Blog

  • Tata Laksana Ibadah Selama Masa Wabah Penyakit

    Tata Laksana Ibadah Selama Masa Wabah Penyakit

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Seperti yang disampaikan oleh KH Afifuddin Muhajir (Rais Syuriyah PBNU dan Wakil Pengasuh PP Salafiyah Syafi’iyah Situbondo saat pengantar BahZOOMasail online, Ahad kemarin) bahwa kita wajib mematuhi Ulil Amri. Dalam kondisi saat ini ada 3, yaitu pemerintah, ahli fikih dan medis.

    Ketika kewajiban beragama seperti ibadah, baik Fardlu ain (kewajiban setiap individu) maupun Fardlu kifayah (kewajiban kolektif seperti merawat jenazah) ‘bertabrakan’ dengan kesehatan, maka pelaksanaan dalam agama dilakukan pada tahap di bawahnya. Bukan menjalankan agama dengan menerjang hal-hal yang membahayakan baik pada diri sendiri maupun orang lain.

    Gambar:
    1. Ngaji Online Pakai CloudX bersama Telkomsel
    2. Pihak berwenang, aparat dan medis, berusaha menyelamatkan kita dari penyakit menular. Gambar dari Gus Dokter Muhammad S Niam (Ketua Perhimpunan Dokter NU).

    (kh. ma’ruf khozin)

  • Kalam Indah Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi al Maliki al Hasani

    Kalam Indah Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi al Maliki al Hasani

    SORBANSANTRI.COM

    1. Siapa saja yang memiliki kitab wiridku, berarti ia telah mendapatkan ijazah (izin untuk mengamalkannya). Ijazah itu bukan dariku, tetapi langsung dari para pengarang wirid-wirid tersebut.
    2. Seharusnya seorang santri mempunyai bacaan wirid untuk menjaga dirinya dari kesesatan.
    3. Seharusnya seorang santri banyak beribadah, dengan tujuan menjaganya dari perbuatan maksiat dan untuk memperkuat hafalannya.
    4. Kunci segala rahasia bersumber pada bacaan shalawat kepada Rasulullah ShalAllahu ‘Alaihi Wasallama.
    5. Jadikanlah Shalawat kepada Rasulullah ShalAllahu ‘Alaihi Wasallama. senantiasa berada diantara dirimu dan munajatmu.
    6. Ketika kita memuji atau menyebut keutamaan seseorang, bukan berarti kita juga merendahkan pihak lain (yang tidak disebut).
    7. Tidak meremehkan santri, kecuali orang bodoh.
    8. Sikap patuh dan rendah hati yang dibarengi dengan sedikit ilmu itu lebih baik, dari pada sifat licik dan sombong yang dibarengi dengan banyaknya ilmu.
    9. Aku senang kepada santri yang berani, tetapi sopan.
    10. Orang alim tidak cukup dengan ilmunya saja, tetapi ia harus meiliki sifat bijaksana.
    11. Orang alim tidak cukup dengn ilmunya saja, tetapi ia harus memiliki akhlak yang baik.
    12. Orang alim harus memiliki dada yang lapang.
    13. Orang yang memiliki cakrawala ilmu yang luas, akan sedikit protes kepada orang lain.
    14. Akhlak lebih di dahulukan daripada ilmu.
    15. Aku terlebih dahulu mengajarkan akhlak dan moral, sebelum aku mengajarkan ilmu dan kitab.
    16. Ilmu masih bisa dicari, tetapi tidak demikian dengan khidmah (pengabdian).
    17. Amar makruf dan nahi munkar harus dilakukkan dengan sikap bijak, lembut, dan bertahap.
    18. Hendaknya tujuanmu adalah menyebarkan ilmu, bukan malah mengalihkan perhatian banyak orang kepada dirimu.
    19. Sebarkanlah ilmu tanpa harus memperdulikan apakah mereka menerimamu atau berpaling darimu.
    20. Ilmu tidak akan berkumpul dengan sifat sombong di dalam satu dada.
  • Sempat Viral, LAZISNU Brebes Nyambangi Kang Darmin yang Lagi Sakit Parah

    Sempat Viral, LAZISNU Brebes Nyambangi Kang Darmin yang Lagi Sakit Parah

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Pengurus LAZISNU Brebes Nyambangi Kang Darmin Sing Lagi Sakit Parah

    Setelah viral di beberapa media terkait Darsim Warga Desa Karangbandung Kecamatan Ketanggungan, dimana mengalami luka serius pada bagian kepala, hari ini Ketua PC NUCARE LAZISNU Kab. Brebes H. Wahib didampingi Ketua PCNU Kab. Brebes H. M. Aqaho dan Rois Syuriyah KH. Aminudin yang dikawal oleh Kader NU dan Banser PAC Ketanggungan menjenguk dan memberikan bantuan kepada Darsim.

