Blog

  • WAHABI PAHAMNYA HTI ORMASNYA DAN PKS PARTAINYA

    WAHABI PAHAMNYA HTI ORMASNYA DAN PKS PARTAINYA

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-
    Bukan fanatik ,tapi belajar dari fakta yang ada.
    1. Ngaku NU tapi alergi dgn Kiai Said. Secara demokratis, Kiai Said adalah pemimpin terpilih. Ini real. Fakta yg tdk bisa dipungkiri. Ditambah menuduh beliau Syiah, Liberal.Di saat yg sama diam2 ia jatuh hati pd Sugik, Felix, Baequni dll. Masya allah. Mesra sekali.
    2. Ngaku NU malah ngece-ngece Banser. Banser iki Banom NU kang.. Saya yakin, yang type begini belum pernah ikut MKNU, PKD, Makesta IPNU/IPPNU dan segala diklat kursus NU. Di matanya sih NU hanya sebatas tahlil dan Marhabanan.
    3. Ngaku NU tapi sepakat dgn orientasi HTI. Aneh banget. NU itu Nasionalis-Agamis, sedang HTI adalah Separatis atau golongan yang akan membuat negara baru dlm negara. Bodohnya lagi, ia percaya dgn isu dihembuskan HTI bhw NU disusupi PKI.Pdhl, PKI sdh dibumihanguskan Banser. Padahal, PKI & HTI di mata Konstitusi sama terlarangnya. Mereka ini teriak PKI kepada orang yang telah membumihanguskan PKI.
    4. Ngaku NU tapi tidak paham dengan komoditi bendera Tauhid yang dijadikan alat Politik menggunakan wajah agama. Ini asli korban HTI tingkat dewa.
    5. Ngaku NU selain anti Banser malah Pro FPI. FPI emang seneng ngaku NU, tapi NU bukan FPI.
    6. Ngaku NU tapi kasih embel-embel Lurus segala. Daridulu, NU sejak 1926 ya NU. Tidak ada itu lurus, bengkok, belak-belok, naik-turun.
    Kalau sampean gak tahu. Itu masih untung karena tidak kena beban taklif alias dima’fu, kalau sudah dikasih info kok masih ngeyel. Ya sakarepmu, pujare ira. Sampean bisa lihat sliweran di Medsos. Orang macam begini ya satu paket. Sama saja dari point 1-6 ya orangnya itu2 aja. (abi sorban)
  • KEUTAMAAN DAN KEBESARAN ASH SHOLAWAT AL HUSAINIYYAH

