Tag: ansor

  • CARAKA MALAM DTD BANSER DI GONDANG MOJOKERTO

    CARAKA MALAM DTD BANSER DI GONDANG MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kali ini PC GP Ansor Kab. Mojokerto mengadakan DTD ( DIKLATSAR + PKD) yang pertamakali diadakan dimasa Pademi covid-19. tepatnya di Dusun Pamotan Desa Bening Kecamatan Gondang Kab. Mojokerto. Sebanyak 77 peserta dan 8 perwakilan banser mojokerto kota yang ikut dalam DTD ( DIKLATSAR + PKD) yang berasal dari berbagai daerah.

    Diklat Ansor Banser yang di mulai Hari Jum’at – Minggu, Tanggal 4 – 6 September 2020 itu menanamkan materi-materi dasar yang ada di kegiatan Ansor dan Banser seperti Keaswajaan, Keansoran, kebanseran, baris berbaris, lalulintas, dan penanganan bencana yang diharapkan jadi bekal awal sebagai Ansor dan Banser.

    Caraka malam yang diadakan di Hari Minggu dini hari itu dimulai pukul 00.00 wib sampai 06.00 wib dengan rute jalan dari Dusun Sukomangu Dusun Wewe Dusun Bening Dusun Urung-urung, dusun Bacem, Dusun Pamotan dan terakhir Balai Desa Bening. Dalam kegiatan caraka malam, fokus berfikir, mental dan kekuatan peserta benar-benar diuji setelah mendapatkan materi dan pelatihan yang dimulai sejak pertamakali dimulai.

    perwakilan satsus BASADA ( banser husada ), BALANTAS (banser lalulintas),BAGANA (banser tanggap bencana) hadir dan siap mengawal dalam acara caraka malam yang diadakan saat DTD gondang. Dengan permulaan Apel dan Intruksi dari Kasatkorcab Banser Mojokerto H. Moh Yunus dan Ketua GP Ansor Kab. Mojokerto Gus Ali Muhammad Nasih, semua personil mendengarkan dengan seksama agar acara caraka malam tersebut bisa dilaksanakan dengan baik. (abi sorban)

  • DNA BANSER ADALAH JIWA KEPERWIRAAN YANG DI WARISKAN SECARA TURUN TEMURUN

    DNA BANSER ADALAH JIWA KEPERWIRAAN YANG DI WARISKAN SECARA TURUN TEMURUN

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Banyak anggota Banser yang dalam DNA-nya mengalir genetika pengawal ulama. Artinya, jika ditelusuri, leluhur mereka ini dulunya anggota laskar Diponegoro yang berdiaspora di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Jika tidak, bisa dipastikan bapak maupun simbah mereka dulu pernah nderek (menyertai) kiainya bertempur dalam perang kemerdekaan. Ada jiwa keperwiraan yang diwariskan secara turun-temurun.

    Karena itu, meski Banser diolok-olok dan difitnah, sampai kapan pun tetap ada peminatnya karena memang punya suplier tetap.

    Meski terkadang lebih galak dibanding tentara betulan, tapi saya lebih sering menjumpainya bertingkah laku lucu tapi loyal, suka guyon tapi ikhlas mengabdi, sering membantu acara-acara keagamaan, dan kecintaannya terhadap para ulama.

    Lagi pula, saya melihat, sahabat-sahabat saya yang menuduh Banser sering membubarkan pengajian memang bukan dari kalangan penikmat pengajian ala NU. Yaitu, jenis pengajian yang dikemas kolosal, mengundang penceramah yang punya selera humor, jamaahnya duduk lesehan, dan diakhiri tengah malam. Di dalam arena pengajian inilah Banser menjadi bintangnya. Bertanggung jawab atas keamanan, kondisivitas massa, hingga bagian penyalur logistik. Sifatnya kerja bakti, mengabdi, tanpa bayaran. Bahkan, sering ikut iuran dan tekor.

