Tag: kabupaten mojokerto

  • Bupati Mojokerto Kukuhkan Pengurus FPRB 2025-2030, Perkuat Sinergi Pengurangan Risiko Bencana

    Bupati Mojokerto Kukuhkan Pengurus FPRB 2025-2030, Perkuat Sinergi Pengurangan Risiko Bencana

    Mojokerto , wp.sorbansantri.com – Komitmen dalam mengurangi risiko bencana di Kabupaten Mojokerto semakin diperkuat dengan dikukuhkannya pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto periode 2025-2030. Acara pengukuhan ini akan digelar pada Selasa, 18 Maret 2025, bertempat di Royal Hotel Trawas, Jalan Welirang Ketapanrame, Kecamatan Trawas, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

    Pengukuhan ini akan disahkan langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian, serta ditandatangani oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum.. Momentum ini menandai babak baru dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan memperkuat koordinasi antar organisasi terkait di Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM

    Ketua FPRB Kabupaten Mojokerto, Saiful Anam, dalam undangan resminya, menekankan pentingnya kehadiran seluruh pengurus dalam acara ini. “Salam tangguh! Pengukuhan ini adalah langkah awal kita dalam memperkuat organisasi. Kami mengundang seluruh pengurus untuk hadir dan bersama-sama membangun sinergi dalam mitigasi bencana di Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.

    Meningkatkan Kesiapsiagaan Kabupaten Mojokerto

    Sebagai wilayah yang memiliki potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan erupsi Gunung Welirang, Kabupaten Mojokerto membutuhkan strategi mitigasi yang solid. Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan program-program pengurangan risiko bencana dapat berjalan lebih optimal dan langsung menyentuh masyarakat.

    Selain pengukuhan, acara ini juga menjadi ajang konsolidasi berbagai organisasi yang terlibat dalam penanganan bencana. Sejumlah organisasi yang turut serta dalam FPRB Kabupaten Mojokerto meliputi:

    SORBANSANTRI.COM

    LPBI-NU
    SEMAR
    PDSI
    ORARI
    WILWATIKTA
    RUMMAT
    PMI Kabupaten Mojokerto
    TAGANA
    STIKES Dian Husada
    Brigade Penolong
    Welirang MTB
    ISM
    SESE
    Wartawan Update Mojokerto
    Baznas Tanggap Bencana (BTB)
    RPAI

    Pengukuhan ini disahkan berdasarkan Keputusan Bupati Mojokerto Nomor 188.45/70/HK/416-012/2025 tentang Forum Pengurangan Risiko Bencana.

    Harapan untuk Masa Depan

    Dengan dikukuhkannya pengurus baru FPRB, diharapkan langkah-langkah mitigasi bencana di Mojokerto semakin terorganisir, responsif, dan efektif. Selain sebagai wadah koordinasi, FPRB diharapkan menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana.

    Masyarakat Mojokerto, mari bersama-sama menjadi lebih tangguh menghadapi bencana! 💪🔥

    (AI Sorban)

    @beritasorban 🎙️ "Kabupaten Mojokerto semakin siap menghadapi bencana! Pada 18 Maret 2025, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto resmi dikukuhkan di Royal Hotel Trawas. Acara ini disahkan oleh Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian dan ditandatangani oleh Bupati Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. 💪 Dengan kepengurusan baru periode 2025-2030, sinergi antar organisasi kemanusiaan semakin kuat! Dari LPBI-NU, SEMAR, PMI, TAGANA, hingga Baznas Tanggap Bencana (BTB), semua siap bahu-membahu untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Mojokerto! 🌍 Bersama, kita wujudkan Mojokerto yang lebih tangguh, lebih siap, dan lebih peduli terhadap risiko bencana! 🚨🔥 📢 Tetap waspada, tetap siaga! Ikuti terus perkembangan di #FPRBMojokerto!" #FPRBMojokerto #MojokertoTangguh #SiagaBencana #PenguranganRisikoBencana #Kesiapsiagaan #MojokertoPeduli #MitigasiBencana #TanggapDarurat #SinergiUntukNegeri #fypp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Raih 1000 Klik dalam Sebulan Setelah 2 Tahun Non-Aktif