    KEUTAMAAN DAN KEBESARAN ASH SHOLAWAT AL HUSAINIYYAH

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-
    Telah di riwayatkan dari Sulthonil Aulia’ Sayyidina Asy Syaikh Abdil Qodir Al-Jilanni Al Hasani R.A Beliau R.A Berkata kepada sebagian murid dan pecintanya karena allah RahimaHhumullaaHh : Ambil “ASH SHOLAWAT AL HUSAINNIYAH” ini dariku karena sesunguhnya saya telah menerima dan mengambil secara langsung melalui ilham dari Allah SWT.
    Lantas saya haturkan keharibaan Junjugan Annabiyul A’dlam SAW. Dengan niat memohon
    penjelasan, petunjuk tentang keutamaan dan kebesaran dalam “ASH SHOLAWAT AL HUSAINIYYAH” ini sebelum saya sempat mengungkapkan dan mengutarakannya beliau Annabiyul A’dlam Rasulullah SAW. memberi jawaban dan penjelasan dengan bersabda :
    “Sesunguhnya di dalam “ASH SHOLAWAT AL HUSAINIYYAH” ini, ada sesuatu rahasia yang besar, yang tidak terhitung, dan terduga serta terbatas (Sirrun Min Asrooril-laHh SubhanaHh)
    di dalam keutamaan serta kebesaranya”.
    Bagi seseorang yang memiliki dan mengamalkanya, di mulyakan oleh Allah SWT. setingi-tingi derajat di sisi-Nya dan di hantarkan serta disampaikan kepuncak kesempurnaan.
    Dan bagi seseorang yang mempunyai suatu kepentingan yang sangat penting, dengan berpelantara (Wasilah) membaca “ASH SHOLAWAT AL HUSAINIYYAH” tidak akan tersia-sia dan hampa prasangka baik dan harapanya atas luas dan agungnya rahmat Allah SWT. tidak tertolak segala do’a dan permohonanya keharibaan Allah SWT.
    Serta bagi seseorang yang membaca “ASH SHOLAWAT AL HUSAINIYYAH” walau hanya satu kali, atau hanya sekedar membawanya saja. akan di ampuni dosanya oleh Allah SWT. dan serta dosa orang yang menyertainya dalam satu majlis atau kumpulan (Jamaah) menjelang roh dan ajalnya telah tiba untuk kembali kepangkuan rahmat dan pengampunan Allah SWT. maka turun dan mendampingi serta menyertainya empat AL MALAIKAH AR RAHMAH, yang membawa rahmat dan perlindungan dari Allah SWT.
    1. Malaikat yang melindungi dan dan mencegahnya dari segala gangguan dan tipu daya syetan arrojim, yang menjerumuskanya, untuk meninggalkan dunia yang fana dengan tidak membawa iman kehadirat Allah SWT. (Su’ul khotimah) Na’udzhubillah mindzhalik.
    2. Malaikat yang mengajari membimbing dan menuntunya membaca kalimah ASYSYAHADAH
    3. Malaikat yang memberinya air minum satu gelas dari telaga Al Kautsar.
    4. Malaikat yang di tanganya membawa bejana dari emas, penuh dengan buah-buahan dari surga dengan membawa berita gembira tentang kedudukanya di surga sambil berkata : “Bergembiralah dan bergembiralah wahai hamba Allah! sebelum keluar dan kembali roh dan ajalnya keharibaan Allah SWT.
    Maka telihat dan tampaklah olehnya kedudukanya di dalam surga dan di sisi Allah SWT.
    Semoga kita semua diberikan kekuatan bisa istiqomah, tuma’ninah, ngelampahi amaliyah tersebut yang telah Beliau (Romo Yai Achmad Asrori Al Ishaqy RA,) ijazahkan kepada kita semua 😇😍😊 Aamiinnn Aamiinn Aamiinn Yaa Robbal Aamin. (gaya saiya)
  • Nama-Nama Dan Sifat-Sifat Allah Adalah Tawqifiyyah

    Nama-Nama Dan Sifat-Sifat Allah Adalah Tawqifiyyah

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Para ulama Ahlussunnah sepakat bahwa nama-nama dan sifat-sifat Allah adalah tawqifiyyah.

    Artinya bahwa nama-nama dan sifat-sifat Allah hanya ditetapkan oleh Syara’.

    Yaitu ditetapkan oleh Allah dalam Al-Qur’an dan oleh Rasulullah dalam Hadits-Hadits yang sahih. Tidak ditetapkan dengan jalan Ijtihad. Pendapat ini banyak diungkapkan oleh para ulama kita.

    Diantaranya oleh Syekh Ibrahim al-Laqqani dalam Jawharah at-Tawhid;

    واختير أن اسماه توقيفية

    كذا الصفات فاحفظ السمعية

    “Dan pendapat yang dipilih adalah bahwa Nama-Nama Allah adalah Tauqifiyyah.

    Demikian pula Sifat-Sifat-Nya. Maka hafalkan olehmu apa yang datang secara sam’i (datang dalam ketetapan Syara’)”.

    Para ulama kita mengatakan bahwa dalam menetapkan sifat-sifat bagi Allah adalah hanya dengan apa yang telah ditetapkan oleh Allah dalam Al-Qur’an dan oleh Rasulullah dalam Hadits-Hadits yang sahih.

