Tag: banser

  • BANSER (Barisan Ansor Serbaguna)

    BANSER (Barisan Ansor Serbaguna)

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Banser adalah pengabdian yang sangat mulya, maka dari itu jangan terlalu benci terhadap banser, karna kita belum tentu bisa seperti mereka..
    1-BANSER CINTA ULAMA
    Karna orang yg cinta terhadap ulama adalah orang² yang sangat beruntung..
    Rosululloh Saw bersabda:
    المرء مع من احب
    Orang itu bersama dengan orang yang di cintai..
    Tapi cinta saja tidak cukup, seperti perkataan Imam Hasan Al-Basri di dalam kitab اتحاف السادة
    ياابن ادم لا يغرنك قول من يقول المرء مع من أحب
    Wahai manusia jangan engkau terlena dengan perkataan seorang yang mengatakan “Seseorang bersama orang yang ia cintai”..
    أنه من أحب قوما اتبع اثارهم ولن تلحق بالأبرار حتى تتبع اثارهم
    Barang siapa yang mencintai suatu kaum maka ia harus mengikuti jalan² mereka, dan Anda tidak akan pernah bersama dengan orang² baik sampai Anda mengikuti jalan² mereka..
    Dari keterangan di atas BANSER itu secara otomatis sudah mengikuti ulama² Ahlus sunnah Wal Jamaah An Nahdliyah…
    Karena orang masuk surga itu berkelompok, seperti firmannya Allah dalam Al -Qur an..
    فادخلي في عبادي وادخلي جنتي
    Masuklah ke dalam jamaah hamba² ku, dan masuklah ke dalam surga ku…
    2-BANSER CINTA NEGARA
    INDONESIA ini beda dengan negara² lainnya karena di INDONESIA ini banyak suku,ras dan agama tapi tujuan nya sama yaitu membuat negara Indonesia ini
    بلدة طيبة ورب غفور
    Karena Rosululloh Saw telah mengajarkan kita untuk selalu menjaga negeri kita yang di tempati, klau negara Aman dakwah kita akan Nyaman..
    ان النبي صلى الله عليه وسلم اذا قدم من سفر فنظر الى جدرات المدينة أوضغ ناقته وان كان على دابة حركها من حبها
    Rosululloh Saw ketika kembali dari bepergian, dan melihat dinding² madinah beliau mempercepat laju untanya. Apabila beliau menunggangi unta maka beliau mempercepat nya karena kecintaan beliau pada Madinah..
    Di dalam kitab فتح الباري di jelaskan..
    وفي الحديث دلالة على فضل المدينة وعلى مشروعية حب الوطن والحنين اليه
    Hadis ini menjelaskan keutamaan kota madinah dan di syariatkan cinta tanah air dan rindu pada nya…
    BANSER itu dari dulu sampai sekarang tetap menjaga INDONESIA Meskipun Presiden nya bukan orang NU…
    Makanya BANSER jaga gereja waktu natal, karena Banser di bentuk untuk menjaga ULAMA DAN NEGARA..
    Dan di INDONESIA ini banyak suku,ras dan agama. Makanya banser itu mencintai semua rakyat indonesia dan ingin menjadi انفعهم للناس
    Rosululloh Saw besabda
    لا يؤمن احدكم حتى يحب لأخيه مايحب لنفسه
    Tidak sempurna imannya salah seorang diantara kamu sebelum kamu mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri..
    Imam Nawawi dalam kitab قامع الطغيان
    Tentang hadis di atas ini mengutip pendapat nya As-Suhaimi
    قال السحيمي في معنى هذا الحديث
    As-Suhaimi berkata perihal makna hadits tersebut
    أي لا يكمل إيمان أحدكم حتى يحب لكل أخ ولو كافرا من غير أن يخص بمحبته أحدا دون آخر
    Tidak sempurna keimanan salah seorang kamu sebelum ia mencintai saudaranya meski pun kafir tanpa membatasi kasih sayangnya untuk kelompok tertentu.
    (Ustad Az Zaheery)
  • Majlis Dzikir & Sholawat Rijalul Ansor PAC GP. Ansor Kec. Ngoro di Mushollah Asy-Syakirin

    Majlis Dzikir & Sholawat Rijalul Ansor PAC GP. Ansor Kec. Ngoro di Mushollah Asy-Syakirin

    InfokomBanserNU-Awal Tahun 2020, pelantikan Pimpinan Ranting GP Ansor desa Sedati yang diadakan di Mushollah Asy-Syakirin Dsn. Ngetrep Ds. Sedati Kec. Ngoro Mojokerto berlangsung semarak ramai. Acara yang dilaksanakan Sabtu, 18 Januari 2020 tersebut dimulai pukul 18.00 WIB diramaikan dengan deretan acara Al Banjari dilanjut dengan Drum band PAC GP Ansor Kec Ngoro Mojokerto. Pembacaan dzikir dan Sholawat kemudian dilanjutkan santunan anak yatim.