    Raih 1000 Klik dalam Sebulan Setelah 2 Tahun Non-Aktif

    wp.sorbansantri.com , Mojokerto – Setelah dua tahun non-aktif, situs berita Sorbansantri.com kembali diluncurkan pada 14 April 2024 dan berhasil meraih 1000 klik hanya dalam waktu satu bulan. Prestasi ini menjadi viral dan membawa kebanggaan tersendiri bagi redaksi Sorban Santri, menunjukkan bahwa semangat dan dedikasi tim redaksi tidak pernah pudar.

    Abi Tsani, SEO Sorban Santri, menyatakan bahwa pencapaian ini memberikan dorongan besar bagi tim untuk terus berinovasi dan berkontribusi di dunia digital. “Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, ini adalah hasil kerja keras dan komitmen seluruh tim untuk menyajikan konten berkualitas yang relevan bagi pembaca,” ujarnya.

    Gus Mahbub, Dewan Penasehat Sorban Santri, menegaskan pentingnya santri untuk melek perkembangan sosial di masyarakat, terutama dalam media sosial. “Santri harus melek pada perkembangan sosial di masyarakat, terutama dalam sosial media. Prestasi ini menunjukkan bahwa Sorbansantri.com mampu bangkit dan beradaptasi dengan perubahan zaman setelah dua tahun non-aktif,” kata Gus Mahbub.

    Sorbansantri.com hadir kembali dengan semangat baru untuk menyajikan berita seputar kehidupan santri dan masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Mojokerto. Dengan pencapaian ini, Sorbansantri.com semakin termotivasi untuk terus menyajikan konten yang bermanfaat dan menginspirasi.

    Keberhasilan ini juga merupakan bentuk apresiasi dari para pembaca yang setia mendukung dan mengunjungi Sorbansantri.com. Tim redaksi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas konten dan memperluas jangkauan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari informasi yang disajikan.

    Dengan semangat baru dan dukungan dari para pembaca, Sorbansantri.com siap untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia digital, khususnya dalam bidang pemberitaan yang informatif dan mendidik. (AI Sorban)

    https://youtube.com/shorts/OvMLfL3DDC0?si=gcBzVuoDO4ej8ZhD
  • Duel Kepemimpinan di Pilbub 2024 Kabupaten Mojokerto: Mengupas Kekuatan dan Kelemahan Ikfina vs. Gus Barra

    Duel Kepemimpinan di Pilbub 2024 Kabupaten Mojokerto: Mengupas Kekuatan dan Kelemahan Ikfina vs. Gus Barra

    wp.sorbansantri.com – Dalam Pilbub 2024 Kabupaten Mojokerto, Ikfina dan Gus Barra adalah dua figur penting yang saling bersaing untuk mendapatkan dukungan masyarakat. Berikut ini adalah peta kekuatan masing-masing kandidat:

    1. Kekuatan Ikfina:
      • Rekam Jejak: Ikfina memiliki pengalaman sebagai Bupati Kabupaten Mojokerto dalam periode sebelumnya. Ini memberinya keunggulan karena masyarakat dapat menilai kinerjanya selama masa jabatan sebelumnya.
      • Pencapaian Infrastruktur: Ikfina dikenal dengan pencapaian dalam pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan sarana publik lainnya. Hal ini meningkatkan citra positifnya di mata sebagian masyarakat.
      • Dukungan Partai: Ikfina didukung oleh partai politik yang memiliki basis massa yang kuat di Kabupaten Mojokerto. Dukungan partai ini dapat memberinya akses ke sumber daya dan jaringan politik yang luas.
  • Permasalahan dan Kolaborasi: PCNU Kabupaten Mojokerto dan RS Sakinah

    Permasalahan dan Kolaborasi: PCNU Kabupaten Mojokerto dan RS Sakinah

    wp.sorbansantri.com – Kabupaten Mojokerto menjadi saksi dari kolaborasi menarik antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto dengan Rumah Sakit Sakinah (RS Sakinah) dalam mengatasi permasalahan kesehatan dan sosial yang tengah mengemuka. Ini adalah langkah nyata dalam memanfaatkan potensi lokal untuk memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat.