    Ini artinya; lafazh-lafazh yang disandarkan kepada Allah yang berlaku dalam makna idhafat (penyandaran) saja maka itu semua tidak boleh ditetapkan sebagai Sifat-Sifat bagi-Nya. Al-Hafizh Ibnul Jawzi dalam bantahan terhadap kaum Musyabbihah Mujassimah berkata:

    أنهم سموا الأخبار أخبار صفات، وإنما هي إضافات، وليس كل مضاف صفة، فإنه قال سبحانه وتعالى: ونفخت فيه من روحي (سورة الحجر: 29) وليس لله صفة تسمى روحا، فقد ابتدع من سمى المضاف صفة. اهـ (1)

    ”Mereka selalu menamakan setiap teks yang memberitakan tentang Allah sebagai sifat-sifat-Nya. Padahal tujuan teks-teks tersebut hanya untuk mengungkapkan penyandaran saja (al-Idlafah).

    [Artinya penyandaran sesuatu kepada nama Allah untuk menunjukan bahwa Allah memuliakan perkara tersebut].

    Padahal tidak setiap bentuk Idlafah itu dalam pengertian sifat. Contoh, firman Allah tentang Nabi Isa:

    وَنَفَخْتُ فيْه مِنْ رُوْحِي (سورة الحجر: 29)

    Kata “من روحي” dalam ayat ini tidak boleh dipahami bahwa Allah memiliki sifat yang disebut dengan “ruh” [lalu sebagian ruh tersebut adalah bagian dari Nabi Isa yang ditiupkan kepadanya].

    (Tetapi yang dimaksud adalah bahwa ruh tersebut adalah ruh yang dimuliakan oleh Allah). Barangsiapa memahami bahwa setiap Idlafah itu sebagai sifat maka dia seorang yang telah sesat dan ahli bid’ah”.

    Dengan demikian dapat kita pahami bahwa tidak setiap segala yang disandarkan kepada Allah, baik dalam teks-teks Al-Qur’an atau Hadits-Hadits Nabi dapat disebut sebagai sifat Bagi-Nya.

    Kesimpulan ini harus dipahami dengan benar.

    Karena jika tidak maka seseorang akan menetapkan segala apapun bagi Allah dengan dalih ada penyebutannya dalam Al-Qur’an dan Hadits, walaupun itu sifat-sifat benda, seperti gerak, turun, naik, bentuk, ukuran, tempat, arah, anggota-anggota badan, dan lainnya. Na’udzu Billah.(abi SORBAN)

  • Gus Dur dan Malaikat Pencabut Nyawa

    Gus Dur dan Malaikat Pencabut Nyawa

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Ada satu cerita, suatu ketika Gus Dur di rawat di RS Gatot Subroto. Menjelang malam tiba-tiba Gus Dur minta pindah rumah sakit. Permintaan itu disampaikan ke Kirun, Budayawan Jawa Timur yang kebetulan ikut menemani Gus Dur. Kirun pun menghubungi Putri Gus Dur, Mbak Yeni Wahid. Singkat cerita akhirnya Gus Dur pindah ke RS MMC (Metropolitan Medical Center).

    Pagi hari sekitar jam 8, Gus Dur meminta Kirun menghubungi pihak RS Gatot Subroto untuk menanyakan apa yang terjadi di rumah sakit itu pasca Gus Dur pindah. Kirun pun akhirnya menghubungi rumah sakit.

    “Anu Gus, setelah njenengan pindah semalam ada 4 pasien yang berdekatan dengan Gus Dur meninggal dunia lewat jam 12 malam,” kata Kirun laporan ke Gus Dur.

    “Makanya aku minta pindah rumah sakit. Sudah dari Magrib tadi aku liat malaikat seliweran di Gatot Subroto. Aku takut malaikat salah ngambil, nanti malah aku yang diambil malaikat,” jawab Gus Dur. Kirun pun terdiam. Geleng-geleng kepala dan lantas tertawa.