    Jangan heran jika banyak kisah Banser yang unik, aneh-aneh, bahkan mengundang tawa.

    Misalnya, ketika warga Nahdliyyin hadir membludak dalam acara Istighosah Akbar II, 31 Mei 1998, kaum Muslimat NU tak mau ketinggalan. Mereka datang berombongan.

    Ketika ada Banser ganteng dan gagah ikut mengatur tertib parkir, ibu-ibu nyelutuk, “Wuih, Cak Bangser gagah yo, koyok tentara….”

    Giliran menjumpai tentara yang agak tambun sedang mengatur lalu lintas, ganti mereka nyelutuk, “Walah, tentara kok kayak Bangser…”

    Kalau tentara lagi apel akbar, biasanya akan ada inspeksi pasukan dari seorang jenderal sambil naik jip bak terbuka. Gagah berwibawa pokoknya.

    Nah, tampaknya para Banser nggak mau kalah sama tentara. Dalam sebuah apel akbar, Ketua Umum GP Ansor, saat itu H. Slamet Efendi Yusuf, didaulat melakukan inspeksi pasukan menggunakan jip.

    Jadilah saat itu Pak Slamet berdiri gagah di atas jip melakukan inspeksi ribuan Banser yang corak doreng-nya berbeda-beda itu. Wuih kerrreeeen! Aksi gaya para TNU alias Tentara Nahdlatul Ulama itu berjalan dengan lancar.

    Jip merangkak pelan dan pasti. Pak Slamet menatap pasukannya dengan meyakinkan.

    Sayang sekali, di tengah atraksi, tiba-tiba jipnya mogok.

    Lhah! Pak Ketum GP Ansor tetap di atas jip, dengan posisi siaga, sembari menunggu si sopir menyalakan mesin.

    Sayang, meski dicoba berkali-kali mesinnya nggak mau nyala.

    Para Banser sudah mulai mesam-mesem.

    Akhirnya Pak Slamet turun dari jip, dan memilih inspeksi jalan kaki sambil senyum-senyum.

    “Mangkane tah, nggak usah gaya-gaya,” kata Gus Dur terbahak-bahak saat mendengar cerita ini.

    Selain Gus Dur, Kiai Hasyim Muzadi adalah Sohibul Hikayah mengenai polah tingkah Banser yang unik dan lucu-lucu. Ketika keduanya meledek para Banser, objek candaan hanya bisa menyambut dengan tawa.

    Para kiai lain, silakan ditanya, pasti punya cerita soal Banser yang manusiawi. Banser bukan pekerjaan, sebagaimana digambarkan dalam film “Tanda Tanya”, melainkan pengabdian. Mereka percaya, dalam khidmah kepada ulama, umat, dan bangsa, ada barakah yang mengalir untuk dirinya dan keluarganya. Inilah yang mereka harapkan. Karena itu, ketika membersamai dan mengawal ulama, biasanya mereka juga ikhlas diledek.

    “Banser itu gayanya meyakinkan, sayang, rokoknya eceran,” demikian Kiai Hasyim Muzadi meledek. Adapun yang diledek malah terbahak-bahak.

    “Besok, Banser itu masuk surga terlebih dulu daripada kiainya,” kata Gus Muwafiq, dalam sebuah pengajiannya.

    “Kok bisa Gus?”

    “Jelas bisa, wong mereka bagian cek lokasi, kok!”

    Wallahu A’lam Bisshawab.

    Oleh Gus Rijal Mumazziq Z

    SUMBER PC GP ANSOR SIDOARJO

  • INGIN KUASAI INDONESIA? HARUS KUASAI NU DULU

    INGIN KUASAI INDONESIA? HARUS KUASAI NU DULU

    SORBANSANTRI.COM

    SEBERAPA HEBATKAH BANSER DAN NU ?

    Sebegitu hebatkah NU ?