    Tampak hadir juga tokoh-tokoh masyarakat yang hadir

    1. Kh. CHUSAIN ILYAS
    2. Kh. MAHFUD HAMID (ketua PP Rijalul Ansor )
    3. H. NAILUR ROHMAN (ketua PW Rijalul Ansor Jatim) 4.MWCNU Kec. NGORO beserta jajarannya
    4. Kepala Desa SEDATI 2020
    5. Ketua Ranting GP Ansor Se-kec. Ngoro
    6. Banom NU Fatayat-Muslimat-IPNU-IPPNU – Banser Kec. NGORO.

    Alhamdulillah antara kerjasama Panitia dan pengamanan Banser Mojokerto, Acara berjalan dengan aman,lancar dan terkendali,kata MOH. SHOCIB WAKIL KEPALA SATKORCAB BANSER KAB. MOJOKERTO.

    SORBANSANTRI.COM
    MOH. SHOCIB WAKIL KEPALA SATKORCAB BANSER KAB. MOJOKERTO

    Acara Seperti ini diharapkan dan dijadikan budaya dalam masyarakat karena banyak keutamaan dalam acara tersebut, salah satunya yaitu dengan memperbanyak mengingat Allah melalui berdoa dan berdzikir. Karena dengan memahami keutamaan berdzikir, hati akan merasa tentram karena kita selalu mengingat Allah Ta’ala. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 152 فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ  yang artinya:“ Berdzikirlah (ingatlah) kamu kepada-Ku, niscaya Aku akan ingat pula padamu!” (QS Al-Baqarah [2] : 152) Allah juga berfirman dalam surat Ar-Ro’d ayat 28 الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ yang artinya: “ Yaitu orang-orang yang beriman, dan hati mereka aman tentram dengan dzikir pada Allah, ingatlah dengan dzikir pada Allah itu, maka hati pun akan merasa aman dan tentram.” (QS Ar-Ro’d : 28)

    (PAC GP. Ansor Kec. Ngoro)

  • Cinta Kiai Hamid Pasuruan Kepada Banser NU.

    Cinta Kiai Hamid Pasuruan Kepada Banser NU.