    Ilahadroti KH. Abdurrahman Wahid bin KH. Wahid Hasyim bin Hadrotussyekh KH. Hasyim Asyari, alfatihah. (IKHBAR ISLAM)

    Oleh Ren Muhammad via @alif__id
    #UlamaNusantara

  • Isi Kitab Karya Mbah Hasyim Asy’ari Yang Di Temukan Di Jagalempeni Wanasari Brebes

    Isi Kitab Karya Mbah Hasyim Asy’ari Yang Di Temukan Di Jagalempeni Wanasari Brebes

    SORBANSANTRI.COM
    Foto Gus Sholah dalam acara sambutan diacara LBM PCNU Brebes yang ke-2 Di Rubath Al Musyarraf Al Musyarrof Penggarutan Bumiayu
    SORBAN SANTRI- Yah itulah kitab beliau yang berjudul RISALAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH, diantara isinya adalah:
    (kitab bisa dilihat di sini [irp posts=”2133″ name=”PERPUSTAKAAN”]
    Di antara penyebab muncul dan terjadinya penyimpangan-penyimpangan dalam Islam menurut KH Muhammad Hasyim Asy’ari adalah:
    1. Tidak menguasai seluk beluk bahasa Arab yang sesuai dengan zaman turunnya wahyu dan juga tidak menguasai berbagai gaya bahasa (Asälïb) dalam bahasa Arab. Mbah Hasyim Asy^ari menegaskan bahwa sekian banyak orang tersesat dari jalan yang benar (aqidah & pemikirannya sesat) dikarenakan mengikuti pemahaman orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang berbagai gaya bahasa dalam bahasa arab.  Beliau menyatakan: “Al Ashmu^i meriwayatkan dari al Khalïl dari Abü ^Amr ibn al ^Ala-‘, ia berkata: “أَكْثَرُ مَنْ تَزَنْدَقَ بِالعِرَاقِ لِجَهْلِهِمْ بِالعَرَبِـيَّةِ”. “Kebanyakan orang yang menjadi kafir zindik di Irak disebabkan kebodohan mereka tentang bahasa Arab.”
    2. Tidak Memiliki Perangkat Keilmuan yang Cukup Ketika menjelaskan kewajiban bermadzhab bagi orang awam, Mbah Häsyim Asy^ari menjelaskan bahwa pemahaman orang awam tidak diperhitungkan sama sekali, selama tidak sesuai dengan pemahaman para ulama yang mu’tabar (Ahlul Haqq al Akäbir al Akhyär).

    [irp]

    Karena sesungguhnya timbulnya masalah bukan berada pada teks-teks al Qur’an ataupun hadits-hadits yang shahih, melainkan terletak pada pemahaman yang keliru (bodoh bergaya mampu) terhadap teks-teks tersebut.
    Oleh karenanya, setiap ahli bid^ah dan orang yang tersesat-pun mengaku memahami ajaran-ajaran mereka yang batil dari al Kitab dan as-Sunnah.
    Demikian penting kaedah ini untuk diikuti dan diamalkan, sehingga Mbah Hasyim Asy’ari menegaskan bahwa seseorang yang bukan mujtahid mutlak diharuskan bertaklid (mengikuti) kepada salah satu madzhab empat dan tidak boleh memahami sendiri dan beristidläl (mengambil hukum) langsung dari ayat-ayat al Qur’an dan hadits-hadits Nabi.
    [irp]
    Oleh karenanya, mari warga NU berhati-hatilah dalam memilih guru, ketahuilah kebenaran (carilah ilmu) dari guru yang tsiqoh, mumpuni (pemahamannya sohih) dan bersanad jelas, terlebih dalam mengaji tentang aqidah.
    Tiadalah kegiatan yang lebih mulia dibanding dengan mengaji, mengaji dan mengaji.
    (KH. Muhammad Häsyim Asy^ari –rohimahuLlöh–, Risälah Ahl as-Sunnah wa al-Jamä^ah fi Hadïts al-Mawtä wa Asyräth as-Sä^ah wa Bayän Mafhüm as-Sunnah wa al-Bid^ah, hlm. 13) (pcnu brebes)
  • MAKAN DARI SISA TAMU