    Salah satu permasalahan yang menjadi fokus utama adalah aksesibilitas terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. RS Sakinah, sebagai lembaga kesehatan yang berkomitmen pada pelayanan yang humanis dan bertanggung jawab, bersama PCNU Kabupaten Mojokerto berupaya untuk memberikan layanan yang lebih merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    Analisis Petarungan Pilbub Kabupaten Mojokerto: Ikfina vs. Gus Barra dalam Konteks Peta Politik

    wp.sorbansantri.com – Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Mojokerto menghadirkan pertarungan politik yang menarik antara Ikfina dan Gus Bara, dua figur yang mewakili latar belakang politik dan sosial yang berbeda. Dalam menganalisis dinamika petarungan ini, penting untuk melihatnya dalam konteks peta politik dan dinamika kekuatan politik di Kabupaten Mojokerto.

    1. Latar Belakang Politik Ikfina: Ikfina merupakan politisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia politik lokal. Dia memiliki jaringan politik yang kuat di tingkat daerah dan telah mengukir reputasi sebagai pemimpin yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi daerah. Dukungan dari partai politik lokal dan nasional menjadi salah satu kekuatan utama Ikfina dalam Pilbub ini.
    2. Latar Belakang Politik Gus Bara: Gus Bara, di sisi lain, merupakan figur yang lebih dikenal dalam ranah keagamaan dan sosial. Meskipun tidak memiliki pengalaman politik yang panjang, namun dukungannya dari kelompok-kelompok keagamaan dan sosial di Kabupaten Mojokerto membuatnya menjadi kandidat yang memiliki basis massa yang kuat. Isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, dan pendekatan partisipatif menjadi fokus utama kampanye Gus Bara.
    3. Dinamika Peta Politik di Kabupaten Mojokerto: Kabupaten Mojokerto memiliki lanskap politik yang beragam, dengan berbagai kepentingan dan dinamika yang perlu diperhatikan. Di satu sisi, terdapat basis pendukung tradisional yang cenderung memilih berdasarkan afiliasi politik dan jaringan yang telah terjalin. Di sisi lain, terdapat pemilih yang lebih terbuka terhadap isu-isu keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
    4. Strategi Kampanye dan Isu-isu Utama: Dalam menghadapi Pilbub, Ikfina lebih menekankan pencapaian infrastruktur dan pembangunan ekonomi sebagai basis kampanyenya. Sementara Gus Bara lebih menonjolkan isu-isu sosial, keadilan, dan partisipasi masyarakat sebagai strategi untuk memperoleh dukungan dari segmen pemilih yang lebih responsif terhadap isu-isu tersebut.
    5. Dinamika Debat dan Perkembangan Terkini: Debat publik antara kedua kandidat menjadi ajang penting dalam menyoroti perbedaan visi dan misi mereka. Isu-isu seperti pengelolaan sumber daya alam, pendidikan, kesehatan, dan akses layanan publik menjadi titik-titik perdebatan yang menarik perhatian masyarakat.

    Dengan demikian, Pilbub Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi ajang pertarungan antara individu, tetapi juga merupakan cerminan dari dinamika politik dan kepentingan masyarakat di tingkat lokal. Analisis peta politik ini menjadi penting bagi pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana dinamika kekuatan politik memengaruhi hasil Pilbub dan arah pembangunan di masa depan.(AI Sorban)

  • Pembukaan Porsadin Kabupaten Mojokerto Disambut dengan Tari Sufi dan Safin

    Pembukaan Porsadin Kabupaten Mojokerto Disambut dengan Tari Sufi dan Safin

    Sorbansantri.Com – Keberadaan madrasah diniyah ta’miriyah berperan sangat penting dalam upaya pembentukan karakter bangsa. Di lain sisi merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang diharapkan mampu untuk mempertahankan eksistensinya ditengah kemajemukan dan kemajuan budaya. Oleh karena itu, tentunya perlu adanya upaya hal-hal yang strategis dalam membangun sinergi antar Madrasah diniyah ta’miriyah. Salah satunya dengan dilaksanakannya pekan olah raga dan seni diniyah pada hari jum’at (05-8-22) di gedung Olah Raga Dinas Pendidikan kabupaten Mojokerto.