    SORBAN SANTRI- Anda masih ingat rencana Israel mewujudkan Israel Raya ?
    Israel merencanakan sebuah imperium besar dengan memecah negara-negara lain menjadi negara-negara kecil yang harus tunduk dan menginduk padanya.
    Dengan dukungan Amerika dan Arab Saudi rencana yang tertuang dalam Dokumen Biden dan Yinon pada 1982 itupun sudah dijalankan sejak awal ’90-an.
    Untuk memecah negara target, mereka membidani lahirnya kelompok-kelompok teroris super kejam di negara-negara target seperti Boko Haram, Al Shabab, ISIS, El Nusra, Al-Qaeda dan jaringan-jaringannya yang ada di Filipina dan Indonesia.
    Mereka juga memfasilitasi lahirnya partai-partai maupun kelompok-kelompok yang berpotensi menjadi lawan bagi pemerintah yang sah.

    Singkat cerita ada beberapa negara yang diprediksi sulit ‘ditaklukkan’ karena beberapa hal diantaranya Iran, Tiongkok dan Indonesia.
    Iran identik dengan Syi’ah, Tiongkok identik dengan Komunis dan Indonesia ternyata identik dengan NU.

    Konspirasi mereka rajin menggoreng isu lewat kelompok dan parpol yang jadi agennya untuk membenturkan NU dengan Komunis dan Syi’ah.
    Seperti biasa Iran diprovokasi dengan isu kepemilikan senjata nuklir.
    Tiongkok digebuk dengan isu HAM dan provokasi terhadap Taiwan, Hongkong dan Tibet.

    Dan Indonesia..?
    Entah sudah berapa kali NU dibenturkan dengan Syi’ah maupun Komunis namun hasilnya tetap nihil.
    Gagal di NU mereka beralih ke Banser.
    Mereka berpikir pragmatis bahwa darah muda lebih mudah disulut daripada yang tua, itulah sebabnya mengapa akhir-akhir ini Banser sering dipancing dan diprovokasi.
    Masalah sepele yang melibatkan Banser seketika jadi isu nasional yang disiarkan mayoritas stasiun TV nasional serta dibahas para profesor seakan tak ada materi yang lebih bagus untuk dibahas.
    Semua itu mengindikasikan kalau masalah itu sudah dipersiapkan.

    Lantas seberapa hebatkah Banser dan NU..?

    Sebagai gambaran tewasnya Brigjen Qassem Soleimani salah satu panglima Iran yang diperbantukan pada pemerintah Suriah sebagai penasehat militer diduga sebagai langkah Amerika – Israel untuk memancing agar Iran membalas dendam hingga mereka mendapat legalitas untuk melakukan perang terbuka dan masuk ke Iran.
    Begitu juga ketika NU dan Banser diprovokasi mereka berharap timbul gesekan yang memicu kerusuhan massal bahkan sampai perang saudara dan militer mereka punya akses masuk ke Indonesia. (abi sorban)

    ITULAH hebatnya, Banser dan NU disejajarkan dengan Panglima salah satu negara yang ditakuti Israel dan AS

  • HTI SANGAT INGIN MENGHANCURKAN NU WALAU DENGAN BADAI FITNAH DAN KEBOHONGAN SEKALIPUN

    HTI SANGAT INGIN MENGHANCURKAN NU WALAU DENGAN BADAI FITNAH DAN KEBOHONGAN SEKALIPUN

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Setelah dibubarkannya HTI (Benalu Negara) oleh Pemerintah,
    exs exs pemuja Khilafah Palsu itu pun merasa di injak kehormatannya, mereka kelojotan,
    Perjuangan dari pertengahan tahun 80 an datang ke Indonesia menyelinap menyebarkan paham khilafah palsu ke kampus2 dan anak2 muda labil Yang kosong bekal agama,
    hancur begitu sama oleh Penguasa,
    Mereka marah, mereka dendam dan bertekad menghancurkan Pemerintah atau siapa saja Yang didekati Pemerintah sah,

