Tag: GP ANSOR

gerakan pemuda ansor untuk anggota laki-laki muda nahdhotul ulama’

  • Sowan dan Mencium Tangan Kiai

    Sowan dan Mencium Tangan Kiai

    Sowan adalah tradisi santri berkunjung kepada kyai dengan harapan mendapatkan petunjuk atas sebuah permasalahan yang diajukannya, atau mengharapkan doa dari kyai atau sekedar bertatap muka silaturrhim saja. Seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah saw bahwa bersilaturrahim dapat menjadikan umur dan rezeki bertambah panjang. Sowan dapat dilakukan oleh santri secara individu atau bersama-sama. Bisanya seorang kiai akan menerima para tamu dengan lapang dada. Bagi wali santri yang hendak menitipkan anaknya di pesantren, sowan kepada kiai sangat penting. Karena dalam kesempatan ini ia akan memasrahkan anaknya untuk dididik di pesantren oleh sang kiai . Begitu pula dengan calon santri, inilah kali pertama ia melihat wajah kiainya yang akan menjadi panutan sepanjang hidupnya. Sowan tidak hanya dilakukan oleh santri yang masih belajar di pesantren. Banyak santri yang telah hidup bermasyarakat dan berkeluarga mengunjungi kiainya hanya sekedar ingin bersalaman semata. Atau sengaja datang membawa permasalahan yang hendak ditanyakan kepada kiai tentang berbagai masalah yang dihadapinya.
    Hal ini menjadikan bahwa hubungan kiai santri tidak pernah mengenal kata putus. Kiai tetap menjadi guru dan santri tetap menjadi murid. Dalam dunia pesantren istilah alumni hanya menunjuk pada batasan waktu formal belaka, dimana seorang santri pernah belajar di sebuah pesantren tertentu. Tidak termasuk di dalamnya hubungan guru-murid. Meskipun telah manjadi alumni pesantren A, seseorang akan tetap menjadi santri atau murid kiai A. Di beberapa daerah tradisi sowan memiliki momentumnya ketika Idul Fitri tiba. Biasanya, seorang kiai sengaja mempersiapkan diri menerima banyak tamu yang sowan kepadanya. Mereka yang sowan tidaklah sebatas para santri yang pernah berguru kepadanya, namun juga masyarakat, tetangga dan bahkan para pejabat tidak pernah berguru langsung kepadanya. Mereka datang dengan harapan mendapatkan berkah dari kealiman seorang kiai . Karena barang siapa bergaul dengan penjual minyak wangi, pasti akan tertular semerbaknya bau wangi. Pada bulan Syawal seperti ini, sowan kepada kiai merupakan sesuatu yang utama bagi kalangan santri. Hampir sama pentingnya dengan mudik untuk berjumpa keluarga dan kedua orang tua. Pantas saja, karena kiai bagi santri adalah guru sekaligus berlaku sebagai orang tua. Oleh karena itu sering kali mereka yang kembali pulang dari perantauan menjadikan sowan kepada kiai sebagai alasan penting mudik di hari lebaran. Bagi santri yang telah jauh berkelana mengarungi kehidupan, kembali ke pesantren dan mencium tangan kiai merupakan ‘isi ulang energi’ recharger untuk menghadapi perjalanan hidup ke depan. Seolah setelah mencium tangan kiai dan bermuwajjahah dengannya semua permasalahan di depan pasti akan teratasi. Semua itu berlaku berkat doa orang tua dan kiai . Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Imam Nawawi sebagai mana dinukil oleh Ibn Hajar al-Asqolani dalam Fathul Bari قالَ الاِمَامْ النَّوَاوِيْ : تقبِيْلُ يَدِ الرَّجُلِ ِلزُهْدِهِ وَصَلاَحِهِ وَعِلْمِهِ اَوْ شرَفِهِ اَوْ نَحْوِ ذالِكَ مِنَ اْلاُمُوْرِ الدِّيْنِيَّةِ لاَ يُكْرَهُ بَل يُسْتَحَبُّ.