    Acara yang dihadiri oleh kepala dinas pendidikan kabupaten Mojokerto, kepala Dispupporapat Mojokerto, ketua KONI Mojokerto, ketua FKDT Mojokerto, pimpinan Pondok Pesantren An Nahdliyah Mengelo Mojokerto, perwakilan pengurus PC NU kabupaten Mojokerto serta tamu undangan yang hadir, acara pembukaan disambut dengan penampilan tari sufi dan tari safin untuk mengiringi kemeriahan acara.

    Menurut ketua PLT Dinas Pendidikan kabupaten Mojokerto merujuk dasar hukum kegiatan PORSADIN kali ini adalah yang pertama sesuai UU nomer 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional, yang kedua peraturan pemerintah 55 tahun 2007 tentang pendidikan agama dan keagamaan dan yang ketiga ketiga anggaran dasar dan rumah tangga forum komunikasi diniyah ta’miriyah, terangnya.

    Sambutan Gus Ali Muhammad Nasih Sebagai Ketua FKDT
    Sambutan Gus Ali Muhammad Nasih Sebagai Ketua FKDT

    Lanjut kata ketua PLT Diknas kabupaten Mojokerto, adapun tujuan diadakannya PORSADIN adalah yang pertama menggali dan mengembangkan potensi santri madrasah diniyah ta’miriyah melalui bakat dan minat, yang kedua membangun sinergi dan ikatan silaturrahmi antar madrasah diniyah ta’miriyah dalam rangka meningkatkan peran fungsi pendidikan diniyah sebagai penguatan pembentukan karakter dan penyempurna bangsa, yang ketiga memperkuat peran fungsi dan posisi organisasi Forum Komunikasi Diniyah Ta’miriyah (FKDT) sebagai wadah ikatan silaturrahmi madrasah diniyah ta’miriyah.

    Adapun sasaran dari program ini adalah para santri dan lembaga diniyah ta’miriyah serta pihak-pihak terkait, beliau juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak pemerintahan kabupaten mojokerto karena biasanya kegiatan PORSADIN ini kita mengeluarkan anggaran sendiri namun pada tahun ini semua anggaran disupport oleh bupati diambilkan dari ABPD dinas pendidikan kabupaten Mojokerto, imbuhnya. Hasan Ngoro

  • Dr. Fahrudin Faiz M,Ag : “ORANG JAWA NENEK MOYANG KITA !!” Saat mengisi Materi Ngaji Filsafat Mojokerto

    Dr. Fahrudin Faiz M,Ag : “ORANG JAWA NENEK MOYANG KITA !!” Saat mengisi Materi Ngaji Filsafat Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Gerakan Pemuda ansor (GP Ansor) Kota Mojokerto menggelar kegiatan ngaji filsafat pada tanggal 6 Mei 2002 Kabupaten Mojokerto Yang menghadirkan Pemateri Dr. Fahrudin Faiz M.Ag, yang merupakan Intelektual Muslim dan Dosen UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta Menjadi Motivator di Sosial Media.

    Dalam kegiatan ini melibatkan kurang lebih 200 partisipan yang terdiri dari organisasi Gerakan Pemuda ansor pengurus cabang Kota Mojokerto, pelajar se-kabupaten Mojokerto, kaum muslimin di Kabupaten Mojokerto, dan para penggemar Ustadz Fachrudin di sosial media, Selain itu kegiatan ngaji filsafat ini juga mendapatkan pengawalan khusus dari barisan serbaguna Banser dari Kota Mojokerto yang mengamankan jalannya kegiatan ini.