    Maka dibidiknya NU (Nahdlatul Ulama) NU difitnah, dihina,dicaci,dibusukkan namanya,
    Ulama ulama NU dihasud dituduh syiah, liberal tanpa bukti, dibusukan namanya pula dll.
    semua cara dihalalkan walau dengan cara cara iblis sekalipun,propaganda dimainkan
    Karena mereka tahu jika NU hancur mudah bagi mereka menghancurkan Indonesia dan menggantikannya dengan Khilafah Tahririyah khayalan mereka,

    Mereka lupa bahwa Nahdlatul Ulama itu sudah sering berhadapan dengan Musuh dari dulu, mulai PKI,MASYUMI,DI,NII dll dan 32 tahun di kucilkan oleh Order Baru,tapi tetap berdiri kokoh sampai sekarang,.

    Mereka lupa juga bahwa NU adalah Organisasi pendidikan, sosial, budaya Yang telah diakui seluruh dunia bahkan mengibarkan bendera NU dinegara mana saja tidak ada Yang melarang, karena NU mengajarkan kebaikan,kedamaiam bagi siapa saja dan di negara mana saja,

    Berbeda dengan HTI Yang dilarang dimana mana dengan berbagai alasan :

    Berikut negara negara yang melarang Hizbut Tahrir:

    1. Mesir
      Dibubarkan: 1974
      Alasan: Terlibat upaya kudeta

    2. Suriah
      Dibubarkan: 1998
      Alasan: Dilarang melalui jalur ekstra yudisial

    3. Turki
      Dibubarkan: 2004
      Alasan: Organisasi teroris

    4. Rusia
      Dibubarkan: 2003
      Alasan: Organisasi teroris

    5. Jerman
      Dibubarkan: 2003
      Alasan: Penyebar propraganda kekerasan dan anti semit Yahudi

    6. Malaysia
      Dibubarkan: 2015
      Alasan: Dianggap kelompok menyimpang

    7. Yordania
      Dibubarkan: 1953
      Alasan: Mengancam kedaulatan negara

    8. Arab Saudi
      Dibubarkan: Era Abdulaziz
      Alasan: Ancaman negara

    9. Libya
      Dibubarkan: Era Moamar Khadafi
      Alasan: Organisasi yang menimbulkan keresahan

    10. Pakistan
      Dibubarkan: 2016
      Alasan: Dianggap ancaman negara

    11. Uzbekistan
      Dibubarkan: 1999
      Alasan: Menjadi dalang pengeboman di Tashkent

    12. Kirgistan
      Dibubarkan: 2004
      Alasan: Kelompok ekstrem

    13. Tajikistan
      Dibubarkan: 2005
      Alasan: Terlibat aktivitas terorisme

    14. Kazakhstan
      Dibubarkan: 2005
      Alasan: Terlibat terorisme

    15. China
      Dibubarkan: 2006
      Alasan: Melakukan kegiatan teror

    16. Bangladesh
      Dibubarkan: 2009
      Alasan: Terlibat aktivitas militan dan mengancam kedamaian

    17. Perancis
      Dibubarkan: –
      Alasan: Organisasi ilegal

    18. Spanyol
      Dibubarkan: 2008
      Alasan: Organisasi ilegal

    19. Tajikistan
      Dibubarkan: 2001
      Alasan: Sejumlah anggotanya dipenjara

    20. Tunisia
      Dibubarkan: –
      Alasan: Merusak ketertiban umum

    21. Indonesia
      Dibubarkan: 2017
      Alasan: Bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi, mengancam ketertiban masyarakat, dan membahayakan keutuhan negara.