    Artinya : Imam Nawawi berkata : mencium tangan seseorang karena zuhudnya, kebaikannya, ilmunya, atau karena kedudukannya dalam agama adalah perbuatan yang tidak dimakruhkan, bahkan hal yang demikian itu disunahkan. Demikianlah tradisi sowan ini berlangsung hingga sekarang. Para santri meyakini benar bahwa seorang kiai yang alim dan zuhud jauh lebih dekat kepada Allah swt dibandingkan manusia pada umumnya. Karena itulah para santri sangat mengharapkan do’a dari para kyai. Karena doa itu niilainya lebih dari segudang harta. Inilah yang oleh orang awam banyak diistilahkan dengan tabarrukan, mengharapkan berkah dari do’a kyai yang mustajab karena kezuhudannya, kewiraiannya dan kealimannya. Dengan demikian optimisme dalam menghadapi kehidupan dengan berbagai macam permasalahannya merupakan nilai positif yang tersimpan di balik tradisi sowan. Sowan model inilah yang dianjurkan oleh Rasulullah saw أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim). عَنْ أَبِي أَيُّوبَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ قَالَ مَا لَهُ مَا لَهُ وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَبٌ مَا لَهُ تَعْبُدُ اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ وَتَصِلُ الرَّحِمَ ” .رواه البخاري .

    Dari Abu Ayyub Al-Anshori r.a bahwa ada seorang berkata kepada Nabi saw., “Beritahukanlah kepadaku tentang satu amalan yang memasukkan aku ke surga. Seseorang berkata, “Ada apa dia? Ada apa dia?” Rasulullah saw. Berkata, “Apakah dia ada keperluan? Beribadahlah kamu kepada Allah jangan kamu menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, tegakkan shalat, tunaikan zakat, dan bersilaturahimlah.” (Bukhari). Artinya hanya silaturrahim yang bernilai positiflah yang akan diganjar oleh Allah sebagaimana dijanjikan Rasulullah dalam kedua haditsnya. Bukan silaturrahim yang bernilai negatif yaitu silaturrahim yang melanggar aturan syariat Islam.
    Sumber: islam NU

  • JADI BANSER ITU TIDAK MUDAH KARENA AKAN BANYAK TANTANGAN DIDALAMNYA

    JADI BANSER ITU TIDAK MUDAH KARENA AKAN BANYAK TANTANGAN DIDALAMNYA

    Infokom Banser NU – ” Memahami dan mengamalkan makna sabar, ikhlas dan tulus itu mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilakukan karena butuh kesungguhan niat yg tinggi untuk itu

    Habib Luthfi bin Yahya merasa cinta kepada Banser sekalipun jika surga diberikan untuk beliau namun beliau tdk akan ambil bagian itu sebelum Banser dulu yang akan memasukinya

    Banser merasa tulus apa yg dia perbuat untuk ulamanya karena petuah para ulama NU kian tertanam dalam hatinya

    Habib Umar bin hafidz melihat ada banyak ulama NU yang berkelas wali namun tantangan itu sangat besar pada NU

    Habib Ali Al-Jufri melihat sosok Banser adalah manusia yg sudah mampu berjihad dijalan Allah sampai didalam rasa lelah dan harus kurang tidur demi menjaga ulama dan negara, bahkan habib Ali Al-jufri mengungkapkan bahwa tauhid itu penting tapi adalah jauh lebih penting bahwa menjaga keamanan adalah diatas tauhid itu sendiri

    Syekh Fadhil mengungkapkan bahwa hanya di Indonesia ulama itu dijaga oleh Banser, karena dinegaranya banyak bom terjadi karena tidak ada keamanan

    Banyak para habaib di Indonesia bahkan dinegara luar merasa kagum terhadap banser, terlebih terhadap NU !! “

  • PENGOBATAN GRATIS DAN RUQYAH

    PENGOBATAN GRATIS DAN RUQYAH

    GRAHA NU MWCNU PACET Rabu 11 Desember 2019 tidak terlihat seperti biasanya sangat ramai dan banyak orang, karena hari ini ada kegiatan Pengobatan gratis dan Ruqyah masal yang di laksanakan oleh MWCNU PACET melalui lembaganya NU CARE-LAZISNU.NU CARE-LAZISNU Pacet ini melaksanakan fungsi sosialnya untuk warga Lansia dan Dhuafa yang selama ini tidak mampu berobat. Kegiatan ini di dukung oleh semua Ranting NU, Banom dan semua Lembaga-lembaga yang ada di MWCNU Pacet.Peserta dari kegiatan ini adalah warga NU Lansia dan Dhuafa yg ada di masing-masing ranting NU, tiap-tiaap Ranting mengirimkan 6 orang peserta, total peserta yang tertangani adalah 120 org karena MWCNU Pacet terdiri dari 20 Ranting.Tim Medis yg hadir adalah dari Rumah Sehat BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Tim RUQYAH KYAI MOJO dari PCNU Kabupaten Mojokerto.Untuk pelaksanaan kegiatan tersebut terutama keamanan dan perlengkapan di Back Up langsung oleh PAC GP ANSOR PACET beserta BANSER nya, Banser yg hadir dalam pengamanan ini sekitar 20 Personil.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

  • RAKERCAB GERAKAN PEMUDA ANSOR KECAMATAN DLANGGU

    RAKERCAB GERAKAN PEMUDA ANSOR KECAMATAN DLANGGU

    Pengurus Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto melaksanakan Pelantikan Pengurus Badan Semi Otonomnya yaitu Lembaga Majelis Dzikir Dan Sholawat Rijalul Ansor, Jajaran Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser, Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah Ansor (LKMSA), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Serta Rapat Kerja.