    Kegiatan digelar di PENDOPO KALAM AKSARA LAMPAHAN (depan GOR Dinas Pendidikan , Kecamatan Sooko , Kabupaten Mojokerto) , Rangkaian kegiatan ini dimulai dari pukul 7 malam sampai pukul 21 malam kegiatan pun dipimpin pembukaan oleh moderator,kemudian di lanjut dengan sambutan-sambutan , disusul dengan puncak acara inti yakni Pengisian materi oleh Dr. Fahrudin Faiz, dan trakhir ditutup dengan dialog tanya jawab dengan penonton setempat.

    Dalam penyampaian materi nya pada waktu dialog dengan penananya, Dr. Fahrudin Faiz memberi pernyataan bahwa “Orang Jawa Itu nenek moyang kita maka dari itu jangan sampai jadi orang Jawa yang hilang Jawa nya” , pernyataan dilontarkan ke jamaah yang mendengarkan karena ketika di zaman ini banyak orang Jawa yang yang hilang akan asal-usul nya sebagai orang Jawa.

    Dr Fahrudin Faiz menceritakan panjang yang mengandung hikmah yang mengenai orang Jawa , juga mengupas problematika sehari-hari di zaman yang saait ini sedang marak banyaknya Orang Jawa yang kehilangan asal-usulnya sebagai orang Jawa. Hal ini diutarakan dokter Fahrudin untuk menyadarkan Para Jamaah yang ikut serta mengaji filsafat, mengingat karena forum dialog ini lebih menekankan saling belajar dan sharing satu sama lain.

    Selain bercerita Hikma , Dr. Fahrudin juga memberi motivasi – motivasi kepada jamaah yang turut hadir dalam kegiatan ngaji filsafat kali ini, dan di penghujung acara moderator menyampaikan kesimpulan dari Pemateri kemudian acara selesai berjalan dangen lancar. (Feri D.S)

  • Warga Kesemen Ngoro Rayakan Haul Mbah Junggo Jogoreso Dan Mbah Wiro Djoyo Santiko

    Warga Kesemen Ngoro Rayakan Haul Mbah Junggo Jogoreso Dan Mbah Wiro Djoyo Santiko

    Mojokerto.Sorbansantri.com – Seseorang yang dianggab berjasa atau orang yang di pandang sebagai sesepuh di suatu daerah pastinya jasanya akan selalu di kenang oleh masyarakat bahkan mendapatkan tempat yang mulia walau beliau sudah wafat.

    Pada hari selasa (22-03-22) malam warga kesemen mengadakan haul mbah Junggo Jogoreso dan mbah Wiro Djoyo Santiko ke XVII yang bertempat area pesarean di dusun Kesemen desa Kesemen kecamatan Ngoro kabupaten Mojokerto.
    Peringatan haul ini diadakan warga rutin setiap setahun sekali yang di pelopori oleh KH.Ahmadun Bashori selaku tokoh agama di desa tersebut beserta tokoh pemuda Solehuddin dan juga dari pihak pemerintahan desa kususnya Anton Kurniawan selaku kepala desa setempat dan di dukung oleh tokoh agama yang lainnya.

    Tampak hadir dalam acara tersebut diantaranya para tokoh agama, pejabat pemerintahan dan perangkat desa Kesemen, pengurus ranting dan anak ranting NU desa Kesemen, beserta banom banom nya dan elemen masyarakat sekitar.