    Jelas sudah bahwa mereka memang sangat berbahaya, mengancam keamanan negara,
    Memakai tameng Kalimat dan Asma Tuhan,
    Agama dijadikan benteng,
    karena mereka paham betul kalimat
    “JIKA KEPENTINGAN POLITIK DIBUNGKUS AGAMA,MAKA JIKA ADA YANG MELAWAN PASTI DITUDUH MELAWAN AGAMA”

    Oleh karena itu kita harus cerdas menyikapi kelicikan kelicikan,kebohongan kebohongan serta propaganda mereka…

    “UBK” (Ustadz Brama Kumbara)

  • INILAH DALIL BANSER JAGA GEREJA

    INILAH DALIL BANSER JAGA GEREJA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Buat yang senengnya tanya dalil-dalil, maka ini bisa sekedar menjadi bacaan sambil minum kopi malam ini. Tentang Dalil BANSER Jagain Gereja. Baiklah kita mulai.

    “Al mu’minu man aminahu an-nasu ‘ala dima’ihim wa amwalihim,” atau yang artinya kurang lebih seperti ini, “seorang Mukmin itu adalah orang yang manusia lainnya merasa aman atas darah dan harta mereka.” Inilah pesan nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam an-Nasa’i dan Imam Ahmad bin Hanbal dari Abu Hurairah.

    Jadi, seorang mukmin itu (atas keimanannya) menjadikan manusia di sekitarnya merasa aman. Bukan sebaliknya, atas nama keimanan justru membuat orang lain merasa terusik, merasa terancam, atau malah terteror. Kalau begitu, berarti imanmu tak aman.

    Bukan juga atas keimanan, justru nyawa orang lain merasa terancam, apalagi atas nama iman, malah berani persekusi kelompok lain, mengancam dan/atau bahkan melakukan pembunuhan kepada orang lain. Apa artinya, imanmu tak membuat orang lain merasa aman, apalagi nyaman.

    Makanya, ketika ada BANSER menjaga gereja untuk membantu mengamankan umat Kristiani merayakan natal adalah hal yang sudah benar dan tepat. Dalilnya banyak, tapi kalau sampean mau baca. Kalau ngga ya adanya pasti nyalahin teruuuss.

    Pertama, Al-Jashahsh dalam kitabnya yang berjudul Ahkam al-Qur’an berpendapat bahwa tempat-tempat ibadah non muslim tidak boleh dihancurkan, ketika mereka berada dalam sebuah ikatan perjanjian bersama (kenegeraan dan kebangsaan).

    Kedua, Al-Akhfasy juga berpendapat demikian. Bahwa tempat ibadah non muslim tidak boleh dihancurkan, dan harus diberikan perlindungan total, termasuk hak-haknya dalam menjalankan aktivitas keagamaannya, juga harus dijamin.

    Ketiga, Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam Kitab Ahkam Ahl Adz-Dzimmah, juga berpendapat demikian. Menurutnya Allah telah memelihara tempat-tempat ibadah non muslim itu dengan perantara kaum muslimin, sebagaimana Allah juga telah menjaga keselamatan para Pendeta. Pendapat ini disandarkan atas pendapat Ibn Abbas.

    Masih ada lagi? Ada.

    Nabi Muhammad malah lebih dahsyat lagi, ketika beliau tidak hanya melindungi kaum Nasrani dan Yahudi tapi juga memberikan kesempatan kepada kaum Nasrani dari Najran yang berjumlah 60 orang untuk melaksanakan kebaktian di Masjid Nabawi.

    Kisahnya ada di dalam kitab at-Tabaqat karya Ibnu Sa’d. dikisahkan bahwa suatu ketika datang utusan Nasrani dari Najran berjumlah 60 orang ke Madinah untuk menemui Nabi. Nabi pun menyambut mereka di Masjid Nabawi. Sekali lagi, di Masjid Nabawi.