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Kyai dan Habib sangat mencintai Banser (Barisan Ansor Serbaguna). Dari segi ‎namanya, Barisan Ansor Serbaguna, sangat identik dengan sahabat Ansor Madinah. Karakteristik ‎dari sahabat Ansor itu “menolong sesama tanpa pamrih”. Ansor berarti “menolong Rasulullah ‎SAW dan sahabat yang datang dari Makkah”. Kaum Ansor sangat mencintai Rasulullah SAW, ‎sehingga apa-pun akan dilakukan untuk baginda Rasulullah SAW.‎
    Nah, begitulah kira-kira ulama-ulama NU ketika mendirikan Barisan Ansor Serbaguna ‎‎(Banser). Para ulama NU, mendirikan Banser karena isyarat-isyarat langit hasil dari istikharah. ‎Bukan gagah-gagahan, walaipun memang terlihat gagah beneran. Tentu saja konteks nya ke-‎Indonesiaan. Banser, satu-satunya aset penjaga NKRI yang harus tetap dirawat dan dijaga. ‎Semua tahu, berdirinya NKRI, tidak lepas dari peran Kyai Hasyim Asy’ari, KH Wahab ‎Hasbullah, KH Siddiq Jember, KH Ahmad Dahlan dan juga para ulama lainnya. ‎
    Apalagi, saat ini salah satu tokoh terkemuka Barisan Ansor Serbaguna (Banser) adalah ‎‎“Maulana Habib Lutfi Pekalongan” seorang ulama dari kalangan Durriyah Rasulullah SAW. ‎Sang Habib tanpa sungkan-sungkan memakai busana Banser, begitu juga dengan Habib Zainal ‎Abidin. Bahkan, Habib Saikhan yang terkenal Habib Jaddab. ‎
    Jangan pernah khawatir, jika ada yang tidak suka terhadap Banser. Itu sudah wajar. ‎Karena memang tugasnya Banser menjaga marwah Kyai dan Habaib di Indonesia. Sebab, ‎sampai saat ini (2020) banyak Habaib dan Kyai NU, tetap setia dan mencintai Banser. Orang ‎yang mencibir Banser, kadang suatu saat tetap membutuhkannya.‎
    Berdirinya Banser sudah direstuai oleh pendiri NU, Hadratusysyaikh KH Muhammad ‎Hasyim Asy’ari serta ratusan Kyai dan Durriyah Rasulullah. Banser berdiri mengawal Ulama ‎dan NKRI yang ber Pancasila. Banser akan terdepan membela Ulama dan Habaib, serta NKRI ‎dari perongrong Pancasila.‎
    Seorang kekasih Allah Sayyid Ali Kwitang datang dari Jakarta ke meluncur menuju ‎Banyuwangi karena melihat dengan Bashirah (mata batin) seorang ketua PCNU KH Muhammad ‎Ali Manshur Shiddiq Basyaiban Banyuwangi sedang menulis bait-bair syair memuji Rasulullah ‎SAW dan sahabatnya karena ingin membandingi gerakan Gerwani di Banyuwangi. Kemudian bait-‎bait syair itu dikenal dengan “sholawat badar”. Kedatangan Habib Ali Kwitang, karena arahan ‎dari Rasulullah SAW melalui mimpinya.‎
    KH Siddiq, merupakan sosok ulama ahli hadis yang nasabanya nyambung dengan ‎‎“Basyaiban” yang diyakini masih durriyah Rasulullah SAW. KH Siddiq Jember salah satu ‎murid seorang pakar hadis Makkah yaitu Syekh Muhammad Mahfudz Al-Turmusi Makkah. ‎Kemudian Syekh Muhammad Yasin Al-Fadani Makkah menyebutkan nama-nama gurunya di ‎Indonesia, salah satunya adalah “Syekh Siddiq Jember”. Hampir semua putra-putra Syekh ‎Siddiq jember menjadi ulama besar, seperti’ KH Ahmad Siddiq, KH Abdullah Siddiq, KH ‎Mahfudz Siddiq, dan KH Muhammad Ali Manshur yang pengubah Saolawat Badar.‎
    Awal berdirinya Banser, yang tidak suka adalah PKI, NII, DII. Banser dengan semangat ‎Sholawat Badar tidak pernah surut menyuarakan kebenaran. Mendatangi siapa-pun orang yang ‎meng-ganggu dan merongrong NKRI. Bahkan, saat seorang Habaib di sakiti di Solo, Banser ikut ‎serta menjaga. Kalau-pun ada oknum Banser yang kurang terpuji, tetap harus di berikan ‎pembinaan. Para ulama dan Habaib adalah orang-orang yang mendidik dan membina Banser di ‎seluruh Nusantara.‎
    Sebuah kisah menarik dari Mbah Hamid Pasuruan. Sosok waliyullah besar. KH Maemun ‎Zuber mengatakan “beliau menjadi wali besar antaranya karena biirul walidaian”. Suatu ‎ketika salah satu anggota Ansor yang sudah lulus dari Latihan Kader Lanjutan (LKL). Namun, ‎dia melakukan tindakan tidak terpuji yang bisa mencoreng nama Ansor. Maka, komandan atau ‎ketua Banser (Barisan Ansor Serbaguna) Gus Zaki Ubed akan mengeluarkan surat pemecatan ‎kepada Anggota Ansor. ‎
    Selanjutnya, Gus Zaki sowan kepada Syekh KH Hamid, dengan harapan apa yang ‎dilakukan itu disetujui. Ternyata, KH Hamid tidak setuju. Beliau malah mengatakan “jadi bapak ‎itu harus bijaksana. Kemudian KH Hamid memberikan contoh. Seorang Bapak yang membawa ‎anaknya ke resepsi. Anak itu diberi pakaian yang bagus. Tiba-tiba ketika resepsi berlangsung, ‎sang anak buang air besar, mengotori pakaiannya sendiri dan bapaknya yang menggendong.‎
    ‎“Iku anak ojok kuen buwak (itu anak jangan engkau buang)”. Wong saiki akeh sing ‎butuh anak, dipek wong anak itu” (Jaman sekarang banyak orang butuh anak, nanti kalau ‎dibuang bisa diambil orang”. Jadi Bapak harus berani korban perasaan dam menderita demi ‎kepentingan anak-anaknya. ‎
    Kemudian Gus Zaki bertanya “jadi bagaimana?‎
    Mbah Hamid menjawab “Yo, cewokono maneh, (ya ceboki, lalu gendong lagi dia”. KH ‎Hamid sangat bijaksana di dalam melihat setiap masalah yang terjadi. Begitulah cara pandang ‎kekasih Allah SWT. Teringat Nabi Ibrahim as, walaupun banyak orang yang mengingkari nya ‎beliau berkata “siapa yang ikut aku termasuk golonganku, siapa yang durhaka kepada Allah, ‎maka sesungguhnya Allah maha pengampun”.‎
    Barisan Ansor Serbaguna sudah di jalur yang benar. Menjaga eksistensi NKRI dan ‎Pancasila. Dan setia kepada ulama dan Kyai. Wataknya seperti sahabat Ansor Madinah, ‎menolong tidak ada pamrih. Ketika ada seorang Kyai di hina, Banser datang, ketika ada yang ‎ingin merusak NKRI, Banser juga siap-siapa membela. Termasuk sikap terhadap HT (Hizbu ‎Tahrir) juga sudah benar, karena HT menghina Durriyah Rasulullah SAW yaitu Habib Lutfi ‎Pekalongan. ( ‎Penulis: Dr Abdul Adzim Irsad, Malang )
  • 11 Februari Kelahiran 2 Ulama Besar Kalimantan Selatan