    Bantuan Uang dan support doa dari para tokoh NU diharapkan menjadi obat baginya untuk tetap berupaya semaksimal mungkin.

    Bantuan berupa uang Rp 1 juta dari NUCARE Brebes dan dari PAC Muslimat NU Bulakamba Rp 1 juta, bantuan diterima oleh kakak ipar sdr. Darsim.

    Darsim ini adalah anak yatim piatu dengan luka serius pada otaknya, ia sangat butuh donasi kemanusiaan, begitu sepenggal berita di berbagai media, anak ini hidup dalam lingkungan yang serba pas-pasan, dengan kondisi tubuhnya tidak bisa mengangkat sendiri, dan harus dibantu oleh saudaranya saat berbaring atau duduk dikasurnya karena pernah jatuh akibat kecelakaan dari kendaraan roda dua dan luka serius pada otaknya, akhirnya harus dirawat beberapa kali di Rumah sakit agar sembuh sediakala.

    (kontributor : Wahib /BU )

  • DZIKIR PALING DAHSYAT LA ILAHA ILLALLAH MALIKUL HAQQUL MUBIN

    DZIKIR PALING DAHSYAT LA ILAHA ILLALLAH MALIKUL HAQQUL MUBIN

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – 100 x sebelum / sesudah Sholat Dhuhur
    Dari Ali RA ia berkata, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : Saya mendengar Jibril mengatakan, “Barangsiapa yang mengatakan dari umatmu 100 x kalimat -La Ilaaha Illallah Malikul Haqqul Mubin- maka ia

    1. Aman dari kefakiran / kemiskinan
    2. Mendapat kekayaan
    3. Ketenangan / ketentraman di alam kubur
    4. Dibukakakan 8 pintu syurga
    5. Selamat dari siksa kubur
    6. Akan datang dunia dengan segala kemudahan
    7. Allah akan menciptakan setiap kalimat menjadi satu Malaikat yang bertasbih kepada Allah

    [Al Habib Umar Bin Hafidz حفظه الله تعالى]

  • KEUTAMAAN WANITA

    KEUTAMAAN WANITA

    SORBANSANTRI.COM

    1. doa seorang isteri yg taat memiliki kekuatan 70 wali
    2. isteri yg membuatkan minum suami tanpa diminta, pahalanya 3 x khatam Qur’an.
    3. Masakan isteri yg dilakukan secara sunah dan dimakan suami beserta keluarga pahalanya semua untuk isteri dan do’a suami yg memakan masakannya menjadi do’a yg diijabah.
    4. Isteri yg membangunkan suami untuk sholat atau mengingatkan sholat berjamaah di masjid pahalanya 27+1
    5. Isteri yg kelelahan bangun malam karena anaknya minta susu sama dengan pahala 70 x haji mabrur
    6. Seorang ibu yg menyusui setiap tetes susunya senilai 200 x sholat khusu dan doanya di ijabah’ (fadilah wanita)
    7. burung di udara dan malaikat dilangit akan selalu memintakan ampunan kepada Allah selama Isteri dalam keridhoan suami.
    8. bila seorang suami pulang dengan gelisah dan isteri menghiburnya maka isteri mendapatkan 10 pahala jihad.
    9. bila seorang wanita hamil sholatnya dua rekaat adalah lebih baik dari 80 rakaat sholat wanita yg tidak hamil.
    10. bila seorang wanita hamil akan mendapatkan pahala 70 tahun sholat dan 70 tahun puasa.
    11. wanita yg mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari memintakan ampun baginya dan Allah SWT mengangkat derajatnya 1000 tingkat.
    12. Wanita yg menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui maka malaikat dilangit akan mengabarkan berita bahwa SURGA wajib bagi nya”.
    13. Apabila sorang wanita kedatangan haid maka haidnya akan menghapus dosa2nya.
    14. Apabila ia membaca pd hr pertama keluar haid “Alhamdulilahi ala kullu halin wa astagfirullaha min kulli zanbi” Maka Allah Swt akan membebaskannya dr jahanam, shirat & adzab.
    15. Setiap hari dari haidnya, Allah tinggikan dia dgn pahala 40 orang mati syahid apabila ia berdzikir.