    Dan menariknya, ketika waktu kebaktian tiba, maka mereka melakukan kebaktian di masjid. sekali lagi, di Masjid. Ya tentu saja Masjid Nabawi, bukan lainnya. Apa para Sahabat tidak marah? Tentu saja para sahabat berusaha untuk melarang mereka. Namun apakah Nabi melarang mereka beribadah di Masjid Nabawi? Tidak. Nabi memerintahkan kepada para Sahabatnya: da’uhum: ‘biarkanlah mereka’.

    Peristiwa bersejarah tentang toleransi itu terjadi pada hari minggu setelah ashar tahun 10 Hijriah. Dan kisah ini juga tercantum dalam beberapa babon kitab sejarah seperti Tarikh al-Umam wa al-Muluk, Sirah Ibn Hisyam, dan juga Sirah Ibn Ishaq.

    Makanya, ketika Abu Bakar menjadi Khalifah, ia selalu memerintahkan kepada komandan pasukan perangnya untuk tidak merobohkan tempat ibadah agama apapun. Kata Al-Hindi, juga termasuk pendeta.

    Masih ada? Banyak. Silahkan cari sendiri.

    Kalau Sampean masih ribut terus masalah BANSER jaga gereja, ya kebangeten. Termasuk yang ribut-ribut larangan mengucapkan Selamat Natal karena takut akidahnya rusak. Ya ngga usah diucapin, tinggal ditulis saja, “SELAMAT MERAYAKAN NATAL BAGI SAHABAT-SAHABAT YANG MERAYAKAN.”

    Kalau masih ada yang ngeyel, “ngucapin selamat natal itu haram!!!” Jawab saja, “Ya, karena menurut kalian ngucapin Selamat Natal itu haram, makanya ngga tak ucapin kok, tak tulis.” Hehee…

    BANSER….. JOSSSS….

    (POST GROUP MUHIBIN)

  • JANTIKO DAN DZIKRUL GHOFILIN PADA PEMBUKAAN DAN PENEMPATAN PASAR RAKYAT KEMBANGSORE PACET

    JANTIKO DAN DZIKRUL GHOFILIN PADA PEMBUKAAN DAN PENEMPATAN PASAR RAKYAT KEMBANGSORE PACET

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Jum’at 28 Agustus 2020. Acara Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin JANTIKO MANTAB, ini adalah undangan dari Kepala Desa Petak Bpk. SUPOYO dalam rangka pembukaan Pasar Sayur Mojo Kembang sore Pacet Mojokerto. Acara yg di laksanakan 2 Hari yg dimulai 27 agustus 2020 sampai 28 Agustus 2020 ini dilaksanakan Dengan standard protocol kesehatan seperti Panitia penyelenggara mempersiapkan termogun Dan tempat cuci tangan Dengan pemakaian masker bagi Tamu undangan yang hadir.

    Pengawalan Pelayanan Dan pengawalan SATKORYON BANSER PACET MOJOKERTO Dan linmas Desa Petak dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan majlis semaan alquran Dan dzikrul ghofilin jantiko mantab itu diperkirakan hadir 500 an Tamu yg HADIR, yang mengikuti acara tersebut yang tentu saja dibatasi dalam kegiatan tersebut. Acara Semaan Al-Qur’an ini berakhir pukul 16.00 wib yang dilanjut dengan sholat ashar di lokasi.

    Puluhan personnel satkoryon banser pacet Dan 5 linmas Desa petak dalam pengamanan tersebut. Hal tersebut sangat penting dilakukan karena di masa pandemi ini masih belum berakhir serta meningkatnya jumlah pasien yang terpapar covid-19 di Mojokerto. (abi sorban)

  • Rutinan Ngaji Aswaja di lingkungan Kecamatan Mojosari

    Rutinan Ngaji Aswaja di lingkungan Kecamatan Mojosari

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Dalam meningkatkan pengetahuan mengenai Faham ASWAJA ( ahlusunnah wal jama’ah ) di Kecamatan Mojosari, Satkoryon Banser Mojosari selalu mengawal kegiatan ngaji aswaja yang di asuh oleh Gus Mad (adik ipar kiai Ali Mojosari).