    Pada agenda tersebut dilaksanakan dimulai hari Sabtu – Ahad 7-8 Desember 2019 bertempat di Padepokan Sawung Nalar Jl.Semeru Patok Picis Kecamatan Klakah Kabupaten Malang, di area Padepokan atau Pondokan model panggung kayu dengan suasana yang dingin sejuk tersebut juga tempat untuk rehabilitasi pemuda narkoba. Di pembukaan Pelantikan dan Rapat Kerja tersebut Sambutan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Dlanggu Sahabat Ach. Charis menyampaikan bahwa Ruhnya sebuah kepengurusan organisasi adalah merencanakan dan menjalankan program kerja, kepada sahabat-sahabat pengurus yang baru saja saya dilantik dan sudah mengucapkan sumpah janji maka harus kita kerjakan apapun nantinya yang kita rencanakan dan diputuskan dipermusyawaratan ini, dihadiri juga dari Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kab.Mojokerto Sahabat Mokhamad Yunus pada sambutannya berpesan kita datang dengan berharap barokah dari para muassis Nahdlatul Ulama muassis GP Ansor yg mendirikan organisasi ini adalah dengan riyadloh ikhtiar tentunya tidak dengan asal-asalan sehingga sejarah membuktikan dari organisasi ini bisa kita sebut organisasi yang keramat. juga kita hadir disini ditempat yang mubarokah ini, maka berangkat kita berharap barokah ditempat yg barokah dengan menghasilkan yang barokah.

    Hasil dari beberapa rencana program kerja unggulan adalah Majelis dzikir dan kajian dan diskusi kitab kuning dengan kemasan Ngaji-Kaji sambil ngopi bareng bersama Rijalul Ansor dengan mendiskusikan peristiwa atau permasalahan terupdate yg terjadi disekitar kita dan ramai diperbincangkan di medsos dengan diskusi tanya jawab yang diurai atau dijawab dengan mengkaji dari kitab kuning dan sanad yang jelas. punpula dari lembaga perekonomian dan pelatihan memunculkan program iuran donatur dan dari anggota untuk dikumpulkan sebagai awal untuk modal usaha organisasi serta pelatihan budidaya ulat sutra yang tentu hasilnya nanti untuk pengembagan kewirausahaan anggota dan organisasi.
    Harapan besar bagi seluruh pengurus untuk masa khidmat PAC GP Ansor Kecamatan Dlanggu Kab.Mojokerto agar kegiatan dan rancangan program kerja ini bisa membawa manfaat khususnya untuk seluruh anggota GP Ansor , warga NU dan umumnya masyarakat. dan pada akhir kegiatan tersebut ditutup dengan doa oleh Gus Najib selaku Pengurus Rijalul Ansor Kecamatan Dlanggu.

    SORBANSANTRI.COM

  • BANSER TANAM POHON

    BANSER TANAM POHON

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, Cyber Aswaja.online Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Anak Cabang Gondang Mengikuti Agenda menanam sebanyak 200 pohon jenis beringin, Pinus dan Akasiya. Bersama Pemerintahan dan Karangtaruna Desa Ngembat, beserta Para Relawan Pecinta Alam. Mereka menempatkan pohon yang dibawah oleh Pemerintahan Desa Ngembat itu di Sepanjang Lereng Gunung Buthok Dusun Blentreng Desa Ngembat Kecamatan Gondang, Mojokerto, Ahad (8/12).

    SORBANSANTRI.COMPenanaman pohon dilakukan guna Menghijaukan kembali lahan kritis dan lahan bekas kebakaran hutan. Meminalisir terjadinya Longsor serta melakukan upaya aset Masyarakat untuk Generasi Penerus.
    Pengurus GP Ansor Kecamatan Gondang, Menugaskan Satuan Kordinasi Rayon Banser nya untuk ikut dalam kegiatan tersebut. Bibit pohon yang dberikan Perangkat Desa dan Karangtaruna tersebut sebanyak 400 pohon, yang akan ditanam. “Diberikan 400 pohon bibit, namun yang ditanam 200 pohon, sisanya nanti setelah musim hujan 200 pohon tersebut akan kembali ditanam,” kata Satkorkel Banser sahabat Sanusi.