    SUBHANALLAAH…btp sayang nya Allah Swt terhadap kaum wanita.

    Wallahu a’lam

    Semoga kita salah satu wanita yang disebutkan tersebut
    امین امین امین

    🍃 Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)

  • IJAZAH DOA MEMBUKA PERKARA YANG TERTUTUP

    IJAZAH DOA MEMBUKA PERKARA YANG TERTUTUP

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – Habib Anis bin Alwi Al-Habsyi Solo dikenal seorang habib yang sangat tawadlu’ dan murah senyum. Siapa saja yang datang kepadanya, selalu sejuk hatinya sebab senyum Habib yang luar biasa. Belum mendapatkan ilmu dan nasehat saja, hati trasa bahagia apalagi kalau sudah mendapatkan ilmu dari Habib Anis, cucu Habib Ali penyusun Maulid Simtut Duror ini.
    .
    Habib Anis memberikan ijazah doa kepada kita agar bisa membuka perkara-perkatra yang masih tertutup.
    .
    Berikut ini doanya.
    يا رب صل علی محمد ، وافتح من الخير کل مغلق
    Ya Rabbi Shalli ‘Ala Muhammad Waftah minal Khairi kulla Mughlaq
    .
    “Wahai Tuhanku, Sampaikanlah shalawat kepada Nabi Muhammad. Dan bukalah setiap yang terkunci dari setiap kebaikan.”
    .
    Doa ini dibaca 10 kali setelah shalat Subuh dan shalat Ashar.
    .
    Kalau istiqamah membacanya, Insya Allah… Allah akan tampakkan baginya apa saja yang tertutup. Apakah itu berupa rizki, jodoh, kebaikan dan sebagainya.
    .
    Bagi yang hendak mengamalkan mari kirim fatiha dulu kpd rasulullah saw dan habib anis.
    Lalu ucapkan (QOBILTU)

    ilahadroti~nabiyil musthofa muhammad saw
    Wailahadroti~habib anis bin alwi al-habsyi
    AL-FATIHA~••••••••••••~`

    QOBILTU

    allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad annabiyil ummi wa’ala alaihi wasohbihi wasallim.(calon jenazah)

  • Hadis Harus Melewati Tahap Seleksi Ahli Fiqih

    Hadis Harus Melewati Tahap Seleksi Ahli Fiqih

    SORBANSANTRI.COM
    para ulama kita dahulu teramat sulit mengajarkan ilmu Islam dan mewariskan kepada kita yang sudah berjalan ribuan tahun akan ambyar dan hancur lebur dengan komentar seperti di atas ini

    SORBAN SANTRI- Orang-orang NU dan yang mengikuti sistem 4 madzhab tidak serta merta menerima hadis, kecuali hadis tersebut sudah diseleksi oleh ahli fikih dalam ijtihadnya. Mengapa?

    Dalil, baik ayat Al-Qur’an maupun hadis adakalanya memiliki redaksi umum dan khusus. Ada yang jangkauannya luas (mutlaq) dan terbatas (muqayyad). Ada yang hukumnya dihapus (mansukh) dan yang menghapus (nasikh). Siapa yang mengetahui dan menguasai ilmu ini? Ya ulama ahli fikih, khususnya 4 madzhab.

    Bedanya dengan ahli hadis? Ahli hadis itu menghafal redaksi atau teks hadis, mengetahui masing-masing nama perawi dan tingkatan jarh dan ta’dil (penilaian lemah atau terpercaya), menguasai kualitas hadis dari sahih, hasan, dhaif (ada 36 macam) hingga yang hadis palsu.

    Jadi ahli hadis itu ibaratnya adalah apoteker. Ahli fikih adalah dokternya. Understand? Kalau ada orang sakit parah apa ke dokter dulu atau langsung cari obat di apotik? Ya, ke dokter dulu. Demikian pula kalau ada permasalahan agama yang tahu dosis dalil untuk suatu permasalahan adalah ulama ahli fikih.

    Ahli Hadis Syekh Waki’ (129 H) bertanya kepada para muridnya: “Mana hadis yang lebih kalian senangi?