    MAKAN DARI SISA TAMU

    SORBANSANTRI.COM
    Ket Foto : Kesedihan tersirat pada wajah beliau, pasca wafatnya Hubabah Sakinah.
    SORBAN SANTRI- Jangan heran, jika ada orang bertamu ke rumah Habib Abdullah bin Muhammad Baharun. Hampir pasti akan disuguhi yg enak-enak, karna Abuya (panggilan khusus dari santri beliau) sangat menghormati tamunya (ikrom dluyuf).
    Suatu ketika, beberapa ustadz dari Indonesia sedang ada rauhah (semacam pertemuan sederhana) di rumah Abuya Habib Abdullah, dan biasanya diakhiri dengan makan-makan. Setelah selesai makan, ada beberapa ustadz yg membantu bersih-bersih sisa-sisa makanan (karna biasanya para putra Abuya sendiri yg bersih-bersih).
    Dikumpulkanlah nampan-nampan bekas makan, begitu juga sisa-sisa makanan ditaruh dalam satu plastik, ketika hendak dibuang ke tempat sampah, tiba-tiba ada putra Abuya yg berseloroh :
    “La tarmihi, al-walid ba yaz’al” (Jangan dibuang! Abi nanti bakal marah).
    “Leh?” (Loh, kenapa?) Tanya salah satu ustadz.
    “Nanti akan kami kumpulkan sisa-sisa makanan itu, kami taruh di kulkas, dan besok dipanaskan kembali untuk kami makan.” Jawab putra Abuya santai.
    Seketika ustadz tersebut termenung, sontak malu dan mau menangis. Bagaiamana tidak? Bekas sisa-sisa makan, yg biasa dibuang, tapi disimpan dan dimakan kembali oleh keluarga Abuya?
    Allaaaah, bagaimana kehidupan kita kawan?😭
    Habib Abdullah bin Muhammad Baharun. Rektor dengan puluhan ribu mahasiswa, yang tak pernah mengambil gaji. Semua harta beliau diinfakkan untuk kampus, rumah sempit masih menyewa dan berpindah-pindah, bahkan terakhir ini-pun rumah hanya dipinjami, tak punya mobil pribadi, karena jika punya kendaraan, beliau selalu jual untuk keperluan kampus.
    Seluruh hidup beliau diwakafkan untuk dakwah di jalan Allah.
    Oleh Kyai Noor Salikin Al-Farouq
  • Indonesia Tertutup Propaganda HTI

    Indonesia Tertutup Propaganda HTI

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- HTI di Indonesia jangan dikasih ruang gerak untuk menyampaikan suaranya. Yang notabene sudah jelas tidak sesuai dengan falsafah Pancasila dan Haluan Negara. Dengan ide khilafahnya, mereka berusaha memasuki sistem pemerintahan dengan cara atasnama agama dan masuk ke partai politik. Untuk itu masyarakat harus lebih waspada dengan propaganda yang dilakukan HTI seperti isu PKI, kriminalisasi ulama’, Mengajarkan sistem pemerintahan bahkan meyakini bahwa Pancasila itu thoghut.

    Berikut negara-negara yang melarang Hizbut Tahrir:

