapat ditarik benang merah sebagai berikut;
    Kita wajib meyakini bahwa pemimpin yg dipilih semata-mata adalah takdir Allah .
    Pemimpin yg dzolim ialah cerminan masyarakatnya yg juga dzolim.
    Anjuran bertobat bagi masyarakat atau rakyat dari kedzoliman mereka.
    Baca Juga: Apakah Isbal Dilarang?
    Begini Penjelasan Ahli Hadits.
    Karena meskipun seorang pemimpin itu dzolim, kita dilarang menghujat atau menghina pemimpin tersebut.
    Sebagaimana Sabda Rasulullah ﷺ sebagai berikut:
    مَنْ أَهَانَ السُّلْطَانَ أَهَانَهُ اللهُ. رواه الترمذي وقال: حديث حسن
    “Barangsiapa yg menghina seorang penguasa, maka Allah akan menghinakannya.” (HR at-Tirmidzi [2224], dan berkata: “Hadits hasan”).
    Hadits di atas memberikan pesan:
    Larangan menghina seorang pemimpin dan dianjurkan menasehati dengan baik serta bersabar atasnya.
    Maksud pemimpin dalam hadits tersebut, ialah setiap orang yg memiliki kekuasaan dan tanggungjawab terhadap kaum Muslimin seperti khalifah, presiden, amir, gubernur, bupati dan seterusnya.
    Allah akan menghinakan orang yg menghina pemimpin di dunia, karena telah berusaha menghina seseorang yg diberi kemuliaan oleh Allah.
    Di akhirat kelak Allah akan menghinakan orang yg menghina seorang pemimpin, hal itu karena telah durhaka kepada Allah.
    (Al-Imam Ibnu ‘Illan al-Shiddiqi, Dalil al-Falihin li-Thuruq Riyadh al-Shalihin, 3/124).
    Abu Usman az-Zahid mengatakan:
    “Nasihatilah para pemimpin, perbanyakkanlah doa untuk mereka agar mereka melakukan kebaikan dan kebenaran dalam beramal dan menjalankan hukum.
    Sesungguhnya jika mereka baik, maka akan baiklah rakyat.
    Hati-hatilah kamu!
    Jangan sampai kamu mendoakan keburukan atau melaknat mereka, kerana yg demikian hanya akan menambah kerusakan keadaan orang-orang Islam.
    Tetapi mintakanlah ampunan kepada Allah untuk penguasa (pemerintah dan pemimpin), semoga mereka meninggalkan perbuatan yg tidak baik, kemudian dihilangkanlah musibah dari kaum Muslimin”.
    (Al-Jamii Li Syu’abil Iman. 13/99. Al-Baihaqi. Cetakan Dar as-Salafiyah).
    Wajib dipahami bahwa sebenarnya Islam mengajarkan untuk bersikap santun dan taat terhadap pemimpin.
    Karena seorang pemimpin itu merupakan representasi dari rakyat atau masyarakatnya sendiri.
    Apabila masyarakatnya baik maka sangat mungkin pemimpinnya juga baik dan begitu juga sebaliknya.
    Maka dari itu, islam melarang untuk menghujat dan menghina pemimpin meskipun ia pemimpin yg dzolim sekalipun, karena hal tersebut termasuk mengindikasikan bahwa dirinya sendiri juga termasuk orang yg dzolim.
    Wallahua’lam Bisshawab. (Y.A.S.)
    ● NB : Presiden & Wakilnya adalah wajah suatu bangsa, siapapun yg melempar noda tercorenglah seluruh negeri.
    Yg merebutnya secara paksa adalah pengkhianat bangsa, bagi warga negara yg berintregitas tinggi adalah melawan bibit makar.
    Jangan pernah lelah kita membelanya…
  • Kirab 100 Ribu Doa Pager Bumi KH Hasyim Asy’ari Dapat Sambutan Hangat Dari Masyarakat

    Kirab 100 Ribu Doa Pager Bumi KH Hasyim Asy’ari Dapat Sambutan Hangat Dari Masyarakat

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI – Ponorogo- Kirab 100 Ribu Doa Pager Bumi KH Hasyim Asy’ari, mendapatkan sambutan antusias dari warga Jenangan dan warga Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Setelah Pataka dan Pusaka secara simbolis diserahkan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Ngebel kepada PAC GP Ansor Jenangan di Masjid Umar Shodiq Tanjungsari, perjalanan dilanjutkan menziarahi Makam Panjeng, Gentan dan Batoro Khatong.

    Dalam perjalanan menuju Makam tersebut serta menuju Pondok Al Barokah, Siman, rombongan kirab mendapat sambutan hangat dan antusias dari warga masyarakat baik yang sedang melintas maupun yang sedang berada di teras rumah. Baik anak-anak hingga dewasa pun melambaikan tangan kecintaannya kepada Ansor dan Banser yang mengawal Pataka dan Pusaka Tegalsari.
    Sementara itu pelaksanaan penyerahan Pataka NU dan Pusaka Tegalsari diutamakan Standart Protokol Kesehatan.