    11 Februari Kelahiran 2 Ulama Besar Kalimantan Selatan

    InfokomBanserNU- Ditanggal 11 Februari Ini Ada 2 Ulama Besar Kalimantan Selatan Tanggal Lahirnya Sama Akan Tetapi Tahunnya Berbeda,Yaitu Pertama Adalah Alhm.Guru DiSekumpuL(K.H.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani/Abah Guru SekumpuL).
    Dan Yang Kedua Adalah Guru Ibad(K.H.Badruddin bin K.H.Ahmad Zaini).

    1- Sedikit Manaqib Alhm.Guru DiSekumpuL.
    11 Februari 1942 Adalah Kelahiran Ulama Besar Ditanah Banjar dan Juga Seorang Auliya Allah,Beliau Adalah Alhm.Guru DiSekumpuL(K.H.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani).
    Beliau Adalah Dzurriyat Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah aLBanjari(Datu Kalampayan).Pangkat Beliau Sejak Kecil Sudah Diangkat Menjadi Wali Qutub.dan Beliau Mempunyai Kerajaan Tersendiri Didalam Surga.Yang Mengisi Kerajaan Beliau Adalah Orang Yang Beliau Pilih Tentunya Para Pecinta Beliau.


    Beliau Dilahirkan DiKampung Tunggul Irang Sebrang Martapura. Nama Ayah Beliau Adalah H.Abdul Ghani bin H.Abdul Manaf. Nama Ibu Beliau Adalah Hj.Masliyah binti H.Mulya. Dari Segi Keturunan,Kakek Beliau(H.Abdul Manaf)Adalah Dzurriyat Datu Kalampayan(Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah aLBanjari).
    Sedangkan Nenek Beliau(Salbiyah)Ada Garis Keturunan Dari Sunan Giri(Maulana Ainul Yaqin).
    Diantara Guru Beliau Adalah Paman Beliau Sendiri Yaitu Guru Semman Mulya dan Guru Bangil(Guru Syarwani Abdan). Nama Beliau Sewaktu KeciL Adalah Qusyairi.


    Beliau Mempunyai 2 Orang Putera Yang Bernama H.Muhammad Amin Badali dan H.Ahmad Hafi Badali.Mudah2an Keduanya Panjang Umur,Sehat Badan dan Dimudahkan Segala Urusan,,Aamiin.
    Alhm.Guru DiSekumpuL Wafat Pada Tanggal 9 Agustus 2005 Bertepatan Tanggal 05 Rajab 1426 H.
    Walaupun Beliau Sudah Meninggalkan Kita Semua Akan Tetapi Jasa2 Beliau Selalu Kita Kenang.
    Dan Ditanggal Kelahiran Beliau Ini Sepatutnya Kita Bersyukur Berharap Berkat dan Syafa’at Beliau Semoga Terkumpul Diakhirat Bersama Beliau Berkat Cinta Kepada Beliau.

    2-Sedikit Manaqib Guru Ibad.

    Nama beliau K.H.Badruddin bin K.H.Ahmad Zaini bin K.H.AbdurRahman bin H.Zainuddin bin AbdusShamad bin Abdullah aLbanjari. Orang Martapura biasa memanggil beliau Guru Ibad.

    Beliau dilahirkan pada tanggal 11 Februari 1937 M/29 Dzulqo’dah 1355 H didesa Tunggul Irang Martapura.
    Ayah beliau bernama K.H.Ahmad Zaini,sedangkan Ibu beliau bernama Hj.Jannah.

    Diantara Guru2 beliau dikalimantan adalah

    1. K.H.Husein Qodri(Kakak Kandung Beliau)
    2. K.H.Muhammad Sya’rani Arif
    3. K.H.Muhammad Semman Mulya
    4. K.H.Muhammad Salim Ma’ruf

    K.H.Badruddin adalah orang yang pertama kali yang membawakan Maulid aLhabsy Simtudduror dikalimantan yang mana beliau dapat izin dari guru beliau,akan tetapi beliau menyerahkannya kepada K.H.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani(alhm.guru disekumpul)untuk mengembangkannya kekalimantan khususnya kalimantan selatan sampai sekarang ini.

    Kyai Falaq Bogor pernah menyerahkan Selempang warna coklat kepada Guru Ibad.Kyai Falaq menyuruh Guru Ibad untuk mengurusi dipemerintahan.maka dari itu K.H.Badruddin sering menjabat dipemerintahan pada masa itu.