    Menurut ustad Khoiron selaku ketua panitia mengatakan “acara ini bertujuan untuk kirim doa kepada leluhur dan pelaksanaanya pun selalu di bulan ruwah atau bulan sya’ban tanggal 20 kalender jawa, atau di 10 hari sebelum datangnya bulan suci romadhon tiba”,sebelum pra acara pengajian umum dari panitia melaksanakan kegiatan pembacaan khotmil qur’an semalam suntuk di mulai ba’da sholat isya’ sampai setelah subuh dan hingga hatam, di teruskan malam ini acara puncaknya yakni peringatan pengajian umum yang menghadirkan muballigh dari Mojokerto kyai Mohammad Assa’dullah, yang sebelumnya di awali dengan pembacaan istighosah yang dimpin oleh KH.Ahmadun Bashori, tuturnya

    Menurut pak Wagi dan pak Wiyanto selaku juru kunci pesarean mengatakan bahwasanya pesarean mbah Junggo Jogoreso dan mbah Wiro Djoyo Santiko ini sangat keramat sekali dan tak ayal banyak peziarah yang datang baik warga lokal maupun warga yang dari luar daerah dengan tujuan ngalab barokahnya dengan mengirimkan doa doa ada juga yang sembari membaca al qur’an ketika berada di dalam area pesarean tersebut.

    Di sekitaran pesarean ada bangunan musholla yang selalu istiqomah di buat sholad berjama’ah yang di pandegani oleh abah Sholeh Muhammad beserta kawula muda di desa kesemen.

    Harapannya semoga dengan acara haul mbah Junggo masyarakat desa kesemen dan sekitarnya semakin guyub, rukun dan mudah mudahan selalu di beri kesehatan, umur panjang serta keberkahan rizki untuk bekal hidup sehari harinya.

    (Hasan-Ngoro)

  • Kirap Ancak dan Tumpeng Warnai Suasana Meriah Ruwah Desa Wotanmas Jedong

    Kirap Ancak dan Tumpeng Warnai Suasana Meriah Ruwah Desa Wotanmas Jedong

    Mojokerto.Sorbansantri.com – Setiap memasuki bulan ruwah (istilah jawa) atau dalam istilah islam di sebut dengan bulan sya’ban banyak masyarakat di berbagai daerah melakukan budaya sedekah bumi sebagai wujud rasa terima kasih kepada leluhur yang telah berjasa untuk membabat alas sebagai bumi pijakan mereka.

    Salah satunya desa Wotanmas Jedong kecamatan Ngoro kabupaten Mojokerto,pada hari minggu pagi (20-03-22) melaksanakan kegiatan uri uri budoyo jowo yang di kemas dalam acara ruwat desa atau perayaan sedekah hasil bumi yang bertempat di pelataran kawasan cagar budaya wisata candi jedong.

    Tampak hadir dalam kegiatan tersebut kepala Desa Wotanmas Jedong Bapak Anang Wijayanto beserta perangkatnya, ketua dewan kabupaten Mojokerto H. Munajat, SH, ketua LPM,BPD Desa Wotanmas Jedong, petugas cagar budaya kabupaten Mojokerto, beserta elemen masyarakat sekitarnya, tak lupa juga kyai Sulaiman sebagai penceramah agama.

    Ada yang unik dari perayaan ini, dimana dari mulai pukul 09.00 pagi banyak warga yang sudah berdatangan menunggu iring iringan tumpeng datang,yang di bawah oleh perwakilan warga setiap RT yang ada di desa tersebut, tak ayal suasana berdesakkan pun mengiringi kemeriahan, sampai sampai ancak baru datang dan acara belum di mulai sudah di serbu dan menjadi rebutan oleh warga yang sudah menunggunya, namun itu hal wajar karena sudah menjadi budaya dan tradisi dari dulu.

    Acara yang di gelar rutin setiap setahun sekali ini sempat terhenti beberapa tahun karena suasana masih pandemi kala itu, tetapi di tahun ini suasana sudah berangsur normal di manfaatkan oleh warga untuk melaksanakan kegiatan tersebut dengan diiringi hiburan wayang kulit.