    SORBANSANTRI.COM

    Kegiatan rutinan yang sudah berjalan hampir 1 tahun lebih itu diikuti oleh Kader NU, Ansor, Banser, Fatayat dan warga Nahdhliyin di Mojosari itu laksanakan tiap Hari Selasa dengan cara pindah dari ranting ke ranting yang ada di kecamatan Mojosari.

    Pengajian ASWAJA yang dimulai dari selesai sholat isya’ ( ba’da isya’ ) sampai dengan pukul 22.00 wib itu, diikuti puluhan muhibbin dari berbagai Ranting dengan harapan generasi muda faham tentang ajaran ASWAJA itu bagaimana. Mengingat saat ini khususnya di Mojosari semakin banyaknya masyarakat yang belum mengerti tentang ASWAJA NU. (ABI SORBAN)

  • PERINGATI TAHUN BARU HIJRIYAH, ANSOR KOTA MOJOKERTO GOWES KEBANGSAAN & ZIARAH MAKAM ALM. RIYANTO

    PERINGATI TAHUN BARU HIJRIYAH, ANSOR KOTA MOJOKERTO GOWES KEBANGSAAN & ZIARAH MAKAM ALM. RIYANTO

    SORBANSANTRI.COM

    ANSOR MOJOKERTO KOTA, Kamis, 20/08/2020, Momen tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1442 H, yang bertepatan pada hari Kamis, 20 Agustus 2020 diperingati oleh PC GP Ansor Kota Mojokerto dengan menggelar acara GOWES KEBANGSAAN.

    Selain diikuti oleh pengurus dan anggota Banser dari masing-masing PAC & Satkoryon, juga diikuti oleh beberapa klub gowes yang ada di Mojokerto. Pemberangkatan dipimpin langsung oleh Ketua PC GP Ansor Kota Mojokerto, Sahabat Ahmad Saifulloh. Terang Mahrul Utomo selalu korlap GOWES KEBANGSAAN.

    SORBANSANTRI.COM

    Dengan rute tujuan makam para Muassis NU di Mojokerto ini menempuh jarak sekitar 10km. Diantaranya ziarah ke Makam KH. Zainul Alim (Ketua PCNU Mojokerto pertama), makam KH. Nawawi (Laskar Hizbulloh), makam KH. Mudzakkir, juga ke makam KH. Ahyat Chalimi.
    Finish gowes kebangsaan ini diakhiri dengan ziarah ke makam sahabat Alm. Riyanto (Anggota Banser yang meninggal akibat bom yang meledak saat perayaan Natal tahun 2000. Tambahnya

    “Saya mengapresiasi kegiatan ini, ditengah kondisi pendemi covid-19 yang belum kelihatan akan usai, dan masih terbatasnya aktifitas organisasi secara normal, sahabat-sahabat Ansor Banser masih memiliki keinginan yang kuat untuk mencari cara agar tetap bisa menghidupkan kordinasi organisasi. Selain itu, ini juga menjadi media syiar Ansor Banser kepada Masyarakat. Karena disaat gowes sabahat-sahabat Anaor Banser terus menyanyikan mars Ansor dan Mar Banser juga Ya lal Wathan. Kata Ahmad Saifulloh (Ketua PC GP Ansor Kota Mojokerto).  (RED SORBAN)

  • Foto Presiden RI di corat coret, Yayasan di Rembang Diluruk Banser

    Foto Presiden RI di corat coret, Yayasan di Rembang Diluruk Banser

    SORBANSANTRI.COM
    Rembang (WartaBromo.com) –
     Sebuah yayasan pendidikan di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, diluruk Banser, Kamis (20/08/2020) pagi.

    Aksi tersebut dipicu dugaan penyebaran ideologi khilafah oleh yayasan tersebut. Selain itu, lembaga tersebut diduga menjadi bagian dari organisasi terlarang, HTI (Hizbut Tahrir Indonesia).