    K.H.Badruddin juga pernah memimpin pesantren darussalam martapura periode ke-7 tahun 1976-1992.
    Beliau wafat pada tanggal 23 Desember 1992/28 Jumadil Akhir 1413 H
    Beliau dimaqomkan dipemaqoman alkah keluarga didesa Tunggul Irang,Martapura berdampingan dengan Kakek,Ayah dan Saudara2nya.

    Mudah2an Berkat Rasulullah,Para Auliya dan Orang2 Sholeh,,Segala Dosa dan Kesalahan Dzohir Bathin Seumur Hidup Diampuni Allah,Qobul Segala Hajat,Selamat Dunia Akhirat,Husnul Khatimah dan Masuk Surga Bighoiri Hisaab,,Aamiin..!!!

    #K.H.Badruddin bin H.Ahmad Zaini
    #K.H.Muhammad Zaini bin H.Abdul Ghani

  • Hukum Sedekah Laut (Larung Sesaji) dan Sedekah Bumi (Sedekah Desa)

    Hukum Sedekah Laut (Larung Sesaji) dan Sedekah Bumi (Sedekah Desa)

    Cyberaswaja.online|Pada tanggal 1 Suro (1 Muharram), sering kita dijumpai tradisi Larung Sesaji di laut oleh penduduk pesisir yang berprofesi sebagai nelayan.

    Di sisi lain, sebagian besar masyarakat pedesaan mengadakan acara Sedekah Bumi setelah panen raya.

    Apakah tradisi-tradisi tersebut merupakan kesyirikan?

    Sebagai santri, kita harus ingat ungkapan ulama kita:

    وقد قِيل -بحق- إنه إذا حُمل القول على تسعة وتسعين باباً تحتمل الكفر، وباب واحد يحتمل الإيمان وجب أن نحمِله على الإيمان

    “Jika ada 99 perkataan yang sudah mengarah kepada kekufuran dan masih ada 1 peluang untuk diarahkan kepada iman, maka wajib mengarahkannya kepada iman.”

    Mengapa? Karena, hari ini mengislamkan satu orang saja sulit, apalagi satu kampung? Aneh jika yang sudah muslim tiba-tiba dihukumi auto syirik dan kafir semua. Padahal masih ada celah untuk meluruskan agar dalam menjalankan tradisi, mereka tidak tergelincir ke dalam kekufuran.

    Sekarang mari kita kaji dua hal dalam Larung Sesaji yang sering dihukumi syirik oleh kaum Takfiri.

    1. Penyembelihan Hewan

    Dalam Al Qur’an sudah dijelaskan ketika menyembelih membaca BISMILLAH maka sembelihannya HALAL. Bukan untuk menghormati penunggu laut, Nyi Roro Kidul atau hal selain Allah.

    Imam Ibnu Hajar al-Haitami, salah satu ulama ahli tarjih dalam mazhab Syafi’i mengatakan:

    ﻭﻣﻦ ﺫﺑﺢ ﺗﻘﺮﺑﺎ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻟﺪﻓﻊ ﺷﺮ اﻟﺠﻦ ﻋﻨﻪ ﻟﻢ ﻳﺤﺮﻡ، ﺃﻭ ﺑﻘﺼﺪﻫﻢ ﺣﺮﻡ

    “Barang siapa menyembelih hewan untuk mendekatkan diri kepada Allah agar terhindar dari gangguan jin, maka tidak haram (boleh). Atau menyembelih dengan tujuan kepada jin maka haram (Tuhfatul Muhtaj 9/326)

    Ketika ditanya, para nelayan menjawab bahwa acara Larung Sesaji ini adalah untuk meminta kepada Allah

    Sedejah bumi
    Dok.Sedekah bumi

     agar diberikan keselamatan selama melaut dan berlimpahnya rejeki tangkapan ikan

    1. Kepala Sapi/Kerbau Dilarung ke Laut

    2. Menaruh makanan di pematang sawah (Sedekah Bumi)

    Apa nomer 2 dan 3 ini tidak termasuk perbuatan mubazir?

    Habibuna Luthfi bin Yahya mengarahkan agar kepala sapi atau kerbau yang dilarung di laut tersebut diniatkan untuk memberi makan terhadap ikan-ikan di laut.

    Apa mendapatkan pahala? Tentu saja dapat pahala.

    Kata Nabi, jika diniati sedekah/ memberikan makanan kepada makhluk hidup akan dapat pahala.