    Menurut Eka salah satu perwakilan dari perangkat desa dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak atas terlaksannya acara ini yang begitu super meriah, dan beliau merasa banggga karena melihat antusias warganya yang kompak guyub bersama sama melestarikan budaya yang sudah menjadi agenda tahunan ini, ucapnya

    Menurut ustad Sulaiman sebagai penceramah agama mengatakan bahwasanya kegiatan ini sangat positif sekali karena di dalamnya mengandung unsur filosofi sedekah, karena barang siapa yang mau bersedekah akan di jauhkan dari segala musibah baik bencana maupun sebagainya, beliau juga mendoakan semoga warga jedong selalu makmur, barokah, dan semoga selalu di beri ketakwaan dan iman oleh Allah SWT, rezeki yang banyak halal dan barokah, di sela sela cerahmahnya beliau juga bercanda dalam banyolannya “ngene di kabarno jare Sulaiman lumpoh, gak iso lapo lapo nyatane Saiki jek seger waras ngene hare,kok cek gak entose seng gawe kabar iku, geting aku” (Begini kok kabarnya Sulaiman lumpuh tidak bisa apa apa tapi ternyata sehat selalu,gak lihat apa yang bilang itu) warga pun tertawa terbahak bahak mendengar banyolan beliau yang kondang dengan kata kata ” Sae Sae mawon geh” dan acara pun di akhiri dengan doa oleh beliau.

    Semoga tradisi seperti ini tidak akan sirna tergerus oleh peradapan jaman dan semoga tetap langgeng sampai generasi ke generasi.

    (Hasan-Ngoro sorban)

  • Sambung Silaturrahmi Satsus  BALANTAS PC Mojokerto Turba ke PAC Trowulan

    Sambung Silaturrahmi Satsus BALANTAS PC Mojokerto Turba ke PAC Trowulan

    Mjokerto.Sorbansantri.com – Untuk menyambung ikatan tali persaudaraan antar Jajaran Pengurus Cabang (PC) dan anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) berbagai cara di lakukannya, salah satunya pada hari sabtu malam (05-02- 2022) Satuan Kusus (Satsus) Banser Lalu Lintas (BALANTAS) kabupaten Mojokerto mengadakan acara giat turba ke PAC Trowulan tepatnya di balai dusun Bacang desa Pakis.

    Tujuan bersilaturrahmi sesama anggota BALANTAS dan juga sekaligus latber (latihan bersama) untuk pemantapan 12 gerakan yang ada di dalam sistim lalu lintas, karena Balantas adalah Satuan Kusus yang membidangi tentang keamanan dan keselamatan di jalan raya maka di perlukan latihan kusus untuk belajar tata cara pengamanan yang benar sehingga ketika bertugas di lapangan sudah faham sesuai apa yang telah di ajarakannya.

     

    Dalam acara turba kali ini di hadiri oleh ketua PAC GP Ansor kecamatan Trowulan beserta jajarannya, anggota Banser Satkoryon PAC Trowulan, pengurus harian Satsus Balantas Cabang, dan juga anggota Satsus Provost Cabang.

     

    Menurut Kasatsus Balantas pimpinan cabang Mojokerto komandan Koko sapa’an akrapnya mengatakan, dari pertemuan atau giat turba kali ini selain kita belajar bareng dan praktek tentang tata cara penanganan ketika di jalan raya, juga kita mengadakan musyawarah bersama dan mendapatkan beberapa poin hasil yakni diantaranya, intruksi keanggotaan Balantas, anggota balantas yang masuk di tingkatan cabang wajib sudah pernah mengikuti Diklatsus dan menyetorkan bio data sesuai KTP yang masih berlaku, pimpinan cabang Balantas agar berupaya untuk melakukan kegiatan latber di tiap tiap PAC setiap 1 bulan sekali, Pungkasnya

     

    Harapan dari pengurus cabang setelah di adakan turba ini adalah kita berharab mudah mudahan anggota Balantas baik di tingkatan PAC maupun Cabang kedepannya tambah semangat untuk berhikmad mengawal setiap ada kegiatan ke agamaan lebih lebih bisa membantu masyarakat pada umumnya dan kita berupaya untuk menjaring keanggotaan di tingkatan PAC yang ada di seluruh kabupaten Mojokerto. (hasan-ngoro)