    1. Dari A’masy, dari Abu Wail dari Ibnu Mas’ud? (Jalur ahli hadis)

    2. Dari Sufyan, dari Mansur Ibrahim, dari Alqamah, dari Ibnu Mas’ud? (Jalur ahli fikih)”

    Murid-muridnya menjawab: “Kami lebih senang yang ke 1 (jalur ahli hadis)”

    Syekh Waki’ menjawab: “Jalur pertama adalah dari ahli hadis ke ahli hadis. Dan jalur kedua dari ahli fikih ke ahli fikih.” Beliau menyimpulkan:

    حَدِيثٌ يَتَدَاوَلُهُ الفُقَهَاءُ خَيْرٌ مِنْ حَدِيثٍ يَتَدَاوَلُهُ الشُّيُوخُ.

    “Hadis yang diriwayatkan dan dibahas oleh ahli fikih lebih baik dari pada hadis yang dikaji oleh ulama ahli hadis” (Al-Hafidz Ibnu Katsir, Al-Baits Al-Hatsits, 1/22)

    Ulama ahli hadis lainnya juga memperkuat:

    عَنْ عَلِيِّ بْنِ المَدِينِيِّ قَالَ: كَانَ حَدِيثُ الفُقَهَاءِ أَحَبَّ إِلَيْهِمْ مِنْ حَدِيثِ المَشْيَخَةِ

    Ali bin Al-Madini berkata: “Hadis yang dikaji ulama ahli fikih lebih mereka suka dari pada hadis para ahli hadis” (Ibnu Abi Hatim Al-Jarh wa Ta’dil 2/25). (KH.MA’RUF KHOZIN)

  • Menghormati Ulama Apa Syirik?

    Menghormati Ulama Apa Syirik?

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Lagi-lagi untuk yang kesekian kali mereka menghukumi Muslim yang tidak berbuat syirik dituduh syirik.

    Mari kita pelajari hadisnya lebih dalam bersama dengan analisanya, tentu analisa dari ahli hadis dan ulama Fikih:

    ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲِ ﺑْﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ، ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺟُﻞٌ: ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ اﻟﻠَّﻪِ اﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻣِﻨَّﺎ ﻳَﻠْﻘَﻰ ﺃَﺧَﺎﻩُ ﺃَﻭْ ﺻَﺪِﻳﻘَﻪُ ﺃﻳﻨﺤﻨﻲ ﻟَﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻻَ»، ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻓَﻴَﻠْﺘَﺰِﻣُﻪُ ﻭَﻳُﻘَﺒِّﻠُﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻻَ»، ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻓَﻴَﺄْﺧُﺬُ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻭَﻳُﺼَﺎﻓِﺤُﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻧَﻌَﻢْ»

    Dari Anas bin Malik bahwa ada seseorang yang berkata: “Wahai Rasulullah, jika diantara kami bertemu dengan saudaranya atau kawannya apakah membungkuk?” Nabi menjawab: “Jangan!”. Ia bertanya: “Apakah berdiri dan mencium?” Nabi menjawab: “Jangan!”. Ia bertanya apakah bersalaman?” Nabi menjawab: “Ya” (HR Tirmidzi).

    Dari hadis ini ulama Syafi’iyah tidak ada yang menghukumi syirik. Maksimal makruh dan ada sisi dibolehkan:

    (ﻗَﻮْﻟُﻪُ: ﻭﺣﻨﻲ اﻟﻈَّﻬْﺮِ ﻣَﻜْﺮُﻭﻩٌ) ﻗَﺎﻝَ اﻟﺸَّﻴْﺦُ ﻋِﺰُّ اﻟﺪِّﻳﻦِ ﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِ اﻟﺴَّﻼَﻡِ ﺗَﻨْﻜِﻴﺲُ اﻟﺮُّءُﻭﺱِ ﺇﻥْ اﻧْﺘَﻬَﻰ ﺇﻟَﻰ ﺣَﺪِّ اﻟﺮُّﻛُﻮﻉِ ﻓَﻼَ ﻳُﻔْﻌَﻞُ ﻛَﺎﻟﺴُّﺠُﻮﺩِ ﻭَﻻَ ﺑَﺄْﺱَ ﺑِﻤَﺎ ﻳَﻨْﻘُﺺُ ﻋَﻦْ ﺣَﺪِّ اﻟﺮُّﻛُﻮﻉِ ﻟِﻤَﻦْ ﻳُﻜْﺮِﻡُ ﻣِﻦْ اﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ

    Membungkukkan punggung adalah makruh. Syekh Izzuddin bin Abdussalam berkata: “Merendahkan kepala jika sampai batas ruku’ (lurus kepala, leher, pundak dan bokong) maka tidak boleh dilakukan, seperti sujud. Jika membungkuk tidak sampai batas ruku’ (seperti gambar santri di bawah) maka tidak apa-apa bagi orang yang memuliakan kalangan Muslimin” (Syekh Syaubari, Hamisy Asna Al-Mathalib, 4/186)

    •] Gambar di bawah yang diklaim Syirik adalah para sahabat kami Santri Lirboyo yang sedang menyambut KH Anwar Mansur untuk dijadikan pegangan karena usia beliau sudah sepuh (semoga Allah memberikan kesehatan dan panjang umur untuk beliau). Sebenarnya semua pesantren melakukan hal itu semua. Lihatlah apakah mereka sampai ruku’? Sekali lagi amati dengan jelas!!! Tidak sampai ruku’ karena posisi kepala lebih tinggi dari pada punggung. Anehnya pada gambar orang Saudi yang sama-sama membungkuk kepada raja-raja dan ulama mereka, kok tidak dihukumi Syirik?!(KH. Ma’ruf khozin)

  • AKAN TIMBUL RASIS SARA JIKA AGAMA DICATUT UNTUK KEPENTINGAN POLITIK

    AKAN TIMBUL RASIS SARA JIKA AGAMA DICATUT UNTUK KEPENTINGAN POLITIK

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Hal yg bukan masalah, jadi dipermasalahkan. Sesuatu yg sederhana dibikin rumit luar biasa. Materi universal seperti bahasa, hendak dikuasai oleh kalangan tertentu saja.

    Jika paham tentang Indonesia, pastinya tahu bahwa sebelum Islam datang ke Nusantara, masyarakat memeluk agama yg lainnya. Ada Hindu, Budha, Kepercayaan nenek moyang, dan sebagainya. Bahasanya pun tetap sama sejak dahulu sampai sekarang, sejak sebelum Islam datang hingga ada yg menjadi mayoritas di berbagai daerah. Ada minang, melayu, jawa, sunda, bugis, makassar, batak dan sebagainya.

    Tahukah kita jika masyarakat Islam Indonesia sejak dulu terbiasa menggunakan istilah sembahyang dibandingkan sholat? Sembahyang bukan berasal dari Bahasa Arab seperti sholat. Sembahyang adalah Sembah Sang Hyang. Agama apapun bisa menggunakannya, dan kebetulan mayoritas Islam yg terbiasa menggunakannya.🙂

    Tidak ada agama yg punya hak eksklusif terhadap suatu bahasa. Bahasa arab yg digunakan dalam kitab agama Islam pun digunakan oleh berbagai agama lainnya seperti Kristen, Katolik, Koptik, Yahudi, dan sebagainya.

    Ah, betapa indah teladan toleransi yg ditunjukkan 2 ULAMA BESAR Indonesia asal Sumatra Barat yaitu KH. BUYA HAMKA dan KH. AGUS SALIM. Saudara sedarah pun bebas beda agama, karena hal itu bergantung pada diri masing2, dan tentunya sudah takdir dari Allah SWT.

    ALLAH SWT menciptakan semua bahasa untuk Alam Semesta. Siapa Anda yg begitu congkak dan takabur sehingga melarang yg berbeda menggunakannya? (katakita)

  • Kidung Wahyu KoloSebo

    Kidung Wahyu KoloSebo

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Kidung merupakan bagian dari seni dan budaya bangsa Indonesia yang lahir di pulau jawa.

    Pada awalnya sebelum zaman Wali Songo, Kidung adalah susunan sastra yang di tembangkan oleh orang – orang bertaraf khusus (sakti mandra guna) sebagai wasilah (perantara) permohonan kepada Sang Hyang Taya (Tuhan Yang Tidak Bisa Di Ilustrasikan dan Tidak Menyerupai Makhluq), sehingga estetika nuansa kidung sangat identik dengan kesyakralan dan mistis

    Pada zaman Wali Songo, keberadaan Kidung tetap di lestarikan, hanya saja nilai2 bahasa Kidung di selaraskan dengan ajaran Islam tanpa mengurangi nilai kesyakralan dan kemistisan sebagai bagian dari keindahan warisan Leluhur Orang Jawa