    Kita lihat dalam hadis sahih ketika ada sahabat nabi yang mengambil air untuk anjing yang kehausan, kemudian Nabi mengabarkan bahwa Allah SWT telah mengampuni dosa orang tersebut karena perbuatannya kepada anjing.
    Mendengar itu para sahabat bertanya:

    <

    p style=”text-align: right;”>ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ اﻟﻠَّﻪِ، ﻭَﺇِﻥَّ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻲ اﻟﺒَﻬَﺎﺋِﻢِ ﺃَﺟْﺮًا؟

    “Wahai Rasulullah apakah kami dapat pahala memberi makan binatang?”

    ﻗَﺎﻝَ: «ﻓِﻲ ﻛﻞ ﻛﺒﺪ ﺭَﻃْﺒَﺔٍ ﺃَﺟْﺮٌ»

    Nabi bersabda: “Pemberian makan untuk setiap perut makhluk hidup ada pahalanya.” (HR Bukhari)

    Tugas para da’i seperti Rijalul Ansor adalah meluruskan dengan bijak terhadap hal-hal yang kurang sesuai dengan ajaran Islam.
    Bukan lantas mengkafirkan keseluruhan umat karena tradisi yang dilakukannya, seperti yang sering dituduhkan oleh golongan Takfiri.

    Penulis : Ki Narto (Rijalul Ansor Kab.Mojokerto)

    Editor : WG-Infokom

  • PERINGATI HARLAH NU 94 BANSER GELAR BAKSOS di MAKAM Rois Syuriah Pertama PC NU

    PERINGATI HARLAH NU 94 BANSER GELAR BAKSOS di MAKAM Rois Syuriah Pertama PC NU

    Cyberaswaja.online|Gedeg. Memperingati HARLAH NU ke-94 BANSER GELAR BAKSOS di MAKAM Rois Syuriah Pertama PC NU – Sesuai namanya, BANSER (Barisan Ansor Serbaguna) pasukan elit Nahdlatul Ulama (NU) ini dididik untuk siap siaga dalam kondisi dan situasi apapun.

    BANSER BAKSOS HARLA NU 94
    FOTO: Kepala Banser bersama jajarannya di Makam Rois Syuriah Pertama PC NU Kab.Mojokerto.

    Satuan Koordinasi Cabang (SATKORCAB) Banser kabupaten Mojokerto. Pada hari Jumat mereka menggelar Bhakti Sosial di kawasan makam panjang Desa Losari kecamatan Gedeg Mojokerto. Sejak pagi, ratusan anggota BANSER tersebut nampak semangat membersihkan area makam KH. Zainal Alim (Rois Syuriyah pertama PCNU kabupaten Mojokerto). 31/1/2020. 
    FOTO: KEPALA BANSER BERSAMA JAJARANYA MAKAM ROIS SYURIAH KH. ZAINAL ALIM
    FOTO: Banser membersihkan Makam KH. ZAINAL ALIM, Rois Syuriah Pertama PC NU Kab.Mojokerto

    Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kabupaten Mojokerto, Ali Mohammad Nasih memang telah mengintruksikan kepada KASATKORCAB agar selain kegiatan pam keamanan, apel kebangsaan dan ngaji organisasi, BANSER juga bergerak aktif kegiatan social kemasyarakatan seperti ini. Terlebih ini adalah makam Kyai NU.
    “Kegiatan bersih makam ini dilakukan untuk menyambut HARLAH NU ke-94 dan sebagai bentuk bhakti santri pada Kyainya” Ungkap KASATKORCAB BANSER Mojokerto H. Moh. Yunus. 
    FOTO: KEPALA BANSER BERSAMA JAJARANYA MAKAM ROIS SYURIAH KH. ZAINAL ALIM
    FOTO: Baksos BANSER di MAKAM ROIS SYURIAH KH. ZAINAL ALIM

    “BANSER itu juga santri. Jadi harus khurmat Kyai, lah. Apalagi ini kan HARLAH NU,” Tambah Abah Yunus, sapaan akrabnya, Jumat (31/1/2020).

    Kegiatan sosial ini dilaksanakan guna menumbuhkan serta menguatkan rasa kebersamaan dan kegotong-royongan khususnya sesama anggota BANSER, umumnya kepada masyarakat.

    “Banser jaman sekarang dituntut semangat dan kesadarannya. Selain ngalap barokah (mencari berkah) kegiatan seperti ini dilakukan juga untuk uri-uri tradisi NU. Orang NU sejak dulu kan suka gotong royong dan menjaga kebersamaan,” imbuhnya.