    1. Mesir
      Dibubarkan: 1974
      Alasan: Terlibat upaya kudeta
    2. Suriah
      Dibubarkan: 1998
      Alasan: Dilarang melalui jalur ekstra yudisial
    3. Turki
      Dibubarkan: 2004
      Alasan: Organisasi teroris
    4. Rusia
      Dibubarkan: 2003
      Alasan: Organisasi teroris
    5. Jerman
      Dibubarkan: 2003
      Alasan: Penyebar propraganda kekerasan dan anti semit Yahudi
    6. Malaysia
      Dibubarkan: 2015
      Alasan: Dianggap kelompok menyimpang
    7. Yordania
      Dibubarkan: 1953
      Alasan: Mengancam kedaulatan negara
    8. Arab Saudi
      Dibubarkan: Era Abdulaziz
      Alasan: Ancaman negara
    9. Libya
      Dibubarkan: Era Moamar Khadafi
      Alasan: Organisasi yang menimbulkan keresahan
    10. Pakistan
      Dibubarkan: 2016
      Alasan: Dianggap ancaman negara
    11. Uzbekistan
      Dibubarkan: 1999
      Alasan: Menjadi dalang pengeboman di Tashkent
    12. Kirgistan
      Dibubarkan: 2004
      Alasan: Kelompok ekstrem
    13. Tajikistan
      Dibubarkan: 2005
      Alasan: Terlibat aktivitas terorisme
    14. Kazakhstan
      Dibubarkan: 2005
      Alasan: Terlibat terorisme
    15. China
      Dibubarkan: 2006
      Alasan: Melakukan kegiatan teror
    16. Bangladesh
      Dibubarkan: 2009
      Alasan: Terlibat aktivitas militan dan mengancam kedamaian
    17. Perancis
      Dibubarkan: –
      Alasan: Organisasi ilegal
    18. Spanyol
      Dibubarkan: 2008
      Alasan: Organisasi ilegal
    19. Tajikistan
      Dibubarkan: 2001
      Alasan: Sejumlah anggotanya dipenjara
    20. Tunisia
      Dibubarkan: –
      Alasan: Merusak ketertiban umum
    21. Indonesia
      Dibubarkan: 2017
      Alasan: Bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi, mengancam ketertiban masyarakat, dan membahayakan keutuhan negara.

    HTI Bubar!! Tegas Menag: Gak Ada Main Khilafah-khilafah Lagi !
    “HTI sudah dibubarkan. Sistem politik khilafah tertolak di Indonesia. Sebab, pendiri bangsa telah bersepakat untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Menag dalam keterangan tertulisnya. (abi sorban)

  • Setiap Bidah Sesat?

    Setiap Bidah Sesat?

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-
    Setiap Bidah Sesat? Ya, karena hadisnya memang berbunyi Kullu bidatin dhalalah. Setiap Bid’ah adalah sesat. Tidak ada Bid’ah Hasanah atau bidah yang dianggap baik. Anda ikut Nabi apa ikut kyai? Kalau ikut Nabi setiap bidah adalah sesat. Hanya para kyai yang membagi ada Bid’ah Hasanah / terpuji dan Bid’ah Sayyiah / tercela.
    Itu menurut mereka. Nyatanya Syekh Bin Baz dan Syekh Ustaimin juga membagi Bid’ah Lughawiyah (secara bahasa) dan Bid’ah ‘Adiyah (secara tradisi). Ada juga yang membagi Bid’ah Diniyah (dalam agama) dan Bid’ah Dunyawiyah (dalam urusan dunia).
    Lho, ternyata mereka menerima pembagian Bid’ah versi ulama mereka dan menolak pembagian ulama kita. Ya kita tanyakan balik: “Ikut Nabi apa ikut para Syekh itu?”
    Kajiannya malam ini ini FB Aswaja Muda. (abi sorban)
    SUMBER KH MA’RUF KHOZIN
  • DIMANAKAH POSISI MUI SAAT INI?

    DIMANAKAH POSISI MUI SAAT INI?