    Pantauan WartaBromo.com, puluhan anggota Banser itu berangkat beriringan dari Kecamatan Bangil dengan mengendarai sepeda motor.

    Sebelum ke Kalisat, rombongan yang dipimpin Ketua PC GP Anshor Bangil, Sa’ad Muafi lebih dulu mendatangi kediaman AH, di Rembang.

    Menurut Muafi, kedatangannya ke rumah AH itu terkait unggahannya di facebook. “Kami ingin bertabayun atas unggahannya di medos menjelek-jelekkan Habib Luthfi,” kata Muafi saat tiba di lokasi.

    Di rumah AH, Banser menemukan sejumlah simbol-simbol berupa bendera, poster, majalah, yang dicurigai mengarah ke ideologi khilafah.

    “Kami tabayyun dan dia mengaku bahwa di sini menjadi tempat penyebaran ideologi khilafah (HTI),” ujar Muafi.

    Setelah dari kediaman AH, Banser kemudian bergeser ke tempat yang diduga menjadi penyebaran ideologi khilafah. Yakni, sebuah yayasan pendidikan di Desa Kalisat.

    Di sana, Banser menemukan foto presiden Joko Widodo dicoret-coret, kemudian tidak memiliki bendera merah putih, dan foto wakil presiden masih belum diganti.

    Bahkan, saat ditanya siapa nama wakil presiden, kepala sekolah bersangkutan pun tak hafal.

    Beberapa barang bukti itu pun langsung diamankan oleh polisi. Muafi juga telah melaporkan 2 orang ke polisi yang diduga menjadi aktor penyebaran ideologi khilafah di wilayah Kecamatan Rembang.

    “Yang kedua, saya nanti juga akan mengirim surat resmi ke Kemenag untuk mencabut izin sekolah. Karena mereka menyebarkan ideologi khilafah dengan berlindung di balik lembaga pendidikan,” tegas Muafi.

    Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan sudah menerima laporan dari Banser. Rofiq memastikan setelah ini polisi akan langsung memproses laporan tersebut.

    “Kami akan melakukan pemanggilan saksi-saksi awal dulu,” kata Rofiq. (tof/asd)

  • Melekan dan Khotmil Qur’an dimalam Tahun Baru Islam

    Melekan dan Khotmil Qur’an dimalam Tahun Baru Islam

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H, oleh Ranting Sajen PAC GP Ansor Pacet Mojokerto diisi dengan taqorrub illalloh dengan cara melekan dan khotmil qur’an di Makam Mbah Suro Dakimin saudara Suro Dinawan Suro Dilogo yang tepatnya ada di Dusun Treceh Desa Sajen Kec. Pacet Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Mujiburrohman (Ketua PAC GP Ansor Pacet) dan Sahabat Nuril Huda ( Sekretaris PAC GP Ansor Pacet )

    Kegiatan ini dihadiri Ketua PAC GP Ansor Pacet Sahabat Mujiburrohman dan diikuti oleh puluhan Ansor Banser dari Ranting Sajen PAC GP Ansor Pacet Mojokerto dan dimulai ba’da isya’ sampai dengan pukul 03.00 wib dini hari nanti. Pembacaan Surat-surat Al Qur’an dilakukan bergilir oleh Ansor Banser Ranting Sajen dan dilaksanakan dengan tertib dan Hikmad.

    Koordinasi Sahabat Nuril huda selaku Sekretaris PAC GP Ansor Pacet dan sahabat yifaul wafa, Sulton dan  Aap, memberikan kemudahan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dan diharapkan bisa istiqomah di tahun berikutnya.

    Karena Ansor adalah Organisasi Kaderisasi diharapkan selalu berperilaku yang baik bagi dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar khususnya dan tetap menjaga amalan Ahlussunnah wal jama’ah. (ABI SORBAN)