    Termasuk lahirnya Lakon Wayang Kulit Dewa Ruci yang terus melegenda sejak 500th yang lalu hingga detik ini pada mulanya bersumber dari Kidung yang di susun oleh Kanjeng Sunan Kalijaga (Kidung Linglung)

    Secara terminologi, Kidung bisa berarti Doa atau bahasa Sejarah (Lelaku) dalam meraih kesempurnaan dan kebahagiaan hidup dengan bersandar pada Permohonan kepada ALLAH SWT

    Jika anda berkidung berarti anda telah berdoa dan anda membaca sejarah perjalanan diri anda sendiri menuju ALLAH SWT (dalam bahasa Tasawuf bisa di sebut sebagai seorang Salik yang sedang ber-Thoriqoh)

    Sehingga sangatlah wajar bila para ahli spiritual dan para cendikiawan metafisik berpendapat bahasa kidung memiliki ruh yang sulit utk di terjemahkan dengan bahasa lisan, dan semua itu adalah bagian dari indahnya warisan seni serta budaya jawa yang tetap luhur sepanjang masa

    Rumekso ingsun laku nisto ngoyo woro
    Kelawan mekak howo, howo kang dur angkoro
    Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda
    Hinggo pupusing jaman

    (TUHAN… Dengan seluruh kekuatan yang Engkau berikan, sesungguhnya saya akan berjuang memerangi sifat dusta yang ada didalam diri saya, dan dengan sepenuh hati saya akan membentengi diri saya dari gerakan nafsu angkara murka yang menyesatkan, meskipun syetan laknat terus ber-grelya membujuk anak manusia berbuat jahat sepanjang jaman)

    Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko
    Maper hardening ponco, saben ulesing netro
    Tinambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan
    Sang Hyang Jati Pengeran

    (TUHAN… Rupanya iblis membiuskan api – api kesesatannya di dalam jiwa dan raga saya, dan saya sudah bertekat disetiap nafas berhembus bahkan pada setiap mata berkedip saya akan berperang dengan mereka di medan laga, sehingga mereka tidak lagi memiliki kemampuan menguasai 5 perkara yang ada di tubuh saya *Telinga, mata, hidung, mulut dan 2 lubang di bawah perut*, dan dengan Kasih Sayang-MU TUHAN… Hujanilah jiwa raga saya dengan kemualian-kemulian-MU, dan sungguh Engkaulah TUHAN YANG MAHA ABADI)

    Jiwanggo kalbu, samudro pepuntoning laku
    Tumuju dateng gusti, Dzat Kang Amurbo Dumadi
    Manunggaling kawulo gusti, krenteg ati bakal dumadi
    Mukti ingsun …tanpo piranti

    (Ketika kesadaran jiwa setiap insan merasakan dirinya berada dalam KUASA TUHAN, sungguh ia akan memiliki kekuatan hati yang bila berdoa di kabulkan, bila meminta di penuhi, bila berharap di wujudkan, bila berperang melawan kebathilan dimenangkan, dan ia akan merasakan kelezatan kehidupan jiwa tanpa harus melewati proses yang melelahkan, karena sesungguhnya TUHAN MAHA BERKUASA terhadap seluruh Ciptaan-NYA)

    Sumebyar ing sukmo madu sarining perwito
    Maneko warno prodo, mbangun projo sampurno
    Sengkolo tido mukso, kolobendu nyoto sirno
    Tyasing roso mardiko

    (Tahukah kalian wahai insan yang di hidupkan dimuka bumi, ketika jiwamu di penuhi dengan ilmu dan kasih sayang, maka engkau akan mendapatkan berbagai cahaya kebenaran, ruh kebaikan serta pancaran kemuliaan yang sempurna, sebagai Anugerah dari TUHAN-mu Yang Maha SEMPURNA, sehingga akan lenyap kesedihan didalam dirimu, dan akan sirna segala macam bentuk angkara murka di dalam jiwamu, sampai akhirnya suatu hari nanti kamu bangkit menjadi insan yang tidak terjajah oleh nafsu yang menyesatkan, maka bangkitlah dengan kasih sayang TUHAN-mu)

    Mugiyo den sedyo pusoko Kalimosodo
    Yekti dadi mustiko, sajeroning jiwo rogo
    Bejo mulyo waskito, digdoyo bowo leksono
    Byar manjing sigro-sigro