    Dipilihnya kegiatan tersebut, merupakan bentuk Salah satu Kecintaan Banser Terhadap alam semesta ini, kegiatan yang di mulai pukul 07:00-11:00 WIB, mendapatkan respon yang positif dan Harapan masyarakat semoga generasi Penerus bisa memelihara dan selalu menjaganya.

    (WakGenk/Infokom)

  • BANSER 2.500 HADIR RAKORNAS

    BANSER 2.500 HADIR RAKORNAS

    SUKOHARJO — Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (Banser GP Ansor NU) akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2019 di Kartasura, Sukoharjo, Sabtu-Minggu (7-8/12/2019).

    Rakornas ini tetap berjalan sesuai jadwal kendati sempat muncul kericuhan antara dua kelompok massa di depan Kantor PCNU Solo pada Jumat (6/12/2019).

    Acara tersebut bakal diikuti 300 peserta yang terdiri atas Kepala Satuan Koordinator Wilayah (Kasat Korwil) se-Indonesia dan Kasat Koordinator Cabang (Korcab) se-Jawa.

    Setiap Kasat Korwil akan membawa delapan satuan khusus Banser yang meliputi Datasemen Khusus 99 (Densus 99) Asmaul Husna, Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser penanggulangan Kebakaran (Balakar), Banser Lalu Lintas (Balantas), Barisan Ansor Serbaguna Husada (Basada), Banser Maritim (Baritim), Banser Provost, dan Banser Protokoler.

    Sekretaris Panitia Rakornas lokal, Gangga Bagus Bagaswara, mengatakan acara pembukaan Rakornas bakal dibuka langsung Ketua Umum PP GP Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas, atau yang sering dikenal Gus Tutut, pada Sabtu (7/12/2019) pukul 13.00 WIB.

    “Pada acara pembukaan akan dihadiri oleh para kiai se-Soloraya dan anggota Banser se-Soloraya sebanyak 2.500 anggota. Selain itu juga akan dihadiri pengurus PP GP Ansor,” kata dia saat ditemui Solopos.com di Pondok Pesantren Al-Istiqomah, Pucangan, Kartasura, Jumat (6/12/2019).

    Menurutnya, acara pembukaan Rakornas akan dilaksanakan di Gedung PKP Desa Ngabeyan, Kartasura. Sementara itu untuk kegiatan selama dua hari diadakan di Pondok Pesantren Al-Istiqomah.

    “Pada Rakornas kali ini mengusung tema Solid Satu Komando. Pada intinya Rakornas ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Banser di seluruh Indonesia,” kata Gangga

  • RIYANTO BANSER NU

    RIYANTO BANSER NU

    Sederhana namanya mudah di ingat. Seorang banser nu yg rela berkorban nyawa demi menyelamatkan ratusan jemaah gereja yg sedang melaksanakan misa natal. Banyak orang bertanya kenapa seorang RIANTO mau berkorban nyawa demi jemaah gereja tersebut. Tapi yg jelas RIANTO adalah sosok yg pantas di banggakan bukan karena aksi heroiknya membawa lari bom dari dalam gereja tapi demi berjalannya ibadah jemaah gereja. Memang tidak salah kalo dia diberi predikat pahlawan toleransi. Semoga pengorbananmu menjadi contoh bagi kami generasi muda.

    SORBANSANTRI.COM

    19 tahun RIANTO. Kami akan selalu mengingat jasamu. #riyanto_bansernu

    #riyanto_pahlawan_toleransi

  • Satkorcab Banser Kabupaten Mojokerto

    Satkorcab Banser Kabupaten Mojokerto

    Penampilan setelah Apel Pembukaan Susbalan PCNU Kab. Mojokerto tahun 2018.
  • HAUL KE 19 RIYANTO & MASA DEPAN BHINNEKA TUNGGAL IKA

    HAUL KE 19 RIYANTO & MASA DEPAN BHINNEKA TUNGGAL IKA

    Infokom Banser MJK-19 tahun silam, tepatnya Desember tahun 2000, Sahabat Riyanto seorang Anggota Banser Kota Mojokerto mendedikasikan hidupnya demi menyelamatkan saudara-saudara umat Kristiani dalam Perayaan Misa Natal di Gereja Eben Haezer. Beliau meninggal akibat meledaknya bom yang diterorkan digereja tsb.
    Apa yang dilakukan Alm. Riyanto merupakan tauladan bagi kita semua, bahwa kita adalah umat beragama yang hidup di Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika adalah kita, tidak boleh ada sekat hanya atas nama agama, suku, ras, dsb. Yang ada adalah INDONESIA.