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kehadiran majelis Ulama Indonesia dirasakan sudah patut dipertanyakan lagi, sebab sudah ada kementrian agama yg menjadi wadah lintas agamanya, sedangkan Ormas2 Islam yg berbeda mazhabnya sudah ada sejak dahulu.
    Sebut saja PBNU dan Muhammadiyah atau Persis dan lain sebagainya, ditengarai sering terjadi salah penafsiran antara MUI dengan induk ormas2 Islam yang ada, maka sebaiknya keberadaannya patut ditinjau ulang dan dipertanyakan lagi, bahwa mereka sesungguhnya mewakili kelompok yang mana, dan dari unsur apa?
    Pada dasarnya, sesuai dengan tugasnya, MUI membantu pemerintah dalam melakukan hal-hal yang menyangkut kemaslahatan umat Islam, seperti mengeluarkan fatwa dalam kehalalan sebuah makanan, penentuan kebenaran sebuah aliran dalam agama Islam, dan hal-hal yang berkaitan dengan hubungan seorang muslim dengan lingkungannya.
    Mantan Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini menyatakan tidak semua pihak mendukung keberadaan MUI. Ada juga yang tidak menghendaki MUI berperan penting dalam kehidupan bangsa, termasuk dalam urusan politik.
    “Di negeri ini ada kelompok yang sangat mendukung keberadaan dan kinerja MUI, tetapi ada pula kelompok yang tidak menginginkan MUI eksis,” kata Hajriyanto. Yang pernah dipercaya menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 1993 – 1998 itu.
    Senada dengan itu, bahkan Almarhum Gus Dur juga pernah berpendapat, organisasi ulama tersebut sudah terbiasa mengeluarkan fatwa secara serampangan, terutama terkait dengan fatwa aliran sesat. “Makanya, MUI bubarin sajalah kalau caranya begini. MUI kan hanya satu dari sekian ormas Islam. Oleh karena itu, jangan gegabah mengeluarkan pendapat. Karena hal itu bisa membuat kesalahpahaman semakin melebar,” katanya. Bagi Gus Dur, sikap MUI semacam itu ikut memicu timbulnya radikalisme dan fundametalisme di Indonesia.
    Bahkan kebijakan MUI sdh tidak lagi sejalan dengan PBNU sbgmn yg disampaikan Ketua Umumnya yaitu KH. Said Aqil Siradj, Sehingga ancaman mundurnya sekjen MUI ini dirasakan bertolak belakang dengan pemberlakuan sertifikasi bagi penceramah yang dikeluarkan kementrian agama, yang tentunya didukung oleh para Ormas islam besar yang ada. Penulis : Andi Salim
  • PESANTREN NU DI BOGOR TETAP PENUH SEMANGAT KIBARKAN BENDERA NU

    PESANTREN NU DI BOGOR TETAP PENUH SEMANGAT KIBARKAN BENDERA NU

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Ini adalah pesantren Siti Dhumillah yang terletak di kampung cijeruk tajurhalang bogor, selama ini Depok dan bogor menjadi pusat pengikut wahhabi itu efek dari menjamurnya pendatang dari timur tengah yang bermukim di bogor, salah satunya di kawasan megamendung bogor, disini sempat viral karna mencuatnya kasus kawin kontrak hingga prostitusi syariah, selama ini bogor menjadi salah satu daerah paling banyak yang berpaham wahhabi, banyak teman-teman menilai ini karna banyak masyarakat yang masih islam abangan, NU, Muhammadiyah sudah jelas memiliki amaliyah dan struktur kepengurusan, juga memiliki kepentingan bagi masyarakat dan negara, disini banyak sekali ustadz-ustadz dadakan, banyak sekali habib-habib palsu, majelis-majelis tanpa guru yang di danai para wahhabi.
    Banyak sekali pesantren NU disini, di kota maupun di pelosok daerah, dari jonggol, hingga ke pedalaman perbatasan sukabumi dan Cianjur, tetapi masih kurang menunjukkan identitas ke-NU an nya, dan tidak sengaja ternyata saya berteman dengan salah seorang kyai yang memiliki kepengurusan pesantren Siti Dhumillah ini, pesantren ini GRATIS, Pesantren ini memasang puluhan bendera NU di halaman depan, menunjukkan kebanggaan tersendiri menjadi bagian dari Pejuang Pendidikan masyarakat berbasis Nahdlatul Ulama, dalam hati kami seolah berkata, “ya itulah panji kami, berwarna hijau berlambang tali jagat” kami tidak takut, kami tidak gentar, termasuk pada mereka yang kerap bertakbir tapi untuk tindakan yang brutal, bengis,
    Jayalah NU, Jayalah Nusantaraku…!
    – Haddi VJB