    (TUHAN… melalui bait bait Kidung yang saya lantunkan ini, semoga Engkau berkenan menanam ke-IMANAN yang sejati di dalam jiwaku bahwa TIADA TUHAN selain ENGKAU YANG MAHA SEJAHTERA, dan saya memohon kepada-MU TUHAN… anugerahkan pula terhadap diri saya sebuah kedudukan sebagai hamba-MU yang memiliki keberuntungan hidup, memiliki banyak ilmu dan berpengetahuan luas, tidak lemah dan selalu memiliki keberanian membela kebenaran, berwibawa dan bisa menjadi suri tauladan terhadap sesama, sehingga siapa saja insan yang berada di sekeliling saya segera merasakan indahnya hidup berkat KASIH SAYANG-MU YANG SANGAT LUHUR LAGI AGUNG)

    Ampuh sepuh wutuh, tan keno iso paneluh
    Gagah bungah sumringah, ndadar ing wayah-wayah
    Satriyo toto sembodo, Wirotomo katon sewu kartiko
    Kataman wahyu ……..Kolosebo

    (Karena saya tahu, sesungguhnya seorang hamba-MU yang telah ENGKAU menangkan, akan memiliki kekuatan yang utuh, bahkan segala macam pengaruh sihir jahat akan lumpuh seketika dihadapannya, dia begitu bijak dan sangat mulia, wajahnya-pun memancarkan cahaya yang mampu meredam semua unsur amarah serta kebencian, bahkan dia akan tampil sebagai kesatriya yang mengobarkan api kebenaran, tiada henti terus menerus menyerukan perdamaian dan sungguh dialah sosok sang raja pembawa kesejahteraan yang bermahkotakan kasih sayang)

    Memuji ingsun kanthi suwito linuhung
    Segoro gando arum, suh rep dupo kumelun
    Tinulah niat ingsun, hangidung sabdo kang luhur
    Titahing Sang Hyang Agung

    (Wahai TUHAN YANG MAHA LUHUR, saya adalah hamba-MU yang lemah, datang bersimpuh dihadapan-MU, memohon kepada-MU dengan jeritan hati yang terdalam, tenggelamkan saya Wahai TUHAN kedalam samodra kemenangan-MU, dan bangkitkan saya kembali kepermukaan bumi setelah tubuh dan jiwa ini ENGKAU lengkapi dengan berbagai cahaya kemenangan-MU, sehingga saya memiliki kekuatan mengibarkan panji – panji kemenangan-MU diseluruh penjuru bumi, dan sungguh jika itu terlaksana semata – mata hanya ENGKAU-lah yang menghendakinya, karena sungguh hanya ENGKAULAH TUHAN YANG MAHA BIJAKSANA)

    Rembesing tresno, tondo luhing netro roso
    Roso rasaning ati, kadyo tirto kang suci
    Kawistoro jopo montro, kondang dadi pepadang
    Palilahing Sang Hyang Wenang

    (Wahai insan sejagad raya, ketahuilah bahwa cinta akan selalu melahirkan air mata, sebuah air mata yang akan membentuk jiwamu, hatimu serta seutuhnya yang ada pada dirimu mengerti bahwa cinta itu suci, sesuci air matamu yang jatuh membasahi bumi, maka berharaplah dengan berbagai untaian doa, agar suatu ketika kalian dapat berjumpa dengan SANG PENCIPTA kesucian air mata, karena sesungguhnya hanya DIA sebagai MAHA TERTINGGI yang menguasai jiwa – jiwa para PECINTA)

    Nowo dewo jawoto, tali santiko bawono
    Prasido sidhikoro, ing sasono asmoroloyo
    Sri Narendro Kolosebo, winisudo ing gegono
    Datan gingsir….sewu warso

    (Sesungguhnya tidak ada tali sakti yang dapat mengikat sembilan dimensi bumi, kecuali talinya para kestriya yang memiliki kesaktian berupa sifat bersahaja, berbudi pekerti mulia, senang berbagi kebaikan dan tidak gentar memperjuangkan kebenaran ajaran TUHAN, dan mereka sangat pantas mendapat anugerah mahkota sang raja pembawa kesejahteraan dunia, bahkan seluruh Malaikat yang ada dilangitpun mengaguminya dan sejarah akan mencatat derajat mereka sebagai hamba yang teristimewa, dan seandainya kita hidup bersamanya rasanya kebahagian itu tidak bisa di ungkapkan walau kita hidup seribu tahun lamanya).

    (red sorban)