    https://www.youtube.com/watch?v=6tyVB14OtYo

    Hari ini yang harus dilakukan tidak boleh hanya sekedar refleksi dan perenungan, akan tetapi aksi nyata untuk terus menghidupkan semangat Bhinneka Tungggal Ika ditengah-tengah upaya segelintir oknum yang menggerogoti dan mendistorsi kemajemukan yang menjadi identitas Indonesia.
    Sebagai Kader Ansor khususnya, ini adalah amanah & tanggung jawab utama kita untuk mengejawantahkan cita-cita organisasi dalam dinamika ke-Indonesia-an. Apapun resiko, situasi, dan kondisinya kita tidak boleh mundur sedikitpun demi masa depan BHINNEKA TUNGGAL IKA.

    ( GUS IPUNG )

  • Mantabnya RTL (Rencana Tindak Lanjut) Ke-2 DTD (Diklat Terpadu Dasar) Di Kantor MWCNU TRAWAS oleh BANSER KABUPATEN MOJOKERTO

    Mantabnya RTL (Rencana Tindak Lanjut) Ke-2 DTD (Diklat Terpadu Dasar) Di Kantor MWCNU TRAWAS oleh BANSER KABUPATEN MOJOKERTO

    Satuan kordinasi Barisan Ansor Serbaguna (Satkorcab Banser) Kabupaten Mojokerto

    Telah melaksanakan Rencana Tindak Lanjut Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang kedua, merupakan bentuk perjuangan Kaderisasi dalam menjaga Anggotanya, hal ini dibuktikan pada hari; Minggu, tanggal 1 Desember 2019

    Jajaran instruktur yang diberikan tugas untuk mengisi RTL tersebut Hadir penuh dengan Kebanggan dan Semangat menjaga Kaderisasi dan merupakan bukti nyata dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

    Bertempat di Kantor MWC NU kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto ini, di hadiri 40 peserta kader yang telah lulus dalam pelaksanaan DTD tersebut.

    Hadir dalam acara RTL tersebut dalam mengisi Materi, salah satunya sahabat Surotin, beliau Selaku ketua PAC GP Ansor Kecamatan Ngoro mengisi dengan tema Ke-NU an dan Ke Ansoran, selama materi peserta dengan Khidmah dan mudah menerima materi, kebanggan tersendiri bagi kader kader baru yang bermunculan di kecamatan Trawas tersebut.

    Disisi lain, hadir juga Sahabat Sucipto Beliau Kader Banser Balantas (Banser lalu lintas), sahabat dari Mojosari ini mengisi materi Balantas. Sebagai tindak lanjut dari beberapa biro yang perlu disampaikan kepada kader kader baru dalam mengenal organisasi yang didirikan oleh KH. Wahab Chasbullah. Merupakan organisasi yang bisa mengikuti Perkembangan zaman serta dunia sosial yang ada di masyarakat. Khususnya berkaitan dengan Lalu lintas, agar Banser juga berperan aktif dalam menjaga kegiatan serta taat berlalu lintas.

    SORBANSANTRI.COM

    Tidak hanya itu sahabat, Banser yang merupakan Garda Terdepan Menjaga NKRI ini, juga di bekali dengan Materi Pengamanan Kyai, yang mana materi ini di isi salah satu Instruktur yaitu sahabat Choirul dari Kecamatan Mojosari.

    Banser sebagai pengamanan Kyai ini, merupakan Hal yang harus dilakukan. Oleh sebab itu, materi ini juga sangat penting sekali. Ada slogan yang mengatakan “Banser Nderek Kyai, Nderek Kyai Sampai Mati”. Sebagai salah satu bentuk Khidmah Banser kepada Kyai, maka perlu mempunyai Kompetensi dan Skil di setiap Jiwa dan Detuk Jantung Banser.

    SORBANSANTRI.COM

    Kaderisasi yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Mojokerto ini berlangsung terus menerus, khususnya di setiap Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor atau Kecamatan, Hal ini dibuktikan dengan Agenda Rutinan ataupun pelatihan Di Masing masing kecamatan Se-kabupaten Mojokerto.

    Siapa Kita : Banser NU

    NKRI : Harga Mati

    Pancasila : Jaya

    Aswaja : Akidah Kita

    Nusantara : Milik kita

    Dum

    Infokom PAC Gondang