    FOTO: KEPALA BANSER BERSAMA JAJARANYA MAKAM ROIS SYURIAH KH. ZAINAL ALIM
    FOTO: BANSER Tabur Bunga di makam ROIS SYURIAH KH. ZAINAL ALIM

    Kegiatan Baksos di Makam ini dihadiri sekitar 110 personil BANSER dari perwakilan seluruh PAC (Pimpinan Anak Cabang) se-Kabupaten Mojokerto, yang turut serta dalam kegiatan ini. Rencananya kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin tahunan dan akan disebar ke makam para Kyai NU di kawasan Mojokerto. (wg/infokom)

    Penulis: Ki Narto
    Editor : WG-Infokom
  • Hujan Bukan rintangan untuk ber-Dzikir dan ber-Sholawat

    Hujan Bukan rintangan untuk ber-Dzikir dan ber-Sholawat

    Cyberaswaja.online|Pungging. Sungguh semangat yang luar biasa kita acungkan 4 jempol kepada para jama’ah dan penggemar Dzikir dan Sholawat pada hari Sabtu malam pukul 20.30wib sampai selesai. Meskipun hujan terus melanda mulai dari sore tadi tapi tetap semangat dan pantang menyerah para Jama’ah untuk ber-Dzikir dan ber-Sholawat.(01/02/2020).

    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor
    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor

    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor
    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor

    Kegiatan Dzikir dan Sholawat ini di adakan oleh LMDS-RA GP.Ansor PAC Kec.Pungging bersama MBS (Majelis Bronto Sholawat) dihadiri oleh para Ulama’ dan Umaro’ diwilayah Kec.Pungging serta dihadiri jamaah sekitar 1.500 orang.

    Foto: Jamaah Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor
    Foto: Seni Sholawatan

    Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, terlihat BANSER sebagai Garda Terdepan Bangsa ini, juga menjaga untuk memastikannya kegiatan berjalan dengan baik. (Irul/infokom)

  • Gus Latif Mengingatkan Tugas Berat Rijalul Ansor di Dirosah Kader Ula II

    Gus Latif Mengingatkan Tugas Berat Rijalul Ansor di Dirosah Kader Ula II

    Cyberaswaja.online|Ngoro — Pimpinan Pusat Rijalul Ansor (PP RA) Gus Abdul Latif nampak bahagia dan terharu dengan semangat para kyai muda NU dan Ustadz-ustadz Muda di Mojokerto.
    Saat memberikan sambutan pada penutupan Dirosah Kader Ula II (DKU-II) yang digelar Pengurus Anak Cabang Rijalul Ansor Kec. Ngoro Kab. Mojokerto tersebut beliau menyatakan syukur dan kekagumannya atas antusias ratusan peserta dari Jumat (24/1) siang hingga Ahad (26/1) sore ini. Beliau juga mengingatkan tugas berat Rijalul Ansor. 26/01/2020

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Kanan: PW Rijalul Ansor (Shbt.Anjab), Tengah (Gus Abdul latif), kiri Ketua RA PC (Gus Lutfi Hakim)

    Selain Gus Latif, hadir juga Ketua PW Rijalul Ansor Jatim dan jajaran pimpinan PC GP ANSOR dan MWC NU Kec. Ngoro berserta badan-badan otonom, termasuk pengasuh Pondok Pesantren Sabilillah, KH. Muallimin.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pengurus RA Cabang dan Wilayah

    “Saya sangat terharu, kegiatan DKU ini diikuti ratusan kader Kyai Muda. Bahkan ada Peserta yang datang dari luar PC Mojokerto. Naik bus dari Lamongan kemari. Ada juga dari PC Gresik dan Sidoarjo. Menempuh berjam- jam perjalanan hanya untuk bisa mengikuti DKU-II ini. Sungguh semangat yang luar biasa untuk berkhidmad di Ansor. Apalagi kegiatan seperti ini tidak gratis. sahabat-sahabat harus membayar sendiri untuk bisa ikut Dirosah ini. Subhanallah, semoga ini menjadi bukti agar dipantaskan dan diakui menjadi santri Mbah Hasyim Asy’ari dan para Muassis NU,” kata Gus Latif memberikan sambutan pada hari Ahad (26/1/2020), disambut tepuk tangan para hadirin.

     

    Dihadapan ratusan peserta DKU-II Gus Latif juga mengatakan bahwa masa depan NU dan Indonesia ada di tangan kader-kader Ansor. Merekalah yang akan menjadi para pemimpin NU dan generasi masa depan.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Gus Abdul Latif Penutupan Dirosah Kader Ula II

    “Pengkaderan seperti ini sangat penting, karena akan membuka pikiran dan menambah wawasan generasi muda NU agar lebih fokus dalam pergerakan, menyebarkan ideologi Islam Nusantara yang rahmatan lil alamin demi membendung laju ideologi yang membahayakan NKRI.
    Ini tugas berat tapi harus kita lakukan demi meneruskan perjuangan para masyayikh” tambahnya.

    Gus Latif mengatakan, kader muda NU di semua lini harus bergerak demi menjaga warisan yang agung ini. Terlebih lagi Rijalul Ansor yang memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk membentengi aqidah warga NU dari rongrongan ideologi yang memecah belah negeri ini.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pimpinan Pusat Rijalul Ansor
    Gus Abdul Latif

    ” NU dan Indonesia tidak bisa dipisahkan. Ini adalah warisan perjuangkan para muassis NU. Tanggung jawab kita untuk menjaganya. Di tangan ANSOR hal ini dipertaruhkan. Kita harus siap melawan segala bentuk gerakan yang membahayakan aqidah Aswaja An Nahdliyyah dan keutuhan NKRI”,pungkasnya.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pengurus Rijalul Ansor Cabang Mojokerto

    Upacara penutupan DKU-II yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Sabilillah, Watusari Ngoro ini ditutup dengan doa dari para Kyai NU dilanjutkan dengan pembacaan baiat kader.
    Keharuan pun terasa saat dimulainya prosesi siraman sebagai tanda kelulusan kader.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Panitia Dirosah Beserta Pengurus MWCNU Ngoro dan Banser

    Banyak peserta yang tak mampu lagi membendung air matanya saat lantunan sholawat mengiringi proses hormat dan mencium bendera merah putih, bendera NU dan Ansor. Banyak tamu undangan mengalami hal yang sama. Seolah turut merasakan betapa beratnya ingin menjadi santri yang diakui oleh Mbah Hasyim Asy’ari.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: proses Penutupan Dirosah Kader ula

    Menjelang Maghrib prosesi baiat selesai dan acara ditutup dengan sungkeman kepada para Kyai. (Ki Narto/Ketua Panitia/Pengurus Rijalul Ansor Cabang)

  • PC GP Ansor Sidrap Membawa Logistik Bantuan Sulawesi Barat

    PC GP Ansor Sidrap Membawa Logistik Bantuan Sulawesi Barat

    wp.sorbansantri.com – Sahabat Relawan Denwatser GP Ansor Sulawesi Barat. Begitu ramah terhadap anak2 memberikan makanan sambil jongkok. Sahabat lainnya Membantu bagikan bantuan ke masyarakat Karangpuang Mamuju – Sulawesi Barat Membawa Logistik Bantuan.

    Banser dan Keluarga Besar NU Teluk Bintuni, Sumbawa bantuan dari Karangtaruna The Green Singgani Sigenti Desa Aigenti Kecamatan Tinombo Selatan Kab.Parigi Mauton Prop.Sulawesi Tengah, Bantuan Pc.Ansor Kab.Gowa dan FSN Kab.Gowa.

    Bantuan, Pc.Ansor Kab.Sidrap. membawa logistik dan 250 Paket Sembako untuk masyarakat Di pulau karangpuang Mamuju dengan Melibatkan personil sebanyak 22 orang.
    Dan menyisir 5 Dusun dari 11 Dusun Di Karangpuang dan menambatkan jangkar di 3 Dermaga.(Fapih Fa’qis Sha)
  • BAKSOS BASADA pada Kaderisasi DIROSAH KADER ULA

    BAKSOS BASADA pada Kaderisasi DIROSAH KADER ULA

    Cyberaswaja.online | Ngoro. Kaderisasi DIROSAH KADER ULA PC GP ANSOR, yang digelar oleh PAC GP ANSOR Ngoro pertama kali ini, merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Kader untuk membantu mensukseskan kegiatan tersebut. 

    BANSER HUSADA KABUPATEN MOJOKERTO
    FOTO: BANSER HUSADA KABUPATEN MOJOKERTO

    Berada di Lereng Gunung Penanggungan yang konon banyak situs situs peninggalan Kerajaan Mojopahit ini, berdiri Ponpes Sabilillah, tepatnya di dusun Watusari desa Wotanmasjedong kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Jatim DIROSAH KADER ULA ini kemudian digelar. (24/01/2020)

    FOTO: SATKORCAB BANSER KABUPATEN MOJOKERTO
    FOTO: JAJARAN SATKORCAB BANSER KABUPATEN MOJOKERTO.

    Kasatkorcab Banser (kepala Satuan Kordinasi Cabang Barisan Ansor Serba Guna) Menerjunkan Semua Biro yang ada di struktural nya. diantaranya Biro INFOKOM, BASADA, BALANTAS, BAGANA turut menghadiri dalam agenda pembukaan tersebut.

    BAGANA KABUPATEN MOJOKERTO
    FOTO: Anggota BAGANA SATKORCAB BANSER MOJOKERTO

    FOTO: JAJARAN SATKORCAB BANSER PEMBUKAAN DIROSAH KADER ULA
    FOTO: JAJARAN SATKORCAB BANSER pada Pembukaan DIROSAH KADER ULA

    Baksos BASADA BANSER pada DIROSAH KADER ULA ini, membuat posko untuk mengawal selama kegiatan berlangsung. Dengan berbagai Skill dan kompetensi yang dimiliki BANSER HUSADA tampil untuk membantu pengobatan dalam hal medis maupun non medis. (gp/infokom)